Jungkat

HATI-HATI JANGAN SALAH PILIH | Icip POCO F8 Pro vs POCO F8 Ultra (YouTube Video)

  • 12/12/2025

Bismillah. Alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua, Romi. Udah lama banget gak bikin video unboxing. Ada kali ya, udah 2 bulan. Dan sekarang gua nongol lagi dengan outfit berwarna kuning. Artinya gua mau ngebahas yang identik warna kuning adalah Poco. Ini adalah dua handphone F series terbarunya. Kemarin baru launching global. Ada Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra. Tapi gua sebenarnya enggak mau unboxing e benar-benar dari awal karena ini adalah ee belum masuk resmi ke Indonesia. Tapi harusnya bakal masuk resmi sebentar lagi sebagai gambarannya. Ini box yang versi global. Jadi kalau teman-teman beli kalau yang global ini kan enggak dapat charger. Kalau versi Indonesia itu kalau enggak salah harusnya seperti biasa lengkap dapat kabel, dapat charger dan juga bakal dapat eh casing-nya juga. Nah, handphone-nya langsung gua mau spill ya. Nah, ini adalah si F8 Ultra dan yang ini F8 Pro. Nah, Teman-teman bisa langsung melihat perbandingan ukurannya yang mana yang ultra itu sedikit lebih gede dibanding yang F8 Pro. Dan ngomong-ngomong untuk casing-nya nih seperti ini. Ini adalah casing yang eh jelly case yang cukup familiar ya buat kita para pengguna Poco ataupun Xiaomi. Rata-rata memang warnanya, desainnya, bentuknya seperti ini. Nah, kalau kita pegang keduanya nih ee bandingin sebenarnya dua-duanya ini berasa berbobot dan ee premium banget ya. Jadi, udah enggak ada kesan ini handphone ecek-ecek. Yang si Ultra bobotnya 219 gr. Kalau yang pro ini 199 gr. Jadi kurang lebih sekitar ada round di 200 gr. Tentunya materialnya dia sudah pakai aluminium. Cuman memang ada perbedaan ya. Kalau si ultra belakangnya ini to be confirm nih kayak dari silikon polyimer atau apa ya gitu. Karena dipegang itu kayak agak-agak e seratnya tuh agak-agak beda gitu ya. Yang pasti bukan kaca dan dia pakai motifnya itu denim ya, kayak celana jeans. Unik ya. Sementara kalau si Poco F8 Pro dia polosan aja dia pakai materialnya kaca seperti ini. Ee dua-duanya juga sudah membawa IP68 tahan air dan debu. Dan ini kan kalau kita lihat frame kameranya sama ya, mengotak seperti ini, melebar satu body cuma bnya beda. Kalau yang ultra dia lebih tebal. Kalau yang Pro ini hampir ya tipis banget sih kenaikan bnya. Tapi yang jelas sama-sama punya triple kamera. Kemudian ada keterangan ini sound by bos. Oke. Nah, untuk frame-nya dia juga sama-sama flat. Untuk tata letak tombol juga sama ya. Di sebelah kanan ada tombol power volume. Di bagian atas ada grill speaker tuh. Dan di bagian bawah ini ada grill speaker lagi. Ada port USBC dan ada slot kartu. Kemudian di sebelah kiri bodinya ini sama-sama kosong cuman ada garis antena aja. Oke, sekarang waktunya kita melihat bagian depannya. Ini perbedaan dimensi layarnya enggak terlalu beda jauh ya. Si F8 Pro ini lebih kecil 6,59 inci. Sementara F8 Ultra dia 6,9 inci. Tapi yang menyenangkan adalah baselnya ini sama-sama tipis dan juga simetris. Kemudian untuk kamera depannya, punch hole-nya ini kalau gua lihat langsung ya kayak agak sedikit gedean F8 Pro tapi posisinya sama-sama ada di tengah. Untuk panel juga enggak dibedain kualitasnya ya. Dia sama-sama AMOLED dengan resolusinya di 1100 apa 1200p. Kemudian refresh rate-nya sama-sama 120 Hz, brightness-nya sama-sama 3.500 nit, dan dia juga udah support Dolby Vision sama HDR1 Plus. Dan untuk e pelindungnya, nah ini agak beda ya. Kalau si F8 Ultra dia pakai e Poco Shield Glass. Sementara kalau si F8 Pro dia pakainya eh Gorilla Glass 7i. Oke, kemudian kita mau lihat untuk eh OS-nya ya. dia sama-sama ada update ya dan ini gua belum update. Dia bawaannya pakai Xiaomi HyperOS versi 3 [musik] dan Android version-nya di Android e 16. Jadi udah yang terbaru. Sementara untuk security patch-nya di bulan [musik] Oktober. Kemudian gua juga pengin bahas sedikit soal speknya karena ini perbedaan utamanya ada di chipset yang mana F8 Pro dia pakai Snapdragon Elite keluaran 2024. masih termasuk anget ya kalau F8 Ultra dia pakai yang paling baru Snapdragon Elite Gen 5. Kalau kita lihat skor Anut 2-nya ini gua udah tes tipis-tipis tadi ya. Oke tuh ya bisa dilihat perbedaannya sama-sama ada di Rp3 jutaan. Kalau F8 Pro Rp31.000. [musik] F8 Ultra R3,6 juta. Dan skornya ini fluktuatif ya. Maksudnya bisa lebih tinggi bisa turun. Kalau lagi panas bisa turun. Kalau kita aktifin ee mode performance-nya, terus juga kita di tempat yang adem, itu skornya bisa naik. Yang katanya e Elite Gen 5 ini bahkan bisa hampir R juta ya untuk skornya. Nah, by default dia skornya di Rp3 juta dan 3,6 juta. CPU skor-nya ada perbedaan tuh ya gap-nya Rp877.000 dan Rp1.30.000. Kemudian GPU-nya perbedaannya R1,1 juta dan R1,3 juta. Itu aja sih dua skor yang ee paling berpengaruh ya, CPU dan juga GPU. Kemudian untuk kenaikan selama pengujian ya, selama benchmark kenaikan suhu kurang lebih sama ya di 12,7 derajat untuk si Ultra. Kalau yang Pro 13 derajat Celcius. Jadi ya intinya kurang lebih eh pendinginnya sama-sama oke ya. Walaupun perbedaan dimensi [musik] ee ada perbedaan ukuran, tapi sama-sama okelah untuk pendinginannya. Dan karena kedua handphone ini punya speaker tuningan, Bos, makanya gua mau coba untuk dengerin ya. Kita s lagunya NCS. Yang pertama kita pakai F8 Pro dulu deh. Kalau gua dengar sih memang cukup detail ya dan berbobot. Enggak enggak apa namanya? Enggak tipis, enggak cempreng lah suaranya. Kalau yang F8 Ultra uh jadi e dentuman bassnya itu lebih berasa ya, lebih bulat gitu dep gitu lebih berasa. Kalau yang pro berasa juga cuman enggak sedalam, enggak sede yang ultra. Nah, terakhir kita ngomongin kamera. Jadi setup-nya seperti yang gua bilang sebelumnya, dia sama-sama triple kamera main kameranya resolusinya 50 megapel sama tapi memang beda sensor ya. Kalau si Ultra ini dia pakai dual pxel. Kemudian ee ada tele sama-sama di 50 megap. Ada lagi bedanya di mana telenya si F8 Pro ini 2,5 kali aja. Sementara kalau telenya si Ultra dia lima kali periscope. Kemudian ada satu lensa ultra wide dan ini yang menurut gua cukup jadi game changernya ya karena si Pro ini cuman ngebawa 8 megapel. Sementara si ultra ini 50 megapel. Oke. Adik tadi habis lihat apa? Habis lihat apa? Rusa. Heeh. Rusanya seruduk. Seruduk ya? Berantem ya? Iya sama temannya. Iya. Kakak coba lihat, Kak. Kakak senang enggak lihat rusa? Takut apa enggak? Nah, di ini kan perekaman di 4K 60 ya. Kalau di yang ultra kita bisa switch ke 0,7 kali nih. Kalau yang pro tidak bisa. Kita balik ke satu kali. Oke, kemudian kita akan coba zoom ya. Ini digital dua kali. Terus kita akan coba optical zoom 2,5 kali di Pro dan [musik] 5 kali di Ultra. Oke, kita coba digital zoom lima kali di Pro. [musik] Seperti ini hasilnya. Nah, ini pakai kamera depan. Jadi ada perbedaan ya di mana si Poco F8 Pro ini kalau gua lihat di viewfinder itu dia lebih smooth tipicalnya ke skin tone itu jadi kelihatan lebih halus dan eh resolusinya mentok di full HD 60 FPS. Kalau si eh F8 Ultra dia itu bisa di 4K 30 FPS. Enggak bisa 60 ya kalau 4K-nya. Tapi kalau full HD-nya bisa sama-sama 60 FPS gitu. Jadi si Pro dia belum bisa 4K, sementara Ultra bisa 4K di 30. Kalau untuk harga gua enggak berani bahas sekarang ini karena ya kemarin kan launching harganya masih pakai dolar ya. tentu akan berbeda dengan harga yang lokal atau yang versi resmi di Indonesia yang mana kita tahu kalau Poco dia punya eh taine ekstreme performance, extreme price. Jadi gua harap kita harap sama-sama ya F8 Pro dan juga F8 Ultra dengan chipset yang sama-sama flagship apalagi ultra yang terbaru. Speakernya juga mantap banget. Kameranya juga udah oke ya. 50 megap bisa menawarkan harga yang bisa dibilang ini sangat-sangat bersaing untuk menyaingi yang kemarin udah launching duluan si IQ 15. Tebak-tebakan yuk berapa harganya coba ya komen di bawah.

Lihat di YouTube