HONDA CIVIC e:HEV | Hybrid Pertamanya Civic Seperti Apa? (YouTube Video)
Selama ini Altis dia sendirian mobil sedan hybrid. Sekarang ada ini mobil sedan dipakaiin mesinnya RV ya. Ini adalah Civic EHV. [Musik] Mungkin Honda enggak pengen anti mainstream ya, namainnya Civic Eve. Padahal kan Civic hybrid enggak mau tuh kayak sebelahnya yang tinggal Altis hybrid itu enggak mau. EHve. I-nya elektrik hybrid electric vehicle gitu ceritanya. Bentuk-bentuknya mirip-mirip juga dengan tipe Civic Turbo yang udah ada sebelumnya. N ini ada sedikit perbedaan-perbedaan gitu. Nanti bisa ketahuan makanya tonton sampai habis video ini. Dilihat dari depannya ya mirip-mirip juga. Kalau Omobi kan enggak suka jenongnya kayak gini ya. Kalau mamang sih fine-fine aja itu menurut preferensi pribadi. Terus kalau yang hybrid gitu ya, Civic hybrid tuh nih ada biru-birunya di logonya itu bedanya. Tulisan RS-nya masih tetap ada. Bumpernya juga ikut berubah. Yang turbo itu ada fog lamp-nya. Ini malah enggak ada. Iya, ini enggak ada. Tapi headlamp-nya sama-sama aja, terus bentuk-bentuknya juga sama-sama aja. Enggak ada perbedaan yang signifikan gitu ya. Sampai ke velek-veleknya itu sama aja. Sini deh nih. Kayak velegnya juga masih tetap sama, motifnya sama warna black. Terus bannya Yokohama. Profil bannya juga tetap sama 215, tebalnya 50, ring 17. Tapi perbedaannya adalah rem depannya lebih gede diameternya. Yang depannya lebih besar dari yang Civic Turbo biasa. Yang belakangnya juga digedein. Tetap cakram dua-duanya ya. Ada ABS, EBD dan segala macam. Udah lengkap di Civic Eve. Susah banget ya. Hybrid aja kenapa sih? Terus body-body sampingnya juga enggak ada perbedaan gitu ya. Kayak spionnya juga warna hitam. Ada kamera yang di sebelah kiri doang gitu ya. Belum kamera 360 heran. Padahal kasih aja kamera 360 ya. Bedain gitu sedikit yang hybrid-nya gitu. Terus untuk bukanya udah keyless entry juga kalau dimasukin yang sini. Ini udah kebuka. Itu keren. Enggak usah pakai pencet-pencetan, enggak usah. Terus kalau mengunci juga ada di sini chatannya cet gitu. Ada. Bukan pencetan ya, ini cuma disentuh doang gitu. Frame kacanya juga berwarna hitam. Terus ada chrome-nya di sini di handle pintunya. Itu aja bedanya. Kayak belakangnya juga mirip-mirip aja. Lampu belakangnya sama gitu ya. Masih ada tulisan RS Civic. Yang beda apa, Mang? Nih ada tulisan I have. Terus knalpotnya kalau yang turbo itu dua mufflernya. Kalau ini cuman satu. Cuman jangan kayak gitu ya dibilangnya ah cuman satu berarti lambat dong. Enggak karena lihat mesinnya. Mesin yang dipakai dia hampir mirip dengan yang dipakai oleh si CRV. CRV hybrid. Iya. Nah ini mesinnya lihat berjejel sedan tapi mesinnya padat banget gitu. Karena kenapa? Dia ada motor elektriknya juga. Jadi kalau secara spek gitu ya mirip aja. Jadi tenaganya kalau yang motor bensinnya aja itu 141 PS tapi yang motor elektriknya itu 100 lupa gua kan 184 PS lebih gede. Terus secara torsi motor bensinnya gitu ya itu 184 Nm. Kalau elektriknya gede banget 315 PS tapi enggak gitu kan ngitungnya kalau hybrid. Kalau di combine itu 203 PS, which is itu lebih besar daripada mesin Civic Turbo yang hanya 178 PS. Ini lebih gede, harusnya lebih kencang. Disalurkan ke roda depan dengan transmisi ECVT seperti biasa kalau hybrid seperti itu. Lihat padat banget. Huh, kabel-kabel di mana-mana. Tapi ya inilah kemajuan teknologi ya. Sekarang Hoda udah mulai ngelirik-ngelirik. hybrid tuh. Eh, Mamang pengen ngecek bagasinya. Nih, bagasinya sama aja kapasitasnya dengan yang Civic Turbo biasa. Di bawah sini ada yang namanya ban serepnya. Terus pakai peleg yang aslinya gitu. Jadi enggak ada perbedaan bukan pelek kaleng atau space saver gitu, enggak. Ini hardboard gitu loh. Kenapa enggak di Kenapa enggak ditebalin kan jadi gimana sih? Ini harusnya ngelipatnya gini kali ya. Nah, ini baru enak nih ngangkatnya. Hardboard dong. Terus luasnya masuk. Ini tas golf juga masuk. Terus kalau pengen lebih bawa barang panjang ini bisa tarik aja coba. Nah, flat store sih tuh lurus ya. Cuman cuman segini. Jadi kalau bawa barang yang panjang dan besar itu enggak bisa juga. Nah, tapi di sini catatannya ada lagi. Ini mobil berapa juta ya? Pokoknya agak mahal lah. Mahal tapi di atas ini kan ada speaker-speakeran, ada subwoover segala macam ya. Ini bisa jadi modifikator yang bagus sih. Kasih peredam lagi di sini kayaknya lebih bagus deh. Nanti mamang ceritain ini kenapa harus begini karena ngaruh sama sound systemnya. Oh, I Mama kasih tahu juga masih tetap sama pakai ducttail seperti ini warna hitam terus juga antenanya juga hitam juga berbeda. Jadi kalau mobilnya warna putih kek, ininya juga masih tetap hitam. Dan ini warna yang barunya untuk yang hybrid khusus. Nah, ini bagian belakangnya nih Civic. Aduh. Hah. Dari dulu ya kalau Civic itu ya dari zaman-zaman tahun 90-an duduknya tuh enak, ininya besar. Cuman sayang inklinasinya kurang jadi paha kurang tersangga dengan baik. Enaknya kalau duduk di CV kayak gini mobil-mobil zaman sekarang kenapa kayak gitu ya? Nih harus dimajuin kakinya masuk ke dalam sini baru enak pahanya keangga. Joknya lumayan empuk. Terus juga kulit-kulitannya juga enggak terkesan murah. Baguslah kulit-kulitnya tuh tebal gitu ya. Kelihatan si mahalnya gitu dengan harganya sesuai. Terus ada suet-suedan kayak gini jahitan merah. Terus ada amres tuh. Ada cup holdernya. Harus keot ini. Kenapa ya? Padahal kan tinggal ada nih ya. Kalau duduk kayak gini ini tuh kayak berat sebelah. Yang satu naik ke atas, satu lagi ke bawah gitu. Padahal kalau dia sangga gini. Ah ini enak nih segini. Hah? Masa tisu? Oh iya bisa. Ini naik sedikit aja gitu kekunci luk gitu. Enak. Tapi mungkin tahu ya Honda tuh tahu kalau misalnya ini ada kuncinya. bisa patah ada anak-anak kecil gitu loh didudukin krak gitu ya. Ya udah enggak apa-apalah walaupun gini ada fungsinya. Terus disediain tiga headr luasnya segimana, Mang? Nih ya. Ini posisi duduk Mamang 172 cm ada 5 jari. Kepala tipis ada sekitar tiga jari lah. Masih oke. Padahal ini sloping roof-nya semakin ke belakang semakin turun. Terus semuanya serba hitam sampai ke plafon-plafon juga hitam. Dah, di sini ada apa aja, Mang? Ada USBC dua biji gitu ya. Ada ventilasi AC juga di sebelah sini. Ada tempat penyimpanan di belakang jok. Terus juga ada untuk bottle holder di trim pintu. Trim pintunya juga empuk-empuk semua gitu. Baguslah ini Civic sininya kulit ya. Dikirain mamang suet padahal ini adalah kulit. Tapi enggak apa-apa, gampang dibersihin gitu ya. Ada merah-merahnya juga tuh. Aksen merah. Jadi kita tahu ini adalah mobil Civic yang sporty. Kita ke depan sekarang masuk ke Civic. Ini kan pakai kilas entry ya yang tinggal disentuh bukan di pakai tombol-tombolan gitu. Udah keren lah. Terus kuncinya tuh kayak gini. Ih, pengen dikeluarin. Ih, sesimpel ini. Mestinya ada tulisan gitu ya, Civic Ehave gitu ya. Jadi kalau naruh di meja gitu ya, ada kebanggaannya gitu. Ini enggak ada biru logonya biru. Iya, logonya biru gitu kan. Ini beli mobil mahal tapi enggak bisa dipamerin kan sayang gitu. tamu aja kalau mau dipamer terus ya seperti biasa kalau kita kontak mobilnya udah pakai start stop kayak gitu ya. Nah, kalau Civic Eve ini pertama kali diart mesin langsung nyala seng buat manasin kali ya. Dan lagi kebetulan ini udaranya sangat panas jadi Mamang pengen agak dingin gitu nge-review-nya. Nah, dah Mamang pengen bahas yang namanya dashboard. Dashboard-nya tidak jauh berbeda dengan Civic Turbo biasa yang semuanya masih empuk-empuk di atas dashboard. Terus masih ada nuansa retronya juga. Ini kan tahun-tahun retro gitu pakai kayak gini ya. Yang kisi asnya itu di belakang si grill kayak ginian gitu. Terus ngaturnya gimana ventilasi AC-nya nih? Tuh kiri kanan atas bawah. Ini keren sih. Ini keren sekali menurut Mamang. Simpel modern klasiknya ada jadi satu di sini. Dan tombol-tombolnya itu user friendly. Kita tahu tombol ini tuh ada di sini. Ini untuk AC. Ini untuk charger. Ini untuk itu pada tempatnya semua. Jadi enggak bikin bingung yang pakai Civic Eve ini. Sama juga dengan yang Civic Turbo. Terus kita bahas di sini head unitnya. Head unitnya dia 9 inch. Kecil. Iya memang. Cuman di sininya banyak sekali informasi yang bisa disediakan oleh Honda gitu ya. Bahkan head unit ini kalah gede sama speedometernya yang 10 inch. Kebalik, biasanya yang head unitnya itu gede, speedometernya jadi kecil. Enggak, ini speedometernya lebih gede daripada yang ini. Ya, mungkin Honda itu menciptakan mobil pengin kenikmatan berkendara, makanya speedometernya lebih besar daripada head unit. Betul. Terus head unitnya sudah ada Android Auto, ada Apple CarPlay wireless lagi gitu ya. Dan jarang eh putus gitu hubungannya ya. Dia fine-fine aja. Jadi sampai sekarang hubungannya masih tetap baik. Terus di head unit bisa lihat apa aja, Mang? Selain Apple CarPlay, kita bisa melihat ada Google Maps terpisah gitu, ya. Terus ada YouTube Musik, ada Spotify, terus ada Power Flow. Nih powerfow kayak gini. Jadi berapa kilo lagi dengan bahan bakar yang tersedia gitu ya. Terus juga kita bisa lihat set ada trip komputer seperti Civic Turbo juga ada. Ada trip A, trip B. Berapa keiritannya itu kelihatan di sini semua. Terus ada Apple CarPlay vehicle setting. Vehicle setting-nya ada apa aja, Mang? Di sini ada driver assist system setup. Ini gampang banget interface-nya. Jadi kalau ini urusan ADAS-Adasnya dan ada suara itu satisfying sekali suaranya. Lihat head unitnya juga gegas. Senang Mamang tuh. Wah keren ya. Terus ada meter set up itu pengen trip A trip B-nya mau manual reset atau kayak gimana itu ada semua di sini. Terus satuannya kilometer perlit atau yang 100 kilo itu loh. Nah, liter per 100 kil kita biasanya pakai yang K/L ya satuannya. Keyess akses, lighting setup-nya mau seperti apa gitu ya. Udah ada semua di sini. Door setup-nya kayak gimana itu ada. Buka kuncinya mau yang driver aja boleh, itu ada. Walkaway lock juga ada. Kalau misalnya kita ngejauh dari mobilnya, mobilnya ngunci sendiri. Kalau kita biasanya enggak ah. Biar lebih mantap gitu ya. Mobil udah kekunci atau enggak, kita kunci sendiri. Tuh, individual setting ini misalnya ini berkaitan dengan drive mode. Nanti Mamang jelaskan. Ah, gitu di sini. Ada apa lagi, Mang? Ada general settings. Ini ada sistemnya, connection. Display-nya pengin seperti apa ni display ya kayak diming-nya, brightness, contras, dan black level-nya. Mau seperti apa bisa setting sini ada sound-nya. Mengenai sound. Sound-nya yang Civic hybrid ini udah pakai Bow. Yang Civic Turbo itu kan cuman del speaker. Suaranya lebih mengarah ke biasa saja. Ini B 12 speaker suaranya keren. got any go sayangnya walaupun suaranya bagus mungkin Honda belum siap menerima suara yang bagus semuanya tuh bergetar sampai pintunya pun bergetar sampai ke belakang ada suara sember itu kayaknya plastik yang agak-agak copot karena gara-gara ada speaker yang gede gitu ya bergetar semua kalau pakai Peredam pasti bagus. Sayangnya si Vic ini belum pakai peredam yang sebagus itu. Sayang sekali gitu ya. Ah, enggak apa-apalah beli Civic ini memang beli Honda dari dulu ya modificable banget. Dah, terus di situ ada sound volume, ada kameranya mau seperti apa, lane watch atau rear white kamera. Sayangnya belum ada kamera 360 di sini. Terus juga dah advance setting. Advance setting ini kayak pengen profile-nya seperti apa yang nyetirnya accessibility. Ini kayak ini ya, kayak Google gitu accessibility-nya, caption-nya kayak gimana. Ah, itu udah di sini semua lah. Udah enggak usah dibahas lebih lanjut kalau itu mah. Nah, di sini juga ada profile setting siapakah yang pai. Terus juga Bluetooth, audio, USB, AM, radio, kompas, ada semua. di head unit yang lumayan kecil 9 inch aja. Senangnya Mamang masih ada tombol fisik putar-putteran volumenya juga oke nih. Mamang suka sampai putar-putteran ya ke AC nih. Ada doble doble climate berarti kan keren. Memang suka yang kayak gini-gini. Terus juga fannya di tengah sini displaynya ada di tengah. mau seberapa besar fannya kelihatan semua. Jadi kan gampang gitu buat usernya. Dah ya sekarang Mamang mau bahas yang namanya speedometer. Speedometernya bisa diubah-ubah modenya. Apakah mau yang kotak seperti ini atau mau yang bulat-bulat? Kalau mamang lebih senang yang bulat-bulat. Yang kotak tuh sakit. N di sebelah kanan itu bisa nampilin apa aja, Mang? Ada mana ada hybrid yang berjalan ngisi baterai atau enggak? Itu kelihatan di situ display-nya. Ada average-nya berapa keiritannya itu kelihatan berapa kilometer lagi range-nya. Udah gitu kita bisa ngelihat lagi kecepatan rata-rata dan lama berkendara kita. Udah gitu ada kompas, ada drive safely. Kalau misalnya kita harus istirahat diingetin tuh sama mobilnya ada seatbed yang belum kepasang di mana, terus sama land Watch atau Honda Sensing-nya kelihatan di sini itu ya. Sebelah kirinya apa, Mang? Itu adalah urusan entertainment yang kita enggak usah ngelihat ke sini bisa kelihatan display-nya di sebelah kiri itu ya. Ada Apple CarPlay Android Auto. Pengin costumiz display-nya pengin seperti apa itu kelihatan. Tapi di sebelah kiri juga bukan RPM lagi karena ini adalah mobil hybrid. Jadi kita bisa tahu seberapa besar power yang dikeluarkan mobil ini tu ya. Sebelah kiri kanannya lagi ada temperatur fille. Tuh, setirnya mirip-mirip juga dengan Civic Turbo biasa. Cuman di sini ada pedle shift. Pedle shift-nya ini bukan untuk pindah gigi karena ini adalah ECT yang artinya pedle shif ini adalah untuk regenerative breaking seberapa kuatnya. Terus juga ada tombol-tombol kesenangan kata Omima ya. Sini tuh sebelah kanan adalah tombol-tombol untuk Honda Sensing gitu ya. Ada adaptive cruise control, ada eh land keepeping assist. Sebelah kiri adalah untuk next preview track volume yang agak keras nih tombolnya. yang di speedometer yang di bawah yang bisa digulir-gulir gitu loh. Dah kita berlanjut ke sini. Ni di tengah ada dua colokan USBC, ada power socket, ada wireless charging juga. Sebelah sini juga ada cup holder, ada tongkat persneleng. Halah persneleng. Terus juga ada drive mode-nya. Ehon econ itu adalah mode yang paling irit gitu ya. Ada normal, sport, dan individual. Individual bisa dicustomize lagi. Kita pencet-pencet di head unit. Ada power trend-nya. Pengen ya kayak gimalah terserah kita. atau pengin irit-iritan kita juga bisa nih. Enggak selalu individual itu pengin kencang kan, malah pengin irit. Ada yang kayak gitu bisa dietting di tengah sini gitu. Sip ya. Terus di sini juga ada rem tangan jari, ada auto hold dan di sini buat tempat nyimpan-nyimpan. Ini buat receh. Tempat nyimpan-nyimpan ada bottle holder bisa dua biji di trim pintu masing-masing each gitu ya. Bisa berarti di depan itu ada 4 5 6 buat nyimpan-nyimpan. Terus di sini di sini juga ada sah. Wow guys. Terus di atas ini adalah sunset yang ada lampunya penyedernya tuh. Hah? Jomplang ya? Yang ini putih, ini kuning. Jadi mending ke mana? Kuning atau putih? Ahlah urusan Honda itu mah. Nanti ini kan bisa di-customize nih. Makanya mobilnya kalau Civic tuh customize. Terus spion tengahnya udah apa namanya? Elektroomatik ya. Bisa ngeredup sendiri tempat kacamata. Dah duduknya gimana, Mang? Wena joknya semi-semi baket kita dipeluk habis sama mobilnya. Terus di depan itu pengaturannya maju mundur sandaran depan belakang. Ah, ada inklinasinya. Oke, head adjusternya juga oke. Eway ini keren. Ada ininya lagi enggak ya? Lumbar supportnya? Oh, enggak ada. Terus setirnya hmm udah keren dah. Ya, duduknya enak. Ini sedan sporty kalau mamang bilang. Terus di sini ada tombol-tombol lagi nih. Ah, belum kebahas juga nih. Power window. Pokoknya yang depan auto kiri kanan. Yang belakang enggak auto. Ada electric mirror dan juga auto folding. Ada central lock seperti biasa. Udah ini mah kayak mobil biasa gitu. Jadi walaupun ini hybrid yang canggih, kita masih bisa. Wah, ini enggak aneh nih karena sudah ada dari dulu. Itu hebatnya si Viic kan? Kita coba aja tenaganya. Sekarang mari kita coba yang namanya Civic. Susah Civic yang hybrid gitu ya. Apakah enak? Apakah sama dengan yang Civic Turbo? Ini Mamang kita coba. Nah, tapi di kali ini Mamang enggak akan coba performannya secara full gitu ya. Mamang penginnya malah dibandingkan dengan temannya, lawannya sama Toyota Altis. Siapa yang setuju kalau misalnya dibandingin? Tolong komen di kolom komentar ya. Tapi ya overall ya mirip-mirip juga dengan Civic Turbo. Cara duduknya sama, nyamannya enak duduknya tuh sporty habis, semuanya serba ergonomis, setirnya enak, terus pilar A-nya enggak terlalu gede. Ini sih udah Civic yang paling enak posisi duduknya dari sekian banyaknya Civic yang pernah Mamang coba. Iya, ini enak banget duduknya. Nah, kalau kita nge-send ke kiri itu ada lane watch-nya ya. Nih, sambil ngebahas peredaman kabin ya. Peredaman kabinnya juga udah oke. Sebetulnya udah meningkat daripada Honda-Honda yang pernah Baba eh yang udah pernah Mama ngasakan gitu. Lihat tadi suara ya okelah. Cuman sayangnya ini belum bisa nerima sound system yang keren sehingga bassnya membuat semua plastiknya tuh bergetar. Itu aja sih. Kalau dikasih peredam lagi ini pasti lebih oke peredamannya. Oke. Suara sound systemnya juga jadi lebih bulat. Ini keramaian kota Jakarta ini mamang berada di Sunter ini masih bisa kredik. Kalau Mamang bilang ini peredaman kabinnya ya 7,5 lah dari 10 dengan harganya dengan e kelasannya. Terus ini si fix ya. Enak dipakai untuk kendaraan sehari-hari. Se fun to drive itu, Mamang kalau nyetir mobil ini tiap hari enggak akan bosan. Dan Mamang merasa senang sekali. Udah, tenaganya gede, irit, terus suspensinya juga oke. Dibilang empuk, ini empuk, stabilitasnya oke. Uh, ini sesuai dengan kemauan otak mamang nih. Mau ke kiri ya, ke kanan kanan gitu ya. Udah sesuai banget. Tapi kalau gelombang, jadi kalau misalnya gelombangnya gede gitu ya, ini mobilnya dibilang empuk. Cuman kalau udah ada jalan-jalan corn blok ini terasa keras ya. Itu mungkin settingan si stabilizernya emang dibuat seperti ini. Tapi ini mamang suka lamang pengen ke mana nih mobil, setirnya ke mana itu bisa diterjemahkan dengan bagus di Civic Hybrid eh I have. Duh, duduknya senang banget, Mamang. Duduknya senang banget. Mamang sih pengin ya mobil ini ya walaupun ya ada beberapa minus yang memang harus kita modifikasi sendiri, dicustom sendiri, Mamang pengin. Karena apa? Respon mesinnya oke, suspensi oke, cara duduknya enak. Mamang suka. Terus biasanya kalau bawa mobil sedan-sedan kayak gini ya, itu kayak ada rasa takutnya untuk ee berkerumun dengan mobil yang lain. Takut kegor segala macam. Ini kelihatan semua. Kiri kanan depan belakang itu kelihatan semua. Jadi mamang tuh enggak khawatir. Mobilnya terkesannya kayak kompact aja gitu. Ini yang Mamang suka dari Civic. Ini radio seputarnya juga oke. Walaupun TRKnya agak-agak lebar tapi oke seputarnya. Setahu Mamang kalau Altis itu pengendaraannya moderat ya. Jadi rasa-rasa nyamannya itu keluar. Tapi kalau di Civic tuh sporty-nya yang enak sekali gitu. Anak muda tuh senang banget pasti nyetir ininit. Jadi, Mamang akan gas tipis-tipis aja ini karena memang trafficnya juga padat. Jadi, Mamang gas tipis-tipis ya. Ini Land Watch ini memang sangat berfungsi ya kalau misalkan kita pengin lihat di sebelah kiri. Enggak usah ngelihat noleh banget ke sebelah kiri banget ke spion ini udah kebantu banget. Cuman sayangnya kalau misalnya kita lagi bernavigasi dengan peta bisa hilang. Cuman tenang aja, ada tombol di sebelah kanan untuk ngilangin si kameranya. Respon rem-nya juga memang suka nih ya. Enggak, enggak. Biasanya kalau mobil-mobil hybrid itu kayak ada ee kayak apa ya namanya? Artificial gitu loh. Ini natural sekali kayak mobil bensin biasa. Ah, udah deh. Perfect sih ini. Cuman ya itu beberapa kekurangannya memang bukan di ride-nya gitu, bukan dinaikannya, cuman di beberapa hal yang minor sih. Nanti di next video kita akan mengulas lebih lanjut lagi, lebih dalam lagi mengenai performanya dan kita mudah-mudahan dapat yang alti hybrid-nya gitu ya. Ya, saya dan yang di kelasannya yang sesuai untuk menjadi lawannya Civic Hybrid. Satu lagi catatannya, biasanya mobil hybrid itu ya kayak Altis gitu ya, tenaganya tuh malah berkurang. Cuman kalau ini dari yang turbo yang tenaganya 178 PS tiba-tiba dihibridkan malah lebih gede lagi tenaganya. Itu yang istimewa dari Civic Eheve ini ya. Bayangkan saja CRV hybrid gitu ya. EHV yang dipasangin ke sebuah sedan bobotnya lebih ringan. Eh, CR RV EHF aja dia 0 ke 100-nya Omobi itu kalau enggak salah 8 8 detikan lah dipasangin ke sedan yang bobotnya lebih ringan seperti ini pasti lebih kencang. Nah, satu lagi ini ada ada suara artifisial ya. Speakernya tuh ada suara artifisial. Kalau kita ngegas itu kayak ada suara yang membuat mobilnya tuh kelihatan lebih sporty, raungan mesinnya tuh lebih wow gitu. Ada speaker artifisial. Overall mamang suka untuk first drive-nya cuma nanti performance akan dilanjutkan di video berikutnya ya. Semua ini adalah opini pribadi saya dan mau mamang itu kami timobi tidak dibayar oleh siapapun dan apapun yang terlihat pada video ini. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motomobi, Omobi, dan Mesmobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media Anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek website kami motomobinews.id. Terima kasih telah menonton.
