Hands On Samsung Galaxy A26 5G Resmi Indonesia (YouTube Video)
Alhamdulillahirabbil alamin. Wassalatu wasalam ala rasulillah. Barengan sama Nobo, gua tahu lu pengen komen tentang handphone yang satu ini. Tapi sabar dulu gue ceritain dulu hands on Samsung Galaxy A265G. Pertama-tama sebelum gua mulai videonya, minta maaf dulu nih kalau ngomong gua agak sedikit aneh karena emang lagi ada sariawan di lidah. Jadi lidahnya agak sedikit kaku. Enggak apa-apa ya. Agak siok sebenarnya tampak depan layarnya masih seperti ini. Masih menggunakan Infinity U dan juga bagian dagunya masih cukup tebal. Alhamdulillahnya nih kalau dibandingin sama A25 sebenarnya sih basel-baseel handphone ini bisa dibilang sudah lebih tipis ya. Bisa dilihat kok perbandingannya. Mau dari bagian atasnya, samping kiri kanannya, bahkan dari bagian dagunya ya lebih tipis. Impactnya tentu adalah Samsung Galaxy A26 5G. punya ukuran layar yang lebih besar daripada pendahulunya. Sekarang di 6,7 inci. Masih menggunakan pandang Super AMOLED dengan refresh rate 120 Hz dan resolusi FHD Plus. Ada satu hal yang menarik dari handphone ini yaitu kaca bagian depannya dan juga body bagian belakangnya yang sama-sama sudah menggunakan glass atau kaca ini dilindungi oleh perlindungan Corning Gorilla Glass Victus Plus. Selepas dari kondisi layarnya, banyak hal yang positif yang bisa gua temukan pas awal megang Samsung Galaxy A265G. Seperti yang pertama adalah feel di tangannya. Sama sih sebenarnya secara bobot, tapi dengan dimensinya yang lebih tipis, Samsung Galaxy A265G jadi kayak lebih enak dipegang di tangan. Untuk bentuk side frame-nya pun bisa dibilang ini adalah Samsung Galaxy A series 2025 banget. Enggak ketinggalan body bagian belakangnya. Iya. Kamera bumpnya pun juga Samsung Galaxy A series di tahun 2025. Gua juga penasaran dengan SIM card slot-nya bakal seperti apa dan ketemulah dia bentuknya adalah hybrid ya antara dua SIM card atau satu SIM card plus satu micr SD card. Ada satu buah pengurangan yang bikin kita happy dari Samsung Galaxy A265G yaitu adalah pengurangan harga. Tahun lalu Samsung Galaxy A25 5G itu dirilis mulai dari harga 399 untuk varian 8128. Sementara tahun ini Samsung Galaxy A265G mengalami pengurangan varian. Jadi hanya ada yang 8256. Tapi harganya pun berkurang tidak R jutaan, melainkan 399 atau R juta kurang 1000 untuk yang varian 8256. Membuat gua bertanya-tanya, kok bisa ya punya barang yang ada peningkatan spesifikasinya tapi secara harganya jadi lebih murah. Karena di harga 399 peningkatannya tidak hanya di bagian RAM dan juga storage aja, melainkan juga di bagian chipsetnya. Kali ini Samsung Galaxy A26 5G itu udah pakai chipset Exyos 1380. satu buah chipset yang bisa gua bilang ini punya peningkatan jauh lebih baik dibandingkan dengan Exyos 1280 yang digunakan Samsung Galaxy A25 di tahun lalu. Di saat gua coba compare dari hasil AnTunya aja, peningkatannya ini ada di angka hampir 50%. Hasil benchmark gue Anutu itu ada di angka R00.000-an. Sementara yang tahun lalu itu masih bermain di R00.000-an. Jadi ini ada satu buah angka yang bisa gua bilang sangat menarik ya. Tapi walaupun skor AnTuTu ini besar, untuk gua berkomentar lebih jauh tentang masalah dipakai ngedit video, dipakai main game dan segala macamnya, gua masih harus megang device ini dan gua pakai hari-hari baru bisa gua komen banyak. Dengan adanya perubahan chipset yang lebih baik, tidak hanya masalah performanya aja, tapi masalah kamera. Walaupun secara spesifikasinya tidak ada perbedaan yang terlalu jauh dibandingkan dengan tahun lalu, bahkan mungkin cenderung sama, bisa jadi hasilnya berbeda. Nah, satu peningkatan yang juga penting dibahas di sini adalah Samsung Galaxy A26 series kali ini udah punya yang namanya sertifikasi IP67. Sementara untuk yang penasaran masalah baterainya, secara spesifikasi sih masih sama seperti tahun lalu. 5000 mAh untuk tipikal besaran baterainya dengan charging speed 25 watt. Dan ada ekstra tambahan yang bikin gua penasaran sebenarnya lagi-lagi untuk pakai handphone ini adalah masalah cooling systemnya. Katanya cooling systemnya lebih besar dibandingkan dengan yang tahun lalu, ya kan? Jadi dengan extra performance yang dipunya, beneran deh gua penasaran gimana rasanya main game menggunakan Samsung Galaxy A26 5G ini. Apalagi untuk pembelian awal-awal masa promo ini, Samsung Galaxy A265G itu ada packaging bareng dengan Free Fire di mana lu bisa ngedapetin skin khusus kalau lu ngebeli Samsung Galaxy A26 5G ini. Ngomongin e Samsung seri A dan juga One UI7 kayaknya enggak bisa kita enggak ngomongin masalah smart features. kali ini tetap masih hadir intelligent features di Samsung Galaxy A26. Walaupun tidak seekstensif kakak-kakaknya, tapi lu masih bisa dapat fitur-fitur seperti remaster, Object Eraser, Circle to search, AI select, dan juga edit suggestion. Edit suggestion ini bisa lo dapetin kalau misalnya nih lu lagi di galery, ngasih bawa foto terus lu swipe ke atas, lu bisa ngelihat deh apa-apa aja fitur yang bisa lo dapetin di sini. Oh, by the way, sedikit juga tentang hal ini. Tadi gua coba iseng. gitu ya. Gua coba ngambil fotonya Michael Gadget apa, di belakangnya ada beberapa orang yang pengen gua hapus pakai object eraser, e bekerja dengan baik, surpressingly. Terus gua coba pakai edit suggestion, gue blur again doing well. Terus gua coba lagi pakai edit suggestion lagi, gua coba untuk remaster. Hasilnya juga bisa dibilang ini ada perbedaannya. Jadi ya walaupun video ini lebih seperti video hands on belum video review tapi gua gak bisa bilang enggak penasaran sih pengen jajal handphone ini buat hari-hari. Jadi semoga rezekinya ada. Tapi, satu hal yang mungkin pengin gua tanya adalah gimana pendapat lo tentang Samsung Galaxy A26 5G? Tulis sejujur-jujurnya tapi dengan bahasa yang sopan di kolom komentar. Yuk kita diskusi buat Saran Taik Ma diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. by
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















