HATI-HATI BUAT DRIVER ONLINE! ADA PEMBUNUHAN SOPIR TAKSI ONLINE DI TANGERANG? | TIPS AMAN NARIK GRAB (YouTube Video)
Turut berduka cita buat rekan driver online kita yang berinisial MR. Beliau berusia 35 tahun dan baru aja jadi korban pembunuhan sama pembegalan mobilnya di area Tangerang. Jadi dikutip dari detik.com dan situs-situs berita lainnya, baru aja ada pembunuhan sama pembegalan mobil driver online dengan cara si pelakunya ini memesan taksi online memakai akun orang lain. Kemudian tujuannya juga bukan ke tujuan sembarangan loh, Guys. Tujuannya itu ke kluster atau ke perumahan dan lokasinya di area PIK 2, cuy. Kalau gak salah dari berita itu gua baca cluster California Pck 2 yang mana kalau menurut gua ya kita sebagai driver tuh dapat orderan seperti itu mungkin akan sangat-sangat minim awareness-nya karena kan kita pikir ngantarnya ke tempat yang jelas apalagi ke area-area yang kita udah tahulah area PIC 2 kan area Crazy Rich ya tapi ternyata nasib berkata lain ya buat rekan driver kita yang berinisial MR gua bacanya nger sekaligus pada saat gua baca, gua langsung ingat pengen bikin video seperti ini. Sekalian gua ngucapin bela sungkawa sama sekalian ngingetin ke rekan yang lain, driver online lain. Karena sekarang modus-modus pembunuhan ini sama pembegalan udah makin pintar nih kalau gua lihat dan makin mengerikan ya. Cara eksekusinya juga ngeri banget cuy. Gua baca lagi di berita itu cara eksekusinya adalah si driver itu dijerat pakai tambang kemudian ditusuk empat kali. Aduh, gua sampai merinding. Sekali lagi gua turut berdukacita buat keluarga dari rekan driver Mr. Ya, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan. Terus gua lanjutin lagi kronologinya. Jadi, setelah si rekan kita ini dibunuh, mobilnya diambil, jasadnya dibuang di sungai Cisadane nih, cuy. Dan mobilnya itu yang bertipe Toyota Caia dipasarin di marketplace dengan harga yang jauh di bawah pasaran. Katanya sih cuman dipasarin di harga R30 juta. Udah otomatis ya polisi cyber jadi curiga kok bisa ada mobil semurah itu gitu. Akhirnya si polisi cyber bergerak ya undercover ngecek mobilnya dan ternyata benar ketahuan di mobilnya itu ada bekas bercak darah jadi ningkatin kecurigaan setelah diusut diurusin ternyata betul itu mobil hasil kriminal jadi si pelakunya sekarang udah ditangkap dua orang dan untungnya ketangkap ya jadi kita bisa merasa lebih aman di jalan karena kita tahu bahwa polisi itu benar-benar menjalankan tugasnya. Ya, setelah gua baca-baca beritanya gitu jadi ini ya jadi makin was-was, cuy. Buat narik ini narik taksi online sekarang situasinya kayaknya udah makin enggak kondusif gitu mulai dari sisi Argo, dari sisi birokrasinya yang mana di beberapa aplikator kita enggak bisa lihat rating penumpang, cuma rating driver doang yang bisa dilihat. Terus aplikator juga beberapa kali gua lihat ya berita itu jauh lebih condong ke penumpang. Kalau berita cuman sebelah pihak, si driver langsung dikenain sanksi gitu tanpa dengar dari pihak drivernya dulu. Nah, itulah alasan-alasan kenapa akhir-akhir ini gua udah mulai makin jarang on bit, udah makin jarang bikin video seputar vlog taksi online. Jadi, sebisa mungkin kalau kalian sekarang jadi driver dan ada tawaran pekerjaan yang lebih baik, ada kesempatan, langsung ambil aja deh. Soalnya gua pernah ketemu beberapa rekan yang udah keburu nyaman, cuy. udah keburu ng-set comfort zone-nya ini jadi driver online. Yang mana itu menurut gua agak berbahaya ya untuk perkembangan ke depannya. Karena ya seperti ini. Kalau kita udah mulai situasi enggak kondusif terus kita udah terlena banget di comfort zone jadi driver online, kita jadi malas untuk ngambil kesempatan atau chance kerjaan lain. Seperti yang kita tahu jadi driver online ini kerjanya fleksibel cuy. Kapan kita mau kerja tinggal on, kapan kita capek, mau istirahat, mau tidur kita tinggal offin dulu. Terus gak ada yang nyuru-nyuruh ya kan? Gak punya atasan, enggak punya siapa-siapa. Kita kerja ya di atas kuasa kita sendiri. Itu menurut gua membuat sisi positif dan negatif. Positifnya ya kita fleksibel. Jadi pekerjaannya bisa disambi dengan pekerjaan lain, tapi negatifnya kita jadi sering lupa kalau comfort zone ini bikin kita malas. Dan terkadang jadi enggak mau ngambil peluang-peluang baru yang nota bicik kemungkinan butuh adaptasi ulang, butuh belajar lagi buat kerja. Jadi kita udah keburu malas, cuy. Makanya maksud dari gua bikin video ini, gua pengen ningkatin lagi awareness buat sesama driver online. Kalau setiap orderan itu kalian harus lebih hati-hati lagi karena ternyata ngantar ke perumahan elite pun itu enggak sebuah jaminan kalau orderan itu aman. Ya, dan yang kedua gua mau ngingetin lagi, jangan gampang terlena di comfort zone jadi driver online ini, cuy. Kalau kalian lagi jalanin profesi driver online ini, terus ada kesempatan lain nih, misalkan ada penumpang, mungkin beliau tuh HRD ya kan atau beliau tuh di middle to manajemen lah di kantornya dan lagi buka suatu peluang lowongan kerja. Ditawarinlah ke kalian. Kalau gua boleh saran, langsung ambil aja, cuy. harus karena biar gimana kerja di kantoran itu menurut gua jauh lebih secure dan ada jenjang karirnya. Tapi maksud di video ini sebagai sharing dan saran aja ya. Enggak mutlak apa yang gua bilang itu harus kalian jalanin. Enggak. Gua sebagai content creator gua sharing apa yang menurut gua lagi terjadi nih di sekarang ini dari kacamata gua dan dari opini pribadi juga. Kalau misalkan ada pandangan lain, opini lain, ya it's ok. Masing-masing orang kan punya jalannya masing-masing ya. Atau kalian kalau mau sharing juga kalian bisa share juga di kolom komentar. Mungkin sharing-sharing pengalaman yang bisa bikin driver online termotivasi gitu kan. Kadang-kadang ada beberapa orang tuh sharing ke gua, iya kok gua udah berhasil keluar dari driver sekarang gua buka usaha sendiri. Eh ternyata ramai. Atau ada juga iya gua udah lepas ini, gua balik kerja kantoran, ternyata sekarang udah lumayan enak, udah lumayan secure. Jadi kan kita bisa saling memotivasi gitu, jadi saling maju. Tapi di akhir kata bukan gua ngecap pekerjaan driver online ini sebagai pekerjaan yang jelek. Enggak. Tapi kalau gua boleh bilang, pekerjaan driver online ini cocoknya memang dikerjakan untuk part- time aja, cuy. Untuk freelance aja. untuk cari-cari tambahan, kemudian untuk cari-cari peluang baru. Kalau sampai dijadiin full time, sebetulnya memang untuk yang sekarang-sekarang ini gua bilang sekarang sudah kurang kondusif. Kecuali pada saat dulu ya, awal-awal adanya taksi online tuh insentif masih gede-gedean, terus aplikator masih suka bakar duit, argo juga masih bagus-bagus. Itu menurut gua jadiin full time oke banget. Tapi untuk belakangan ini kalau gua bilang udah kurang kondusif. Kalau kalian bisa jadikan ini sebagai part time ya itu oke. Tapi kalau kalian mau full time di sini sebaiknya dipikirin ulang. Gua mau ngingetin lagi kalau yang masih menjalani profesi sebagai driver online lebih hati-hati lagi, lebih aware lagi sama orderan karena ternyata satu rating penumpang enggak jaminan. Soalnya si pelaku ini ternyata dia pinjam akun orang lain, cuy, buat ngorder taksi online. Yang kedua, tempat titik jemput sama tempat tujuan itu belum bisa jadi jaminan juga. Di sini kalau gua boleh kasih tips buat rekan driver, kalau terima orderan itu yang pertama utamakan yang non tunai lah ya. Biasanya kalau non tunai itu less likely to be a criminal. Tapi ggak jaminan juga, cuman itu bisa jadi acuan aja. Yang kedua, kalau ragu telepon. Biasanya manusia ini kita punya insting ya, punya naluri. Kalau ngelihat dari nama, dari tempat kita udah langsung kayak gu-nya itu udah bekerja gitu feelingnya kok aneh gitu. Nah, kalau kalian ragu coba telepon deh. Karena biasanya kalau orang-orang yang mau aneh-aneh itu mau kriminal apa, parameternya satu, biasanya ditelepon enggak mau ngangkat. Kedua, mereka speaking-nya enggak bagus. yang mana kemungkinan besar diajak ngobrolnya enggak nyambung atau kalian coba-coba aja tanya ini tempat tujuannya patokannya apa dan lain-lain. Seputar orderannya aja kita lihat reaksi dia di balik telepon tuh gimana. Nah, dari situ harapannya udah bisa makin mempertajam feeling kalian. Guts-nya itu lebih nyala lagi. Dan yang gua baca dari berita juga ini ternyata pelakunya di bawah efek obat-obat terlarang ya. yang mana kalau kalian telepon itu udah pasti jelas banget ternotice. Ternotisnya gimana ya? Orang yang di bawah efek obat obatan terlarang kan pasti diajak ngomongnya aneh gitu, enggak bisa fokus terus enggak nyambung mungkin nadanya atau dari pemilihan katanya. Jadi kalian dari situ udah bisa wah enggak benar nih. Udah cancel aja. Tips terakhir, kalau mungkin ada budget lebih, kalian bikin aja separator seperti yang dilakukan sama taksi-taksi luar negeri. Terutama di kalau gua lihat itu di Amerika kan biasa tuh ada taksi-taksi yang kuning mereka pakai separator. Jadi penumpangnya duduk di belakang dibatasi sama partisi. Kalian mungkin bisa bikin dari stainless mungkin atau dari bahan apa. Kalian bisa konsultasi ke yang lebih expert. Ini gua hanya memberikan ide aja. Y. W guys, kalau gitu sampai di sini dulu aja video kali ini, ya. Sorry yang nungguin Onbit. Video ini bukan video Onit ya, melainkan gua lagi pengen coba-coba format video baru di mana gua sharing pengetahuan, sharing berita-berita terbaru sama sharing-sharing pemikiran gua aja gitu. mungkin tips and trik pengalaman hidup gua dan lain-lain. Soalnya jujur aja untuk belakangan ini gua udah sangat-sangat berkurang banget intensitas onbit-nya ya. Karena udah banyak faktor yang bikin ya udahlah langsung to the point aja lah ya. Udah banyak faktor yang bikin malas buat onbit. Jadi mohon maaf sekali kalau yang subscribe gua buat nontonin vlog Onbit. Akan selalu gua usahakan bikin vlog on bit tapi mungkin intensitasnya pasti jadi jarang banget cuy. Anyway, kalau punya pertanyaan atau pengin gua bahas apa, silakan langsung ketik di kolom komentar aja ya. Nanti kalau bisa gua bantu jawab, nanti gua bikinin video seperti ini. Oke, guys. Kalau gitu sampai di sini dulu video kali ini. Thank you for watching. See you in the next video.
