Jungkat

HAPE 3 JUTA-AN DENGAN FITUR FLAGSHIP!! - vivo Y400 (YouTube Video)

  • 04/08/2025

Kalo kalian berpikir bahwa setelah mengeluarkan beberapa seri sekaligus dalam suatu waktu membuat vivo kehabisan energi? Hehe, kalian salah pesan. Karena ternyata setelah mereka ngerilis beberapa hape secara berurutan, mereka kemudian ngerilis hape baru lagi yaitu Vivo Y400. Hehehe, penegakannya kayaknya unlimited berarti. Yang saya suka dari brand ini adalah walaupun mereka mengeluarkan banyak sekali smartphone, tapi setiap smartphone yang mereka ngerilis dikerjakan dan didesain dengan sangat serius, termasuk hape ini. Karena nggak usah ngomongin soal spesifikasi deh, secara tampilan visual pun, walaupun terlihat mirip satu sama lain, tapi mereka berhasil membuat sebuah diferensiasi di setiap smartphone-smartphone yang mereka rilis, termasuk hape baru ini. Secara desain, menurut saya hape ini cukup cakep, terutama pemilihan warnanya yang mereka sebut sebagai ungu senja. Dan ada 2 opsi warna yang bisa kita pilih selain warna senja, yaitu hijau tropis, yang mana kalau saya lihat dari gambarnya, warna hijaunya ini cakep banget pusing, serius deh. Pemilihan warna pada smartphone mungkin dianggap nggak penting oleh banyak orang, tapi percayalah, kesan pertama itu sangat penting. Karena bagaimanapun juga, kalau ngomongin soal smartphone, sisi visual nggak boleh diremehkan. Itulah kenapa mereka memikirkan desain dengan sangat matang. Saya pribadi suka banget sama desain hape ini, selain melihat banyak banget bagian-bagian dari hape ini yang dibuat dengan sangat baik, Pertama adalah komponen-komponen pada bagian samping si smartphone ini terlihat sangat simetris menurut saya. Baik itu di bagian samping, di bagian atas, di bagian bawah. Walaupun kalau kita lihat, port USB Type-C-nya itu sedikit ke bawah ya, tapi itu hanya akan terlihat kalau kita lihat lebih dekat, atau lihat dari dekat. Karena secara kaset mata, lubang-lubangnya ini terlihat sangat simetris. Bagian belakangnya juga terbuat dari polikarbonat, dan surprisingly looksnya mirip banget kayak kaca, dengan finishing yang enak banget buat dipegang ya, nggak gampang ninggalin sidik jari juga. Terus ada juga 2 buah kamera, dan sebuah LED Flash di bagian kamera. Desain kamera di hape ini tuh dikasih nama Metallic Ring, dan sebuah buletan di bagian bawah kamera yang mereka kasih nama Dynamic Light. Jadi fungsinya itu untuk notifikasi, catat kamera, dan telepon masuk. Feel menggenggam hape ini tuh kerasa solid banget ya. Soal build quality juga Vivo nggak perlu diraguin lagi lah, kemampuan mereka tuh membuat sebuah smartphone dengan kualitas yang bagus tuh sangat-sangat oke menurut saya. Saya juga apresiasi bagaimana mereka menyertakan sebuah softcase bening dalam paket penjualan, dan sebuah fitur di softcase-nya yang nggak banyak brand lain lakukan, yaitu menyediakan penutup port USB Type-C. Hal kecil, tapi sangat saya apresiasi. Intinya saya suka banget... dan pemilihan softcase transparan ini adalah sebuah pilihan yang tepat, karena saya keputusan ini demi mengapresiasi desain cantik dari sebuah smartphone ya. Karena saya juga agak bingung kenapa ada brand yang mendesain smartphone-nya sedemikian rupa, tapi menyertakan softcase yang tidak transparan alias gelap. Alasnya desain cantiknya tidak terlihat, dan untungnya Vivo tidak melakukan hal tersebut dan tetap memberikan softcase transparan. Dua jempol untuk keputusan Vivo ini. HP ini terasa tipis, dia punya ketebalan 7.9cm atau 750mm. Saya sedikit nggak percaya kalau HP ini bisa setipis ini, karena di spesifikasi tertulis kalau HP ini punya baterai sebesar 6000mAh. Sebuah ukuran yang sangat besar untuk baterai di smartphone, tapi tetap bisa masuk ke dalam bodi setipis ini berkat teknologi Blue Vault. Nanti saya akan coba jelasin soal baterai di bagian belakang video ya. Lanjut ke bagian layar, ini juga bagian yang saya sangat suka. Layarnya flat kayak HP flagship ukuran 6.7 inch, berpanel AMOLED, beresolusi Full HD, punya tingkat brightness sampai 1800 nits, dan dia punya refresh rate sampai 1200Hz. Brightness-nya yang tinggi ini juga bikin si layar nyaman dilihat walau dalam kondisi terik. Secara visual, layar di HP ini juga cakep, bezelnya tipis, screen to body ratio juga ada di 91.9%, dan jadinya paling tipis di antara semua seri Y! Sebelum saya tahu spesifikasi dari layar di HP ini, saya langsung bisa memastikan bahwa layar di HP ini menggunakan panel AMOLED. Terlihat dari saturasi warna di layarnya yang lebih gonjreng dibandingkan panel berjenis IPS. Layarnya enak, warna-warna yang ditampilkan sangat vibrant, jadi manjain mata banget menurut saya. Saya juga tidak merasakan adanya gejel latensi di layar HP ini. Saya coba sebentar buat main real drum, tidak ada indikasi yang mengarah ke gejel latensi pada layar. Oh iya, karena pake panel AMOLED, sensor sidik jaringnya juga tertanam dalam layar. Untuk kaca pelindung, HP ini pake kaca pelindung dari DT Star II Plus, dan sudah diklaim memenuhi standar military grade. Lanjut ke performa, HP ini punya performa yang menurut saya cukup oke. Dia pake SoC Snapdragon 685, secara angka, skor yang dia dapet dari beberapa aplikasi benchmark juga... Menurut saya sudah cukup oke. Ditambah lagi, HP ini punya sistem pendinginan yang bagus, di atas rata-rata bahkan, yaitu menggunakan sebuah area untuk cooling system berukuran 40.000 mm persegi. Hal ini membuktikan, sistem pendinginan di HP ini yang mereka kasih nama dual cooling system ini, sangat efisien dan optimal karena setelah saya lakukan pengujian stress test, di sini terlihat SoC di HP ini tidak ada indikasi gejala "Throttling", karena stabilitasnya mantap di angka 98,5%. Dan menurut saya, Vivo tidak melakukan overclaim. Pada praktiknya, untuk main game, sejauh ini lancar aja. Saya mencoba main beberapa game yang biasa saya mainkan, seperti Lineage 2M dan Mobile Legends. Kedua game tersebut lancar dimainkan di HP ini, walaupun harus kita set ke settingan menengah, karena memang SoC ini bukan SoC performa, tapi masih sangat playable saat kita ajak untuk bermain game. Experience pake HP ini juga cukup nyaman menurut saya. Untuk pindah dari aplikasi satu ke aplikasi yang lain juga saya nggak namanya kenal lah. Cukup smooth, multitasking juga lancar, karena RAM di HP ini berukuran 8GB, dan bisa kita tambah 8GB lagi dengan virtual RAM. Untuk storagenya sendiri, dia berukuran 256GB, dan kecepatan baca 341MBps, dan kecepatan tulisnya sama, yaitu 341MBps juga. Kalau dilihat dari angkanya... kemungkinan besar HP ini menggunakan storage berjenis UFS 2.0. Seperti yang saya bilang tadi, HP ini didesain sedemikian rupa oleh Vivo, untuk punya durability yang tinggi. Karena secara spesifikasi, Vivo Y400 ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 tahan air ekstrem, yang artinya dia tahan terhadap air dan debu. Bisa diajak berenang dan menyelam, dan tahan terhadap sempurnaan air bertekanan tinggi. Bahkan Vivo punya fitur water ejection, yang artinya setelah kita ajak dia berendam, dan kita keluar dari mode underwater, menu water eject akan muncul, dan fitur ini akan berusaha mengeluarkan air yang masuk ke dalam lubang-lubang pada smartphone, terutama lubang speaker. Oh iya, satu lagi, ada fitur yang namanya moisture detection, yang secara otomatis akan men-deteksi apakah ada air dalam charging port atau tidak. Jadi ini semacam fitur safety gitu ya, yang memastikan si HP dalam kondisi kering waktu kita charge. Sedikit bahas soal IP68 di HP ini, dimana mereka ngeklaim durabilitinya jauh lebih tinggi dibandingkan HP lain dengan spesifikasi yang serupa. Kalau normalnya HP lain dengan IP68 hanya bisa diajak berenang dengan kedalaman 1,5 meter aja, HP ini diklaim bisa sampai 6 meter. Alasannya adalah, struktur desain di bodi HP ini terdiri dari 3 lapisan yang tahan air, atau mereka sebut sebagai rangka flagship 3 lapis tahan air. Anjay! Singkatnya, beneran nggak ada celah untuk air masuknya. Beberapa bagian juga dibuat dengan lapisan tertentu, seperti port USB yang dilapisiin patina, terus bagian-bagian dalemnya juga dilapisi sama Lem Adhesive yang kuat banget sob. Pokoknya ketahanan air di HP ini di atas rata-rata, dan nggak kayak HP lain yang framenya masih modular. Frame di HP ini punya one piece frame, yang dengan desain seperti ini, rangkanya jadi lebih kedap air lagi. HP ini punya setup dual speaker yang suaranya surprisingly kenceng banget. Saya juga merasa suaranya nggak cempreng, bahkan kita bisa nge-boost si volume speaker sampe 400% dan sumpah ini suaranya kenceng banget coy. Untuk software, HP ini juga oke. Dia menggunakan Android 15 dengan tampilan antarmuka Funtouch OS versi 15. Untuk experience penggunaan softwarenya, tidak ada keluhan dari saya... karena sejauh ini, ini adalah Funtouch OS terbaik yang pernah dikebuat. Fitur-fitur yang harusnya jadi standar sebuah sistem antarmuka, ada di HP ini. Manajemen iconnya juga bagus, kita juga bisa memilih atau memindahkan dan menghapus beberapa shortcut sekaligus, bahkan kita bisa meng-uninstall beberapa aplikasi sekaligus. Performa cukup smooth, pada saat kita swipe kiri kanan atas bawah, juga kerasa lancar, tampilannya cukup smooth juga, responsif juga karena memang selain performa dari SoCnya yang cukup oke, layar 120 Hz-nya juga ngasih feel yang enak waktu kita nge-swipe si layar. Sedangkan fitur AI-nya juga tidak luput atau tidak absent dari HP ini ya. Banyak banget fitur AI yang disematkan, dan mungkin akan saya coba sedikit bahasnya. Pertama ada AI Note Summary, dimana fitur ini sebenarnya lazimnya akan kita temukan di flagship-nya vivo. Seperti seri X200 Pro ya tentunya. Jadi, fitur AI Note Summary ini bisa ngerangkum catatan yang kita buat, terus kita juga bisa dibantu untuk membuat poin-poin. Dan langkah apa yang harus dilakukan, atau to do list. Disini juga kita bisa otomatis nge-translate ke bahasa yang kita mau, dari summary tersebut. Selain AI Note Summary, ada juga fitur iCaptions yang bisa secara otomatis ngasih subtitle pada video yang kita tonton. Dan terakhir ada AI Transcript Assist. Nah, percaya atau nggak? Ini salah satu fitur yang sangat saya pake di flagship mereka, yaitu vivo X200 Pro, yang memang kebetulan jadi Daily driver saya. Jadi, fitur ini kepake banget saat saya mau nge-review sebuah produk. Daripada saya capek harus ngetik, mending saya ngomong langsung aja gitu. Lalu hasil dari audionya itu bisa di-transkrip menjadi sebuah teks. Dan ini sangat-sangat membantu menurut saya. Bahkan saya mengkategorikan AI dari HP-HP vivo untuk masalah transkrip jauh lebih baik dibandingkan beberapa HP flagship dari brand lainnya. Alasannya adalah hasil transkripsi dari HP ini menurut saya sangat akurat dengan tinggal kesalahan yang mungkin di bawah 15%. Si AI-nya itu bisa mengenali kapan kita berhenti berbicara, kapan kita harus menambahkan titik dan koma pada sebuah kalimat, dan kapan itu menjadi paragraph baru. Intinya adalah AI di fitur ini menurut saya adalah yang terbaik. Dan sejauh ini saya sangat nyaman menggunakan fitur ini di HP-HP vivo. Terus ada juga fitur "AI circle to search"! Jadi kalau kita mau mencari tau apa yang kita lihat di layar, tinggal tahan bagian bawah HP, lalu kita tandain gambar yang mau kita cari tau, dan circle to search akan membantu kita untuk mendefinisikan atau mengidentifikasi apa yang kita lihat. Dan nggak cuma itu aja, ada juga beberapa fitur AI seperti AI screen translation yang secara otomatis bisa menerjemahkan apa yang kita lihat di layar. Terus ada mode fokus juga yang secara otomatis akan ngeblok notifikasi tertentu saat kita menggunakan aplikasi. Jadi saat kita pakai sebuah aplikasi, kita akan terbebas dari distraksi. Dan fitur yang nggak kalah penting di HP ini adalah fitur link to windows, dimana secara seamless kita bisa mentransfer file dari smartphone kita ke komputer windows. Dan kita juga bisa menggunakan smartphone sebagai webcam dari komputer windows yang kita gunakan. Dan percaya atau tidak, fitur-fitur AI yang sudah saya sebut tadi, lazimnya atau normalnya hanya akan kita temukan di HP-HP flagship. Jadi saya sudah nggak ngerti lagi kenapa fitur mahal ini ada di HP ini. Selain fitur-fitur yang saya sebut tadi... 3 fitur AI yang lazimnya kita lihat di sebuah smartphone juga tentunya ada. Misalnya ada AI iris 2.0 yang bisa ngapus objek pada sebuah foto secara pintar. Terus ada AI foto enhance yang bisa secara otomatis mengkoreksi atau bikin sih foto jadi otomatis bagus hanya dengan 1 kali klik. Dan terakhir ada AI documents yang bisa mengubah foto menjadi sebuah dokumen dan otomatis mengkoreksi foto tersebut dengan mengubah sudut pandang dan cropping. Jadi apapun yang kita foto... jadi terlihat seperti sebuah dokumen. Lanjut soal baterai, HP ini punya baterai berukuran 6000 mAh dan sudah berjenis silikon karbon dengan teknologi 10V baterai punya Vivo. Itulah alasan kenapa HP ini punya bodi yang ramping atau tipis walaupun ukuran baterainya itu besar. Karena memang baterai berjenis silikon karbon ini punya density yang lebih padat dibandingkan baterai berjenis polimer. Daya tahan baterai di HP ini juga bagus banget menurut saya. Dari hasil pengujian dia bisa bertahan selama 18 jam dalam penggunaan non-stop. Dan tentu saja ini masuk ke kategori awet banget ya. HP ini juga support flash charge dengan maksimal daya yang 44W dan tentunya chargernya sudah ada dalam paket penjualan. Dan dari hasil pengujian, HP ini berhasil diisi dari 5-100% dalam waktu 1 jam 24 menit aja. Dan menurut saya ini sudah cukup cepat. Gak cuma itu, Vivo juga masukin sebuah fitur krusial dan pertama di HP-HP Vivo yang normalnya ada di HP-HP gaming yaitu bypass charging. Jadi fitur bypass charging ini adalah fitur dimana daya yang masuk dari charger gak mampir dulu ke baterai yang kemudian digunakan oleh si handphone. Tapi sesuai namanya, daya yang masuk dari kepala charger atau kabel charger ini langsung ke bypass ke si HP. Jadi si HP bekerja dari daya yang didistribusikan oleh kabel charger tanpa menyentuh si baterai. Fitur ini tuh bikin baterai jadi punya umur yang lebih lama dan gak bikin HP jatuh overheat. Karena baterainya sama sekali tidak dilewati oleh daya dan tetap adem. Normalnya fitur ini pun hanya ada di HP-HP gaming dan sekali lagi saya juga heran kenapa Vivo memasukkan fitur ini ke HP ini. Agak gak masuk akal sih memang. Terakhir soal kamera ya, kamera belakangnya ada 2 dimana kamera utamanya beresolusi 50MP dengan sensor Sony IMX852. Sementara kamera keduanya adalah kamera portrait atau kamera bokeh atau lazim disebut sebagai kamera depth yang membantu si HP untuk bisa menangkap foto bokeh yang lebih baik. Sementara untuk kamera depannya beresolusi 8MP resolusinya ya cukup standar. Untuk kualitas fotonya sebenarnya gak ada komplain dari saya karena beberapa foto yang saya tangkap adalah cukup oke. Maksudnya cukup oke itu sudah memenuhi ekspektasi lah. Fotonya terdapat jelas, detilnya juga lumayan oke... warnanya cukup akurat karena saya lihat dari beberapa foto yang saya ambil tidak terjadi perubahan warna yang terlalu ekstrim. Dynamic range-nya juga lumayan oke menurut saya. Beberapa foto yang harusnya gelap bisa di highlight dengan baik di HP ini. Untuk kamera belakangnya sendiri menurut saya sejauh ini... sudah cukup memuaskan ya. Terutama untuk fitur underwater photography-nya yang jelas jadi jauh lebih menarik. Terutama buat kalian yang suka banget ngambil foto di dalam air yang normalnya gak bisa dilakukan dengan HP di range harga yang sama seperti HP ini. Fitur underwater photography ini juga memungkinkan kita mengambil foto dan video di dalam air. Maksudnya kita bisa nge-trigger si camera itu di dalam air gitu. Intinya untuk kamera saya seneng terutama fitur underwater photography yang saya bilang tadi. Ya setidaknya sudah sesuai dengan ekspektasi lah. No complain dari saya. Sementara untuk kamera depannya, jujurly... secara warna kamera depan di HP ini bagus menurut saya. Saya agak sulit buat komplain soal kualitas foto kamera depan dari HP vivo ya? Karena memang jam terbang mereka dalam meracik sebuah kamera depan di smartphone itu sudah sangat tinggi gitu, sudah sangat pro banget gitu. Itulah kenapa walaupun resolusinya 8MP... saya merasa fotonya bagus ya? Terutama untuk akurasi warna. Skin tone dari wajah saya itu tidak berubah... Dan cakep gitu ya? Karena memang aslinya saya cakep ya. Kekurangannya paling memang limitasi dari sensor berukuran 8MP nya aja dimana nggak banyak detail yang bisa kita tangkap dari kamera depannya. Itu aja sih. Kesimpulannya jujur HP ini tuh... bagus untuk sebuah HP mid-range menurut saya... Banyak banget hal yang bikin saya kaget ya. Terutama untuk fitur-fitur yang lazimnya ada di sebuah flagship. Ternyata nongol di HP mid-range ini. Saya suka karena desainnya cakep, pemilihan warna juga vivo nggak pernah gagal menurut saya. Warna yang ungu-nya ini... lucu banget! Dan keputusannya untuk memberikan softcase transparan adalah sebuah keputusan yang tepat menurut saya. Saya juga suka layarnya, panel AMOLED-nya bagus, kontrasnya tinggi, responsifitasnya oke, punya sertifikasi IP68 / IP69, tahan air ekstrim. Performa juga saya merasa tidak ada kendala. Untuk penggunaan sehari-hari tanpa penggunaan yang berat, sudah cukup bisa mengakomodasi penggunaan saya. Diajak main game juga dia cukup asik. Untuk penggunaan casual juga sejauh ini lancar nggak ada masalah. Dan salah satu hal yang paling saya highlight tentunya adalah bagian baterai. Dimana daya tahan baterai di hape ini... menurut saya sangat bagus. Awet banget... plus adanya 44W flash charge ini cukup ngebantu. Karena ngeliat angkanya yang tambus 6000mAh, normalnya tanpa bantuan fast charging... akan butuh waktu yang sangat lama untuk mengisi baterai dari 0 sampai 100%. Jadi overall menurut saya hape ini bagus, kekurangan-kekurangan minornya sama sekali tidak menjadi alasan buat saya untuk tidak merekam resikan hape ini untuk diberi. Untuk harga, saat saya membuat script ini... hape ini belum dirilis. Jadi saya tidak bisa menyebutkan harga di video ini. Atau mungkin nanti akan saya taruh di judul, atau di thumbnail, atau di deskripsi di bawah ya? Yaudah segitu aja video singkat saya soal vivo Y400 ini. Klik tombol like kalau kalian suka dengan video ini dan kita akan ketemu lagi di video berikutnya. Irwan pamit dan... Adios!

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo Y400

Vivo Y400 hadir di Indonesia sebagai smartphone yang dirancang untuk memberikan keseimbangan antara desain modern, daya tahan tinggi, serta performa yang stabil untuk aktivitas sehari hari. Perangkat ini menjadi bagian dari lini Y Series yang dikenal menawarkan fitur lengkap dengan fokus pada kebutuhan penggunaan harian. Vivo menghadirkan smartphone ini untuk...