Jungkat

Harga Laptop Pada Naik? Ini Pilihan Paling Worth It Buat Mahasiswa Teknik 2026 (YouTube Video)

  • 13/05/2026

Mau ngerekomendasikan laptop sekarang itu udah kayak pedang bermata dua. Di satu sisi kita bisa ngasih rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Di satu sisi yang lain, hah belum 1 minggu aja harga udah berubah. Sekarang itu isunya bukan cuman RAM aja yang diambil atau supply-nya untuk perusahaan-perusahaan berbasis AI, tapi lebih kompleks lagi masalah geopolitik. Bahkan untuk suplai bahan baku seperti koper ataupun tima sekarang perangnya sudah sama industri EV. Belum lagi masalah geopolitik antara China dan Amerika yang di mana China lagi benar-benar aduh parah sih memang dia ngambil atau mengakuisisi atau mengklaim selaat Taiwan itu punya dia. Dan kalian tahu sendiri bahwa Taiwan itu 90% penghasil TSMC yang ada di dunia saat ini. Ya udah enggak usah kebanyakan ngomong walaupun sambil ngomong had. kita bahas rekomendasi kali ini. Nah, untuk rekomendasi teknik kali ini untuk rentang harganya kita gak bisa cari laptop yang di harga sekitar 101 jutaan karena kalian tahu semua harga semuanya naik dan kita mulai di harga sekitar 13 sampai R7 jutaan yang memang dispesialisasi khusus untuk seri teknik entah itu teknik informatika, teknik sipil, ARS, dan kawan-kawannya yang bakalan ngejalani software-sofware berat seperti AutoCAD, Google SketchUp, lalu ada Lumion. Maybe kalau mungkin teman-teman yang pakai di teknik sipil atau arsitektur. Nah, untuk teknik sendiri yang enggak saya sebutin biasanya ada pakai MATLAB, SolidWorks, lalu ada AutoCAD dan lain-lain. Kalau kalian cari-cari di internet atau minimum requirement-nya, dia menggunakan CPU minimal Intel Core FF generasi ke-12 atau lebih atau AMD Ryzen 5 6000 series. Dan GPU-nya minimal menggunakan RTX 3050 4 gig dengan RAM 16 gig. Lalu untuk storage-nya ya harusnya sih di harga under Rp6 juta udah dapat 51 gig dan pastinya sudah SSD NVM. Kita masuk ke rekomendasi yang pertama dan script ini ditulis sama Danil dan pada saat itu atau seminggu lalu ya ya rekomendasi pertama ini ada di harga sekitar Rp12.800 tapi sekarang sudah ada di Rp13.600. Ini adalah Asus Staff A15 FA506 NCG yang ya sayang banget untuk RAM-nya masih 8 gig. Dan yang nyebelin ya Microsoft itu baru ngeluarin statement kalau standar Windows 11 itu kalau dulu di awal kan untuk rekomendasinya 16 gig sekarang enggak. Microsoft merekomendasikan RAM-nya harus 32 gig dan ini 8 gig. Dan mau enggak mau kalian harus upgrade RAM-nya dari 8 gig at least ke 16 gig dulu karena memang ada satu slot kosong dan kalau kita beli RAM sekarang, wah gokil sih. Harganya gila-gilaan sih. Dan rekomendasi kita sih kalau memang kalian budgetnya ceka atau terbatas, kalian bisa cari-cari di marketplace di Facebook dan harganya masih cukup affordable kok. Salah satu saling poin utamanya di laptop ini dia menggunakan Ryzen 7 7745HS High Performance Slim. Jadi dia kencang tapi tetap hemat baterai. Walaupun Asus sayang banget kasih baterainya kapasitasnya enggak gede-gede banget. Tapi at least kalau kalian pakai untuk rendering, kalian pakai untuk compile, kalau kalian seorang program ini sudah cukup banget, udah enak banget. Dia punya fabrikasi 4 nanm cukup kekinian walaupun ini bukan keluaran tahun 2025 atau 2026 dan dia punya 12 thread. Jadi kalau kalian mau pakai untuk browsing-browsing atau multitasking inah udah oke banget. Lalu kalau kita ngomongin Asus juga, dia salah satu brand yang menurut kami ya, itu brand yang cukup pintar untuk ngeracik atau memaksimalkan performance-nya. Untuk airflow-nya di Asus sendiri kita tidak pernah mendapatkan komplain atau kalian lebih banyak mengeluh masalah airflow, ya seenggak-enggaknya mungkin Wi-Fi doang. Tapi di seri-seri terbaru harusnya sih sudah enggak ada sih. Harusnya sih udah aman banget. Kalau kita ngomongin harga di R jutaan dan masih pakai RTX 304 gig ya cukup mahal kalau dibandingkan mungkin dengan 3 atau 4 bulan lalu. Tapi kalau sekarang harusnya itu jadi new normal atau new price untuk kita. Dan standarnya memang di Ryzen 7 plus RTX 3050 itu di angka sekitar 13 sampai 14 jutaan. Jadi memang kita enggak bisa komplain dengan eh VRAM yang cuma 4 gig dan Asus kasih TGP-nya di 60 wat. Ini bukan TGP yang paling tinggi, ada di tengah-tengah. Jadi, paling enggak kalau kalian pakai untuk game-game casual, game-game kompetitif itu sudah masih enak banget. Nilai minless menurut saya di laptop ini walaupun ukuran layarnya 15,6 inch dengan resolusi FHD 144 Hz, tapi dia masih menggunakan IPS level dengan color gambut yang enggak enggak gede-gede banget di sekitar 62,5% atau sekitar 45% NTSC. Jadi, kalau kalian yang seorang color critical banget, kalian butuh banget untuk beli monitor eksternal. Nilai plus lain selain prosesornya atau opsi upgrade-nya tadi untuk portnya di Asus ini selalu kasih yang terbaiklah dan kalian enggak akan kehabisan port mau colok ke USB type E ataupun kanan itu semua ada. Overall kalau untuk budget R jutaan untuk sekarang ya memang kita tidak punya banyak opsi. Asus ini jadi opsi yang cukup menarik walaupun di seminggu yang lalu saat video ini diproduksi sekarang tanggal berapa nih ya? Tanggal 7 itu masih ada di harga sekitar 12800-an. sekarang ada di sekitar di harga 13600-an. Sayang banget sih. Atau kalian bisa ambil atau cari-cari laptop di tanggal-tanggal gembar atau di event setiap tanggal 25 terserah mau di Tokopedia ataupun di Shopee terserah kalian. Alternatif lain selain Asus staff tadi ada MSI Tetin yang menggunakan Intel Core i5 13420H dan RTX 3050 4 gig. Ya, sebenarnya secara spesifikasi mirip-mirip. Cuman kalau saya pribadi, saya bakal lebih pilih Asus deh karena mungkin airflow-nya lebih bagus dan untuk penanganan suhunya dia juga lebih. Oke. Lanjut ke rekomendasi kedua. Ada Lenovo Lock Essensial 15 ARP 10E. Jadi laptop ini itu mirip-miriplah kayak Asus Staff. Dia pakai Ryzen 7 cuman dia kelasnya sedikit di bawah Asus Staff yaitu Ryzen 7 7735. HS tapi turning point-nya adalah dia pakai RTX 3050 yang 6 gig bukan 4 gig kayak Asus Staff tadi. Nah, dengan 6 gig kayak gini kalau kalian pakai untuk main game-game triple A eh kita kan rekomendasinya bukan untuk game ya. Ya untuk rendering yang berbasis GPU ya. Contoh kayak Lumion itu udah enak banget lebih kencang dibandingkan dengan Asus Staff tadi. Tapi memang dengan harga yang lebih mahal. Dia ada di harga sekitar Rp14.400.000-an R000-an ini kalau memang harganya enggak naik lagi loh ya. Lalu untuk RAM-nya dibandingkan dengan Asus tadi yang ini lebih better karena sudah pakai 16 gig bukan 8 gig dan masih ada opsi upgrade lagi karena memang untuk RAM-nya dia soket. Lalu untuk storage-nya dia 512 gig dan nilai plusnya lagi dibandingkan dengan Asus untuk layarnya dia udah mendukung 100% sRGB dan pure IPS bukan IPS level. Jadi kalau dipakai untuk color critikal yang memang butuh akurasi warna ini udah oke banget, udah enak banget. Jadi kalau mau dibawa ke mana-mana, kita enggak perlu repot cari layar eksternal biar warnanya akurat. Cuman untuk nilai minusnya kalau dibandingkan dengan Asus yang tadi untuk ini fannya cuman satu. Jadi kalian harus perhatikan suhu ruangan kalian. Jadi kalau dirasa kalian kerja di outdoor dan lagi panas-panasnya, mending menepi dulu. Cari ruangan yang lebih adem biar enggak overheat. Karena kalau overheat ya laptop itu punya sebuah sistem keamanan. Jadi kalau memang dirasa dia terlalu panas, dia akan nurunin performance-nya atau TDP-nya biar suhunya stabil. Nah, itu yang dinamakan throtling atau throttle. Jadi, lock essensial ini ada yang ARP10 basic dan ARP 10E. Nah, bedanya basic dan 10E itu ada di pilihan GPU-nya. Nah, 10E ini menggunakan RTX 4050 dengan harga kurang lebih sekitar sejutaan lebih mahal di Rp15.600 sampai Rp800.000. Tapi dia menggunakan RTX 4050 yang secara performance itu naik kurang lebih sekitar 30 sampai 40% dibandingkan dengan RTX 3050 bahkan yang 6 gig sekalipun kalau dibandingkan 4 gig bakal lebih jauh lagi. Untuk urusan gaming kalau di RTX 4050 yang LCK 10E ini ya itu enggak akan ada kendala sama sekali main Delta Force di setting FHD dengan low setting itu masih dapat di angka sekitar hampir 100 FPS. selalu untuk Cyberpunk 2077 dengan ultra performance dan DLSS on di setting FHD juga ya itu hampir menyentuh 200 FPS dan di Blade M Kukong di FHD juga dengan DLSS on itu menyentuh di atas 150 FPS. Lalu nilai plus lain kalau dibandingkan dengan beberapa seri gaming Lenovo Lock Essential ini secara bobot lebih ringan. dia under 2 kg dan jarang-jarang loh ada laptop gaming ya itu under 2 kil eh ada Asus V16 itu under 2 kilo juga tapi kebanyakan laptop gaming itu pasti di atas 2 kilo. Opsi lain di harga yang sama seperti lock Essential ini ada Axio Pungo 735 yang menggunakan Intel Core i S7 13620H dipadukan dengan RTX 36 gig. Cuman problemnya di Aio Pomoongo ini perihal drivernya. Jadi kalau kalian instal ulang, ada beberapa driver yang sulit kalian dapatkan secara mandiri dan mau enggak mau kalian harus datang ke service centernya untuk install atau menyelesaikan masalah ini. Masuk ke rekomendasi selanjutnya buat kalian yang punya budget lebih yang di atas Rp16 jutaan, ada MSI Katana 15 AI B8VE. Yang menarik di laptop ini itu CPU-nya pakai Ryzen 98945HS dengan Zen4 lalu memiliki 8 core 16 red dan laptopnya punya embel-embel AI walaupun AI-nya enggak gede-gede banget sih sebenarnya NPU-nya cuman 16 tops ya. At least bisalah kalian pakai untuk jalanin Windows Studio Effect. Jadi untuk background blur lalu untuk auto framing itu masih aman juga. Dan untuk prosesornya udah jelas kalau dibandingkan dengan beberapa prosesor yang udah kita sebutin di rekomendasi-rekomendasi sebelumnya tadi. Ini yang paling keceng. Tapi sayang banget untuk GPU-nya ya apa mau dikata dengan kondisi kayak gini di harga R7 jutaan itu masih dapat RTX 4050. Tapi karena memang segmentasi kita dipakai untuk eh rendering, dipakai untuk teknik, dipakai untuk compile, prosesor itu jadi poin yang cukup krusial selain GPU. Tapi tenang kok, untuk RTX 40-nya dia sudah 6 gig dan TGP-nya itu yang kencang banget di 105 wat. Tapi ingat ya, 105 watt itu untuk boost TGP-nya. Jadi bukan untuk base TGP-nya. Tapi kalau untuk basic TGP-nya itu ada di sekitaran 80 sampai 85 wat. Itu masih cukup tinggi kok. Di laptop lain RTX 456 gig itu rata-rata itu ada sekitar 60 sampai 70 watan. Nah, kalau kita pakai main game Ryzen 98945Hs dipadukan dengan RTX 406 gig yang TGP-nya di 80 sampai 85 wat. Main di valoran bisa tembus sampai 200 fps. Cyberpunk di setting medium dan DLSS auto itu masih dapat di sekitaran 50 sampai 60 fps dan black meid Wukong itu dapat di 100 fps lebih. Nah, untuk performance gaming-nya dikataan ini beda seperti seri yang bawahnya atau MSI. Dia menggunakan dual fan dengan teknologi Cooler Boost 5 dengan share pipe. Dan jarang banget loh ada laptop gaming atau di laptop gaming MSI di harga under R jutaan yang pakai teknologi ini selain katana. Nah, teknologi ini tuh pintar, Guys. Jadi dia nyambungin pipeline-nya antara CPU dan GPU. Dan saat posisi kita benar-benar pakai render dan kita benar-benar peras untuk CPU-nya, secara otomatis suhu CPU-nya bakal naik, tapi GPU-nya lebih adem. Nah, di sini fan yang di arah GPU itu akan aktif untuk ngalirin panasnya. Dan saat posisi semuanya adem atau salah satunya enggak terlalu butuh fan yang terlalu tinggi, dia akan matiin fannya sehingga baterainya juga bisa dikatakan bakal awet. Cuman perlu diingat, nilai minusnya dari laptop ini atau hampir sebanyakan laptop MSI sih di laptop gaming entry level-nya itu untuk color akurasinya cukup rendah. Dia ada di sekitaran 62,5% sRGB atau di sekitaran 45% NTSC. Jadi bukan yang tinggi banget. Jadi kalau mau enggak mau kalau misal kalian butuh untuk color akurasi tinggi ya layar eksternal jawaban ya. Nilai minus lain kalau dibandingkan dengan V16 ataupun tadi di lock essensial ini bobotnya lumayan berat ada di 2,25 kg. Jadi kalau kalian pakai taskum punggung dan pekerjaan kalian pindah-pindah tempat atau nomaden ya siap-siap boyoan sih ya. Intinya MSI Katana ini cocok banget untuk yang cari CPU performance tinggi dan selain itu GPU-nya juga cukup powerful di kelangan atau di kelasan RTX 4050 dengan TGP 80 sampai 85 wat plus untuk boost TGP-nya sampai di 105 wat. Nilai minusnya jelas ada di bagian bobot yang cukup berat di 2,25 kil dan layar akurasinya yang enggak oke-oke banget dan masih IPS level juga. Dan kalau kalian GPO priority di harga yang sama itu sebenarnya ada Asus V16. Dia pakai RTX 5050 tapi untuk prosesornya dia masih menggunakan Intel Core 210H. Jadi secara prosesor performance MSI ini lebih unggul tapi dari sisi GPU MSI agak kurang. Kalian lebih pilih yang mana. Itu dia beberapa rekomendasi dari kita. Kesimpulannya kalau kalian cari eh produk atau laptop yang cukup allrounder. Jadi balance antara CPU performance, GPU, dan layar yang oke, kalian bisa ambil lock esensial dengan layar 100% sRGB atau opsinya kalau kalian tidak masalah dengan produk-produk ODM, ada Axio Pongo 735 itu juga sudah menggunakan 100% sRGB. Lalu kalau kalian GPU priority dan punya budget lebih, kalian bisa ambil Asus V16 yang menggunakan RTX 5050 atau kalau kalian yang CPU priority dipakai untuk render dan masih ada NPU untuk tipis-tipisnya, kalian bisa ambil MSI Katana ya. Kalau kalian budgetnya cekak banget di rentang harga Rp1 jutaan, kalian bisa ambil Asus TAF A15 yang pakai Ryzen 7 7745Hs dipadukan dengan RTX 3050 yang sayangnya masih 4 gig. Oke, cukup sekian video rekomendasi kali ini. Kalau kalian ada pertanyaan atau hal yang perlu didiskusikan, kalian bisa tuliskan di kolom komentar. Saya Riku.

Lihat di YouTube