Jungkat

HONDA NGAMUK PARAH SIAP SERANG MOBIL CINA, Makin Canggih tapi MALAH TURUN HARGA! (YouTube Video)

  • 11/06/2025

[Musik] Ini adalah Honda HRV baru. Yes, SUV Compact favorit orang Indonesia baru aja dapat penyegaran atau facelift ya. Dan selain penyegaran di luar dan di dalam, sekarang dia juga ada pilihan mesin hybrid load. Nah, mau detail ya, semak di 10 hal dari Honda HRV facelift. Satu bensin dan hybrid. Kalau sebelum ini HRV variannya ada S dan RS Turbo yang facelift ini dirombak ya. Udah gak ada lagi nih varian turbonya. Sekarang pilihannya antara HRV dengan mesin bensin biasa atau dengan mesin hybrid aja. Jadi ada lima ya variannya. Harganya kita cantumin di kolom deskripsi ya. Karena waktu kita naikin video ini emang masih belum diumumin. Dari yang paling bawah ada HRVE dan di atasnya ada HRV Plus. Ini dua-duanya pakai mesin bensinn ya. Dan sisanya ada HRV EHV atau EHF aja ya bacanya. HRV EHF modulo yang pada dasarnya sama tapi ditambah lima komponen body kit modulo dan paling atas ada HRV RS I have. Nah, tiga varian tadi itu pakai mesin hybrid ya. Dua, pilihan warna. HV baru ini ada lima pilihan warna meski enggak ada yang baru sih ya. Putih platinum white pearl abu-abu meteoroid grey metallic hitam crystal black pearl coklat sand kaki pearl yang ada pilihan single tone dan two tone dan khusus varian neres ada pilihan merah ignite red metalic yang ada pilihan single tone dan two tone juga ya. Tiga ubahan eksterior. Oke. Oke kalian lihat dulu ini HRVSE yang sebelum facelift dan ini versi facelift-nya yang jadi hybrid. Dan ini HRVRS yang sebelum facelift dan ini yang facelift-nya. berubahnya gak banyak ya. Well, bentuk overall-nya emang cukup timeless sih, tapi entahlah ya. Mungkin Honda gak pengen rasa familiar orang-orang sama HRV ini hilang di model facelift-nya. Apalagi HRV juga luar biasa laris kan di Indonesia. Oke, kita bahas depannya dulu ya. Ini yang varian EHF dan ini yang varian RS. EHF. Di yang varian RS model grillnya berubah bentuknya tetap heksagonal. Tapi kalau kalian lihat grill heksagonal yang lama kan bagian bawahnya miringnya lebih tajam. Tuh, sekarang dibuat lebih tumpul. Oke sih ya. jadi lebih kayak agresif gitu. Isi grillnya juga berubah dari diamond-diamond jadi kayak trapesium-trapesium gini ya. Dan emblem RS-nya juga jadi pakai yang lebih baru dan lebih naik posisinya. Emblem Hondanya juga karena hybrid jadi sekarang ada biru-birunya. Lampunya sekilas kelihatan sama dan emang bentuknya sih tetap model sipit gini ya. Tapi dia enggak lagi disambungin sama list chrome panjang di atasnya. Nah, tapi yang baru juga di tengah-tengah lampunya sekarang ada projecttornya ya. itu buat fitur adaptif driving beam ya yang nanti bakal kita jelasin di nomor safety. Lakukan bumper kiri kanan bawahnya juga berubah ya. Kalau dulu kayak keponounce banget kayak L gitu, yang sekarang kayak lebih nyaru ya dan lebih tajam. Tapi bentuk bumper bawahnya sama sih ya, tetap hitam gloss gini yang ada list chrome super panjangnya dan di atasnya ada garis merah yang di satu sisinya ada kayak hardbeat gini ya. Okelah, yang eheve biasa lebih susah lagi ya bedainnya. Sebenarnya sih tema ubahannya sama. Bentuk grillnya, heksagonalnya yang lekukan bawahnya jadi lebih landai ya kayak di RS juga. Dan di sini tetap pakai model garis-garis horizontal ya. Emblemnya juga ganti biru karena ini hybrid. dan list yang nyambungin lampunya juga jadi hitam gloss dan bentuk bumper bawahnya juga berubah jadi lebih nyaru dan lebih tajam ya. Tapi kita malah lebih suka sih yang e faelift ini karena lebih matang dan tim saja gitu desainnya ya kan. Detail lampu depannya varian RS diarella LED. Lampu besarnya LED yang sisi luar dan paling dalam. Lampu jauhnya sekarang jadi projecttor LED ya. Fog lamp-nya LED dan lampu seninnya LED sekuensial. Yang varian eh biasa juga sama persis ya. Lampu depannya kayak gini. Nah, khusus varian EHF dan RS EHV sekarang ada cornering light-nya. Jadinya kalau kita nyalain lampu sein ke kiri atau kanan atau belokin ban ke kiri atau kanan, sisi yang kita belokin atau nyalain lampu sein itu bakal nyala lampu kecil ini yang mengarah ke samping buat nerangin sisi samping jalanan yang mau kita tuju. Ya, okelah. Lanjut. Ini bagian sampingnya yang varian IHV dan ini yang varian RS IHV yang RS dulu deh ya. Nah, kalau sampingnya ini full 100% enggak ada ubahannya. Sama persis nih HRVRS yang sebelum facelift sama persis kan? Yes. Sayangnya kalau HRVRS di Thailand yang facelift-nya itu pakai veleg baru atau tepatnya sih kombinasi warna veleg baru aja ya. Nah, RS facelift di Indonesia tetap pakai veleg 18 inci yang sama gini ya. tetap pakai warna gun metal gini juga dan dengan tetap ban bridge stone lenza 22550 R18 ya persis enggak ada ubahan detail lainnya juga sama kayak handle pintu depan yang normal ini dan handle pintu belakang yang sekilas enggak ada ya karena ternyata ada di pilar C biar kayak kekope-kopean gitu. Spionnya juga tetap bertengger di pintu gini. Dan kalau pilih yang warna dual tone, warna spionnya jadi hitam gloss ya. Dan RS juga cliding plastiknya tetap dibuat hitam gloss gini dengan listrome kecil di pintunya. Oh, dan kalau pilih warna dual tone atapnya ya dihitamin gini ya. Nah, yang EHF juga plek ketiplek ya sama SE sebelumnya nih. Kalau kalian mau lihat SE yang sebelum facelift, yes, dari cliding plastik hitam dove-nya veleg 18 inci yang sama juga semua plek ketiplek ya dari samping gini belakangnya. Ini yang varian IH dan ini yang RS IH. Kita detailin yang RS dulu ya. Nah, kalau bagian ini jelas ada yang berubah dari yang lama nih. Nih ya. Bandingannya dulu RS yang sebelum facelift. Nah, paling kelihatan di lampunya ya. Yang RS facelift kan sekarang bagian atas lampunya enggak lagi hitam-hitam tapi merah juga kayak varian lainnya. Dan bentuk lampunya juga ganti ya. Enggak lagi pakai model ketiga dimensian gitu yang pinggir kiri kanannya sekarang jadi kayak dua tingkat list horizontal. Lebih generik sih sebenarnya, tapi kelihatan minimalis dan keren juga lah. Emblem Hondanya juga jadi ada biru-birunya karena hybrid. Dan emblem RS-nya pakai yang baru dan ditumpuk sama emblem EF-nya ya. Nah, bumber bawahnya yang RS tetap pakai yang hitam gloss gini dan ada strip chrome super panjangnya. Tapi kalau yang dulu kan knalpotnya ada dua ya, kiri kanan. Nah, yang ini jadi satu aja dan dia ngumpet ya di kanan bawah tetap pakai spoiler kecil ini dan ada anten review-nya. Nah, yang varian EHV biasa ubahannya mirip lah ya. Ini yang SE sebelum facelift buat bandingin. Dan ini yang baru sama ya bagian atas. Mika lampunya jadi merah semua gitu memanjangnya dan desain lampunya juga jadi pakai yang model dua tingkat garis horizontal emblem biru baru dan ada tambahan emblem e di kanan bawah sedangkan bentuk bumper bawahnya sama ya hitam dove dengan panel silver cukup besar di tengah detail lampu belakangnya yang varian r lampu malamnya LED yang panjang dan jadi dua tingkat ya enggak ketiga dimensian lagi. Lampu remnya LED dengan highmon stop lamp LED lampu senya LED dan lampu mundurnya juga LED. Yang varian IHF biasa juga sama persis ya, lampu belakangnya kayak gini. Empat ubahan interior kayak luarnya dalamnya HRV ini enggak berubah banyak ya. Yang paling kelihatan kalau dulu dashboard-nya tepat di konsol tengahnya punya elemen yang kayak ngelengkung ekstrem gitu kayak gini, sekarang lengkungannya jadi gak ada ya dan jadi kelihatan lebih simetris. Overall dashboard-nya lebih generik sih, tapi masih kelihatan cukup berkelas lah di bentuk dashbor yang minimalis ini. Pinggir kiri kanan tuas transmisi sekarang ada lapis kulit berjahitannya ya dibanding sebelumnya kan yang hanya kanannya aja. Ubahan lainnya list yang dulunya silver-silver khusus di varian RS sekarang jadi merah-merah gini ya. Tapi ini di RS aja. Kalau di eheve biasa tetap silver-silver gini. Dan panel head unitnya pakai yang lebih baru kayak gini. Meski tetap bukan model yang kayak HRV JDM sih ya. Dan ventilasi AC depannya yang punya knop kecil ini juga dipertahankan. Buat yang lupa ini fungsinya kalau kita geser ke yang kanan atau kiri ini anginnya bakal mengalir biasa dari ventilasi AC yang standar. Sedangkan kalau kita geser ke atas anginnya bakal ngalir lebih lembut lewat ventilasi yang di pinggirnya itu ya. Biar enggak langsung nyembur ke muka kita. Oh. Dan kita gak tahu apakah HRV yang dulu udah ada atau belum, tapi di yang baru ini kalau kita putar knop AC-nya ke arah dingin nanti bakal ada lingkar warna biru di knopnya dan kalau diputar ke arah panas nanti bakal jadi merah. Nice ya. Bahan dashboard paling atas tetap plastik dan di bawahnya yang panel horizontal itu tetap dikasih lapisan yang lebih lembut meski enggak sampai empuk sih. Setirnya juga tetap sama ya pakai model tre Spox yang full bullet gini dan yang RS lingkarnya dijahit kulit merah. Yang EHF biasa jahitannya hitam aja ya. Varian EHV sekarang pakai pilar dan plafon warna terang gini ya dibanding di SE sebelumnya. Oke sih ngasih kesan lebih lega mengingat di EHV ini kan enggak ada atap kacanya. Sedangkan yang di RS tetap pakai pilar dan plafon hitam gini dan tetap pakai atap kaca yang sama kayak HRV sebelum facelift ya. Yang kaca depannya bisa ditutup buka dengan gampang. Sedangkan yang belakang perlu buka tutup pakai cover yang cenderung ribet ini. Meski emang mekanisme ini bikin ukuran kacanya jadi lebih besar dibanding panoramic sanurf biasanya ya. Joknya pakai model yang sama sih kayak sebelumnya, tapi yang RS enggak lagi pakai headr yang beda sendiri. Sekarang pakai head rest yang sama kayak varian lainnya. Dan sekarang jadi ada embos RS-nya di jok depannya gini. Oh, dan jok driver RS sekarang jadi elektrik. Nice ya. Dan kayak sebelumnya ini juga tetap dilapis kulit. Sedangkan jok belakangnya pun sama. Tetap pakai model yang kontur kiri kanannya kelihatan banget karena jok tengahnya super tinggi itu dan lengkap juga ini dengan tiga head adjustable. Nah, yang varian EA biasa bahan joknya campurannya kain di tengah dan kulit di kiri kanannya. Dan enggak ada jahitan-jahitan hitam ya yang di varian EF biasa ini adanya jahitan putih. Oke, ini pintu depannya sama sih ya yang R sebagai bagi Natasha soft touch yang di sekitar handle pakai bahan yang lembut kayak dashboardnya dan garisnya sekarang jadi merah ya dan baru ada lapis kulit lagi di sandaran tangannya yang dipakaiin jahitan merah juga sedangkan di sekitar kontrol jendelanya pakai piano gini. Kalau yang punya Ehave biasa sih sama aja ya kayak dulu dengan bagian paling atasnya plastik keras dan ini pintu belakangnya yang varian RS agak beda dari yang dulu karena jadi ada housing twer-nya ya tapi sisanya sama persis begitu juga yang varian EF biasa. Detail-detail lainnya pegangan tangan plafon yang di depan ada di sisi driver dan ada di sisi penumpang depannya. Sedangkan yang belakang kiri dan kanan sama-sama ada gantungan bajunya. Sunvisernya di luar kiri dan kanan ada card holdernya gini ya. Dalamnya sama-sama ada kaca yang bisa ditutup buka dan ada lampunya juga. Lampu kabinnya yang depan LED ada dua gini. Nah, yang belakang varian RS pakai model electostatic touch atau tinggal disentuh gini buat matiin dan nyalain. Sedangkan yang varian EF biasa pakai satu lampu LED gini di tengah. Penumpang belakang juga tetap dapat ventilasi Asia tambahan. Jadi enggak perlu nunggu angin dari depan dulu buat sampai ke belakang. Tapi gimana rasanya duduk di HV facelift ini? Lima. Konfigurasi jok buat masuk ke depan. Pintu depannya termasuk cukup berat ya. Bukan pintunya depannya sangat lebar ya, kayak di Civic juga. Nice lah. Nah, pintunya nge-cover sampai bagian paling bawah gini. Jadi, seandainya mobilnya kena kotor ciprat-cipratan gitu, dalam mesin ini bakal aman ke cover. Jadi, kaki kita enggak bakal kepeperan. Ya, buat nampak ke dalamnya cukup tinggi nih, kasa crossover compact gini jadi masih gampang lah ya. Oke, posisi duduknya. Kalau joknya dibuat paling rendah termasuk cukup tinggi ya. Tapi enaknya ini tingginya tinggi yang ergonomis ya. Beda sama kebanyakan posisi duduk di mobil Cina gitu. Jadinya visibilitas ke depannya dapat nih, masih enak dan posisi buat nyetirnya juga enak. Nice ya. Nice ya. Salah satu kelebihan Honda nih ya, driving position-nya yang oke. Ke samping juga bagusnya karena pilar A-nya sini enggak terlalu tebal dan karena spionnya ada di pintu. Nice lah. Pengaturan jok driver kali ini yang di RS elektriknya delan arah. Jadi selain slide dan recline bisa juga diatur ketinggian belakangnya dan depannya alias tilt ya. Nice ya. Sedangkan setiap varian lainnya masih manual ya. Yang penumpang depan masih manual. Slide dan recline aja. Headr-nya hanya bisa naik turun aja. Udah gak pakai model kayak di area sebelumnya ya, yang lebih lebar tapi lebih mundur. Sekarang udah pakai sama kayak varian lain. Enak buat sandaran sambil nyetir. Kepalanya enggak ngedanga ya. Sisa ruang kepala di depan sini aman. Tapi emang enggak banyak ya. Tapi emang atap kaca ini ngasih kesan lebih lega sih. Dan ini emang ukuran kacanya lebih besar terutama lebih lebar dibanding atap-atap yang pakai sunroof biasa atau panoramic sunroof gitu ya. Sedangkan ini ruang kepala kalau di varian eheve yang tanpa sunroof sebenarnya enggak beda jauh sih ya. Sandaran tangan di tengah udah dilapis kulit jadi empuk enggak bisa digeser maju mundur ya. Jadi agak susah kalau mau sandarin tangan sambil pegang sendiri gini. Yang di pintu juga sandaran tangannya udah dilapis kulit jadi empuk juga. Seat belt-nya bisa diatur naik turun. Setirnya selain tilt bisa teleskopik juga. Dan sandaran kaki gear driver ada gundukan dan ada pad plastiknya. Ya, sekarang kita ke belakang. Pintu belakangnya sedikit lebih ringan dari yang depan. Tapi masih cukup beratlah. Bukannya standar ya, enggak terlalu lebar kayak CR RV gitu. Dan karena atapnya agak rendah, jadi pas masuk harus agak nunduk dulu. Posisi duduk di belakang sini tentu lebih tinggi dibandingkan depannya. Nah, yang kita senang meskipun dia hybrid, tapi gak ada ubahan posisi duduk dibanding HRV yang biasa ya. Dudukannya tetap nopang paha kita dengan sempurna sih ya. Sudut paha kita rata enggak naik sama sekali. Ini enggak bakal pegal buat jalan jauh ya. Nice lah. Jok ini enggak bisa digeser maji mundur ya. Tapi kayak sebelumnya ruang kakinya termasuk sangat luas. Termasuk salah satu yang paling lega nih di kelasnya. Mantap. Ruang buat gerak sepatunya. Kalau jok depan kita turunin mentok sebenarnya sih masih agak lega. Tapi kalau kita gerak-gerakin kaki kita gini emang agak cepat ya buat mentoknya. Headrnya adjustable di ketiga sisinya, jadi bisa bersandar gini. Sayangnya masalah yang sama kayak sebelum facelift kita tingginya 173 cm, tapi bagian belakang kepala kita udah mentok ya sama plafonnya. Sayang banget ya. Padahal posisi duduk di sini proper banget loh. Tapi orang tinggi sedikit aja udah langsung mentok kepalanya. Jadi duduknya mau enggak mau harus agak turun sedikit. Sudut sandarannya fix ya. Enggak terlalu tegak lah. Lumayan enak harusnya enggak bakal bikin pegal jalan jauh. Dan karena ada atap kaca gede di atas jadi emang sedikit ngasih ilusi yang lega ya kalau lihat ke atas. meskipun ini sulit ditutup ya, sandaran tangan di pintu dilapis kulit juga kayak di depan. Nah, di tengah ada armr-nya. Tapi sayangnya dia modelnya tetap langsung jatuh kedudukan jok ini kayak sebelumnya ya. Belum ada improvement sama sekali. Oke, kalau mau duduk bertiga nampak ke tengahnya kakinya harus agak ngelipat soalnya konsol tengahnya cukup mundur tapi masih gampanglah. Nah, di tengah lantai sini ada gundukan kecil ya. Jadi kakinya enaknya tetap ke kiri kanannya. Dan kayak sebelumnya dudukan tengahnya ini tinggi banget. Jauh lebih tinggi dibanding kiri kanannya dan lebih keras. Sedangkan sandarannya juga jauh lebih maju ya dan keras karena ada arm reset tadi. Nah, meskipun ada head adjustable-nya tapi kepala kita udah full mentok di sini. Ya, mau enggak mau harus agak majuan duduknya. Emang jadinya sangat enggak pas ya di tengah sini buat yang tingginya di atas 165 cm gitu. Sedangkan seatbell tengah sini tiga titik ya yang dari atas kayak gini. Enam, fitur bertambah. Ada beberapa fitur baru di HRV facelift ini ya. Emang as heboh mobil-mobil listrik Cina di harga segini sih. Tapi cukup okelah tambahannya. pertama, sekarang semua varian HRV dapat telematics Honda Connect kayak di CRV dan Accord gitu ya. Jadi kita bisa mantau beberapa status mobil dan ngontrol beberapa fungsi mobilnya dari manapun via smartphone kita selama ada koneksi internetnya. Pas videoin kita belum bisa cobain, so kita kasih lihat footage waktu cobain di CRV Turbo aja ya. Bisa lihat status kayak sisa bensin, detail mobilnya, pintunya ada yang kebuka atau udah terkunci belum. voltasa aki, fungsi airbag, lokasi mobil, driving behavior, ada auto collision notification yang bakal otomatis hubungin call center dan kirim lokasi kita kalau terdeteksi mobil mengalami kecelakaan dan airbag depan mengembang. Kontrolan bisa dilakuin misalnya engine start stop atau nyalain mesin mobil pakai HP kita dari mana pun ya. Kalau udah dinyalain pakai HP bisa kita matiin juga dan bisa diiset mau otomatis nyala berapa lama. Ada buat nyalain lampu dan bisa buka kunci juga. Dan terakhir ada kayak fungsi ge fancing dan speed alert ya. Anyway, Honda Connect ini dapat gratis selama 1 tahun ya. Setelah itu harus berlangganan tapi belum ada detail harganya berapa. Lanjut varian EHF ke atas dapat wireless charger ya. Jadi yang HP-nya C compatible tinggal taruh aja dan nanti bakal kecharge. Dan di sampingnya ada tombol buat matiin chargernya kalau misalnya mau naruh barang tapi enggak mau kecharge USB port-nya. Kalau dulunya di depan dua-duanya type A, sekarang yang satu tutup type A tapi satu lagi jadi type C. Dan yang di belakang dua-duanya berubah jadi type C juga ya. Dan tetap ada satu powerlet 12 volt di depan sini. Speakernya enggak sampai sound system premium sih, tapi varian Eve ke atas dapat tambahan dua twitter belakangnya. Jadinya ada delan total speakernya. Jendelanya varian EHave ke atas sama-sama dapat all up down power window ya. Nice lah. Khusus varian Ars aja dapat spion tengah auto diming yang bisa menggelap sendiri kalau kena silau dari belakangnya. Yang varian lainnya masih pakai model day night manual gini yang perlu kita cetekin ya. RS juga dapat wiper otomatis akhirnya ya nice lah. Sedangkan varian lain masih intermittent variabel gini dan khusus RES juga yang tadi udah kita sebut jadi dapat jok elektrik arah dan head unitnya sebenarnya sih isinya cenderung mirip-mirip tapi sekarang dapat housing baru ya. Tuh kalau yang lama kan ujung kiri kanan atasnya tajam sekarang jadi melengkung dan overallelnya kelihatan lebih tipis sedikit. Tetap ada lima tombol fisikali ini ya yang baru. Sekarang Apple CarPlay dan Android Auto-nya jadi wireless ya. Jadinya buat sambungin HP kita, kita gak usah pakai kabel dan nanti kita bisa munculin interface yang familiar gini. Jadinya bisa pakai aplikasi kayak Apple Music, Spotify, Google Maps, Waz, dan lain-lain. Sisanya sami-ganti smartphone connection-nya. Jadi buat mirroring, medianya bisa dari radio, USB, Bluetooth, dan settings-nya. Yang unik ada speed sensitive volume yang bisa otomatis bikin volume audionya makin keras waktu kita jalannya makin kencang dan sebaliknya. Ya, bisa ganti wallpaper juga dan bisa atur hal-hal kayak lane watch dan kamera mundurnya. Lanjut kalau lihat tombol-tombol di kanan dashbor sini. Kalau tadinya ada tombol buat masuk ke settings Honda Sensing-nya, sekarang jadi enggak ada. Ya, AC-nya auto climate control ya. Jadi kita tinggal set suhu berapa nanti kecepatannya bisa menyesuaikan kalau di mode auto. Tapi yang baru sekarang kalau kita putar knop temperaturnya ke kiri, backlight-nya bakal nyala warna biru. Sedangkan kalau diputar ke kanan bakal nyala warna merah. Bunyi pas puternya juga masih satisfying ya. Nice. Suhu paling dingin 18 derajat Celcius dan paling panas jadi 32 derajat Celcius ya dari sebelumnya yang 28. tetap ada buat arahin angin ke kaki dan ke atas juga. Ada di foger kaca belakang dan di froster kaca depan. Dan tetap ada mode max cool juga yang buat bikin semua jadi maksimal paling dingin. Oh, satu lagi sekarang pakai remote kuncinya kita bisa tahan tombol unlock dari luar buat buka semua jendela dan tahan tombol locknya buat tutup semua jendelanya lagi. Nice ya. Sisa fiturnya mirip yang sebelum facelift. Paling ubahan-ubahannya di varian ini jadi ada itu atau enggak gitulah ya. Misalnya yang tadi kita udah bilang varian EHV biasa atapi jadi solid dibanding varian SE sebelumnya yang punya atap kaca. Sedangkan si atap kaca besar ini masih ada di varian Ares ya. Yes, masih panora groove sama yang bagian depan buka tutupnya tinggal tarik aja. Sedangkan yang belakang pakai penutup kayak gini. Nah, ini cara bukanya kita pakai cetekan ini dan nanti dia bakal jatuh ya. Terus ditaruhnya di mana? Taruhnya di dalam kantong ini yang dikasih sama Honda. Dan nanti kantongnya kita taruh di bagasi. Repot emang ya. Apalagi buat masangnya lebih repot lagi harus cetekin ke masing-masing sini. Meski emang atap kaca kayak gini bikin permukaan kacanya bisa jadi jauh lebih besar dan lebih lebar. Dan ini ngurangin ruang kepalanya juga lebih sedikit dibanding panoramaicoove yang biasa. Lanjut. Ini remote kuncinya ada pasifless entry-nya. Jadi kalau mobilnya kita kunci, remote-nya cukup dikantongin aja. Dekatin mobilnya dan grab bagian dalam handle pintunya. Dan kuncinya bakal kebuka. Spionnya juga sekaligus kebuka. Ya, buat kunci lagi. Klik alur ini di atas handle pintunya dan bakal kekunci lagi. Spionnya yang otomatis ikut kebuka tutup ini bisa diset dari mid ya. Dan kalau lipat manual pakai tombol yang di sini ada walkway lock juga. Jadi kalau kita habis matiin mesin mobil, pas kita tutup pintu driver dan menjauh dari mobilnya sambil bawa kuncinya, mobilnya bakal otomatis kunci sendiri. Nice ya. Dan tentunya ada tombol start stop mesin juga buat nyalain mesinnya. Tetap ada remote engine start. Ini bisa nyalain mesin mobilnya dari luar mobil cuma pakai remote-nya aja. Cukup klik tombol kunci dan klik plus tahan tombol yang paling bawah ini sekitar 5 detik dan nanti mesinnya bakal nyala dan AC-nya juga bakal ikut nyala ya. Jadi kita bisa panasin mesin dan dinginin kabin mobilnya dulu sebelum kita masuk ke dalam mobil. Lanjut lampunya otomatis. Setir sebelah kiri ada tombol pengatur audio, voice command, Bluetooth teleponi, dan conttrol mid. Sedangkan yang kanan buat adaptive cruise dan lane keepeping-nya. Rem parkirnya elektrik ya. Tinggal ditekan sambil diinjak pedal rem buat matiin atau tarik buat aktifin. Dan ada auto hold juga buat nahanin remnya begitu kita udah berhenti. Jadi kita gak perlu injak pada remnya terus-terusan. Terakhir instrumen clusternya yang RS tetap pakai layar 7 inci di sebelah kiri dan di kanannya baru analog ya yang pakai animasi RS kayak gini. Nah, yang baru sekarang varian IHF biasa juga dapat instrumen cluster kayak gini. Beda animasi awalnya aja ya. Nah, yang hybrid begitu kita nyalain karena di mayoritas waktu mesinnya enggak nyala jadinya ada tulisan ready to drive gini ya. Buat yang di kiri ini bisa kita ganti-ganti ya. Yang pertama bukan lagi takometer tapi jadi power meter gini. Ada power flow juga buat ngasih lihat energy flow sistem hybridnya. Terus ada sisa jarak berkendara dan konsumsi BBM instant plus rata-rata buat trip A dan trip B. Kecepatan rata-rata dan total waktu berkendara buat trip A dan trip B. Yang baru lagi ada display RAM yang bakal nyalain animasi rem-nya kalau kita in pedal rem dan sistem adaptif first yang ngeremin mobilnya. Ada G meter, indikator pengingat seat belt semua jok, shortcut buat matian line departure dan rem otomatis. Dan settings-nya banyak ya. Pertama ada buat atur jam, terus ada buat atur beberapa parameter fitur safety aktif atau Honda Sensinya. Terus meter setup ini buat atur display instrumen clusternya ya. Buat ganti delta temperatur luar. Terus buat trip A dan trip B ke risetnya kayak gimana? Buat bunyi peringatan sekencang apa, nyalain fitur rear seat reminder dan ganti satuan unit konsumsi. Lanjut. Ini menu yang buat atur sistem killless-nya. Bisa atur kedipnya dan bunyinya pas kita buka kunci pakai remote dan bisa mati nyalain sistem remote start tadi. Lanjut buat atur perlampuan dari mati nyalain adaptive driving beam-nya yang baru. Set buat ngeredupin lampu kabin setelah beberapa lama. Buat otomatis matiin lampu depan setelah mobil dikunci berapa lama. Dan ada juga buat otomatis nyalain lampu setelah wiper bekerja beberapa kali. Lanjut. ada buat atur perkuncian, kekunci otomatis pas kapan dan kuncinya kebuka otomatis pas kapan. Dan fitur walkway lock tadi juga bisa dimati nyalain ya, bisa mati nyalain spion lebat elektriknya dan yang baru buat atur buka tutup jendela pakai remote tadi ya. Lanjut ada buat atur bagasi elektriknya. Ini dibukanya dari remote cuma bisa habis buka kunci atau kapan aja bisa. Terus kalau buka pakai tombol dari pintu itu elektrik atau manual dan buka pakai gestur kaki matiin atau nyalain. Terakhir ada layar customize dan ada layar warning. Tujuh, safety tetap lengkap. Yes, fitur keselamatan HRV dari sebelum facelift juga udah lengkap. Makanya mungkin di yang baru ini juga enggak banyak tambahan buat sektor ini ya. Airbag-nya dari varian E sampai EHF ada empat ya. Dua airbag depan dan dua airbag samping yang ada di samping kedua jok depan. Khusus RS tetap ada enam. Dua lagi airbag pilar ya yang memanjang. Rem depannya cakram ventilasi dan rem belakang semua varian cakram. Dan tentunya sistem rem ABS, IBD dan break komplit. Ada heal start assist juga yang bisa nahan rem beberapa detik pas kita berhenti di tanjakan. Waktu mau pindahin kaki dari pedal rem ke pedal gas biar mobilnya gak merosot dulu. Dan ada heal desain control yang kalau diaktifin bakal ngebuat mobilnya otomatis gas dan rem di turunan curam dengan sangat perlahan biar kita bisa lebih fokus sama nyetirnya. Ada stability control dan traction control tentunya. Sensor parkirnya di belakang ada empat titik yang terintegrasi. Sayangnya semua varian belum ada yang punya sensor parkir depannya. Ini bisa kita mati nyalain dari sini dan ada indikatornya langsung di instrumen clusternya. Nice. Sayangnya kameranya tetap sama ya, sampai varian paling tinggi pun belum ada yang punya kamera 360 derajat ya. Adanya kamera mundur ini nih yang bisa pilih tiga sudut beda-beda gini dan satu lagi ada kamera di spion sebelah kiri sini buat fitur lane watch. Ini bakal nyala kalau kita ngasih lampu sein ke kiri atau kalau pencet tombol di ujung tuas lampu ini buat ngelihat sisi blind spot kiri dengan lebih jelas. Oh, yang baru. Sekarang kalau kita masukin gigi mundur, otomatis spion kirinya bakal turun ya. Supaya kita bisa lebih pasin sama garis pal kiri gitu. Okelah, yang lebih standar ada indikator seat belt semua jok di mid, ada pengingat buat cek ada penumpang belakang atau enggak pas kita matiin mobil dan ada dudukan isofix di jok belakang ya buat pasang jok bayi. Oke, kayak sebelumnya semua varian tetap dapat fitur safety active atau ADAS yang di sini disebut Honda Sensinya. Dan sama kayak sebelumnya juga, ini hanya memanfaatkan satu kamera aja di balik spion tengah ini tanpa tambahan radar dan gak ada radar juga di balik bumper kiri kanan belakangnya. Artinya enggak ada fitur kayak blind spot monitoring atau rear cross traffic alert gitu. Nah, yang baru khusus varian EH ke atas dapat adaptive driving beam-nya yang kelihatan dari di tengah-tengah lampu depan ini ada projecttornya. Ini sebenarnya nama lain dari Matrix LED ya. Jadi kalau auto high beam biasa kan hanya bisa otomatis pindah ke lampu jauh kalau terdeteksi gak ada objek yang berpotensi kena silau di depan kita. Nah, si adaptive driving beam ini bisa nyalain beberapa titik aja ke lampu jauhnya. Jadinya bagian yang butuh diterangin bakal dapat high beam-nya. Sedangkan bagian yang di depannya berpotensi kena siut titik high beam-nya enggak bakal nyala ya. Nice ya. Sebelumnya Mazda CX5 jadi mobil paling murah yang punya fitur canggih ini. Sekarang HRV bisa udah ada sih canggih loh. Sisanya sama sih kayak Honda Sensing sebelumnya. Ada adaptif cruise control yang bisa nahan kecepatan konstan dan bisa ng-set jarak buat dipertahankan sama mobil depan kita. Jadi kalau mobil depan ngerem, kita juga bakal ikut ngerem otomatis. Dan pas mobil depan jalan lagi, kita juga bakal jalan lagi sampai kecepatan yang udah kita set tadi. Ada low speed follow ya, yang artinya adaptif cruise-nya bekerja juga di bawah 30 km/h. Jadi, dia bisa ngikutin mobil depan sampai berhenti terus jalan ulang lagi. Lanjut ada forward collision warning dan CMBS atau collision mitigation brake system yang pada dasarnya bisa mendeteksi dan ngasih peringatan kalau ada kemungkinan mau nabrak mobil ataup jalan kaki di depan kita. Dan kalau udah diperingatin tapi enggak kita rem juga nanti mobilnya bakal ngrem otomatis. Lanjut, ada lane departure warning yang bisa ngasih peringatan kalau mobilnya terdeteksi mau keluar lanjur tanpa ngasih lampu sein. Dan ada road departure mitigation yang bisa ngasih koreksi setir sekaligus ya. Dan ada lane keeping assist system. Ini sistem lane centering atau kalau di Hyundai Kia itu disebutnya lane following assist yang ngebuat setirnya gerak terus-terusan supaya kita selalu ada di tengah-tengah lajur. Tapi sistem ini baru bisa aktif di atas 72 km/h ya. Dan ada lead card departure notification system nih yang bisa ngasih notifikasi kalau pas kita berhenti misalnya di lampu merah gitu dan misalnya kita terdistraksi main HP atau apalah dan tiba-tiba mobil di depan kita jalan. Nah, kita bakal dikasih peringatan yang ngasih tahu supaya kita bisa jalan juga. Delapan, bagasi dan storage. Nah, kalau sebelumnya bagasinya cuma yang varian RS doang yang elektrik. Di yang facelift ini mulai dari varian eve yang biasa juga udah dapat bagasi elektrik ya. Nice lah. Mengingat kebanyakan mobil listrik Cina di harga segini juga udah elektrik semua bagasinya. Oke, kita detailin di yang RS. Buat bukanya bisa tahan tombol dari remote dan tentunya bisa nutup juga ya. Bisa juga pakai gesture kaki. Jadi remote-nya tinggal dikantongin aja dekatin mobilnya dan tendang bagian bawah mobilnya gini dan pintunya kebuka. Tutup lagi juga bisa ya pakai gesture kaki ini. Dan fitur handf ini bisa dimatiin ya dari mid. Bisa juga pakai passif kills entry-nya. Jadi kalau mobilnya kekunci remote-nya tinggal dikantongin dan klik tombol ini yang panjang di tengah dan bagasinya kebuka. Ini juga bakal buka semua kunci pintunya. Dan di mid kita bisa set kalau bukanya via tombol di pintu ini mau kebuka secara elektrik atau manual buka bagasinya. Nah, ini bagasinya ada beda sedikit sama yang sebelum facelift ya. Habis ini kita tunjukin deh. Bibirnya full mengotak jadi enggak masalah buat masukin barang yang lebar. Tapi karena bentuknya HRV ini ke kupe-kupean, jadi kalau kita naruh barang di sisi luar sini barangnya enggak bisa setinggi yang kita taruh di sisi dalamnya. Jarak lantainya dari tanah cukup tinggi ya. Jadi kalau masukin barang berat angkatnya agak PR ya kayak kebanyakan SUV Compack lainnya lah. Nah, kalau sebelum ini lantainya full rata sama bibirnya di yang baru ini udah enggak rata lagi ya. Ada jedak ketinggian sedikit sekarang. Kenapa? Nah, karena kalau yang dulu di bawah lantainya kan ada ban serapnya. Dia yang baru ini tuh kalau kita buka dia jadi storage besar gini ya. Udah enggak ada lagi ban serere karena di bawahnya situ ada baterai hybridnya ya sekarang. So, paling enggak yang varian hybrid ini jadi agak beda bagasi ya sama sebelumnya. Lanjut ya detailnya. Di kanan sini ada lampu LED. Nah, ini tetap ada laci ya. Tapi kalau dulunya buat nyimpan dongkrak, sekarang isinya jadi kompresor buat isi angin ban dan cairan penambal bannya. So, ini nih gantinya si ban serap tadi. Yang sebelah kiri ada lampu LED lagi, gandungan belanjaan dan lubang kayak gini ya. Oke, yang masih disayangkan juga tetap enggak ada parcel shelf alias cover bagasi ya sampai varian paling tinggi gini. Jadi barang-barang kita di bagasi tetap bisa diintip dari luar ya. Oke. Kalau mau luasin kapasitas bagasi jok belakang bisa dilipat pakai konfigurasi 60 bing 40. Kalau kita lipat yang kanan pakai tuas ini. Nah, lihat deh ya. Kelipatnya bisa rendah banget kan? Itu karena pas kita lipat bagian bawah joknya ikut turun gini. Jadinya lantainya setelah dilipat bisa rendah banget ya. Sama nih kayak ultra seat dari HRV generasi sebelumnya. Mantap. Dan kalau yang kanan udah kelipat, kita bisa masukin barang lebih panjang sambil tetap bisa duduk berdua di belakangnya. Dan kalau kita lipat satunya lagi, nah kapasitas bagasinya jadi luar biasa luas. Dan ini rata banget ya. Kalau di yang lama kan agak turun sedikit tuh lantainya. Kalau sekarang jadi full rata karena lantai bagasinya emang jadi sedikit lebih rendah ya. Jadi kalau mau geser barang tinggal didorong aja dan ini bisa buat naruh kasur atau apalah gitu ya. Dan ruangnya juga cukup tinggi nih. Nice lah. Oke buat tutup bagasinya selain ada handle manual gini, tombol yang kiri sini bisa kita pakai buat tutup elektrik secara biasa ya. Nah yang sebelah kanan sini ada tombol juga nih. Kalau kita klik dia bakal nyala warna hijau gini. Artinya begitu orang yang bawa remote kuncinya udah menjauh dari pintu bagasinya dia bakal otomatis ketutup sendiri kayak gini. Nice ya. Dan ada tombol kecil di sebelah kanan sini buat kunci semua pintunya lagi ya. Dan gak kayak EN1 alias HV listrik yang kehilangan fungsi unik yang ini karena baterainya si ARV hybrid ini di bawah bagasi makanya fitur ultra seat-nya buat bisa angkat bagian bawah jok belakang ini tetap ada ya. Nah, ini fungsinya di sini ruangannya jadi jauh lebih tinggi dibanding ruangan di bagasi. Jadinya kita bisa naruh barang yang lebih tinggi lagi. Nih yang satu lagi juga bisa diangkat ya. Mantap. Dan buat turuninnya lagi tinggal turunin besinya lagi dan jatuhin aja deh. Dan ini sisa storage di dalam kabin. Mesin hybrid. Nah, ini ubahan utama di HRV facelift ya. Sekarang pilihan mesinnya jadi ada dua. Yang mesin bensin aja atau mesin hybrid. Kalau yang varian E dan E+ pakai mesin bensinnya. Ini sama aja sih kayak sebelumnya. 1498 cc DOHC. Tenaganya 119 HP atau 121 PS dan torsinya 145 Nm dan pakai transmisi CVT. Nah, yang hybrid baru nih. Paling enggak sih di Indonesia baru ya. hybrid artinya selain ada mesin bakar yang ditenagain sama bensin, ada tambahan motor listrik yang ditenagain sama baterai yang besar dan sistem eve-nya di HRV sistem kerjanya mirip sama di CRV, Accord dan Cic lah ya yang Honda sebut IMMD atau intelligent multimote drive yang emang lebih prioritasin penggunaan motor listriknya buat gerakin mobilnya tapi mesin bensinnya juga masih bisa gerakin mobilnya secara langsungnya. Tujuan utama sistem hybrid ini adalah bisa ngasih respons dan ketenangan yang mirip sama mobil listrik di kebanyakan waktu dan punya konsumsi BBM yang jauh lebih irit dibanding yang versi mesin bensin doang. Kita jabarin detailnya dulu ya. Pertama ada motor listrik penggerak. Tenaganya 129 HP atau 131 PS dan torsinya 253 Nm. Ini nyambung langsung ke ban via reduction gear ya buat menggerakkan mobilnya. Kedua, ada motor listrik lagi, tapi yang berfungsi sebagai generator. Tenaganya dan torsinya enggak disebut karena emang buat nge-charge baterainya aja. Ya, ini nyambung ke motor listrik pertama tadi dan ke mesin bensinnya. Nah, kedua motor ini langsung tersambung sama drive shaf mesin bensinnya. Beda sama di kebanyakan hybrid lain yang ada perantara transmisinya dan ada lost mechanical dari motor ke ban. Kalau di sini lebih minim ya lost mekanicalnya. Lanjut ya. Ketiga ada baterai lithium ion yang kalau di HRV ini di bawah lantai bagasinya ya. Posisinya kenapa ada di bawah sini? Honda bilang supaya enggak mengganggu sistem ultra shift-nya mereka. Dan ventilasi sistem baterainya aja unik tuh ya. Ditaruhnya di kabin belakang dekat pilar C sebelah kanan situ. Kapasitasnya enggak disebutin tapi sekitar 1 kW hour lah. Baterai ini enggak bisa kita charge pakai colokan. Dia bakal kecharge sendiri ketika mesin bensinnya nyala ya. Dan terakhir ada mesin bensin 1500 cc yang pakai Atkinson Cycle yang punya cycle exhaust lebih panjang buat pembakaran yang lebih efisien. Tenaganya 104 HP atau 106 PS dan torsinya 127 Nm. Dan selain nyambung ke generator tadi buat charge baterainya, mesin ini nyambung ke ban via clutch langsung pakai fixed gear ya, enggak ada transmisinya. Nah, struktur kedua motor tadi clutch dan segala gear-garinya Honda sebut ECVT. Yes. Artinya ECVT ini bukan transmisi CVT benerannya, tapi karena ketika komponen-komponen tadi bekerja, karakternya dibuat mirip kayak mobil bertransmisi CVT. So, disebutnya ECVT ya. Honda enggak nyebut angka tenaga atau torsi kombinasi dari sistem ini ya. Oke, cara kerjanya gimana? Pas baru jalan di kecepatan rendah, HRV hybrid ini bakal jalan hanya dengan motor listriknya aja ya yang ditenagain sama baterainya. Mode ini Honda sebut EV drive ya. Pas masuk kecepatan medium atau pas baterainya udah sangat minim, mesin bensinnya bakal nyala. Nah, tapi dia nyalanya bukan buat gerakin bannya, melainkan buat gerakin generator aja. Generatornya bakal charge baterai sekaligus putaran generatornya itu juga muter motor listriknya. So, di kondisi ini mobil tetap digerakkan sama motor listrik, tapi motor listriknya digerakin sama mesin bensinnya. Mode ini Honda sebut hybrid drive-nya. Di sini sistem hybridnya bekerja secara series. Dan pas masuk medium ke tinggi, clutch dari mesin ke ban bakal nyambung dan koneksi mesin ke motor putusnya. Sekarang mesinnya full nyambung ke roda. Dan ingat ya, ini tanpa transmisi alias via reduction gear aja. Makanya mesinnya hanya bisa nyambung ke roda waktu di kecepatan tertentu aja. Nah, di mode ini Honda sebut engine drive. Dan seandainya ketika di kecepatan tinggi pas lagi engine drive, tiba-tiba kalian menunjuk pedal gasnya, motor listriknya bakal ikut turun tangan buat gerakin bannya. Nah, di sini sistem hybridnya bekerja secara paralel dan kayak hybrid kebanyakan. Begitu kita lepas pedal gas, mesinnya bakal masuk mode regenerative breaking yang artinya putaran bannya bakal memutar motor listriknya dan generatornya. Nah, ini efeknya pas kita lepas pedal gas, baterainya bakal kecharge perlahan sambil laju mobilnya memelan. Tingkat seberapa quad regenerative breaking-nya bisa dinaik turunin pakai pedle shift di belakang setir sini. Ya, gimana? Kedengaran ribet? Tenang, semuanya bekerja secara full otomatis kok. Yang perlu kalian tahu sih cuma nyalain mesin terus tancepas aja. Anyway, kalau EV drive, hybrid drive, dan engine drive itu tadi mode sistem kerja hybridnya. Ada juga mode berkendara yang bisa kita pilih buat mengubah karakter mesinnya. Adaon normal, dan sport. Kayak yang biasa juga tentunya HRV hybrid ini berapa penggerak roda depannya? Berapa konsumsi BBM-nya? Gimana akselerasinya? Well, itu harus tunggu nanti kita coba lengkap ya. 10 detail-detail lain. Nah, enggak kayak CRV hybrid, Accord Hybrid, dan Civic hybrid yang semuanya masih CBU atau imporutuh dari luar, HRV hybrid ini udah dirakit lokalnya. Yes, akhirnya pabrik Honda Indonesia udah mulai ngerakit satu model hybrid ya di sini. Nice lah bensin ya. Kayak model-model Honda lain di sini. HRV Hybrid tetap bisa pakai bensin dengan oktan minimal RON 91 ya, artinya di sini bisa pakai bensin yang RON 92 kayak pertama AXell Super BB92 dan sejenisnya. Garansinya HRV ini garansi umumnya berlaku buat 3 tahun atau 100.000 km mana yang tercapai duluan. Dan khusus HRV yang hybrid, baterai tegangan tingginya dapat garansi khusus 8 tahun atau 160.000 km mana yang tercapai duluan. Sedangkan buat servisnya, HRV facelift ini dapat gratis biaya jasa servis selama 50.000 km atau 4 tahun pertama. Mana yang tercapai duluan? Ya sayangnya tetap hanya jasanya aja ya yang gratis. So menutkan soal HondaV face ini silakan sampaikan komentar kalian di bawah klik like dan jangan lupa subscribe video kayak gini. See you next time.

Lihat di YouTube