Jungkat

Honda Civic e:HEV 2025 (YouTube Video)

  • 02/07/2025

[Musik] Gimana? Udah bosan belum nonton video mobil Cina? Terus selingan. Sekarang kita balik lagi ke mobil Jepang. Ini adalah Honda Civic RS tapi bukan yang turbo. Sekarang dia pakai mesin hybrid. Tapi pertama-tama kita lihat dulu apa aja bedanya di luar. Sekarang yang kalian lihat adalah Honda Civic RS Turbo yang lama. Nah, ini yang baru. Jadi bedanya dia ada di bumper depan, desainnya baru. Dan kalau boleh kita bilang ini mirip sama BMW G20. Desainnya agak sekilas tuh mirip ya. Dan lampu depannya juga beda. Kalau yang Civic RS lama dia pakai Project Ror di tengah. Sekarang dia pakai reflektor aja. Jadi kayak Honda CRZ sama Honda Civic Turbo yang lama. Dan enggak cuma itu, sekarang dia kalau misalnya kalian lihat ini pakai warna baru namanya Canyon River Blue Metallic. Meskipun warnanya baru, ukuran peleg sama desainnya dia tetap sama. Sama-sama 17 inci dan pakai ban Yokohama Advance DB 21550 R17. Nah, di sebelah kiri sini ada kamera ini buat Honda Line Watch. Nanti kita bahas ini lebih lanjut. Dan selalu gua tekankan di video-video Honda lain. Accord, Civic Ars yang lama, Civic Typeer, dia ada teknik pengelasan baru di sebelah sini. Nih contoh lihat nih. Ini footage dari Honda CRV Turbo yang lama. Ada kan garis hitam di antara body samping sama atap. Nah, itu buat ee sambungan atau nyamarin sambungan antara body samping sama atapnya. Nah, di sini body samping sama atap itu di laser biar seamless dan somehow juga bisa nambah rigidity. Makanya kalau kalian lihat di sini itu tuh enggak ada sambungan atau garis hitam seperti itu. Ini tekniknya tidak mudah dan tidak murah. Tapi gua senang Honda melakukan ini. Nah, kalau di belakang sini sebenarnya enggak banyak yang berbeda. Tutup bensin masih sama gitu ya. Jadi kalau misalnya pintunya masih kekunci, kita enggak bisa buka tutup bensinnya. Tapi kalau misalnya kita unlock gitu ya, dia langsung ngebuka. Jadi enggak perlu tuas tambahan di sekitar sopir. Bagian belakang enggak beda, spoiler sama, lampu belakang juga kurang lebih sama. Paling yang berbeda ada dua hal. Pertama, tulisan RS-nya itu baru sama kayak Brio dan sama kayak CRV yang hybrid dan sama kayak Honda Accord hybrid juga ya. Dan kalau misalnya Civic Turbo RS yang lama itu punya dua knalpot, sekarang tinggal satu. Nah, sebelum kita masuk, coba kita bagasinya dulu bentar. Masih sama. Terus kalau buka lagi. Iya, bansel full size langka sekarang dan ada tool kit, dongkrak segala macamnya. Kita tutup. Dan seperti biasa bisa lipat jok ya. Dan mobil ini kalau kita beli kita bisa dapat tiga kunci. Pertama kunci yang biasa nih kalau kalian lihat ya. Nih kunci Honda pada umumnya dan kalau dibalik ada tombol buat lock, unload, remote, engine start, dan buat buka bagasi. Itu biasa. Nah, yang kedua bisa dapat kunci di HP kita dengan aplikasi Honda Connect. Sama kayak beberapa merek lain, ini juga seperti ya IoT gitu ya. Jadi, kita bisa nyalain mobil, matiin mobil, nyalain aksen, dan cek kondisi mobil dari HP kita. Nah, aplikasi ini sebenarnya di launching di GIAs beberapa tahun lalu, mungkin 2023 atau 2024 gitu ya. Dan pertama kali diperkenalkan Honda di Honda CRV hybrid. Awal-awal sebenarnya gratis, tapi setelah berapa lama gitu gua lupa, itu ada biaya berlangganan. Tapi kalau gua boleh saran enggak usah ribet-ribet sama Honda Connect. Karena ada kunci ketiga yang paling gua suka dari Honda Civic baru ini adalah ini dia set kunci yang bentuknya kayak kartu kamar hotel atau kayak kuncinya Tesla gitu ya. Jadi ini tinggal kita selipin aja dan kita bisa nih misalnya ya kita bisa ngunci mobil ngunci kan kita juga bisa buka mobilnya dan bahkan juga bisa nyalain mesin hanya dengan kunci yang berbentuk kartu ini. Nih kenapa gua suka banget? Karena satu ini tipis jadi enggak jendol. Kalau di kantong kayak gini nih kan jendol nih kunci biasanya nih. Tapi kalau kartu kayak gini slik enggak makan tempat. Dan kalaupun enggak disimpan di kantong ini bisa kita simpan di dompet dan lagi-lagi tidak akan makan tempat. Gua demen kayak gini. Harusnya semua pabrikan lain cukuplah e yet gua tahu HP bisa jadi kunci segala macam. Tapi coba pakai ini juga. Praktis, simpel, enggak ribet, elegan. Oh ya, sebelum kita masuk ke bagian dalam, dia juga tetap punya feature walka away lock. Jadi, ya kita punya smart entry seperti biasa kalau kita begini ngebuka nutup. Tapi kan kalau misalnya kita udah parkir terus kita pengin masuk ke dalam kantor, rumah, mall, gitu-gitu, kita kan ada ngerogo-rogo tomboloknya mana gitu-gitu di mobil ini enggak usah. Jadi selama kuncinya ada di kantong kita atau mungkin kartunya gitu ya, kita tinggal berjalan menjauh yang kita lakuin sekarang dan dia akan kunci tanpa kita nekan apa-apa. Nah, lihat spionnya ngelipat, otomatis dia ngunci. Yuk, kita masuk sekarang. di bagian dalam sebenarnya perubahannya mungkin enggak langsung kelihatan. Contoh jok sekilas sama, tapi ternyata dia sekarang kombinasi bahan kayak suat alcantara di tengah sama kulit di pinggir kanan kiri. Dan seperti biasa Honda duduknya selalu ergonomis dan enak. Plus ada jahit-jahitan merah. Asli ini duduk di Honda Civic itu enak banget ya. Dan setirnya seperti biasa bisa tilt dan teleskopik. Dan lagi-lagi kalau Honda posisi nyetir enggak usah ditanya. Setir kurang lebih sama ada jahitan merah segala macam dan tombol sebelah kiri buat multimedia, sebelah kanan buat Honda sensing-nya. Dan mobil ini sekarang dia punya sensor parkir baru di depan dan otomatis sistem Honda Sensing-nya udah dikalibrasi ulang. Katanya lebih halus tapi kita belum bisa ngomong. Kita cuma punya waktu terbatas sama mobil ini sekitar 2 jam. Tapi ya mungkin kapan-kapan kita pinjam dan mobil ini masih enggak punya sunroof seperti yang kalian bisa lihat. Plus kalau misalnya kalian ingat Honda Accord dia kan udah ada Google Buildin. Ini juga udah ada. Jadi sistem head unit Honda ini udah terintegrasi sama Google. Contoh kita nyalain ya. Jadi dia ada Google Assistant, ada Google Maps dan layanan lain kayak Spotify, YouTube musik dan lain-lain. Jadi misalnya kita buka Google Maps nih ya. E katakanlah kita pengen ke mana ya misalnya Semarang deh. Langsung aja. Hei Google, Navy, get me to Semarang. Oke, Samang, let's go cepat. Jadi eh kalau misalnya yang lain kayak misalnya hei nyebut nama brand gitu, kenapa enggak pakai hey Google aja lebih cepat, lebih akurat gitu dan Google kan pintar gitu ya. Dan kita lanjut lagi apa aja yang baru di mobil ini. Nah, sekarang dia tetap punya beberapa drive mode. Ada ikon buat yang irit-iritan normal ya, normal sport tapi ketambahan mode individual yang nanti bakal kita bahas. Nah, instrumennya tetap pakai full layar, full LCD. Tapi kalian kan lihat logo RS di depan sama belakang di luar itu udah baru. Tapi begitu kita masuk mobil ini, misalnya gitu ya, kita masuk logo RS yang nongol itu masih pakai font lama. harusnya di-update sih sama e buat Honda gitu ya. Kalau bisa tolong cari sup klakson yang bunyi agak bonafit gitu karena coba dengerin klakson mobil ini ya. Enggak banget deh kalau buat Honda kayak gini ya. Oke, kedua jok depan udah elektrik tapi enggak ada kayak penghangat, pendingin, pijet gitu. Enggak ada. Agak sayang ya. Em, sekarang dia ada wireless charger di depan sini. Dan kalau misalnya kalian enggak suka wir charger, ada juga dua port USB buat untuk media sama buat ngecasnya. Dan ada colokan 12 volt di sini. Ada cup holder dan transmisinya. Biarpun dia pakai transmisi yang normal, sebenarnya sistem hybrid Honda ini enggak punya gearbox. Jadi biarpun Honda bilang dia pakai ECT, dia enggak punya gearbox seperti mobil pada umumnya. Nanti kita bahas pas pembahasan mesinnya. Nah, di sini dia ada serso box yang standar lah ya. Sama ada tray yang bisa diubah-ubah posisinya seperti itu. Standar. Terus ini belum ditemukan di Cina. Ini namanya knop putar fisik dan mininginnya itu sangat-sangat enak. Dan ini juga ada tombol fisik lagi-lagi belum ditemukan di Cina. Dan ini enak banget. Kenapa? Karena kalau misalnya semuanya di layar sentuh kan misalnya kita pengen ngubah AC gitu ya, em terus ini mana nih buat nurunin kipas, naikin zoom segala macam itu sangat-sangat distracting dan sangat-sangat mengganggu. Di mobil kayak gini, mm aduh kehangetan, aduh kedinginan. Aduh, kipasnya kurang gede. Selesai. Hal yang bisa disederhanakan, enggak usah dibikin ribet. Emang lu birokrasi gitu. Hah. Terus ada trim merah di sini. Dan gua tetap suka tektal suara ini. Dengerin ya kalau kedengaran ya. Itu rasanya enak banget. Dan ini juga rasanya enak banget. Dan gua suka desain honeyom di sini. Dan sekarang dia pakai speaker itu dari Bos. Kalau untuk build quality, bahan-bahan kurang lebih sama kayak Civic Ares yang pakai mesin turbo kemarin. Di atas sama di tengah bahan-bahan bagus-bagus empukpuk cuma di bawah udah plastik. Karena gimanapun juga ini adalah sebuah Civic. Kalau lampu interior itu nyalanya udah putih bagus, tapi kalau lampu vanity mirror dia masih sama aja, masih sama-sama kuning tapi bukan kuning yang LED. Untungnya dua-duanya dapat ya, kiri sama kanan dapat. Dan kalau di belakang kurang lebih sama. Ada juga USBC dua biji dan armres yang masih agak ngeplek. Sekarang saatnya jalan dan eh sebelum jalan kita bahas dulu mesinnya. Sekarang mesinnya. Kalau misalnya Civic RES yang lama pakai mesin 1500 cc turbo itu kita udah kenal lah ya dipakai di CRV, dipakai di Accord, udah umum. Ini pakai mesin 2000 cc 4 silinder kinon cycle dengan dua motor listrik plus dia penggerak rader depan. Jadi sama kayak aqu hybrid dan juga CRV RS. yang hybrid. Nah, kalau tenaga mesinnya aja 141 PS, torsinya 182 Nm. Nah, tenaga motor listriknya 184 PS dan torsinya 315 Nm. Tapi kalau di tootal, tenaga mesin bensin sama motor listriknya itu bisa sampai 203 PS. Itu udah lebih gede daripada Honda Civic Type R beberapa generasi lawas, terutama generasi EK sama generasi EP. Udah kayak torsi mesin diesel. Tapi kalau kalian mikir ini adalah Civic hybrid pertama di Indonesia, enggak juga. Jadi waktu Civic generasi kedelap panjang kodenya FD. Aduh itu ganteng banget tuh mobil. Bahkan sampai sekarang ya itu sempat ada beberapa unit Civic hybrid masuk Indonesia mungkin sekitar 2 3 atau 4 unit gitu ya dengan teknologi EMA atau integrated motor assist atau intelligent motor assist gitu ya. Tapi itu udah teknologi lama. sekarang baru di teknologi eve Honda Civic hybrid ini. Nah, yang menarik adalah dia enggak punya gearbox ya. Dia enggak pakai kayak e apa namanya? Grade logic segala macam atau e CVT segala macam. Dia enggak ada. Dia meskipun Honda bilang dia pakai ECVT, sejatinya mobil ini enggak punya sabuk baja atau sabuk-sabuk CVT lain dia enggak pakai. Jadi kalau kalian adalah pengguna Honda dan suka ee punya cerita ya begitulah bersama CVT Honda, mungkin kalian tidak perlu takut di mobil ini. Nah, tapi mobil ini punya sistem kerja hybridnya itu seperti ini. Mungkin agak beda dengan Toyota dan Nissan gitu ya. Jadi pertama ada EV drive. Ini jelas ya, mobilnya jalan pakai tenaga listrik dari baterainya aja. Kedua, mesinnya bisa mengasihkan listrik dari generator tadi, motor listrik generator ke baterai. Nah, listriknya lari lagi ke motor listrik yang menggerakkan depan. Ketiga, mesinnya bisa menggerakkan roda depan langsung. Jadi, di antara mesin sama as roda depan itu ada gear kecil yang rasionya mirip kayak gigi 6 di mobil-mobil biasa gitu untuk menggerakkan mobil ini. Terutama pas kecepatan 80 km/h ke atas atau simpelnya itu pas kecepatan di jalan tol. Mungkin kedengaran ribet, tapi gak usah terlalu dipikirin itu. Biar kalian tahu aja gimana cara kerja sistem hybridnya Honda. Karena mengendarai mobil ini itu sangat-sangat simpel. Masuk, nyalain, nyetir. Mesinnya bakal mikir gimana biar bisa ngasih tenaga bagus tapi bensinnya tetap hemat. Sekarang kita nyetir. Sekarang kita udah jalan dan ini adalah pertama kalinya di mana gue nyetir sebuah Honda Civic dan enggak ada suara mesin. Karena waktu kita jalan di mode misalnya normal atau Ecoo, dia memprioritaskan penggunaan motor listrik sama baterainya. Tujuannya sama kayak beberapa hybrid, yaitu biar penggunaan bensinnya itu bisa ditekan seminimal mungkin. Dan menurut beberapa laporan, mobil ini si Honda Civic Hybrid bisa mencapai 1 bing 20 alias 1 lit buat 20 km dengan mudah tanpa kita harus sengaja ngirit-ngirit. Misalnya kayak matiin AC, enggak pakai musik segala macam itu enggak perlu. Mobil ini bisa sampai 120 dengan mudah menurut beberapa laporan. Tapi kita enggak punya waktu buat ngetes itu sekarang karena waktu kita terbatas mobil ini. Tapi yang bisa kita rasain sekarang adalah kalau misalnya kita lagi di mode hybrid gitu ya, kita bisa misalnya pengin butuh jambakan atau tarikan instan gitu ya, tinggal pje gas tarikannya udah mirip-mirip sebuah mobil listrik. Karena e balik lagi si e mode hybrid Honda ini punya settingan yang unik. ada dua motor listrik, satu mesin 2000 cc dan dia enggak punya transmisi. Nah, kalau misalnya kita gonta-ganti drive mode, dia ada beberapa dia ada Eco Icon ya kalau Honda ya, dan ada juga normal. Itu lu apa kayak lebih memprioritaskan penggunaan bensin yang ya normalnya aja. L jadi kalau ikon lebih irit normal ya normal. Ada juga sport. Nah, di mode sport ini dia bakal mengaktifkan suara mesin artificial. Jadi kayak kita main game gitu ya, anturismo atau Need for Speed, dia bakal ada suara artifisial yang bikin kita nyetirnya tuh lebih seru. Ya, lumayan lah. Tapi yang baru di mobil ini adalah dia ada mode individual. Jadi kalau kita geser ke sini, nah kita masuk mode individual dan kita bisa pilih macam-macam aspek yang bisa kita atur sesuai keinginan kita. Misalnya mesin setir, engine sound ya, suara mesin tadi yang artificial sama speedometernya. Desainnya mau gimana? Coba kita masuk mode sport dan semoga kedengaran suara mesinnya kayak gimana ya. Di mode sporton dan normal itu benar-benar kerasa perbedaan tarikannya. Di sopan banget di normal biasa aja dan di sport jambakannya lebih berasa. Nah, Honda Civic Hiybrid ini punya feature yang sama kayak mobil hybrid atau mobil listrik lainnya. Dan itu adalah regenerative breaking ya. Jadi kalau kita lepas pedal gas atau mungkin kita injak rem gitu ya, dia bisa meng-capture beberapa energi yang biasanya terbuang percuma buat disimpan lagi di baterai buat digunakan di lain kesempatan seperti itu. Nah, kita bisa atur seberapa kuat atau lemah region breaking dari pedle shift yang ada di setir. Jadi ini bukan buat ganti gigi karena dia enggak punya gearbox tapi buat ngatur seberapa kuat atau lemah regent breaking-nya. Kalau kita tarik yang minus terus dia regennya bakal tambah kuat seperti itu. Tapi kalau kita tekan yang plus gitu ya, dia regen-nya bakal agak melemah seperti itu. Jadi kita bisa atur kalau mauennya yang lemah. Jadi kalau kita lepas gas dia bakal meluncur kayak mobil biasa pada umumnya. Tapi kalau jadi kita setting yang paling kuat dia itu berasa e kayak efek ngerem sendirinya tuh kuat banget. Tapi dia enggak bisa one pedal driving ya. Karena ini bukan mobil listrik yang atau mobil hybrid yang memperbolehkan kita melakukan itu. Dia cuma bisa ngasih regen quat tapi dia enggak bisa one pedal driving. Ya, seperti itu ya. Dan eh selebihnya mungkin sama aja kayak Civic F yang sebelumnya. Ini termasuk Civic yang bantingannya sopan. Dan salah satu highlight dari nyetir Civic ini adalah dia punya setir yang cepat dan cekatan banget. Masih ringan kalau penggunaan dalam kotak kayak gini. Tapi kalau misalnya kita manuver, dia punya ee apa namanya? setir itu yang responnya cepat banget. Untuk peredaman ya kita di kecepatan 52, suara ban ada tipis-tipis dan tadi kita lewatin speed trap bantingannya sopan. Lanjut lagi. Kalau misalnya beberapa feature keselamatan, tadi kita sudah bilang kalau Honda Sensing-nya itu ada sedikit revisi. Dan kalau menurut beberapa report gitu ya, dia tuh revisinya diutamakan di kehalusan ketika masuk jalanan yang satu menurun, dua berbelok tapi beloknya tuh diameternya gede gitu. Jadi bukan tikungan sempit kayak putar balik atau misalnya tikungan 90 derajat, tapi bayangin kayak tikungan di jalan tol. Misalnya kayak tol yang ke arah bandara gitu ya, tol Cibitung atau mana gitu, dia bisa beloknya tuh lebih halus dan kalau kena downhill atau turunan dia downhill-nya lebih halus. Baik lagi gua enggak bisa confirm apakah itu benar atau enggak. kita harus coba di lain waktu. Tapi sementara itu aja yang kita bisa rasain. Oh iya, ngomong-ngomong soal Honda Sensing, dia kan tetap punya ya Honda Landwch yang kalau kita sendiri atau misalnya kita tekan tombol di sini itu dia bakal ngasih view blind spot di sebelah kiri di sebelah head unit. Konsepnya bagus gua ngerti biar kalau kita mau belok kiri gitu misal ada motor atau sepeda atau mungkin mobil lain gitu biar kita enggak nyenggol. Tapi ada beberapa hal. Pertama kalau dia nongol di head unit misalnya kita lagi ngaktifin Maps ya kayak begini misalnya kita sendiri petannya hilang diganti sama gambar tadi yang sebelah kiri itu. Itu aduh agak sayang sih. Bayangin kalau misalnya kita lagi di daerah yang baru gitu dan kita butuh banget GMAPS terus kita s kiri aduh gambarnya hilang ini belok ke mana gitu kan agak sayang harusnya bisa di speedometer aja makanya gua suka sistem apa blind spot kameranya Kia sama Hyundai gitu ya mereka tampil di sini dan enggak nghalangin speedometer sama takometer. Andai bisa kayak gitu ya Honda please bikin kayak gitu ya karena lebih bagus. Kedua, resolusi kameranya sih aduh kureng bangetlah. Terutama kalau udah buat selevel Civic. Kita udah di era di mana mobil yang harganya bahkan setengah dari mobil ini bisa ngasih kamera lebih tajam, lebih jelas, dan lebih bagus. Bahkan enggak cuma buat kamera Land Watch ini, kamera mundurnya juga aduh resolusinya kureng deh. Dan dia enggak ada kamera 360 derajat. Lagi-lagi aduh Honda please lah. Gua tahu mobil ini mungkin enggak gede-gede amat. Diparkir juga enggak enggak susah gitu kan. Tapi kamera 360 derajat buat level harga segini terutama itu bukan cuma kayak nice to have gitu. Kalau bisa ada please. Dan terakhir ya, mobil ini kan dia punya active noise cancelling. Jadi e speakernya bakal memainkan frekuensi suara yang berlawanan dengan apa noise yang dari luar, noise alamnya dari luar biar kabinnya sedikit lebih kedap dan harapannya itu bisa mengurangi ee suara-suara yang tidak diinginkan dalam kabin. Dan kalau kalian tahu Honda, kalian tahu gimana kabinnya. Terutama kalau misalnya lagi di tol atau lagi kena hujan gitu kan. terutama dari atap gitu ya. Cuma baik lagi kita enggak bisa bilang apakah bisa bekerja dengan baik atau enggak karena kita cuma punya waktu terbatas sama mobil ini. Tapi overall dari mobil ini dengan mengganti mesin turbo dengan hybrid kita dapat banyak hal yang berbeda dari Civic lama. Lebih refine, lebih halus, torsi instan, dan tetap kencang. Tapi soal iritnya ya bisa 120 tuh klaimnya ya lumayan lah. Tapi kalau misalnya apakah benar bisa segitu? Kapan-kapan kita coba lagi ya. Overall ini tetap sebuah Civic mobil harien yang bisa ngasih rasa sportin dengan kemudiatan tapi dia masih sopan, masih lumayan lembut tapi kalau pengen diajak nakal dikit kenapa tidak? Oke, jadi itu dia first impression kita dan test drive tip soal Honda Civic RS EF alias Civic mesin hybrid. Dengan mengganti mesin turbo dengan mesin hybrid benar-benar bikin berkendaranya punya sensasi yang pertama lebih halus. Dua, lebih refine, lebih lembut tapi tenaganya tetap ada. Torsi instan dari tenaga listrik siapa yang enggak tahu coba. Tapi kalau bensinnya meskipun klaim Honda bisa 120 ke atas, baik lagi kita belum bisa bilang karena cuma sebentar kita sama mobil ini. Tapi dari apa yang kita rasain, dia masih Civic FE banget. Bantingan masih sopan, tapi setir tetap cekatan. Tapi kita tetap ya kita harap kita bisa ngetes lebih jauh karena kita penasaran active noise cancelling-nya beneran berasa atau enggak. Dan kalau misalnya ada penampilan ya enggak enggak terlalu mirip sama yang lama. Jadi emang ada perbedaan yang kelihatan banget. Jadi enggak kayak malas update banget. Warna baru, muka baru, segala macam. Tapi kalau soal fitur teknologi yang gimik-gimik itu memang enggak ada. Malah mungkin beberapa mobil dari merek lain atau negara lain itu masih lebih bagus. Cuma beberapa yang agak harus diperhatikan sama Honda adalah ini. Pertama, harga mobil ini. Harga Honda Civic RS ini Rp699 juta otr Jakarta atau Jaboretabek gitu. Emm, percaya enggak percaya kita pernah nanya sama Toyota merek sebelah, kenapa harga Toyota Prius R00 jutaan gitu loh? Bukannya gimana ya, mereka juga pengin Prius murah. Cuma kan kalau Prius di luar negeri itu kan setara kayak Prius, Corolla, Civic itu mobil yang kurang lebih selevel. Jadi kalau harga Prius di sana murah, Corolla sama Civic di murah ya. Kalau harga Prius di sini R700 jutaan, harga Civic dan Corolla di sini juga ya kurang lebih sama. Jadi bukan masalah dari brandnya ya, bayarpun kadang-kadang Honda juga mahal sih, tapi masalah dari peregulasi pajak dan segala macamnya itu dia. Dan sebenarnya masalah yang kedua adalah yang ini cukup serius. Gua harap mobil ini rakitan lokal karena mobil ini masih impor. Karena paling enggak per video ini dibuat kita belum pernah lihat Honda hybrid rakitan Indonesia. Jadi ya agak sayang kalau pabrik Honda yang katanya gede gitu ya tidak memanfaatkan apa yang mereka punya untuk merakit hybrid secara lokal di Indonesia. Tapi ya overall ini masih sebuah Civic yang harusnya lebih irit tapi tenaga tetap dapat dan Fu Drive tetap dapat. Ya, kalau misalnya kalian butuh sebuah mobil hybrid yang irit tapi menyenangkan dan ingat enggak semua orang butuh mobil listrik ya barang cuma butuh aduh gua pengin mobil irit yang digendarin itu enggak nyusahin segala macam. Ini masih jadi pilihan yang sangat-sangat masuk akal. Terutama kalau misalnya kalian tidak tertarik dengan mobil listrik. Oke, itu dari kita. Thank you sudah nonton. Jangan lupa jempol like, komentar, dan subscribe.

Lihat di YouTube