Hape motorola Paling MAHAL!! - Unboxing motorola razr Fold (YouTube Video)
Harga smartphone lagi pada mahal, yang lain pada kagak berani jualan, tapi tidak dengan Motorola. Motorola malah bawa smartphone termahalnya ke Indonesia. Kenalin Sob, ini adalah Motorola Razr Fold. Setelah kemarin itu versi flip-nya, sekarang versi fold-nya juga dibawa ke Indonesia. Dan sebenarnya timing-nya ini agak mepet, karena seperti yang kalian bisa lihat di sini, ini adalah Motorola yang berkolaborasi sama FIFA 2026 atau piala dunia ya. Jadi dia ini tuh makanya ada logo FIFA 26-nya di sini. Jadi langsung aja kita unboxing smartphone ini. Nantinya kalian bisa nulis di kolom komentar mau tahu apa tentang smartphone ini, biar nanti di video review-nya kita akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Sobat, oke? Nah, langsung aja kalian bisa lihat tampilan box-nya seperti ini, Razr Fold dan juga di bawahnya nih ada tulisan sound by [musik] Bose. Dan di sebelah kanannya sini, streaming-nya pakai Vision Plus. Oh, [musik] satu dan bagian sampingnya ini ada Motorola dan FIFA 2026 seperti yang saya katakan. Dan menariknya sebenarnya ada di bagian bawah sini. [musik] Nah, di bagian bawah sini, di keterangan sini sebenarnya kalau kalian bisa zoom in dan lihat, ini dia itu tertulis dirakit di Satnusa Persada. Nah, ini adalah hal yang menarik karena biasanya smartphone-smartphone flagship yang mahal-mahal [musik] itu biasanya itu bahkan biasanya dirakitnya masih di luar dan pakai sistem TKDN yang software, tapi dia itu udah pakai sistem TKDN hardware. Jadi kayaknya Motorola enggak main-main sekarang ya untuk di Indonesia. Harganya berapa sih, Bang? Nah, ketika saya unboxing smartphone ini, saya tuh enggak dikasih tahu harganya berapa, karena memang mereka mungkin lagi bingung ya, ini harganya mau dijual berapa ya. Tapi kalau video ini sudah bisa diposting, tentu harganya harusnya sudah keluar dan mungkin saya taruh entah di judul ataupun di thumbnail. Nah, sekarang kita buka box-nya. Tararam, nah ini dia eh si desain dari HP-nya. Bagian sini ada enggak? Oh, enggak ada enggak ada enggak ada apa-apa. Dan ini dia HP-nya langsung kelihatan tulisannya "Thanks for choosing our product." Wow. Tipis, coy. Entar kita bahas entar. Terus juga dibuka isinya ini ada kepala charger 60 watt, terus kabel data dan harusnya dikasih casing nih. Harus dong, masa enggak dikasih casing? Masa beli HP mahal enggak dikasih casing? Kaya siapa itu? Tidak. Dapat casing walaupun cuma separuh, enggak apa-apa. Oh, ada separuhnya ada di bawahnya lagi. Nih ada eh panduan penggunaannya. Tulisannya ini di dalam bahasa Indonesia ya. Terus SIM card ejector-nya juga masih di dalam. Kenapa ditaruh dalam plastik eh kertas ini saya enggak ngerti. Nah, SIM card ejector-nya kaya begini. Cukup punya desain yang agak nyeleneh. Terus ada informasi hukum, keselamatan, dan peraturan dan ini dibuat [musik] casing di bagian depannya dan ini biasanya ini pakai lem ya, pakai adesif gitu. Si biar enggak copot karena biasanya desainnya tipis itu kan enggak tahu nyantolnya di mana ya. Dan itu dia isi dari box-nya. Sekarang kita ke HP-nya. Iya, segelnya gitu doang. Dan keluarlah. Desainnya cakep benar, Guys. Waduh. Bagaimana ini? Apakah di atas bisa melihatnya? Ini bagian belakangnya ini tekstur yang mana yang Motorola suka kaya begini ya. Dia tuh selalu ngasih tekstur di bagian belakangnya entah waktu itu biasanya vegan leather atau apa ini teksturnya tuh benar-benar ngingetin saya sama dulu Motorola RAZR yang smartphone bukan yang flip ya. Dulu dia punya motor RAZR juga yang sangat-sangat tipis kayak begini. Wih, cakep banget coy. Kenapa ya Motorola tuh punya desain yang cowok banget ya? Cowok kantor SCBD banget ini. Beuh, keren benar. Nah, ini dia tampilan awalnya seperti ini. Sangat clean dan kalian bisa lihat ya di sini memang ada local apps. Biasanya kadang untuk TKDN itu ada local apps-nya juga karena kalau TKDN software lu harus masukin local-local apps. Tapi bedanya adalah biasanya local apps-nya itu seabrek. Kalau kalian beli HP-HP dari brand lain ya kayak misalnya apa ya yang TKDN software kayak Oppo, Vivo gitu pasti local apps-nya banyak banget. Ini mah cuma seuprit. Pasti bisa di-uninstall. Noh. Mana ini? Kok enggak bisa? Nonaktifkan aja. Enggak ada uninstall-nya. [tertawa] Baru mau gua puji lu. Ternyata ada beberapa aplikasi yang bisa di-uninstall tapi ada juga yang enggak. Tapi eh nilai sisi lebihnya kalian bisa lihat aplikasinya cuma seuprit. Yang segini jadi kalian bisa apa ya? Tuh cuma segini aja. Nah, untuk spesifikasinya dia itu pakai Snapdragon 8 Gen 5. Jadi bukan 8 Elite Gen 5 ya, dia itu pakai Snapdragon 8 Gen 5. Menurut saya mmm enggak pakai yang Elite itu ya sebenarnya masih bisa diterima sih karena 8 Gen 5 aja itu udah termasuk cukup cepat. Mungkin sebagai perbandingan 8 Elite Gen 5 itu di punya AnTuTu Benchmark di 4 juta. Kalau 8 Gen 5 itu di sekitaran 3 juta, dan juga perbedaannya apa sih? Perbedaannya itu ada di clock speed sama memori dari eh GPU-nya. Jadi tentu kalau misalnya mau main game lebih eh smooth dengan grafis yang lebih bagus ya kamu harus butuh yang 8 Elite Gen 5 tapi 8 Gen 5 masih not bad ya. Dan [musik] saya sih kalau pakai smartphone kayak begini enggak akan dipakai buat main game kayak Genshin Impact sih. Ketika dipakaikan casing menjadi ini ya. Saat casing-nya plastik transparan saja. Saya sengaja enggak eh enggak dilepas perekatnya karena mau lihat dulu. Dan jadi begini. Jelek menurut saya. Jelek banget. Ah, nyeri jelek. Ah, terlihat kelihatan murah. Tidak. Ah, enggak oke ah. Karena plastik bagian belakangnya ini enggak plastik clear kayak sedikit smoke tapi smoke putih gitu loh. Ah, enggak suka. Jadi saya lepas saja. Untung kagak gua lepas adhesifnya. Ya, kan kok kayaknya cakep banget coy. Beh. Paling saya cuman harus khawatir satu saja. Saya sengaja pas lagi unboxing ini enggak bawa Irwan. Biasanya mau lihat ini nih. Bahaya dia kalau dia lihat HP ini nih. Dan mungkin langsung saja kalian tulis di kolom komentar di bawah eh ngelihat harganya menurut kalian apakah worth apa enggak in this economy tentu saja. Mungkin harganya agak akan agak naik. Tapi ada beberapa hal yang bisa membuat smartphone ini punya harga yang lebih eh kompetitif yaitu salah satunya adalah dia pakai TKDN yang eh apa? Eh hardware. Jadi kalau dirakit di Indonesia biasanya bakal dapat banyak insentif yang pada akhirnya punya harga yang lebih kompetitif bahkan biasanya lebih murah daripada harga global. Dan yang kedua adalah adalah apa ya tadi gua udah nginget-nginget adalah apa ya oh iya dia pakai Snapdragon 8 Gen 5 bukan 8 Elite Gen 5 harusnya punya harga yang lebih kompetitif juga menurut kalian harganya oke apa enggak tulis kolom komentar di bawah dan apa aja yang pengen kalian tahu misalnya kameranya yang ketiganya pakai 50 megapixel nah sebenarnya gua lupa nih mau kasih tahu nih kamera ketiganya punya 50 megapixel ada 50 megapixel di kamera utama 50 megapixel dan 50 megapixel ultra wide ya dan itu aja untuk video kali ini tadi saya ngulang ya harganya berapa eh harganya oke apa enggak dan tulis apa yang kalian pengen tahu dari HP ini di kolom komentar di bawah sekian dari Moly kita akan ketemu lagi di video review-nya mungkin ya dadah assalamualaikum
