HARGA HONDA STEPWAGON JADI YANG TERMURAH DI KELASNYA!! KOK BISA?? (YouTube Video)
Halo semuanya, kembali lagi di vlog Aanif. Ya, kita lagi ada di 2025 dan kali ini di belakang saya sudah ada Honda Step Wagon ya. Ini mobil ya akhirnya muncul di Indonesia. Jadi sebenarnya mobil kalau di Jepang sendiri Honda tuh udah ngeluarin dari tahun '96 dan udah banyak generasinya dan generasi terbaru ini akhirnya dimasukin sama Honda ke Indonesia. Wow. Dan yang menariknya lagi harganya sekarang jadi Rp629 juta. Artinya untuk sebuah Honda ini mobil harganya sangat terjangkau. Dia pakai mesin 2000 cc hybrid. Udah gitu kalau dibandingin sama Honda Civic ya dia lebih murah dibandingkan dengan Honda Civic. Udah gitu dia CBU dari Jepang langsung. Nah, pertanyaannya mungkin buat teman-teman bagus mana sama Nissan Serenai Power. Saya harusnya ke GIAs lihat Nissan Serenai Power. Eh, tiba-tiba ada Honda Stepwagon. Nah, sebenarnya ada plus minus dan nanti akan kita bahas. Jadi, buat teman-teman yang lagi galau pengen ngambil apa, cek video ini sampai akhir, ya. Jadi, yang gua suka dari mobil fan seperti ini, dia itu dalamnya lega karena bentuknya kotak, tapi secara dimensi dia enggak gede-gede amat. Bahkan dibandingkan dengan dimensinya Innova Zenix gitu ya, kalau kita sama-sama masuk gan, dia itu tidak selebar itu. Padahal kalau dia di dalam lebih gede ke mana-mana dibanding Innova Zenix ya. Dibandingkan dengan Power dia itu lebarnya mirip cuma beda 10 mm atau 1 cm doang. Ini lebih lebar dan panjangnya ini lebih panjang 4,8 m. Jadi kalau kita lihat, wah berarti lebih lega dong dibandingkan dengan Nissan Feru. Kenapa dia bisa lebih panjang sampai 4,8 m? Kalau kita lihat bagian depannya ini moncongnya tuh panjang sekali ya. Jadi bukan untuk ruang dimensi tapi untuk bagian depannya. Dan yang gua suka dari desainnya dia itu desainnya ngotak ya. Udah gitu biasanya mobil kayak gini tuh dia tuh selalu dibikin streamline dari atas sini ditarik udah udah naik ya. Dia tuh malah dibikin kotak begini. Habis itu lurus. Nah, kita lihat juga bagian depannya. Jadi, Nissan Stepwagon eh Nissan Honda Stepwagen yang generasi sebelum ini itu bentuknya kan tajam-tajam gitu ya. Ini kembali ke kotak seperti generasi pertama dan generasi keduanya. Jadi cakep. Tapi soal desain selera gua suka banget sama desainnya. Lampunya juga kelihatan ya. Niat tuh. dalamnya emang dia gak pakai projecttor, dia masih pakai multireflector LED sama ada LED-nya di sini nih buat DRL-nya. Terus grillnya juga enggak neko-neko. Bumpernya juga enggak neko-neko. Emang kalau kalian perhatiin gua dari dulu, gua suka mobil yang desainnya simpel, clean, cakep lah. Enggak suka yang terlalu rameai. Ini bagus, gua suka. Kemudian kalau kita lihat pelegnya, dia menggunakan ban 20560 ukurannya R16. Desainnya juga menurut gua elegan. Tapi emang secara veleg kalau bikinnya kecil ya. Si Nissan Serenanya juga R16 loh. Nah, bannya sendiri dia pakai Good Gear Efficient grip sama kalau kita lihat ada garis lurus chromnya tuh rapi, enggak lebay. Tapi bagian sininya dia enggak pakai chrom bagus. Dan handle pintunya dari depan sampai belakang itu rata. Dia nyambung ya. Di sini kayak ada e touch sensitive sensor. Jadi kalau kita pegang kunci, kita pencet ini bisa kebuka. Tapi kalau kita enggak pegang kunci bukanya begini. Nah, seperti biasa ya. Pintu depannya bisa dibukanya tuh lebar hampir 90 derajat. Kalau kalian lihat spionnya dia ada kaca di bawah ya. Ini tujuannya buat ngelihat bagian bawahnya sih pas kita lagi parkir. Tapi sayangnya mobil ini tidak dilengkapi dengan kamera 360 atau bird IW. Jadi kalau kalian pengen parkir lebih gampang harus nambahin sendiri. Terus kalau di San Serena dia tuh bisa dibuka pakai sensor. Dia enggak ada cuma enggak terlalu penting lah ya. Nah, ke belakang yuk. Nah, ini dia bagian belakangnya. Simpel, ngotak, tapi keren ya. Terutama lampu LED-nya tuh kayak dietarik garis gitu ya. Sama ada garis dalamnya lagi. Ada dua garis nih. Tapi yang garis dalamnya ini warna putih buat lampu sein sama lampu mundurnya. Nah, dia punya spoiler yang cukup gede ya, biar enggak kelihatan kaku. Sama ini nih bmper belakangnya. Kalau kalian pikir dia cuma sampai sini doang. Enggak. Bm belakangnya sampai ke bawah. Ada sensor parkir ada empat. Sama kalau kita buka pintunya ya. Ini menurut gua yang jadi kelemahan sih. Kenapa? Karena mobil kayak gini kalau dibuka itu lebar sekali kan. Pintunya panjang ya. Jadi kita butuh space di rumah buat buka pintunya. Dulu generasi sebelum ini dia tuh bisa dibuka atas bawah sama kiri kanan ya. Yang kirinya apa yang kanannya gua lupa ya. Bisa dibuka. Jadi kita kalau misalkan space-nya sempit kita bisa ngeluarin barang lebih gampang. Kalau ini kita masuk rumah sebaiknya parkirnya maju ke depan. Karena kalau parkirnya ke belakang ya kita butuh space buat buka pintu belakang ini. Kalau di San Serena dia tuh ada bisa dibuka bagian atasnya ya. Jadi kaca atasnya bisa dibuka. Kita enggak perlu space banyak bisa ngambil barang. Jadi emang PR-nya di situ aja. Nah sama bagasi belakangnya ini gua suka banget karena dia cerdas. Jadi kalian lihat ya ini posisi kursi lagi tegak. Lihat, kita punya bagasi yang besar sekali dan ini enggak dikasih separator. Sama kalau kita ngelipat kursinya, dia bisa ditaruh di bawah sini. Jadi, ini enggak enggak makan space sama sekali ya. Kalau misalkan saya kan masih di atau Foxy masih dilipat ke samping kiri kanan ya. Ini benar-benar bisa dibikin rata lantai. Cakep dan pengoperasiannya juga gampang sekali ya. Jadi kita enggak perlu pakai effort ya. Kita tinggal lipat seperti ini. Kemudian tuh langsung rata sama lantai. Nah, kemudian di sini ada separasinya. Tujuannya ini kan bolong ya. Nah, tinggal tutup aja gini. Nah, jadi rata sama lantai. Tapi hook-nya masih kelihatan. Ini pintar banget. Kenapa enggak semuanya kayak gini aja gitu. Terus di sebelah sini ada tempat penyimpanan. Tapi emang bukanya enggak terlalu friendly. Kayaknya ini buat sesuatu yang sifatnya darurat ya. sama di sini juga bisa dibuka dan ini panjang sekali bisa buat naruh dongkrak nih sepertinya ya kalau dilihat dari tempatnya. Oke, sekarang gimana cara ngebukanya ya. Jadi di sini kita bisa lihat ada sangkutan. Ini agak sedikit butuh effort ya, tapi enggak segitunya kok. Dah, bisa sampai rebah banget ya. Dan kursinya juga bisa buat tiga orang karena headr-nya disiapin tiga sama ada seat belt di bagian atas. Naikin lagi tuh. Sangat mudah sekali. Tapi ya dia tuh enggak dikasih separator lagi gitu. Jadi ini cuma buat tadi nutup doang ya. Enggak bisa dibuat nutupin bagian sini. Tapi ini udah lega bagus. Seandainya semua mobil yang punya bangku baris tiga dibikin kayak gini cakep. Nah kalau mobil beginian biasanya kita duduk di bagian belakang ya. Kita tutup dulu pintunya. Dia tuh nutupnya ada tuas di bagian pintu sama di sini ada tombol buat nutup dan buat ngebuka. Nah, di belakang bedanya sama Serena atau Foxy dia lebih nyaman menurut gua karena yang pertama kita dapat automan seat atau L gr bisa sampai naik banget ya kan kepakai atau enggak kalau mau pakai lebih enak ini kan bisa naik banget ya kita tinggal tarik tuas sebelah kanan sini yang ini nih jadi dia tuh ada dua dua step ya jadi tarikan pertama mundur ti mentok kan tarik lagi lebih kuat ke atas bisa ke kiriin habis itu bisa dimundurin sampai ujung mentok pol ya. Ini harusnya bisa lebih mentok lagi kalau belakang kita tidurin si kursi belakangnya. Nah, kalau udah ah ya tapi masih gantung sih. Ini enak lah kita dapat buat kaki. Kayaknya lebih enak lagi kalau turunin dikit lah. Nah, ini jadi pas ya. Terus kalau mau dimundurin belakang. Nah, ini kursi belakangnya tuh lebih enak buat tidur dibanding Serena atau Foxy karena dia punya kakinya sama ya kursinya nyaman sih ya. Ada. Cuma nih headr-nya kalau misalkan dibikin lebih empuk lagi pasti lebih enak. Tapi so far ini buat kursi tengahnya the best untuk di kelasnya dibanding Foxis karena ini the best. Kita naikin lagi. Oke, terus yuk kita tutup. Nah, sekarang kita majuin. Mungkin kalau kita duduk biasa segini kali ya. Terus kita geser lagi ke kanan. Jadinya seperti ini. Dia punya meja dan ada dua buah cup holder sama ada tempat buat naruh HP mungkin sama ada colokan USB type C di bagian sini ya. Ada pegangannya. Jadi buat orang tua harusnya gampang. Sama kita dapat cray juga. Plafonnya warna hitam ada AC di bagian samping sampai ke belakang. Buat ngaturnya ada di sini. Dan dia itu bisa diatur kecepatannya, modenya mau ke depan atau bawah ya. Kaki ada auto. Ini buat matiin sama nyalain sama buat temperatur. Jadi dia temperaturnya bisa diatur juga. Nah, sekarang gimana bagian belakangnya? Check this out yuk. Nah, kursi belakangnya emang sih agak rasa kecil ya. Jadi dia tuh kurang panjang menurut gua karena dia harus mengakomodasi biar bisa masuk ke bagian bawah. Dia kurang panjang. Head rest-nya bisa dinaikin sih untungnya sih. Cuma ini kurang tinggi sedikit aja. Coba kita tinggiin. Bisa enggak? Enggak bisa. Jadi bagian sini tuh masih agak terasa ya. Mungkin dipapas sedikit biar lebih enak karena ini kerasa kena ke punggung. Udah lebarnya buat tiga orang menurut gua cukupan aja ya. Cuma ini sih dia ngedingklik sama ya itu kurang panjang aja. Jadi tertopangnya tuh enggak sempurna bagian belakangnya. Mungkin kalau di belakang lebih enak Serena kali ya. Sama kita dapat colokan USB type C ya. Ada dua buah cup holder. Di sebelah kiri kita ada colokan 12 volt-nya dan tetap dapat pegangan di belakang. Ada lampu. Ada lampu juga. Ini lampunya mirip kayak punyanya Brio ya. Cuma dia udah LED yah. Memang bukan yang terbaik di bagian belakangnya, cuma tengahnya dia the best. Nah, mau keluar juga gampang. Dia ada tuas di bagian sini. Yuk. Nah, kita majuin aja buat keluar jadi lebih gampang. Tapi di sini enggak ada tombol buat buka pintunya ya. Jadi buka pintunya tetap harus pencet yang depan sini. Nah, sekarang kita masuk ke dalam interiornya. Jadi kalau misalkan ya Honda-Honda zaman sekarang itu desain interiornya sama semua. Yang ini itu paling beda lah dibandingkan dengan Civic, CRV, Accord, dan lain-lain. Nah, memang masih ada kemiripannya kayak misalkan setirnya bentuknya sama, speedometernya sama, tombol buat transmisinya juga sama seperti CRV yang hybrid ya. Nah, ini yang bikin beda nih. Kan biasanya AC-nya dibikin nyambung, yang ini AC-nya dibikin misah. Cuma kalau kita lihat secara overall desain interiornya, sebenarnya desainnya bagus ya, cuma terlalu monoton gitu. kayak Nissan Sena Fox itu masih dikasih aksen-aksen. Nah, ini tuh kayak misalkan masih bisa dikasih aksen lagi nih. Misalkan dikasih aksen silver atau kayu ya. Ini benar-benar dikasih plastik begini aja ya. Jadi enggak dikasih apa-apaan. Warnanya benar-benar suremurem burem. Hitem doang. Ee abu-abu lah ya. Abu-abu gelap doang. Jadi kurang terasa mahal lah. Cuma secara desain udah oke banget. Udah gitu common partsnya Honda yang series Civic ke atas kalau kita perhatiin ya kayak misalkan nih tombol-tombolnya, tombol AC-nya itu dipegang itu rasanya bagus dan mahal. Ada klik klik klik klik kliknya gitu ya. Nih sama setirnya pun juga dipegang tuh enak gitu. Buttons-nya tuh dipencet rasanya mahal. Itu masih ada di sini. Nah, yang bikin turn off sebenarnya head unitnya. Jadi kita nyalain dulu yah. Tadi kok nyala sekarang mati. Ada yang nyala enggak? Yang pertama dibandingkan dengan competition-nya dia apalagi Nissan Serena ya, head unitnya B aja biasa banget gitu. Dan ini bukan tipe yang paling bagus ya kan ini kecil ya enggak dibikin gede tapi bagusnya dia bisa kalian ganti-ganti. Jadi kalau kalian kurang puas tinggal diganti aja head unitnya. Jadi ini head unitnya masih head unit biasa. Nah, terus di atas sini dia belum pakai kamera ya. di mana kalau buat mobil macam MPV atau Alpart spion kamera gua setuju sih. Kenapa? Karena kalau kita di belakang duduk sopir kita mau lihat belakang dia enggak bisa ngintip kita gitu. Kita lagi ngapain di belakang mau ngelihat belakang tuh benar-benar udah langsung kamera aja. Jadi ada privacy. Jadi kalau dia pengin ngintip kita itu benar-benar harus nengok ke belakang baru bisa lihat. Nah, kalau pakai spion gini dia masih bisa ngelihat kita di belakang. Itu sih. Jadi, e gua setuju untuk beberapa mobil MPV yang duduk di tengah atau di belakang ya, biar drivernya enggak bisa ngintip. Tapi kalau kalian bawa sendiri itu enggak penting. Terus bagian sini dia ada lampu kanan kiri udah LED, ada tempat buat taruh kacamata kita. Ada sunset sama Nah, ada kaca dan ada lampunya. Kan jarang nih si RV aja enggak ada lampunya ya kan. Terus ke sebelah kanan dia tuh kacanya enggak terlalu besar ya. Biasanya kan kayak gini kan kayak gede banget gitu ya. Ini B aja sederhana tapi itu selera. Kalau gua oke sih. Mau gede mau kecil sama aja kalau menurut gua ya. Dan interior juga masih banyak yang keras-kerasnya ya. Di bagian sininya empuk. Ini juga dikasih empuk-empukan kulitan gitu sama ini juga pakai kulit-kulitan. Ya, sama ada ininya nih, ada jahit-jahitannya. Dan ini bisa dibuka buat tempat naruh barang ya. Bagus. Di sini bisa naruh barang lagi. Ada cup holder sama di bagian bawah sini. Nah, kita dapat ruang penyimpanan yang sudah soft opening ya. Ngomong ngomong penyimpanan lagi di sini juga bisa dibuka buat cup holder lagi. Jadi bisa muat banyak cup holder tempat penyimpanan lagi di bagian sini sama di bagian bawahnya ada tempat kayak buat naruh HP. Terus ada USBA, USBC, sama colokan 12 volt. Di tengahnya ada tempat penyimpanan juga yang dikasih rubber finish. Jadi kita bisa naruh bareng-bareng tanpa harus bunyi-bunyian. Itu main nih ya. Dan kursinya sendiri untuk bagian driver gua enggak ada komplain. Tengan kanan kita bisa nyender, tengan kiri kita juga bisa dikasih amres ya dan multilevel amres-nya. Terus kalau misalkan kita ngerasa kurang tinggi bisa dinaikin bisa diturunin seperti ini. Kemudian di bagian sininya tuh ada tulisannya maksimum 3 kilo ya. Jadi dia tuh buat gantungan naruh barang bisa ditaruh di sini. Cuma gua kurang setuju ya, karena kalau kita naruh barang di sini nanti kan plastiknya kayak ngebeset-ngebeset giniannya kan. Ini pasti jadi rusak nih kalau ditaruh barang di sini. Sebaiknya enggak usah dipakai. AC-nya depan dual zone, belakang zonanya beda sendiri. Jadi sebenarnya dia triple zone. Ada plasma clusternya, ada rear controlnya juga buat ngatur AC belakang dari depan. Tuas transmisi sama dan electronic parking brake, aircon brake hold dia juga udah ada head unitnya. Yah, seperti itulah bentuknya. Setirnya gua ggak ada komplain dan dia sudah lengkap dengan Honda Sensing. Nah, di sebelah kanan ada tombol buat buka pintu kanan kiri tengah sama buat ngatur ketinggian lampu dan ada buat buka bagasi belakang. Udah sih, sisanya ya ada cup holder aja sama tempat buat naruh koin. Dan ini dikasih karet ya bagus sama dia tuh bagian sininya cup holdernya enggak terlalu besar ya, cuma begini aja sih. Makanya dia ngasih cup holder banyak ya. Soalnya bagian door trim-nya dia enggak bisa naruh banyak hal sama ini nih gua suka nih. Dia bisa diatur ketinggian dari si seat belt-nya di mana mobil zaman sekarang sudah mulai langka. Nah, sekarang kita buka kap mesinnya ya. Weh, pertama kalinya gua megang kap mesin Honda seberat ini ya. Biasanya enggak seberat ini. Tapi ini kan mobil CBU Jepang. Nah, dia punya mesin 2000 cc hybrid sama kurang lebih kayak CRV atau Honda Civic yang hybrid. Nah, tenaga motor listriknya itu gede 184 PS dan motor bensinnya, alah motor bensin, mesin bensinnya itu 145 PS. Tapi e motor listrik yang gede itu dari yang gua coba CRV sama Civic, dia itu kerjanya di putaran bawah. Jadi di bawah 100 itu larinya enak set di atas 100 agak kurang torsinya untuk yang mesin listriknya gede 314 Nm dan untuk yang mesin bensinnya itu 170 Nm aja itu harusnya udah lebih dari cukup apalagi kalau mobil fan kayak gini kalian enggak mungkin kebut-kebutan kan pakai mobil kayak gini gitu loh. Jadi menurut gua ini udah harusnya udah cukup banget dan bisa diadu sama Nissan Serna e Power dan soal konsumsi bahan bakarnya juga dia juga irit. Civic hybrid aja udah irit banget. Ini pasti juga enggak kalah irit dengan Civic Hybrid atau dengan si Honda CRV hybrid. T memang lebih gede, lebih panjang sih ya. Oke. Dan mobil ini harganya dijual dengan Rp629 juta saja. Kalau kalian pesan sekarang di GIAS itu dapatnya sekitar bulan Oktober November tadi ya, >> Oktober November itu handover pertamanya katanya. Mungkin kalau kalian sudah preordernya lebih lama dari sebelumnya bisa dapat lebih cepat ya. Misalkan ini kan dari GIAs tahun lalu IMS dipajang terus tapi enggak masuk-masuk akhirnya masuk juga. Dan kalau dibandingkan dengan Nissan Serena, dia emang lebih murah tapi Nissan Serena sudah dapat diskon sehingga harganya juga lebih murah harusnya dan lebih cepat kalau misalkan kalian pesan sekarang. Nah, tinggal pertanyaannya adalah kapan nih si raja terakhir muncul si Foxy hybrid? Karena Honda Snapwagon udah hybrid, Ran Serena udah e powered. Honda eh Toyota nih yang belum bikin Foxy versi hybrid. Karena kalau dia bikin versi hybrid-nya gua rasa bisa bersaing sama ini. Karena kalau dibandingin sama eh sorry to say Serena sama Snapwagon kalah lah Evo Fox yang sekarang lah. Mana harganya juga enggak jauh-jauh lagi kan. Ya udah, itu aja mungkin vlog kita kali ini. Jangan lupa like dan subscribe ya. Buat teman-teman yang udah pesan atau berencana minang Honda Snapwagen, coba komen di bawah ya. Siapa tahu gua bisa jawab. Bye bye.
