Honda STEP WGN e:HEV : Pede lawan Voxy, Serena dkk (YouTube Video)
Weh, lagi apaan? >> Hah? Hah? Enggak. Nih nih nih nih nih nih. >> Ini lagi cari info nih. >> I apaan? >> Honda Stepwagon nih. Katanya mau dijual. Nah, bentuknya kayak gini nih. Nih. >> Oh, Step Wagon. >> Iya, Wagon. >> Iya, hampir aja. [Musik] Ya, ini dia yang gua maksud Honda Stepwagon. Bukan step yang lain ya, terutama kalau di ngecek kategori. Tolong bukan step yang itu, tapi ini Honda Stepwagon. Kalau misalnya kalian ingat mobil ini pernah hadir di GIAs tahun lalu, tapi sekarang ada sedikit perubahan minor. Tapi secara penampilan kalau kita lihat bagian depannya mungkin enggak ada beda sama yang kita lihat sebelumnya. Grill masih sama. Dan karena dia produk hybrid, logo Hondanya ada biru-birunya, flat grill-nya ya, dan tetap dia punya Honda Senscing. Jadi ada radar sama ada kamera di bagian atas buat bantu sistem keselamatannya. Nah, lampunya udah LED, lampu utama dan lampu sign-nya juga sekuensial. Lampu kabut LED dan dia pakai warna baru yang ini nih, premium crystal garnet metalic warna merahnya. Tapi kok kayak artisan rednya Mazda ya? Sebelum kita masuk detail bagian samping kayak ban, spion dan lain-lain, gua pengin bahas soal segmen mobil ini sendiri. Karena percaya enggak percaya segmen mobil seperti ini juga cukup diminatin di Indonesia. Terbukti dari lakunya Toyota Foxy dan Nissan Serena. Makanya dari dulu gua suka nanya ke Honda, kapan Stepwagon muncul? Dan Honda tuh bukan enggak punya mobil kayak gini, ini ada Snapwagan, terus yang levelnya Alper sama El Gran ada Elision, Elision gitu ya. Cuma entah kenapa Honda tuh kayak gak berani gitu, kayak nunda ah stepwagon nanti kita lihat dulu studinya kebanyakan alasan. Dan sekarang akhirnya sudah hadir. Harusnya dari dulu sih. Nah, bagian sampingnya kalau misalnya kita lihat pesaing-pesaing kayak Toyota Foxy. Foxy kan itu kesannya kan kayak mewah banget ya. Luxury kalau Nissan Serena itu futuristik. Kalau misalnya si Honda Stwagen ini tampil lebih kontemporer tanpa garis yang aneh-aneh tapi tetap kelihatan JDM-nya Japanese domestic market. Karena ini adalah mobil yang diimpor bulat-bulat dari Jepang. CBU Jepang. Iya. Dan sekarang kita lihat pelegnya. Jadi kalau kalian lihat di situ, dia pakai peleg yang beda sama yang kita lihat kemarin. Dan diameternya kayaknya sedikit lebih kecil ya. Dia pakai peleg 16 inci dengan banujir efficient grip. Karena gimanapun juga ini mobil hybrid yang diutamakan adalah efisiensi energi. Nah, kalau kita lihat spion kirinya ada sedikit khas boki MPV JDM adalah adanya spion kecil di bagian spion kiri buat kita ngelihat ke trotoar biar kalau parkir kita enggak baretin pelek kita dan enggak ngelewatin garis ini. Selain ada di kayak Stepwagon Serena, terus Foxy gitu-gitu ya, ini juga ada di K carnya Honda kayak Honda NBox N dan lain-lain. JDM banget nih. Tapi begitu ngelihat spion ini dengan detail cermin cembung ala mobil JDM-nya itu kita juga ng bahwa mobil ini enggak punya eh blind spot monitor atau blind view kamera kayak e misalnya HRV, Civic Rest dan lain-lain. Dan itu diganti sama blind monitor pada umumnya. Dan ee kalau dengar alasannya mungkin Honda tuh ya mereka tahu kamera sebelah kiri doang tapi sebelah kanan enggak dikasih. Jadi ya mungkin banyak yang aduh tanggung kalau cuma gitu doang. Akhirnya diganti sama blind spot monitor pada umumnya. Nah buat Honda please kalau misalnya pengin ngasih blind spot kamera bikin yang kayak Hyundai Kia kiri kanan dan tampilnya kalau nge-sin itu tampilnya di instrumen atau di speedometer itu jauh lebih membantu daripada blind spot kamera yang sebelah kiri doang. Oh ya, dan mobil ini biarpun dia gede ya, tapi dia enggak punya kamera 360 derajat. Sedikit sayang, tapi well sekarang kita bahas kuncinya karena dia termasuk kunci yang paling banyak tombolnya. Kalau lihat dari sini mungkin Honda biasa. Kunci Honda biasa tanpa biru-biru mungkin harusnya ada birunya ya, karena ini produk hybrid. Nah, di baliknya ada buat unlock, lock, buka pintu, geser kanan kiri secara otomatis dan ada buat buka bagasi. Tapi entah kenapa gua tidak melihat tombol buat remote engine start ya. Ya, ini dia kuncinya. Nah, tadi seperti yang kita bilang, dia udah punya automatic power sliding door. Jadi kalau misalnya kita tekan di sini nih, dia langsung kebuka secara otomatis. Tapi enggak kayak Toyota Foxy yang mungkin biasa sliding atau gimana gitu, yang bisa pakai kaki begitu. Dia pakai tangan aja, enggak ada yang aneh-aneh, enggak ada yang neko-neko. Di sini semuanya kayaknya didesain untuk fungsional. Dan kaca di pilar ini buat bantu visibilitas kalau misalnya kita di perempatan atau persimpangan yang ngelihatnya agak sulit. Nah, kita bicara ukuran. Mobil ini punya panjang sekitar 4,8 m, lebar 1,8 m, dan tinggi 1,8 m juga sekitar segitu. Dan wheel base-nya 2,9 m hampir 3 m dan radius putar ya kira-kira 5,4 m. Jadi cukup oke ya buat mobil segede dan sepanjang ini. Dan dia punya ground clearance jarak dari tanah ke titik terendah mobil itu sekitar 150 mm. Mungkin 151, 155 ya kalau enggak salah. Jadi cukup mudah buat akses keluar masuk. Terutama buat manula gitu ya yang senior. Mungkin kita pengin ngajak Mbah Eyang jalan-jalan gitu ya. Jadi naik turunnya gampang. Tapi kalau ketemu jalan rusak, mendingan kita pilih-pilih jalan aja deh. Nah, rem belakang cakram, depan cakram, ABS, EBD,BA, Hill Startless semuanya udah ada di mobil ini. Dan apa yang udah ada juga adalah stiker keselamatan untuk pintu geser elektrik berbahasa Indonesia. Ya kan, kalau misalnya enggak dijual di sini enggak perlu ada stiker ini. Kan kalau emang buat di Jepang doang harusnya ini bahasa Jepang. Abuai power riding doa gitu kan. Oke. Nah, seperti yang gua bilang tadi, dia tuh desainnya kontemporer tanpa tarikan garis atau detail yang aneh-aneh. Rose spoiler simpel, dan lampu tegak dan LED semuanya ya pastinya. Dan ini belakangnya benar-benar flat untuk memaksimalkan ruang di dalamnya. Nah, ini biarpun katanya ini minor model K ubahan minor tapi dia tetap Tam Sppada yang masuk ke Indonesia. Jadi nama lengkap mobil ini sebenarnya adalah Honda Stepwagon EHF SPAD karena kalau di Jepang ada trim lain kalau enggak salah ya. Dan seperti biasa kalau misalnya kalian lihat belakangnya tuh rapi dan sensor parkir semuanya ada empat di belakang, empat di depan. Tapi enggak kayak Honda Odyssey, dia enggak bisa parkir sendiri. Saya mungkin agak sedikit disayangkan kalau kalian tahu Nissan Serena C28 dan C27 kan dia bisa buka kaca belakangnya aja. Ini enggak bisa. Toyota Foxy juga enggak bisa, ini juga enggak bisa. Agak sedikit disayangkan tapi ya sayang sih itu fitur berguna loh. Tapi gua tahu bikin kayak gituan mahal. Dan bicara soal pintu belakang sebenarnya dulu Honda Stafwager punya inovasi yang sangat sangat unik. Namanya adalah pintu belakang waku door. simpelnya adalah itu pintu yang bisa dibuka ke atas kayak normalnya, tapi dia juga bisa dibuka ke samping meskipun hanya setengah itu. Itu sih enggak kepikiran gitu loh. Siapa yang mikir buat bikin pintu yang sangat fleksibel? Ke atas bisa, ke samping juga bisa gitu. Dan selain kayak di Honda Stepagon ada juga di pickup Honda Rich Line. Tapi entah kenapa di generasi baru ini waku-waku door tidak dipasang lagi. Mungkin karena mahal atau apa ya gitulah. Honda tuh kadang-kadang suka eksperimen yang aneh-aneh kayak waku-waku door. Honda CRZ gitu-gitu ya. Honda FCX Clarity juga eksperimen ya. Tapi ya udah sekarang kita buka. Ini dia bagasi Honda Stepwagon dan seperti gua bilang tadi, mobil kotak ruang dijamin maksimal. Makanya kalau misalnya kita lihat di sini itu kantongnya dalam dan dia punya kapasitas bagasi 379 L dengan kondisi semua jok itu terpakai ya mungkin 379 kayak kok knya enggak gede-gede amat ya. Ya namanya kan dia space-nya enggak seberapa, tapi sebaik gantinya dia tuh kantongnya dalam banget. Bahkan ah ini bisa jadi bet kalau mau bahkan mungkin dengan pintu ditutup gua bisa-isa aja di sini sebentar. Nah, kalau misalnya kalian mikir mobil ini dia enggak punya ban serep, tapi sebagai gantinya di bawah jok penumpang depan itu ada TRK alias tire repair kit. Di bawah jok depan itu ada plastik itu pelindungnya. Kita tarik tuas yang gua tarik sekarang nih. Tapi itu agak keras jadi hati-hati ya. Terus banyak banget yang komen di video-video kita sebelumnya. Wah, kalau misalnya enggak ada ban sereap bukannya melanggar peraturan. Jadi kalau peraturan di Indonesia itu bilangnya kalau misalnya sebuah mobil tidak memiliki ban serep full size boleh diganti dengan e perangkat yang sejenis dan salah satu yang e sesuai dengan hukum adalah tire repair kit seal ya gitu-gitu dan itu ah sesuai hukum gitu ya. Jadi meskipun kadang-kadang peraturan di negeri kita aneh-aneh yang itu lumayan masuk akal. Nah, balik ke bagasi. Jadi, karena di sini enggak ada ban serap dan enggak ada yang aneh-aneh, ini bisa dimaksimalkan dan jok baris Q3 ini kalau dilipat bisa turun ke sini. Dan caranya sangat-sangat gampang. Jadi, lihat ada tuas di sini. Kita tinggal tarik dan selesai. Berlaku juga buat yang sebelahnya nih. Gil, ini gede banget kan. Dan kalau semuanya dilipat kayak gini, baris ketiganya jadi 951 L kapasitasnya. Tapi kalau jok baris kedua mungkin agak susah buat dilipat karena dia modelnya captain seat ya. Dan buat ngangkutnya juga gampang. Ini ada strap kulitnya emang udah sengaja didesain buat kita ngangkat jok baris ketiga dengan sangat gampang. Ni lihat. gampang. Honda kalau memanfaatkan ruang itu biasanya emang udah paling jago. Salah satu yang paling jago dan dengan apa? Bagasi rata tadi mungkin bisa jalan dari sini ke baris tengah gitu ya kayaknya. Dan di sini ada tombol yang tulisannya hold to set high. Jadi kita tahan tombol ini buat ngatur seberapa maksimal dia ngebuka. Jadi misalnya kita punya garasi yang atapnya agak cetek. Kita bisa ngatur biar dia enggak mentok atap waktu kita buka bagasi. Tapi kita tutup aja. Interior Honda Snapwagon dan waktu masuk ada animasi Honda ya. Dan ini adalah interior yang bisa kita expect dari sebuah boki MPV Jepang. Dashboard panjang, kaca gede dan karena ini Honda, pilar A-nya tuh posisi selalu pas dan tidak akan menghalangi pandangan kita. Ini ciri khas Hoda ya, selain pemanfaatan ruang, e pilar A juga tipis. Bahkan sampai Honda NSX pun pilar A-nya tipis loh. Itu super car loh. Dan em kalau perdaman suara kalian tahu ya Honda ya. Oke, lanjut. Ini setir sama kayak Honda-Honda lain. CRV, Civic, Accord dan lain-lain. Jadi dia ada tombol buat multimedia di sebelah kiri, adasnya di sebelah kanan. Ini Honda Senscing-nya. Pedle shift, tuas lampu dan tuas wiper di sebelah sini. Terus kalau kita lihat ke tengah, dia kayaknya pakai head unit yang ukurannya mungkin enggak gede-gede amat ya. Pas aja. Dan ada detail yang gua cukup suka di sini adalah ada label stepwagon di sini. Lucu sih dan ada siluet si stepwagon-nya kalau kita balik. Dan lagi-lagi ciri khas boki FPV Jepang adalah kantongnya banyak banget. Kalian bakal lihat cup holder di sini set satu. Di sini ada laci terbuka ya buat naruh-naruh barang. Dan di sini laci soft damping. Wih, filter AC Honda. Oke, taruh dulu. Dan enggak cuma di situ, di sini cup holder lagi. Beneran banyak ya. Di sini ada lagi. Di sini ada lagi. Dan di antara kedua jok depan ini ada kantong yang lumayan. Meskipun enggak di-cover tapi lumayan lah. Dan di dekat sopir cup holder lagi, laci kecil lagi dan di bagian pintu juga ada kantong yang kayaknya bertingkat gitu ya. Enggak bertingkat sebenarnya cuma satu tapi lubangnya atau slotnya itu ada dua gitu ya. Dan kita cek di sini ada cantelan buat misalnya kita gantungin ee gorengan atau mungkin belanjaan botol minum mineral gitu ya di sini. Dan ada tulisannya maksimal 3 kg. Ini yang gua demen dari box MPV Jepang. gede, muat banyak, praktis, dan cukup populer di Indonesia. Meskipun enggak sepopuler Kijang, katakan seperti itu, ya, tapi lumayan. Kotak kacamata dilapis kain. Dan gua penasaran ini biasanya Honda agak pelit sama vanity lamp gitu ya. Kita cek ini. Sunfiser gede amat ya kayak nampan. Ahh. Oh, untung ada. Bagus, bagus, bagus. Yang ini. Iya, ini oke. Cuma yang kurang oke adalah ini dia de-nya masih manual. Harusnya auto diming. Mobil gua aja auto diming loh. Ya gitulah. Dan kalau kalian lihat dia enggak ada sunroof ataupun panoramic roof. Jadi ya cuma atap biasa aja. Well oke sekarang kita ke bagian sini. Cuma ini dia pakai AC. Untungnya untung banget dia ngarahinnya masih pakai arah-arahan fisik kayak gini. Gua bersyukur banget bersyukur. Senang senang senang. Gua capek ngatur arah AC tuh pakai layar sentuh. Capek banget. Meskipun tcttalnya tuh enggak sebagus di Civic atau Accord ya, tapi ini masih sangat gua syukuri. Benar. Tapi yang masih bagus adalah putar-putaran ini ya. Dengarkan enak banget dengerin tagtile putter-putteran fisiknya. Please pabrikan merek tetangga sebelah, negara sebelahnya Jepang gitu ya. Kalau pengen bikin AC tuh kayak gini. Simpel, mudah, aman. please. Nah, dia AC dual zone. Jadi, kiri kanan bisa beda suhunya. Dan enggak cuma ngatur AC depan, kita juga bisa ngatur AC belakang. Jadi, ada tombol ini rear on off buat nyala matiin AC belakang. Dan ke kanannya kita dapat e persenalan model tekan P tekan R tekan ke belakang N D. Ini kayak di Honda NSX dan beberapa akura-akura juga begini ya. Tombol ikon, rem parkir elektrik, dan auto breakold-nya ada di sini. Posisi nyetir emang mungkin enggak sesport atau seergonomis Honda lain, tapi Gen Marpen juga ini karena konsep mobilnya adalah boki MPV buat keluarga. Jadi berasa agak tinggi. Dan sayangnya mobil ini enggak punya jok elektrik sama sekali. Untungnya ada armres yang bisa diatur tingginya. Buat mobil keluarga manaun MPV, SUV, people Carry segala macam, kalau misalnya ada ini, ini akan sangat-sangat enak buat perjalanan jauh. Tangan kiri enggak capek megang setir. Sumpah ini enak. Kan bisa pasang sendiri, Bang. Ya, kalau bisa dari pabrik, kenapa kita harus pasang sendiri gitu kan. Nah, lanjut lagi. Ada colokan 12 volt, USB A, USBC, dan di belakang juga ada. Nanti kita kasih lihat. Dan untuk build quality ini impor Jepang. Jadi kerasa bedanya sama beberapa mobil rakitan lokal, baik merek yang sama maupun merek yang beda gitu ya. Dan pas kita nyalain AC tadi, kita lihat bahwa dia udah ada air filter atau penyaring udara partikulet gitu ya. Jadi ee enggak cuma tadi filter AC kayak tadi, ada juga filter lain mungkin filter charcoal atau apa kali ya yang menyaring udara kotor di luar biar sampai ke dalam kabin itu udaranya jadi lebih bersih. Kalau ngelihat logonya mungkin Ionizer sejenis itu, tapi ini sangat welcome. Jadi buat kalian yang mungkin tinggal di kota yang sangat-sangat berkabut asap, tidak baik untuk kesehatan seperti Jtwn ini sih sangat-sangat welcome. Kita bisa menghirup udara segar dalam mobil gitu ya. Nah, head unitnya sekarang dia baik lagi ukurannya standar dan dia udah bisa Apple CarPlay dan Android Auto tapi harus pakai kabel. Dan mobil ini dia enggak punya wireless charger ya. Dan buat kalian penasaran, dia punya satu kamera doang di belakang kamera mundur. Dan seperti biasa Honda kamera mundurnya kualitasnya agak kureng dan ada tiga sudut sih untungnya, tapi ya padahal Honda kan udah bermitra sama Sony ya bikin mobil listrik Avilla itu. Sony kan kameranya bagus. Coba pasang di sini. Dari layar ini kita lihat ke instrumennya. Dia sama kayak si fix, Accord, dan CRV gitu ya. Dia layar dan bisa dicustomize sesuai kebutuhan kita infonya, desainnya, bahkan ada gambar si stepwagon-nya. Nah, jadi dari depan nih sebenarnya cukup menyenangkan ya. Jadi lega, nyaman, semua yang cukup kita butuhkan ada di sini, tapi dia tidak over the top. Enggak ada gimik aneh-aneh. Tapi ya sayang kayak jok elektrik sama 360 itu enggak ada. agak sedikit kurang tapi well begitulah dan sebelum kita pindah ke belakang di pintu ada tulisan Stepwagon dan ada juga label yang sama di pintu label Stepwagon dengan silouh Stepwagon. Nah, ini dia alasan orang beli mobil MPV Boxi Jepang buat duduk di sini karena ini lega banget. Tapi kita tutup dulu. Ada di sini nih. Pasti power stud indoor lah ya. Dan kita bisa buka tutup dari tombol di pilar B dari tuas di pintunya juga bisa. Dan ini ada yang warna merah ini. Ini adalah kunci pintunya. Jadi kalau misalnya warna merah begini berarti unlock alias enggak kekunci. Tapi kalau begini kekunci nih. Lihat enggak bisa dibuka. Oke lanjut. Tingg 178 lega semua di segala lini. Tapi ini karena ini joknya gua mundurin banget ya. Dan kita bisa geser maju sampai segini. Tapi siapa yang mau duduk kayak gini? Enakan juga gini. Tapi enggak cuma buat maju mundur doang. Rebah tegak ya okelah. Semua jok juga bisa. Tapi dia juga bisa geser ke kiri sama ke kanan. Tet ya. Jadi kalau lagi musuhan sama pembang sebelah menjauh. Kalau ada baikan mendekat. Menjauh mendekat. Ini kayak di Mazda Biante. Tapi bedanya kalau di Biante kan dia ada setengah-setengah headr di kiri kanan. Jadi biar kalau pas dipepetin itu bisa duduk tiga orang. Dia enggak. Dia pure captain seat dengan armresr di kedua sisi. Jadi tangan kanan kiri dapat hak yang sama untuk beristirahat dengan nyaman. Dan ditambah lagi ada sandaran betis. Ini enak banget. Terutama kalau kita lagi mundurin ke belakang banget nih ya jok ini nih. Wah, ini sih enak dan dia tuh bisa sampai lurus nih sandarannya. Wah, gokil sih. Nah, penunjang kenyamanan lainnya adalah dia punya lantai rata karena ini mobil penggerak roda depan dan sebenarnya baterai buat hybridnya ada di bawah jok baris kedua. Tapi somehow dia masih bisa bikin lantai yang enggak terlalu tinggi dan tetap rata. Cukup bagus ya. Terus ada colokan USB type C di balik jok depan buat kita ngecas gadget kita masing-masing. Lagi-lagi kayak di Hyundai. Jadi, gua ngelihat nih Honda belajar tipis-tipis. Mungkin enggak cepat banget, tapi tipis-tipis dari merek lain. Dia ngelihat apa yang bagus dan bisa kita terapin di mobil-mobil Honda. Dan tepat di ee sebelah colokan USBC ada kantong buat naruh HP dan ada meja dengan dua cup holder bisa kanan kiri gitu ya. Dan kantong yang biasa juga ada di sini. Tapi anehnya kantongnya cuma di sini. Di balik sopir enggak ada. Ini mobil udah bagus-bagus kok. Masih ada aja cost cutting-nya ya. Hah. Gitulah. Oke. Buat ngatur AC ada di sini. Jadi kalau misalnya di penumpang depan itu kita enggak bisa minta tolong buat ngatur, kita bisa atur sendiri. Ada di plafon sebelah sini. Settingannya lengkap. Lampu di sini lagi. Enggak bisa nyal mungkin karena mati kali ya. Nanti aja kita coba lagi kisi-kisi AC di bagian atas di plafon dan dia ada privacy blind. Jadi kalau misalnya kita bawa manula atau mungkin anak bayi gitu ya, adik bayi, dia sensitif sama matahari, kita bisa tutupin biar dia enggak terlalu silau seperti itu. Oke, jadi bagian tengahnya seperti itu. Sangat-sangat enak. Kalau kantongnya di pintu ada satu buat naruh botol dan power window. Emm, yah enak sih mobil boxi MPV kayak gini ya. Enak. Sekarang masuk ke bangku yang baris paling belakang. Tapi kalau dilihat-lihat ini karena dia pakai captain seat otoman gitu, dia enggak ada one touch tumble atau one touch lan. Tapi itu wajar buat mobil yang baris tengahnya pakai cap seat kayak gini. Jadi kita bisa geser terus rebahin ke depan atau kita bisa lewat gang di tengah. Gua mau lewat yang di tengah dulu ya. Oh ya, jok tengahnya itu udah ada ISOFIX, jadi bisa pasang booster seat buat anak kecil. Kita masuk. Iya. Oke. Nah, sekarang gua bakal geser yang sebelah sini biar kalian bisa lihat gimana ruangannya. Tapi bentar ya. Ini ada tuas di sebelah sini. Oh, tuasnya cuma ada di Nah, ini dia. Oke. Iya ya. Kita pakai tuas ini buat geser jok ke depan, terutama buat keluar masuk. Jadi meskipun masuknya mungkin enggak semudah keluar ya, tapi ya ya gitulah. Kita geser ke sini ya. Ruang kepala enggak usah tanya, masih bagus banget bahkan buat orang yang jangkung. Tapi kalau ruang kaki ini tergantung kebaikan atau belas kasih penumpang yang di tengah. Geser dikit deh bentar set biar enak. Nah, kalau gini kan kayaknya adil buat semua orang ya. Oke, di atas ada ventilasi ASI. Jadi penumpang yang baris belakang ini tidak dianak tirikan. Bahkan masih ada colokan. Satu di sebelah kanan, dua di sebelah kiri. Karena sebelah kanan type C. Kiri ada type C sama 12 volt dan ada empat cup holder di belakang. Ada gantungan juga. Jadi kalau sopirnya ugal karena nyutir Honda, kita bisa pegangan di sini dan ada tiga headr bagus ya. Cuma yang sedikit kurang bagus adalah sabuk pengaman ini. Ini adalah sabuk pengaman yang mountingnya di atap biar dia bisa pasak sabuk pengaman tiga titik buat penumpang tengah. Biasanya kalau enggak ada begini dia cuma dua titik ya di LED belt doang. Ini sebenarnya bagus. Jadi kita dapat pengamanan tiga titik. Tapi ini sih agak ganggu sumpah. Kenapa gak dipasang di joknya kayak yang di baku captain seat ini? Apa mungkin mahal? Jadi ini mungkin solusi cepat kali ya. Ini agak sayang ada lampu di sini dan dia airbag-nya banyak ada enam. dua depan, dua samping, dan dua tirai. Dan dia punya enam speaker. Enam speaker buat kabin segede gini mungkin agak kureng, tapi mungkin statusnya cukup doang kali ya seperti itu. Jadi itu baku baris ketiga. Dan ada hal lucu lagi kalau kalian lihat di kaca belakang. Jadi kalau kalian angkat wipernya ada siluet kecil Honda Stepwagon ini. Sumpah ini mobil sangat lucu dan menggemaskan. Sekarang mesinnya sama kayak CRV, Accord, dan Civic, dia pakai mesin 2000 cc 4 silinder Atkinson Cycle. Jadi kalau mesin biasa kan siklus oto, ini siklus Atkinson. Bedanya ada di permainan bagian katup intake untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar meskipun sedikit mengorbankan tenaganya. Kalau mesinnya aja dia punya tenaga sekitar 143 PS dan torsinya 175 Nm. Nah, kalau digabung sama motor listrik, dia punya tenaga sekitar 184ps. Torsinya 315 Nm. Lumayan gede, ya. Dan kalau kalian lihat pengerjaannya rapi, dicat, dikasih peredam, kualitas Jepang, CBU Jepang memang beda ya. Dan kalau misalnya kalian penasaran, dia pakai gearbox yang katanya EVPT. Gua bilang katanya karena sebenarnya mobil ini tidak punya gearbox. alih-alih dia pakai satu motor listrik lagi dan satu lagi. Jadi ada dua motor listrik gitu ya untuk menjalankan sistem hybrid mobil ini. Nah, seperti yang kita sampaikan di video-video Honda Hybrid Civic, HRV segala macam, dia ada tiga mode berkendara. Bisa EV drive atau jalan pakai baterai aja dan baterai kira-kira sekitar 1 kWh ya. Bisa juga hybrid drive. Jadi mesin sama baterai saling membantu dalam menggerakkan mobil ini. Ketiga adalah engine drive. Jadi mesin sambung ke roda gigi yang rasionya mirip gigi en di beberapa mobil langsung ke roda depan itu aktif di kecepatan tinggi di atas 80 km/h. Karena di kecepatan kayak gitu, terutama RPM konstan itu mesin bensin atau mesin bakar biasanya lebih efisien daripada motor listrik. Karena kalau motor listrik makin tinggi speed-nya makin boros konsumsi listriknya. Nah, seperti biasa kita juga bisa ngecas apa namanya baterainya pakai putaran mesin aja. Dan kita cukup isi bensin kayak biasa. Ini bukan plugin hybrid. Jadi enggak usah dicas. Dan ee bicara soal bensin, dia kapasitas tangkinya itu 52 L. Jadi kalau full tank tuh sekitar R00.000-an ya kalau enggak salah hitung ya 600.000-an. Dan sekarang kita tutupkan mesinnya. Dan by the way dia ada dua posisi buat buka. Ini yang paling tinggi. Ini yang standarnya. Mungkin ini posisi standar ngecek yang tadi posisi service kali ya. Oke. Nah, dia juga punya Honda Sensing yang meliputi low speed follow adaptive cruise control. Jadi, bisa dipakai macet-macetan, rem otomatis, land keep assist, road departed mitigation, dan auto high beam. Tapi sejauh kita lihat spek tadi enggak ada blind spot monitoring ya. Okelah. Jadi, apa kesimpulan kita terhadap Honda Stepwagon EHF ini? tiga kata. It's about time. Akhirnya datang juga. Gua enggak ngerti kenapa Honda tuh nunda lama banget buat masukin mobil kayak gini. Padahal mereka punya. Dan gua yakin Honda enggak buta soal ngelihat betapa lakunya Foxy dan Serena. Masa cuma berdua doang enggak seru. Atau mungkin Honda takut kalau dimasukin kayak Mitsubishi Delica. Beda Mitsubishi sama Honda gitu kan. Dan gua senang karena biasanya kalau bok MPV kayak gini kan identik sama bahan bakar yang ya enggak terlalu irit lah ya. Tapi sejak Serena E Power yang konsumsi bensinnya bisa lebih irit, ini menciptakan peluang buat Honda buat memasukkan Stepwagon SPAD dengan teknologi hybridnya. Dan kalau di CRV Civic gitu-gitu mesin hybrid Honda bisa mencatatkan sekitar 20 K/L lebih bahkan mungkin mendekati 30 kalau kaki kita superer sopan. Dan sepanjang kita ngelihat sih ini mobil yang kurang apagi merek semua orang udah tahu seven seater lega dan populasi mobilnya juga banyak di jalanan Foxy Serena sering lihat kan terutama di kota-kota besar ini harusnya tidak kalah pamor. Nah ternyata harga Honda Stepwagon R29 jutaan aja dibanding MPV boxi Jepang sekelasnya ini lumayan value loh. Ternyata sejak Honda HRV hybrid Honda benar-benar care soal harga. Oke, itu dari kita. Thank you sudah nonton. Jangan lupa jempolnya, jangan lupa komentar, dan jangan lupa subscribe.
