Jungkat

Handheld Android Dua Layar Paling Gila! Onexplayer Sugar Review, Bisa Diubah-ubah! (YouTube Video)

  • 20/11/2025

Handheld Android sekarang makin rameai, tapi yang satu ini beda banget, Guys. Bayangin handheld dengan dua layer OLED, desain lipat unik dan performa tinggi pakai Snapdragon G3 generasi ketiga. Yes, ini dia OneX Player Sugar One handheld transformable yang bisa berubah bentuk sesuai cara kamu main. Sonic apa? Yuk, kita bahas Lego. [musik] Bentuk boknya sendiri udah kelihatan kayak premium nih. Ada gambar logo seperti permen dengan ada embel-embel Sugar in your pocket. Aku ambil yang varian RAM 16 GB dengan 512 GB storage. Di dalamnya ini terdapat unit OneX Player Sugar One, kabel USBC, kepala charger, serta lembar dokumen dan quick guide-nya. Begitu kamu lihat pertama kali, desainnya tuh sebenarnya kurang lebih seperti Nintendo DS yang terbuka. Yang bikin menarik, ini merupakan transformable handheld, Guys. Bisa kamu lipat jadi satu layar kayak console handheld biasa. Bisa juga dibuka jadi dua layar OLED seperti Nintendo DS versi futuristic. Body belakangnya kokoh, rangka dari aluminium plus PC/ABS. Finishingnya solid, dan angsel baja yang kliknya terasa mantap setiap dibuka. Dan warnanya ada dua nih, hitam dan putih. Dua-duanya cakep. Aku ambil varian warna hitam nih. Keren kan? Ukuran keseluruhan juga sebenarnya sih cukup kompact ya. Beratnya sekitar 486 gr. Pas lah buat handheld. Enggak terlalu berat tapi berasa solidnya. Layout tombolnya juga dibuat ergonomis biar nyaman main lama. Yang menarik juga kursor dan analognya otomatis akan menyesuaikan dengan mode yang lagi dipakai. Sama seperti layarnya yang juga bisa menyesuaikan sendiri. Oh iya, sebelum kita bahas lebih lanjut, jadi One Explayer Sugar One ini udah dicoba prototype-nya pada sekitar bulan Maret sampai Mei 2025 ini. Banyak banget input positif yang dikasih buat produk ini. Eh, pas kami cobain emang beneran oke loh. Terus dari pertombolannya ini juga dipikirin banget. Misalnya lagi dalam keadaan mode dua layar seperti ini, tombol power bisa kamu pencet dari sebelah kiri layar besarnya. Terus kalau lagi mode handheld biasanya tombolnya ada di bagian atas layar besarnya. Aku juga suka sama perubahan modenya ini. Satisfying banget ngelipat joysticknya terus nempel ke magnetnya semuanya kokoh. Build quality-nya juga bagus. Jadi emang beneran udah dipikirin matang-matang. Masuk ke bagian layar nih. Ini bagian yang paling gila dari Sugar One. Dual OLED touch screen. Layar utamanya di 6,01 inch OLED 2160 * 1080 dan layar kedua di 3,92 inci OLED 1240 * 1080. Resolusi tinggi dan bisa disentuh juga. Kedua layar ini brightness-nya sekitar 450 unit. Cukup terang dipakai indoor maupun outdoor. Dan karena dua-duanya touch screen, rasanya kayak perangkat yang benar-benar fresh. Mode dual screen ini cocok buat emulator DS atau 3DS atau multitasking. Main game di layar atas, buka map ataupun guide di layar bawahnya. Asli seru sih. Terus kalau mau main biasa ya tinggal lipat kursornya. Terus kalau mau main kayak handheld gaming biasa ya layar atasnya tinggal dilipat aja. Asik kan? fleksibel banget deh pokoknya. Urusan performa si ini udah ngebut ya. Sugar One ini pakai chipset Snapdragon G3 generasi ketiga, CPU 8 core terbaru, dan GPU Adreno A32 yang sudah menembus hardware based rate tracing. Terus RAM-nya 16 GB LPDDR 5X dan storage 512 GB UFS 4.0 plus bisa tambah micr SD sampai 1 TB. Jadi buat game Android, emulator PS2, Gamecube sampai cloud gaming semuanya dihajar mulus. Dan tutup benchmark device ini tembus R2.432.658 poin. Angka yang menunjukkan kalau kombinasi Snapdragon G3 generasi ketiga, RAM 16 GB LPDDR5X, dan storage UFS 4.0 benar-benar dimaksimalkan. Masuk ke 3D Mark, baik sling shot maupun wildlife dua-duanya langsung maxed out alias performanya udah melewati batas pengujian standar untuk perangkat mobile. Di Geig 6 juga stabil dengan skor 2.271 untuk single core dan 6.726 untuk multiore. Lanjut ke GFX Bench. Hasilnya juga impressif. AZDQ Ruins Open GL dan Vulcan di 60 fps stabil. Sementara T-Rex off screen tembus 584 fps. Sistem pendinginannya juga mantap. Ada dual fan plus dual heat pipe. Jadi walaupun sesi gaming yang cukup lama, suhunya tetap aman. Udah support Wii 7 yang paling cepat di kelas Health Android sekarang. Bluetooth 5.3 juga ada untuk pairing controller atau earbuds ya, Guys. Nah, kalau untuk game karena ini basisnya Android ya, pastinya game-game yang bisa berjalan adalah game yang bisa kamu download di Play Store seperti Genin Pek Mobile, PUBG Mobile, atau lain-lainnya. Untuk pengetesannya aku coba di game yang berat untuk device kayak gini. The Gin Impact setting highest 60 fps selama 30 menit. Sugar One mampu mempertahankan rata-rata 59 FPS dengan drop terendah di 55 fps saja. Suhunya pun terkontrol di 44 derajat celcius. Yang untuk game seberat ini sih tergolong adem. Beralih ke Call of Duty War Zone Mobile dengan preset high. Perangkat ini juga stabil di 59 FPS dengan drop ke sekitar 50 fps di momen tertentu. SHunya lebih dingin lagi. Maksimal hanya 42 derajat celcius. nunjukin kalau sistem pendingin dual fan plus heat pipe bekerja efektif menjaga performa tetap stabil tanpa thotlink. Dari seluruh pengujian ini, OneX Player Sugar One kelihatan stabil dan efisien bikin pengalaman gaming maupun multitasking di handheld dual screen ini kerasa premium dan beda dari yang lain. Urusan kontrolnya juga enggak main-main. Pakai Hall effect joystick anti drift presisi dan halus banget. Tombol ABXY pakai micro switch jadi kliknya ttel dan enak dipakai. Dipetad-nya magnetik bisa copot pasang sesuai mode layar. Terus ada tombol khusus sugar console untuk akses cepat pengaturan performa mapping tombol dan customisasi. Onex player Sugar One ini jalan di Android 14 jadi ekosistem aplikasinya super luas. Ada aplikasi sugar console untuk setting refresh rate, mapping tombol, customisasi RGB, power mode, dan bypass charging. Multitasking di dua layar juga enak. Mau streaming YouTube di layar kecil, terus main emulator atau nge-game Android di layar utama bisa banget. Baterainya sekitar 5.600 mAh. Kalau main game berat tidur layar ya pasti lebih boros. Tapi untuk ukuran handheld dual screen begini masih ok lah. Biasanya dapat 3 sampai 5 jam tergantung game. Walaupun transformable handheld gaming tapi susunan kontrolnya masih ergonomis dan nyaman buat dipakai dalam waktu yang lama. Dua layar OLED yang super seru performa ngebut Snapdragon G3 generasi 3 lagi. Cocok buat kamu yang suka gadget unik, suka emulator, atau pengen handelt Android yang beda dari semuanya. Berani banget sih OneX Player ngeluarin device ini karena target marketnya pasti cukup nich. Meskipun begitu, patut dihargai sih inovasinya keren, cuy. Menarikan emang sih OneX Player Sugar One ini bisa dibilang salah satu handhealth Android yang paling seru dan paling beda yang pernah aku coba. Dua layar OLED performanya ngebut dan desain transformable yang enggak ada duanya. Kalau kamu penasaran, langsung cek info lengkapnya di situs resmi OneX Player. Harganya sekitar kurang lebih 9 sampai R jutaan sewaktu Om Diar beli di China. Gimana menurut kamu? kemahalan, kemurahan atau udah pas. Oke, Guys. Itu dia handhal gaming terbaru dari OneX Player. Semoga bisa menambah wawasan kamu. Sampai jumpa lagi di video berikutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube