Jungkat

Hasil Tes Lengkap, Ternyata Kelebihan BYD Atto 1 Bukan Cuma Murah (YouTube Video)

  • 03/10/2025

[Musik] Halo teman-teman, selamat datang di channel Grid Auto BYDon. Sebelumnya saya sudah ulas di GIAs 2025 dan sekarang kita punya kesempatan lebih lama untuk membahas lebih lengkap seberapa oke dia atau seberapa enggak oke dia. Yang pasti teman-teman di antara banyak model BYYD di Indonesia ini adalah model termurah dan ini kita bisa bilang juga bahwa ini adalah pertaruhan besarnya BYD. Kalau misalnya dia enggak oke, ya udahlah ya. Mungkin akan e disebut sebagai namanya juga model termurah gitu, komprominya banyak. Tapi kalau dia ternyata bisa sebagus itu dan bisa diterima oleh banyak konsumen termasuk teman-teman mungkin ini jadi sesuatu yang bisa ditanda kutip dijual oleh BYD. Lihat tuh ET One model aja bisa seperti itu. Artinya gimana dengan yang di atas kayak misalnya ada Seal se lion 7 atau E3 gitu. Jadi e pertaruhan besarnya BYD di Indonesia adalah Eowan. Dan sekarang saya pengen ulas kira-kira apa aja sih yang menarik dari Etowan. Pas enggak dengan kebutuhan konsumen di Indonesia dan mungkin termasuk teman-teman. Dan pas juga enggak dia kalau misalnya diadu enggak hanya sama sesama EV entry, tapi bahkan kalau misalnya dibandingin tipis-tipis dengan kayak e Agia Brio atau Aya gitu yang seukuran sama dia, yang e konsumennya juga mirip dan yang harganya pun juga enggak jauh gitu ya. tuh kita sekarang kita mulai dari desainnya, Teman-teman. Pertama dan terutama adalah tampangnya. Jadi, di video sebelumnya saya sebutkan kalau ini mirip kayak Lamborghini dan Lamborghini yang saya sebut itu Aventador. Padahal dia lebih mirip sama Hurakan ya. Dan apakah dia enak dilihat? Dia enak banget dilihat. Saya suka ternyata dengan proporsi dimensinya lalu bentuknya seperti ini. Pas banget. Enak dilihat ee baik yang berwarna body maupun yang panel umum gitu ya. Ini ee proporsinya pas gitu. Pilihannya enggak banyak warnanya ee tiga aja seingat saya. Tapi itu pun udah cukup karena untuk memilih e warna yang ini itu udah bisa memberikan ee apa ya e sil body yang lekuknya itu kelihatan eksotis buat saya ya gitu. Tapi saya suka tampilan depan sama samping. Cuma begitu masuk ke belakang buat saya teman-teman ini enggak seoke bagian depan sama sampingnya. Ini kasusnya kayak Hyundai Santafe. Depannya bagus, sampingnya bagus, tapi belakangnya tuh kayak kontroversi pun juga dengan ini. Tapi ya sekali lagi desain itu selalu soal selera. Jadi bisa aja buat teman-teman malah yang ini fine. Termasuk lampu yang menyatu dari kiri ke kanan. Itu rumus e yang diterapkan banyak pabrikan di dunia belakangan ini. Termasuk mobil-mobil Korea juga banyak yang kayak gini. Jadi bisa aja ini malah bagus dan bisa aja ini bagus pakai banget. Tapi kalau buat saya, saya lebih suka ngelihat bagian depannya daripada belakangnya gitu. Akomodasinya teman-teman ini benar-benar seukuran seperti Agia Brio, Aya. Jadi ekspektasinya teman-teman ya enggak jauh dari mereka. Seberapa lega dia leom-nya ini ada sekitar 9 sampai 10 jari ya. Jadi ya cukupan di headroom-nya itu lebih dari lima jari. Jadi apakah dia sempit? Definitely enggak teman-teman. Apakah dia lega? Ya, bisa setara dengan rival-rival ice-nya Agia Brio AA gitu. Apakah dia enak didudukin? Iya, Teman-teman. Saya pengin bilang ini waktu saya pertama duduk di belakang ini, ini emang joknya bukan yang paling empuk busanya, tapi konturnya itu pas. Ini kan kulitnya kulit sintetis ya, dan enggak ada masalah dengan e rasanya enggak enak disentuh atau bikin keringat gitu. Enggak, Teman-teman. Enggak ada isu kayak gitu. E, yang pasti untuk duduk berlama-lama di sini mestinya sih enggak masalah. Cuma memang ini posisi duduknya rendah, Teman-teman. Atau garis bahunya yang tinggi. Jadi, e buat Teman-teman yang suka dengan posisi yang agak comending, lalu kemudian ngelihat sekitar itu e bisa leluasa di sini enggak bisa ngedapetin itu. Karena menurut saya ini agak tinggi nih. Apalagi ini joknya yang depan bagus banget bentuknya kan menyatu gitu ya. E sandaran dengan e headr gitu. Nah, ini tinggi sehingga agak sulit untuk ngelihat ke depan kecuali duduk di tengah. Dan duduk di tengah di hampir semua mobil itu enggak enak kan. Jadi kalau misalnya mau ngelihat ke depan yang nyaman, pindah ke tengah. Sementara kalau duduk di sini itu kayak kalingan untuk ngelihat sekitar. Sementara yang di sini garis bawahnya ketinggian. Jadi untuk ngelihat itu bukan pilihan terbaik berada duduk di belakang. Tapi kalau duduknya ergonominya itu pas. dan dia sekali lagi jauh dari kata sempit. Dan sekarang saya penunjukin di bagian bagasi, Teman-teman. Jadi ini cukup banget untuk bawa koper cabin size. Dua buah udah lebih dari cukup. Ini sangat bisa gitu, ya. dan dia bisa dilipat juga kalau misalnya mau ekstra kargo. Lalu, nah di sini nih ada e konektor ya buat yang AC. Lalu di sini ada alat darurat dan ukurannya segini, Teman-teman. Dan ini pun juga bisa ditampung dengan bagus. Saya pengin bilang bahwa untuk akomodasi BYD atau one yang kompact ini masih sangat memadai ya. Fitur teman-teman ini dibanding varian di bawahnya lebih lengkap jelas karena dia pun lebih mahal. Ini yang e premium dan ini dimulai bahkan dari setirnya. Kalau yang di bawahnya itu dnamic hanya bisa naik turun ini bisa maju mundur teleskopik satu. Lalu kemudian posisi pengemudi itu diatur dengan elektris. Asik ya, lebih mudah. Tapi jujur teman-teman kalau saya ya itu lebih sukanya manual aja sih. Jadi kalau pas lagi ketemu apa misalnya sebelum masuk kantor sempat rebahan dulu di parkiran bisa lebih cepat rebahnya. Kalau elektris kan ini tuh agak lebih lama tapi ya ini tergantung orangnya sih gitu. Lalu kemudian ini dia punya wireless charging, Teman-teman. Tuh bisa charging HP yang support tapi ya. Dan dia pun juga sudah ada USB type A dan type C bisa buat nge-charge yang type E-nya bisa buat koneksi Apple CarPlay, Android Auto. Nah, kemudian dibanding yang e for di bawahnya ini teman-teman sudah dengan baterai lebih besar dan daya pun juga lebih besar jadi bisa lebih cepat dan jarak tempuh ya karena baterainya lebih besar mestinya lebih jauh gitu. Secara keseluruhan ini mobil sebenarnya lengkap, Teman-teman. Termasuk fitur keselamatan ini ada kert juga nih. Jadi ya fitur safety-nya lebih baik meskipun yang di bawahnya pun juga sudah oke ya. dan yang lainnya kalau untuk yang basic untuk hitungan mobil zaman sekarang misalnya kontrol stabilitas udah ada, kontrol traksi udah ada, cruise control juga udah ada, ABD, ABS gitu udah ada ya dia eh sebagaimana layaknya BYD yang tabiatnya itu sering ngasih banyak fitur ke mobil-mobilnya dan itu titik di mana BYD EO One itu bagus. Jadi secara fitur e keseluruhan apalagi yang ini yang representasi terbaik dari Eowan, fitur terlengkap gitu ya, e varian tertinggi ini udah sangat amat bagus gitu. Cuma memang sayangnya teman-teman buat saya ya kepraktisannya itu ya wajar enggak sampai yang em ekstra. Dia memang ada kompartemen terbuka, tapi kompartemen tertutupnya tuh ya paling ini. Dan ini pun juga kan enggak gede ukurannya kan enggak ada konsol e yang tengah gitu sehingga buat naruh dompet gitu agak susah buat saya ya. Ya paling memanfaatkan cup holder. Lalu yang di belakang sayangnya type E dan type C itu enggak ada di belakang. Jadi kalau mau ngecas gadget untuk penumpang belakang gitu ya, mau enggak mau mesti dititip di baris pertama gitu. Tapi secara keseluruhan kalau ee ditanya apakah ini lengkap, menurut saya ini sudah cukup lengkap. Mode berkendara pun juga ada eco normal sama sport. Kalau pas lagi pengin ngegas pilih sport okelah. Nah, ini teman-teman. By the way, eh mekanisme transmisinya itu dengan seperti ini. Jadi tidak dengan tuas, tidak dengan tombol, tapi knop geser atas bawah. Sementara P-nya yang ini. Balik lagi. Kalau soal fitur itu oke. Kalau kepraktisan biasa saja, tapi secara ee duduk di kabin saya bisa bilang teman-teman ini interiornya benar-benar mantap. Termasuk ini nih Toyota AG tuh saya ingat door trimnya tuh terasa kayak kopong dan tipis gitu ya. Jadi trimnya tuh gampang ditarik. Kalau ini enggak nih. Ini semuanya solid. Terasa solid. Bahkan ketika menutup pintu mudah-mudahan ketangkap di sini ya. Lebih padat gitu ya. Fiturnya oke. Kepraktisannya biasa saja tapi ber quality secara keseluruhan jempol. Kalau soal rasa berkendara teman-teman, ini mobil kompact dia. Kalau ice ya mungkin bisa setara kayak misalnya Honda Brio atau Toyota Agia atau Daihatsu aa ya. Tapi apakah kualitasnya mirip sama mereka gitu? Saya pengin bilang bahwa ini enggak, Teman-teman. Ini bisa di atas mereka secara quality ya, yang akhirnya berpengaruh sama rasa berkendara. Kenapa berpengaruh? Karena insulasi yang ada di kabin, set suspensi itu bisa memberikan sesuatu yang lebih bagus impresinya. itu tadi saya ngelewatin speed bump atau e beberapa kali tadi ngelewatin polisi tidur buatan yang kasar gitu ya dari potongan ban luar gitu ditaruh di komplek dan dia tetap bisa memberikan peredaman yang bagus enggak ada perasaan kayak kosong atau kopong gitu ee ada bunyi-bunyi misalnya di ee entah dashboard atau trim enggak teman-teman dia bisa memberikan kayak kekedapan dari guncang kangan e yang muncul karena ada handicap dari luar. Dia bisa ee membuat kita merasa bahwa oh ini mobil hanya ukuran yang kecil tapi bukan menjadi tanda kutip mobil murah yang ada kompromi. Itu rasa berkendara termasuk teman-teman ini setir lingkarnya pas. Materialnya pun juga enak. bahannya halus tapi enggak licin. Ee bobotnya pun juga masih terasa real, masih ada koneksi antara pengemudi dengan mobil dan enggak ngambang. Jadi ketika saya bermanuver dengan e mobil ini dengan e mengolah kemudi gitu ya, rasanya hidup enggak ada yang kayak e wah ini kelihatan kayak mobil murah. Enggak. Jadi kesannya kayak oh ini mobil yang value-nya bagus. harganya enggak tinggi, lalu kemudian enggak terlalu banyak kompromi dalam hal kualitas Lalu ketika saya bermanuver untuk zigzag, Teman-teman, ini enak nih. Dia punya set suspensi yang sebenarnya lincah karena memang proyeksinya untuk perkotaan dia. Oke, di titik itu. Dia enak buat berpindah lajur secara cepat atau misalnya saya mau zigzag gitu, dia sudah bisa memberikan ee apa ya, kecekatan yang bagus untuk mobil seperti ini. Tapi yang saya juga suka adalah kompromit terhadap kenyamanannya, bantingan suspensinya itu enggak terlalu banyak. Dia enggak keras. Hanya karena sasis dan suspensinya itu udah dibikin enak buat bermanuver bukan berarti bantingannya jadi keras. Enggak, Teman-teman. Masih cukup wajar. Ya, benar. Bahwa dia bukan mobil yang paling empuk gitu misalnya. Enggak seempuk sale yang udah pernah saya coba. E tapi ini pun juga sudah oke. Kalau teman-teman yang malas sama mobil keras sehingga itu menjadi enggak nyaman, enggak. Ini enggak sampai mobil seperti itu. Benar. Dia bukan mobil yang paling empuk, tapi dia enggak keras. Yang penting adalah untuk bermanuver ini udah enak banget ya. Apalagi ee dia untuk berakselerasi di kecepatan wajar ya, perkotaan gitu misalnya. Eh, ini udah cukup 050 060 di 5 detikan. Tapi memang ketika kita tes 0 sampai 100 km/h ternyata lambat teman-teman. Dia tenaganya 75 DK, torsinya 135 Nm. Jadi kalau dibanding cam misalnya Brio atau Agia atau AA gitu, tenaganya nih kalah nih jauh. Tapi torsinya oke, lebih oke. E sehingga yang enak itu memang torsinya itu yang menjelaskan betapa dia enak banget untuk berakselerasi di kecepatan yang real ya, yang di perkotaan. Bukan yang akselerasi 0 sampai 100 gitu. 0 sampai 100 dia butuh 15 detik coba kalah jauh dibanding Brio. Lalu kalau misalnya dipakai untuk berakselerasian 050 060 baru ini enggak terasa cekatan. Ya, saya pengin bilang bahwa ini mobil kencang cuma di habitatnya, di perkotaan, bukan yang untuk kencang-kencang banget. E, kalau ditanya apakah Brio sama Sat bukan mobil perkotaan? Iya, dia mobil perkotaan dan dia lebih kencang juga mereka tuh e untuk 0. Cuma kalau sama-sama di 050 ya menurut saya ini lebih enak malah enggak ada. Kalau di mobil ice kan ada ini ya, e grafik tenaga grafik torsi ya. Kalau ini enggak udah instan dari awal. kayak gini nih. Gitu. Lalu efisiensinya seperti apa sih? Oke, di rute dalam kota dia dapat 8,8 km/ KWH. Lalu kemudian di rute tol dia dapat 6,1 km/KWH. Ee lebih boros jelas dibanding dalam kota. Dan di rute kombinasi 50 km/h dia dapat 7,4 km/KWh. Ee paling irit memang di dalam kota. penjelasannya adalah di rute dalam kota 22 km/h tuh padat kan ya. Itu lebih besar kemungkinan untuk e pengemudi melepas gas, mobil gliding gitu aja atau e ketika ee melepas gas gitu ada regeneratif ee jadi ya baterai terisi. Intinya baterai enggak terlalu e kemakan banyak gituah ya. Jadi dia lebih irit dan kalau mengacu sama eh konsumsi energi seperti itu 8,8 dengan baterainya yang 38an kWh itu ya dia sebenarnya cuma dapat 340-an km range-nya teman-teman dan itu enggak seperti klaimnya karena klaimnya kan 380 ya. Jadi saya pengin bilang bahwa ee ini soal performa ya. performanya adalah untuk kecepatan yang wajar di perkotaan dia enak berakselerasi. Tapi kalau untuk yang 0100 sesuai parameter tetapnya GRO ya dia ternyata enggak sekencang Brioagia atau IAP. Satu. Terus kedua untuk konsumsi energi untuk mobil listrik zaman sekarang bisa dapat 8 km/KW itu bagus teman-teman. Artinya ini udah irit tapi dibandingkan dengan klaimnya ya ini ternyata enggak sejauh klaimnya gitu. Ya, performa bisa kita terima. Kalau rasa berkendara ini bagus. Saya suka ini. Bagus, pakai banget ya, Teman-teman. Kita bisa sampai pada akhir ulasannya. BYD EO. Kalau ditanya apa yang menarik dari modelah BYD di Indonesia ini? Kayaknya kita bisa mulai dari harganya, Teman-teman. ini sangat amat menarik 195 sampai R35 juta kalau enggak berubah ya dan itu memberikan dia kesempatan untuk beradu sama banyak mobil di antara sesama entry EV aja dia e sudah kompetitif gitu ya dan dia pun juga bisa mengambil calon konsumennya Brio, Agia dan AA di titik ini set harganya itu sangat bagus lalu kemudian hal lain yang saya suka adalah akomodasinya fine desainnya ya ada beberapa apa hal yang menurut saya menjadi catatan, tapi secara keseluruhan dia pun juga tetap enak dilihat. Lalu fiturnya teman-teman itu bagus banget fiturnya bagus. E ini kalau soal fitur dibanding sama Brio Agia A lah Brio dan Agia gitu ya yang e iconic di kelasnya ini udah melampaui mereka dengan jarak yang lum signifikan jadi bagus banget. Lalu build quality-nya itu enggak hanya e bisa kita nikmati ketika diam. Karena ketika diam kita lihat trimnya itu materialnya solid, celah antar komponennya presisi, dipegang pun juga mantap. Dan ketika bergerak, Teman-teman, rasa berkendaranya pun juga bagus. ketika menikung eh bagaimana behavior-nya melewati jalan enggak rata gitu misalnya atau polisi tidur yang asal-asalan gitu, dia bisa e memberikan rasa berkendara yang bagus e karena ber quality-nya bagus gitu. Dan kalau ditanya apa yang ee pas atau tepatnya siapa yang pas membeli Aowan e saya rasa mungkin ee mereka termasuk teman-teman ya yang sudah punya mobil ice lalu kemudian sedang mencari mobil listrik pertama. Jadi sebagai entry ya sebagai awal ini sangat perlu dipertimbangkan teman-teman. semua yang dia berikan eh value-nya karena harganya seperti itu, lalu apa yang dia punya seperti itu, value-nya tinggi, Teman-teman. Salah satu ee yang terbaik di kelasnya gitu. Tapi kalau ditanya apakah dia bisa mengambil serta-merta konsumennya Brio atau Agi atau AA gitu. Nah, tunggu dulu nih. Karena bukan enggak mungkin kayak Brio atau Agia gitu ya, itu diposisikan sebagai mobil satu-satunya untuk keluarga muda misalnya ya. Dan e kalau skenarionya seperti itu ee saya tanya ke teman-teman saya, "Lu oke enggak kalau beli mobil listrik ee sebagai mobil satu-satunya lu gitu." Mereka masih agak khawatir karena kalau ada kemungkinan untuk dipakai keluar kota, tiba-tiba mau weekend getaway gitu ya, ngisi baterai di SPKU itu enggak lebih banyak dibanding ngisi bensin di SPBU. Jadi di titik itu mungkin e dia belum tentu mengambil e konsumennya Brio dan Agia. Tapi kalau sebagai mobil listrik yang atau dipakai e mobil yang e habitatnya hanya di perkotaan gitu, ini jadi sangat masuk akal, Teman-teman. Gitu. Dan catat lagi adalah ee apa yang e diberikan terutama soal kualitas gitu ya, itu ee menurut saya bisa menjadi keberhasilannya BYD untuk nunjukin ini mobil termurah gue aja itu bisa seperti ini kualitasnya. Berarti di model-model di atasnya itu oke banget dong gitu. BYD One premium. Mungkin itu teman-teman dari saya. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video Git Auto berikutnya. Terima kasih.

Lihat di YouTube