Jungkat

Hati-hati! Segera Upgrade PC/Laptop Windows 10 ke Windows 11! (YouTube Video)

  • 09/05/2025

Hei, tahu enggak kita sudah harus hati-hati? Ya, kita harus hati-hati kalau PC desktop atau laptop kita masih pakai Windows 10. Microsoft itu akan secara resmi menghentikan dukungan untuk Windows 10 atau Windows 10 pada 14 Oktober 2025 nanti. Tentunya ini akan bisa berbahaya karena Microsoft tidak lagi akan menyediakan update terbaru dari sisi keamanan yang membuat komputer kita jadi lebih mudah kena virus, malware, spireware, pencurian data atau sejenisnya. Selain itu, kalau Microsoft mengeluarkan fitur terbaru untuk Windows 11, kemungkinan besar Windows 10 tidak akan mendapatkannya. Ada kemungkinan juga aplikasi terbaru nantinya tidak bisa lagi dijalankan di Windows 10 dan hanya bisa dijalankan di Windows 11 karena fitur-fiturnya sudah lumayan berbeda. Tentunya kita bisa menghindari kejadian tersebut dengan meng-upgrade komputer kita yang pakai Windows 10 ke Windows 11. Tenang, upgrade dari Windows 10 ke Windows 11-nya gratis kok. Iya, benar, gratis. Dan ini adalah caranya kita akan bahas kali ini. Nah, buat yang belum tahu, meskipun Microsoft baru menghentikan dukungannya pada bulan Oktober 2025 mendatang, feature update Windows 10 sebenarnya udah berhenti di versi 22H2 ya. Jadi, enggak ada Windows 10 versi 23H2 atau 24H2 yang berarti 2024 ya. Enggak seperti Windows 11 atau Windows 11. Iya, Windows 10 memang masih mendapatkan update kecil-kecilan untuk saat ini. Akan tetapi, update tersebut hanya untuk perbaikan untuk bug dan keamanan saja. Sedangkan untuk upgrade besar-besaran melalui feature update tidak lagi didapatkan di Windows 10. Nah, feature update sendiri tidak hanya memberikan perbaikan pada bug dan celah keamanan, tapi juga penambahan fitur-fitur terbaru, peningkatan performa, dan juga sistem keamanan yang lebih baik. Kita memang masih bisa menggunakan Windows 10 atau Windows 10 saat dukungan berakhir nanti ya, tapi komputer kita menjadi lebih rentan terhadap kemungkinan serangan karena Microsoft tidak lagi memperbaiki celah-celah keamanannya. Belum lagi fitur-fiturnya tidak diperbarui dan performa komputer kita jadi kurang kekinian. Microsoft sendiri masih bisa memberikan dukungan untuk update keamanan melalui program Extended Security Update. Tapi, nah yang satu ini membuat kita harus membayar biaya tambahan. Jadi masih yakin nih mau bertahan di Windows 10 nih? Ya, kayaknya udah saatnya kita beralih ke Windows 11 aja ya. Ya, untuk upgrade dari Windows 10 ke Windows 11 sebenarnya caranya tuh sangat mudah ya. kita cukup masuk ke menu settings lalu klik menu update and security kemudian Windows updates. Selanjutnya kita klik check for updates dan Windows akan secara otomatis memeriksa apakah sudah ada update Windows 11 untuk komputer kita. Tentunya Windows juga akan memeriksa apakah hardware komputer kita memenuhi persyaratan untuk menjalankan Windows 11 atau tidak. Kita juga bisa memeriksa apakah hardware di komputer kita bisa menjalankan Windows 11 dengan menggunakan aplikasi PC Health Check dari Microsoft. Nah, kalau hardware di komputer kita memenuhi persyaratan, kita bisa langsung mulai migrasi dari Windows 10 ke Windows 11. Lalu, apa yang bisa kita lakukan kalau hardware komputer kita tidak memenuhi persyaratan? Nah, pertama untuk PC desktop, kita bisa dengan mudah mengganti komponen yang tidak memenuhi persyaratan Windows 11-nya. Biasanya sih yang harus diganti itu adalah komponen prosesor ya, karena Windows 11 tidak bisa dijalankan pada tipe prosesor tentu yang dikeluarkan bertahun-tahun yang lalu yang sudah lama gitu ya. Jadi kemungkinan prosesor dan motherboard juga sih bisa ya. Nah, saat kami periksa website Microsoft, prosesor keluaran lama yang sebelumnya tidak kompatibel dengan Windows 11 ternyata masih tidak tercantum di daftar kompatibilitas dari Microsoft. Beberapa di antaranya seperti prosesor AMD RZ generasi pertama atau Intel Core generasi keet7 gitu ya. Nah, untuk saat ini kami belum tahu apakah nantinya akan ada update dari Microsoft supaya prosesor-pressor yang tadi itu bisa menjalankan Windows 11 atau tidak pernah ada sama sekali. Tapi untuk PC desktop, setidaknya kita bisa meng-upgrade komponen tersebut agar bisa menjalankan Windows 11. Sementara untuk laptop sayangnya nih ya kalau udah enggak kompatibel kita harus tetap bertahan di Windows 10 atau mengganti laptop kita ke laptop terbaru yang sudah menggunakan Windows 11. Tenang, laptop Windows 11 tuh udah murah-murah kok sekarang ya. Bahkan yang harganya di baah Rp5 juta juga sudah ada. Nah, di internet sendiri memang banyak sekali panduan untuk menginstal Windows 11 di komputer yang hardware-nya tidak kompatibel ya dengan Windows 11. Akan tetapi, Microsoft tidak menyarankan untuk melakukannya karena mungkin akan terjadi malfunction akibat masalah kompatibilitas. Selain itu, Microsoft juga tidak bisa memberikan dukungan teknis kalau sampai terjadi masalah. Jadi, intinya risiko tanggung sendiri ya kalau tetap nekad melakukannya. Nah, untuk PC desktop dan laptop yang sudah tersedia update-nya dan hardware-nya kompatibel bisa langsung aja mulai perpindahan ke Windows 11. Tenang, data dan aplikasi yang sudah kita instal akan tetap ada kok dan tidak akan dihapus saat pindah ke Windows 11. Tapi kalau kalian masih khawatir, Windows 10 itu menyediakan fitur backup supaya data kita tetap aman sebelum kita mau pindah ke Windows 11 gitu. Nah, sudah sukses berpindah ke Windows 11. Nah, tenang, seharusnya kita bisa dengan mudah menggunakannya. Nih gampang kok makainya. Kenapa? Karena desain dan menunya masih mirip banget kok dengan Windows 10. Tapi dengan penampilan yang lebih modern untuk keamanan pastinya akan lebih baik ya dibandingkan Windows 10 karena Microsoft akan terus memberikan update yang membuat komputer kita bisa menangkal jenis serangan terbaru jadi lebih aman. Enggak sampai situ aja nih, Windows 11 ini juga dilengkapi dengan fitur keamanan berlapis seperti Windows Hello, Windows Defender, Smart App Control, Microsoft Pluton, Bitlocker, dan masih banyak lagi. Jadi kelihatan ya kalau sistem kamera Windows 11 ini emang enggak main-main, berlapis-lapis. Nah, Windows 11 kini juga dilengkapi dengan fitur yang membuat komputer kita otomatis menyala saat kita dekati dan otomatis mengunci saat kita tinggalkan. Nah, jadi lebih aman aja tuh. Bahkan fitur tersebut bisa dikombinasikan dengan pengamanan biometrik. Jadi enggak sembarang orang bisa mengakses komputer kita. Di Windows 11 juga ada fitur Windows Studio Effect. Nah, ini bisa membantu kita melakukan video call atau online meeting. Dengan kemampuan tadi, kita bisa mengaktifkan fitur seperti background blur, automatic framing, maupun eye contact. Bahkan fitur-fitur ini bisa dijalankan di NPU ya. Kalau prosesor memang sudah punya NPU-nya ya. Jadi, laptop kita baterainya lebih irit. Nah, buat gamer Windows 11 ini sudah dilapi dengan fitur direct storage yang diklaim membuat loading game jadi lebih cepat dan performa game jadi lebih optimal lagi. Performa game yang dijalankan dalam mode Windows juga diklaim jadi lebih baik saat dijalankan di Windows 11 karena optimalisasinya memang eksklusif untuk Windows 11. Nah, Windows 11 ini juga menjadikan menu pengaturan untuk perangkat gaming yang memiliki lampu RGB ya. Jadi tidak perlu repot nginstal-nginstal aplikasi tambahan lagi. Tidak ketinggalan Windows 11 juga dilengkapi dengan fitur-fitur AI terbaru seperti salah satunya Microsoft Copilot. Nah, Copilot sendiri merupakan sebuah aplikasi berbasis AI di mana kita bisa berinteraksi di dalamnya dengan menggunakan input teks maupun suara. Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan dengan copilot ya. Seperti misalnya membuat rangkuman dari sebuah artikel pada sebuah website. Nah, kita enggak perlu repot membaca keseluruhan artikel untuk mengetahui intinya. Ya, enggak cuma itu, dengan copilot kita juga bisa membuat rencana perjalanan liburan kita misalnya ya. Bahkan jenis transportasi apa yang kita gunakan, saran hotel murah tempat tujuan kita, saran tempat wisata, dan estimasi biaya perjalanan pun bisa diberikan oleh si copilot ini. Tentunya copilot juga bisa dipakai untuk pelajar misalnya untuk membuat tulisan mengenai pelajaran sejarah ya. Nah, itu basic-nya bisa langsung dapat dari situ. Enggak perlu repot-repot browsing sana sini untuk mengumpulkan materi dasar yang kita butuhkan. Nah, fitur AI lainnya yang ada di Windows 11 adalah live caption. Nah, fitur ini akan menggunakan AI untuk menerjemahkan secara real time suara berbahasa asing ke bentuk tulisan dengan bahasa yang kita mengerti. Misalnya nih, kita nonton sebuah video berbahasa Jepang ya. Dengan mengaktifkan live caption saat menonton, kita bisa langsung melihat terjemahannya. Misalnya kita pakai bahasa Inggris bisa ya. Bahkan fitur live caption ini bisa kita pakai juga untuk melakukan online meeting atau video call. Oke, lanjut lagi. Untuk yang suka pakai paint misalnya, aplikasi ini sudah punya fitur AI kalau di Windows 11. Bahkan fitur AI-nya bukan kaleng-kaleng karena kita bisa menciptakan sebuah gambar cukup dengan memasukkan teks tertentu saja. Ada ngprom di situ ya jadinya ya. Kita coba nih ya dengan teks seperti ini tuh kan langsung keluar gambarnya. Enggak perlu repot pakai aplikasi terpisah yang ribet nginstalnya. Selain itu kita juga bisa menggunakan Paint untuk menghapus objek tertentu pada gambar. Iya. Paint ini gratis ya. yang bawaan Windows ya. Nah, selain Paint kita juga bisa menggunakan aplikasi Photos untuk mengedit gambar dengan AI. Misalnya kita mau nge-blur background foto ya cukup buka foto dengan aplikasi fotos ya lalu kita klik edit lalu kita klik background. Foto kemudian akan dianalisis kemudian kita bisa bermain-main nih dengan background-nya. Mau kita blur bisa, mau kita hilangkan juga bisa. Background-nya mau diganti dengan gambar lain bisa juga ya. Jadi terlihat ya kalau Windows 11 itu adalah sistem operasi terbaik dari Microsoft untuk saat ini, baik untuk PC, desktop maupun untuk laptop. Dibandingkan dengan Windows 10, si Windows 11 ini punya sistem keamanan yang terus diperkuat oleh Microsoft. Fitur dan teknologi di Windows 11 juga lebih baru dan kekinian yang membuat Windows 10 jadi kerasa ketinggalan ya kalau di sini ya. Nah, Windows 11 ini juga membuat hardware kita bisa mengeluarkan performa penuhnya. Jadi tidak disia-siakan gitu ya, enggak kepakai gitu enggak mungkin gitu ya. Jadi pada akhirnya kalau komputer kita memang memenuhi persyaratan Microsoft untuk menggunakan Windows 11, rasanya sih memang udah saatnya kita beralih dari Windows 10 ke Windows 11. Saya D Irfan Jaka Tib TV. [Musik]

Lihat di YouTube