Hape "EROPA" Masuk Indo? - INOI A75 🥐 (YouTube Video)
Perbedaan harga rilis Galaxy S25 Ultra antara 512 gig dan 1 tera adalah R juta. Perbedaan harga iPhone 16 Pro antara 256 dan 512 gig adalah R,5 juta. Tahukah kamu dengan masing-masing selisih tersebut? Saat ini kalian bisa beli satu lagi HP resmi dengan storage 512 gig dan masih sisa uang. [Musik] Hari ini kita bicara tentang sebuah HP merek Ioy. Apa itu? Yang pasti ini enggak ada hubungannya dengan sang penyanyi yang namanya mirip. Inoi mengklaim dirinya sebagai perusahaan smartphone Eropa yang didirikan sejak 2016 oleh dua orang berkebangsaan Rusia. Sudah menjual HP di 41 negara. Lalu sejak 2022 HQ-nya berpusat di Dubai. Mayoritas produknya memang berkutat di pasar entry level dan lower midrange. Contohnya baru lihat nih ada HP foldable pakai Helio G99 namun belum dijual di Indonesia. Meski begitu katanya produk-produk Inoe didesain di Prancis. Not sure itu berpengaruh k kualitas produk tersebut apa enggak. Karena secara desain A75 sederhana sekali. Desain standar HP R jutaan un body polimer tanpa elemen metal, kamera triple boba, terus finishingnya benar-benar simpel, polos tanpa motif. Satu-satunya yang unik itu paling tombol power/ fingerprint warna ungu alias warna tema dari brand Inoy Purple Power. Spek layar kurang lebih sama seperti Advan X1 yang baru kami review, yaitu layar IPS 6,8 inch full HD plus 120 Hz dengan desain kamera punch. Dengan harga mepet Rp3 juta, mungkin banyak yang expect udah pakai AMOLED, but oke, ini enggak jelek kok, cuma emang masih ada dagu aja. Sejauh ini pakai Inoi A75, UI, blotware enggak banyak, belum nemu iklan di launcher, terus performa sangat bisa ditebak karena ini pakai Mediatch Helio G99 yang entah udah dipakai berapa HP di Indonesia. pasti udah familiar performanya di mana di berbagai game yang pasti adem dan cukup untuk sekedar jalanin daily login Zenlesson Zero gue di setting low atau mainin ML high frame rate enggak terlalu panas tapi kalau udah main dari atas 30 menit pasti ada sedikit throttling. Sure dengan harga segini bisa dapat HP dengan dimensity 6300 5G atau bahkan lebih. Tapi apakah ada HP 2,9 jutaan lain yang udah pakai storage UFS 512 gig? Yap, konfigurasi memori 8/512 gig UFS inilah selling point utama dari Inoi A75. Maybe mereka mikir udah ada sekian banyak brand yang nawarin opsi 256 gig di harga R jutaan dan A75 ini bisa nyasar Nietzsche yang benar-benar butuh storage 512 gig di harga sekecil-kecilnya. Persensoran pun lengkap, ada gyroskop hardware, Kompas proximity, dan paling penting NFC. Tetapi sama seperti HP-HP entry level to lower mid sekarang ini ada setup triple kamera yang dua di antaranya basically pajangan. Sensor utama adalah 50 megapel yang cukup besar lalu ditemani kamera makro 2 megapel dan tof. Kamera utama sih sebenarnya enggak jelek usable untuk dokumentasi sehari-hari. Tetapi dari segi software ini kadang warna dan brightness-nya agak rata kanan. Terutama kalau motret orang padahal beautify-nya dimatikan. Asalkan ada skill hasilnya bisa memuaskan. Ada night mode lumayan meski gak wow. Seperti biasa kamera makro kualitasnya benar-benar ala kadar. Jadi mending pakai fitur dua kali zoom kamera utama aja karena actually bisa lebih bagus. Video bisa rekam up to Q HD tidak ada OS yang penting kebantu eis biar enggak terlalu goyang pas rekam video full HD. Kamera punch hole depan 24 megap by the way dengan resolusi video maksimal full HD. Not bad. Soal baterai ini agak konservatif di mana saingannya macam Infinix udah nginjak ranah 45 sampai 90 watt. Inoi A75 baru dikasih 33 wat charging di baterai 5000 mAh yang butuh waktu sekitar 80 menit ngecas dari kosong sampai penuh. Screen on time untuk nyetel YouTube ada di sekitar 10 jam yang termasuk normal. sayangin speaker mono padahal beberapa rival 2 jutaan atas udah pakai speaker stereo. Oke, jujur kami senang sekarang makin banyak merek HP baru yang resmi masuk Indo, pilihan makin banyak, tinggal kita rekap apa yang bisa bikin kita milih HP ini dibanding yang lain. Contoh, barusan ada Moto G45 5G yang udah 5G. Desain lebih premium tapi charging masih 18 watt dan layar HD plus. Mungkin lebih fair kalau bandinginnya sama Infinix Note 50 Pro yang udah AMOLED, charging 90 watt. Konfigurasi 12256 gig, dan tampilan lebih oke di harga yang sama. Namun sekali lagi, Inoi A75 punya dua kelebihan yang enggak dimiliki merek lain saat ini di harga MP Rp3 juta, yakni storage 512 gig dan garansi global 777 hari alias 2 tahun lebih. Walau belum tahu juga ini kualitas after sales-nya seperti apa. Mungkin kalau mau maksimalin kelebihan storage luas bisalah kasih port USBC 3.2 biar transfer speed-nya setara SSD eksternal. Hehe. Itu dulu aja kesan singkat soal HPOI pertama yang kami review. Mungkin kalau ada waktu bisa kita bahas juga dua produk Ino lain yang udah dijual di Indo. Please menang mending di komentar. Gue Mike and as always, stay safe, stay healthy.
