Jungkat

Honda Civic e:HEV RS: Begini Hasil Tes Jarak Jauhnya (YouTube Video)

  • 14/07/2025

Untuk pertama kalinya Civic hadir dalam varian hybrid. Aduh, ini belum ada pegasnya dan ini cukup berat dan panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas. Ini bisa dibuka sampai besar sekali ya pasti karena konsumsi BBM-nya memang mengagumkan sehingga dia juga masih cukup lincah. Kita akan kuat. Tenaga listriknya langsung membantu. Oh, ini adalah Honda Civic terbaru yang bukan hanya melakukan facelift, tapi juga untuk pertama kalinya Civic hadir dalam varian hybrid dan sekaligus juga menggantikan varian Civic Turbo. Turbo sudah tidak jual lagi dan hanya Civic hybrid. Pertama kali saya bertemu mobil ini hanya bisa mencoba mobil ini sekitar 1 sampai 1 seteng jam yang mana itu sebenarnya tidak cukup untuk melakukan proper review. Tapi kali ini saya sudah mencoba mobil ini selama seminggu dan siap memberitahukan ke Anda bagaimana impresinya di jalan, bagaimana performa sesungguhnya, bagaimana konsumsi bahan bakar sesungguhnya, range aktual dari mobil ini, dan inilah review lengkap dari Honda Civic RS Hybrid. Jadi di video kali ini kita akan lebih fokus kepada impresi berkendaranya. Tapi saya akan berikan sedikit highlight tentang mobil ini apa saja yang berubah dari sebelum facelift. Jujur aja kalau misalnya Anda bukan penggila Civic, enggak akan langsung tahu bahwa ini adalah facelift karena mirip sekali bentuknya. Perubahannya sangat minor. Perubahannya ini ada di grill, kemudian bentuk bumpernya dan velegnya bahkan sama tapi dia dove sekarang. Serta di bagian belakang lampunya menjadi e smoke dan ada e spoiler di belakang. Ban juga ukurannya sama. Lainnya benar-benar masih mirip. Panel-panel body ini masih sama dengan sebelumnya. Tapi satu yang ee baru ada setelah facelift ini adalah warna birunya. Ini ini warna biru yang sebelumnya tidak ada. Sekarang ini adalah warna baru yang menjadi hero color juga dari mobil ini. Nah, berbicara chat dan eksterior mobil, tentu saja mobil kita akan makin keluar pesonanya kalau misalnya mobil dalam keadaan bersih serta catnya kinclong. Tapi bukan hanya bersih dan kinclong, tapi juga lebih keren lagi kalau bisa tahan dengan kotoran dan cuaca. Nah, sebelum kami melakukan review mobil ini, kami sempat menggunakan produk terbaru dari Turtle Wax, yaitu Turtle Wax Hybrid Solution Seramic Spray Coating. Turtle Wax Hybrid Solution Seramic Spray Coating ini adalah solusi modern untuk melindungi permukaan cat kendaraan Anda dan memiliki ketahanan yang luar biasa. Karena spray coating ini berbasis Si2 ceramic protection yang dapat memberikan perlindungan dari ancaman kontaminan dan bahan kimia serta memberikan efek daun talas sampai 1 tahun ke depan. Bisa juga digunakan sendiri di rumah. Caranya cukup semprot ke permukaan cat, ratakan lalu lap. Dan yang saya suka ini bisa langsung dipakai di bawah sinar matahari. Enggak repot, harus tunggu teduh atau punya ruang detailing khusus. Produk ini dapat Anda gunakan juga pada semua permukaan eksterior mobil, termasuk yang berbahan metal, krome, plastik, kaca, dan juga permukaan cat yang telah melewati proses coating. Turtle Wax Hybrid Solution Ceramic Spray Coating ini juga sangat mudah digunakan dan dapat diaplikasikan di bawah terik matahari sekalipun. Produk ini memiliki aroma buah mangga tropikal yang khas. Turtle Wax juga tersedia dalam varian Hybrid Solutions, Hyper Form Wheel Cleaner and Tire prep untuk pembersih veleg dan ban dan juga Hybrid Solution Seramic Plus Graffin Inside Job untuk pembersih interior all inone terbaik yang dapat melakukan empat pekerjaan sekaligus membersihkan, melembabkan, melindungi, serta menghilangkan aroma yang tidak diinginkan pada interior mobilan. [Musik] Sekarang kita akan lanjutkan ke mesinnya. Aduh, ini belum ada panas panas panas. Tapi ini bisa dibuka sampai besar sekali. Huhuh. Hah. Ini mesinnya lebih besar dibandingkan varian Civic Turbo. Kalau Civic Turbo itu 1500 cc turbo. Ini 2000 cc Atkinson Cycle tapi didampingi oleh motor listrik karena dia adalah sebuah hybrid. Motor listrik ini mendapatkan tenaganya dari baterai yang ada di bagasi yang baterai itu akan mendapatkan listriknya ketika mobil itu berdeselerasi. Jadi biasanya kalau kita ngerem atau kita mengurangi kecepatan itu kita menggunakan rem saja dan energi kinetik itu berubah menjadi panas. Sekarang energi kinetik itu berubah menjadi listrik dan listrik itu bisa untuk memberikan tenaga ke mobil menyebabkan mesin 2000 cc ini akan bekerja lebih ringan atau bahkan mati sama sekali ketika daya listriknya cukup. Berita menggembirakannya adalah unit hybrid ini lebih bertenaga daripada varian turbo. Kalau varian turbo itu kalau enggak salah di 173 PS. Ini menyentuh di atas 200 PS tenaganya. Sebenarnya tenaganya itu ee unik ya. Jadi motor listriknya itu memberikan tenaga lebih besar dibandingkan mesin bensinnya. Jadi memang di sini fokusnya lebih ke penggerak listriknya bahkan sampai PS. Sedangkan mesin biasanya itu hanya 141 PS. Tapi ketika digabungkan bukan penambahan, tapi output totalnya menurut Honda adalah 203 PS. Nah, yang menarik juga adalah torsinya. torsinya di atas 300 Nm. Walaupun Honda tidak menyebutkan figur persisnya kombinasi mesin hybrid ini, tapi yang jelas dari motor listriknya saja itu sudah 315 Nm. Ditambah lagi torsi dari mesin bensinnya, sudah pasti mobil ini memiliki torsi di atas 300 Nm yang mana itu kencang. Pada saat kami menguji mobil ini pertama kali dalam waktu yang sebentar dan di TRK yang tidak begitu ideal, kami mendapatkan 0 sampai 100 km/ 6,6 detik yang artinya sekitar 1 detik lebih cepat dibandingkan varian turbo. saya tidak tahu itu valid apa tidak karena kami melakukan tesnya bukan di tempat kami biasa mengetes yang sudah pasti rata jalannya. Kami tidak tahu apakah naik sedikit atau turun sedikit. Jadi nanti kita akan tes lagi untuk tahu berapa figur akselerasi ee tepatnya. Nah, tenaga serta torsi tersebut disalurkan ke A panas panas panas panas disalurkan ke dua roda depan lewat transmisi ECVT. Transmisi CVT yang sudah dirancang khusus untuk hybrid. Berita bagusnya walaupun ada baterai di bawah mobil ini, tapi tidak mempengaruhi volume bagasi sama sekali. Bagasi tetap sama seperti sebelumnya, tetap besar, praktis. Bahkan di bawahnya juga masih ada bahan serep yang full size. Serta juga Anda memiliki dua tuas di sini untuk melipat bangku penumpang kalau ingin membawa barang yang lebih banyak. Nah, bagasi tidak berkurang. Tapi pasti ada yang berkurang karena ada baterai. Karena ini mobil hybrid ada baterai. Nah, baterainya itu ditempatkan di bawah tempat duduk penumpang. Dan yang dikorbankan oleh baterainya adalah tangki bahan bakar. Kalau di Civic Turbo sebelumnya tangki bahan bakarnya itu 47 L. Di mobil ini hanya 40 L. Tapi walaupun lebih kecil 7 L dengan sistem hybrid yang konsumsi bahan bakarnya lebih baik, mestinya range-nya tidak kalah. Nanti kita akan lihat juga berapa konsumsi bahan bakar aktual dari mobil ini. Bagian belakang tidak ada perubahan berarti dibandingkan sebelumnya dan space-nya tetap sama. Tapi itu bukan berita buruk. Karena seperti Anda bisa lihat nih, L room-nya lega. Ini posisi duduk saya. Saya tingginya 177 cm dan headroom juga masih memadai walaupun tidak selega eh light room-nya. Paling ada beberapa perubahan trim ya di sini. Jadi ee panel pintu ini sedikit berubah dan ada aksen merah di sini. Kemudian USB slot-nya menjadi USBC. Sekarang ada dua kanan dan kiri. Dan di sini juga arm rest tetap sama. Jadi tidak ada perubahan yang berarti di bagian belakang. Tapi di depan lumayan ada perubahan yang lebih banyak. Nah, di bagian depan perubahannya lebih banyak. Memang trimnya sama seperti di belakang. Ada trim baru, kemudian ada aksen merah. Tapi yang banyak berubah adalah infotainment-nya. Karena infotainment-nya sekarang sudah memiliki fitur Honda Connect. Jadi Honda Connect itu mobil ini memiliki sambungan internet dan itu bisa tersambung ke handphone kita. Jadi handphone kita itu benar-benar terintegrasi dengan mobilnya. Kita bisa melakukan banyak hal dari handphone kita, termasuk memantau kondisi mobil serta karena dia sudah dilengkapi dengan sambungan internet, jadi dia sudah Google ready. sudah ada Google Assistant, sudah ada Play Store, dan sudah ada Google Maps. Jadi, Anda enggak perlu lagi e menyambungkan Apple CarPlay atau Android Auto untuk mendapatkan navigasi yang bisa membaca kemacetan real time. Nah, dan kemudian juga karena ini hybrid, di infotainment-nya ada power flow untuk melihat aliran energi dari mesin, dari baterai ke roda dan sebaliknya. Nah, ini juga sangat mudah untuk digunakan. Dia juga respons-nya sangat bagus. layarnya ini. Kemudian yang lainnya sebenarnya masih mirip-mirip saja. Makanya saya bilang ini juga bukan eh facelift yang major ya, sangat minor facelift-nya. Tapi sekarang USB sudah USBC slot semua. Serta sambungan ke Apple CarPlay-nya juga menyenangkan. Dia tidak hanya bisa wireless, tapi juga bisa tetap wired atau menggunakan kabel. Jadi sesuai dengan preferensi Anda. Di sini ada tempat penyimpanan yang lumayan lah, enggak gede-gede amat, tapi juga enggak kecil. Dan ini lacinya juga soft opening. Biasa saja kapasitasnya. Posisi duduk khasnya Civic sama seperti sebelumnya sangat ergonomis. Apalagi dia bisa diatur tilt dan teleskopik. Serta kursi juga sudah elektrik kanan dan kiri. Desainnya walaupun tidak banyak berubah dibandingkan sebelumnya, tapi ini desainnya memang menarik ya. Civic paling baru ini ada ee motif sarang lebah di kisi-kisi AC-nya sehingga terlihat ada keretroet retroannya dan terlihat cukup berkualitas dan mahal di sini. Nah, di sini ada pedle shift. Tapi pedle shift-nya ini bukan untuk mengganti gigi karena dia CVT dan tidak ada mode manualnya. Tapi ini untuk mengatur level regenerative breaking. Oke, kalau Anda ingin tahu lebih lengkapnya mengenai semua ubahan yang facelift ini, Anda bisa buka video kami sebelumnya. Ada linknya di sini. Kalau Aziz enggak lupa, letakin di sini. Nah, sekarang kita akan fokus ke rasa berkendaranya. Sebelum kami menyampaikan tentang impresi berkendaranya, kami lajukan terlebih dahulu mobil ini ke SPBU Shell untuk diisikan bahan bakar berkualitas yaitu Shelfie Power Nitro Plus. Shvie Power Nitro Plus adalah bahan bakar Octan 98 dengan standar Euro 4 yang bisa menjadikan mesin lebih bertenaga dan akselerasi lebih cepat. Performa kendaraan pun tetap maksimal, baik dalam kondisi jalanan yang lancar maupun saat terjadi kemacetan. Shv Power Nitro Plus dirancang untuk membersihkan 100% endapan di bagian vital mesin dan 100% melindungi bagian vital mesin dari penumpukan endapan di masa mendatang. serta memberikan perlindungan tak terkalahkan dari korosi. Selfie Power Nitro Plus mesin lebih bertenaga, akselerasi lebih cepat. Semakin sering mengisi bahan bakar di Shell, Anda juga bisa mengumpulkan poin program loyalitas Shell GO Plus yang bisa Anda gunakan untuk diskon bahan bakar di pengisian berikutnya. Ayo download aplikasi Shell Asia dan lakukan registrasi member Shell Go Plus untuk bisa rasakan manfaatnya. Di jalan Civic ini memiliki karakter suspensi yang menyenangkan. Iya, mobil ini memiliki karakter bantingan yang masih cukup nyaman, tapi dia juga enggak terlalu empuk sehingga dia juga masih cukup lincah. Ini saya sekarang berada di jalanan beton di daerah PIK Pantai Indah Kapuk PIK 2 dan ini sangat tidak rata dan ini teredam dengan sangat baik. Tapi dia tidak yang terlalu empuk membuai sampai mobil itu limbung. Karena ketika kita belokan setir, dia masih terasa tajam dan iya masih terasa sporty. Dan rasa sporty itu harus ada di Civic. Karena Civic itu rasanya itu satu-satunya model Honda yang setiap generasinya ada versi balapnya. dari mulai Civic pertama yang Civic Koper itu sudah dibuatkan versi balapnya oleh Mug dan Honda. Bahkan di Indonesia pun juga turun. Kemudian berlanjut terus tiap generasi. Bahkan mulai generasi keenam Civic itu ada versi Type R-nya. Jadi Civic itu sangat kental dengan dunia balap dan Civic boleh nyaman tapi tidak boleh melupakan unsur sporty. Nah, suspensi mobil ini berada di switch spot di mana dia masih cukup nyaman, tapi juga masih cukup sporty buat bermanuver. Dengan teknologi hybrid, Anda juga akan makin leluasa berjalan jauh walau tangki bensin lebih kecil. Ya, pasti karena konsumsi BBM-nya memang mengagumkan. Pada saat pertama kali Honda itu mengenalkan hybrid itu di Honda CRV ya kalau enggak salah di Indonesia. Sebenarnya ada dulu Honda Honda CRZ ya, tapi hybridnya bukan seperti sekarang. Dia tidak bisa menjalankan mobil hanya dengan baterai. itu lebih ke mematikan mesin saja pada saat idle dan menambah tenaga pada akselerasi. Tapi kalau yang ini kan benar-benar full hybrid. Tadinya sempat ragu karena ada Toyota di situ yang memiliki sistem hybrid yang sangat efisien. Bahkan kami berani bilang itu mungkin yang terbaik di dunia sekarang untuk produksi massel. Tapi kami kaget waktu di CRV saja bisa dengan mudah menghasilkan konsumsi bahan bakar di atas 20 km/lit. Dan di Civic lebih baik lagi. Jadi kami akhirnya bisa melakukan pengetesan sesuai standarnya Auto Driver untuk di dalam kotak dengan kecepatan rata-rata hanya 22 km/h, kami bisa mencatatkan 21,9 km/l. 21,9 km/l di kondisi dalam kotak 22 km/h itu angka yang sangat baik. Bahkan ee sebuah Corolla hybrid saja itu tidak sehemat itu. Jadi kemampuan dia untuk menyimpan energi sangat baik. Bahkan terbaik mungkin yang sekarang yang ada di pasaran ya. Dan ketika kita bawa di tol dengan kecepatan rata-rata 90 km/h, 90 sampai 100 km/h, dia bisa memberikan 25,4 km/l. Tapi yang paling mengejutkan adalah ketika berada di kondisi yang paling ideal untuk sistem hybrid ini yaitu di rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata kira-kira 32 km/h. Jadi dia masih cukup laju, tidak terkena kemacetan, tapi juga masih banyak perlambatan untuk menghasilkan e listrik. Dia bisa mencatat 27 km/l. Wow. Kalau kita ambil yang di tolnya aja deh ya, 25,4 km/l di*alan 40 L bensin yang ada. Artinya mobil ini bisa mencapai range lebih dari 1000 km. Ini mungkin Civic pertama yang bisa mencapai 1000 km dengan satu tangki bahan bakar. Eh, kalaupun di dalam kota, dia dengan mudah di atas 800 km membuat Anda tidak perlu terlalu sering ke pompa bensin. Luar biasa iritnya ini mobil. Dan sering sering sekali mesin itu mati karena ya efektivitas penangkapan energinya itu sangat sangat bagus sistem hybrid Honda ini dan mungkin juga itu karena tenaga listriknya sangat besar ya. Jadi memang fokus ke listriknya dan ketika di kecepatan rendah walaupun mesin menyala mesin itu tidak langsung ngasih tenaga ke roda tapi hanya untuk sebagai generator baru di kecepatan tinggi. Jadi cukup rumit kinerjanya tapi ternyata hasilnya efektif sangat-sangat irit. Biasanya konsumsi BBM irit akan mengorbankan tenaga dan akselerasi tapi tidak di mobil ini. Iya. itu karena sistem hybridnya seperti kita tahu hybrid itu menyimpan energi pada saat kita deselerasi disimpan dalam bentuk listrik di baterai. Nah, energi itu kan bisa buat apa saja tergantung kita mengatur penggunaan energi itu. Kalau kita seperti hybrid yang dulu-dulu ya, dia hanya untuk menjalankan mobil dan mematikan mesin untuk menghemat bahan bakar. Tapi kan tenaga itu yang ada di baterai itu bisa juga untuk membantu pada saat kita berakselerasi. Apalagi tenaga motor listriknya itu lebih besar daripada tenaga mesin bensinnya. Torsinya juga besar di atas 300 Nm. Jadi mestinya akselerasinya pun akan lebih baik dibandingkan Civic Turbo. Dari hasil tes awal kami ketika itu hanya mencari jalan yang kosong tapi kami tidak memperhatikan kemiringan elevasinya dia bisa 6,6 detik untuk 0 sampai 100 km/h. Nah, tapi apakah kalau di tempat yang benar-benar level itu bisa tercapai angka segitu? Makanya sekarang kita akan coba dengan alat tes yang berbasis GPS. Oke, kita ah sampai tempat yang rata. Tempat kami biasa melakukan tes akselerasi. AC kita matikan. Drive mode kita masuk ke sport. ESP kita matikan. Semua ready. Kita akan gas. Oh, kuat. Tenaga listriknya langsung membantu. Oh, hasilnya tidak berbeda jauh. Anda bisa lihat sendiri. Ini adalah hasil pengukuran kami 0 sampai 100 km/h dalam 6,7 detik. yang artinya 1 detik lebih cepat dibandingkan Civic Turbo yang bisa mencatat 7,7 detik. Luar biasa kan? Udah iritnya jauh lebih bagus, ternyata akselerasinya lebih cepat dan karakternya itu ya karena dia ada tenaga listrik yang ee besar, torsinya besar dan motor listriknya juga kuat itu instan gitu. Walaupun ini transmisinya eh, tapi ee kalau transmisi eh kalau tenaga listriknya itu dia langsung ke roda enggak lewat transmisi CVT-nya. Jadi ada ada ke ada rasa instan yang terasa. Dan itu tidak bisa terjadi di mesin biasa apalagi di turbo karena dia ada lag-nya sebelum turbonya itu masuk. Sekecil-kecilnya lag-nya tapi tidak bisa seinstan motor listrik. Motor listrik ini instan sekali dan bikin mobil ini responsif tapi tetap halus. Responsif tanpa mengintimidasi. Jadi mobil ini lebih irit dan lebih kencang. Tapi ada satu keuntungan lagi yang didapat. Itu adalah kehalusannya. Sistem hybrid di mobil ini bukan hanya dirancang untuk efisiensi yang sangat baik dan tenaga yang kuat, tapi juga rasa halus dan tanpa getarannya. Pada saat mesin itu mati nyala, itu bukan minim getaran, tapi nol getarannya. Tidak ada getaran sama sekali. Kita tidak bisa mendeteksi kapan mesin itu nyala. kecuali kita lihat di indikatornya atau kecuali kalau kita gas agak dalam dan dia terdengar samar-samar suara mesinnya sampai ke dalam. Tapi perpindahan dari motor listrik ke mesin bensinnya nol getaran dan ee ininya apa ee vibrasinya ya. Sama aja sih vibrasi sama getaran tuh benar-benar enggak ada. Lebih halus juga dari Toyota. Toyota saja sudah sangat halus, tapi ini enggak ada rasa sama sekali kapan mesinnya masuk, kapan mesinnya mati. Dan Anda harus lihat indikator untuk melihat itu harus lihat power flow. Nah, jadinya mobil ini tuh hening, apalagi kita di 80 90 km/h kalau misalnya eh baterainya itu cukup gitu ya, dia akan EV saja enggak kedengaran suara mesinnya. Nah, tapi memang ada khasnya Honda yang masih terasa kalau jalannya tidak halus-halus banget gitu ya. Kebisingan bannya itu masih terasa. Dan lebih terasa lagi di sini karena tidak ada suara mesin karena hening kan sama seperti mobil listrik. Enggak terlalu parah sih suara kepisingan bannya, tapi lebih terdengar karena mobilnya sendiri lebih hening. Tapi kalau keheningan dari samping kanan kiri atau dari penggeraknya sih itu layak diacungi jempol. Mungkin kalau misalnya Anda ganti ban dengan tipe yang lebih comfort, yang lebih hening, mungkin ini akan jadi mobil yang senyaman limusin keheningan. Selain itu, masih ada sejumlah hal yang agak mengganggu di mobil ini. Yang pertama tadi eh sempat saya review bahwa di sini ada pedle shift dan pedle shift-nya ini untuk mengatur level regeneratif yang mana itu bagus, sangat mudah untuk mengoperasikannya. Tapi sayangnya ketika kita sudah menemukan mode regeneratif yang ideal buat kita itu tidak bertahan lama. Setelah kita jalan normal lagi, dia balik lagi ke minimal. Jadi enggak bisa kayak EV yang kita style regeneratif levelnya dan dia bertahan terus. dia pasti akan kembali ke normal lagi. Nah, seperti ini. Jadi, Anda harus selalu mengatur level of regenerative breaking-nya ke posisi yang lebih tinggi kalau misalnya Anda ingin karena dia selalu balik ke posisi yang ee minimal setelah beberapa saat, kecuali kalau Anda berada di mode sport. Kalau Anda berada di mode sport, baru Anda bisa mengunci level regenerative breaking tadi. Tapi kalau di mode normal, enggak bisa. Akan balik-balik lagi ke minimalnya. Kemudian berikutnya adalah arm rest-nya. Jadi, arm rest ini eh fungsinya kan sebagai sandaran tangan dan mestinya di sini nih ketinggiannya nih pas sejajar dengan di pintu. Tapi jatuh ke bawah. engineer dari Honda tidak menempatkan penahan di sini untuk membuat sandaran tangan yang proper. Jadi, kesannya cuman asal dipasang gitu, enggak dipikirkan secara ergonomis manusianya gitu. Padahal mestinya di sini ketinggian yang pas buat armr, tapi tidak. Sayang sekali. Kemudian tuas transmisinya menurut kami ini terlalu tinggi gitu ya. Kalau ini untuk transmisi manual oke enak pas posisinya. Tapi untuk transmisi matic mestinya bisa dibuat lebih simpel, lebih pendek, lebih modern gini terlalu biasa dan agak terlalu eh tinggi gitu. Enggak perlu setinggi ini untuk sebuah transmisi otomatis. Sekarang sudah zamannya disimpelkan semua, tapi Honda masih terlalu konvensional. Kemudian berikutnya adalah pada saat kita selesai berkendara dan kita memasukkan ke P biasanya mobil-mobil sekarang itu kalau kita masuk P otomatis dia akan langsung aktif rem tangannya karena ya enggak ada poinnya juga enggak pakai rem tangan kalau kita sudah di P karena mobil juga enggak bisa berjalan. Tapi mobil ini belum. Ketika kita masih masuk ke P kita harus tarik rem tangan secara manual atau kita harus matikan mesin dulu baru rem tangan nyala secara otomatis gitu ya. Sebenarnya bukan hal besar. Dan satu lagi, mobil ini ketika kita mundur dia hanya ada kamera mundur dan sensor parkir, tapi belum ada kamera 360. Akan tetapi, Civic RS hybrid ini juga punya sejumlah hal menyenangkan. Yang pertama, mobil ini sudah full dilengkapi oleh Honda Sensing. Jadi, Anda sudah bisa semi autonomo di jalan raya. Anda bisa menggunakan adaptive cruise control, land cip assist. Dan di sini sangat mudah untuk mengoperasikannya. Ada tombol yang terpisah untuk mengatur eh adaptive cruise control dan land cub assist-nya. Dan ketika dia meminta Anda untuk memegang setir, Anda tinggal menggoyangkan sedikit saja. Dan ini akan sangat menyenangkan ketika Anda berjalan ke luar kota. Dan ini kinerja dari sistem radarnya nih halus ya. Jadi dia akselerasi, deselerasinya itu seperti manusia normal, bukan seperti robot yang mengemudikan mobil. Kemudian mobil ini sudah menggunakan sistem audio dari Bose 12 speaker. Jadi suaranya sudah premium dan Anda tidak perlu repot-repot lagi untuk upgrade sistem audionya. Kemudian mobil ini memang memiliki mode berkendara sama seperti sebelumnya. Tapi tidak hanya eco normal dan sport. Kali ini Honda menambahkan individual yang biasanya hanya ada di Civic Type R. Dan di individual ini kita bisa menyetel sendiri ee bagaimana power train-nya, karakternya, bagaimana karakter setirnya, bagaimana karakter engine sound-nya. Maklupun itu maksudnya engine sound yang dari speaker ya dan gauge-nya alias eh layar instrumennya. Jadi eh kita bisa punya driving mode yang kita style sendiri. Kemudian karena mobil ini sudah menggunakan Honda Connect di mana Google Maps itu sudah terintegrasi dengan sistem di mobil. Jadi ketika kita melakukan navigasi di Google Maps langsung dari mobilnya tidak lewat Apple CarPlay atau tidak lewat Android Auto, maka petunjuk navigasi itu akan keluar juga di instrumennya. Dan itu sangat menyenangkan. Jadi Anda enggak perlu ngelihat-lihat ke tengah. Anda tinggal lihat ke instrumen, dia sudah ada ininya, sudah ada petunjuknya di instrumen. Dan satu lagi, last but not least, di tengah maraknya mobil itu mengurangi tombol dan semuanya dipindahkan ke layar. Yang walaupun terlihat simpel dan futuristis, tapi merepotkan Honda masih menempatkan tombol-tombol fisik untuk area yang diperlukan. volume audio, pengaturan AC, kemudian rem parkir elektrik. Ada loh yang sekarang rem parkir itu dimasukin ke layar juga. Nah, ini masih proper dan masih mudah untuk digunakan karena masih dipertahankan tombol-tombol fisik itu. Secara overall, mobil ini membuat teknologi turbo tidak lagi relevan. Iya, ia bisa memberikan tenaga yang lebih besar dan kehematan yang lebih baik dalam sebuah paket mobil yang sangat nyaman dan halus. Tapi sayang, sayang, beribu sayang, Honda Civic Hybrid ini masuk di era di mana mobil-mobil di Indonesia itu harganya semakin turun, bukan semakin naik. Sedangkan mobil ini harganya naik Rp699 juta on the road Jakarta. Ya, mungkin itu sudah semampunya Honda untuk menahan harga supaya tidak terlalu tinggi. Tapi sekarang kita tahu dengan serbuan merek-merek Cina, harga mobil itu jadi ngacao. Ngaco itu maksudnya adalah bisa loh mobil dengan model yang lebih baru, teknologi yang lebih canggih dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan pendahulunya. Nah, tren seperti itu membuat pabrikan-pabrikan Jepang, Eropa itu semakin terjepit, termasuk juga Honda. Nah, sekarang bayangkan dengan harga hampir Rp700 juta gitu ya. Kalau di merek Cina itu sudah bisa dapat sedan full elektrik yang tenaganya lebih besar dibandingkan mobil ini. Atau kalau Anda enggak enggak cocok elektrik, Anda cocoknya hybrid. Dengan harga lebih rendah dari sebuah Honda Civic hybrid, Anda bisa mendapatkan SUV seven seater plugin hybrid. Nah, itulah yang membuat posisi mobil-mobil Jepang termasuk juga Civic ini terjepit. Tapi Civic bukan sekedar mobil Jepang biasa. Civic adalah sebuah legenda yang sejak tahun 0-an itu punya banyak pecinta di seluruh dunia. Mobil ini selalu fun to drive untuk disetir, selalu sporty, selalu stylish, irit, dan selalu inovatif. Yes, memang ada beberapa tahun lalu kami mengeluhkan Civic enggak terlalu inovatif lagi, tapi sekarang mereka mengeluarkan versi hybridnya dan hybridnya sangat baik. Jadi, kami bisa bilang ini Civic kembali dengan eh inovatifnya. mungkin bukan hal baru, tapi mereka melakukannya lebih baik dari yang lainnya. Jadi, Civic ini tetap sebuah kendaraan yang ikonik dan selalu menyenangkan membawa Civic. Ee walaupun pabrikan Cina mungkin bisa menawarkan yang lebih banyak fiturnya, lebih besar tenaganya dengan harga sama atau lebih murah, tapi rasa membawa Civic itu belum bisa ditiru. Rasa kita itu menyatu dengan mobilnya. Di mana mobil itu terasa semuanya tuh pas. Bobot setirnya pas, karakter tenaganya pas, posisi berkendaranya pas, yang benar-benar ideal buat partner sehari-hari. Tapi memang balik lagi harga adalah faktor yang utama dan rasanya Honda harus melakukan revolusi untuk membuat Civic itu semakin masuk akal dari segi harga. Dan di sini saya enggak ngomong hanya Honda Indonesia ya, tapi Honda Jepang principle. Mereka harus menemukan caranya bagaimana membuat mobil seperti Civic ini dengan biaya produksi yang lebih murah, dengan kualitas yang sama atau bahkan lebih baik, efisiensi di segala lini untuk menghasilkan produk yang bisa bersaing dengan negara tetangganya. Tapi terlepas dari segi harga, saya bisa bilang kalau Civic Hybrid ini adalah yang terbaik di kelasnya. Teknologi hybrid dari Honda terbukti salah satu yang terbaik. Tidak kalah dari Toyota. Bahkan rasanya lebih baik. Dan kalau memang ada pecinta Civic atau Anda ingin sedan hybrid, rasanya enggak banyak opsi lain di luar Civic yang menawarkan teknologi serta efisiensi lebih baik. Good job, Honda. Tinggal harga aja PR-nya. Jadi, jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini. Komentar di bawah. Bagaimana menurut Anda Civic Hybrid ini? Layakkah menggantikan turbo? Komentar di bawah. Subscribe ke channel Otriver jika Anda belum dan download aplikasi kami Otto Driver di Google Play Store. Main-main juga ke website kami di www.odriver.com untuk berita-berita otomotif terkini. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube