HONDA HR-V e:HEV Facelift | Hybrid Tambah Irit dan Tidak Pelit Fitur. (YouTube Video)
Mungkin ini adalah salah satu Honda yang ditunggu seluruh Indonesia. Yes, ini adalah Honda HRV [Tertawa] [Musik] hybrid. Sebelumnya yang ada di website itu ada empat varian mengenai Honda HRV gitu ya. sebelum ada Honda I have atau hybrid ini. Yes, ada S, ada E, ada SE. Yang paling tinggi adalah RS turbo. Nah, sekarang yang turbonya mungkin akan dihilangkan karena hybrid itu dianggap lebih hemat dan irit bahan bakar masih tetap kencang juga. Makanya sekarang diubah sama Honda ada lima varian utama yang ada di dalam website, yaitu masih ada yang bensin dengan tipe E dan E Plus. Sedangkan yang hybridnya ada tiga, yang satu yang tipe varian paling standar yang seperti ini. Yang tengahnya ada lagi yaitu varian standar tapi dikasih body kit modulo. Mungkin itu adalah yang paling laku yang akan dibeli oleh orang Indonesia. Yes. Hybrid dengan body kit yang tersebar di mana-mana. Yang paling tingginya adalah yang ini. Ini adalah HRV RS hybrid atau EF kalau di Honda. Sekarang mamang akan bahas yang paling tingginya dulu, yaitu HRV RSI have ya. Yang ini yang merah. Yes. Sudah pasti di bagian grill ini sudah berbeda. Walaupun kelihatannya kayak mirip-mirip tapi ini ternyata beda. Terus udah gitu logonya ada biru-birunya nih di pinggir-pinggirnya. Terus yang beda lagi adalah headlamp-nya. Headlap-nya yang kemarin itu enggak ada cornering. Sini ada cornering. Jadi kita belok itu ada lampu yang LED yang sampai ke samping banget supaya kita kelihatan mau belok kiri atau belok ke kanan. Terus ada foglamp juga masih ada dah. Itu bedanya. Terus ada krom-kroman di sini pemanis. Terus yang namanya Honda ya karena ini adalah mobil-mobil anak muda dynamic gitu ya, dinamis. Ada gini lambang detak jantung RS. Dari kap mesinnya, dari kaca-kacanya ini enggak ada yang berubah dengan yang HRV yang biasa yang pernah kita lihat sekarang. Tapi yang berbeda adalah di sininya. Mesinnya paling berbeda dari semuanya. Tetap kencang dan irit gitu ya. E belum pakai penahan otomatis. Ini dia mesinnya sangat penuh. karena dikawinkan dengan motor elektriknya. Nah, tenaganya kalau dilihat-lihat gitu ya cuman 106 PS, 127 Nm kelihatan kecil. Yes, itu adalah motor bensinnya aja. Sedangkan motor elektriknya 131 PS dan torsinya 253 Nm. Enggak disebutin sama Honda berapa kalau dikombine tenaganya, cuma bisa terlihat motor elektriknya lebih dominan tenaganya. Jadi Honda menyebutnya adalah electric fr. Jadi kalau keadaan pelan dalam keadaan macet-macetan mau parkir yang nyala itu motor elektriknya. Jadi dominannya justru di sini makanya dia semakin irit. Sedangkan kalau kita kecepatan tinggi kan pakainya adalah motor yang bensin. Bensinnya udah irit. Kalau kecepatan tinggi terus konstan itu jadi bensinnya aja yang gerak. Terus sambil ngecas juga baterainya gitu. Dibantu juga dengan regen-nya juga. Jadi mobil ini tuh irit. Jadi kalau misalnya lagi nunggu anak sekolahan gitu ya di SD gitu, ibu-ibunya kan pada tidur tuh kasihan kalau pakai motor bensin boros. Makanya motor elektrik yang bekerja semakin irit gitu. Terus penggeraknya adalah penggerak roda depan dengan transmisi ECVT. Iya, seperti biasa seperti itu. Ini mamang belum akan coba ya mesinnya kayak gimana karena ini adalah sebuah first impression. Nah, kita lihat sampingnya. Sampingnya juga enggak ada yang berbeda dengan HRV yang pernah kita lihat. Jadi, secara kasamata oh ini masih HRV yang lama. Enggak, ternyata mesinnya baru. Nah, panjang juga mirip-mirip dengan yang ee seperti kita lihat sekarang gitu ya, yang bensin biasa. Terus juga warnanya kalau yang RS itu warna kebanggaannya adalah yang warna ignite red seperti ini. Jadi kalau misalnya ngelihat HRV merah Ignite Red udah pasti dia yang hybrid gitu. RS tu. Terus pelegnya itu ya pakai peleg 18 inch bridestone pakainya dia punya profil ban 22550 ring 18. Nah, semua hampir variannya ring 18 kecuali yang E17 ya. Semuanya hampir 18. Terus depannya cakram, belakang cakram. Udah pasti ABS, CBD, dan DA. Tuh, spionnya warna hitam seperti ini. Dan ini adalah yang warna-nya hitam di atas. Ada LED, ada lane watch. Kalau Honda bilang ini adalah kamera yang tertuju kepada pinggir kiri gitu. Hm. Buka pintunya di sebelah sini seperti biasa. Dah, kita ke belakang. Uh, baru ada yang baru. Yes, lampu belakangnya memanjang full LED. Terus di smoke-soke sedikit gitu. Jadi supaya enggak kelihatan ini lampu remnya sebelah mana ya? Atau lampu sennya sebelah mana. Enggak. Ini semuanya mirip-mirip dan full. LED gitu ya dengan lambang Honda yang ada biru-biruannya. Jadi ini kelihatan hybrid ya kan tipe RS E F gitu. E HRV ada chrom-promnya sedikit di bawah. Terus nah kan kalau yang turbo kemarin kelamp itu ada double kiri dan kanan. Sedangkan yang hybrid cuman satu aja di sebelah kanan dan itu pun kondisinya tersembunyi. Mun orang Sunda mah bilangnya nyumput. Nah. Terus belakang ya, semua varian HRV sekarang sampai yang ke bensin-bensinnya udah pakai ini. Power back door. Keren ya. Terus kalau mau ditenang-tenang juga bisa. Mama enggak bawa kuncinya sih. Harus dekat ya. Ini bisa ditendang-tendang. Bagasinya seperti ini. Bagasinya tetap seperti biasa. Cuman bedanya kalau ini kan hybrid, ada baterainya. Baterainya simpan di mana, Mang? Simpannya di bagasi. Loh, kok beda sama yang lain? Iya, beda. Nanti mamang ceritain kenapa HRV ini beda malah baterainya ditaruh di belakang. Tapi masih ada ruang. Nah, buat nyemen-nyeman sapatu gitu ya atau misalnya ee koi kebanggaan gitu masih bisa masuk. Koinya bisa masuk sini pas, tapi enggak bisa gerak kiri kanan. Ikan koi maksudnya masih tetap gede ya, ada lampu kiri kanan dan kursinya ini bisa terlipat dengan rata. Ih, keren. HRV. Ah, tuh. Nah, kenapa baterainya ditaruh di belakang? Supaya mode ini nih ya, ini masih bisa kepakai gitu. Biasanya kan baterainya di sini, Honda enggak malah di belakang. Karena buat ini untuk penyimpanan ee untuk tol mode kata Honda sih bilangnya. Padahal dulu bilangnya ultra seat ya, bisa ke atas gini. Kursi bioskop. Kalau mama bilang dulu bisa ke atas gini. Nah, terus pendinginannya gimana, Mang? Dari mana gitu ya supaya baterainya tetap dingin. Yang biasanya kan kalau baterai-baterai dingin itu kasih kisi-kisi di sini itu buat dingin baterai. HV ditaruhnya di sini kisi-kisinya di sebelah badan kita nih. Segede gini buat ngedinginin baterai yang berasal dari hawa dingin kabinnya. Hebat. Ah. Dahah. Mamang pengen cobain aja. Ya, duduknya masih tetap sama dengan HRV yang kita kenal gitu ya. Yang atap itu mulai mendekati kepala kita. Tetap luas di sebelah sini bisa selonjoran. Paha tersangka dengan baik. Mamang suka. Tingkat keempukannya juga pas ya. Enggak empuk-empuk ngeblesek gitu enggak. Cuman ini nyaman untuk perjalanan jauh. sayangnya di tengah kalau kita duduk tengah ini pantat tuh serasa jadi ada yang nahan enaknya di kiri dan kanan ada tiga headr yang proper, terus juga ada hand rest yang bisa menampung cup holder enggak bisa sebutin tapi enggak apa-apa ini kenapa kayak gini ini ternyata ada alasannya jadi kenapa dibuat seperti ini biasanya ada pengunci kan penguncinya suka patah. Daripada patah, mending sekalian diginiin. Biasanya anak-anak yang di tengah kan. Iya. Ini ada alasannya tersendiri. Terus kalau tipe RS cuman satu-satunya yang ada panoramik seperti ini. Ada glass-nya tetap masih pakai sistem puzzle juga yang di depan digeser. Yang lainnya itu enggak ada. cuman tipe RS aja sekarang dengan lampu kabin yang disentuh seperti ini. Tuh, keren. Di tengah ini ada ventilasi AC yang bisa dibuka tutup. Terus ada USBC dua buah sama tempat nyimpan handphone. Ada tempat nyimpan di belakang kursi. Terus di bawah sini ini enggak ada tempat bottle holder. Cuman ada di atas malah. Yang baru lagi HRV ini ada Twitter tambahan di penumpang belakang. Yes. Jadi total di sini ada speaker. Kita lihat bedanya lagi. Yang depan itu hitam-hitam semua ya kalau RS ya dengan jahitan berwarna merah. Kursinya itu elektrik depan belakang senderan atas. Oh inklinasinya ada, head adjusternya juga ada. Jadi eight way nice. Nah, dalamnya ada yang berbeda di sini. Nanti mamang sebutkan dashboard-dashboardnya masih tetap sama ya kayak gini ya. Keras-keras di atasnya. Terus ada sini empuk-empukan sedikit gitu. Terus ada nuansa-nuansa merahnya juga kalau yang RS. Tapi semuanya dominasi hitam. Nanti Mamang ceritain yang tipe entry level-nya sedikit aja. Yang berbeda di mana, Mang? Di konsol tengah. Yes. Konsol tengah ya kemarin nanjak. Kalau ini dipisah lagi dibagi dua. Bisa nyimpan barang sebelah sini. Dan untuk wireless charging di bawahnya. Nah, gini kek jadi puas gitu. Tapi tempat charging juga banyak gitu ya. Sumber listrik itu banyak. Yang depan itu ada USBC eh iya ada USBA ada power socket 12 volt. Itu lengkap. Transmisinya masih tetap sama. Terus juga ada drive mode-nya ada econ. ada sport, terus di sini juga ada rem tangan jari dengan auto hold ya. Oke, Mamang akan bahas entertainment-nya. Jadi, entertainment di sini ini pakai yang 8 inch. Wireless CarPlay, wireless Android Auto, udah wireless semua. Tapi kalau pengin pakai kabel ya silakan aja gitu ya. Nah, di sini juga pengaturannya ini pure untuk entertainment atau untuk sound-sound-nya itu ada di sini semua. Enggak terintegrasi dengan yang mid yang ada di sini. Biasanya mobil Honda yang Civic, CRV ini masih ada pengaturan kayak misalnya hybridnya pengin kayak gimana itu ada di sini. Cuma di sini di benar-benar dipisah. Terus kalau pengen ngatur eh mid-nya di mana, Mang? ada di sebelah sini dengan pengaturan di setir bagian mm tombol-tombol sebelah kiri gitu ya. Di sini tuh ada apa aja, Mang? Tenang, Mamang. Kasih lihat. Sini ada power charge, terus juga ada power flow-nya. Hybrid-nya pengin seperti apa gitu ya. Kelihatan statusnya gitu. Range and view bisa kelihatan, speed and time bisa kelihatan, brake light display itu pengin kayak gimana kita ngeremin? Apakah nyala lampunya? Yes, nyala gitu ya. Terus Gmeter. Jadi tampilan option kalau sebelah kirinya pengin ditampilin apa. Seat belt-nya yang siapakah yang enggak pakai seat belt yang nakal ini kelihatan di sini. Terus juga ada safety support yang pengin seperti apa ini adas-adasannya ya. Nanti mamang ceritain adasnya karena sudah lengkap sekali tuh. Terus setting clock ya seperti biasalah ada clock dan segala macam itu ada di sini clock setup, ada drive assist system setup meternya pengin meteran seperti apa gitu ya. kayak misalnya km/l atau 100 per kayak gitu-gitu. Ada semua di sini keylessnya, lighting-nya, door setup biasanya ada di sini. Jadi sekarang ada di mid sebelah kiri tuh. Mama enggak akan ceritain semua lah. Ini bisa habisin 1 jam nih. Jadi kalau pengin yang lebih lengkapnya pasti ada di full review gitu ya. Sekarang Mamang first impression aja. Jadi yang berubah-berubah apa aja sih? Terus pengaturan AC-nya masih model putar seperti ini yang mamang suka jadi lebih jelas. Terus di temperaturnya juga seperti biasa ini kalau misalnya kita naikin ada merah-merahnya. Kalau kita turunin temperaturnya jadi biru-biru tuh di ringnya tuh. Keren. Setirnya nih setirnya jadi berbalut kulit yang RS dengan jahitan warna merah terus serba hitam semua ya kalau yang RS. Nah, di sebelah kiri tadi kan untuk pengaturan mid, sebelah kanan adalah urusan adas-adasnya. Kalau di Honda dibilangnya adalah Honda Sen Sens sensing. Betul. Nah, Honda Sensing itu sampai apa aja, Mang? Untuk semua tipe HRV sampai ke bagian yang petrol-petrolnya yang bensinnya doang gitu ya, bukan yang hybrid. Udah dikasih Honda Sensing yang lengkap sampai land keepeping assist sampai ke adaptive cruise control mulai dari kecepatan dari nol. Jadi all speed ya kalau yang ini. Jadi kalau macet-macetan bisa ngikutin kendaraan yang di depan kita secara otomatis ngegas remnya. Dah itu yang keren dari Honda sekarang enggak pelit gitu. Sama ada Honda ICAR. Nah di dalam Honda ICARE itu bisa diingatin tuh kapan kita waktunya servis pengin booking service segala macam. Jadi ada dua aplikasi yang berbeda. Ada Honda Connect sama Honda ICAR. Jadi kalau bisa sih yang punya Honda ada dua itu yang di-download. Nah, Honda Connect itu gratis selama 1 tahun gitu ya. Cuman ada beberapa orang yang enggak pengin kan kita ketahuan ada di mana Geoans-nya enggak mau diaktifin. Ada aja yang kayak gitu. Nah, itu bisa enggak dikonekin dulu gitu ya. Tapi maksimal 6 bulan setelahnya setelah kita beli barang itu bisa dikonekin. Kalau misalnya eh ternyata gua butuh ya. Nah, itu bisa dikonekin. Dan berlakunya misalnya kita 3 bulan setelah beli eh kepengin tuh pakai Honda Connect. Nah, itu mulainya 1 tahun tuh dari kita ngaktifin si Honda Connect-nya gitu. Enggak kepengin kan kita ketahuan sama istri di mana? Nah, sekarang mam pengin cek yang HRV yang entry levelnya gitu ya. Bedanya apa aja Mang? Ini kan mirip yang seperti kita lihat ya di HRV yang biasa udah ada foglamp-nya, ada cornering light-nya juga. Terus yang beda lagi pelek-peleknya sama, dimensinya sama. Nah, tapi ini enggak tuton gitu. Tuh, kalau yang ini dalamnya kita lihat yuk. Tuh yang entry level dia pakainya silver lining seperti ini. Terus ini kelihatannya enggak ada jahit-jahitan warna merah enggak kayak di RS dan keras kesannya tuh kayak lebih murah gitu ya. Memang bener sih lebih murah emang. Terus juga kursi-kursinya beda. Yang ditanggin adalah kain. Yang sebelah pinggirnya adalah kulit. Ada silver-silveran lagi di sebelah sini. Terus head unit sama AC-AC sama ada wireless chargingnya juga sama. Nah, gini dikasih T inter levelnya hampir mirip-mirip cuman permainan warna aja. Tuh, lampu-lampunya juga sama warna putih gitu ya. Hampir mirip semuanya. Yang beda adalah Nah, ininya udah warna cerah. Terus kalau yang entry level ini enggak ada panoramiknya belakang. Kita lihat lagi ada bedanya enggak. Loh, masih tetap sama speaker aja masih dikasih. Terus kursi-kurinya beda ya. Di sini ada perpaduan kain-kainan. Tapi overall miriplah kalau misalnya enggak jatuh-jatuh amat, enggak disunat habis kalau dari tipe RS ke tipe yang entry levelnya nih. Bahkan ya masih sama ada power back door juga. Alhamdulillah Honda enggak pelit lagi. Ah, jadi tertariknya sama HRV hybrid? Kalau pamang sih tertarik. Udah mesinnya kencang masih tetap irit juga. Nah, garansi baterainya berapa lama, Mang? 8 tahun atau 160.000 km. Mana yang tercapai lebih dahulu. Harganya gimana, Mang? Nanti Mamang cantumin di deskripsi. Karena pas syuting Mama enggak dikasih tahu harganya berapa. J mudah-mudahan worth it ya. Mudah-mudahan itu mah. Yeah.
