HABIS SERVIS LANGSUNG GEBER FAIRLADY Z NISMO (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang di channel Fitra Eri. Kalau kita beli mobil, beli mobil di APM, di dealer resmi, merek yang ada dealership-nya di Indonesia itu biasanya karena kita yakin akan after sale service-nya. Kita servis di bengkel resmi itu udah biasa. Nah, tapi bagaimana kalau orang beli mobil diimportir umum? importir umum kan mereka memasukkan mobil tapi biasanya ya udah beli putus setelah itu after sales service-nya gimana seperti saya Nissan Fair Lady ini kalau masukin ke Nissan, Nissan belum tentu punya spare part-nya, belum tentu punya keahlian untuk menservis mobil ini. Nah, di video kali ini saya akan servis Nissan Fair Lady Z Nismo ini di Evans Motor. Karena Evans Motor adalah importir umum legendaris yang bukan hanya menjual mobil-mobil impian, tapi juga bisa melakukan after sales service-nya. Mobil ini di-cover warranty 2 tahun oleh Evans Motor, termasuk juga servis gratis selama 2 tahun. Dan hari ini saya akan servis 1000 km Nissan Fair Lady Z Nismo saya di Evan's Workshop di arteri Pondok Indah di belakang showroom-nya yang megah ini. Dan setelah saya melakukan servis, saya akan coba performa mobil ini. Karena sebelumnya saya bawanya biasa-biasa aja dan mungkin nantinya dibawa ke Mandalika. Jadi kita akan servis. Kita akan lihat apa saja fasilitas yang ada dan bagaimana cara mereka melakukan servis di importir umum. Serta setelah itu kita akan geber mobil ini. Sekarang kita servis dulu. Kita masukin ke dalam. [Musik] Halo, Pak Angga. Selamat siang, Pak Fitra. Apa kabar, Pak? Sehat selalu. Selamat datang di workshop I Motor, Pak. Terima kasih, Pak Angga. Ini saya bantu, Pak. Seperti kita sudah booking kemarin, servis 1000. Oh, baik, Pak. ya. Servis 1000 mobil ini nanti. Tapi saya juga mau ngobrol-ngobrol sama Pak Hangga nanti tentang e workshop di F motor Motor ini. Baik, Pak. Ya udah. Ini kuncinya. Baik, Pak. Saya terima, ya, Pak. Posisi 1100 kilo. Baik, nanti kita lakukan. Enggak ada keluhan apa-apa, tapi buat servis 1000 aja. Baik. Baik, Pak. Mohon ditunggu, Pak, di ruang. Siap. Siap. Nanti kita ngobrol, ya. Siap. Baik, Pak. Ah, ini dia ruang tunggunya. Sebenarnya saya sudah sering ke sini ya, cuma ini saya lihatin ini ada e front eh womann-nya. Kopi teh, semua ada di sini. Jadi nanti begitu kita datang itu ada yang nanya mau minum apa. Kopi teh, panas, dingin, ada lemari es juga di sini. Terus ini dingin di sini dingin, sofanya nyaman. Kemudian ada majalah-majalah, majalah-majalah hobis di sini. jala Ferrari segala macam buat nunggu di sini. Dan ah ruangannya tuh kayak di merek-merek premium ya. Tuh ada TV gede banget di situ. Nice sih nunggunya tuh. Apalagi kalau cuma servis 1000 kan ini cuman 1 seteng sampai 2 jam ya. Jadi kita bisa nunggu di sini ada sambungan internet juga tinggal minta dan ada sambungan listrik. Kalau kita butuh yang kita mau kerja di sini, kita bisa pakai meja kerja seperti ini dan ada hand sanitizer di semuanya enak. Nyaman sekali ee nunggu di ruang tunggunya Evans workshop ini. Tapi yang lebih penting saya mau nanya-nanya ke Pak Hangga tadi tentang servis mobil di Importir Umu. Nah, ini mobil langsung dikerjain ya. Jadi karena saya udah e booking jadi udah tahu waktunya jadi udah disiapin semuanya termasuk oli yang sesuai dengan spek mobilnya. Dan ini nih dikasih buat jadi mobil tuh nanti standarnya tuh dikasih pengharum gitu bisa disemprot supaya harum. Tapi saya memilih untuk tidak karena ini mobil bau barunya masih harum banget gitu. Jadi nanti buat mobil yang lain aja. Oke. Nah, sekarang kita lihat di sini ada Lamborghini Galardo Gayardo, terus ada Ferrari California, ada Range Rover, ada Abart. Jadi benar-benar multi brand di sini. Nah, tapi kadang-kadang kan ee bengkel yang multi brand itu gimana? karena bahasa komputernya semua beda. Ee special tools-nya beda. Nah, itu yang pengin saya tanya ke Pak Angga. Halo, Pak Angga. Halo, Pak Fitra. S. Thank you loh, langsung cepat banget dikerjain mobilnya. Baik, Pak. Iya, Pak. Langsung kita lakukan proses pengerjaan servisnya. Oke. Nah, ini kan saya lagi bikin video eh orang banyak yang enggak tahu servis di importir umum itu seperti apa. Nah, pertanyaan saya yang pertama ini kan multi brand mobil ada Lamborghini, ada Ferrari, ada Abart, ada Range Rover, nanti ada McLaren, ada Bentley, Rolls-Royce. Baik, sekarang kan mobil sudah full computerized. Iya, betul, Pak. Artinya harus ada software yang bisa buat ee ini apa ee analisa, diagnosa. Nah, itu gimana caranya? Analisa. Jadi gini, Pak Fitra. Ee kita setiap brandnya kayak seperti Ferrari Far, kita punya scanning khusus untuk mobil tertentu. Jadi memang satu mobil itu kita punya ee lens untuk software-nya sendiri, Pak. Oh, kita harus license kan. Iya, betul. Jadi kita selalu update lu nanti ada ee perubahan all brand kita juga bisa ee kerjakan, Pak. Jadi kita enggak usah khawatir, Pak. Untuk scanning kita lengkap dan universal, Pak. Untuk Oke. Yang lain juga bisa. Nah, mobil seperti ini kan beda sama di authorized dealer di mana spare part itu semua ready gitu kan. Karena ini kan mobil kadang-kadang mungkin cuman ada 5 unit di Indonesia. Iya, sangat mengerti Pak. Nah, artinya penting untuk melakukan booking dulu sebelum melakukan servis. Iya, betul Pak. Itu memang kalau setiap kita menerima ee bookingan dari customer, kita memang selalu ee bertanya, Pak, kepada customer nomor data kendaraannya, PIN-nya, nomor angkanya. Nanti setelah memang sudah kita dapatkan, kita buat estimasi sebelum datang ya, Pak. Nanti setelah kita buat estimasi, kita minta persetujuan dahulu melalui wetup atau apa. Ketika customernya agree, kita langsung jadwalkan si mobil datang, Pak. Jadi sampai di ada spare part yang harus import juga bisa ya di sini bisa Pak. Kita memang tim part kita lengkap, Pak. Kita bisa relasi kita ke luar negeri maupun dalam negeri iyalah ngimport mobilnya aja bisa pasti import spare part-nya juga ini ya. Baik, makasih, Pak. Iya. Nah, oke. Nah, sekarang Iya, Pak. Mobil ini dikerjakan apa saja di servis 1000? Iya, Pak. Jadi, ee mobil Bapak ini masuk di kilometer 1000 ya, Pak? K 1000 kita ada pemeriksaan, Pak. Pemeriksaan itu suspensi bagian bawah under carryck, tire, brak padet, kanvas, lalu kita servis ganti oli, Pak. Oh, ganti oli juga. Air radiator ee oli ee radiator, air wier semuanya kita cek, Pak. Oke. Oke. Betul, Pak. Iya. Jadi memang ee sesuai dengan standar servisnya 3 apa ee Fairady Z ini ya. Iya betul. Nanti kita lakukan standarnya semuanya kita cek Pak gitu. Nah ini kalau beli mobil baru di Fans Motor itu kan kalau mobil saya ini dia dapat servis gratis tuh 2 tahun 2 tahun servis gratis itu mengikuti buku servis ya. Buku servis Pak ada di situ tertera servisnya. Nah, kan kadang-kadang berdasarkan kilometer, cuman kan mobil-mobil kayak begini nih kadang-kadang kilometernya enggak nyampai. Jadi itu berdasarkan ini juga berdasarkan waktu waktu juga. Iya. Jadi kita memang di interval service mobil juga kan ada namanya interval service itu per tahun, Pak. Gitu. Jadi nanti berdasarkan tahun bisa dari kilometer juga gitu. Oke. Oke. Nah, spesial tools masing-masing mobil tuh punya spesial tools sendiri-sendiri. Iya, betul, Pak. Kita juga punya spesial tools masing-masing brand, Pak. Kayak seperti contohnya, Pak. McLaren kita punya e tools standarnya dealer McLaren Pak gitu. Aston Martin itu juga punya standarnya khusus Martin termasuk juga Nissan Bapak. Oh, gitu. Jadi ya ini IU yang sangat ini ya sangat bertanggung jawab ya. Masukin mobil, sediain juga special tools-nya buat servis itu mobil ya. Enggak usah khawatir ya. Wah mantap mantap mantap. Jadi di sini servis bisa? Betul, Pak. Terus perbaikan juga bisa. kita bisa, Pak. Betul. Kita juga ee memiliki alat refigator, Pak, untuk revergan AC yang standar Eropa, Pak. Standar Eropa. Iya. Jadi, biasanya kan kita punya punya yang e mobil lama 1 e 34, kita punya 124A, Pak. Jadi mobil Eropa bisa kita tangani juga, Pak. Bisa juga. Jadi, harus selalu update dengan teknologi yang ada di luar, ya. Apalagi mobil-mobil kayak gini mungkin kan enggak ada di ATPM sini kan. Jadi, betul. Betul. Iya. Oh, ya. Nah, cuman kalau misalnya memang mobil merangai kerusakan harus ganti spare part, mungkin ada waktu tunggunya ya sampai spare part itu diimpor ke Iya, betul, Pak. Kita selalu menawarkan, Pak. Maksudnya memang kita juga ee menginformasikan ini hindanya berapa lama gitu. Tapi enggak I termasuk estimasi harganya sampai sini. Ya, betul, Pak. Biaya dan ketersediaan, Pak. Yang penting. Iya. Iya. Jadi, kalau misalnya nih Lamborghini tiba-tiba nih ee pintunya ketabrak rusak, harus ganti satu pintu. Itu bisa? Betul. Bisa, Pak. kita bisa sediakan partnya dari dealer maupun luar negeri, Pak. Iya. Iya. Iya. Wah, luar biasa. Karena yang penting itu ee kita punya ketenangan bahwa kita punya mobil yang tidak dilindungi oleh ATPM-nya karena mereka tidak menjual mobil ini. Tapi ternyata kita bisa punya ee ee pelayanan dari Evans workshop-nya sendiri ya. Iya, betul, Pak. Dan ini hanya melayani mobil yang dari Evans Motor atau enggak? Oh, enggak, Pak. Kita Heeh. kita ee di luar pembelian Evans juga kita terima, Pak. Cuman bedanya kalau di Evans 2 tahun pertama gratis, kalau yang dari luar ya bayar. Betul, Pak. Itu terikat wartiy atau tidaknya kita terima semua. Bedanya itu aja sih, Pak. Warant. Jadi kalau misalnya nanti ada mobil, ada sesuatu kita mau ee klaim warranty, ya klaimnya ke Ivan saja ya. Nanti dari sini yang akan klaim ke sananya, ya. Betul. Jadi bawa mobil kita servis, selebihnya kita yang mengurusi, Pak. Gitu. Oh, siap. Siap. Waduh. Waduh. Siapsiap. Thank you, Pak Angga. Kita sekarang tunggu mobilnya di Mus. Musinya enggak lama, ya? Enggak, Pak. Enggak lama kita lakukan secepatnya. Siap. Siap. Thank you, Pak. Hangga. Nanti kita lihat ketemu lagi kalau mobilnya sudah kelar. Silakan, Pak. Mohon tunggu. Iya. Nanti sekar, Pak, ya. Iya. Nah, pada saat kita datang mau servis mobil di sini itu kita juga langsung udah tahu estimasi biayanya itu berapa. Nah, ee supaya enggak terjadi salah paham, jadi servis gratis untuk mobil yang beli di Evans itu selama 2 tahun itu adalah jasanya. Tapi untuk sparep itu, sparep tetap ee kita bayar. Tapi itu kita sudah tahu dulu estimasinya berapa. Jadi kayak sekarang nih saya ganti oli sama ganti filter gitu ya. Ganti oli sama filternya kita oli dan filternya kita bayar normal. Tapi untuk jasa pengecekannya semua yang berkaitan dengan warranty itu gratis selama 2 tahun. Nah, ini lihat nih olinya udah dikeluarin. Masih bagus sih ya sebenarnya olinya ya, karena mobil juga baru jalan 1000 kilo. Tapi ya memang prosedurnya kita harus ganti ini olinya di sini keluarnya dan ini filter olinya di sini di bawah juga. Nah, ini lihat parts yang dipakai juga genuine parts gitu ya. Jadi bukan parts after market, tapi benar-benar dari ee Nissannya gitu yang spesifikasinya buat mobil ini. Ini udah selesai dikerjain. Jadi tadi dicek dulu apakah ada kebocoran di baut olinya. Enggak ada. Udah beres semua. Udah dilakukan pengecekan kaki-kaki semua sesuai dengan buku servis. Sebenarnya standarnya di Evan Workshop ini setelah mobil selesai itu tadi dikasih pengharum cuman saya memilih untuk enggak karena saya masih suka bau barunya masih kentol banget bau barunya jadi ee saya enggak pakai itu. Dan kemudian ada standar berikutnya adalah mobil yang semua yang habis selesai servis atau perbaikan tuh dicuci secara gratis di sini. Tapi kebetulan di luar juga baru hujan. Jadi kayaknya percuma mau dicuci juga nanti kotor lagi daripada nyape-nyapin saya pilih enggak usah dicuci saya langsung bawa ke luar. Nah, sekarang kita tinggal nunggu ngambil mobil nih. Sudah kelar, Pak Angga? Iya, Pak. Mobil sudah selesai, Pak. Sudah kelar. Siap. Enggak ada aneh-aneh kan? Enggak ada kerusakan apa-apa. Tidak ada, Pak. Kita sudah lakukan servis, selalu riset dan pengecekan lainnya, Pak. Oke. Thank you. Thank you, Bangga. Bawalah ya mobilnya, ya. Silakan, Pak. Oke. Nah, sekarang mobil sudah selesai. Kita akan langsung ke PIK. Kita baru bisa coba geber mobil ini sekaligus saya juga mau ngetes 0100-nya sesuai klaim apa enggak ya. Oke, let's go. Kita jalan. Ah, bismillahirrahmanirrahim. Nah, buat Anda yang punya mobil-mobil CBU atau ingin keterangan lebih lanjut tentang Evans Workshop ini, ada Instagramnya di sini. Silakan DM ke sana. Nah, sekarang kita coba akselerasinya dulu. Launch control. Ini kondisinya kurang menguntungkan ya, karena ini panas terik buat mesin turbo tuh enggak begitu bagus dan ada ini apa ada kerikil-kerikil di jalan jadi enggak terlalu optimal. 015,05 detik. Mestinya di 4,3 detik. Coba kita coba sekali lagi. Jadi kerasa agak struggling di bawahnya ya karena gripnya itu enggak begitu bagus di aspalnya. Oke, kita coba. Dan dia kan rear wheel drive bukan fourwheel drive. Oke. Oh. Wuhu. Yes. Percobaan kedua 4,7 detik ya. Jadi mobil ini 4 detikan ya. 0 sampai 100 km/h-nya. kayaknya kalau misalnya kasih aspal yang lebih bagus, terus habis itu udara yang lebih dingin, enggak terik seperti ini, yakin bisa di 4,5 detik atau 4 e di bawah 4,5 detik sedikit ya. Jadi ini kencang sekali nih mobil akselerasinya dan mobil 4 detikan tapi rear wheel drive itu kalau di jalan ya rasanya kayak mobil 3 detikan akselerasinya karena kan sebenarnya akselerasinya kebuang untuk traksi startnya itu kan tapi bantingannya memang keras. Saya itu pernah ke Jepang ee undangan Nissan dan mencoba Nissan 400Z. 400Z itu adalah versi normalnya ya. Kalau ini kan yang Z Nismo. E 400Z tuh yang base modelnya. Nah, itu rasanya jauh lebih empuk dari ini. Jadi lebih nyaman gitu. Enak banget seperti Grand Tourer gitu yang siap melahap kilometer. Eh, ininya tuh bantingannya tuh nyaman. Omobi Ritwan juga senang sekali dengan 400 Z itu karena kencang enggak enggak beda jauh cuman beda 20 HP sama ini dan nyaman. Tapi ini keras karena memang mobil ini dibuat untuk sirkuit. Jadi kalau kita belokin seperti lalert lincah sekali ini. Wuh enggak ada pergeseran sama sekali. Wah. gede sekali GeForce-nya pas belok. Dan enggak heran karena ban yang digunakan ini adalah ban seperti yang digunakan di Nissan GTR Dunlop SP Sport Max GT600. Jadi kemampuan beloknya luar biasa. Dia sama bannya kayak GTR Nismo ya. kayak GTR NISO tapi dengan ukuran yang berbeda, ukuran lebih kecil cuman GTR NISPO dia all wheel drive. Jadi tenaga besar start-nya kencang bisa 2 komaan dia bisa 2,8 kalau enggak salah GTR Nispo itu atau lebih cepat lagi dari itu. Nah, ini karena rear wheel drive jadi dia ee sedikit terbuang di saat start. Tapi ya kita memang pakai mobil ini bukan untuk drag race, tapi lebih untuk keperluan di sirkuit. Makanya ini senang banget udah inray kita udah bisa geber. Tinggal nunggu jadwal track day Mandalika berikutnya kita bawa deh ni mobil kita rasain kenikmatannya di TRK. Nah, ini modenya ada mode normal. Kalau mode normal atau standar di sini sport atau sport plus itu sama aja ininya apa eh empuknya tuh sama. Jadi suspensinya tuh enggak beda. Tetap keras gitu. Tapi kalau kita masukin ke sport mode memang perpindahan gigi itu jadi lebih telat, lebih tinggi RPM-nya. Enak tarikannya tuh dari tengah udah enak dan suaranya tuh lebih merdu ketika di mode sport atau sport plus e knalpotnya lebih ngebuka gitu. Jadi ada deruman 6 silindernya. Enggak berisik-berisik amat tapi enak. Kalau kita pakai ini, kalau kita pakai manual ini manualnya ke eh giginya kebanyakan sih ya sampai il. Jadi sekarang pakai gigi berapa? Tiga. Pakai G2. Oh, 1 2 banget dan ada meledak-ledaknya sedikit gitu ya knalpotnya ya pada saat pindah gigi. Tapi kalau kita pakai manual kita harus pindah itu sebelum red line karena kalau kita pencet giginya itu di red line dia ada delay. Jadi ee dia udah kena limiternya gitu. Jadi kalau mau lancar, mau akselerasi paling kencang malah bukan manual, malah masukin aja ke D seperti ini. Habis itu tinggal kick down. Nah, ini cepat pindahnya. Dia tahu kapan saat yang tepat gitu buat pindah. Oke, memang saya agak menyayangkan ya Z Nismo ini enggak ada versi manualnya. Karena gimanapun manual itu lebih engaging. Tapi memang yang matic ini lebih kencang dari data akselerasinya. Perpindahan giginya tuh lebih close ratio dan dia lebih cepat. Bahkan hasil uji coba sejumlah media dan Nissan sendiri dia tuh lebih cepat yang matic dibandingkan yang manual. Bukan hanya di drag race tapi juga di sirkuit. Dan kalau saya nyetir itu sehari-hari standar itu enggak pernah saya pilih. Standar itu terlalu cepat e pindah giginya. Dan kadang-kadang karena kebanyakan ya giginya ada sembilan gitu ya, kadang-kadang dia suka bingung gitu memilih gigi berapa. Paling enak tuh di sport. Enggak terlalu tinggi RPM-nya tapi dia cukup sporty dan mindahnya tuh lebih natural. Enggak bisa senatural manual, tapi minimal lebih mending dibandingkan mode standarnya. Jadi, ini performanya kuat sekali. Ini mobil handlingnya juga rasanya luar biasa sekali. Enggak ada pergeseran sama sekali, enggak ada underetir ketika kita belok tuh benar-benar seperti lengket gitu ya. Mobil itu kayak ada lemnya gitu, bannya tuh. Tapi memang mobil ini tuh bukan sekedar dinikmati performanya. Bukan sekedar dinikmati kecepatannya dan handlingnya, tapi rasa spesial di mobil ini sangat terasa. Di instrumennya ada tulisan Nismo, joknya Nismo. Kemudian dari luar tampilannya juga keren. Dan ini adalah versi spesial dari Z. Z itu model spesial dari Nissan dan rasanya ini Nissan yang heritage-nya paling panjang sekarang. Karena Z sendiri itu Z Car itu udah dimulai dari tahun 1969. Nah, itulah yang membuat mobil ini makin terasa spesial. ini bukan sekedar kencang dan handling-nya bagus ya, tapi rasa mem membawa sebuah legenda otomotif yang terus dimodernkan sampai sekarang tuh rasanya spesial gitu. It's a fair lady. It's a Z car yang dari tahun '9 tidak pernah berhenti. Pernah nyaris berhenti sebelum 350Z tuh. pernah nyaris berhenti. Jadi dari 300 ZX tuh sempat mau ke 350 Z tuh sempat mau berhenti. Tapi akhirnya Nissan memutuskan untuk melanjutkan lagi dan sampai sekarang enggak berhenti. Posisi nyetirnya juga sport car sekali. Mobil ini visibilitasnya surprisingly cukup bagus ke belakang. Walaupun dia sangat landai tapi ternyata cukup bisa kita melihat ke belakang. Enggak gede-gede amat sih tapi memadai. Mungkin juga karena di belakang itu enggak ada tempat duduk ya. Di belakang itu benar-benar kosong hanya untuk dua orang. Ini mobil klakson sudah berwibawa. Nah, tapi ada beberapa hal yang saya pakai agak mengganggu saya sedikit. Pertama, dia tidak auto lock. Jadi, lock ini kita harus sendiri. Kenapa ya? Padahal autolock itu berguna karena kita jalan di jalanan yang kita enggak tahu ada orang yang mau niat jahat apa enggak gitu ya. Tapi ini enggak autolck. Kemudian radionya ya, karena ini mobil JDM ya, Japanish domestic market. Jadi radionya itu terbatas frekuensinya. Dia enggak bisa lebih dari, coba kita coba ya. kita dia enggak bisa lebih dari dari 90 4,8 itu maksimal 94,8 eh 94,9 habis itu dia masuk balik lagi ke 76. Jadi dia dari 76 sampai 94,9. Sedangkan kalau radio kita itu mulainya dari 90 eh dari 86 sampai 107,9. Jadi kalau mau dengerin frekuensi di atas 95 enggak bisa di mobil ini. Sayang sekali. Tapi ya enggak apa-apa ini JDM. Kemudian hal berikutnya adalah mobil ini memiliki speed limiter di 180 km/h sesuai dengan standar mobil-mobil yang dijual di Jepang. Nah, untuk ke Mandalika saya udah minta Om Takwa dari Garden Speed untuk ngelepas limiternya. Nanti diusahakan moga-moga bisa gitu karena ya sayang aja gitu. Tenaga 420 HP, top speed bisa sampai 270 tapi di sirkuit cuman bisa sampai 180 pasti akan menghambat waktunya. Nah, gimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Nah, ini saya udah pakai mobil ini sekian lama. Kita lihat aja nih di meterannya ada nih. Anda bisa lihat kan? Eh, lumayan 8,1 km/l. 26 km/h rata-ratanya. Nah, ini kalau kita di dalam kota benar-benar 22 km/h dan saya ee enggak e driving ya, karena saya juga nyoba-nyoba mobil ini gitu. Itu 7,1 km/l. Not bad. Aduh, tuh truk muter enggak lihat-lihat. Ah, tapi senang sekarang mobilnya udah diervis, udah dicek semuanya, udah diganti oli, udah bisa lebih santai bawanya. Maksudnya sesekali kita mau geber udah enggak khawatir lagi. Tinggal nunggu Mandalika deh. Sekarang kita balik ke garasi. Ah, benar-benar udah enggak sabar nyoba mobil ini nih. TRK ya. Walaupun ini versi spesial ya, sayang kalau mobil kayak gini cuman ditaruh di garasi gitu. Mobil ini ya dibeli harus dicoba. sesuai dengan peruntukannya dan apalagi Nissan Fairady Z Nismo ini sudah dilindungi oleh Viicul PP. Jadi PPF terbaik yang saya langsung kirim mobilnya ke Viicul PPF begitu ngambil dari Evans Motor supaya catnya terlindungi. Apalagi ini celtnya e catnya steal gry ini keren sekali dan dia sudah ada teknologi self heeling. Saya sangat percaya dengan vehicle VPF. Hampir semua mobil saya pakai. Kalau kita bisa pakai VPF yang terbaik, kenapa enggak langsung yang terbaik aja yang saya aplikasikan di mobil yang saya sudah tahu benar kualitasnya. Tinggal menunggu jadwal ke Mandalika selanjutnya. Kemarin pas track day Mandalika enggak sempat dibawa. Bukan enggak sempat sih karena belum in ya kita mesti ikutin prosedurnya. Tapi nanti kalau ada TRKD kita langsung coba mobil ini sekaligus kita coba performanya di tempat yang proper, di kondisi yang lebih proper semuanya, termasuk aspal yang lebih bagus. Tapi untuk sekarang sekian dulu videonya. Minimal Anda sudah tahu bagaimana rasanya membeli sebuah mobil dari importir umum sekaliber Evans Motor dan juga kita bisa melakukan perawatan dan after sale service di bengkelnya sendiri di Evans Workshop. Jadi jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini, komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra Eri jika Anda belum. Follow Instagram saya @vitra. Serta follow juga Instagram-nya Evans Motor dan Evans Workshop di sini. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Tunggu mobil ini ngetrak di Mandalika. Bye- bye.
