Jungkat

Harga segini sih, ga ada lawan! - Review POCO X7 Pro (YouTube Video)

  • 09/04/2025

Tiap tahun seri X dari Poco ini selalu ditunggu ya. Ya, minimal buat para fans mereka sih. Karena kita semua tahu beberapa seri X yang pernah mereka rilis bisa dibilang cukup fenomenal. Tapi berbeda dengan seri-seri sebelumnya, versi baru ini punya desain yang menurut saya lebih simpel dengan desain duo tone. Artinya ada dua warna di body HP ini. Pokoknya udah enggak ada lagi desain dengan frame kamera yang gede, ya, seperti HP-HP Poco sebelumnya. Untuk HP ini desain kameranya itu sangat low profile sekali karena kalau kita lihat kameranya tuh cuman dua gitu dengan setup kamera utama dan kamera ultra wide. Udah enggak ada lagi tuh bulatan-buletan kamera palsu yang biasanya selalu ada di HP-HP asal Tiongkok. Jadi HP ini lebih jujur dari kepala SWAT. Untuk build quality HP ini lumayan oke. Waktu dipegang feelnya itu solid banget gitu. Walaupun material bodinya dominan terbuat dari plastik ya. Frame-nya sendiri flat rata. Itulah yang bikin Fel waktu digenggam. atau dipegang tuh ngerasa cukup enak gitu dengan grip yang bagus. Berat HP ini cuma 195 grebalan yang hanya 8,3 mm. Ya, sebenarnya HP ini tuh enggak tipis-tipis amat gitu, tapi enggak tahu kenapa waktu dipegang tuh ada feel tipis yang saya rasain. Kelengkapan di bagian sisi HP ini juga cukup lengkap. Di bagian kanan kita akan menemukan volume rocker dan tombol power. Di bagian atas ada speaker dan sensor infra merah. Sedangkan di bagian bawah kita akan menemukan speaker dan port USB type C serta SIM tray. Ada satu hal yang unik dari peletakan SIM tray-nya di mana HP ini mirip banget sama HP flagship yang selalu meletakkan SIM tray di bagian bawah di sebelah port USB TypeC. Jadi enggak kayak HP-HP Mitri sekarang yang tempat SIM tadinya itu pasti di samping. Untuk layar HP ini ukurannya 6,67 inch beresolusi Full HD plus atau kayaknya lebih tinggi deh kalau enggak salah. Lebih tepatnya itu kayak 2712 * 1220 piksel. Xiaomi sendiri ngasih nama dari layar HP ini dengan sebutan Crystal R display. Refresh rate-nya sudah 120 Hz dan sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. Layarnya sendiri menurut saya bagus ya, gonjreng layarnya dan surprisingly dia udah support HDR. Jadi enak banget waktu dipakai buat nonton konten-konten HDR di YouTube atau di Netflix. Responsivitas layar di HP-nya juga bagus karena saya coba main real drum enggak kerasa ada latensi gitu. Visibilitas di bawah sendir matahari juga menurut saya bagus untuk sebuah HP matrage. Bahkan di table spesifikasi katanya HP ini punya brightness sampai 3.200 nitz di mana itu tuh tinggi banget menurut saya emang dah HP-HP zaman sekarang tuh jadi bagus-bagus banget. Buset Poco juga masukin fitur wet touch yang bikin HP ini tetap bisa disentuh-sentuh dan dioperasikan walaupun dalam keadaan basah. Saya kering bisa disentuh-sentuh kok. Eh, jangan. Ini tuh kerasa sepele banget kayaknya ya. Tapi percaya deh, ini enak banget menurut saya karena banyak banget loh HP-HP menengah atau bahkan flagship yang layarnya itu jadi bego kalau kena air gitu. Saya mau pakai istilah tidak pintar tapi kayak kurang gede damage-nya gitu. Oke, but anyway lanjut ke performa. Nah, HP ini pakai SOC Mediatch di Man City 8400 Ultra. Sebuah SOC yang mereka custom sendiri khusus untuk HP-HP mereka. Itulah kenapa seri Mediatek yang ada ML-M Ultranya hanya akan kita temukan di HP-HP Xiaomi ataupun Poco karena memang SOC tersebut dicustom sendiri oleh Xiaomi atau Poco. SOC ini ngebut banget menurut saya. Maksudnya bukan yang paling ngebut sih, tapi untuk SOC menengah udah sangat ngebut loh. Angka-angka yang didapetin oleh aplikasi bench marittis aja tinggi-tinggi banget. Misalnya yang tembus R1,6 juta ini kalau logo Pocoya diganti dengan logo Oppo atau logo Vivo gitu, saya yakin harganya akan di atas Rp8 juta mungkin. RAM di HP ini berukuran 12 GB. Kita juga bisa nambahin si RAM dengan virtual RAM hingga 12 GB lagi. Jadi total itu dia akan punya 12 + 12 berapa ya? Kan ceritanya kayak konten zaman sekarang tuh anak-anak sekolah ditanyain berapa, kali berapa, terus mereka bingung. Aduh ampun benar-benar orang anak-anak penurus bangsa nih sekarang kok begini kualitasnya. Kualitas pendidikan kita kok jadi kayak kayak ini salah. Aduh jadi ngomongin itu lagi. Oke lanjut. Saya tahu ukuran 24 GB ini kayak terlalu to good to be true sebenarnya untuk sebuah smartphone midrange ya. Karena sejauh ini HP-HP midrange kalau jualan tuh selalu ngandelin virtual RAM kayak gini yang mana cara marketing seperti ini jarang dilakukan di HP-HP flagship tapi ukuran RAM 12 GB secara fisik udah tergolong besar menurut saya. Terus storage HP ini berukuran 512 GB dengan kecepatan tulis di 694 MB/s dan kecepatan baca di 710 MB/ second. Secara angka sebenarnya ini tuh ngebut banget ya walaupun belum sengebut flagship yang normalnya ada di atas 1 GB/s. Di table spesifikasi juga ditulis kalau storage di HP ini menggunakan UFS 4.0 yang lazimnya kita temukan di HP-HP flagship. Gokil emang HP ini. Mau heran tapi ini poco gitu. Coba deh kalian cari ada enggak HP di harga yang sama dengan HP ini tapi udah pakai storage UFS 4.0. Setahu saya enggak ada deh. Bahkan Vivo aja masih pakai UFS 2. Harganya lebih mahal dari HP ini. Eh, untuk kelengkapan kelengkapan standar seperti infrared blaster, NFC, and screen fingerprint berjenis optical juga bisa kita temukan di HP ini. Setup dual speaker tentu aja sudah menjadi standar hampir semua HP-HP Poco. Saya suka banget sama kualitas suara yang keluar dari speaker di HP ini karena suaranya menurut saya bagus ya, cukup powerful, frekuensi low atau bass-nya juga masih terasa dan enggak pecah waktu volume dimentokin. Dan terakhir untuk hardware HP ini punya baterai yang besar yaitu 6000 mAh. Tapi bukan itu yang spesial ya. Yang spesial adalah dia sudah menggunakan baterai berjenis silikon karbon. Akhirnya show daya tahan baterai di HP ini menurut saya juga cukup impresif karena dalam pengujian dia bisa bertahan sampai 16 jam pemakaian nonstop tanpa bermain game. Dalam paket penjualan juga disertakan kepala charger dengan maksimal output 90 watt yang mampu mengisi baterai HP ini dari 0 sampai 100% hanya dalam waktu 36 menit aja. Lanjut ke software. HP ini pakai Hyper OS 2 atau 2 yang berbasis Android 15. Secara tampilan masih terlihat gitu-gitu aja sebenarnya. Enggak ada yang beda dari versi-versi sebelumnya. Tapi yang keren adalah pihak Poco berani ngasih jaminan tiga kali update OS dan 4 tahun security update untuk HP ini. Berani ngasih jaminan update OS bayar tiga kali atau tiga versi ini menurut saya sebuah hal yang istimewa ya karena enggak semua brand Tiongkok bisa melakukannya. Dan seperti ap-ap kekinian, Poco X7 Pro ini juga dilengkapi dengan berbagai macam fitur berbasis AI. Anjay, artificial intelligence. Fitur berbasis AI ini banyak kita temukan di software ya. Contohnya ada AI notes, AI recorder, AI interpreter, AI subtitle, AI gallery sampai circle to search yang normalnya hanya kita temukan di HP-HP flagship. Saya curiga nanti next ada AI pinjol. Jangan-jangan. Jadi untuk software menurut saya cukup nyaman dan hampir enggak ada komplain ya. Saya bilang hampir karena ya saya masih sering nemuin notifikasi-notifikasi iklan yang cukup mengganggu ya terutama yang berasal dari aplikasi Get Apps. Tapi ini mudah diatasi ya solusinya tinggal matiin aja notifikasi dari aplikasi tersebut. Selesai. Terakhir kita bahas soal kamera yang mana kamera di HP ini terasa sangat-sangat low profile sekali menurut saya. kita tidak akan menemukan kamera beresolusi ratusan megapel dan kita juga tidak akan menemukan sensor-sensor enggak jelas gitu kayak makro atau depth atau yang lain-lain gitu. Total hanya ada dua kamera di HP ini. Kamera utama beresolusi 50 megapel dan sudah dilengkapi dengan OIS. Sedangkan kamera keduanya berjenis ultrawide dengan resolusi 8 megapel. Di kondisi terang, HP ini bisa menangkap foto yang cukup bagus menurut saya dengan detail yang oke, warnanya cukup akurat dan cukup pop up gitu warnanya. Dynamic range-nya juga enggak sempit menurut saya gitu. Karena beberapa bagian di foto ini tuh bisa di-highlight dengan cukup baik gitu, terutama untuk bagian-bagian yang gelap. Fotonya cukup tajam tanpa terlihat ada proses oversharpening yang terlalu berlebihan. Overs sharpening itu proses di mana foto dibuat terlihat lebih tajam dari aslinya gitu. Pada akhirnya malah jadi aneh gitu, terlalu computerized sekali fotonya. Di kondisi low light, kualitas fotonya sedikit menurun, tapi menurut saya masih cukup oke dan terlihat masih sangat layak di-upload di media sosial. detailnya masih cukup baik, intensitas nois-nya juga belum masuk kategori mengganggu ya. Ya, pokoknya untuk sebuah HP menengah, kualitas lowl-nya itu menurut saya masih cukup ok lah. Punya lensa ultrawide tentunya akan sangat menyenangkan karena enggak semua HP midange punya jenis kamera ini. Tapi rasanya juga saya sulit untuk berekspektasi lebih terhadap kamera yang resolusinya hanya 8 megap. Karena kalau kita lihat dalam kondisi terang, walaupun fotonya cukup oke dengan warna yang juga enggak terlalu jauh dari lensa utamanya, tapi fotonya terlihat kesulitan untuk nangkap detail. Ya, konsernya mungkin memang cuma detail aja sih, karena hal-hal lain itu cukup aman gitu. Kayak misalnya ee distorsi lensa yang enggak kelihatan gitu misalnya, salah satunya. Intinya amanlah si lensa ultrawide-nya. Tapi itu untuk kondisi terang ya. Karena kalau kita coba ambil foto ultrawide dalam kondisi gelap, kualitas fotonya jadi menurun drastis ya. di mana fotonya minim detail terus noise-nya juga lebih terlihat berhamburan gitu. Saran saya sih mendingan enggak usah ambil foto LED pakai kamera ultrawide deh karena fotonya juga agak sedikit useless gitu burik lah pokoknya. Kemampuan HP ini menangkap foto portraet juga menurut saya lumayan karena fotonya terlihat cukup oke dengan pemisahan antara background dan foreground-nya yang sekilas cukup rapi. Walaupun ada di beberapa kondisi dan skenario, HP ini masih cukup kesulitan terutama untuk bagian-bagian yang rumit seperti rambut, kacamata, dan telinga. Kamera depan HP ini beresolusi 20 megapel dengan kualitas foto yang mm ini juga bagus ya, terutama dalam kondisi terang. Ton warna kulitnya juga natural dan dynamic range-nya juga cukup luas. Untuk foto portret dengan kamera depannya sendiri juga menurut saya cukup bagus ya. Pokoknya sesuai ekspektasi lah. Kamera depan apa ini? Eh hanya bisa merekam video di resolusi Full HD di 30 fps dengan kualitas seperti yang kalian lihat sekarang tidak ada perekaman 4K. Sayangnya hasilnya lumayan tidak terlalu berguncang. Kayaknya memang ada AIS-nya eh stabilizernya. Tapi yang pasti kualitas gambarnya seperti yang kalian lihat sekarang dan kualitas suaranya seperti kalian dengarkan sekarang. By the way, saya lagi ada di tempat yang cukup ramai di stasiun LRT. Jadi, suara jalanannya sangat terdengar. Dari situ kalian bisa tahu bagaimana kualitas dari mikrofon di HP ini menangkap suara di kondisi yang cukup berisik. Ini adalah kamera belakangnya. bisa merekam video 4K di resolusi 4K. Bingung gua. 4K di 60 fps. 4K 60 fps yang mana menurut saya ini bagus. Kualitasnya seperti kali sekarang tajam. Eh tapi tambah sr tentunya. Jadi kalau ke belakangi sumber percaya agak sulit di highlight. Kualitas warnanya seperti kalian dengarkan. untuk gambarnya cukup oke. Jadi kesimpulannya menurut saya HP ini bagus banget ya untuk harganya. Hal ini yang mungkin menurut saya akan bikin kompetitor mereka kesulitan untuk bersaing ya. Banyak banget hal-hal kecil yang mungkin tidak akan kita temukan di HP layar dengan harga segini. Dan kita semua tahu hal-hal kayak gini tuh biasanya cuma Xiaomi dan Poco yang bisa ngelakuinnya. Intinya kalau kalian punya budget R juta sampai R juta dan pengin punya HP yang nyaman, enak dipakai, dan bisa diandalin segala kondisi, saya yakin HP ini adalah salah satu yang terbaik atau mungkin satu-satunya pilihan yang terbaik yang bisa kalian beli. Jangan lupa kalau mau aman dan jangan lupa kalau mau aman dan nyobain langsung si HP bisa langsung datang ke era fone terdekat ya. Karena di sana kita bisa hands on dulu sebelum memutuskan untuk beli atau enggak si HP ini. Menurut kalian gimana HP ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah ya.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.