Jungkat

Honda HR-V e:HEV 2025: Tes Jalan Jakarta-Anyer (YouTube Video)

  • 24/06/2025

Halo semuanya, selamat datang di channel Auto Driver. Setelah meluncur secara resmi di Indonesia, akhirnya kami berkesempatan untuk menjajah langsung model terbaru Honda bermesin hybrid dan salah satu model backbone merek H ini di Indonesia, yaitu HRV. Nah, lantas seperti apa impresi berkendaranya? Kami akan berkendara dari Jakarta menuju ke Pantai Anyar kemudian balik lagi ke Jakarta. Lantas yang perlu diketahui adalah seberapa hemat dan juga seberapa hebat performa dari mobil ini. Ikuti terus videonya. [Musik] Oke, dalam perjalanan ini kami akan mengetes eh dua varian semuanya. Eh, tidak ada yang mesin bensin. Oh ya, sebagai catatan, mobil ini kini hadir dalam lima varian dan yang fantastisnya adalah untuk pertama kali Honda menurunkan harga mobilnya. Karena HRV RS hybrid seperti yang di sebelah saya ini itu dijual dengan harga sekarang Rp488 juta. Jika sebelumnya HRV RS Turbo itu memiliki harga Rp551 jutaan, nah sekarang dia skemanya sudah CKD makanya dia bisa murah dan juga mendapatkan insentif dari pemerintah. Nah, kemudian ada dua varian. Jadi yang ini harganya Rp488 juta untuk ETVRS. Kemudian, nah yang di belakang ada ini dia HRV EHF. Ini dijual dengan harga ada dua varian ya, ada yang versi modulo dan versi yang biasa on body kit itu dijual dengan harga Rp449 juta. Sedangkan yang modulo itu Rp460, R2 juta. Ya udah langsung saja kita tes mobil ini karena semuanya sudah kami jelaskan pada saat first impressionnya. Segala fiturnya, kemudian akomodasi, apa saja perubahannya. Jadi kali ini fokusnya ke bagaimana impresi berkendaranya. Let's go. Oke, kita sudah berkendara dengan Honda HRV EHF. Jadi, kita kebagian untuk hari pertama ini yang varian eh eve modulo. Nah, modulo itu dia ada tambahan sedikit body kit. Harganya itu selisihnya sekitar Rp1 jutaan. Jadi ada body kit dan juga talang air nih, aksesoris talang air seperti ini. Dan ya enggak apa-apa kita tes yang versi EHF modulu ini. Nah, versi EHF itu akan disinyalir ya akan menjadi varian backbond dari keseluruhan ini dari Honda HRV di mana dia ada sedikit perbedaan yaitu tidak ada panoramic sunroof kemudian tidak jok kulit juga. Sisanya sih rasanya masih sama ya. Kemudian impresi berkendara pertamanya yes ini masih sama dengan HRV sebelum facelift. Rasanya itu sangat menyenangkan. Eh, fun to drive. Suspensi juga biarpun dia ada baterai, tapi baterai kecil kan jadi enggak terlalu ngaruh. Itu rasanya masih mirip sih e untuk kampukan suspensinya, eh rigidity-nya. Kalau body roll kita belum tahu karena ini tadi masih di jalan perkotaan, ini masih di tol dalam kota. Nanti kita akan tes mobil ini di ee tol Jakarta Mererek ya. Itu untuk mengetahui seberapa irit juga nantinya. Nah, ketika di kecepatan rendah seperti ini, jadi ini sepertinya e kinerjanya mirip dengan eheve-ehave model Honda lainnya seperti di Civic, kemudian di CRV dan juga di Accord. Jadi, mesin itu bisa mengisi baterai, mesin juga bisa bekerja sebagai penggerak ketika dibutuhkan. Kemudian motor listrik juga akan ee menjadi penggerak ketika dibutuhkan, ketika di kecepatan rendah atau ketika level baterainya itu cukup. Oke, sekarang kita akan menuju tol Jakarta Merak terlebih dahulu. Yes. Mengikuti para model lain yakni Civic, CRV, dan Accord, HRV juga kedapatan mesin hybrid. Namun, mesin konvensionalnya hanya berkapasitas 1500 cc yang harusnya bisa lebih irit daripada kakak-kakaknya. Dan jarak yang kami tempuh kali ini sekitar 130 km dari Jakarta menuju ke Anyer dengan rute kombinasi tol dan jalanan antar kota. Dengan kecepatan rata-rata 35 km/h dan berkendara dengan gaya ecriving. Hrv EF ini berhasil meraih angka 27,3 km/l. Namun pada ajang test drive bersama media ini, satu tim HRV mendapatkan konsumsi bahan bakar hingga 38,7 km/l. Bagaimana menurut Anda tentang kehematan bahan bakar dari HRV Eheve ini? Ini sudah berada di jalan tol Jakarta Merak ya. Ee ini sudah di Kilm 34. Nanti kita akan ke rest area di sekitar Kilom 43 ya. R area K3. Oke, kita lihat catatan bahan bakarnya dulu ya. Karena yang menarik dari mobil ini justru adalah bahan bakarnya, konsumsinya. Ee oke, kita lihat mobil ini sudah berjalan selama 1 jam 13 menit totalnya ya. Kemudian dengan trip keseluruhan 42 4 42 43 kilo lah 43 km dan dengan kecepatan rata-rata 35 km km/h dari starting point kami angkanya itu wow 26,7 26,8 km/l. Ini sekarang saya berada di kecepatan 58 km/h dan emang rata-rata peserta dii di sini juga begitu ya pelan-pelan bangetnya. Nah, pada saat launching Honda mengklaim bahwa HRV ini sanggup meraih angka di di sekitar 25,5 km/l dan kami sudah melampauinya di 26,5 km/l. Oke, ada catatan menarik sebenarnya di mobil ini. Yang pertama adalah mekanisme hybrid. Saya sudah jelaskan tadi ya. Jadi eh motor listrik bekerja, mesin bisa bekerja mengisi baterai dan juga penggerak, kemudian mesin bisa mengisi daya baterai. Dan daya baterai juga bisa bisa diisi dari regenerative breaking. Regenerative braking di mobil ini ada empat. Jadi di paddle shift sama seperti CR RV dan Accord ya, ada empat step. Kemudian ketika Anda ingin langsung instan yang regenerative breaking gitu ya, Anda tinggal masukin ke mode B mode break ini. Nah, seperti ini langsung ke step keempat level 4 yang paling kuat tarik breaking-nya. Dan satu catatan yang cukup menarik sebenarnya ini saya sudah rasakan di CRV generasi terdahulu yang sempat dipamerkan di ajang Gias 2002 22 ya kalau enggak salah waktu itu. Jadi waktu itu Honda hanya memperkenalkan tidak untuk dijual siarvi generasi kelima dengan mesin ehe ya. Transisinya yaitu transisi dari motor listrik ke mesin bahan bakarnya. Jadi benar-benar smooth sekali. Bahkan ini lebih smooth dibandingkan E Toyota Kijang Innova Zenix. Kemudian Toyota Air Sos benar-benar hampir enggak ada rasanya apalagi di mesin HRV ini yang mungkin kapasitasnya 1500 cc ya lebih kecil gitu. Benar-benar wah jadi kita tahu kalau mesin nyala atau enggak itu benar-benar dari indikator di instrumen clusternya. Powerflow nih. Nah ini mesin mati nih. Terbaik saya gas dikit. Nah tuh enggak berasa benar-benar enggak kedengaran mesinnya. Enggak kedengaran ada getaran gitu ya. Ini luar biasa memang ini. Wah, keren keren keren keren. Oke, sekarang kami sudah berada di destinasi kami yaitu di Anyer, Pantai Anyer, Banten dan ee kami sudah mengendarai mobil ini dengan ee rute kombinasi ya, tol dan juga ee jalan raya dengan kecepatan rata-rata 35 km/h di catatan kami ya. itu hasil akhir ya dengan jarak sekitar 130 km itu mencapai 27,3 km/l. Wow, wow, wow. Itu irit sekali. Ee kita berkendara memang ee cukup ecriving. Kemudian ya itu sebuah capaian yang sangat baik. Memang dia mungkin jika dibandingkan dengan pesaing utamanya itu Yaris Cross mungkin ya Solso dan sedikit dilebihir karena di Yaris Cross itu kami bisa mendapatkan sekitar di angka 29 sampai 31 km/l. Ah, oke. Itu adalah catatan konsusi bahan bakar dari HRV Rute Jakarta ke Hanyer. Nah, keesokan hari kami masih akan berkendara lagi dengan HRV hybrid ini. Eh, ya, kami akan sampaikan sedikit apa ya ee impresi berkendaranya lagi, fitur-fiturnya, kemudian ya hal lainlah tentang ee selain konsumsi bahan bakarnya di hari kedua. Oke, dan sekarang sudah e hari kedua bersama Honda HRV, trip bersama Honda Prosek Motor ya. Dan di hari kedua ini kita akan mengetes varian berbeda dengan hari kemarin. Kemarin itu varian EHF sekarang varian RS yang termahal dengan harga Rp48 juta. Oke. Ee kalau perbedaannya dibandingkan EHV sebenarnya sudah dijelaskan semua pada saat first impression tapi kita bahas sedikit ya di bagian luarnya eh seperti grill itu memang ee berbeda. dia tuh lebih kompleks gitu desainnya ya dibandingkan versi IF yang hanya garis-garis saja dan jika dibandingkan pendahulunya bumper dan grill mendapatkan perubahan serta lampunya juga sedikit berubah sementar sisanya masih ee sama. Ya udah langsung saja kita tes mobil ini karena kemarin kita sudah tahu berapa kondisi bahan bakar terbaiknya. Kali ini kami tidak akan mengetes berapa lagi konsumsi bahan bakarnya. Sekarang kami akan fokus kepada rasa berkendarai apalagi soal performa dan juga bandingan suspensi ketika mobil ini diajak bermanuver dan juga plus minus dari sebuah Honda HRV yang merupakan penguasa segmen compact SUV. Let's go. Ya, sekarang di hari kedua Mediatch Drive Honda HRV dan ini saya akan menjelaskan sedikit lagi soal suspensinya. Karena ini kontur jalannya berubah nih dibandingkan hari pertama. Kalau hari pertama tuh kebanyakan jalan tol. Kemudian e jalan antar kotanya tapi yang jalanan besar gitu ya. Jadi e biasa aja gitu enggak dapat jalan bergelombang. Nah ini jalannya sedikit berliuk-liuk. Banyak sih sebenarnya karena melewati perbukitan antar ee antara Pantai Carita dengan Kota Serang. Nah dia langsung terasa gitu ya. Ya membahas sedikit soal suspensinya memang tidak ada perubahan ya ee dalam artian masih tetap positif. Positifnya juga dalam artian itu empuknya masih dapat khas Honda HRV. Kemudian masih terasa rigid. Tapi memang untuk bagian suspensi belakang tuh karena dia masih menggunakan torsion beam ya, jadi rasanya itu kurang mengikuti irama bagian suspensi bagian depan gitu ya. Jadi agak sedikit tertinggal kalau misalkan Anda menggunakan mobil ini kecepatan tinggi dan bermanuver. Tapi enggak apa-apa. Kami merasa bahwa suspensi ini lebih firm dibandingkan ketiga rival utamanya. Ketiga ya, tiga itu maksud saya Jepang yaitu ya Toyota IR Cross dan juga Hyundai Kreta. eh maksudnya eh Jepang dan Korea Selatan yang benar-benar lawan inti dari Honda HRV ini. Ini rasanya suspensi paling firm, paling baik dibandingin ketiga model tersebut ya. Kalau misalkan Anda mengincar mobil yang empuk ya mungkin Anda bisa memilih eh Hundai Kereta karena dia carter spensya benar-benar empuk tok gitu. Enggak ada firmnya tuh lebih lebih enggak fir dibandingkan HRV ini. Kemudian masalah akselerasi ya. Jadi ee kalau di hari pertama kita itu jalannya adu irit ya. Jadi pelan-pelan. Nah, di hari kedua ini enggak lagi karena kita udah ee dilepas. Nah, kita akan membahas soal performa mobil ini. Well, memang ee perpaduan mesin bensin dan motor listrik menghasilkan karakter yang linear untuk tenaganya serta instan. Jadi, misalkan seperti ini, kita gas. Memang ada delaynya sedikit sebentar nih, misalkan kayak gini. Tapi ketika sudah ee total tenaga tersalurkan itu rasanya dari 0 sampai 100 km/h sampai di atas 100 km/h itu benar-benar linear. banget tenaganya ada terus ngisi terus juga karena dia dipadukan dengan transmisi CVT ya otomatis ee CVT. Jadi memang tapi ee kalau boleh jujur dia itu selisih tenaganya memang rasa jambakannya tidak terlalu jauh jika dibandingkan dengan Honda HRV Turbo ya yang RS Turbo yang dulu dipasarkan Indonesia. Kalau misalkan Anda merasakan Honda Civic RS Turbo dan yang hybrid itu rasanya tenaganya jauh banget. Tapi kalau di mobil ini ya souls sih enggak enggak yang gimana-im gimana banget karena memang orientasinya dia lebih ke soal keiritan bahan bakarnya. Tapi overall ini sangat positif mengingat tenaganya yang sangat linear, sangat positif dipadukan dengan konstruksi bahan bakar yang sangat baik. Ya, meski banyak improvement tapi yang e masih ada di mobil ini masih khasnya Honda banget ya, yaitu soal kekedapan kabinnya. Oke, soal road noise memang ya ini sekali lagi adalah sebuah Honda ya. Enggak bohong. Jadi memang kalau dibandingkan dengan rival-rivalnya memang ee suara gemuruh ban tuh masih cukup terdengar ke dalam kabin. Apalagi untuk bagian bawah mobil ini ya itu rasanya tuh masih cukup terdengar gitu. Tapi kalau untuk suara sekitar ya soso sih enggak terlalu kedengaran cukup baik untuk insolasi kabinnya. Tapi itu sekali untuk rock noise memang enggak jauh berbeda dibandingkan eh Sebum Flick. Bukan enggak jauh berbeda sih, sama aja sebenarnya. Tapi ya udahlah enggak apa-apa itu ee HC Honda memang. Tapi yang menyenangkan dari mobil ini adalah saya tadi coba nikung-nikung itu handling-nya precise banget, tajam banget. Itu memang yang enggak bohong ya soal mobil Jepang apalagi Honda yang mengutamakan sisi fun to drive dari sebuah mobil. yang tidak pernah terbayarkan oleh mobil asal Tiongkok. [Tepuk tangan] Oke, jadi begitulah hasil first drive kami terhadap Honda HRV Face Eve. Yes. Jadi sebagai kesimpulan, mobil ini sangat menarik karena untuk pertama kalinya mobil Honda itu turun harga jika dibandingkan sebelumnya. Ja, sebelum HRV turbo itu dijual dengan harga Rp550 juta, kini hanya Rp48,8 juta untuk varian tertinggi. Ya memang dia tercebur ke segmen yang paling ramai, tapi sekali lagi HRV itu merupakan pencetus eh SUV Compact di Indonesia dan sampai saat ini masih memegang takhta teraris SUV Compact Indonesia. Dan dia juga kini dilengkapi dengan teknologi hybrid yang ini sangat menarik karena mengingat harganya yang benar-benar kompetitif di kelasnya. Banyak lawannya memang asal Jepang, asal Korea, dan asal Cina. Tapi ya sebagai kesimpulan, fun to drive dari sebuah Honda CRV itu tidak pernah terbayarkan. Soul menyetir dari sebuah Honda itu benar-benar tidak terbayarkan oleh para rival-rival. Jadi bagi Anda yang suka berkendara, suka dengan mobil yang irit bahan bakar, suka dengan performa yang mumpuni, nah Anda bisa pilih Honda HRV ini. Jadi, begitulah hasil video kami. Klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila belum, dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Memin juga ke website kami di ww.otriver.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube