Jungkat

HANDHONE 7 JUTAAN ❎️, HEADPHONE 7 JUTAAN ✅️ (YouTube Video)

  • 21/08/2025

Sumur-umur gua belum pernah yang namanya punya headphone harganya di atas R juta. Nah, setelah du mingguan pakai headphone ini, jujur gua naksir. NC-nya punya potensi jadi yang terbaik di kelasnya. Terus kita juga dikasih pager. Yes, ini adalah Tour 1M3, headphone terbaru JBL yang sangat baik buat telinga kita, tapi kurang baik untuk rekening kita. [Musik] Bismillah. Alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Buat menebus headphone ini, kita harus merogoh kocek sampai dengan R,5 juta. Ya, ini harga retail official-nya. Tapi teman-teman bisa dapat yang lebih murah lagi kalau mau kalau rajin ngubak-ngubek di e-commerce. Di awal gua bilang ini kita kan bakal dikasih pager. Sebenarnya ini plesetan aja ya. Yang gua maksud itu adalah Smarty X. Ini adalah monitor kecil yang bentuknya kayak gini. Selain itu kita juga bakal dapat carrying cash yang bagus dan materialnya ini premium. Kita dapat tiga jenis kabel di dalam paket penjualannya. Ada satu kabel USB C2 C, ada satu kabel USB C2 analog 3,5 mm, dan satu kabel USB A to USB C. Gua enggak tahu kenapa ya ee gua tertarik banget sama si carrying cas-nya. Ini materialnya itu kerasa premium pakai banget. Di sini ada grip dan juga ada carabiner. Jadi gampang buat dipegang atau ditaruh di tas. Di dalamnya juga ada kompartemen. Di sini kita bisa taruh Smart TX ini dan juga semua kabel-kabelnya. Sayangnya buat headphone-nya sendiri desainnya ini lebih ke retro klasic kayak headphone-headphone generic aja gitu ya. JBL kayak enggak mau ngasih karakter khusus buat desain dari headphone ini ya. Walaupun gimanapun juga ini tetap terlihat cakep sih. Apalagi buat orang-orang yang suka desain yang simpel dan juga aman lah ya seleranya buat kebanyakan orang. Materialnya sendiri dia masih pakai plastik tapi untungnya ini terasa solid banget dan juga premium banget. Di bagian atas dan ear cup-nya ini dilapis sama leather sintetis. Untuk adjustable band-nya dan juga foldable hingch-nya dia berasa solid dan juga premium. Kemudian untuk fittingnya pas gua pakai ini sih kerasa enak, nyaman di kepala gua. Dan untuk bagian di bagian atas dan juga bagian ear cup-nya ini terasa feel soft touch-nya. Kemudian untuk di ear cup-nya ini sukses juga untuk menutup seluruh kuping gua dengan sangat baik. Yang menarik kita dikasih Smart X. Nah, ini yang seperti yang gua bilang tadi ya, ini semacam monitor kecil yang fungsinya buat mengontrol banyak hal kayak playback control, ambience mode control, volume, dan bahkan bisa nampilin notifikasi yang ada di smartphone kita. Nah, Smart TX ini ya sebenarnya ini kayak gimmik, nice to have aja sih sebenarnya. pastinya kita juga ee bisa ngatur semua fungsi dari headphone ini langsung dari handphone kalau kita mau. Nah, gua sih juga udah coba bawa-bawa Smartth X ini ya. kadang lumayan jadi lebih cepat dan praktis daripada kita harus buka HP di kondisi tertentu. Tapi karena ukurannya ini kecil jadi resiko hilang atau ketinggalannya juga lumayan tinggi. Nah, untuk aplikasinya kita bisa install JBL Headphone yang ada di Google Play Store ataupun di Apple App Store. Karena headphone ini dia udah support codex LDAC, gua lebih prefer konectin headphone ini ke HP Android. Dan mari kita bahas fitur apa aja yang ada di aplikasinya ini. Yang pertama kita bisa atur ambiience sound control. Di sini ada smart talk. Nah, ini fungsinya buat aktifin mode talk through yang durasinya bisa kita atur secara otomatis waktu kita mulai berbicara. Nah, kita bisa atur gesernya juga. Di sini pun ada beberapa profile equalizer dan pastinya kita bisa atur secara manual sesuai dengan kemauan kita. Next, ada fitur spatial audio dan personify 3.0. Kedua fitur ini bisa kita pakai dengan syarat kita sedang tidak memakai Bluetooth Kodex LDAC-nya. Di Personafi 3.0 ini kita akan disuruh buat hearing test dulu dan nanti dia bakal bikinin sound profile yang sesuai. dengan hasil dari hearing test yang sudah kita lakukan tadi. JBL One Tour M3 sendiri dia pakai driver 40 mm mica Doms driver dengan 8 mic. True noise cancelling 2.0. Terus Bluetooth-nya dia udah versi 5.3, udah support low energy audio dan juga support Aura Cash. Jujur ya buat karakter suaranya, nah ini benar-benar all around. Gua sangat-sangat suka dengan karakter suaranya yang kayak begini. Detail dan deep bass-nya cukup nendang dan juga bulat. Minim distorsi. Karakter suara high-nya itu crisp dan terasa sangat-sangat clean. Karakter suaranya sangat natural dan sangat minim digital processing. Apalagi kalau pakai koneksi LDAC dengan music player yang udah support lossless audio kayak ini. Gua pakai Apple Music ya. Jadi enggak kerasa ada distorsi. Semua frekuensinya terasa natural. Nah, buat teman-teman yang bass head ya, karakter suara bassnya itu juga enak banget. Dentumannya kerasa, suaranya bulat dan juga rich. Tapi masih ada di level yang balance yang enggak sampai menutupi instrumen lainnya. Jadi, headset ini itu kayak memang didesain buat bisa dinikmatin sama banyak orang, sama siapa aja. Tapi tetap balik lagi, suara yang netral seperti ini mungkin bakal kerasa boring buat beberapa orang. Apalagi orang-orang yang punya referensi karakter, suara dan juga genre lagu yang khusus. Tapi buat mereka yang enggak punya genre lagu yang terlalu spesifik, bisa dibilang ini adalah headphone yang sangat-sangat aman buat dicoba. Waktu gua pertama cobain suara high-nya agak sedikit cempreng dan kalau kita nyalain noose canceling-nya kalau ada angin kencang suaranya itu masuk. Bukan karena bocor tapi memang suaranya itu masuk ke output drivernya. Untungnya setelah gua update software-nya ke versi 4.2.0 isue ini aman enggak ada lagi. Nah, untuk adaptive noise cancelling-nya juga udah sangat mumpuni ya. Bahkan bisa dibilang ini salah satu yang terbaik di kelasnya. Noise cancelling-nya itu berasa kedap banget dan punya feel yang clean, enggak mengubah suaranya sama sekali. Mode ambient aware-nya juga cakep ya, suara di sekitar clear bisa kedengaran. Jadi aman ya kalau mau pakai headphone ini buat sambil lari di outdoor. Spasial audionya juga memuaskan. Cukup bangetlah buat dipakai kita streaming Netflix. Headphone ini juga udah support Aura Cash. Yes. Fungsi Aura Cash ini kurang lebihnya itu kayak gini ya. E kita bisa dengerin audio yang sama dengan audio yang diputar di speaker atau headphone yang juga udah support Aura Cash ya. Cocok buat dipakai kayak nonton film bareng atau memang mau dengerin musik bareng-bareng. Nah, untuk baterainya sendiri ini diklaim bisa kasih playt selama 70 jam. ini termasuk gahar ya dan diklaimnya bisa full chart keisi penuh dari benar-benar kosong itu sekitar 2 jam. Untuk teleponan, headphone ini udah pakai teknologi 4 mic adaptive forming. Ini bikin suara kita lebih clear buat didengar sama lawan bicara kita. So, kesimpulannya yes, ini adalah headphone yang aman buat semua orang ya. Memang bagi beberapa orang aman itu mungkin akan bikin jadi terasa boring ya. Tapi terlepas dari desainnya yang retro, JBL1 Tour M3 ini punya ENC, karakter suara dan juga baterai yang mantap banget. Plus gimmik monitor Smart X nih buat ngontrolnya. Mungkin hal yang juga cukup meresahkan sebenarnya adalah harganya close banget sama beberapa kompetitornya kayak Bos dan juga Sony. Tapi sebenarnya secara kualitas mereka ini mirip-mirip. Gua juga bakal bingung sih kalau misalnya disuruh milih antara si JBL ini, Bos atau Sony. Tapi kalau ditanya apakah gua puas dengan JBL One Tour M3 ini? Jujur gua sangat puas. Dan kalau memang ada budget di atas R5 juta sampai R,5 juta buat beli, ya mungkin gua akan sikat ini.

Lihat di YouTube