Hands On Samsung Galaxy A36 5G Resmi Indonesia (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wassalatu wasalam ala rasulillah. Barengan sama. Yuk, hari ini waktunya gua ngasih lihat rasanya main-main sama handphone yang satu ini. Keluarannya Samsung lagi yang paling baru. Samsung Galaxy A36 5G. Ngerti banget kalau lu udah keburu apatis sama harganya. Tapi tunggu sampai akhir video ada cerita tentang Samsung Galaxy A365G yang ternyata harganya bisa lebih murah dari Samsung Galaxy A35 5G yang rilis tahun lalu. Kita ngomongin dulu the box. Device ini seperti biasa Samsung A series udah sejak kapan tahu hanya datang dengan SIM card ejector, buku panduan, kabel data USB type C to type C, dan juga handphone-nya itu sendiri yang gua pegang ini yang warna lime ya. Warna lime ini sebenarnya tipis banget mirip sama warna putihnya yang gua pegang sekarang gitu ya, tapi ada hint atau ada sedikit percikan percikan warna hijau. Ada total empat warna sebenarnya yang dikeluarin sama Samsung untuk Samsung Galaxy A36 5G ini. Ada yang warna lime yang gua pegang, ada yang warna lavender, ada warna black dan juga ada warna putih. Ketiga warnanya sendiri selain yang warna hitam itu ada kayak pendaraan-pendaran aura atau permainan cahaya. Jadi, ya silakan itu dipertimbangkan juga kalau lagi pengin memilih membeli Samsung Galaxy A36 warnanya yang mana. Secara desainnya sendiri Samsung Galaxy A36 ini mirip banget dengan Samsung Galaxy A56. Desain bahasanya sama, bentuk kameranya sama, key island-nya mirip, bahkan secara keseluruhan terlihat tidak ada perbedaannya. Tapi sebenarnya Samsung Galaxy A365G ini sedikit lebih lebar dibandingkan dengan Samsung Galaxy A56, tapi tipis banget, tidak setinggi itu. Kalau dibandingin dengan Samsung Galaxy A35 tahun lalu, handphone yang satu ini terasa banget ya. Lebih ringan dan juga lebih apa ya? Enak di tangan, tidak selebar yang tahun-tahun sebelumnya. Di bagian layar depannya kita bisa ngelihat dia menggunakan layar Super AMOLED dengan ukuran 6,7 inci dengan basel yang ya relatif tipis di bagian kiri dan juga kanan di bagian bawahnya. Ini sih rasa-rasanya lebih tebal dari A56 ya. Tapi nanti deh gua akan coba compare sebelah-sebelahan setelah gua pegang barangnya secara langsung ya. Enggak cuman di sesi hands on aja. Rasa megang dibas ini di tangan sih menurut gua cukup enak ya walaupun memang perbedaan kecantikannya itu berbeda dengan Samsung Galaxy A56. A56 itu kan frame-nya udah menggunakan metal ya. Jadi kayak ada brush metal yang looksnya tuh lebih gereng gitu. Sementara yang ini ya, look-nya seperti handphone pada umumnya aja dan bisa dibilang warna baselnya atau warna frame sampingnya itu lebih nempel dengan warna back dooroor atau body belakang ya dibandingkan dengan Samsung Galaxy A5G yang warnanya tuh tipis-tipis. Kalau yang ini warnanya lebih solid ya untuk bagian frame sampingnya. Secara internalnya sendiri Samsung Galaxy A365G ini punya peningkatan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Just enough untuk lo yang mulai tertarik dengan Samsung Galaxy A3 series. Kalau dari yang tahun lalu sepertinya masih bisa nahan-nahan, tidak perlu upgrade dulu kecuali ada kebutuhan naikin storage dari 128 ke 256. Internalnya Samsung Galaxy A365G ini udah menggunakan Snapdragon 6 Gen 3 dengan perpaduan RAM 8 atau 12 GB dan storage 128 atau 256 GB. Ya, benar, internally dia sudah tidak ada lagi yang namanya sim card slot. Jadi kita harus lebih bijak dalam memilih internal storage Samsung Galaxy A36 5G. Untuk skor AnTu Samsung Galaxy A365G dibandingkan dengan A35 5G yang gua punya itu seperti ini. Ada perbedaannya tidak yang night and day lagi-lagi tapi just enough untuk lo yang mungkin pengen upgrade tipis-tipis. Jujur satu hal yang bikin gua penasaran untuk baju coba lebih lanjut di sini sebenarnya adalah ada satu stol atau satu boot di sini yang nunjukin gimana e handphone ini kalau dipakai main game. Game-nya MLBB emang bukan yang paling berat, tapi tadi setelah dicoba main selama kurang lebih e 5 game gua pegang handphone-nya. Loh, kok ternyata rasa di body belakangnya ini hangat-hangat biasa aja, enggak yang panas. Jadi penasaran kira-kira nih untuk settingan grafiknya bisa semaksimal apa dan juga kira-kira nih emang suhunya bisa sampai segimana. Tapi untuk pencerahan lebih lanjutnya mungkin tunggu di video review aja karena di sini sama rasa penasarannya belum bisa gua kulik lebih jauh. Dari bagian baterai Samsung Galaxy A36 5G ini udah menggunakan baterai yang sama seperti A56 5G yaitu 5000 mAh dengan kecepatan nge-charge-nya 45 wat charging ya. Jadi Samsung Galaxy S25 yang gua pakai hari-hari ini masih kalah ngebut. Ini cuman 25 yang ini udah 45. Gimana? Dari sisi kamera, Samsung Galaxy A35G ini menggunakan main kamera 50 megap, 8 megapel ultrawide angle, dan juga 2 megapixel makro kamera. Kamera depannya sama seperti A565G, dia sudah menggunakan 12 megapel yang sudah memiliki kemampuan HDR. Kalau ngelihat sampel-sampel foto aja sih ya sebenarnya potensinya jadinya bisa dibilang mirip ya antara Samsung Galaxy A36 dengan Samsung Galaxy A56. Perbedaannya mungkin hanya di bagian processing yang dipunyai sama chipsetnya aja. Tapi balik lagi, gua akan perlu explore hasil belanjut untuk bagian ini. Dan sementara untuk hasil videonya yang gua punya seperti ini. Satu hal yang menarik dari handphone ini adalah fakta bahwa dia menggunakan kamera depan yang sama dengan Samsung Galaxy A56. Jadi eh good news-nya adalah kemampuan perkamanya sama ya, mentok di 4K 30 FPS dan ini rata juga bisa sambil pindah-pindah kamera dari kamera depan yang 4K kan. Nah, kamera belakangnya juga sama 4K dan sama-sama kemampuannya ini ada juga di 6 eh di 30 fps ya. Jadi hitungannya sih sebenarnya udah cakep dan ini gua pakai biasa aja tidak ada mode ekstra ekstra stabilisasi dan segala macam sambil dipakai jalan kayaknya sih oke ya kemampuan dari ee handphone ini untuk penggunaan konten seperti ini ya. Nah, terkait dengan harga Samsung Galaxy A365G ini memiliki tiga varian. Jadi ada tiga harga. Yang pertama R5,2 juta 1.000 untuk yang 8128. Ada 5,7 juta kurang 1000 atau 5699 untuk varian 8256 dan 6,2 juta kur 1000 atau 699 untuk varian 12256. Menariknya nanti selama masa promo lo bisa membeli handphone ini dengan promo free upgrade. Jadi lo beli nih yang harga 5199 itu udah ngedapetin yang varian 8256 dan lo beli naikin sedikit ke 5699 lu udah ngedapetin yang varian ya enggak salah 12256. Jadi bisa dibilang dengan skema harga seperti ini. Plus kalau lu nge-reserve kupon seharga Rp100.000 dengan ekstra benefit diskon Rp200.000. Hitungannya handphone ini punya harga yang sama seperti Samsung Galaxy A35 tapi storage-nya lebih besar. Ya, kalau ada pertimbangan A35 atau A36 udah jelas dong opsinya milih yang ini. Seperti untuk video kali ini sampai di sini aja. Ada pertanyaan tentang Samsung Galaxy A365G boleh tulis di kolom komentar. Gua akan coba jawab semampu gue karena cuman main beberapa jam aja. And I guess that was the video for today. Kita ketemu di video berikutnya. Buat sekarang taufik undur diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. by
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















