Jungkat

Harga lebih murah dari Xpander Ultimate, fitur lumayan oke (YouTube Video)

  • 20/09/2025

Halo teman-teman, selamat datang di channel Grid Auto. Jadi beberapa bulan lalu di Mei, Mitsubishi melakukan pembaruan terhadap Expander dan Expander Cross. Ya, kita tahulah ya kalau Expander itu yang paling representatif, yang paling oke itu yang varian Ultimate. Tapi teman-teman, ada varian baru yaitu ini nih Exit Tourer yang juga dirilis sama Mitsubishi. ini e benar bahwa dia adalah varian pelapis, tapi kita ngelihat ya ini mobil sebenarnya menarik nih. Ada beberapa value yang pas dengan mestinya ya dengan kebutuhan konsumen di kelas ini. MPV 1500 cc. pertama dia jelas lebih e murah harganya dibanding Ultimate. Lalu kemudian sebagai expander, semua kelebihan-kelebihan alaminya ada di dia. Sehingga saya perlu untuk memberikan apa ya e opsi bagi teman-teman yang mungkin sedang mencari mobil di kelas ini. Apa sih yang menarik dari varian baru ini? Dari Exit Tourer seperti apa? misalnya fiturnya, rasa berkendaranya atau mungkin performanya atau yang paling e basic akomodasinya. Ini ulasannya [Musik] ya, Teman-teman. Jadi secara varian ini pengembangan dari exit tapi sekarang dengan tambahan tour dan e secara demografi konsumen Mitsubishi mengembangkan exit tourer ini sebenarnya untuk e mereka yang konsen soal budget karena dia jelas di bawah ultimate. Nah, tapi dengan eh selera atau kebutuhan fitur yang lebih lengkap karena di bawahnya ada GLS kan dan ini varian menengah antara Ultimate dan GLS. Jadi ya e menurut saya Exit Tourer itu jadi varian yang kompromi nih sebenarnya nih. Harganya udah oke di bawah Rp300 juta tapi dengan fitur yang sudah lebih lengkap dibanding entry levelnya GLS gitu. Kalau secara eksterior teman-teman sekali lagi karena ini adalah facelift ya e jadi silenya atau model dasarnya ya sama saja dengan sebelum-sebelumnya. Eh, tapi kalau teman-teman termasuk yang fokus sama hal kecil, mendetail gitu ya, mestinya ini bisa memberi kesegaran. Utamanya adalah bumper, Teman-teman. Dengan desain baru, Mitsubishi mengatakan bahwa ini membuat dia terlihat lebih elegan. Ya, kalau menurut saya sih ee ini bisa memberikan dia bukan soal elegan, tapi jadi kelihatan lebih gagah, lebih maco arahnya ke sana gitu. Kalau menurut teman-teman gimana? Apakah dengan bentuk seperti ini ngebuat dia lebih maco, jadi kayak crossover gitu ya? Atau terlihat lebih elegan? Tulis di kolom komentar ya. Dan di bagian samping teman-teman pun dengan ee desain veleg baru ini eh saya sebelumnya pernah ngulas yang Expander Cross ya. Dan di situ saya sampaikan bahwa desain veleg Expander Cross yang baru itu enggak lebih keren dibanding yang lama yang sebelumnya yang e pre facelft. Dan ini pun juga terjadi di sini nih. E saya ngerasa bahwa yang sekarang itu eh enggak lebih oke dibanding yang e sebelumnya. Tapi ya balik lagi ini soal selera. Yang pasti teman-teman antara ini dengan ultimate varian di atasnya itu sama-sama 17 inci. Jadi ya masih dapat tuh kesan dari mobil modernnya. Lalu kalau di bagian belakang yang paling signifikan justru hal yang gimik. Antena sekarang modelnya Sharkvin. Enggak berpengaruh sebenarnya sama daya tangkap e radio gitu. Tapi ini bagi sebagian orang wah ini ke sana kayak modern ya gitu. Tapi kayak itu kayak gimik aja ya. Cuma sekali lagi kalau untuk keseluruhan meskipun dengan model dasarnya sama dan ini facelift buat e mereka yang suka hal-hal detail itu bisa memberikan nilai positif dalam soal wah terlihat lebih segar. di bagian dalam, Teman-teman. Ee nih yang pertama saya notice adalah nih bahan joknya fabrik, Teman-teman. Sebenarnya sama dengan Ultimate. Dia fabricnya yang high grade. Beda dengan yang GLS. Sama-sama fabric yang GLS. Tapi ini lebih halus, lebih nyaman buat tersentuh kulit gitu ya, lebih enak gitu. Nah, di dalam teman-teman masuknya tadi sudah dengan keyless operating. Artinya masuk kuncinya itu udah tinggal dikantongin aja udah enggak perlu gitu ya ee modu remote-nya kuncinya. E jadi keyess operating maksudnya adalah cukup dikantongin masuk ke sini buka kunci dengan tombol lalu nyalain mesin dan matiin pun juga dengan tombol. Jadi itu sesuatu yang sangat positif dalam soal kepraktisan ya. Killer operating. LCD-nya sekarang pun juga eh menurut saya ya saya suka mengakses informasi dengan LCD yang e seperti ini gitu ya. Oke misalnya average speed, average fuel consumption bisa terpantau dan rear kamera. Cumang e kamera parkirnya nih rear kamera ini bukan 360 jelas. Jadi frontal belakang satu angle. Tapi ee menurut saya ini gambarnya kurang tajam, Teman-teman. Untuk mobil di zaman ini. Ini kurang tajam. Apalagi kalau dibanding sama mobil-mobil dari brand Cina gitu ya. Ee ini kurang oke. Jadi ya mungkin ee bagi beberapa orang yang ekspektasinya adalah gambarnya bakal tajam. Ini enggak. Tapi yang pasti, Teman-teman, bahkan di kegelapan malam ini oke nih. Eh, masih cukup terang gitu ya untuk memantau di sekitar. Jadi ee buat saya kalau untuk parkir di lahan yang menantang gitu ya, mundur gitu terutama kamera ini udah sangat ngebantu. Sudah sangat ngebantu gitu. Lalu kemudian setirnya dengan desain baru dan ini uretan ya bukan yang e leather seat enggak seperti ultimate. Soft pun juga enggak ada di sini. Jadi ya ini lebih basic gitu, operasional dengan knop model kompor gitu. Dan ini enggak masalah kalau buat saya, Teman-teman. Operasional seperti ini benar-benar enggak masalah karena yang lebih penting adalah AC-nya dingin, ya enggak? Dan ini dingin, ini dingin gitu ya. Secara keseluruhan ini jelas lebih sederhana fiturnya. Kalau ultimate itu dapat six airbag ini dua aja kanan kiri di depan. Lalu tadi ya enggak ada kulit. ini pun uretan ee selebihnya ini lebih basic. Untungnya dia kamera parkir tadi udah saya sebutkan ya. Head unitnya juga sudah dengan koneksi Apple CarPlay. Jadi ya memantau GPS e Google Maps gitu misalnya atau koneksi ke Spotify untuk menghibur sepanjang jalan biar enggak ngantuk pun juga sudah ada. Jadi sudah ngebantu ee ini pengaturan spion elektrik udah jelas. Kemudian dia bisa melipat elektris juga. Lalu ee volume diatur dari sini, next pun juga dari sini. Jadi memudahkan termasuk juga perintah suara dan angkat e tutup telepon juga dari sini gitu. Asik kepraktisannya oke, Teman-teman. Meskipun enggak ada laci tersembunyi di bawah sandaran ya, tapi dia sudah oke. Bahkan di atas glove box pun juga ada kompartemen terbuka. Di sini juga ada kompartemen terbuka. Ada yang kecil juga di atasnya. Cup holder gede. Ada laci di konsol tengah. Door trim-nya pun juga besar. Ini masih bawaan dari expander yang praktis itu. Iya. Jadi okelah. Lalu kemudian akomodasi teman-teman. Akomodasinya pun juga sebagaimana khasnya Expander. Lega. Saya suka dengan kelegaannya Expander. Bahkan ketika duduk di bangku tengah gitu ya, itu ketika dipaling mundurin lega banget. Udah lebih dari 10 jari. Lalu dimajuin. Setelah bangku diet ee untuk pengemudi seperti saya 168 cm masih lebih dari 5 jari. Jadi akomodasi duduk di bangku tengah itu oke. Lalu di bangku baris ketiga, Teman-teman, ketika bangku baris kedua itu dimajuin masih ada lebih dari dua atau tiga jari. Jadi, masih oke. Sementara headroom sih aman lah, ya. Jadi, e teman-teman bisa membayangkan bahwa XAnder adalah mobil yang lega dari dulu dan itu dipertahankan sampai sekarang. Jadi kalau nyari ee mobil yang enak buat tuju penumpang, bahkan penumpang dewasa duduk di bangku baris ketiga ya ini pilihan yang menarik sih. Iya enggak? By the way teman-teman nih exit tour exitnya tuh emblem. Sementara tournya itu berupa stiker. Jadi beda ternyata ya. Oke, eh lanjut soal kelengkapan, Teman-teman. Jadi eh kita tahu bahwa ini varian menengah. Di premis awal disebutkan kalau ini adalah entry level tapi dengan fitur yang lebih lengkap. E means kalau entry level sebenar-benarnya entry level expander itu adalah GLS. Ini adalah varian yang lebih lengkap dari GLS menengahnya Expander. Kita tahu bahwa tadi untuk masuk itu semuanya keyless operation masuk dengan tombol lalu nyalain mesin pun juga dengan tombol. Itu fitur yang enggak ada di GLS pun dengan misalnya head unit dia layarnya lebih e besar dibanding yang GLS. Lalu kemudian kamera parkir, sensor parkir di sini ada nih. Di GLS enggak ada. Jadi, ya sekali lagi untuk fitur dia jelas lebih lengkap dari GLS, tapi dia gak lebih lengkap dibanding Ultimate dan itu jelas karena Ultimate itu yang ultimate kan eh flagship-nya dan dia kelengkapannya paling oke. Ini misalnya misalnya dia enggak ada eh airbag yang sampai 6 dia hanya dua. Tadi pun saya sudah sampaikan. Lalu kemudian active control ini enggak ada nih. Tapi untungnya dia sudah ada stability control sama misalnya heill start assist udah aman. Terus fitur-fitur lain kayak misalnya electric parking brake atau auto hall dia enggak ada tapi sudah dengan manual dan menurut saya itu enggak apa-apa. Jadi ya sekali lagi untuk kelengkapan exiturer ini udah menjadi kompromi yang oke teman-teman secara basic dia sudah sesuai dengan kebutuhan. Ee kalau saya pribadi ya saya enggak begitu butuh sama hal-hal e sefancy itu. Apa yang diberikan sama exit tour dengan harganya itu oke gitu. Teman-teman, kalau soal rasa berkendara, exit tour dengan yang lain itu sama saja sebuah expander yang dari dulu itu memberikan rasa fun bagi penumpang. Yes. Dan penumpang enggak hanya yang numpang, tapi juga nyetir gitu ya. Karena ini kompromi yang bagus, Teman-teman. Expander mungkin Teman-teman ingat ya, itu memberi set up eh atau standar baru bagi MPVD kelasnya ketika Avanza, Xia, mobil-mobil yang populer itu ya ee memberikan e produk yang ketika berjalan dia berdengung dari gear. Lalu kemudian ee akomodasinya ya udah lumayan tapi belum selega sekarang. Lalu kemudian kemampuan bermanuvernya ya seperti itu artinya biasa saja gitu ya. Expander ketika pertama kali datang itu hadir dengan banyak revolusi saat itu ya. Ini mobil ternyata bisa loh selega ini gitu misalnya. Lalu kemudian e kenyamanannya bisa loh sekedap dan seempuk itu misalnya. Lalu kemudian ketika dia bermanuver walaupun set suspensi dan sasisnya itu udah nyaman, ternyata masih bisa e stabil ya ketika menikung kencang gitu. Jadi eh apa yang diberikan Expander di awal kemunculannya itu udah sangat bagus. Lalu kemudian ada e sedikit evolusi set suspensi yang ditingkatkan yang tujuannya untuk memberikan stabilitas yang lebih baik. E itu pun juga memberikan standar yang bagus bagi mobil di kelasnya. Dan itu juga terjadi sampai sekarang semuanya e masih ee ada di poin-poin yang sangat bagus terkait rasa berkendara, Teman-teman. Dia adalah mobil yang e bisa memberikan kenyamanan e mulai dari set suspensinya. Kalau ketemu jalan berlubang, polisi tidur teman-teman berada di kabin expander sama misalnya apa, Xenia, Avanza gitu ya. Saya entah kenapa lebih srek dengan guncangan yang lebih adem di kabin expander termasuk Exiturer K gitu. tu. Lalu kemudian kekedapan kabinnya pun juga oke. Noise yang dari luar itu bisa dihadang dengan baik sehingga yang tersisa adalah ya sayup-sayup yang tidak begitu berisik untuk mobil di kelas ini ya. MPV 1500 cc. Jadi ya untuk kenyamanan ini mobil bagus banget. Lalu seperti apa kemampuannya bermanuver? Buat saya teman-teman ini masih kompromi terbaik. Saya suka bermanuver di Velos nikung kencang gitu ya. di Stargazer pun juga mumpuni tapi expander tuh kayak oke eh ini sudah bisa memberikan kemampuan bermanuver yang cukup sesuai dengan peruntukannya. Ingat teman-teman bahwa ini adalah MPV dengan orientasi keluarga gitu, bukan hatchback apalagi sports car. Jadi, ya mau sekencang apa menikung dengan mobil seperti ini. Dan ketika berada di ambangnya ini udah cukup nih dia udah enak untuk menikung 80, 90, 100 gitu ya. yang wajar misalnya di tol pindah lajur menghindari e truk yang berjalan lambat misalnya gitu ya atau menikung ee yang lumayan kencang tapi masih dalam konteks MPV gitu dia sudah bisa memberikan eh stabilitas handling itu. Jadi ya e rasa berkendara baik untuk pengemudi maupun memberikan senyuman untuk seluruh penumpang hingga ke belakang gitu. Ini oke. Ini oke teman-teman dan saya suka dengan karakter mesinnya. Tenaganya sih biasa aja 104 dk ya dengan torsi 141 Nm itu e output yang enggak cemerlang karena Stargazer tuh tenaganya gede kan dibanding ini ya ini jelas lebih kecil tapi enaknya power band sama torque bandnya itu lebih merata teman-teman jadi dia udah kuat dari putaran rendah sehingga ketika dia berakselerasi di kecepatan yang wajar itu rasanya effortless jadi ya udah enteng aja gitu mobilnya rasanya tuh ringan gitu bawainnya meskipun penumpang penuh gitu ya misalnya e 5 sampai 7 penumpang terisi gitu ya tetap aja rasanya ee enggak beratlah bawaan di mobil apalagi teman-teman yang tadi saya bilang soal perasaannya ringan ini ground cleance-nya tinggi kan meskipun MPV dia sampai 225 mm 220 sampai 225 mm dan itu ngebuat pengemudi jadi lebih rileks kalau ngelewatin uh ini ada jalan berlubang nih nya ya udah santai aja hajar aja. Toh juga suspensinya empuk kan gitu. Lalu kalau misalnya wah mau ke ruko nih lalu kemudian kayaknya RAM-nya tinggi banget tanjakannya gitu takut mentok di break-nya gitu enggak masalah hajar aja. Dan memang aman kan jadi e perasaan ketika kita membawa mobil ini rasanya jadi enteng gitu menyenangkan. Lantas kalau teman-teman tanya, "Emang dia sekencang apa sih dengan tenaga yang medioker itu yang biasa aja?" 0100 tuntas dalam 12,1 detik, Teman-teman. Ya, itu jelas bukan mobil yang kencang. Kalah kencang setidaknya dari Stargazer. Dan ya sudah, menurut saya sih memang kita enggak butuh kecepatan secepat itu untuk berakselerasi di mobil seperti ini. Tapi itu pun juga udah cukup. Nah, yang lebih penting buat saya adalah soal efisiensi. Efisiensinya, Teman-teman, di route dalam kotak dia dapat 15,4 km/l. Itu sering tuh ngelewatin kemacetan. Jadi, e buat saya angka itu udah sangat bagus 15,4 km/l di route tol dengan kecepatan tinggi yang konstan dapat 90 km/h average speed. Artinya saya lumayan sering ngebut di 110 dia dapat 17,4 km/l. Lumayan lumayan banget untuk mobil seukuran ini ya. Nah, tapi yang menarik adalah di rute kombinasi 50 km/j average speed. Artinya ya ini kayak rute luar kota, Teman-teman, yang sering ngelewatin tol yang lancar lalu kemudian masuk ke arteri yang ee ada padatnya juga gitu atau kadang ada berhenti gitu misalnya. E dia dapat 21,5 km/l. itu adalah deret figure yang bagus untuk efisiensi sehingga ya benar ini mobil enggak kencang-kencang banget tapi kita bisa banget untuk menerima efisiensinya satu performa terus kedua set suspensinya untuk kenyamanan terus kemudian set suspensinya untuk stabilitas bermanuver itu berada di titik kompromi yang membuat kita e bisa mendapatkan rasa fun enggak hanya buat pengemud tapi bagi seluruh penumpang jadi ya okelah Ya, Teman-teman. Jadi, saya bisa menyimpulkan bahwa ya benar dia bukan varian tertinggi, tapi dia sudah bisa memberikan banyak hal. pertama dan terutama adalah soal harga enggak sampai Rp300 juta. Eh, artinya untuk sebuah expander ini adalah versi yang lebih menarik dibanding Ultimate. Tapi kalau dibanding GLS ya lebih asik GLS lah harganya ya kan. Nah, tapi eh enaknya adalah fitur-fiturnya udah cukup kompromistis. Benar dia enggak selengkap ultimate, tapi sudah bisa memberikan ee banyak yang sesuai dengan kebutuhan esensial. Lalu rasa berkendaranya menurut saya ini khasnya Expander enak gitu ya. E dia bisa asik di kemunikan untuk bermanuver tapi dia juga tetap bisa memberikan kenyamanan sebagaimana layaknya Expander sejak dulu pertama muncul dan itu dipertahankan dengan baik sampai sekarang gitu. Lalu efisiensi e bahan bakarnya oke dan akselerasinya biasa aja untuk mobil di kelasnya di biasa aja gitu. Tetapi secara keseluruhan dengan akomodasinya yang mumpuni dengan kenyamanannya eh saya rasa Exit Turer adalah kuda hitam ya. Dia bukan representasi terbaik dari Expander karena itu adalah milik Ultimate. Cuma dengan semua yang ditawarkan dan harga yang perlu kita bayarkan, dia adalah e pilihan yang menarik gitu. Kalau menurut teman-teman gimana Exit Tourer dengan semua kelebihan dan kekurangannya menarik apa enggak? tolong tulis di kolom komentar. Ya, mungkin itu dulu teman-teman dari kita. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video Grid auto berikutnya. Terima kasih.

Lihat di YouTube