HAMPIR SEJAM!! BIT MEGA UNBOXING EP. 24 🎁 (YouTube Video)
Karena ini ada tombol power-nya nih. Jadi kita coba tekan ya. Nah, itu kan ciri khas suara carrying back for DJI Osmo Pocket Yo, what's up guys and welcome back to Bas YouTube channel sama gua Malvin dan yes, kita bakal mega unboxing lagi. Udah banyak box ya. Ada 1 2 3 4 5 dan plus-plusnya lagi. Yang mana ini baru cloer satu ya. Nanti mungkin akan ada cloer kedua karena ada beberapa barang masih datang dan ya as usual mega unboxing adalah ya konten di mana kita bakal unboxing gadget-gadget yang gua jajan, yang kalian request dan yang dikirimin juga sama brand. Jadi kali ini ada apa aja nih? Kayaknya banyak barang buat HP, ada iPad, ada Nintendo Switch, ada. Jadi siapin teh, siapin kopi, kita langsung aja mulai. Ini dia mega unboxing episode ke-24. Let's go. [Musik] Kita mulai dari yang paling kecil karena gua paling penasaran sama yang paling kecil. Oke, jadi ini dia yang pertama IM 2. Kalau dilihat dari tulisannya ini kayak sebuah apa nih? E korek api ya. Tapi sebenarnya bukan, Guys. Ini adalah sebuah senter mini yang harganya Rp400.000. Di mana gua itu impulsif belinya pas pagi-pagi gua lagi di toilet ya. Jadi, gua habis nonton satu konten di mana orang itu kayak bikin ini pakai sebagai EDC dan pas banget memang senter gua yang gua dulu pernah rekomen senter Philips yang kecil itu juga agak rusak di port USBC-nya karena port USBC-nya kayaknya agak masuk jadi pas ngecas itu agak susah jadi gua akhirnya diet untuk beli walaupun sekarang gua sebenarnya ya gitu deh enggak tahu nih agak-agak nyesel kali ya ya jadi kalau kalian bisa lihat dia tuh bentuknya e kecil banget memang dan di ujungnya ini ada USB tapi memang USB-nya tuh USB type A yang mana bisa dipakai buat ngecas sekaligus kalau kalian lihat ada bolongannya nya karena ini bisa dipakai juga sebagai ee apa namanya? Kayak gantungan kunci gitu ya. Tapi ada satu hidden trick yang menarik di dalamnya yang bikin harganya mehong. It's the biggest piece. Tuh senter ada pull tap-nya loh. Oke, jadi kita coba. Wah, warnanya orange ya. Bahannya metal. Dan di sini ada user manual-nya tuh proper banget ya. Ya, jadi ini tuh dari brand namanya adalah Olight. Kalau gua cek, OLED itu kalau enggak salah brand Eropa apa Jerman atau apa gitu ya. Oh, enggak deh. Dari China, Guys. Jadi ada dua buah aksesorisnya. Jadi ada karabiner buat dicantolin sama ada ini penutup si USB-nya. Mungkin biar pas dipasang enggak terlalu beradu sama USB-nya gitu ya. Jadi kita lihat langsung. Ini dia untuk senter mininya. Olight Mini 2 ya. Warnanya orange ya, metal. Ada gerigi-geriginya nih. Jadi ya mini banget, kecil banget seukuran jari kelingking doang. Kalau kita lihat ini yang atasnya tadi USB-nya. Oh, tuh tuh hidden trick-nya. Nanti gua share ya. Lihat USB-nya dulu. Nah, ini jadi kita nanti bisa cantolin mungkin pakai si karabinernya. Trik yang paling menarik dari si senter ini adalah ini, Guys. Jadi kalau kita mau pakai, ya kita kan biasa cantolin ini di kunci atau di tas, gitu kan. Cara pakainya adalah kita tinggal copot aja dari dudukannya. Jadi ini tuh dudukannya, Guys. Tuh, ya. Jadi kalau kalian copot dari dudukannya, dia nyala. Tapi kalau kalian balikin lagi, dia langsung otomatis mati. Jadi enggak usah ribet on off-in gitu. Nah, jadi ada kayak semacam magnet gitu di dalamnya ya, yang mana pas ditutup nih, pup dia langsung mati gitu. Inkat keterangannya ini doang. Tapi cukup terang sih actually ya. Not bad lah ya. Berapa lumens nih tulisannya? Tuh 50 L ya. Run time-nya 60 menit. Throw-nya 21 m. Candalanya 115 CD. Jadi ada spek-speknya. Baterainya 90 mAh. Bisa 1 jam ya kalau kalian mau. Dan weight-nya cuma ya ringan banget sih cuma satu ini doang guys. M uniknya gitu loh istilahnya ya. Rp400.000 Rp.000. Kira-kira worth it atau enggak menurut kalian nih? Coba eh edisi Nerds welcome to mega unboxing ya episode 24 bindotch. Oh oke. Ada 1 2 3 4 5 6 aksesoris dari ISR ya. Ada case, ada powerbank, ada holder, dan ada charger. Kita unboxing aja langsung semua. Pom. Nah, ini dia aksesoris-aksesorisnya. Kita mulai dari casing dulu aja ya. Jadi kalau kalian pengen case yang transparan polos, ISR itu ada dengan teknologi Halo locknya. Ini namanya Proase Protection Set. Dia itu udah include sama screen protector satu paket ya. Dan dia ada tiga pilihan warna juga. Ada warna hitam, ada warna biru. Yang mana yang kita dapat ini yang transparan. Ee sori transparan aja. Dan untuk tombol-tombolnya ini juga dia bisa dicustom tuh kayaknya agak beda gitu ya. Nah, jadi tombolnya juga bisa diganti-ganti nih, Guys, kalau kalian pengen tuker yang mana sekarang ini agak lucu sih. Dia kayak transparan tapi yang matte gitu ya. Jadi enak tombolnya di tangan ya. Sama di volume button-nya juga. Dan ini kalau kalian pengen tukar jadi warna stabilo gitu ya. Nice, cakep. Nah, itu case yang pertama. Case yang kedua gua juga penasaran ini nih. Jadi ini juga kurang lebih sama ya, transparan juga tapi dia itu ada kamera guard plus bisa jadi stand juga nih kameranya nih. Tuh, ada congkelannya di samping ya. Nah, jadi bisa jadi stand. Plus dia juga udah ada si kamera control sensornya ya. Sensor ya, bukan tombol ya. Oke, ini untuk 16 Pro Max tuh ya. Clean banget ya. Dan ya ada pelindung di kamera. Gua tuh suka kalau pelindung kameranya tuh enggak nutupin kameranya gitu. Oh, terus ada kliknya juga. W nice, nice. Jadi kalau kalian pengen pakai buat vertikal itu sebenarnya bisa ya kayak gini ya atau ya horizontal gitu tidur nonton gitu. Sip. Nah, sekalian kita pakai case, ada juga beberapa aksesoris make safe lainnya. Kita mulai dari yang paling sering kita bahas yaitu power bank ya. Ini adalah powerbank ISR yang ada C to compatibel-nya kapasitas 10.000 mAh. Cuma yang gua suka sebenarnya gua udah pernah punya powerbank ini. Kita sering pakai di studio Bine. Kalau kalian noti kita sering ada konten yang nunjukin kalau HP ini kompatibel sama C2. Caranya gimana? Karena dia itu ada layarnya tuh ya. Kita tinggal tempel nih. Nah, guys. Jadi kalau kalian lihat tuh dia ada tulisan C2-nya ya. Jadi artinya iPhone 16 series itu kompatibel sama C2 yang bisa ngecas sampai berapa 15 watt gitu tu. Dan ya ini bisa dipakai buat cp-HP lain juga. Makanya kita suka e koleksi ini di studio eh koleksi di studio gua mau satu. Di studio juga udah satu. Jadi just in case kita bisa pakai juga buat syuting di home studio nanti yang baru makanya stay tune. Nah, dia juga ada stand. Jadi kalau kalian pengin pakai sambil jadi stand tambahan itu juga bisa ya, bisa horizontal vertikal juga. Dan dia ada port USB type C yang bisa ngecas juga sampai 27 wat kalau kita cek secara spek-nya 9 volt 3 amp. Jadi bentuknya juga not very bulky key. Cuma memang agak gede karena ada tonjolan di bagian ininya aja nih untuk nangkap si standnya. Cakep sih bentuknya. Dan yang paling killer ya tadi si ee layar untuk display C2 compatible-nya. Siap, kita lanjut ke ini. Masih ada dua Max Safe. Nah, ini yang menarik nih ya. Jadi dia itu ada semacam dompet yang mana namanya ini adalah Halolock Geow Wallet Stand ya. Jadi Geowallet Stand ini dia itu ada fitur Apple find my-nya. Yes. Jadi kalau kalian yang tahu ya dengan fitur Apple Find My yang kayak ada di airteag bisa tracking ya barang-barang tracking kalau gua bisa taruh di koper, taruh di tas, taruh di dompet ya sama. Nah, di sini dia udah integrated ada di dalam si dompetnya sendiri gitu ya. Dan dompetnya sendiri ini keren banget ya. Kulit ya, warna kulitnya ini kayak apa sih? Terra gitu ya. Dan bisa jadi stand juga. Jadi kalau kalian pakai ya, ditaruh di belakang itu bisa dipakai sebagai kayak gini atau kalau kalian pengin pakai buat nonton-nonton gitu ya. Nah, ini juga bisa dipakai gitu. Oh, kita masih bisa taruh jari gitu, Guys. Tuh, ditaruh jari ya. Nah, sendiri ngeklaim ini bisa sampai tiga kartu, ya. Jadi kalau kalian mungkin kartunya enggak terlalu tebal-tebal, harusnya aman-aman aja sih. Cuma ini emang rada tight gua bilang. Terus di bagian dalamnya kita bisa lihat nih. Oh, ini enggak ada apa-apa lagi. Nah, kayaknya modul si Apple M-nya itu ada di sini karena dia ada tombol power-nya nih. Nah, itu kan ciri khas suaranya si e airteag gitu kan. Kalau kalian tekan dia ada bunyinya sama ini juga rechargechable ya. Jadi bisa dicharge ulang menggunakan ini yang 3 pin untuk magnetnya. Jadi airteag-nya itu kalau biasa kan airteag kan mesti ganti baterai. Nah, ini kita bisa ngecas ulang kayaknya. Kabelnya ada di sini ya, di dalam boxnya. Nah, untuk Maxve juga ada holder yang gua sering banget bahas berbagai jenis ya. Tapi ini bisa dibilang kayaknya yang paling solid yang pernah gua pegang ya. Jadi dia punya head ini kuat banget. Biasanya kalau yang ada di pasaran, terutama yang terbuat dari plastik ya. Dia itu kalau kalian HP-nya kayak gua yang Pro Max atau kadang gua pakai buat si HP ZF atau tablet gitu ya, ini enggak kuat. Nah, kalau yang ini gua yakin ini bakalan kuat banget ya. Tuh digoyang-goyangin ya. Tuh digini-giniin tuh kuat dia bertahan kayak gini tuh. Biasa kan di pesawat agak goyang-goyang gitu ya. Nah, ini kuat coy. Nah, dia tuh cara pakainya kalian jepit di meja ya. Terus ya kalian bisa pakai ini buat ya jadi stand gitu. Jadi dia bisa rotating ya untuk kepalanya ya. Jadi kalian bisa berbagai posisi yang kalian suka. Bisa vertikal ini juga bisa horizontal juga bisa. Oke, itu dia. Wah, magnetnya coy, kuat banget. Sip. Nah, satu lagi terakhir ini ada charger 3 inone wireless ya. Kalau kalian yang sering travel dapat sepaket, dapat pouch-nya juga. Isinya kayak gini nih. Tuh, dapat charger, dapat kabel, sama dapat ini pad-nya. Nah, padnya sendiri keren karena dia three inin one gitu ya. Jadi three inin one-nya huh bentuknya slim banget sebenarnya ya. Terus bisa dibuka. Nah, terus kalian bisa lihat di belakang ada charger juga nih. Jadi, bisa dipakai buat AirPods, terus juga bisa dipakai buat Apple Watch gitu ya. Tapi Apple Watch-nya sendiri memang dia terpisah nih bentuknya di sini. Jadi dia ada modul terpisahnya yang mana kita harus colok gitu ya. Coloknya bisa depan bisa belakang. Tuh, kalau dicolok bentuknya kurang lebih bakalan kayak gini. Jadi app-nya ditaruh di sini. Oh, sori harusnya di sini sih, ke dalam gitu. Karena dia ada dudukannya nih. Tuh, ada gambar poch-nya ya. Jadi, ya itu sih bisa dipakai lengkap ya dalam satu pouch. Nah, Apple Watch-nya tadi ternyata dia terpisah. Tapi kita bisa masukin ke dalam, Guys. Ya, ba dimasukin ke dalam juga. Wih, super clean. Tinggal kabelnya aja sih ini. Tuh, kabelnya juga bisa sih. Masih muat ditaruh di sini. Atau bisa cari kabel yang lebih pendek disimpan di sono. Ya, itu dia ya. Kita tinggal simpan poch masukin ke dalam backpack, ke dalam koper, ke dalam tas. Udah deh aman. charging kalian cukup dalam satu pouch aja. Nah, buat harga-harganya gua taruh aja di sini. Secara value for money sih menurut gua ISR punya e reputasi yang oke. Jadi kalau kalian yang emang lagi aksesoris yang e brandnya oke, kualitasnya juga bagus, dan harganya juga masih bersahabat, ya ini bisa jadi pilihan yang menarik. Oh, dari brand Transnoovo ada 1 2 3 4 5 ya. Jadi ada aksesoris buat Nintendo Switch 2 yang mana ini dari brand baru nih, Transnovo. Gua baru dengar, tapi setelah gua cek ternyata mereka cukup banyak memang bikin aksesoris-aksesoris buat Nintendo Switch dari yang versi e pertama sampai yang sekarang. Oke, jadi ini dia untuk isinya. Yang pertama kita lihat ada ini dia switch e doc bukan doc sih, ini charger buat Joycon. Jadi kalian bisa ngecas empat buah Joycon sekaligus. Terus ada RGB-nya, coy. Gua sih cuma punya dua Joycon, ya. Jadi, gua cuma kepakai dua. Cuma nanti kalau memang kita mau beli lagi, ya ini bisa jadi tempat ngecasnya. Terus, oh di tengahnya ada tempat buat taruh kaset-kaset ya. Just in case kalau kalian enggak ada tempat ya bisa dicelipin di sana-catridge dari Nintendo Switch. Kedua ada ini nih case buat Joycon ya. Jadi sebenarnya menurut gua sih Joycon 2 yang Nintendo Switch 2 tuh udah enak di tangan. Tapi kalau kalian butuh grip yang lebih nyaman ya, ergonomic yang lebih oke, bisa pakai ini ya. Ini yang transparan. Kalau enggak salah ada yang warna hitam juga dia. Tapi lucu-lucu sih bentuknya ya. Dan ini untuk tombol triggernya jadi lebih gampang untuk diakses gitu. Lanjut yang ketiga ada setir. Nah, buat yang demen main Mario Kart ya. Nah, ini lucu juga nih. Jadi kita bisa pakai yang tilt control-nya. Tangan kita kayak lagi nyetir terus bisa pencet nih untuk senjata. Ini mungkin lebih cocok buat anak-anak kali ya. Jadi biar anak-anak lebih gampang gitu ya. Karena tombolnya juga jadi lumayan gede dan buat ya buat orang dewasa juga bisa sih ini harusnya. Dan ini tiap setnya dapat dua langsung ya. Jadi kalian cukup beli satu aja. Gua tadi pikir cuma satu tuh isinya. Nah, yang menarik ini kalau kalian buat yang suka setup-setup rapi gitu ya. Nah, dia ada wall mount juga yang mana ini dapat semua sampai baut-baut sampai ke water pass-nya gitu. Jadi kalian bisa tempel ini di dinding ya, udah ada lubang-lubangnya. Di depannya ada tempat buat taruh kaset ya, ada 1 2 3 4 5 ya. Terus di samping-sampingnya juga ada semacam e kayak holder dikaitin gitu buat ke Joycon juga dengan tali-talinya. Jadi tali yang biasa kita buat hold apa sih namanya tuh ya? Itulah itu enggak bakal hilang karena kalau gua sebelumnya gua bingung gua selalu taruh di mana gitu. Kalau ini kita bisa cantolin aja di sampingnya gitu. Terakhir di bagian bawah ini ada tambahan ya add on-nya gitu ya. Kayak diselipin di bagian oh sininya nih ya dimasukin. Nah ini bisa jadi buat holder si Pro controllernya lengkap semua satu set di sini dan ya ada brandingnya juga Transo di depan. Kenapa masih bisa ada brandingnya semua? Oke, terakhir untuk caring case ini gua ngerasa bentuknya agak sedikit lebih gede ya, dibandingin yang gua kemarin pernah recomend. Gua rasa cocok kalau kalian mungkin perlu bawa charger segala macamnya ya. Dan gua kemarin sempat lihat juga dia itu ada yang versi full set. Full set itu kalian dapat kayak screen protektor, dapat analog protektornya, terus dapat ada beberapa aksesoris lagi gitu. Nanti gua coba cek aja, gua kasih kalian lihat. Dan di dalamnya sendiri ya ini ada kayak semacam holder buat kaset-kasetnya lagi. Ada dua biji ya. Jadi berapa tuh? 1 2 3 4 5 6 * 4 ada 24 ya dan di bagian ini juga dia tuh halus ya jadi kalian bisa ngelindungin layar juga yang mana gak bikin lecet gitu-gitu. Kalau yang lain tuh gua punya biasa yang kain biasa ini kainnya kain microfiber gitu ya. Oke jadi itu dia untuk case-nya. Kalau kalian beli sih gua rasa rekomen beli langsung yang versi lengkap aja karena aksesorisnya banyak banget dapat stand juga. Check them out Transnovo nanti gua taruh linknya di bawah satu-satu sama yang case-nya ini. Terutama yang full setnya gua rekomend. Alright, seperti yang gua bilang kemarin-kemarin, Nintendo Switch 2 itu tuh belum ada third party doc-nya. Sampai akhirnya ini dia yang nongol pertama bisa dibilang ya dari brand namanya adalah mana nama brandnya? Ada. Kalau di website-nya namanya Anteng. A n t a n. Cuma memang kayaknya ini ya gitulah, Guys. Di China ya banyak. Oi oiim. Jadi ini yang bisa dibilang pertama nih, third party brand pertama yang legit ngejual switch to doc. Terus banyak yang udah review juga di luar negeri. Legit bisa katanya. Cuma ada beberapa versi-versi awal yang mesti update firmware sama gua sendiri sebenarnya udah ketemu satu e kabel yang bisa juga jadi doc untuk Nintendo Switch 2. Cuma gua belum mau share karena masih gua testing ya dan so far sih aman sebenarnya. Jadi nanti gua juga taruh linknya aja di bawah kalau memang itu udah oke. Cuma kita buka dulu aja yang ini ya. Ya, kalau kalian bisa lihat di gambar ini bentuknya sebenarnya kecil banget ya. Dan Nintendo Switch sendiri kan emang serunya gitu ya kan namanya Switch. Dia itu bisa switch dari handeld ke doc atau ke konsol gitu. Makanya namanya switch itu. Mungkin buat kalian yang belum tahu sekarang jadi tahu. Nah, ini dia ya namanya S3 Max ya. Switch to doc. ada user manual-nya ya dan segala. Kita langsung lihat aja tapi ke bagian dalam karena ini cukup simpel ya, barangnya begini doang enggak dapat charger, enggak dapat kabel, enggak dapat apa-apa gitu. Jadi kalau kalian mau pakai charger bawaan Nintendo atau sebenarnya pakai charger e gun yang 65 watt aja itu udah bakalan oke. Jadi ya ini dia untuk bentuknya ya. Jadi warnanya juga udah ngikutin warnanya switch ya. Simpel banget ya. plastik-plastik doang dan ya ini bagian belakang ini ada port-portnya HDMI, USBC sama dua buah USBA yang mana salah satu kayaknya USB 3.0. Nah, di sini ada sebuah tombol yang mana ini bisa dipakai untuk switch mode. Ya, kita coba testing aja nih. Gua kasih kalian lihat ya untuk ee gimana, apakah bisa, apakah enggak. Gua sendiri bakalan pakai ini kan karena gua udah ada switch e doc-nya satu itu gua taruh di ruang e living room. Gua bisa taruh satu di kamar buat main sama anak, sama istri gitu ya. bisa langsung dicolokin aja, enggak usah pindah-pindahin. Karena sekarang gua mesti pindah-pindahin, ribet banget. Makanya dengan adanya doc ini udah enggak ada masalah tadi. Harganya juga cukup terjangkau. Ini gua dapatnya itu sekitar 30 ya. Jadi enggak nyampai Rp500.000 ya. Sama ongkos kiri mungkin sekitar Rp500.000. Jadi jauh jauh jauh lebih terjangkau dibandingin sama Doc Switch 2 yang asli yang mana harganya kalau enggak salah tuh 150 US dar atau sekitar 2 juta lebih ya. Jadi hampir lima kali lipatnya. Jadi, kalian bisa beli lima biji doc ini dan taruh aja di semua rumah kalian yang ada TV-nya ya. Dan kalian bisa main gitu di mana aja. Kalau mau pindah dari sini ke situ, tinggal cabut switch-nya bawa ke sana. Ini adalah produk dari DB Brand yang dibuat untuk Switch 2. Mungkin kalian kalau yang ngikutin pada tahu dan ini sempat kasus sebenarnya ya. Tapi ini teman kita Evan yang kemarin sempat ngirimin tas juga. Dia preorder dan dia pengen gua cobain dulu dan ya, fingers cross bakalan aman. Oh, dia cuma seginiin aja. Wah, wah. Dapat stiker juga. Itu dia untuk isinya. Jadi kalau teman-teman tahu di brand adalah ya ini brand yang ngebikin skin buat HP ya. Buat HP, buat e konsol. Steamback juga ada. ini buat switch dan dia pre-order namanya adalah kill switch ya, kill switch case. Jadi dia itu memang kayak CD dibrand ini bikin case-case yang ya kalau enggak salah mulai awalnya memang namanya kill switch gitu. Sekarang udah ada beberapa juga buat PS5, buat Steam Deck juga ada beberapa buat yang lainnya ya bisa dilihat ya keren banget secara bentuk overall-nya dikasih siluetnya gitu ya. Di boksnya ini ada tambahannya juga. Terus tuh di bagian samping ada kode-kode yang mungkin bisa kalian silakan decode ya. Silakan ditulis di kolom komen. Dan ya ini dia untuk nama itemnya. Kill Switch Nintendo Switch 2 Travel Kit. Nah, ini dia ya di brand.com/how. Don't screw this up. Oke, jadi wah jadi kita dapat full case ya buat Nintendo Switch 2 belakang sampai ke bagian depannya juga. Dan ini ada semacam covernya luarnya. Jadi kalau kalian buat ini dimasukin ke dalam tas itu bakalan aman-aman aja. Dan ini kayak ada semacam lanyard apa hook-nya gitu ya talinya gitu yang buat ngencengin dan buat keluarinnya gini doang. Uh simpel banget. Nah, di dalamnya ada tempat buat case 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ya. Case case buat si kaset atau catridge-katridge-nya. Nah, case-nya sih yang menarik ini nih, Guys. Karena dia punya grip nih terpisah ya. Itu yang gua bilang kemarin di video aksesoris-nya e Nintendo Switch 2 yang mana case yang terbaik itu harusnya bisa ini nih terpisah nih sama si ee bodinya. Karena kan joy-nya kita pakai terpisah gitu kalau bisa kan. Dan ini gripnya juga kayaknya enak banget nih. Tuh, tuh ada samping-sampingnya lagi juga nih. Dan kita lihat lagi di bawah ini ada beberapa tambahan ya. kayak si buat kick stand-nya ini dapat tambahan juga. Terus ada ini yang kecil. Oh, ini dapat analog ee protektor. Bukan protektor untuk ngegedein juga sih ya secara gripnya ya. Jadi buat kalian yang tangannya gede-gede bisa pakai ini biar analog joycon-nya lebih enak mungkin ya, lebih griepy. Dan yang terakhir ini dia yang menarik nih yang gua cukup penasaran yaitu dia itu semacam extension buat doc bawaan dari Nintendo Switch 2. Karena kan kalau kalian pakai in case kemungkinan besar dia enggak bakal bisa masuk ke doc bawaan lagi. Nah, dengan pakai ini dia jadi bisa. Sekarang gua cobain dulu aja untuk case-nya ya. Karena emang ada kasus, Guys. Kasus di mana case-nya itu tuh bermasalah. yang mana katanya di brand bakal ganti katanya kalau memang ini bermasalah. Nah, ini dia guys setelah dipasang ya. Jadi problemnya adalah katanya karena dia itu e ada gap-nya ini tipis banget alias ee rapat gitu ya. Yang mana katanya kalau kita ngangkat Nintendo Switch-nya pakai satu tangan. Kita coba sama-sama ya. Apakah dia akan bertahan? 1 2 3. Oke, dia bertahan. Tapi jujur gua agak ngeri eh agak keluar gitu dia. Yang kanan amanlah bisa dibilang gitu ya. Coba kita lihat yang kiri ya. Oke, kita buka. Nah, aman sih. Aman tapi emang agak ee gitulah. Agak ngeri gitu ya. Karena dia kan agak ngebuka gitu. Yang kanan lebih parah sih tadi. Tuh, yang kanan tuh udah hampir jatuh nih. Tuh. Jadi kemungkinan besar memang ada problem itu yang mana memang ini terlalu rapat nih kayaknya nih di bagian samping ini ya. Harusnya dia kasih sedikit gap gitu loh buat si Joycon-nya itu bisa masuk. E dan ya ini tuh kalau dipegang tuh dia kayak gitu, Guys. Ya, tapi sebenarnya oke sih. Masih okelah gua lihat di Redit sih ya banyak yang parah, banyak yang cuma diangkat aja tuh udah jatuh ya. Tapi ini sebenarnya agak tuh harusnya tuh rapat dia tuh posisinya ya. Jadi dia jadinya jatuh gitu. Mungkin solusinya kalau kita cuma pakai si e gripnya aja di samping ya. Wah, ini jadi enak banget tendu switch-nya. Apakah dia akan sama kasusnya? Kita coba angkat. Oh iya, tetap sama. Jadi kayaknya tuh memang si karet ujungnya ini juga beradu nih sama bagian belakangnya gitu. Karena rapat banget. Jadi waktu diangkat tuh dia kayak tuh kalau diangkat satu tangan dia kayak gitu. Harusnya aslinya kalau gua copot nih ya, kalau switch 2 kita pegang samping tuh ada sih cuma sedikit gitu kan enggak separah tadi enggak ngedorong kayak tadi gitu. Cuma ya ini masih dalam kategori yang oke lah harusnya enggak enggak bakal sampai jatuh gripnya. Jadi lebih enak nih e mainnya bisa lebih lama karena menurut gua Nintendo Switch memang problemnya itu di ergonomicnya. Dengan pakai ini kalian juga bisa pakai case-nya. Kita tutup. Nah, ada kaitan ininya juga. Wih, ini build quality-nya solid banget sih. Tuh, jadi kayak gini tuh. Switch kalian bisa aman. Layarnya, controller joycon analognya di dalam semua aman. Dan lubang USBC-nya juga tetap kebuka. Ya wajar sih ini mahal emang bagus gitu ya. Dan ya paling kendala sedikit aja di sana yang menurut gua sih ya ternyata tidak semajor itu ya. Jadi aman-aman aja selama kalian main pakai dua tangan pegangnya kayak gini ini bakalan aman-amannya sih. Intinya sih sebenarnya kalau kita enggak pakai bodinya kita bisa langsung slidein aja sih si Nintendo Switch-nya. Cuma kalau kayak gini tuh dia jadinya kayak nempel di depan dan di bagian bawahnya nih itu ada port USBC-nya yang nempel ke doc lamanya. Itu aja untuk harganya ya. Kalian bisa lihat di di brand punya website. Yang mahal sebenarnya kirimnya ya, ongkos kirim sama pajaknya. Kayaknya ada juga yang udah jual di Indonesia. Harganya lumayan bisa sejutaan lebih. Dan gua sendiri sebenarnya gua nunggu yang dari JSox namanya JSox Split Case. Itu juga kurang lebih mirip kayak gini ya gripnya kayak gini bisa dipisah juga dari bodinya. Cuma itu katanya masih e PO masih nunggu sampai bulan depan katanya baru masuk ke Indonesia. Jadi dia ditunggu aja kalau kalian pengin nyari alternatif yang enggak kalah enak. Cuma memang dia enggak ada eh ini ada juga deh depannya cuma depannya enggak ada tempat buat taruh gini cuma buat tutupin aja gitu. Lanjut cloter kedua ada 1 2 3 4 box lagi. Nata paling gede. Paling gede. Siap. Enggak ada nama, enggak ada label. Uh, guys, ada barang-barang dari KIP. 1 2 3 4. Eh, ada cukte juga. Oke, Guys. Jadi, udah dibuka semua. Dan mungkin kalau kalian semua noti ya, setiap kali Mega unboxing kayaknya selalu ada barang-barang dari KIP. Dan jujur memang gua salah satu yang e bisa dibilang nge-fans juga lah sama produk-produknya Kip karena mereka tuh inovatif banget ya buat sebuah brand lokal. Walaupun balik lagi ya namanya brand barang-barang elektronik ya buatannya kan dari China. Tapi mereka brand lokal yang bisa gua bilang inovasinya terus-menerus ya. Banyak banget produk-produk gaji-gadget unik, gaji-gadget baru. Dan gua sendiri jujur gua suka walau gua juga enggak bias ya. Beberapa aksesoris mereka itu memang kualitasnya bukan yang terbaik ya karena memang harganya juga cukup terjangkau gitu. Jadi ya ada yang dikorbankan gitu. Contohnya waktu gua e bahas powerbank. Dulu tuh gua pakai powerbank Maxift-nya KIP yang mana ee berapa bulan rusak ya, gua klaim garansi e dikirimin lagi. Gua klaim 1 tahun bisa dua kali garansinya dan gua mention itu ke kalian. Cuma sekarang Kip juga salah satunya dia punya brand Cuktech yang sebenarnya itu kayak lebih premium ya secara build quality gua ngerasa juga e lebih bagus dan harganya juga mungkin sedikit lebih mahal. Nah, contohnya ini dia ada powerbank ya 10.000 mAh nih Cuktek yang mana dia itu ada kabel USB type C-nya. Nah, ini gua tuh pernah request dulu ya, kalau enggak salah di video ed kalau enggak salah gua request kalau ada enggak sih powerbank yang bisa Max sekaligus bisa kabel USBC dan ini terjadi nih akhirnya di sini gitu ya. Ternyata dia bikin yang ada kabelnya. Cuma memang problemnya menurut gua kalau kayak gini tuh dia kabelnya jadi nongol gitu ya. Andai aja kabelnya bisa di dalam gitu kan ya. Buat ee apa namanya? Penemuan berikutnya ya. Semoga dibikin. Nah, ini KP R.000 cukup slim ya secara desainnya. Warnanya ini kebiruan. Enggak tahu kelihatan enggak di kamera ya. Kayak soft blue ya. Jadi kayak bas Indotch ya. Enggak tahu nih di kamera kayak agak putih cuma birunya emang biru tipis banget. Ada wireless charging. Dan untuk USBC-nya outputnya sampai 22,5 wat ya tertulis di sini ya 22,5. Dan untuk inputnya sendiri ngecasnya itu bisa di 20 wat jadi dia bisa wireless charging. Kalau kalian nempelin power bank yang Max saf ya misalnya ini gua contohin ke iPhone, dia kan akan langsung ngidupin si wireless charging-nya. Nih wireless charging-nya nyala. Cuma cara kita matiinya adalah kita kan bisa lihat di bagian samping dia ada indikator sih. Biasa di power banknya tuh ada kayak indikatornya gitu ya. Kalau dia itu ngidupin si wireless chargingnya. Nah, kita tinggal tekan aja tombol power-nya sampai mati. Oh, enggak bisa gua. Enggak bisa. Oh, coba kita colok langsung. Oh, ini udah canggih. Biasanya kalau powerbank yang dia itu enggak ada kabel, ya, kita mesti colok kabel. Kita mesti matiin dulu. Kalau ini kita cukup nyolokin kabelnya aja. Ini misalnya kita copot nih ya posisinya ya. Jadi kalau kita tempel dia kan akan ngidupin si wireless charging-nya. Nih, ini ada indikatornya juga nih. Wireless charging-nya ada bullet tnya tuh yang warna biru. Nah, sekarang kalau kita colok indikator wireless charging-nya langsung mati dan baterainya ngecas pakai kabel yang mana pakai kabel lebih cepat. Walaupun sayangnya tadi dia cuma 22,5 wat enggak nyampai batas maksimal si iPhone-nya sendiri. iPhone ini bisa 30 watt sampai 35 watt kalau yang 16 Pro Max. Kalau yang 15 Pro Max itu di 30 wat. Sekarang kita lanjut. Nah, ini dia. Dia ada threein one wireless charging yang bentuknya compact banget. Dan ini tuh mungkin kalau kalian lihat di pasarannya ini lumayan banyak yang menggunakan desain kayak gini. Jadi, dia itu ada si wireless charger di depannya. Di bagian belakang kita bisa narik nih ya, ada si Apple Watch charging. Dan di bawahnya ini juga ada kalau kalian lihat ada logo si AirPods tuh kelihatan ya. Jadi kalian bisa ngecas tiga device sekaligus. Dan ini kalau kita lihat juga tadi ya, di bagian belakangnya ada tulisan to yang mana artinya ya udah bagus sebenarnya gitu, standarnya udah tinggi punya. Cuma waktu itu gua sempat cobain yang versi kotak ya e daripada si Kip dan waktu itu gua entah kenapa dia suka kayak mati hidup, mati hidup, mati hidup gitu berapa kali kayak gua colokin dengan charger USBC yang combine sama yang lain. Mungkin salah satu faktornya itu juga. Dan gua sempat akhirnya compare sama brand lain yang lebih premium harganya ya. Gua enggak perlu sebutin, mungkin kalian semua juga udah pada tahu. Akhirnya dia itu enggak kedip-kedip kayak gitu. Beda. Kalau kip tuh kayak entah kenapa pas kita ngecas Apple Watch waktu itu ya. Jadi dia suka hidup mati, hidup mati ya. Secara desain ini oke banget. Three inin one ya. Bisa dibawa travel slim banget juga boleh jadi pilihan. Ini 3 inone. Yang ini juga three in one lagi tapi bentuknya udah charger. Jadi kalian udah enggak perlu lagi bawa chargernya gitu karena udah ada di sini. Tr in one-nya apa? Pertama kalian itu ada kabel retractable. Baru aja gua kemarin masukin Gadget of Dem kan ya, yang retrack-retrack kayak gini itu asik banget. Jadi kalian gak usah repot bawa kabel. Dan ada ini nih yang kedua. Yes, Apple Watch Charger lagi. Nah, memang Apple Watch charger ini tuh kalau kalian buat pakai temporary ya enggak apa-apalah. Kalau buat travel kan sebentar-sebentar ya. Cuma kalau kalian mau pakai yang permanen ditaruh di samping tempat tidur kalian ya mungkin ini kadang suka kayak gitu tuh suka mati hidup mati hidup. Mungkin ada yang pernah ngalamin komen di bawah. Dan yang ketiga nih, dia ada dua buah port USB lagi. Jadi kalian bisa colokin ya tadi ya dengan maksimal output ini sampai 35 wat. Waktu itu gua pernah bahas juga dari brand lain yang sama ada kabel retractable-nya, terus dia ada display-nya juga. Dia itu bisa sampai 40 watt. Jadi ya mungkin beda-beda tipis lah ya. Tapi ini cukup menarik buat kalian yang pakai Apple device ya. Bisa ngecas banyak device sekaligus ya. Cuma ya gitu guys. Dia terbatasnya di 35 watt aja. Mungkin enggak cocok buat ngecas laptop gitu-gitu. Nah, ini dia power bank ya. Nah, ini yang baru. Kemarin gua sempat bahas di Gadget of the M ya. Power bank yang ada retractable cable-nya. Nah, ini yang versi barunya yang 10.000 mAh. Dan dia ada warnanya beberapa ya. Yang ini warna beggi. Jadi, cocok nih buat cewek-cewek ya. Ada juga warna biru yang kita pakai, ada juga warna hitam satu lagi. Ini oke banget 10.000 mAh. Cuma sayangnya dia outputnya cuma 22,5 watt ya. Entah kenapa banyak yang 22,5 ya. mungkin kayak buat Xiaomi gitu-gitu kayak mobil HPHP mobil lagi HP-HP Cina kayak rata-rata fast charging-nya tuh di 22,5 wat dibandingin kalau HP yang kayak Apple Samsung itu rata-rata di 18 sampai 25 watt. Favorit banget gua udah pakai yang versi 20.000 mAh di rumah kurang lebih 2 bulan terakhir gua sampai bawa pulang karena gua suka banget pakainya ya. Praktis banget enggak perlu bawa kabel lagi. Yang terakhir, nah ini yang gua sangat perlukan di rumah karena habis pindah rumah ternyata kurang colokannya ya. Nah, ternyata KIP juga bikin sekarang 6 inone multifunctional fast charger desktop dan ini ada 30 wat untuk port USB-nya. Nah, dia ada dua buah USB type C dan satu buah USB type A yang kita keletek dulu aja nih. Jadi dia glossy-glossy gitu ya. Ya, balik lagi 30 watt e cukup oke harusnya buat ngecas HP, ngecasin tablet gitu-gitu tapi buat laptop kayaknya kurang. Jadi bisa dipakai colokan yang ada di atasnya, switch-nya. Wah, enak nih. Model klik yang ada search protection-nya juga ya. Dan ini bisa sampai 2.500 watt max. Nah, colokannya udah colokan Eropa juga. Kabelnya ini kurang lebih sekitar kayaknya 1,5 mungkin ya kalau dilihat dari gulungannya. Gua udah cukup expert soal gulungan karena gua dari kemarin ngurusin kabel terus di rumah ya. Jadi kurang lebih ya itu sih. Oke, ini dia untuk harga-harganya. Kalian bisa cek ya. Mungkin secara harga ini masih dalam kategori yang terjangkau menurut gua untuk produk-produknya KIP. Tapi balik lagi tadi inovasinya yang gua appreciate ya. Oke, pas banget gua lagi setup studio kan di rumah ya dan gua itu memerlukan lighting. Yeay, dikirimin lighting. Walaupun ini agak kecil sih ya ini yang 40 watt ya. Jadi 40 watt rechargechable. W bisa dicas ulang CB light. Dan ini udah RGO frame rate-nya nambah ya 100 FPS. Nah, ada manual dapat pouch dan langsung ke lampunya. Uh, berat juga cuy. Nah. Uh, kecil banget. Kecil banget. Terus dapat ini ya kayak Oke, jadi dia bisa digabung sama si head-nya. Cuma head-nya kayaknya bukan pakai mounting bowen ya, yang standar kita pakai kayak di lighting kita gini ya. Oke, ini untuk kontrolnya di bagian belakang ada on off terus ada untuk setting-setting RGB ya. Kita coba hidupin aja nih. Oh, kita bisa. Oh, gitu noh. Tuh keterangannya tuh. Oh, kita bisa swipe untuk eh efek-efeknya ya. Paparazi. Wah, ada kayak foto-foto flash strope ya. Aduh, pusing langsung kepala. Ada yang party, ada yang TV, ada yang fireworks, yang lightning. Awas ya gak dimasukin sama editor sound effect-nya ya. Nah, jadi itu tadi kita bisa dim ya sampai kecil ya. Ada suara kipas juga sedikit mungkin kedengaran. Wah, silau banget coy. 40 watt doang padahal ya. Terus dia itu juga bisa dimounting ya. Ada mounting-nya gitu. Oh, ada port power delivery-nya juga nih. PD 65 watt atau bisa pakai DC 19 volt. DC 19 volt. Dapat enggak colokannya? Sayangnya tidak kita dapatkan, Guys, colokannya, ya. Jadi mungkin kita mesti cari alternatifnya gitu, ya. Tapi dapat pouch. So, ya at least bisa 4 PD 65 watt. Gua kurang yakin bisa buat ngecas atau bisa buat ngidupin ya. Tapi baterainya lumayan 3.400 mAh atau 50,3 wat hour. Jadi hitung-hitungannya adalah kalau dia max powernya 50 watt bisa hidup kurang lebih selama 1 jam pakai baterai doang. Cakep ya. Nah, kalau kalian pengin lebih soft ya bisa pakaiin si mounting-nya ini. Oke, tuh. Uh, terang banget coy. 1%-nya aja segini loh. Oke. Ch itu dia. Oh, Eco tuh langsung turunin ke satu. E bisa 1% apa 100%. Bedanya tipis ya. Thank you so much Ulanzi. Akan sangat bermanfaat di studio kita yang baru nanti di rumah ya. Ada RGB-nya lagi kan. Mantap. Ulanzi lagi. Wah, ada cloter kedua nih. Pengiriman dia ya. Oke, jadi ada ini dia carrying bag for DJI Osmo Pocket 3 yang bentuknya kayaknya mirip sama tas aslinya ya. Karena kan aslinya udah dapat tas gitu kan. Coba kita lihat ya. lah. Loh, isinya beda, Guys. Ternyata kotaknya doang dipakai. Oke, jadi yes, langsung aja. Yang pertama ada ini dia sebuah tripod, Guys. Ini, Guys, ya. Yang bentuknya kompact sekali kan, ya. Tripod tapi bisa buatnya make safe, ya. Jadi kalau kalian HP-nya support saave, Pep. Nah, gitu tuh. Jadi, bisa langsung jadi tripod yang sangat compact dan bisa kenapa namanya tripod? Karena dia kakinya juga tiga. Nah, gitu. Jadi bisa berdiri. Ya, buat kita kalau mau syuting-syuting. Buat kalian yang ini pun bisa digantungin mungkin di mana ya. Dan satu lagi nih ada aksesorisnya, ada lighting. Apakah ini bisa nempel di belakangnya? Wah, keren banget. Jadi ini Max safe-nya itu masih ada fiturnya ya, jadi enggak ketinggalan kali. Jadi kalian bisa nempelin ya macam-macam aksesoris lain. Mungkin kalau gua kemarin kan ada kayak monitor ya yang bisa ditempelin di Max Safe. Nah, di sini kita bisa ada lighting nih kalau kalian Oh. Oh, bisa begini, Guys. Oh my God. So cool. Tuh, jadi lighting-nya itu bisa diatur ke belakang. Misalnya kita lagi nge-vlog kayak gini, ya. Kita coba hidupin. Nah, lampunya hidup ya. Tuh, bisa atur warm atau cold-nya ya. Pakai yang switch ini. Tuh, dia berubah jadi kuning. Ini juga ada baterai di dalamnya. Sama yang keren lagi ternyata waktu gua cek adalah ini tuh juga bisa dipakai jadi semacam stand. Tuh, kalau kita lihat ya posisinya ya. Nah, guys, tuh keren sekali. Fungsinya banyak sekali kalau kalian bawa ini ya. Bisa jadi lighting ketika gelap ya. Bisa jadi senter juga dan bisa jadi phone stand ketika diperlukan. Dan Ulanjzi ini ya salah satu yang inovasinya juga gila banget terutama buat gear-gar kamera ya. Dia itu mereka tuh benar-benar ngasih value for money balik lagi dan inovasi. Inovasinya juga bagus-bagus banget. Jadi check out Ulanzi di Indonesia juga udah resmi ya. Oh ya, ini yang keren lagi nih. Lupa nih. Bisa dicantolin di tas. Cep gitu kalau dimasukin ke karabin. Jadi ada karabinernya. Harga-harganya ya kalian bisa lihat di sini cukup terjangkau tapi ya kualitasnya juga oke banget ya. Terbuat dari bahan metal. Ini juga ada baterainya bisa jadi font. Tadi fungsinya banyak. So, ya nanti gua juga taruh linknya seperti biasa udah ada di bawah. Kita lihat apakah isinya 1 du dam. Kita dapat kiriman dari UAG Global. Ada case baru buat Samsung Galaxy Z47 namanya UAG Mov. Nah, sama dia juga ada rilis ini dia sebuah magnetic wallet namanya Metropolis ya sesuai dengan case-nya mereka dan ada si standave namanya dual magnetic ring stand. Ini dia 1 2 dan 3 ya kita ngomongin dari case-nya dulu karena sedikit hal yang lucu ya. funny story is. Gua juga udah pakai case-nya kemarin kan di unboxing dan rekomendasi aksesoris yaitu UAG. Maaf tapi ya kebetulan ini gua juga dapat yang warna black ya dan yang ini adalah yang warna putihnya gitu. Jadi agak beda dikit ya cuma ya bedanya di bagian e si magnetnya aja di mana yang versi putih ya dia warnanya putih sama dia punya matte-nya juga agak terang nih ya transparannya enggak kayak ini yang agak lebih kegelap karena gua punya warna shadow blue, makanya gua pilihnya yang warna gelap aja. ya. Nah, yang warna terang mungkin lebih cocok juga buat yang varian-varian terang kayak terutama yang warna min tuh yang spesial online-nya. Nah, yang gua tertarik sebenarnya ini nih si magnetic standnya yang lucu banget ya bentuknya khas si UAG punya magnet ya dan dia ini bisa dibuka kayak gini terus bisa dipanjangin. Wah, ini keren banget. Ini keren banget sih kalau kita tempel guys dia nempel dan di belakangnya kayaknya bisa nempel lagi nih. Tuh, karena dia masih ada persis kan kayak gitu kan ya. Coba kita tempel ya. Waduh, nempel nih. Jadi double. Dan yang walletnya sendiri ini juga bisa dibuka ya. Jadi dia ada tempat kartu di bagian atasnya nih. Terus di bagian dalam dia ada kartu lagi nih. Lumayan banyak yang mana juga udah RFID save. Jadi kalau kalian mau coba nih masukin beberapa kartu bisa. Sekaligus ini juga bisa jadi stand on its own ya. Tuh kalau kalian mau standinggi juga bisa. Mantap nih kalau buat nonton ya. Tuh, pas banget sama apa lekukan kameranya tuh, case-nya tuh. Gila, ini satisfying banget nih. Coba kelihatan enggak ya? Ya, tuh. Wah, perfect fit gitu. Jadi kalau kita muter dia enggak kena, Guys. Gila, ini emang benar-benar presisi banget diukurnya. Sama ya kalau kita lihat di dalamnya ini juga ada bukaan botol ya. Jadi bisa buka botol ya yang ee buka botol-botol minuman gitu kan. Coca-Cola apa badak mungkin ya. Jadi silakan dicek. Gila, ini keren banget sih. Mantap banget. Inovasi sekali lagi ya, gadget itu masih aksesorisnya masih keren-keren banget inovasinya. Jadi itu tadi guys untuk yang cloer kedua yang UAG. Kalian bisa lihat aja harganya. Kalau UAG ya memang sangat premium dan sesuailah sama sultan gitu kan yang pakai HP-nya gitu kan. Masa HP elite aksesoris sulit. Cuter terakhir cuma ada dua box doang tapi yang gede nih ya. Ini yang menarik nih, ada dari JBL. Tapi nanti kita buka terakhir aja ya. Kita save the best for the last. Sekarang kita buka yang kecil dulu. Ini ada jajanan gua yang mana kalian juga pasti pengen tahu nih apa. Nah, yap. Ada sebuah tas slingbag yang super mini dari Tomtk ini terbaru namanya Tomt Aviator. Kodenya ini nih T37S. Jadi ini vertical slingback yang mana biasanya kan kita itu banyakan rata-rata slingback tuh horizontal ya yang ceper memanjang. Nah, ini tuh Tomtok kayak baru pertama kali ngerilis kayaknya yang versi kayak gini. Sebenarnya bisa dibilang kayak mungkin jadul-jadul gitu ya tas-tas zaman dulu. E itu rata-rata slingbacknya tuh kayak gini dan gua tertarik banget untuk nyobain karena banyak yang bilang review-nya ini pada bagus-bagus juga. Terus yang kedua juga enggak kalah penting harganya bisa dibilang terjangkau. Dan banyak dari kalian pada komplain ya kalau kita bikin tasnya tuh Bellroy air itu kan sejuta ke atas semua. Nah, ini jauh di bawah Rp1 juta. Walaupun ada yang versi Xpack-nya itu lumayan dekat hampir R1 juta harganya. Cuma ini yang versi nylon biasa dan gua tertarik coba makanya gua beli untuk kita coba testing dulu. Pertama dari segi kapasitas ini tuh cukup kecil ya sekitar 1 literan aja kalau enggak salah gitu. Nah, ini memang lebih kecil lagi dibandingin waktu itu kita bikin kan edisi minimalis edition yang mana gua pakai waktu itu Bellroy yang versi kecil 2,5 L. Nah, ini lebih kecil lagi, Guys. 1,3 L, Guys. Jadi, benar-benar kecil. Tapi sebenarnya organization-nya menarik banget nih. Kalau kita lihat, ya, di bagian dalam. Oke, kita dapat strapnya. Ini ada beberapa kantong-kantong yang kayak pakai elastis-elastis gitu ya, yang transparan. Jadi, kita bisa lihat tembus ke dalam. Ada kantong lagi juga di belakangnya. Dan kalau kita cek material promosinya sendiri, dia itu banyak pakai ini buat travel. Jadi, bisa masukin paspor, tiket gitu-gitu, dompet. Banyak banget nih kantongnya. Ada kantong ziper juga di bagian depannya, terus di depannya lagi ada kantong lagi gitu ya. Ada buat keyish ya. Dan ini bahannya juga metal. Dan ada kantong lagi tuh di depan. Jadi lumayan banyak ya. Ini kantongnya kecil doang sih. Ee buat isi-isi mungkin kayak Airpods gitu-gitu juga bisa. Yang lucu di belakang nih ada kantong juga yang mana kantongnya memang enggak ada ziper sih sayangnya ya. Itu doang sih keluhan gua. Cuma tetap menurut gua secara desain ini oke banget. Oh iya satu lagi nih keren banget. Ada fitur security-nya bisa digembok guys. Tas kecil ini digembok ya. Tasnya aja dibawa kabur gitu kan. Dan nanti kita akan testing ya pastinya. Dan ditunggu video edisi edisi yang lebih terjangkau dan lebih minimalis lagi ya kali ya. Oke, terakhir dari JBL ya. Kalau kalian bisa baca tour tour ini adalah seri yang mana bisa dibilang seri flagship-nya JBL ya. Kemarin kan ada flagship TWS-nya yang ada layarnya itu juga JBL Tour. Nah, yang ini mereka ngerilis versi headphone. Kita dikasih dua box nih ya. Nah, satu box ini. Yang kedua adalah box headphone-nya. Nah, tuh nice banget ya. Kayaknya JBL tuh yang bagian flagship tuh ngutamain desain sama juga ngutamain ya suara pastinya gitu. Karena udah ada semua nih ya. Bisa Aura CAS, bisa zoom certified, ada highest audio wireless juga ya. Highrest audio baterainya 70 jam. Nah, ada smart transmitter-nya nih kayaknya ya yang ada layarnya. Superior calls ya. Ada mikrofonnya kali 4, lossless audio, spatial audio, dan true ANC 2.0. Yes, itu dia namanya adalah Tour 1 M3. Nah, kalau kita lihat di samping dia nunjukin ya. Pertama ini fitur settingan si ANC-nya ada INC, ada ambient kayaknya ya, sama ada buat transparency. Kemudian ada smart audio transmitter juga. Jadi dia itu ada transmitter. Mungkin kalau kalian yang kayak travel ya di pesawat, transmitternya bisa dicolokin ke di pesawat atau ke monitor yang ada di pesawat ya. Jadi kita enggak usah bawa transmitter terpisah lagi satu paket. Dan ini dia nih yang menarik ya. Dia bisa connect ke beberapa dan masih ada audio cable-nya masih ada 3,5 mm ya kalau dilihat ya. Oh enggak. Jadi dia udah USB type C ya. My bad. Jadi dia udah USB type C yang nanti kita coba lihat aja. bisa connect ke multiple device, bisa via USBC, bisa via 3,5 mm, atau bisa via USBA menggunakan adapter ke USB type C-nya dengan Bluetooth-nya udah 5.3. Nah, di belakang masih ada lagi, Guys, fiturnya. Jadi, pertama ada Persify 3.0. Ini mungkin fitur dari si JBL-nya, ya. Terus dia juga udah multioint connection ya, jadi bisa connect ke beberapa device sekaligus. Ada Google Fast pairing, jadi kalau kalian pakai HP Android bisa langsung cepat pairing. LC ya, jadi kodexnya udah LC, ada soy ini baterainya. Kalau ANC dia 40 jam. Kalau ANC off dia 70 jam dan ada fast charging 5 menit charging bisa 5 jam, bisa dilipat juga USB type C dan dapat case-nya. Oke, nice. Nah, coba kita lihat. Wah, ini dia nih siluetnya ya. Tuh, gila keren banget. Kayak bisa dibolong-bolongin gitu kertasnya ini, Oke, kita buka yang ternyata lah. Kang. Astagfirullah. Oke, isinya e Oh, kabel-kabelnya doang yang ada. Mungkin isinya ada di dalam sini nih. Yap. Nah, ini dia JBL Tour. Nah, 1 du. Wah, muter-muter lagi gua. Oke, jadi ada tour The Future of Wireless audio ya, customized experience dan simless Convenience. Ada aplikasinya juga ya, JBL Beta. Terus yes. Nah, ini dia nih. First doesn't follow tagline-nya JBL Tour ini dan ada suratnya. Yap, JBL Tour 1 M3 Smart Transmitter TX. Ya, ini dia guys, kalian dapat headphone di dalam boknya. Wih, warnanya coklat cuy. Keren banget. Dan ada ini satu lagi. Oke, kita coba lihat ini apaan sih. Oke, ada kabel sama uh. Uh. Nah, jadi kita ada sih kabel e USBA ke USBC-nya eh C2C tapi ada adapternya juga ya di sini ya yang masih terbungkus sama kabel oh kabel USBC ke 3,5 mm nih ya. Jadi dapat dua-duanya. Kalian bisa via USBC ke C atau pakai kabel ini untuk dicolokin misalnya ke music player yang kalian punya. Oke, udah itu sih untuk boxnya. Sekarang kita ke Oh, enggak masih ada yang ini, Guys. Tadi, Guys. Sori. Nah, ini dia nih unit TX-nya ya. Smart TX dari JBL. Nah, kan. Iya, nih persis nih. Sama yang ada di case TWS-nya JBL Tour ya yang kita pernah bahas juga tuh ada brandingannya ya. Ada buat Lanyard, buat kabel, ada USBC juga. Oh, berarti ini mesti dicas juga, Guys. N ada dua USBC-nya. Jadi ini buat ngechas, ini buat transmitternya tadi. Jadi kalian bisa kekin ini ke Oh, jadi fungsi kabel ini adalah ya tadi gua bilang kalau kalian ke pesawat ya, kalian bisa colokin ini dan ini tinggal dikonein aja ke TV yang ada di pesawat atau di ya di manapun lah kalau kalian pengen konein langsung dengerin pakai headphone-nya. Nah, guys, ini dia untuk JBL Tour-nya tuh ada brandingannya ya. Case-nya premium banget nih ya. Warnanya juga keren banget nih warna yang lagi ngetren kan kayak iPhone kan ada warna si desert titanium-nya. Nah, di sini juga ada brandingannya ya, ada tali sama ada karabiner. Nice. Dan ini untuk case-nya pakai zipper. Nah, itu dia. Jadi, bukanya kayak gini. Nah, ini dia. Wow, warnanya desert titanium banget. Coba kita compare sama warna iPhone-nya ya. Nih ya untuk warnanya ya. Jadi pas banget. Kalau kalian pakai iPhone 16 Pro Max yang warna desert titanium, sip, kita langsung aja angkat, ya. Ini dia untuk headphone-nya. Ada sedikit e kertas cover-nya dan oke. Jadi bisa dilipat tadi posisinya ya. Pas disimpannya juga kayak gini. Jadi case-nya makanya cukup ramping dan pas dibuka hmm oke. Gede banget ya. Dan kalau kita cek di bagian control ini untuk yang earphone kanan ya. Ada tulisan ya di ear cup-nya right and left. Di bagian kanan ada port USBC, ada tombol. Ini mungkin untuk noise cancelling gitu-gitunya ya. Logonya A ini ya yang personalize audionya nih kayaknya personify. Terus ada switch. Wih, ada switch kayak atas bawah gitu ya. Oh, itu power on-nya. Kedengaran nih ada power on, power off-nya. Terus di bagian yang kiri ada volume up and down. Jadi setting-nya cukup e simpel sih bisa dibilang ya. Enggak terlalu banyak tombol-tombol lagi. Sisanya cuma mikrofon-mikrofon aja nih. Dan mikrofonnya lumayan gede-gede sih ya. Kita langsung aja cobain pakai ya. Kelihatannya sih empuk-empuk banget sih ini tuh gila empuk lebar banget. Oke. Aw gede sih ya. Lumayan lumayan gede. Dan buat kepala gua yang biasanya gua tuh perlu sampai ujung ini gua masih ada space nih. Tuh jadi enak. Clamping force-nya juga masih tergolong gak terlalu keras ya. Dan kita coba hidupin lagi tadi. Nah, ini yang power on. Oke, jadi to uh ambient aware-nya oke sih ya. Cukup cukup natural, cukup rasa kayak enggak pakai headphone walaupun gua ngerasa kayak suara gua ada agak agak sedikit mantul-mantul gitu. Oh, noise cancelling-nya deep. Ruangan ini udah cukup kedap sih. Oh, bisa ambient aware namanya untuk kita yang dengerin suara dari luar. Coba kita pairing ya. Oke, jadi dia setelah dikonnein ke aplikasinya si JBL Tour M3 Smart TX dan as you guys can see ada tiga mode settingan untuk ANC ya dari ANC ambient AR dan talk through yang mana ini nyambung ke bagian bawahnya yaitu si smart talk. Nah, fitur ini itu fungsinya ketika ada yang ngomong mode talk through-nya akan langsung aktif. yang mana kepakai. Ya memang kalau mode INC-nya aktif karena kita gak bisa dengar sekitar. Tapi yang gua aneh adalah pas mode ambience-nya aktif itu juga tetap ada transisi untuk aktif ke talk mode. Seperti yang kalian bisa lihat nih di aplikasinya. Kemudian ada personal sound amplification yang mana ini adalah settingan gede kecil buat ambient aware-nya ya. Jadi bisa gede kecilin dan balance kiri kanan. Lanjut ada mode smart audio and video di mana bedanya kalau audio dia itu fokus untuk dengerin lagu biar kualitasnya tinggi pakai format LDC dan yang video itu fokus biar videonya enggak delay. Aut playaypst juga ada karena udah ada sensor di dalam headphone-nya ya. Dan yang paling menarik selanjutnya adalah buat sian transmitternya. Di sini kalian bisa ngatur brightness layarnya ya. Ada wallpaper, shortcut, shortcut, dan aura cash yang mana adalah kunci utama dari si transmitternya JBL Tour M3 ini. Nah, fungsi Auracas ini adalah dia tuh bisa bikin kita ngedengerin audio dari device apapun yang dicolokin ke transmitter ini. Bisa via USB type C atau via 3,5 mm yang udah ada tadi ya di boknya. Misalnya PS5 itu dicolokin pakai USBC. Kalau yang 3,5 mm tuh contohnya bisa dicolok ke entertainment screen pesawat. Jadi kita bisa langsung dengerin di headphone ini. Balik lagi ke apps-nya yang banyak banget settingannya cuy ya. Ada fitur buat ngatur gesture. Ada mode silent now buat bikin silent bubble biar kita tidur nyenyak. Kemudian atur-atur audio kayak EQ, spatal sound, atur call microphone. Dan terakhir ada rileks modood buat dengarin suara-suara alam gitu ya kalau kalian pengen nyantai. Nah, JBL Tour One M3 Smart TX ini udah dijual resmi di Indonesia lewat retailer JBL. Kalau gua cek harga online-nya tuh di 6,75 jutaan yang mana emang masuk kelas premium ya. Dan harus gua bilang fitur yang dikasih emang banyak banget dan ini enggak dimiliki sama kompetitor terutama si Smart TX-nya. Soundwise ini masih khbl yang Vship jadi dengan bass bullet yang mana menarik buat dicoba. So, yes, itu tadi, Guys, buat penutup mega unboxing episode yang ke-24 ini. Terima kasih buat teman-teman yang udah nonton. Semoga videonya seru ya. Semoga snack-nya habis nih by the time end of this video juga. Jadi kalau kalian suka videonya, kasih tombol jempol ke atas. Jangan lupa juga subscribe ke Best Inot ya, biar kita bisa mega unboxing yang lebih seru lagi ke depannya. Dan jangan lupa juga e juga follow ke channel Basinotch yang lain. Ada Basindo Cars, e Instagram juga banyak. Jadi langsung aja dicek di sana. Itu aja. Nama gua Marvin. Thank you so much for watching. I'll see you guys on the next video. Ciao ciao ciao ciao. Ini menarik sih buat dibuat travel. Yeah.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















