Jungkat

GREBEK GARASI MOTOGP‼️ Brembo Ohlins Berserakan Ngga Ada Harga Dirinya (YouTube Video)

  • 15/10/2025

Hari ini kita mau grebek bengkel tim MotoGP. Let's go. Selamat datang di Petamina Grand Prix of Indonesia di sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit. Kali ini gua pengen ngajak kalian nanti masuk ke bengkelnya tim balap MotoGP. Kayak gimana sih dalamannya ya kan? Apakah ada barang-barang yang seru, keren atau bagaimana? Tapi tenang sebelum itu gua pengen jalan-jalan dulu. Kita keliling-keliling dulu. Tadi sih ada beberapa pembalap sih. Jadi ini lagi jam-jam makan siang ya kan. Dan di Mandalika sini memang panas banget ya kan. Jadi e mereka lagi pada makan siang. Nah ini ini si siapa namanya? Pedro Aquosta. Tang. Kalau di sini emang kita pasti ketemu para pembalap. Nah ini Pedro Alosta. Hai Pedro. Hai Pedro. Lagi pakai airpod. Lagi pakai airpod. Iya kan? Jadi Costa itu karena dia di situ tuh teman-teman. Jadi kalau kita ke sini ini si Fabio lagi naik NMAX tuh Fabio di situ ya kan? Tuh jadi setiap pembalap emang dapat tempat-tempatnya kayak gitu guys. Nih beberapa tim balap pembalapnya pada di sini semua nih ya kan. Jadi mereka dapat kayak kamar gitulah menurut gua ya. Para pembalap MotoGP ini bukan orang jin. Bayangin guys, kalian harus ngebut naik motor 45 menit bukan lurus doang lagi sambil belok-belok. Jadi emang stres banget. Gua pernah nyobain 20 menitnya gua udah gak kuat. Bayangin mereka 40 menit dan 40 menit itu race-nya doang loh. Waktu latihannya gak dihitung, kualifikasi juga belum dihitung. Kita mau coba masuk ke tim MotoGP-nya sebelah sini. Franky bid lu lewat begitu saja. Ini emang kalau misalkan dipedek begini, Guys, itu emang banyak banget pembalap-pembalap lewat, ya kan? Ini juga pembalap nih. Cuman kalau ini pembalapnya udah mau udah agak uzur. Kalau ini pembalap. Pembalap. Kuat bawa ini. Kuat kan gua gede iya dong. Ya kan biasanya bawa gede buat nutupin yang kecil. Oh kurang ajar ya. Buka coba buka. Oh gelap. Belum dinyalain. Oh gitu. Oh kalau zamannya ngomongnya to stel. Oh to stelnya bagus. Iya ini belum diafdrop. Oh bagus nih. Buat buat motret apa? Gua udah tahu lagi dia motret ke arah side tuh. Ini eh motornya bagus. Iya nih. Tapi bola semua nih? Iya. Salah. Enggak ada matanya. Salah barang kalau yang ini salah barang. Bagus. Benar. Bagus, bagus. Pedro Acosta balik lagi. Tadi kita sudah lihat siapa aja? Ada Franky. Franky. Pedro. Eh, Fabio. Sebenarnya kan kita bawa bawa nih bawa spidol besar tanda tangan di topi. Kok kita enggak tetap tanda tangan? Nah, tapi di sini ada satu pitbike paling keren menurut gua guys. Ital Jet. Ini adalah pitbike paling mahal di sini, Teman-teman. Ini pitbike seharga dapat 2 XMAX nih, Guys. Ini adalah pitbike termahal di Pertamina Grand of Indonesia. Oh, sorry. Nah, ini motornya Fermin Aldeger ya kan pembalap Gres ini. Jadi, di sini emang banyak banget pe bike ya kan. Ada pakai NMAX, ada pakai PCX, ada pakai SUV. Cuman Ital JetX ini keren banget. Sekarang kita mau hunting ke mana lagi ya? Nah, sebelah sini. Kenapa sampai di pagerin? Karena ini tim Ducati, Teman-teman. Jadi Bapak juara dunia kita Marquez ada di dalam situ. Nah nanti dia istirahatnya di sana tuh. Oh dipagerin dulu nih. Dipagerin karena ini pasti ramai banget daripada keos. Udah mending dipagerin. Sekarang gua mau ngajakin kalian ke service road. Menurut gua sejujurnya ini salah satu tepat untuk nonton MotoGP yang paling asik itu di service road. Cuman emang enggak bisa sembarangan ya kan. Harus ada ID yang servis loot ini. Di sini dipajangin safety car-nya. Ini M5 Touring paling baru pertama di Indonesia nih. Terus ada safety car lagi, and then ada safety car lagi. Jadi ada M3 touring, ada M3 sedan, dan ada M5 Touring, Teman-teman. Nah, safe sh ini ya itu mengelilingi sirkuit. Kita ini sedang berada di outer service road, Teman-teman. Jadi, kita diu di luarnya sirkuit. Ada lagi di dalamnya sirkuit namanya inner service road. Ini salah satu tepat untuk nonton kalau mau lebih dekat sama para pembalap tuh lewat sini. Cuman emang aksesnya susah dan panas banget. Kalau punya motor yang ada akses motor matic-matic itu boleh tuh sebenarnya keliling. Cuman kita tidak punya. Nah, ini tuh para pembalap lewat sini kan. Kalau mau niat ini bisa keliling nih. Kalau mau kurus boleh coba ya kita tangkap. Cr first responnya kayak gimana ya kan ee apa yang mesti dilakukan itu teman-teman Marshall udah langsung ngerti apa yang harus dilakuin. Terus juga di setiap tenda gini nih ada Marshall dan ada tim medic teman-teman. Jadi mereka semuanya langsung standby. Mana yang paling dekat langsung disaperin ya kan sama tim Marshall. Gua suka banget nih kayak ngelihatin tim-teman Marshal gini karena emang mereka benar-benar berguna banget ya teman-teman. Kalau pembalap crash, kalau enggak ada Marsel sih keos sih. Seru kan nonton dari servis. [Musik] Alex Marquez Peknya BC beda ya kalau beda beda. Dua Jurdun dalam satu tim pembalap kita Franky. Oh sekarang ada security-nya guys. Iya itu yang beda tuh. Jadi sekarang ada beberapa security yang ngejagain ya kan karena emang kalau enggak keos banget bisa bisa keos banget. Beberapa dapat pengawalan, beberapa enggak dapat pengawalan. Seru, seru, seru, seru banget. Udah mode serius. Kalau udah mode-mode serius gini, hati-hati aja, Guys. Jangan, jangan tiba-tiba ditodong. Takutnya bete bread binder nih. Pembalap andalan Pedro Acosta. Nah, sekarang kita mau masuk ke garasi atau bengkel dari tim Pertamina Enduro Var 46 Racing Team. Hai, Po. Kok kenapa baru nyampe sih? Apa? Kenapa baru nyampe? Sayudah saya udah dari pagi dari kemarin sini emang kalau pemalas ya kayak gitu tuh guys. Nah ini di dalamnya tim tertentaknya Indonesia ini lagi pada fre practice. Jadi kita jangan boleh sampai sini semua. Stok-stok suspensinya kayak suspensi per-pairnya semuanya itu mahal banget itu kayak kan. Itu yang atas perap. Per klep gede amat kleapnya. Enggak segede git dipotong-potong nanti jadi kecil per klep bukan. Kalau enggak ngerti motor enggak usah berik. Eh, itu itu apa yang bawa apa? Udah. Anda itu Anda itu udah ngeblok bis kan kemarin? Udah ngeblok bis kan? Bus apa? Bus yang di tikungan yang disalib rameai-ram itu kan. Bukan. Udah klarifikasi. Anda juga ngomong. Benar, benar, benar, benar. Benar, benar, benar, benar. Ah, saya mau bikin konten. Tolong saya mau kerja apaan sih? Jadi, guys, pilih mana? Nonton di Grand Stand sana. Nonton di Grand Stand sana. Tapi udah pilih nonton di Grand Stand tapi cuma lihat satu kali sekali doang atau nonton di Pedok tapi nontonnya dari TV. Pilih yang mana? Jatuh lagi siapa tuh? Mar Marquez tuh kan. Janganlah guys. Tuh guys emang guys somehow dia tuh kayak ada ininya di sini. Enggak nyala. Ah ini pembalap kita tuh. Nah. Motornya langsung dikerjain, langsung isi bensin langsung dikerjain. Motornya langsung dikerjain tuh. Jangan videoin pacar ini. Bukan motornya. Motornya parah banget. Parah banget motornya. Tolong jangan framing saya ya. Tolong. Enggak. Enggak. Enggak. Saya bukan. Saya bukan motornya. Motornya motornya. Tuh. Motogp lagi bergerak tuh. Tuh. Makanya kalau misalkan pakai yang fiting-fitingan gede banget sih. Genit. Nanti kamu juga jangan mau udah fik banget loh gua tuh jadi enggak bisa ngonten kan. Nih motornya Frankie lagi disiapin kan standby kalau dia masuk mau ganti motor udah langsung standby motornya sama di Ge juga punya dua motor ya kan. Tuh tuh lagi disiapin tuh motornya tuh. Nah itu gunanya pakai fitingan rem tuh. Karena mereka harus ganti kaliper, harus ganti disk. Tuh, tuh, tuh, tuh, tuh, langsung dipasang tuh. Kalian zoom tuh tuh langsung cak klek. Parah, cepat banget gantinya. Lihat, Guys. Mereka punya stok dis brake carbon ramai Brembo GP geletakan gitu doang. Beneran itu udah tinggal pakai doang. Usah dikasih fire warmer biar tetap panas, biar tetap ada gripnya. Jadi dia siap-siap praktis lagi. Dinyalain. Kalau kita mau ketemu Mar Marquez Jurdun, kita harus nungguin di sini, Guys. Jadi itu pedoknya di situ ya kan. Nah dia istirahat di situ. Jadi kalau kita mau nyegat nyegatnya di sini tapi tidak semudah itu karena security-nya banyak dan ini semua orang udah nungguin pengin ketemu sama pembalapnya. Dan ini agak susah nih kalau minta tanda tangan agak susah karena dia habis crash jadi agak sus agak sulit. Di sini gua harus bisik-bisik, Guys. Karena ini namanya di timeeking mereka yang tahu waktu-waktunya, tahu timeelaps-nya. Mereka yang tahu, mereka juga yang cari tahu. Mereka yang tahu kalau lewat TRK limit atau crash mereka bisa ngontrol semua dari sini, Wow. Cuma kita enggak boleh berisik, makanya gua harus bisik-bisik. Jadi, kita lagi siap-siap mau ke grid, ya kan karena ini mau balapan. Nah, sebelum balapan kita keliling-keliling dulu ya kan. Ini motornya Bapak Marc Marquez sang Jurdun. Tuh, persiapan tim-tim balap sebelum balapan tuh seru banget. Habis ini mereka akan masuk ke grid untuk siap-siap habis itu balapan. Teman-teman kita lele itu kayak gimana yuk. Ini sekarang kita menuju ke starting grid-nya. Nah, persiapannya sebelum balapan tuh mereka bawa kayak semacam toolbox kecil gitu kan. Persiapannya semuanya di situ. Ini motornya belum keluar. Habis ini mereka akan keluar. Nah, kita ke sebelah sini dulu nungguin dari sisi sini. Pembalapnya udah pada datang, Guys. Tuh. Ini grid-nya menarik sekali. Pembalap-pembalapnya udah pada sampai semua ya kan. Nah ini mereka lagi final check. Final check. Ini sebuah experience erience yang keren banget. Nah, ini paling cepat TRK record sekarang dia. Marco Bes pegang di Mandalika 128, coy. Tadi pembalap semua di sana, motor-motor udah di sana. Tapi di setiapnya itu motor-motor udah ada yang standby, Teman-teman. Jadi biasanya ini motor dengan settingan yang sedikit berbeda ya kan. Jadi kalau nih misalkan tiba-tiba mereka udah kayak oke gua ganti motor gitu udah mereka langsung masuk lari ganti motor keluar lagi. Walaupun startnya harus dari e pit ya kan. Tapi ya salah satu strategi yang kemarin dipakai sama Marc Marquez dan berhasil jadi pada heboh semuanya. Nah, ini mereka habis ini mau e formation lab dan mereka akan muter. Jadi, ini belum start. Ini masih formal formulation formal formation lab kelilipan. Mesin udah dinyalain tuh. Mesin sudah dinyalain. Mereka akan siap-siap semuanya untuk start. mereka udah pernah datang. Mereka nyalain F shar device-nya alias diceperin semua karena mereka udah siap. Safety car udah masuk lagi ke GR ke dalam pit. kuping pengang tapi emang slow banget itu deh start dari race-nya teman-teman gokil karena mereka udah start ya kan motor-motor standby di sini semua langsung sudahudah dimatiin nah ini lagi disiapin nih jadi ini mereka nyiapin apa yang akan dikomunikasiin ke tim balap mereka karena beda sama Formula 1 kalau balap MotoG GP itu enggak pakai enggak pakai intercom. Nah, ini mereka akan koordinasi nih apa yang perlu diomongin, apa yang diomongin dan sebagainya. [Tepuk tangan] mereka nyiapin. Nah, tuh. Siapa yang juara satunya di live pertama? yakin, Guys. Mereka di straight itu lari sekitar 2,5 sampai 300 dan mereka harus ngelihat sepekian detik lihat ke pit stop tadi ke sebelah kiri untuk lihat ada tulisan apa. Kalian ngebayangin enggak tuh betapa susahnya jadi pembalap MotoGP ya kan? karena harus bisa ngelihat kayak gitu tadi di kecepatan tinggi. Sebelum kita tutup vlognya, kita mau nonton podium dulu. Wow, kita ada di dekat para pemenangnya, Gokil. Jadi kalau udah habis menang, mereka langsung pada ke situ, langsung disiapin semua motor-motornya. Nanti podiumnya di atas. Nah, nanti mereka dikasih apa pialanya di situ tuh. In the second place from Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Agusta. And of course, our winner is doing a fantastic job. One of the youngest riders Gresini Racing MotoGP memberikannya tentu saja kepada DK winner is Karm once again a Borum. Terima kasih banyak Ibu. Now time for akhirnya selesai juga Pertamina Grand Prix of Indonesia ditutup dengan podium celebration. Thank you banget ini MotoGP udah ngundang. Thank you banget juga untuk pertamak udah ngundang kita ke sini. Banget. Semoga kalian suka. Jangan lupa diike, jangan lupa subscribe Salan video, guys.

Lihat di YouTube