Jungkat

Honda HR-V e:HEV : Hybrid dibawah 450 juta! (YouTube Video)

  • 10/06/2025

Nah, ini yang bikin beda Honda HRV facelift sama yang lama ya. Kalian sudah tahu ya ini mobil apa. Ini adalah Honda HRV. Tapi ternyata ini HRV yang facelift dan enggak cuma robak tampilan em dikit, tapi ternyata mereka ganti mesin. Udah enggak ada lagi mesin turbo. Yang ada sekarang adalah mesin, ya tebakan kalian benar mesin hybrid. Yuk, kita bahas. [Musik] [Tepuk tangan] Sebelum kita bahas mobil ini, kita pakai kasih tahu kalau misalnya enggak semua Honda HRV sekarang jadi hybrid. Ya, yang versi bensin biasa masih ada, tapi mesinnya mesin NA bukan mesin turbo. Dan cuma ada di varian HRVE sama HRVE Plus. Nah, yang hybrid jadi ada tiga varian. Honda HRV hybrid yang biasa seperti ini atau ada juga yang biasa tambah body kit modulo dari depan samping sampai ke belakang. Dan yang terakhir yang paling tinggi ada juga HRV RSI have alias HRV RS bermesin hybrid. Kalau kemarin turbo sekarang hybrid. Tapi sekarang kita mauembahas dulu yang tipe hybrid ini. Ini hybrid yang paling terjangkau ya kalau dari Honda gitu ya. Nah, kalau dari penampilan grill depan masih ala-ala AC tapi sekarang dia tuh lebih tegak bagian pinggir-pinggirnya kiri sama kanan dia lebih tegak dan di bagian depan dia dapat beberapa feature seperti cornering light. Jadi kalau misalnya kita belok kiri atau kanan, lampu di satu sisi entah kiri atau kanan itu akan nyala biar kita bisa dapat ee penglihatan lebih jelas ke arah kita berbelok. Dan enggak cuma itu, sekarang dia udah pakai auto high beam dan auto atau adaptive driving beam. Jadi kalau auto high beam dia bisa redup atau terangin dua-dua lampunya. Nah, kalau adaptive driving beam itu bisa redup atau terangin lampunya individual kiri atau kanan gitu. Jadi sedikit lebih fleksibel dan harusnya juga sedikit lebih aman. Terus karena ini Honda hybrid, logo Hondanya ada biru-birunya. Jadi kalau merek sebelah Toyota kan udah enggak pakai ring biru di Lexus sama Toyotanya. Honda masih pakai buat penanda varian electrified. Ada di sini, ada di XV Hybrid, dan ada juga di mobil listrik Honda I yang udah stop produksi. Nah, kalau misalnya kalian ingat warna ini, ini adalah salah satu warna favorit untuk Honda HRV. Ini adalah warna metalic PNS Safari ya. Kayak seragam PNS ya, warna coklat gini. Biar apa? Biar kalau pakai mobil ini ke calon mertua besok langsung nikah. Gimana enggak coba? Warna seragam PNS bawa Honda lagi. Untuk peleg kurang lebih masih sama. Jadi ini enggak ada perubahan. Tapi sebenarnya ini bukan pertama kali kita bahas Honda HRV yang hybrid. Bagas pernah bahas waktu itu di Thailand dan di sana dia pakai ban Bristone Allenza dan ternyata di sini juga sama bannya pakai Bridstone Allenza dengan ukuran 22550 R18 ya peleg 18 inci. Terus kalau misalnya kita berdiri lagi kita bisa lihat kalau dia tetap menggunakan kamera samping kiri buat Honda Landwch yang bisa bantu kita ngurangin titik kebuta di sebelah kiri. Tapi seperti biasa cuma sebelah kiri doang dan kualitas kameranya burik. Untungnya si Honda HRV ini udah pakai auto tilt mirror. Jadi kalau misalnya kita masuk gigi bundur, spionnya tuh bakal adjust sendiri biar kita bisa ngelihat seberapa dekat mobil kita ke throt tower atau garis marka parkir gitu ya. Nah, varian hybrid yang kita lihat ini bukan yang RS. Jadi dia enggak punya sunroof dan overall kalau dari samping mobil ini enggak terlalu beda sama yang kemarin yang SC. Tapi e HRV yang tipe manapun yang bensin biasa yang hybrid tetap bisa dipesan pakai warna tutone kayak misalnya yang udah-udah. Nah, kalau di belakang desain cluster lampunya baru dan tetap LED pastinya ya. Dan logo Hodanya tetap ada biru-birunya karena ini yang varian hybrid. Nah, buat tahu lagi kalau di varian hybrid ada emblem ehe di bagian sini. Terus kalau overall sebenarnya enggak jauh-jauh amat bedanya sama HRV yang kemarin. Kita buka. Untungnya ada portal gate dan dia tetap ada walka away lock. Jadi kalau misalnya kita pegang kunci, kita tutup dan kita menjauh dari mobil, dia langsung tutup pintu bagasi dan langsung muncuci mobilnya. Jadi praktis kita enggak perlu ngerogok-rogok kantong lagi segala macam itu kan ribet. Ini jadi lebih gampang. Kapasitas bagasi kurang lebih sama. Dan di bawah sini masih ada penyimpanan sedikit lagi. Soalnya di bagian depan lagi itu baterai buat sistem hybrid eheve-nya ya. Baterainya ada di depan atau bagasi bagian depan. Berarti kita enggak dapat banser full size, half size juga enggak dapat. Tapi sebagai gantinya di sebelah kanan sini kita dapat tay repair kit. Jadi kalau misalnya e ada kempes di jalan, kita pakai di sebelah sini nih. Ada pompanya juga. Dan dia tetap dapat pelipatan yang sama kayak HRV lama ya. Jadi bisa rata lantai seten nutup, tadi kan kita udah bilang dia ada power tail gate, jadi tinggal tekan aja. dia langsung nutup. Nah, sebelum kita masuk, gua pengen jelasin kalau misalnya sekarang Honda HRV baru itu udah ready sama IoT atau Internet of Things karena dia udah bisa pakai aplikasi Honda Connect di HP kita masing-masing. Intinya adalah kita bisa ngendaliin atau monitor status mobil ini cukup dari HP kita aja. misalnya ngelihat e bensinnya sisa berapa, pengin nyalain lampu, nyalain e mesin segala macam seperti itu. Dan kita juga bisa cari tahu ini mobil kita lokasinya di mana gitu atau mungkin ee kirim apa pesan darurat gitu kalau misalnya ada kecelakaan atau apa-apa mit-amit gitu ya. Dan kita juga bisa ngecek kalau misalnya apakah mobil ini dipakai di luar area yang kita izinkan alias Geo Fancing. Nah, kalau misalnya kita beli mobil ini, kita bisa request aktifin Honda Connect-nya dalam jangka waktu 6 bulan. Artinya selama 6 bulan itu kita bisa mutusin mau pakai Honda Connect atau enggak. Tapi kalau udah lewat dari 6 bulan enggak akan diaktifin. Terus kalau Honda Connect ini dia gratis untuk 1 tahun pertama. Ingat ya, 1 tahun pertama doang. Setelahnya ya tahulah. Interior Honda HRV hybrid facelift. Emm sama ya. Ah, beda di desain center consolnya. Jadi kalau dulu ada tembok sekitar sini atau sini gitu, sekarang temboknya dihilangin biar ee biar beda gitu kan. Oke, tapi sekarang kita bahas aja. Pertama, posisi duduk enak, ergonomis, nyetinya enak posisinya dan joknya itu masih belum elektrik ya. Semua maju mundur, bat tegak segala macam itu masih manual. Terus untuk pengaturan setir, tilt sama teleskopic udah auto headlamp dan sebelah kiri tombol buat multimedia dan sebelah kanan tombol buat Honda sensing-nya alias adasnya Honda. Dan speedometernya dia sebelah kiri layar, sebelah kanan jarum analog pada umumnya. Lanjut lagi Sunfiser. Ayo kita lihat ada lampu. Oke, di sini ada dua-duanya ada. Terus lampu kabinnya nyalainya udah putih terang kalau kelihatan ya. Terus kalau soal build quality ya Honda HRV gitu kan. Di sini kulit, di sini juga kulit. Dan karena ini tipe hybrid yang paling bawah, bukan tipe Raomodulo, dia pakai jok kombinasi bahan kulit sama fabrik plus jahit-jahitan asli di bagian joknya seperti itu. Nah, di setirnya juga lapis kulit, ada jahitan di bagian dalam dan dia ada pedle shift. Tapi itu bukan buat ganti gigi. Ingat, ini mobil hybrid. Jadi, pedle shift-nya bukan buat over gigi, tapi buat ngatur seberapa kuat atau lemah regenerative breaking dari mobil ini. Dan itu juga berlaku di transmisinya. Jadi kalau dulu ada mode S gitu ya buat sport. Kalau kita lihat di sini PR RND terus ada B. Basih kita regen breaking yang lebih kuat. Jadi kalau D mungkin regen-nya enggak sekuat itu B-nya lebih kuat tapi kita bisa atur regin-nya dari sini. Dan ada juga inovasi di sini yang belum ditemukan di negeri Cina. Ini adalah knop putar fisik buat ngatur AC dan Honda ya sejak Accord Civic baru itu ttile knop ini tuh enak banget. Dengerin deh. Dan selain putter-putaran fisik tadi, ada juga putar-putaran fisik di kisi AC yang paling luar kanan kiri itu buat ngatur gaya semburan ACnya. Jadi kalau yang tengah itu semburannya kuat dan fokus. Tapi kalau kita geser ke posisi yang atas, dia tuh posisinya semburan itu bakal lebih nyebar tapi lebih soft gitu. Tapi kalau kita putar ke bawah, dia langsung nutup aliran angin AC-nya. Dan lagi-lagi suara kliknya tuh memuaskan nih. Coba dengerin. Kalau touch screen semua sama. muter atau mainin knop atau tombol rasanya beda-beda. Itu yang bisa membedakan orang yang beneran niat bikin tombol di mobil sama orang yang cuma pengen bikin em HP dikasih roda. Lanjut. Di sini bahan kulit dan di bawahnya di sini ada storage biasa ya. Tapi kalau kita pengin colok-colok lengkap ada type A, USB, type C di sebelah kiri sama ada colokan 12 volt di sini. Dan tepat di bawah colokan 12 volt itu ada wireless charger tapi belum kelihatan ada pendinginnya. tadi kita cari-cari kayaknya enggak ada pendinginnya gitu-gitu. Dan tepat di belakang sini kita bisa pilih drive mode-nya ada icon normal sama sport buat mobil ini, cup holder, eh heal desain control, rem tangan elektronik dan brake hold buat mobil ini. Dan center console box-nya agak kecil dan sedikit kurang praktis ya. Lacinya gimana? Oke, damping tapi bagian dalam enggak dilapis ya. Jadi kalau misalnya ada barang di sini terutama yang keras bakal keletak kelotok keletak kelotok klatak kotok. Kalau misalnya kita lewatin jalan yang belok-belok. Oke, jadi bagian depan itu dan head unitnya ini head unit yang mungkin kita lihatnya nyala sekalian dan ini mobil hybrid. Jadi ingat kalau kita nyalain mesinnya ada getaran mesin duluan dan dia ada indikator ready to drive seperti itu. Oke dan dia bisa connect ke USB, iPod, Bluetooth segala macam. Bahkan dia udah ready buat Apple CarPlay serta Android Auto. Dan ternyata sekarang dia pakai head unit baru. Jadi layarnya baru, housing-nya baru. Kalau sering ngajak orang di belakang Honda HRV itu lega banget ya. Tinggi gua 178, ruang kepala bagus, ruang kaki juga bagus gitu ya. Dan buat varian hybrid ini dia ada twitter di pintu belakang. Jadi total ada delan speaker ya. E depan empat, belakang empat. Terus di sini ada AC ya, ada penutupnya juga dan ada port USB dua biji buat ngecas gitu. Dan dia ada armr, ada cup holder juga dan ada tiga headr plus karena baterai itu ditaruh di bagasi di sini tetap kopong. Jadi kalau misalnya kita pengin memanfaatkan feature ultra seat dari Honda atau mungkin beberapa bilang magic seat ya itu kita masih bisa. Jadi kalau pengin diangkat kayak begini bisa enggak masalah atau pengin diratain kayak tadi kita tunjukin bisa juga di sini. Jadi kenapa baterainya harus ada di bagasi? Biar fitur ini tetap dipertahankan. Karena gua rasa ini salah satu feature yang bagus ya. Dan sama kayak beberapa hybrid dari merek lain, ada kisi udara di sini. ini buat ee masukin udara yang sejuk atau adem gitu dari kabin ke sekitar baterainya untuk mendinginkan baterai atau menjaga suhu baterai tetap ideal gitu ya. Jadi itu bagian belakangnya ya ee kurang lebih sama kayak yang lama dan oke kita lihat yang RS. Warnanya masih sama ya. Warna merah ini khusus buat varian Ares aja dan lengkap dengan atap hitam alias tuton. Motif grill masih sama cuma emang bentuknya beda ngikutin contour grill yang udah ada di HRV hybrid standar yang tadi kita lihat. Logo RS-nya ini agak beda ya sama yang lama, tapi belum sama kayak Civic RS, CRV RS dan RS-RS Honda yang lain. Dan detail dari HRV RS yang lama tetap ada di sini, yaitu garis merah di bumper yang sedikit dihias kayak detak jantung manusia. Tapi tetap gua ingetin ini kebalik. Kalau kalian pernah lihat di sinetron atau mungkin di rumah sakit atau apa gitu, letak jantung manusia itu harusnya ke atas dulu baru ke bawah. Ini kebalik, ke bawah dulu baru ke atas. Mungkin desainernya ngelihat dari cermin kali ya. Dari samping masih sama aja. Peleg 18 inci, ban bridge stone alenza dan ada kamera di spion kiri buat Honda Landw sama seperti yang tadi. Dan Honda Sensing semuanya ada di semua varian dari yang paling bawah sampai yang paling atas. tuton tadi kita bilang. Dan sekarang kita mau lihat bagian belakangnya karena dia masih pakai lampu cluster yang sama kayak yang tadi kita lihat yang warna coklat PNS itu. Logo Honda ada biru-birunya dan ada emblem RS EF di pintu bagasinya. Nah, kalau kita buka bagasinya sama dia juga punya powergate jadi otomatis. Bagasi kapasitas juga masih sama, posisi kantong masih sama, ta repair kit juga masih sama. Tapi karena varian RS ini punya atap kaca, dia ada ini. Kalian tahu kan ini apa? Iya, ini buat ee panel terpal warung yang ada di baris keduanya buat disimpan di sini. Jadi, e kalau kalian beli HRV RS yang second, pastiin semua panel penutup kaca belakangnya itu ada. Jangan hilang ya. Oke, kita lanjut masuk ke bagian dalam. Sekarang yang RS. Bedanya adalah jok driver di sini elektrik, tapi kalau penumpang ya masih manual. Terus dari depan sampai ke belakang semuanya dapat jok kulit dengan jahitan merah. Plus door trim juga pakai bahan kulit di beberapa area dan juga ada trim warna merah dan ada embos RS di sandaran punggung jorok depan. Sisanya kurang lebih sama ya, dia bisa Android Auto, Apple CarPlay segala macam. Tombol AC masih ada. Wireless charger masih ada. USBA USBC 12 volt. Kantong di sini tanpa kain. Jadi kalau nyaruh badan kelotak-ngelotok klotak lotok. Twitter di depan, speaker di pintu, dan twitter di belakang tetap ada. Dan di sini kita tetap dapat drive mode, heal desent control, parking brake, brake hold segala macam. Setir masih bisa til telescopik. Oke. Dan peda lagi adalah ada atap kaca yang kalau depan bukanya normal ya seperti ini. Tapi ini atap kacanya enggak bisa dibuka. Jadi cuma panoramic roof doang. Dan kalau belakang ya udah kenal HondaV kan? Ya kalau to Honda HRV berarti ya cara nyopotnya ya begini. Satu terus dua terus ditaruh di tas yang ada di bagasi tadi dan dapatlah atap kaca. Tapi kita tetap dapat lampu yang bagus di belakang sini. Jadi tinggal sentuh. Sentuh lagi. Keren ya. Ini sih bagus ini. Kita lihat mesinnya. Oh iya, Honda HRV Hybrid ini adalah mobil hybrid pertama Honda yang dirakit di Indonesia. facelift sama yang lama. Enggak ada lagi mesin turbo, adanya mesin hybrid, bahkan sampai varian RS yang jadi flagship. Jadi kalau misalnya Accord CRV sama Civic kan 2000 cc 4 silinder dengan hybrid. Dia 1500 cc 4 silinder IVtech dengan teknologi hybrid dual motornya Honda. Kalau dari tenaga mesin dia sekitar 106 PS torsinya 121 Nm. Tapi kalau output motor listriknya dia tenaganya 131 PS tapi torsinya yang gede. 253 Nm itu udah kayak torsi mesin 1500 turbo dari HRV yang lama. Jadi lumayan gede ya. Dan mobil ini biarpun kalau misalnya kalian tanya ke orang Honda gitu, dia pakai ECT aslinya dia gak punya gearbox karena dia pakai sistem dual elektrik motor. Jadi gini, ada tiga skenario. Skenario pertama ada EV drive. Ini jelas ya, mobilnya jalan pakai tenaga listrik dari baterainya aja. Skenario kedua, mesin muterin generator, motor generator ngisi baterai. Nah, listrik dari baterai yang tadi disimpan dipakai sama motor listrik kedua buat gerakin roda depan. Skenario 3 mesinnya bisa langsung jalanin roda depan. Jadi di antara mesin sama roda itu ada roda gigi kecil yang rasionya kayak gigi en di masing-masing mobil yang bertransmisi biasa gitu ya buat jalanin mobil ini secara efisien di kecepatan 80 km/h ke atas. Karena kalau udah kecepatan tinggi mesin bensin atau mesin bakar itu lebih efisien daripada motor listrik. Karena motor listrik itu lebih efisien di kecepatan rendah gitu ya. Mesin-bensin kayak gini lebih efisien di kecepatan tinggi dan ee RPM yang konstan. Apalagi dia pakai siklus Atkinson, bukan auto kayak mesin-mesin ee bakar pada biasanya. Nah, e dia jadi hybrid biasa ya, bukan plugin hybrid. Jadi enggak perlu dicas. Dan kita lihat pengerjaan oke, dicat ke dalam-dalam ada peredam segala macam. Dan kabel-kabel orange ini artinya adalah kabel tegangan tinggi. Jadi, jangan diotak-atik kalau kalian enggak tahu apa yang kalian lakukan terhadap mobil ini. Nah, kalau klaim konsumsi bensinnya waktu Bagas di Thailand itu katanya kalau enggak salah rata-rata sekitar 25 km/l. rata-rata di Thailand. Kalau di sini enggak tahu, tapi kalau minimum bensin tetap minimum Rund 91. Jadi isinya 92 ke atas lah ya. Dan kapasitas tangki mobil ini sekitar 40 L. Kita tutup. Jadi ini adalah Honda HRV yang dengan teknologi hybridnya berusaha menyesuaikan zaman gitu ya. Sekarang zamannya elektrifikasi semua. Kalau enggak ada baterai, enggak ada listrik bakal kerasa agak obsolid. Tapi ya mobil kayak gini emang harus mengikuti zaman gitu kan. Dan teknologi hybridnya sebenarnya kalau dulu mungkin ya gimana gitu kan. Tapi sejak terbukti di teknologi F1 ya terutama sejak di komunitas sama Banteng Red Bull dia jadi lebih reputable dan dia teknologi hybridnya benar-benar mengutamakan penggerak listrik. Kalau misalnya buat kecepatan rendah dalam kota biar efisien, halus dan nyaman. Tapi kalau kecepatan tinggi pakai mesin bensinnya biar lebih bagus ya. Kita tampilinn aja sekarang harganya berapa. Jadi sebenarnya gua welcome banget sama ubahan yang ada di Honda HRV ini. Cuma balik lagi kelas HRV sekarang itu udah ada 20 mobil lebih kalau kita gabungin semua brand yang ada di Indonesia. Dari negara manapun, Jepang, Korea, Tiongkok, segala macam, semuanya ada. Jadi ini apa ya kelasnya HRV itu udah makin padat. Apakah persaingan ini bakal makin susah? Ya, kita jelas. Semoga e dengan nama Honda, nama HRV, dan harga yang gitu dan image kalau oh kalau pengin mobil di kelas ini ya udah HRV aja gitu masih bisa membantu Honda untuk bertahan dengan HRV hybrid yang ada sekarang. Kalau bensin kita yakin hybrid Honda pasti irit. Tapi seberapa irit kita belum tahu, kita coba aja nanti. Dan gosipnya ya katanya ya hybrid ini bahkan lebih kencang daripada mesin turbo. Itu juga bisa kita coba nanti. Oke, sekian dari kita. Thank you sudah nonton. Ja, jempolnya, komentar, dan subscribe.

Lihat di YouTube