Jungkat

Hampir dikira hape flagship 👀 | Samsung A17 5G Indonesia (YouTube Video)

  • 06/09/2025

Yo, guys. Ketemu lagi sama gua, Fahmi dan hari ini kita kedatangan HP baru di studionya Droid Lime. Kali ini dianterin ya ke studio. Dan ini dia dari Samsung, yaitu Samsung Galaxy A17 5G. Ini yang 5G ya, mungkin bakal ada yang 4G-nya juga gua belum tahu itu. Tapi yang pasti dari yang kemarin A07 berarti ini ada sedikit di atasnya ya. Di atasnya dari A07 dan ini udah 5G. Seperti apa HP-nya? Yuk, mulai kita bahas. Oke, Guys. Jadi, ini dia HP-nya. Dus-nya tuh sebenarnya ya sama lah ya, simpel. Kalian udah pasti tahu dus-nya tuh seperti ini. Di depannya nih udah kelihatan nih gambar desain daripada kameranya. Terus ada tulisan Galaxy A17 5G. Ini slim design 7,5 mm. Terus ada kamera 50 megap, ada OS-nya. Dan di sini ada keterangan 6 kali OS update, dan security. Sekarang kita buka, kita ke sampingin dulu HP-nya. Nah, sekarang kita fokus dulu ke dus-nya. Cuma gua heran ya, kok gua dikirimin dus-nya tuh enggak dapat apa ya namanya travel adapternya. Karena kemarin waktu A07 itu dapat travel adapter. Nah, setelah gua tanyain ternyata memang benar. Jadi kalau kalian beli nanti A17 5G itu bakalan dapat e travel adapternya untuk masa periode tertentu. Jadi dari tanggal 29 29 bulan bulan Agustus ya sampai tanggal 30 September itu nanti dapat travel adapter yang 25 watt. Nah, sekarang kita balik lagi ke dus-nya. Nah, ini dia. Terus ada SIM card ejector. Nah, di dalam sini pasti ada kabelnya doang. kabel dan buku-buku manual. Kabelnya juga udah USB C2C. Nah, sekarang kita ke bagian HP-nya. Ini kita buka dan kita pegang ini yang warna hitam. Nah, dengar-dengar jadi A17 5G ini dia cuma punya satu varian aja. Jadi yang RAM-nya 8 gig terus ee pilihan storage-nya itu juga cuma satu yang di 256 aja. Oke, kita buka. Oke, nah sekarang kita ke HP-nya. Ini udah dicopot ya stiker-stikernya nih. Kalau dilihat dari belakang ini mantap banget. Udah mirip sama Samsung Galaxy ZF 7. Jadi frame kameranya ini model baru ya. Kalau yang lama di A16 5G itu kan modul kameranya itu eh bulatan-buletan gitu ya satu 3 biji sama kayak Samsung Galaxy S series. Nah sekarang frame kameranya tuh udah ngikutin yang terbaru namanya linear group camera. Jadi jadi satu gitu satu frame kamera. Dan kameranya ada tiga. Di sebelah kanannya ada lampu flash kamera. Nah, kita sedikit aja body tour ya. Dan ini kelihatannya sih bahannya sama kayak yang kemarin ya. Ini udah fiber glass namanya. Terus frame-nya juga ini enggak ada garis antena udah pastilah namanya HP yang harganya terjangkau itu udah pasti frame-nya itu plastik polikarbonat. Terus kita body tour sedikit ke eh bagian kanannya. Ini ada tetap masih ada island-nya di sekitar tombol di sebelah kanannya. Ada tombol power ini, ada beserta fingerprint-nya ya di tombol power-nya. Terus ada tombol volume. Tombol volumenya. Oke, klik mantap. Bagian atas ini ada mikrofon aja. Terus bagian kiri kita mesti cek nih. Ini ada slot SIM card. Oke, ini dia slot SIM card-nya. Kita lihat dia ada sama kayak kemarin enggak. Oke, jadi ini hybrid ya, Guys. Terus ke bagian bawah ini ada mic, terus ada port, USB, type C, dan speaker. Nah, speakernya sih harusnya ada di bawah sama ada di satu lagi di earpiece ya di atas. Gua enggak tahu ya, apakah ini udah stereo apa enggak, nanti kita tes. Nah, untungnya untuk desain yang baru ini dia klaimnya sih lebih tipis ya daripada pendahulunya karena dia punya ketebalan di 7,5 mm aja. Kelihatannya sih memang enak ya. Dipegangnya juga lebih tipis. Terus kayaknya enggak terlalu berat juga dan dia lebih enteng juga dari pendahulunya. Nah, sekarang kita nyalain. Nah, setelah nyalain impresi pertama gua adalah untuk melihat bagian depan, yaitu yang sering kita lihatin adalah layarnya. Layarnya sih ini jujur ya, masih model yang lama. Ini ponyya juga masih infinity U. Terus bezelnya nih dari sini kelihatan bezelnya tuh eh lumayan tebal lah ya. nih kanan kiri atasnya ee seimbang sama sisi, tapi bagian bawahnya tuh masih sedikit lebih tebal. Dagunya sedikit lebih tebal tapi dia punya layar menurut gua oke karena layarnya udah pakai panel super AMOLED. Nah, di sini kelihatan tingkat kecerahannya sih wah lumayan ya. Lumayan tinggi tingkat kecerahannya dan kalau dilihat di ruangan ini terang banget. Dan untuk layarnya ya tadi udah gua sebut ya Super AMOLED. Terus dia punya refresh rate-nya ada di 90 Hz dan juga resolusinya ini udah lebih tinggi ya dibandingkan dengan A07 yang kemarin kita hands on itu kan 720, ini udah 1080 jadi mantap. Jadi kelihatannya tuh lebih tajam, lebih detail dan juga lebih crispy karena dia udah pakai layarnya Super AMOLED. Dan untuk proteksinya untuk di bagian depannya ini proteksinya dia udah pakai Corning Gorilla Glass Fictus. jadinya lebih kuat layarnya dan pastinya lebih aman. Terus untuk bagian belakangnya itu ya, fiber glass dan juga ada IP rating juga. IP rating-nya itu IP54. Jadi lumayan amanlah kalau misalkan kalian kehujanan kecipratan dikit-dikit air gitu harusnya HP-nya udah aman. Nah, sekarang kita masuk ke bagian UI-nya. Interface-nya ini udah pakai Android-nya. Android berapa nih? Coba kita cek ya. Android-nya itu ada di Android 15, Guys. Jadi, Android 15 One UI-nya itu One UI 7. Nah, di sini keterangannya ya, security patch-nya ada di bulan Juli 2025. Jadi, cuma ketinggalan beberapa bulan doang dan dia bakal dapat update en kali. Jadi, dari Android 15 bakal nyampai Android 21 nanti dapat update-nya dan juga security patch-nya juga ya. HP Samsung memang gokil sih ya. HP entry sama mid range-nya itu rata semua 6 kali dan flagship-nya itu bisa sampai 7 kali. Dan di sini kelihatan Onei pasti udah lebih enak, lebih aman, lebih nyaman juga karena juga udah punya apa namanya e Samsung Nox ya. Ya, kalau dilihat dari tampilannya sih ini mantap ya. Karena One UI gua juga udah terbiasa karena gua pakai Samsung Galaxy S25 Ultra. Di sini bagian kanannya juga kalian bisa lihat panelnya bisa di-setting mau pakai notifikasi ataupun mau pakai panel setting yang ee quick panel ya. Bisa diparate ataupun di ee gabungin jadi satu itu juga bisa. Oke, jadi karena layarnya ini adalah Super AMOLED, gua penasaran kalau misalkan kita play video yang HDR. Kira-kira apakah HDR-nya itu nongol? Ya, ini gua coba di YouTube dulu. Oh, ternyata enggak ada HDR-nya, Guys. Jadi, cuman ada 1080 60 aja. Terus enggak bisa play video yang 4K juga ya. Jadi, cuma 1080 P60. Padahal ini ee videonya itu support untuk yang 4K. Oke, HDR-nya enggak nongol ya di YouTube. Terus sekarang kita coba style suaranya. Kita tes ada musik ya di sini. Oh, ternyata single ya, Guys. Jadi, cuma single speaker aja untuk e speakernya. Jadi cuma ada di bagian bawah aja, di bagian atasnya earpiece itu mungkin dipakai hanya untuk nelphone aja. Oke, jadi kita sekarang ke bagian spesifikasinya. Layar udah oke, udah pakai Super AMOLED. Nih, sekarang kita bagian speknya. Dia udah pakai SOC dari Samsung. Samsung Exyos yang 1330 yang ada di fabrikasi 5 nanm. Terus dia juga udah pakai RAM-nya yang 8 gig dan storage-nya dia hanya ada satu varian aja yang 256 gig aja. Dan gua cek nih di device info Huawei dia udah pakai yang UFS. Jadi langsung aja kita tes benchmark. Nah, di sini gua jalanin benchmark AnTuTu tapi dia enggak bisa running UnTu eh 3D yang standar ya, tapi dia bisa jalanin AnTutu 3D yang light-nya. Dan HP ini A17 5G dia bisa dapetin skor di R00.000-an. Dan dengan dapetin skor di.000-an menurut gua ini udah cukup ya sebagai HP standar midrange. Oke, jadi ke bagian AI-nya dia dapat apaan aja, Bang? Nah, untuk bagian AI-nya sendiri dia karena udah pakai RAM yang RAM-nya itu 8 gig, dia dapat circle tch. Nah, circle tersert ini memang harusnya bakal jadi fitur yang kepakai banget ya, karena kalian bisa langsung pakai gunain kalau misalkan mau cari tahu gambar apa, produk apa, langsung aja dinyalain. Circle to S-nya bisa dipakai buat eh translate juga, bisa dipakai buat ngedeteksi musik juga. Terus ada juga Google Gemini-nya kalau ditahan ya tombol power-nya itu bisa langsung ada fitur Gemini dengan fitur yang live-nya juga. Dan sayangnya nih di bagian galerinya dia gak dapat ternyata untuk yang galeri editor yang ada AI-nya ya kayak object eraser dan juga generative edit-nya. Lanjut yang paling terakhir sekarang kita bahas kameranya. Ini kalau dari belakang ya kalau kita ngomongin desain lagi benar deh dari belakang tuh kayak HP flagship. Ini kayak lagi cosplay gitu ya jadi HP flagship. Apalagi kalau sebagai orang yang pernah pakai Samsung Galaxy Fold yang Ultra ini benar-benar mirip banget. Nah, setup kamera yang di bawah ini ini ada tiga kamera. Kamera utamanya tentu udah pakai yang 50 megapel karena yang A07 aja pakai 50 megapel. Tapi di sini di A17 yang 5G ini 50 megapel-nya ini dia udah ada optical image stabilizernya, udah ada OS-nya. Jadi harusnya videonya tuh nanti enggak getar. Nanti kita coba ya. Terus kamera ultra wide-nya dia 5 megapel dan satu lagi adalah kamera makro itu 2 megapel ya. Ini mah bonus aja lah kamera makro. Terus ke kamera depan dia udah pakai yang 13 megp. Dan kalau kita lihat sekarang ke interface kameranya, nah di sini kalian bisa lihat di sini ada 0,5 kali, satu kali, dan dua kali. Dan di sini ya kamera utamanya 50 megapel. Jadi kalian bisa pilih resolusi yang 50 megapel di kamera utamanya. ya. Tapi cuma di kamera utama doang ya, 50 megapel atau 12 megapel. Sementara kamera ultrawide-nya itu 5 megap dan dia bisa zoom tuh sampai 10 kali tuh zoom-nya tuh. Tapi zoom 10 kalinya ini dia nge-zoom digital dari yang kamera utamanya yang satu kali ya. Nah, di sini ada fitur yang baru yang tentunya ngikutin dari One UI-nya yang terbaru ya, One ya. Di sini kalian bisa lihat tuh ada exposure value. Ini fitur yang sangat gua suka. Jadi bisa setting tingkat kecerahan daripada yang mau diambil, exposure-nya seperti apa. Terus kalian bisa lihat lagi di sini ada beberapa yang baru juga nih. Ada filter nih. Nih. Nah, dia dapat enggak nih? Kalau kita lihat ya di sini ya. Tuh, dia dapat tuh fiturnya tuh ada breeze, ada pols, ada crystal, shiver, chill, sampai yang Amber. Sunbeam juga ada tuh sunbeam tuh. Nah, dia dia juga bisa diedit-edit ya di sini ya. tuh kontrasnya, saturasinya bisa diedit juga tuh di sini tuh jadi langsung ya real time ya. Jadi udah seedit terus dipotret jadi tuh sesuai filter yang dipilih warnanya dan menurut gua ini keren ya bagus ya. Terus lanjut dia juga ada watermark juga kalian bisa aktifin dari sini nih watermark-nya nih sama kayak di ee Samsung Galaxy A series tuh ya. tuh bisa dimatiin ataupun dinyalain. Nah, kalau dinyalain itu langsung ada di depan sini untuk di disable-nya. Enggak perlu ke-etting lagi. Jadi tinggal nyalain ada watermark-nya, matiin. Enggak ada watermark-nya. Nah, oke. Lanjut kita ke bagian kiri. Ini ada mode potret yang tentu mode potretnya itu pakai kamera satu kalinya. Dan kalau kita lihat sperasinya seperti apa. Kita coba potret. Nah, seperti ini tuh untuk mode potretnya. Terus lanjut ke bagian kanan. Ini ada video. Nah, perekaman video ini di-support di full HD 30 FPS aja, Guys. Jadi enggak bisa sampai ke 4K ya. Karena kamera utamanya kan udah 50 megapel, tapi ada stabilizernya nih. Tuh, tuh. Jadi kelihatan tuh dari sini tuh udah udah stabil ya tuh kamera utamanya. Tapi kamera ultra wide-nya seperti apa? Nah, sama tuh udah stabil juga kamera ultrawide-nya. Terus gimana kalau kamera depannya? Kamera depannya kayak gimana? Kita coba kamera depan. Nah, nih kamera depannya resolusinya sama ya di full HD. Apakah stabil juga? Kelihatannya sih kamera depannya sih stabil juga ya. Ya, stabil ya, Mang? Hmm, stabil. Oke, itu nanti kita tes ya. Dan kita ke bagian kanan ini ada beberapa opsi lagi. Ada pro, panorama, food, night mode, macro, slowmo, hyperlab. Nah, mode pro-nya kita lihat ada bisa format RA. Enggak ada ya? Tuh, enggak ada settingan untuk format row di mode pro-nya tuh. Jadi, ya standar aja. Mungkin settingannya tuh hanya untuk settingan-settingan speed dan lain-lain, tapi bisa di-setting ya. Tuh, speed-nya dia bisa maksimum sampai 10 detik untuk kamera utamanya aja. Dan ini hanya kamera utamanya aja ya. Tuh, Guys. Enggak bisa kamera yang lain. Jadi, ya lumayan lah masih bisa main long exposure dengan maksimum speed-nya di 10 detik. Dan kita lihat dulu sampel foto-fotonya dan juga videonya berikut ini. Oke, jadi kita mulai dari kamera belakangnya dulu. Ini perekaman videonya dari Samsung Galaxy A17 5G. Tuh, dari VFER sih kelihatan sudah stabil ya. Resolusinya 1080 di 30 fps. Dan sambil merekam apakah bisa pindah lensa? Di sini sih ada tombolnya ya. Coba gua pencet ya. Ke nol kembali. Wii bisa wei. Satu kali dua kali ya. Ini digital ya 4 kali sampai 10 kali tuh ya. Itu digital zoom sih. Dan dia bisa pindah ke kamera depan juga. Coba kita pindahin. Nah tuh bisa ke kamera depan. Tapi viewfinder kamera depannya sih enggak stabil ya pas diajak jalan seperti ini. Balik lagi kamera belakang. Oke mantap. Terakhir paling impresi gua sih setelah ngelihat langsung dan nyobain langsung A17 5G ini ya pasti dari segi desain gua ngelihat bagian belakang ini keren sih menurut gua ya. Desainnya oke. Kelihatannya premium, kelihatannya bagus banget. Tapi pas ke depan ini masih model yang model lama ya. Dan terakhir kita paling ke bagian harga. Nah, harganya ini di banrol sama ya kayak pendahulunya di A16 5G di 3799. Tapi di masa periode ada periode promo. Jadi dari tanggal 29 Agustus sampai tanggal 30 itu dapat travel adapter. Terus harganya jadi Rp3.699. Dan juga ada beberapa promo yang menarik. Kalian bisa lihat aja di gambar berikut ini. Ya udah segitu aja unboxing icip-icip Samsung Galaxy A17 5G. Nyobain juga beberapa fitur-fitur dan juga nyobain gimana sih HP-nya A17 5G ini. Kita ketemu lagi di video berikutnya. Mungkin kalau pengen review yang lebih mendalam ini harus diuji coba dulu. Oke sampai ketemu lagi di video yang berikutnya. Gua Fahmi dan bye. [Musik]

Lihat di YouTube