Jungkat

HAPE SEJUTA UMAT ! Unboxing Redmi 15C (YouTube Video)

  • 25/08/2025

Hai Andika, guys di sini. Kenalin ini adalah Redmi 156, Redmi 15C, HP baru dari Redmi yang harganya R1 jutaan, yang udah ada NFC. Desainnya ini mirip iPhone 12. RAM-nya 16 GB tapi virtual ya. RAM aslinya itu 8 GB dan storage-nya 256 GB. Baterainya sekarang juga di-upgrade 6000 mAmz. dengan fast charging yang juga di-upgrade di 33 watt. Layarnya lebih gede 6,9 inch dengan 120 Hz refresh range dengan harga R1 jutaan yang lebih tepatnya di sini. Apakah dia worth untuk dibeli? Langsung aja kita bahas. Kalau kita lihat dari sisi boknya mirip banget ya sama Redmi generasi sebelumnya 14C. Jadi pleklek warnanya merah putih khas Redmi pas banget dengan Agustusannya Indonesia. Jadi warnanya merah putih kayak gini. Tinggal nambahin aja sih di sini ya. Merah putih one for all. Wah ramei tuh pasti. Di sebelah sisi kirinya ada nama prosesornya prosesor Quad octa corore. Terus kameranya sekarang 50 megap dengan ada AI-nya. Ini untuk varian warna yang Twilight Orange. Dia ada empat varian warna ya, ada midnight black, min green, sama moonlight blue. Kalau untuk variannya ada yang 6128 dan ada yang 8256. Yang kita bahas ini yang 8256 dan katanya desainnya ini ramping dan elegan. Hm, apa iya? Coba kita lihat dan langsung aja kita buka di dalam paket pembeliannya ada apa aja. Ada siling point yang sama kayak boknya tadi udah kita sebutin juga. Terus harusnya sih dapat fast charging yang 33 watt. Wah gila 1 jutaan R juta kecil ya bukan 19 kita udah dapat charging yang 33 watt itu menarik banget sih. Biasanya cuma 10 watt kalau enggak 18 watt. Ini langsung dikasih 33 watt dan ada chargernya enggak kayak sebelah yang enggak ada chargernya. Tapi udah ya cuma itu aja kita enggak dapat casiss-nya. Harusnya di sini. Oh ada sim ejector di sini. Kiss-nya mana ya? Oh, ini ada case-nya enggak? Ada. Enggak ada case-nya ya. Jadi, unit yang kita ini enggak dapat cas ya. Udah kita cross check cuman enggak tahu ya apakah dapat. Buat kalian yang mungkin udah beli Redmi 15C, coba tulis di kolom komentar deh. Emang enggak dapat case ya? Nah, ini dia nih si Redmi 15C-nya yang secara desain tadi sempat saya mention kalau dia mirip sama iPhone 12 ya. Nah, sekarang balik lagi ke vertikal lensa kayak gini mirip iPhone 12. Dan untuk bobotnya langsung aja kita timbang ya, dia ada di berapa? Karena kan sekarang baterainya lebih gede ya, 6000 mamp. Uh, lumayan bobotnya ada di 211 gr. Kalau Redmi 14C itu kalau enggak salah di 205 gr tapi dengan baterai yang lebih dikit dibanding 15C. Nah, untuk warna yang twilight orange ini dia ada kayak semacam aksen-aksen garis-garis sutra kayak gini ya. Nah, yang punya aksen garis sutra ini yang twilight orange sama moonlight blue. Kalau yang dua lainnya itu tipis. Terus dia permukaannya walaupun dia masih pakai plastik ya, tapi dia glossy. Jadi seolah-olah pakai kaca, tapi ini bukan kaca ya, plastik. Cuman glossy-nya ini yang saya suka dia enggak terlalu nempel sama fingerprint. Nih, tangan saya udah basah dan ini aman aja enggak ada magnet fingerprint. Terus di samping kanan ada volume up and down, ada tombol power yang juga jadi satu sama fingerprint. Di bagian atasnya kosong, enggak ada apa-apa. Di bagian kiri ada SIM tray yang dia support sama dual SIM dan masih ada micr SD ya. Terus di bagian bawah type C, speaker, ada mic sama ada audio jack-nya. Untuk bagian depan dia dilindungi sama Corning Gorilla Glass 3 yang juga udah lumayan bukan Corning Gorilla Glass 7i. Plus dia ada sertifikasi IP rating 64. Oke, jadi sekarang kita nyalain sambil kita instalasi beberapa aplikasi untuk kita hands on. Oke, jadi HP-nya udah selesai kita instalasi untuk hands on. Saya bilang tadi tampak belakang luxury, mewah, simpel. Tampak depan. Hah, langsung kelihatan dia hampir R1 jutaan ya. Karena bezelnya masih lumayan tebal. Di bagian bawah tebal, kiri kanan atas tebal. Terus dia juga masih pakai water drop kamera kayak gini. Kalau untuk layar dia ini pakai 120 Hz ya, refresh-nya jadi kencang. Tapi sayangnya belum full HD plus, masih HD Plus yang ya biasa di HP R jutaan kecil HD plus itu masih standar. Terus kalau kita lihat di sini juga udah include interconnectivity loh. Ini biasanya ada di HP Xiaomi yang midrange atau flagship. Jadi kita bisa koneksiin dengan device Xiaomi yang lain, bisa clipboard. Jadi kita copy di sini, kita paste di device Xiaomi yang lain. Bisa ada calls yang berarti kalau misalkan ada telepon di tabletnya nanti juga bakalan ada telepon. Tapi kalau kalian tanya apakah ada NFC nih di more connectivity-nya ada NFC aman. Dan saya penasaran untuk display-nya ini refresh ris-nya dia bisa adaptif enggak ya? Dia bisa adaptif tapi adaptifnya itu di 60 atau 120 Hz. Kita langsung di 120 Hz aja lah. Kita coba ya apakah refreshernya ini mau balik. Oh dia ada 90 Hz juga ternyata ya. Oh jadi adaptifnya itu 60 90 dan bisa 120 juga. Nah di home screen ini dia enggak mau 120 ya di 90 Hz. Tapi kalau misalkan kita coba di Google Chrome misal Google Chrome kebacanya 60 ya. Enggak semua aplikasi sih, tapi kalau di setting tadi dia bisa kebaca 120 Hz. Dan untuk layarnya ini juga udah support sama wet touch display 2.0 ya. Dan udah kita coba ini kita kasih air dan kita operasiin. Dia tetap bisa walaupun tangan kita basah ataupun layarnya yang basah. Dan sekarang kita coba lihat IPS-nya yang belum full HD plus ini apakah secara kalor akurasi seenggaknya harusnya bagus lah ya walaupun belum full HD plus. di mode Vivit SRGB-nya itu di 99,5%, NTSC-nya 86,2%, mode saturated 99,5%. NTSC-nya tapi berkurang ya di 8 2,7%. Kalau mode standar sRGB-nya sih sama 99,5% tapi NTSC-nya di 82,2%. Dan untuk P3-nya dari ketiga mode ini kalian bisa langsung lihat aja di sini. Nah, saran saya mending di mode Vivit-nya sih karena NTS-nya lebih gede. Tapi kalau kalian maunya outdoor di satu rated-nya aja. Karena di mode satu rated untuk HP R jutaan dia punya brightness tipical nits itu di 673 nitz. Tapi saya penasaran kalau HP R1 jutaan kayak gini harusnya sih bisa ya karena RAM-nya 8 GB. Kalau misal kita upscaling dia bisa sampai di berapa? Oh bisanya di 2160p 60 fps. Dan kita coba apakah dia ada lagi-leyin-nya kalau kita upsale di mentok. Hmm. Kalau kita upskill mentok dia masih ada patah-patahnya ya. Coba kalian peka enggak? Tuh, masih ada patah-patah. Ini sinyal Wi-Fi-nya mungkin, Bang. Enggak, ya. Sinyal Wi-Fi-nya aman tuh masih jalan. Tapi kalau kita up skill yang mentok 2160p tuh kelihatan dia frame rate-nya jadi patah-patah. Jadi saran saya sih turuninlah, jangan di mentok 2160p. Kalau untuk Netflix, dia udah dapat security white fan-nya itu L1. Jadi bisa nonton dengan resolusi full HD. Cuman ya layarnya ini XD Plus. Jadi ya okelah dapat L1. Kalau dari segi warna sebenarnya dia udah cakep dan enak kalau untuk nonton film. Tapi kalau kita fokus ke bezel sama water drrop-nya itu mulai agak keganggu ya. Ya. Ya, semoga aja Redmi ke depan walaupun R jutaan udah bisa pakai punch hole lah. Dan buat kalian yang suka streaming Netflix berjam-jam itu kan butuh baterai yang gede banget ya. Nah, harus baterai dia upgrade dari sebelumnya. Sebelumnya itu cuma 5.160 m, sekarang jadi 6.000 mAmz. Fast charging-nya juga naik. sebelumnya itu cuma 18 watt, sekarang 33 watt. Dan kita juga udah tes baterainya ini di beberapa skenario ya. Kayak PUBG kita main 30 menit berkurang cuma 5%. Mobile Legends 30 menit berkurang juga cuma 50%. Netflix 30 menit berkurang 2%. YouTube 30 menit juga berkurang 2%. Jadi kalau secara data baterai sih aman-aman aja. Dan karena sekarang fast charging-nya lebih kencang, jadi ngecasnya juga lebih kencang ya. Nah, ini saya bukain datanya langsung dari baterai lock-nya. Kita coba ngecas itu dari 1%. Mana nih? Nah, ini 1% jam 15.02 di 50% itu di jam 51% lah di 15.38. Jadi sekitar 30 menit. Kalau sampai 80% 80%-nya kita lihat di sini 85 itu 1620. Terus kalau misalnya 100% dia full-nya ada di 1635. Nah, kalau 0 ke 100% memang lumayan lama karena semua baterai ya kalau misalkan udah 80% dia biasanya ngurang untuk memperawet daya tahan baterainya biar enggak cepat panas baterainya. Tapi 0,50% setengah jam 33 watt untuk kapasitas baterai 6000 mamp sih udah cukup kencang. Sekali lagi ini HP R1 jutaan ya. Jangan dianggap HP R jutaan itu yang harusnya 45 watt gitu. Enggak 33 watt aja udah kencang. Sekarang kita bahas chipsetnya. Kenapa di boxnya tadi enggak ada tulisan chipset? Karena secara chipset dia enggak upgrade ya dibanding sebelumnya. Tetap pakai Helio G81 ya. Skornya sih Anutu mirip-mirip ya sama 14C. Jadi di sekitaran 2003.000 R dan ini pun juga bukan untutu 3D yang standar. Ini harus kita download yang light, yang versi light-nya dulu. Terus kalau untuk Geekband skornya itu di 399 1351. Multi corore-nya ya mirip-miriplah sama G81 di 14C. GPU-nya juga mirip hampir 1000 poin. Terus untuk stability-nya kita tes juga di CPU throttle selama 30 menit dia catnya segini. Enggak ada throttle sih ya aman. Enggak ada yang warna orange kuning aja lah. Dan itu pun masih di atas 80%. Nah, karena chipsetnya sama aja dengan sebelumnya ya, jangan berharap performanya yang naik signifikan gitu ya. Ini kita udah tes dan langsung aja kita tunjukin untuk chartnya. Nah, PUBG dia dapatnya di 40 FPS tapi aman sih, enggak ada kendala. Ini kita main satu match sekitar 18 menit terus balik ke lobi. Lobi itu loading ya pasti turun FPS kayak gini wajar. Terus dia stabil lagi di 40 fps. Dan untuk power-nya dia cuma butuh 3 watt di PUBG. Dan kalau untuk temperatur ini, temperatur bagian dalam ya itu di 41 derajat celcius. Mobile Legends. Mobile Legends dia kebukanya 60 fps dan ya masih ada drop-dop sih ya kalau Mobile Legends ketika match itu di masih di atas 30 fps. Tapi ini kalau yang sampai curam banget ini dia balik ke lobi. Jadi average-nya ada di 57 fps dengan power cuma 2,6 watt. Temperaturnya di 40 derajat celcius. Kita juga coba di Gensin Impact loh ya. G81 itu sebenarnya kalau main game Gin Impact ya janganlah sebenarnya tuh coba kalian lihat cuman di 20 fps makanya kita enggak main selama 30 menit karena kita enggak sabaran orangnya ya nge-lag banget di bawah 30 itu udah enggak recommended untuk main terus watering wave juga kita coba karena biasanya banyak yang komplain, "Bang, Wooding wave dong jangan Gensin Impact. Gensin Impact itu udah game yang ringan." Oke, Gensin eh sori watering wave di 9 menit 20 fps juga di bawah 30 fps. Jadi saya sih enggak saranin ya. Temperaturnya juga lumayan tinggi di 43 derajat celcius. Dan untuk suhu permukaannya ketika kita coba main game Mobile Legends selama sekitar setengah jam itu masih aman sih. Dia ada di sekitar 41,9 derajat celcius bagian depan dan kalau bagian belakangnya di 40,5 derajat celcius. Sebenarnya untuk HP entry level sih dengan G81 yang chipsetnya enggak terlalu kencang sebenarnya cukup anget-anget kukus sih, tapi karena masih di bawah 42 derajat Celcius jadi masih dibatas aman. Tangan kita itu enggak kayak wah panas gitu, enggak. Kalau untuk kameranya, untuk main kameranya itu 50 megapel, enggak ada upgrade dari 14C dan kamera depannya downgrade ya kalau di 14C itu tapi downrade-nya ini secara resolusi ya dan resolusi itu bukan salah satu faktor untuk hasil kameranya jadi bagus. Di Redmi 14C kamera selfie-nya itu 13 megapel. Sementara 14C ini turun jadi 8 megapel. Tapi ya sekali lagi resolusi itu bukan salah satu penentu biar kameranya bagus. Tapi kalau chipsetnya sama harusnya sih hasilnya mirip-mirip ya. Kita coba deh kameranya di luar. jadi adalah kualitas kamera depan dari Redmi 15C yang ya standarnya hampir R jutaan sih, tapi masih okelah, enggak terlalu terlihat kamera jadul yang VBGA gitu ya. Patah-patahnya ada, skin tune jadi agak keoren-orenan. Dynamic range ya temboknya jadi satu sama langitnya jadi kureng. Dan kalau misalkan kita pindah dari area terang ke gelap, nah itu tadi gelap terus kita ke terang. Oke, masih oke. Biasanya kalau R jutaan tuh exposur-nya kayak ngacu gitu. Noh, tuh. Itu kan ya, exposurnya kayak blown out gitu. Tapi detail muka masih bisa terjaga. Cukup oke untuk kelas harganya. Tapi kalau dibuat jalan ya kira-kira seperti ini guys. Agak shaky. Dan kalau lebih ekstrem lagi low light-nya di dalam ruangan kira-kira seperti ini. Kamera belakang sama juga 1080 30 fps. Terus kalau digunain untuk zoom detailnya wuh masih cakep, masih lumayan. Terus bokehnya juga masih oke. Cuman ya stabilisasinya ya enggak kurang ya. Ini saya zoom out sambil jalan pelan-pelan tuh masih goyang shiky. Terus kalau misalkan kita cobain autofokusnya seperti biasa dari ruangan yang terang dari sini kita pindah ke sini. Set. Weh masih oke. OSur-nya masih bisa terjaga ya. Karena biasanya kan kayak pindah dari terang ke gelapnya itu kalau R jutaan kayak ngetap-ngetap gitu. Terus kalau misalkan dnamic range di main kameranya masih cukup oke. Dibuat tilting enggak terlalu patah-patah. Tapi gempanya lumayan sih dan kalau misalkan digunain untuk jalan yah lumayan sik-nya. Kita coba autofokus. Ah tuh exposur-nya jadi kayak kurang stabil gitu ya. Dan untuk software update-nya sekarang 4 tahun, security update-nya 6 tahun. Jadi, ya kasarnya kalian bisa pakai HP ini 4 tahun untuk software update-nya dan security update-nya bisa sekalian sampai pakai 6 tahun. Untuk HP R jutaan itu sebenarnya lama banget dan untuk garansinya di 15 bulan jadi ketambahan 3 bulan dari 1 tahun. Plus kalau kalian tanya speakernya stereo atau enggak, Bang? Enggak. Speakernya ini masih munuh. Tapi kalau kalian tanya NFC-nya ada atau enggak, ada. Terus sensor-sensor kayak kompas, aselorometer. Tapi kalau untuk Gro dia belum ada, ya. Nah, karena NFC-nya ada, jadi cocok buat teman-teman kita yang narik ojol entah itu mobil atau motor ya. Karena kan kalau misalkan mau isi Imani itu lebih gampang kalau pakai HP. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja unboxing dan juga hands on dan hampir review ya. Sekarang sebenarnya semuanya udah saya bahas dari Redmi 15C ini. Dan kesimpulannya, HP yang satu ini cocok buat siapa? HP ini cocok buat yang nyari baterai awet kayak pekerja outdoor, terus ojol, driver online, kontraktor, itu cocok sih. Kalau buat anak sekolah juga bisa. buat secondary device, buat kerjaan ringan aja ya, buat HP admin Shopee, admin toko bisa juga karena kelebihannya jelas baterainya awet, ngecasnya juga kencang untuk kelas harganya. Layarnya sekarang lebih gede dengan refresh rate tinggi, scrolling mulus, desainnya juga cakep. Kameranya, mindsetnya harus diubah ya. Kameranya untuk ukuran R1 jutaan juga udah oke. Untuk harganya ketika saya shoot ini saya belum tahu berapa tapi harusnya sih R1 juta kecil lah ya, 14 atau sampai 17 lah. Enggak mungkin 1399. Untuk link pembeliannya nanti akan saya taruh di kolom deskripsi di bawah. Kekurangannya yang enggak bisa diwajari sebenarnya karena HP R jutaan dari kompetitornya udah mulai banyak tuh beasel yang tipis, yang udah pansul udah mulai banyak. Jadi bukan sesuatu yang udah bisa ditoleransi gitu enggak. Jadi san saya buat Redmi ke depan ya baselnya harus ditipisin terus full kamera karena kalau kita ngomong yang wajar karena harganya R jutaan udah enggak wajar lagi karena kompetitornya udah banyak R jutaan kecil yang pakai pansul dengan beasel yang tipis. Walaupun kompetitor yang lain kayak Samsung juga belum kayak gitu. Performanya juga enggak ada upgrade ya tetap pakai G81 Ultra dan kalau kalian carinya R1 jutaan yang 5G bukan HP ini. Speakernya juga masih munduh. Tapi overall dengan harganya start from R,4 juta harusnya ini bisa jadi rekomendasi HP sejutaan daripada kalian beli HP di TikTok Detok yang kemarin saya bahas Rp700.000 handphone apa gitu saya beli Rp700.000 Android 4 itu enggak bisa dipakai mending ini nambahin dikit nambahin Rp700.000 Kalian bisa dapat HP yang bisa dipakai untuk 4 tahun ke depan.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Redmi 15C

Redmi 15C adalah smartphone kelas menengah yang dirilis resmi di Indonesia oleh Xiaomi dengan fokus pada daya tahan baterai, layar yang luas, dan performa yang memadai untuk penggunaan harian. Perangkat ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan ponsel untuk komunikasi sehari-hari, konsumsi konten, dan aktivitas ringan sampai menengah tanpa kompromi di...