Jungkat

Habis Redmi terbitlah POCO.. | Unboxing POCO Pad C1 Indonesia (YouTube Video)

  • 25/06/2026

Tablet murah tapi enggak murahan, menurut gua ini bisa jadi opsi yang menarik. Bismillah alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi setelah kemarin Xiaomi lewat Redmi ngerilis produk tablet murah meriah, sekarang giliran Poco. Ya ini Poco Pad C1, enggak ada penampakan tabletnya. Jadi cuman warna kuning aja kayak gini polosan. Nah, di belakang kita bisa lihat ini adalah versi warna grey dengan varian 4 6 4. Sebenarnya termasuk enggak gede-gede amat ya, pas-pasan lah kalau untuk kapasitasnya ya. Dan yang menarik di sini, ini dibuat di China. Jadi diimpor ya, jadi bukan tablet yang dirakit. Maksudnya sepenuhnya dibuat di sini ya, tapi benar-benar full sudah jadi diimpor ke Indonesia. Di sini spesifikasinya ada layarnya 9,7K 2K, 9,7 inci 2K maksudnya. Terus baterainya 7.600, chipsetnya pakai Snapdragon dan pakai Xiaomi HyperOS versi ketiga. Nah, untuk penampakan tabletnya nanti kita akan segera melihat. Sekarang kita lihat dulu untuk paket penjualannya. Di sini ada seperti biasa ada stiker, ada pembatas buku. Nah, ini tabletnya tuh ya ada keterangan spesifikasi spesifikasinya lagi di depan. Isi yang lainnya nih ada charger, ada USB type A to C. Terus chargernya wow cuman 15 watt aja outputnya. Yang lainnya ada quick guide, terus ada ini buat ngeluarin slot kartu. Tapi harusnya ini tidak support 4G. Jadi cuma Wi-Fi aja bisa dikasih micro SD. Di sini harusnya kosong. Yes, jadi itu aja isinya. Kenapa tadi di awal gua bilang ini tablet murah tapi enggak murahan? Karena body-nya ini bukan plastik ya, jadi dia sudah pakai metal tuh ya, teman-teman bisa melihat sendiri dia full metal dan design-nya juga enggak kelihatan seperti tablet murahan ya. Terus dia juga seperti seolah-olah kayak ada dua bagian karena dipisahkan sama garis vertikal seperti ini ya. Cuman yang enggak enaknya adalah ada tulisannya AI Smart Camera. Menurut gua enggak usah pakai AI AI-an lah karena gua enggak yakin juga ini kameranya ada AI beneran. Secara dimensi ini juga enak ya, cukup kompak karena layarnya dia cuman 9,7 inci. Terus tebalnya juga cuman 7,4 mm yang mana ini termasuk tipis untuk sebuah tablet ya. Dan bobotnya cuman 406 gram aja jadi enggak nyampe setengah kilo. Nah, ini adalah tablet yang menurut gua dari harganya harusnya ya dia 2 jutaan kecil cocok buat pelajar. Ini kan anak-anak baru pada liburan kalau mau ngasih hadiah ya buat naik-naikan kelas ataupun yang baru mau masuk SD atau mau baru mau masuk SMP. Nah, bisa melirik tablet yang ini. Nah, dia juga punya splash resistant ya buat cipratan-cipratan air kecil-kecilan lah. Sekarang kita body tour ya di bagian atasnya ini ada tombol power dan ada grill speaker. Di sebelah kanan ada volume rocker, ada dua ya. Terus di sini ada slot untuk kartu untuk micro SD bisa sampai 2 terabyte. Di bagian bawah ada port USB C, ada grill speaker lagi dan ada jack audio. Jadi masih dikasih ya kalau mau pakai headphone kabel. Dan di sebelah kirinya ini kosong. Sekarang kita lihat layarnya nih 9,7 inci. Jadi selain body-nya yang bagus aluminium jadi enggak ada plastik. Nah, layarnya juga menarik ya karena selain kompak 9,7 inci dia resolusinya nih enaknya udah 2K dan refresh rate-nya udah 120 Hz. Kalau kita lihat nih di home screen aplikasi yang terinstal seperti ini kecuali ada Antutu, ada Mobile Legends ini barusan gua instal sendiri buat nyobain. Selebihnya ini adalah aplikasi bawaan yang kayak bloatware ada booking.com, ada LinkedIn. Sekarang kita lihat about tabletnya nih OS-nya dia versinya HyperOS versi 3.0.3.0.2, Android version-nya 16, security patch-nya di bulan April masih cukup up-to-date. Oke, refresh rate-nya tuh kita bisa pilih ya, bisa 60, 90 atau mentoknya di 120 Hz. Terus juga teman-teman yang pakai tablet ini ya kalau seandainya beli ini harus lihat ke opsi baterai karena tadi di awal gua cek current mode-nya nih mode bawaannya itu yang yang kepakai itu adalah yang battery saver enggak tahu kenapa ya kita harus ganti ke balance saja biar performanya itu lebih ngangkat lebih nendang Nah terus di sini ada opsi untuk proteksinya kayak face data dan screen unlock ya sayangnya memang si pad C1 ini dia enggak punya sensor fingerprint jadi buat nguncinya itu benar-benar cuman pakai kayak pola atau password atau pakai eh muka ya face unlock cuman face unlock-nya ini enggak recommend kenapa karena dia masih 2D jadi sangat-sangat rentan kalau kita lagi tidur terus teman kita pakai gitu ya buat buka buat unlock nah itu bisa kebuka jadi eh harus ekstra waspada Masih soal layar sekarang kita coba buat nyetel video HDR nah tadi kan gua bilang nih resolusinya 2K nah kalau kita putar YouTube oke kita lihat resolusinya nah sayangnya dia masih full HD mentoknya kemudian tidak ada dukungan HDR sudah pasti mengingat harganya ini adalah tablet entry level nah terus satu lagi yang mungkin perlu dicatat adalah nih brightness-nya dia cuman 600 nits ya jadi kalau kita pakai di tempat yang terang ini kan masih indoor dalam ruangan walaupun lampu di sini terang tapi enggak terlalu kelihatan gitu ya terus juga dia lumayan berbayang banget tuh nyeplak tuh ya nyeplakan kamera tuh kelihatan di sini. Terus juga untuk speaker-nya dia juga sudah stereo ya, sebelah kiri dan sebelah kanan atau atas dan bawah kalau kita pakainya dalam posisi potret. Sekarang kita lihat spesifikasinya melalui skor benchmark yang sudah gua tes di AnTuTu dapat skor 470.000 dengan CPU skornya di 188.000 dan GPU skornya ini kecil banget di 28.000 karena memang dia ngejalanin yang versi eh 3D-nya yang light ya bukan yang full. Kenapa? Karena dia chipset-nya pakai Snapdragon 6s 4G Gen 2. Ini setara kayak Snapdragon eh 685 ya. Adreno-nya masih 610. RAM-nya tadi di awal kita sudah bahas cuma 4 GB walaupun dia pakai LPDDR4. Dan eh storage-nya opsinya 64 GB yang gua pegang sekarang dan kayaknya ada yang lebih gedean lagi 128. Tapi kalau RAM masih oke lah bisa di-expand ke 2 tera pakai micro SD. Cuma memang RAM-nya ini yang lumayan ya. Kenapa? Karena 4 GB ini takutnya ya umurnya tuh ya kalau kita pakai setahun atau 2 tahun ke depan aplikasi makin berat kira-kira sanggup apa enggak gitu ya. Tapi kalau ngomongin multitasking yang penting jangan terlalu banyak buka apps saja ya. Contohnya kayak gini ini cukup enak ya kayak kita buka YouTube katakanlah ya. Nah, di bagian atas di sini ada titik tiga teman-teman bisa tap terus eh ada pilihannya nih mau ada di sebelah kiri, ada di sebelah kanan atau mau pop up. Nih kayak gini. Tuh ya. Enak nih buat multitasking atau kalau mau pop up tampilannya seperti ini. Tuh dan ini kita bisa eh geser-geser lagi. Dan size-nya juga bisa kita gede kecilin. Nah, menurut gua ini enak ya buat dipakai running beberapa aplikasi sekaligus. Walaupun ini eh tablet entry level, tapi dikasih kemampuan seperti ini yang tinggal kitanya aja menyesuaikan. Yang penting jangan buka terlalu banyak, misalkan dua atau tiga aplikasi atau empat ya maksimal masih menurut gua masih oke lah. Nah, terus juga baterainya dia dapat 7.600 mAh yang mana ini adalah baterai yang cukup oke buat sebuah tablet dengan size 9,7 inci ya. Yang mana harusnya kalau kita pakai buat nonton eh streaming ini bisa di atas 10 jam dan kalau kita pakai buat eh kebutuhan sehari-hari, bukan buat yang main game terus-terusan, ini kayaknya survive ya antara satu sam satu setengah sampai dengan dua hari ya kemampuan baterainya. Nah, untuk ngecasnya dia di 18 watt. Walaupun chargerannya tadi kita dapat cuman 15 watt aja. Jadi, kita kalau mau maksimal harus nyediain charger sendiri dan dia bisa reverse wireless charging eh reverse charging di 10 watt ya. Nah, gimana kalau performanya ini kita pakai buat seandainya mau main game? Ya, bisa tapi jangan yang berat-berat. Nah, ini kayak yang udah gua instal Mobile Legends Bang Bang ini masih enak ya. Kita sesuaikan aja pengaturannya, grafisnya. Jadi, kita bisa mainin tanpa ada lag. Bahkan ketika kita main setengah jam, satu jam itu masih oke-oke aja, masih terasa fine-fine aja. Enggak bikin eh bete ya karena stuttering ataupun nge-lag. RAM-nya juga cuman 4 giga. Jadi, experience untuk UI-nya ini enggak terlalu cepat-cepat amat nih. Misalkan kita mau buka YouTube nih kayak gini. Gua buka. Tuh, dia ada loading dulu. Tuh, baru jebret nongol. Terus kita mau close. Eh. Terus misalkan kita buka lagi aplikasi yang lain. Katakanlah kita mau buka AnTuTu Benchmark. Tuh, dia ada waktu dulu. Nah, baru nongol. Terus kita mau multitasking misalkan ke eh Canvas. Tuh. Loading-nya kayak gini ada ada waktu dulu ya yang dibutuhkan. Dan fun fact-nya, POCO Pad 1 ini sebenarnya adalah tablet yang sama seperti ini, identik banget ya, seperti Redmi Pad 2 9,7 inci yang sebelumnya sudah gua cobain juga. [musik]

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Poco Pad

POCO Pad adalah tablet performa tinggi dengan layar luas dan chipset bertenaga untuk gaming serta hiburan. POCO Pad menghadirkan baterai besar, refresh rate tinggi, dan pengalaman multimedia imersif dengan harga kompetitif.