Jungkat

Harga Sepertiga, Kualitas Bintang Lima - Review EarFun Air Pro 4 (YouTube Video)

  • 03/10/2024

Kalau boleh jujur, ini adalah pertama kalinya saya denger merek Earfun ya. Karena mereknya agak nyarut dengan nama temen saya, si Irfan gitu. But anyway, saya mau bahas sebuah TWS buatan Earfun yang menurut saya sangat layak untuk dibeli. Karena punya banyak kelebihan di range harga yang menurut saya ini tuh sangat-sangat worth it gitu. Pertama kali liat TWS ini, kesannya compact, walau nggak kecil-kecil amat ya. Earbudsnya sendiri kecil dengan batang yang lumayan panjang. Persis kayak Airpods. Betuknya ergonomis, alias didesain biar pas di lekukan telinga kebanyakan orang. Jadi nyaman waktu dipakai lama-lama. Apalagi bebotnya cuma 5 gram per earbud, enteng banget lah. Kerasa nggak lagi pake TWS malah. Untuk warnanya, sejauh ini yang saya tahu cuma ada hitam aja ya. Hitamnya tuh matte gitu, bukan yang glossy. Jadi nggak gampang ninggalin sidik jari. Di bagian batang earbudnya ada aksen silver metallic atau dark grey gitu. Jadi kesannya kayak duotone gitu. Cakep dah. Kalo ngomongin build quality, TWS ini pake plastik yang kerasa solid dan kuat ya. Nggak ada kesan murahan sama sekali. Finishingnya juga rapi. Oh iya, TWS ini juga udah IPX5 ya. Artinya tahan terhadap keringat dan ceperatan air. Jadi aman dipake olahraga atau pas hujan berimis gitu. Lanjut ke casingnya, bentuknya oval, pipih. Gampang banget diselipin di saku celana atau di tas gitu. Ukurannya juga lumayan menggil, nggak makan tempat. Bahannya sama kayak earbudnya, plastik matte yang solid gitu. Di belakang ada port USB type C buat ngecas dan di bagian atas ada tulisan Earfun. Di bagian depan ada 3 lampu indikator LED buat nunjukin status baterai. Terus gimana caranya buat nunjukin status kita? Iya, kita. Kita tuh apa sih sebenernya? Itu pake backsound itu ya bang sedih. Orang yang tidak punya kepastian. Yang saya suka dari casing ini, dia udah support wireless chargingnya. Jadi tinggal taruh aja di charging pad. Nggak perlu ribet colok-colok kabel gitu. Tapi kalau mau ngecas pake kabel juga bisa kok. Tinggal colok aja kabelnya pake USB type C-nya. Di dalam casingnya, earbud nempel ke tempatnya pake magnet ya. Jadi nggak gampang lepas pas casing dibuka tutup. Posisinya juga pas, gampang diambil dan ditaruh lagi. Karena ada beberapa TWS yang desainnya awkward ya, yang bikin waktu si TWS mau diambil dari casenya tuh kerasa ribet dan susah gitu. Fitin di kuping saya yang lumayan besar, TWS ini bisa masuk dengan sempurna. Saya melihat bahwa bentuk TWS ini mirip dengan Airpods Pro. Dan TWS itu jadi salah satu yang paling nyaman yang pernah saya pakai. Karena ukurannya pas dengan kuping saya. Sealing dari TWS ini cukup bagus dan bisa dengan maksimal meredam noise yang ada di luar. Dan sudah pasti, TWSnya nggak gampang lepas ya. Ngomongin soal fitur, TWS yang harganya nggak sampe sejuta ini tumpah-tumpah sob. Fitur-fitur yang lazimnya ada di TWS yang jauh lebih mahal bahkan ada di TWS ini. Pertama ada Snapdragon Sound dan Hi-Res Audio. Jadi TWS ini dilengkapi dengan teknologi Snapdragon Sound dan sertifikasi Hi-Res Audio. Artinya suaranya bisa dipastikan akan nggak kaleng-kaleng lah pokoknya. Nanti saya cerita soal sound quality di bagian belakang. Untuk kodeks, TWS ini juga udah mendukung FTX Lossless dan LDAC codecs. Di harga segini, punya 2 codecs yang lazimnya ada di TWS-TWS mahal adalah sebuah ketidaklaziman. Dalam TWS ini tertanam sebuah dynamic driver berukuran 10mm. Cukup besar untuk sebuah TWS. Dan suara yang keluar dari TWS ini bisa kita kustomisasi lewat aplikasi Earfun Audio. Untuk Active Noise Cancellation-nya sendiri, TWS ini ada di kelas yang berbeda dengan TWS-TWS murah yang lainnya. Dimana kualitas ANC-nya bisa diadu dengan TWS-TWS mahal seperti Airpods Pro atau Galaxy Buds 3 Pro sekalipun. ANC di TWS ini bahkan diklaim bisa meredam tingkat kebisingan sampai 50 desibel. Yang mana pada praktiknya menurut saya memang nggak asal overklaim gitu ya. Suara bising bisa deredam dengan cukup baik dan cukup nyaman waktu dipakai di dalam pesawat. Setidaknya saya yang selalu nggak bisa tidur dalam pesawat, pada akhirnya bisa tidur juga pake TWS ini. Selain punya ANC yang bagus, TWS ini juga punya Transparency Mode yang bisa mendengarkan suara dari luar dengan jelas melalui 6 mikrofon yang ada di TWS ini. 6 mikrofon tersebut juga bikin suara yang ditangkap jadi lebih jernih. Nah ini adalah salah satu contoh yang saya ambil menggunakan TWS ini dalam kondisi bising atau berisik. Nah yang kalian dengar sekarang adalah suara yang saya rekam menggunakan smartphone. Yang mana seperti kalian dengar suaranya noisy dan suara noise dari jalannya ketangkap. Nah ini saya rekam menggunakan Earfun Air Pro 4 di mana seharusnya suaranya bisa lebih less noisy, lebih nggak berisik. Jadi suara yang tertangkap oleh mikrofon lebih nggak ada noisenya dan lebih bersih. Gimana menurut kalian? Kelengkapan konektivitas di TWS ini juga oke. Mulai dari Bluetooth 5.4 yang bikin koneksinya stabil dengan range yang lumayan jauh. Terus dia juga punya multipoint connection yang bikin si TWS ini bisa connect ke 2 perangkat sekaligus. Dan dia juga punya fitur Aura Cast yang memungkinkan kita berbagi audio dengan earphone atau speaker lain yang mendukung Aura Cast. Untuk baterai, masing-masing TWS ini punya baterai berukuran 54 mAh. Sedangkan untuk charging casenya punya baterai sebesar 600 mAh. TWS ini sendiri diklaim bisa ngedengerin musik nonstop selama 7 jam dan 52 jam jika menggunakan semua kapasitas baterai di charging casenya. Untuk kontrol, TWS ini menggunakan Capacitive Touch. Bisa kita gunakan untuk angkat telpon, notif telpon, play musik, ngatur volume, dan lain-lain. Fungsi-fungsi ini juga bisa kita kustomisasi di aplikasi Earfun Audio. Oke, terakhir kita akan bahas soal impresi suara dari TWS ini. Secara keseluruhan, TWS ini punya suara yang bisa dibilang balance atau seimbang ya. Nggak ada yang terlalu dominan gitu, jadi enak buat di dengerin lama-lama. Cocok buat yang suka dengerin berbagai macam genre musik. Genre, bukan genre ya. Genre. Soundstage dan separasi di TWS ini lumayan luas untuk ukuran TWS. Kita bisa ngerasain instrumen-instrumennya ditempatkan dengan baik ya. Nggak numpuk jadi satu gitu. Untuk frekuensi low, bassnya itu mantep menurut saya. Nendang tapi nggak lebay gitu. Cocok buat lagu-lagu EDM, hip-hop, dangdut, atau pop. Atau yang butuh bass yang lebih powerful lah. Tapi buat kalian yang lebih suka bass yang lebih tight atau presisi, mungkin akan terasa agak boomy gitu, agak nggak cocok lah. Di frekuensi high, treblenya juga cukup detail dan jernih menurut saya. Cymbal dan hi-hat terdengar jelas tanpa bikin telinga sakit atau piercing gitu. Cocok buat lagu-lagu bergenre, bergenre ya. Rock, metal, atau jazz yang butuh detail di frekuensi tinggi. Sedangkan untuk frekuensi mid, vokalnya natural dan jelas ya. Nggak ketutupan sama instrumen lain lah. Enak buat dengerin lagu-lagu kayak balet, akustik, atau pop yang fokus di vokal. Tapi kalau misalnya kalian merasa belum pas sama settingan standar suara di TWS ini, kalian bisa atur EQ-nya Dan untuk bisa pake Hi-Res Codec, pastikan kalian pake source yang juga support Codec ini ya. Selain TWS ini, Earfun juga punya beberapa lini produk yang kayaknya nggak ada salahnya untuk dicoba ya. Mengingat kualitas suara dari TWS ini cukup memuaskan, rasanya produk mereka yang lain juga nggak akan mengecewakan. Link pembelian produk-produk ini saya taruh di kolom deskripsi di bawah ya sob. Jadi kesimpulannya, TWS ini bisa dibilang paket lengkap buat kalian yang cari TWS kualitas sadis dengan harga yang minimalis. Suaranya balance, cocok buat segala jenis musik, bassnya nendang, treblenya jernih, vokalnya jelas, soundstage nya juga lumayan luas. Pokoknya harga segini, dapet TWS begini, one of the best buy sih tahun ini harusnya. Tapi ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan sebelum membeli TWS ini. Karena sebuah produk pastinya akan ada kekurangan dan kelebihannya. Untuk kelebihannya, dia punya noise cancelling yang bagus, jauh lebih mahal dari TWS-TWS murah lainnya, terus support LDAC buat dengerin musik Hi-Res, baterai yang juga awet, terus ada aplikasi Earfun Audio buat atur EQ dan pengaturan si TWS, dan terakhir, desainnya yang pas banget di kupi. Saya suka. Sementara untuk kekurangannya, bassnya ini agak boomy ya buat sebagian orang. Mungkin agak terlalu besar gitu. Jadi kayaknya akan ada yang nggak cocok sama TWS ini. Tapi ini soal selera aja sih. Dan terakhir yang bikin saya nggak nyaman adalah kontrol sentuhnya, yang kadang-kadang suka sensitif banget gitu, kayak perempuan gitu. Jadi nggak boleh salah dikit. Biasanya kalau salah dikit suka dibesar-besarkan gitu. Gitu ya bal, perempuan bal? Oh... main aman dia. *KETAWA* Dia main aman. Jadi buat yang nyari TWS Pertamax plus harga Pertalite, masukin TWS ini dalam pilihan kalian. Closed Caption by @subbox.id

Lihat di YouTube