Jungkat

HONDA MULAI BANGKIT, Mobil Legendarisnya Sekarang Jadi SUPER IRIT! (YouTube Video)

  • 26/05/2025

[Musik] Ini adalah Honda Civic sedan medium nya Honda. Nah, kalau tadinya Civic di Indonesia cuma tersedia dengan varian pakai mesin turbo aja. Sekarang ganti ya. Jadi tersedia dengan mesin hybrid aja. Yes. Artinya sekarang mesin hybrid di Honda Indonesia ada tiga ya. Ada di CRV, ada di Accord dan sekarang ada di Civic juga. Nah, buat detailnya smart di 10 dari Honda Civic Hybrid. Sebelum mulai, simak dulu sponsor dari video kita kali ini. Auto Project. Nah, siapa nih yang lagi cari aksesoris mobil? Coba cek deh produk-produk yang Auto project yang bisa bikin mobil makin praktis, aman, dan nyaman. Pertama ada magnetic phone holder with wireless charger. Holder HP yang cocok buat kalian yang punya mobil-mobil kekinian dengan head unit floating yang besar dan tipis karena tinggal dipasang aja di pinggirnya. Bisa diputar vertikal atau horizontal. Dan kalau HP kalian ada magnetnya tinggal ditempel aja. Bisa sekaligus buat wirel charger pula. Mantap. Kedua ada memory fo lumbar cushion. Bantal punggung yang didesain ergonomis buat menopang punggung dan pinggang kita pas duduk di mobilnya. Pakainya super praktis, tinggal taruh aja dan kita tinggal duduk. Enak enggak tuh? Dan ketiga ada Neo Dashcam. Descam yang mempunyai kualitas resolusi video 2K buat kamera depannya dan 10p buat kamera belakangnya. Penting nih buat selalu merekam lokasi dan kecepatan kendaraan secara real time, biar kalau ada apa-apa semuanya selalu kerekam ya kan. Dan ini juga bisa tersambung ke HP kita pakai aplikasi khusus. Nah, kalau penasaran bisa buka aja deh website-nya Auto Project. Banyak banget aksesoris mobil buat berbagai jenis mobil. Langsung klik aja linknya di kolom deskripsi ya. Satu, hanya hybrid saja. Kalau sebelum ini Civic di sini hanya tersedia dalam mesin opsi mesin turbo aja di generasi ke-11 versi facelift kali ini, varian mesin turbo standarnya udah enggak dijual lagi ya di Indonesia. Sekarang hanya tersedia dalam mesin hybrid aja atau disebutnya Civic Ares EH ya. Dan harganya pada dasarnya udah nyentuh kepala tuuh ya sekarang. Well, emang sih kelas dan medium gini populasinya makin berkurang di Indonesia. Tapi agak sayang ya Honda cuma masukin satu varian aja ke Civic-nya kali ini. Mengingat rival bebuyutannya Corolla Altis masih ada yang varian hybrid dan bensin di sini dan Mazda 3 sedan juga masih dijualnya di sini. Tapi gimana menurut kalian? Harga Rp700 juta kurang sedikit masih masuk akal enggak sih buat sebuah sedan medium kayak CV V gini? Meskipun emang legascy-nya dia udah panjang banget ya sampai udah ada 11 generasi gini atau sedan lebih besar full elektrik kayak BYD dies Seal gitu lebih masuk akal dengan harganya yang justru lebih terjangkau. Silakan debat di kolom komentar ya. Dua pilihan warna Civic Hybrid ini ada empat pilihan warnanya. Putih platinum white pearl, hitam crystal black pearl, merah Ignite Red Metallic, dan yang baru biru Canyon River Blue Metalic. Ini tiga eksterior lebih segar. Oke, buat mengingatkan ini hanya facelift ya dibanding Civic yang keluar di tahun 2021 kemarin. So, masih pakai model yang kelihatan jelas Civic Gen 11-nya ya. Dimensinya pun mirip, cuma beda hitungan milimeter aja sama yang sebelum facelift panjangnya. Oke, detail desainnya depannya yang paling kelihatan berubah ya nih depannya Civic sebelum facelift dan ini yang setelah facelift. Yang paling jelas berubah si grill-nya lah ya. Kalau tadinya garis-garis horizontal sekarang dibuat jadi honeycom gini. Dan ini pun grillnya sedikit lebih besar ya karena panel body color yang kayak jenasnya itu dibuat jadi lebih tipis dan emblem RSnya juga pindah ke motif hanyomnya ya enggak di body color-nya lagi. Bentuk lampunya sama ya yang model sipit gini dipertahankan. Bedanya kalau di bawah lampunya tadinya ada panel hitam sekarang diganti jadi panel body color yang tipis ya di bawahnya. Bentuk bumpernya juga berubah ya enggak ada lagi fog lamp kayak sebelumnya. Sekarang diganti panel yang lebih tipis dan berlubang aja di pinggir kiri kanannya. Dan grill bawahnya juga enggak lagi berbentuk trapesium, tapi jadi heksagonal yang lebih besar ya. Dan isinya honeyikomhanicom juga kayak yang atasnya. Detail lampu depannya tetap full LED ya. Diarel, lampu besar LED yang bagian dalam dan luar. Lampu jauh LED yang bagian tengah, lampu sein LED. Bedanya sekarang enggak ada fog lamp aja. Sampingnya ini Civic yang sebelum facelift dan ini yang setelah facelift. Sayangnya emang bagian ini sedikit banget sih yang berubah buat sebuah midl facelift. Termasuk velegnya yang biasanya ganti pun di sini enggak ya. Tetap pakai veleg 17 inci ini yang pakai warna hitam dove ya karena ini varian Nares ya kan tetap dengan ban 215 50 R17 juga ya. Satu-satunya yang berubah di sini handle pintunya. Kalau sebelumnya full hitam di sini kombinasi sampingnya hitam atasnya dibuat chrome gini sisanya sama lah. Termasuk profilnya yang kelihatan kayak akord ya dengan pilar C yang lekukannya turun banget itu. Dan kayak sebelumnya enggak ada krom-kerroman di jendela. adanya lis hitam gloss plus panel hitam gloss juga di pilar B-nya spionnya tetap bertengger di pintu gini dan tetap dilapis warna hitam gloss ya dan kayak sebelumnya khusus spion kiri juga tetap ada kamera besar gini yang buat sistem lane watch-nya yang spion kanannya enggak ada belakangnya ini yang sebelum facelift dan ini yang facelift ya sayangnya bagian sini juga sedikit ya yang bed salah satunya knalpotnya kalau dulu ada dua kiri kanan sekarang jadi cuma satu aja tapi ini bukan bagian dari facelift si lebih karena yang dulu kan varian turbo yang sekarang varian hybrid jadi cukup cukup satu aja. Yang baru lagi ada emblem ehv gini. Jelas ya, karena ini kan hybrid. Dan lampunya meskipun bentuknya masih sama yang tajam-tajam gini, tapi dalamnya udah enggak hitam-hitam lagi ya. Jadi kelihatan lebih terang aja. Sisanya sama. Yes. Termasuk si dtail hitam ini juga masih ada ya. Dan juga antena sirip view ini detail lampu belakangnya, lampu malamnya LED yang pinggir. Lampu remnya juga LED dengan high stop lamp LED. Tapi lampu sein dan lampu mundur sayangnya masih halogen ya. Empat, interior tetap berkelas. Sebenarnya Civic enggak perlu ngubah banyak interiornya ya. Mengingat emang kabin Civic Gen 11 ini udah kerasa cukup mewah dari awal. Dan emang benar ya ubahan di dalam sini enggak banyak. Pertama mesh besi super panjangnya sekarang dikelilingin sama lis merah gini dibanding list silver di sebelumnya ya. Selanjutnya di overhead konsolnya jadi ada laci kacamata gini. Di laci ujung konsol tengahnya jadi ada wireless charger gini. Dan terakhir joknya pakai motif baru ya. Kita detailin deh ya sisanya. Dashboard-nya tetap pakai design human centered interior yang katanya prioritasin ruang lega dan visibilitas bagus ya. Bahan paling atas ini pakai soft touch yang jadi housing head unit floating-nya juga. Tengahnya yang ada panel piano black dengan match besi panjang tadi yang juga jadi tempat setiap ventilasi AC-nya ya. Dan bawahnya lagi ada soft touch kecilnya dan nyambung ke conttrol AC yang kena satisfying ini ya buat diputar-putar. Konsol tengahnya juga tetap pakai model ala-ala karbon gini yang katanya bertujuan buat mengurangi sisa cap jari ya. Nice lah. Dan ada ambiience lah juga di beberapa titik di depan. Bentuk setirnya gak ada ubahan threok segini kayak sebelumnya yang lingkarnya ada jahitan merahnya ya karena ini varian Ares. Nah, ini jok depannya ya. Modelnya sama kayak sebelumnya, bahannya pun tetap pakai kombinasi kulit di pinggir dan kain di tengahnya dan tetap ada jahitan merah-merahnya. Tapi kalau dilihat yang tengah motifnya jadi berubah ya dibanding yang lama yang lebih polos. Dan ini jok belakangnya. Yes. Kalau yang ini sama aja ya yang punya kontur tebal-tebal gini dan ngebuat bagian tengahnya jadi cukup tinggi dan lengkap dengan tiga headr gini ya. Pintunya ini, pintu depannya bentuknya enggak aneh-aneh sih. Paling atasnya ada soft touch-nya dan ada ambient light di bagian piano blacknya itu ya. Tengahnya yang nyambung sama sandaran tengahnya di lapis kulit dan yang di sekitar kontrol jendela pakai bahan yang kayak di konsol tengah. Pintu belakangnya sama kayak pintu depannya, bahannya termasuk soft touch yang di paling atas. Bedanya di sini enggak ada ambient light-nya aja ya. Detail lainnya tetap ada ventilasi AC buat penumpang belakang kayak gini ya. Tentunya buat pengaturannya ikutan depan. Lampu kabinnya di depan ada dua titik nih LED gini dan di belakang ada lagi LED juga di tengah gini. Pegangan tangan plafonnya di depan selain ada di sisi penumpang, di sisi driver juga ada. Dan di belakang kiri dan kanan sama-sama mau dilipat tapi cuma yang kanan yang ada gantungan bajunya. Yang kiri enggak ada. Sunfisernya ada card holdernya di luar yang sebelah kanan dan dua-duanya ada kaca yang bisa ditutup buka dan ada lampunya ya. Dan pedal gas dan remnya pakai panel ala metal gini. Tapi gimana rasanya duduk dalam kabin? Lima konfigurasi cok. Oke buat masuk ke depan pintu depannya termasuk berat banget nih. Berat yang enak sih ya feel premium gitu dan bukannya lebar banget ya. Ini pintu depannya nice lah. Buat masuk ke dalamnya apakah termasuk rendah? Ya, masih gampang sih, dia enggak sampai tenggelam banget kayak masuk ke sedan Eropa gitu ya. Oke, posisi duduknya kalau dibuat paling turun termasuk rendah ya. Enak sih ini feel ergonomis alas sedan buat drivingnya itu dapat banget. Tapi lekukan kap mesinnya masih cukup kelihatan tuh. Jadinya buat visibilitas patokan ke depan cukup oke meski emang jelas enggak seoke naik SUV lah ya. Kalau visibilitas ke samping juga oke nih karena spionnya di pintu jadinya masih bisa lihat tembusan pilar A-nya. Pengaturan jok driver elektrik 8A ya. Slide ketinggian bisa dinaik turunin dan tilt juga bisa depannya dan bisa recline. Yang posisi penumpang depan elektrik juga ya empat arah tapi alias enggak bisa diatur ketinggiannya. Headr-nya hanya bisa naik turun aja enggak bisa maju mundur. Posisinya udah termasuk maju buat nyetir sambil sandaran. Jadi kepala kita enggak perlu ngedangak lebih ergonomis. Ruang kepala masih aman banget ya karena enggak ada sandfnya juga. Sandaran tangan di tengah udah dilapis kulit nih jadi empuk. Enggak bisa digeser maju mundur tapi udah cukup panjang ya. Jadi tangan kita bisa bersandar sambil pegang setir. Yang di pintu di lapis kulit juga sandarannya jadi empuk ya. Seat belt-nya bisa diatur naik turun, setirnya, tilt dan teleskopik ya pengaturannya dan cukup jauh dari dashboard ya. Dan buat sandaran kaki gear driver ada gundukan dan ada pad plastik kayak gini. Sekarang kita ke belakang. Pintu belakangnya masih termasuk berat juga ya. Nice. Sudut bukanya cukup lebar. Nah, karena atap belakangnya turun banget, jadi buat masuknya kepala kita perlu nunduk sedikit ya. Oke, posisi jok belakang lebih tinggi dibanding di depannya. Nah, ini dudukan jok sama lantainya sebenarnya jaraknya cukup proper tapi emang sudut paha kita masih agak naik sedikit ya. Jadi buat yang tinggi di atas 180 cm gitu, mungkin bakal lebih pegal kalau buat perjalanan jauh. Tapi masih cukup okelah segini. Apalagi karena baterainya di bawah jok belakang ini juga ya, bukan di bawah lantainya. Joknya enggak bisa digeser maju mundur, tapi ruang kakinya termasuk sangat aman ya. Nah, ruang gerak sepatu kita agak terbatas nih kalau jok depannya dibuat paling turun ya. Tapi kalau sedikit ditinggiin harusnya udah aman. Headrnya adjustable di ketiga sisinya tapi adjustable-nya sangat sedikit aja sih ya. Sudut sandarannya fixnya enggak bisa diubah. Cukup rileks sih buat yang fix gini okelah ya. Ruang kepalanya enggak sisa banyak ya emang. Tapi masih ada L sandaran tangan di pintu udah dilepes kulit gini jadi empuk. Sedangkan yang di tengah udah ada arm resnya nih meski modelnya yang jatuh gini ya kayak di HRV. Oke kalau mau duduk bertiga ke tengahnya kakinya perlu ngelipat gini ya soalnya konsol tengahnya mundur banget dan lantai di tengahnya tinggi ya. Nah makanya kaki kita juga enggak bisa di atas sini nih. Harus di kiri kanannya. Dudukan di tengah sini lebih tinggi dibanding kiri kanannya tapi malah lebih empuk ya. Jadi dia masih nyaman duduk di tengah sini dan meskipun ada arm tadi dan bikin jadi lebih maju tapi mengejutkannya ini masih empuk ya buat disandarin dan karena ada headrnya-nya jadinya orang dewasa enggak ngedanga di tengah sini dan meskipun ruang kepalanya lebih mepet tapi untungnya enggak sampai mentok si belakangnya kepala kita dan seat belt di tengah tiga titik ya. Enam fitur berlimpah. Mengingat dari sebelum ini fitur Civic juga sebenarnya udah cukup banyak. So, yang facelift ini juga tambah oke ya. Yang baru sekarang akhirnya ada wireless charger ya di tengah sini. Jadi yang HP-nya chi compatible tinggal taruh aja dan nanti bakal kecharge. Dan di sampingnya ada tombol buat matiin charge-nya ya kalau mau naruh barang tapi enggak mau kecharge. USB port-nya yang depan sekarang ganti jadi type C ya. Dua-duanya tetap ada poweret 12 volt juga di sebelahnya dan yang belakang juga ganti jadi USB port type C ya dua-duanya. Dan sekarang Civic dapat sound system premium dari Bosnya 12 speaker. Nice. Lanjut, Civic akhirnya dapat sistem telematics Honda Connect kayak di CRV dan Accord gitu ya. Jadi kita bisa mantau beberapa status mobil dan ngontrol beberapa fungsi mobilnya dari manaun via smartphone kita selama ada koneksi internetnya. Tentunya ini belum bisa kita cobain. So, kita kasih lihat footage waktu kita cobain di CRV Turbo dulu aja ya. Bisa lihat status kayak sisa bensin, detail mobilnya, pintunya ada yang kebuka atau udah terkunci atau belum. voltase aki, fungsi airbag, lokasi mobil, driving behavior, ada auto colision notification juga yang bakal otomatis hubungin call center dan kirim lokasi kita kalau terdeteksi mobil yang mengalami kecelakaan dan airbag depannya mengembangnya. Kontrol yang bisa dilakuin misalnya engine start stop atau nyalain mesin mobil pakai HP kita dari mana pun ya. Kalau udah dinyalain pakai HP bisa kita matiin juga dan bisa diset mau otomatis nyala berapa lama. Ada buat nyalain lampu dan bisa buka kunci juga. Dan terakhir ada kayak fungsi ge fancing dan speed alert gitu ya. Dan yang baru terakhir, si head unit 9 inch-nya ini meskipun tampilan skill ase mirip tapi sekarang dapat sistem Google buildnya. Yes, kayak di Accord juga. Jadi sekarang ada beberapa aplikasi bawaan Google tanpa perlu sambungin HP kita dulu. Contohnya kayak Google Maps ini. Yes. Ini terkoneksi internet ya dan lengkap. Ada info trafficnya kayak Google Maps di HP gitu. Nice lah ya. Ada Google Assistant juga yang artinya voice comennya jadi lebih natural ya. Kayak gini nih contohnya. He Google, set the temperature to Celsus. Okay. Changing the temperature to 20. Hey Google, set the navigation to Monas. Navigating to Monas. Set the temperature to 22° Celus. Sure, changing the temperature to 22 deg. Dan terakhir ada Play Store yang artinya kita bisa download aplikasi-aplikasi khusus buat di sini. Ya, aplikasinya emang enggak sebanyak di HP, tapi cukup banyak lah. Ada kayak Spotify, Waze, dan lain-lain gitu. Ingat, ini semua tanpa perlu kita sambungin HP kita ya. Sisa head unitnya kita detailin nanti deh. Nah, fitur lainnya mirip sama yang sebelum facelift ya. Ini kuncinya kayak sebelumnya juga ya. Ada remote ini dan ada smart key card juga tentunya ada passif kill entry. Jadi kalau mobilnya kita kunci, remote-nya tinggal dikantongin aja dan dekatin mobilnya dan tinggal grab bagian dalam handle pintu ini. Kuncinya langsung kebuka sekaligus spionnya juga kebuka. buat kunci lagi tinggal tap alur ini aja dan ke kunci plus spionnya ngelipat lagi ya dan buat nyalain mesin pakai tombol start stop ini kayak sebelumnya ada walkway lock juga jadi kalau kita habis keluar mobil dan tutup pintu driver plus bawa kuncinya pas kita jauhin mobilnya nanti mobilnya bakal ngunci otomatis ada remote open window juga ya kalau kita klik dua kali tombol unlock di remote-nya nanti bakal buka keempat jendelanya ya kalau mau buang panas di dalam kabin sebelum kita masuk dulu dan ada remote start engine juga ini bisa nyalain mesin mobilnya dari luar mobil cuma pakai remote-nya aja. Cukup klik tombol kunci dan klik plus tahan tombol paling bawah ini selama 5 detik dan nanti mesinnya nyala dan AC-nya juga bakal ikut nyala ya. Jadinya kita bisa panasin mesin dan dinginin kabin mobilnya sebelum kita masuk ke mobil dulu. Kalau misalnya kita enggak jadi masuk ke dalam mobil dan mau matiin lagi, tinggal klik dan tahan tombol ini lagi atau tunggu aja 10 menit ya, mesinnya bakal mati sendiri. Kayak yang kita bilang tadi ada kunci tambahan yang disebut smart key card. Ini kayak kunci kedua, tapi modelnya super tipis ya. Jadi, dia bisa kita simpan di kantong atau dompet tanpa bawa kunci aslinya. Nah, nanti bisa buka atau kunci mobil dan bisa start mesinnya juga ya tentunya. Lampunya otomatis tentunya dan wipernya juga otomatis ya. Setirnya yang sebelah kiri buat kontrol audio, telefoni, dan voice command. Yang kanan buat cruise control, adaptif cruise dan lane kitnya ya. AC-nya dual zone auto climate control alias suhu penumpang kiri dan driver bisa dibedain ya. Suhu paling dingin 18 derajat Celcius dan paling panas 32 derajat. tentunya ada divoger kaca belakang dan di forcer kaca depan dan ada ventilasi AC belakang juga ya. Rem parkirnya elektrik, tarik buat aktifin dan dorong sambil injak pedang rem buat nonaktifin. Dan ada brake hold juga buat nahan rem otomatis kalau kita injak remnya sambil berhenti. Jadinya buat nahan berhenti kita enggak usah injak pedal remnya terus-terusan lagi. Spion tengahnya auto diming yang bakal ngegelap sendiri kalau kena silau. Nah, sebelum bahas layar-layaran yang menurut kita agak kurang ya, jendelanya yang auto up down hanya yang depan aja pada dasarnya. Padahal semua mobil lain di harga segini udah auto up down semua jendela loh ya. Enggak ada sunroof juga agak sayang aja ya mengingat Civic ini harganya paling mahal di kelasnya. Begitu juga enggak ada fitur kayak pendingin atau penghangat jok itu. Oke, lanjut ya. Instrumen clusternya tetap pakai yang full digital 10,2 inci gini. Nah, karena ini hybrid, otomatis yang lingkaran kiri bukan takometer kayak di Civic sebelumnya ya. Bisa ganti tema nih. Pertama ada tema round yang bulat-bulat gini ya. Terus bisa diganti ke tema bar jadi vertikal ke samping gini. Dan ada round cruise plus bar cruise buat lebih fokus ke sistem adaptive cruise-nya. Pas kita ganti ke mode sport juga jadinya kemerah-merahan gini ya. Nah, yang gambar mobil di tengah ini bakal ikutin lampu-lampuan yang lagi kita lakuin. Kalau kita nyalain lampu jauh, dia bakal nyalain lampu jauhnya. Kalau kita injak rem, dia bakal nyalain lampu remnya. Dan kalau kita nyalain lampu sein, dia juga bakal nyalain lampu sene di gambar mobilnya itu. Oke, lingkaran di kanan dan kiri sini bisa diganti-ganti isinya, ya. Lingkaran yang kiri fungsi utamanya buat ngatur-ngatur media yang lagi dipakai. Mau dari radio, Bluetooth, atau CarPlay. Bisa kita custom juga tengahnya buat selalu nunjukin media yang lagi dimainin ya. Nah, lingkaran yang sebelah kanan sekarang ada grafic energy flow, ada tripmetter detail trip A, trip B, kecepatan rata-rata, dan total jam berkendara, kompas dan navigasi, driver tension monitor, pengingat seat belt, buat mati nyalain beberapa fitur Honda sensing-nya, buat customisi display-nya, dan buat ganti tema. Dan terakhir head unitnya. Di luar Google Build-IN tadi ada wireless Apple CarPlay dan wireless Android Auto. Jadi, yang mau koneekin HP enggak perlu pakai kabel, ya. Dan kita bisa munculin tampilan yang lebih familiar sama HP kita dan bisa pakai aplikasi kayak Apple Music, Spotify, Google Maps, Waze, dan lain-lain. Sisa menu di head unitnya ada Power Flow. Ini bisa ngasih lihat sistem kerja mesin hybridnya sekalian ngasih lihat sisa jarak berkendara dan konsumsi BBM-nya. Ya, ada menu trip komputer ini buat lihat data yang mirip di tripeter instrumen cluster, tapi di layar yang lebih gede aja ya. Ada buat ganti profil juga, terus media lain kayak Bluetooth, USB, radio bisa lihat jam, kompas dan settings-nya. Ini settings general head unit dulu ya. Ini misalnya buat atur sensitivitas touch screen, atur koneksi Bluetooth dan Wii, atur suara termasuk salah satunya bisa atur speed volume compensation. Alias kalau mobilnya jalan tambah kencang nanti volumenya juga tambah kencang. Dan sebaliknya termasuk ada bow center point ya yang buat sistem surround sound-nya bisa buat atur kamera plus sistem lane watch-nya dan buat atur Google build-in kayak akun yang dipakai gitu dari sini ya. Dan terakhir vehicle settings. Ini settings fitur di mobilnya ya. Mulai dari detail settings, semua fitur safety active ADAS atau Honda sensing-nya. Meter setup ini buat setting perintilan instrumen clusternya ya. Termasuk matiinyalan rear seat reminder dari sini juga ya. Setting skillless access ini bisa buat atur volume bunyi kunci-kuncian, atur kedipannya, atur bisa remote start engine atau enggak gitulah ya. Lighting setup ini settings perlampuan termasuk auto high beam dan headlight integration with wiper. Yang ini buat otomatis nyalain lampu kalau wipernya udah ngusap beberapa kali selama switch lampunya di auto. Door setup ini buat atur perkuncian kayak pintunya kekunci otomatisnya kapan, kebuka otomatisnya kapan. Mati nyalain walkaway lock spionnya patenai elektrik otomatis dan yang baru ada individual settings-nya. Ini buat ubah-ubah parameter dari mode berkendara individualnya ya. Tujuh safety lengkap. Safety-nya Civic Hybrid ini gak banyak berubah dari yang sebelum facelift yang artinya termasuk lengkap ya. Yang berubah kalau sebelumnya sensor parkirnya di belakang modelnya yang enggak terintegrasi gini, nah yang baru ini tetap 4 titik tapi jadi terintegrasi di bumpernya ya. Dan sekarang dapat sensor parkir depan 4 titik juga yang sampai ada di grill segala tuh ya posisinya ini ada indikatornya di head unit dan di instrumen clusternya dan bisa dimatiin nyalain ya. Lanjut remnya Honda bilang yang baru ini lebih besar ya. Rem depannya cakram ventilasi 16 inci dan rem yang belakang 15 inci. Tentunya ABSBD dan brak assist lengkap ya. Sisanya miriplah sama Civic sebelum facelift. Kameranya hanya ada dua ya. Satu kamera mundur ini yang garisnya bisa belok kalau kita belokin setirnya. Dan satu lagi kamera di spion kiri ini yang disebut lane Watch ya. Ini bakal nyala kalau kita tekan tombol ini atau kalau kita ngasih lampu sein ke sebelah kiri. Fungsinya supaya bisa ngelihat blind spot secara lebih jelas karena emang field of view-nya lebih luas dibanding spionnya. Meski emang dia sayangnya belum ada kamera 360 derajat kayak mayoritas kompetitornya di harga segitu ya. Ada stability control tentunya dan ada heal stis yang bisa nahan rem mobilnya beberapa detik pas berhenti di tanjakan. Biar pas kaki kita pindah dari pedal rem ke pedal gas, mobilnya enggak pakai merosot dulu. Airbag-nya ada enam ya. Dua airbag depan, dua airbag samping yang ada di samping jok depan, dan dua airbag pilar yang memanjang. Ada rear seat reminder di instrumen cluster yang bakal ingetin buat cek penumpang belakang kalau kita mau turun. Ada driver tension monitor yang bakal ngasih tahu kalau kita capek berkendara dengan nilai gaya berkendara kita dan pengingat seat belt buat di depan dan di belakangnya. Ada juga yang lebih basic kayak dudukan ISOFIX buat jok belakang. Oke, kayak sebelumnya Civic baru ini juga dapat fitur safety aktif ADAS atau Honda Sensing ya di sini disebutnya. Dan sama kayak sebelumnya ADASnya Civic ini hanya mengandalkan satu kamera aja di balik spion tengah sini tanpa tambahan radar ya. Pertama ada adaptive cruise control yang bisa nahan kecepatan konstan dan bisa nge-set jarak buat dipertahankan sama mobil di depan kita. Jadi kalau mobil depan ngerem, kita juga bakal ikut ngerem otomatis. Dan pas mobil depan jalan lagi, kita juga bakal jalan lagi sampai kecepatan yang udah kita set tadi, ya. Ada low speed follow juga yang artinya adaptive cru-nya juga bekerja di bawah 30 km/h. Jadinya bisa ngikutin mobil depan sampai berhenti terus jalan ulang lagi ya. Lanjut ada forward collision warning dan CMBS atau collision mitigation brake system yang pada dasarnya bisa mendeteksi dan ngasih peringatan kalau ada kemungkinan mau nabrak mobil atau pejalan kaki di depan kita. Dan kalau udah diperingatin tapi enggak kita rem juga nanti mobilnya bakal ngeremin otomatis. Lanjut ada lane departure warning yang bisa ngasih peringatan kalau mobilnya terdeteksi mau keluar lajur tanpa ngasih lampu sein. Dan ada road departure mitigation yang bisa ngasih koreksi setir sekaligusnya dan ada lane keepeping assist system. Ini sistem lane centeringnya yang kalau di Hyundai Kia gitu disebutnya lane following assist. Ini ngebuat setirnya gerak terus-terusan supaya kita selalu ada di tengah-tengah lajur yang artinya kita bisa lepas tangan dari setir buat sementara waktu ya. Tapi sistem ini memang baru bisa aktif di atas 72 km/h. Lanjut lagi ada auto high beam yang otomatis nyalain lampu jauh mobilnya. Kalau terdeteksi di depan cukup gelap dan enggak ada mobil yang berpotensi kena silau di depannya dan bisa matiin otomatis lagi kalau kondisinya enggak memungkinkan. Dan ada lead card departure notification system yang bisa ngasih notifikasi kalau pas kita berhenti misalnya di lampu merah gitu dan misalnya kita terdistraksi main HP atau apal ya dan tiba-tiba mobil di depan kita jalan. Nah, kita bakal dikasih peringatan yang ngasih tahu kita supaya ikut jalan juga. Nah, tapi emang tetap belum ada fitur ADAS yang ngandalin radar belakang ya kayak misalnya blind spot monitoring dan rear cross traffic alert gitu. Tapi gini juga cukup ok lah ya. Delapan bagasi dan storage. Bagasi Civic manual. Pintunya bisa dibuka dengan tahan tombol di remote sini dan nanti otomatis keangkat sendiri. Tapi semua pintu lain tetap terkunci ya. Dan ingat kalau mau tutup tetap harus tutup manual ya pakai tangan. Bisa juga pakai tombol di pintu driver sini. Dan ini tersambung sama pasif glas entry ya. Jadi kalau mobilnya kekunci remote-nya tinggal kita kantongin aja dekatin mobilnya dan klik tombol ini. Dan pintunya langsung kebuka keangkat gini dan semua pintu lain tetap terkunci juga. Nah, ini bagasinya Civic hybrid. Sama lah ya sama Civic Turbo yang sebelum facelift kemarin. Bibir bagasinya cukup lebar nih. Menyempit sedikit di bagian bawahnya, tapi masih termasuk lebar kok buat masukin barang yang besar juga. Bibirnya dari tanah tinggi ya, Kasia Sedan. Jadi kalau angkat barang berat cukup PR pasti. Dan dari lantainya ke bibirnya ini ada jeda cukup tinggi ya kayak sedan biasanya. Jadi kalau keluarin barang dari dalam harus kita angkat dulu. Oke, detail bagasinya sisi kiri bawah dan kanannya udah full dilapis bluduru ya. Termasuk yang di bagian pintunya sini juga not bad ya. Cuman emang atasnya aja sini yang enggak dilapis. Ada lampu halogennya di atas sini. Di kiri sini gak ada apa-apa. Dan di sebelah kanannya juga ya. Nah, angelnya udah dapat cover hitam gini. Tapi emang di bawahnya sini gak ada cover tambahan. Jadinya kalau kalian taruh barang besar di bawah sini bisa kegencet sama engelnya ya. Di bawah lantainya. Lantainya bisa berdiri sendiri gini meski anggung banget ya. Cuma segini doang berdirinya. Di bawahnya ada dua lubang storage. Di tengah sini ada tool kit-nya dan ada ban serapnya full size ya dan semodel sama velek luarnya. Nice sih ya. Kalau mau laasin kapasitas bagasi bisa lipat jok belakang dengan konfigurasi 60 bing 40 ya. Tarik yang di atas ini aja. Tapi habis itu kita perlu dorong dulu joknya. Nah, kalau kita lipat yang kanan, kita bisa masukin barang lebih panjang sampai tetap bisa duduk dua penumpang. Kalau dilipat yang kiri juga bagasinya jadi full kebuka gini, full rata ya. Jadi kalau mau kedepanin barang tinggal didorong aja. Tapi emang kekurangannya sedan gini, bibir buat geser barang ke depannya lebih kecil ya, enggak selebar bibir bagasi luarnya. Buat tutup pintunya disediain handle di kanan sini. Dan ini sisa storage di dalam kabin. H Ilan mesin hybrid. Dibanding semua tadi ubahan paling besar Civic facelift ada di bawah kut mesinnya ya. Yes. Kalau tadinya Civic pakai mesin turbo, sekarang di Indonesia hanya tersedia dengan mesin hybrid atau yang Honda sebut EHV. Nah, buat mengingatkan hybrid artinya selain ada mesin bakar yang ditenagain sama bensin, ada juga tambahan motor listrik yang ditenagain sama baterai yang besar mesin ya. Pada dasarnya mirip kayak yang dipakai di CRV dan akordnya. Bedanya lebih ke ujung kode mesinnya dan detail angka-angkanya. Nah, kita jbarin detailnya dulu ya. Pertama ada motor listrik besar ya. Tenaganya 181 HP atau 184 PS dan torsinya 315 Nm. Ini nyambung langsung ke ban via reduction gearnya. Kedua, ada motor listrik lagi, tapi yang berfungsi sebagai generator. Tenaganya dan torsinya gak disebut meski emang enggak terlalu relevan sih, ya, karena motor satu ini berfungsi buat charge baterainya aja. Ini nyambung ke motor listrik pertama tadi dan ke mesin bensinnya. Nah, kedua motor ini langsung tersambung sama drive shaf mesin bensinnya. Beda sama di kebanyakan hybrid lain yang ada perantara transmisinya dan ada Lost mechanical dari motor ke ban dan pasenerative breaking alias dari ban ke generator. Nah, kalau di sini lebih minim loss mekanicalnya ya. Lanjut ya. Ketiga ada baterai litium ion di bawah jok belakang itu ada ventilasinya ya. Kapasitasnya harusnya sih sama kayak Civic Thailand ya, 1,05 kWH. Baterai ini enggak bisa kita charge pakai colokan. Dia bakal kecharge sendiri ketika mesin bensinnya muter di kecepatan medium sambil gerakin generatornya. Dan terakhir ada mesin bensin 2000 cc yang pakai Atkinson Cycle yang punya cycle exhaust lebih panjang buat pembakaran yang lebih efisien. Tenaganya 139 HP atau 141 PS dan torsinya 182 Nm. Dan selain nyambung ke generator dan motor tadi, mesin ini nyambung ke ban via clutch langsung pakai fixed gear ya. Enggak ada transmisinya. Nah, struktur kedua motor tadi, clutch dan segala gir-girannya Honda sebut ECVT. Yes. Artinya ECVT ini bukan transmisi CVT beneran, tapi karena ketika komponen-komponen tadi lagi bekerja, karakternya dibuat mirip kayak mobil bertransmisi CVT. So, disebutnya ECVT ya. Nah, kalau lagi dikombinasiin total tenaga mesin bensin dan motornya mencapai 200 HP atau 203 PS ya. So, selain irit, Civic Hybrid ini seharusnya pun lebih kencang dibanding yang turbo sebelumnya. Nah, cara kerjanya gimana? Pas baru jalan di kecepatan rendah, Civic Hybrid ini bakal jalan hanya dengan motor listriknya aja ya yang ditenagain sama baterainya. Mode ini Honda sebut EV drive ya. Pas masuk kecepatan medium atau pas baterainya udah sangat minim, mesin bensinnya bakal nyala. Nah, tapi dia nyalanya bukan buat gerakin bann ya, melainkan buat gerakin generatornya aja. Generatornya bakal charge baterai sekaligus putaran generatornya itu juga muter motor listriknya. So, di kondisi ini mobil tetap digerakkan sama motor listrik, tapi motor listriknya digerakin sama mesin bensinnya. Mode ini Honda sebut hybrid drive-nya. Di sini sistem hybridnya bekerja secara series. Dan pas masuk kecepatan tinggi, clutch dari mesin ke ban bakal nyambung dan koneksi mesin ke motor putus. Ya, sekarang mesinnya full nyambung ke roda dan ingat ya, ini tanpa transmisi alias via reduction gear aja. Makanya mesinnya hanya bisa nyambung ke roda waktu di kecepatan tinggi aja. Karena di kecepatan rendah dan medium udah pasti bakal stol kalau disambung ke mesin. Nah, di mode ini Honda sebut engine drive. Dan seandainya ketika di kecepatan tinggi pas lagi engine drive, tiba-tiba kalian beduk tuh pedal gasnya, motor listriknya bakal ikut turun tangan buat gerakin bannya. Nah, di sini sistem hybridnya bekerja secara paralel dan kayak hybrid kebanyakan. Begitu kita lepas pedal gas, mesinnya bakal masuk ke mode regenerative breaking yang artinya putaran bannya bakal memutar motor listriknya dan generatornya. Nah, ini efeknya pas kita lepas pedal gas, baterainya bakal kecharge perlahan sambil laju mobilnya memelannya. Tingkat seberapa kuat regenerative breaking-nya bisa dinaik turunin pakai pedle shift di belakang setirnya di beberapa mode. Gimana kedengaran ribet? Tenang, semuanya bekerja secara full otomatis kok. Yang perlu kalian tahu sih cuma nyalain mesin terus tancep gas aja. Anyway, kalau EV drive, hybrid drive, dan engine drive itu kan tadi mode sistem kerja hybridnya ya. Ada juga mode berkendara yang bisa kita pilih buat mengubah karakter mesinnya ya. Ada ikcon normal dan sport. Dan di Civic ini dapat mode baru ya individual yang bisa kita pilih tiap parameternya ya. Jadi lebih sesuai sama preferensi kita dan tentunya Civic Hybrid ini berpenggerak roda depannya. Sep-detail lain kayak sebelumnya, Civic Hybrid ini juga diimpor to atau CBU dari Thailand ya. Bensinnya buka kap tinggal tekan aja kayak yang Civic Turbo sebelumnya. Civic Hybrid ini tetap bisa pakai CTAN minimal RON 91 ya. Artinya di sini bisa pakai bensin yang RON 92 kayak Pertamax, Shell Super BP92 dan sejenisnya. Oh dan tangki bensinnya Civic hybrid ini 40 L ya lebih kecil dibanding tangkinya Civic Turbo yang 47 L. Garansinya Civic ini garansi umumnya berlaku buat 3 tahun atau 100.000 km. mana yang tercapai duluan dan khusus baterai tegangan tingginya dapat garansi khusus 8 tahun atau 160.000 km mana yang tercapai duluan. Sedangkan buat servisnya, Civic Hybrid ini dapat gratis biaya jasa servis selama 50.000 km atau 4 tahun pertama. Mana yang tercapai duluan? Ya sayangnya tetap hanya jasanya aja ya yang gratis. So H C hybrid ini silakan sampaikan komentar kalian di bawah klik like dan video ini. See you next time.

Lihat di YouTube