Honda Stepwgn 2025: Product Kedua Honda Dengan Harga Mengejutkan (YouTube Video)
Posisi berkendaranya itu yang apa ya, yang paling sedan gitu rasanya. Benar-benar dia tuh rasanya kayak BMW-nya Jepang gitu. Pantu drive banget. Uh, sayang banget. [Musik] Ini dia Honda Stepwagen, produk keempat Honda yang mengusung mesin hybrid di Indonesia. Produk kedua Honda yang harganya mengejutkan setelah HRV dan membuat goyah eh pemilik MPV Boxi sliding door sebelumnya. Jadi mobil ini akan bersaing dengan para rivalnya yaitu Nissan Serena dan juga Toyota Foxy. Lantas seperti apa mobilnya dan apa kelebihan dari mobil ini? Yes, sudah ada Honda CRV, Honda Accord, Honda Civic, Honda HRV, dan Sapwagen. Ini menjadi produk kelima Honda yang mengusung teknologi ehe alias hybrid. Kemudian dia juga ee menjadi produk kedua Honda yang harganya mengejutkan ya. Jadi memang ee enggak bisa dipungkirin ya kalau Honda tuh dari dulu memang terkenal tuh eh overprice. Jadi memang itu terjadi di Honda CRV yang pertama kali diluncurkan harganya nyaris Rp800 juta. Bahkan sekarang saat video ini dibuat itu harganya Rp825 juta. Ya, terbilang mahal sih. Dan ketika Stepwagen ini diluncurkan ini cukup bukan cukup sangat mengejutkan karena harganya benar-benar di bawah pesaing-pesaingnya seperti Toyota Foxy dan juga Nissan Serena. Mobil ini juga sebenarnya pertama kali diperkenalkan pada ajang Yas 2024, jadi tahun lalu. Nah, saat itu hanya di-showcase, hanya ditampilkan saja, tapi belum ada harga jualnya. Kemudian memang ee banyak mengira-ngira gitu ya. Jika Snapwagen ini dimasukkan ke Indonesia, harganya pasti mahal juga gitu kayak CRV. Karena mesinnya penggeraknya tuh persis dengan Honda CRV dan juga Honda Civic gitu ya. Tapi ternyata Honda memberi kejutan harganya murah Rp629 juta. Bahkan dia Rp1 juta lebih murah dibandingkan Toyota Foxy dan juga sekitar R5 sampai R30 juta lebih murah dibandingkan Nissan Serena. Wow. Yes. Jadi kalau dilihat secara keseluruhan memang kalau dibandingkan dengan versi yang ditampilkan waktu itu pada ajang GIAs 2024 ada sedikit ee penyesuaian gitu ya untuk ee yang dipasarkan Indonesia yang terlihat langsung adalah velegnya. Jadi kalau yang di versi IS 2024 itu tipe SPAD juga tapi dia velegnya ring 17. Sedangkan di mobil ini dia menggunakan ring 16 inci. Klaimnya Honda dengan menggunakan peleg ring 16 inci ini dia akan meningkatkan kenyamanan dan sesuai dengan kondisi jalan Indonesia yang tidak terlalu bagus. Beda dengan Jepang ya. Nah nanti kita akan tes apakah dia benar-benar nyaman dengan peleg seperti ini dan bagaimana bandingan suspensinya. Nah kemudian soal lampu-lampuan itu sama dengan versi 2024 yang di showcase. Tidak ada pengurangan lampunya LED ada di landing light-nya. Kemudian lampu sennya ini dia sudah sekuential dan ada turning lamp di bagian sini. Jadi ketika mobil ini belok kiri atau belok kanan atau mengesin gitu ya, dia akan nyala. Ini juga udah ada fitur ini di Honda HRV. Grillnya sama kemudian logo biru Honda nih. Tapi dia tidak ada kamera 360. Di spion juga enggak ada kamera. Jadi kameranya kayaknya hanya kamera mundur. Nanti kita akan cek. Nah, sekarang kita lihat bagian mesinnya. Nah, untuk mekanisme pembukaannya masih konvensional ya, masih menggunakan tangkai seperti ini, belum pegas. Nah, ini dia mesinnya yang setupnya. mirip dengan accord e CRV dan juga Honda Civic ya. Ee kode mesin itu LFA. Jadi mesin base ini menarik karena dia base-nya itu adalah mesin dari e R20. Itu mesin Honda Civic yang sudah ee lawas itu ya, bukan versi terbaru. Nah, ada mesin bensin, ada motor listrik, ada baterai dan dia berbeda dengan Serena. Serena itu e-pow. Jadi benar-benar penggeraknya itu dari motor listrik saja. Sedangkan di Honda Stapagon ini dia bekerja e berkesinambungan gitu antara mesin bensin dan juga motor listrik. Jadi ini adalah full hybrid bukan semi hybrid serial hybrid seperti di E Nissan Serena. Mesinnya 2000 cc 4 silinder. Kemudian motor listrik eh keseluruhan tenaganya mencapai 184 PS serta torsi 335 Nm. Ya, tenaga dan torsi sebenarnya tidak terlalu penting untuk sebuah MPV trading seperti ini. Yang paling penting adalah kehematan bahan bakarnya. Nah, nanti kita akan tes seberapa konsi bahan bakar dari mobil ini. Dan ini seperti ini bagian sampingnya. Nah, kalau dibandingkan dengan Serena dan Foxy ya, terlihat ini bentuknya yang paling mengotak gitu secara frontal, secara samping terlihat gitu dari bagian ee pilaranya sini ya. Kemudian, nah di spionnya ini menarik karena dia ada spion tambahan di bagian bawahnya untuk menampilkan citra ke bawah gitu ya. Tapi ya tayangnya mobil ini tidak dilengkapi dengan kamera 360 ya. Jadi benar-benar enggak ada kameranya di bagian spion. Kemudian juga pintu dia sudah electric sliding door seperti ini. Tapi memang dia tidak ada sensor kaki ya seperti di Serena. Jadi benar-benar enggak ada untuk membuka menutup pintunya benar-benar dari handle atau dari anak kunci. Nah, ini di bagian belakangnya lampu LED. Bagian stop lamp-nya eh minimalis dan keren ya. Te offl sih tampilan belakangnya ini keren. Kemudian Stepwagon SPADA. Nah, SPAD ini apa sebenarnya? Jadi SPA itu adalah varian. Jadi kalau di Jepang ya dia ada beberapa varian. Ada varian R itu yang paling enter level. Kemudian ada SPAD ada SPA Premium Line. Itu main tinggi Spada Premium Le. Jadi kalau enggak salah ada empat eh varian di Jepang. Saya juga enggak ngerti sih kenapa nama SPAD ini di Bolti Indonesia. Padahal untuk versi Indonesia itu hanya ada satu ee varian saja yang ditawarkan. mestinya kalau mobil ini hadir versi yang lebih ee gimana ya, lebih enter level dengan mesin yang non hybrid, mungkin harganya bisa lebih murah kali ya. Nah, kemudian pintu bagasinya untuk pertama kalinya Stepwagon generasi terbaru ini dia tidak dilengkapi dengan waku-waku door lagi. Jadi kalau di generasi sebelumnya yang terakhir ee itu dipasarkan tahun 2022 itu kelebihan sebuah steppagen adalah pintu waku-wakunya. Jadi pintunya bisa dibuka ke atas, bisa juga dibuka ke samping. Nah, sayangnya di generasi ini dihilangkan. Padahal itu sebenarnya merupakan inovasi yang menarik gitu. Karena sebuah MPV sliding door seperti ini itu biasanya pintu bagasinya panjang. Nih kita contohkan nih buka tuh benar-benar panjang banget pintu bagasinya. Dan yang membuat ee sedikit apa ya, sedikit mengganggu adalah ketika Anda berada di parkiran dan belakangnya tuh ada objek seperti mobil atau tembok gitu ya. Ya, kalau dengan bagasi pintu bagasi seperti ini ee Anda mau masukin barang gitu ya, itu benar-benar Anda harus majuin mobil dulu gitu loh baru bisa mengakses pintu bagasinya. Nah, padahal rival utamanya yaitu Nissan Serena, dia punya inovasi juga kacanya bisa dibuka kacanya doang dan pintu bagasi bisa dibuka secara terpisah. Nah, itu harusnya bisa contoh ya di Honda Stepagen ini. Ya udah enggak apa-apa. Tapi kita lihat bagasi lagi. Sebenarnya kelebihan Sapwagen bukan di pintu bagasinya, tapi ruang bagasinya. Karena dia salah satunya MPV sling door yang ruang bagasi paling luas menjorok ke bagian dalam seperti ini. Dan untuk melipat bangku baris ketiga ini sangat mudah. Memang dia tidak elektrikal. Nih saya contohkan ya. Ada barang kita pindahin dulu nih. Tuh langsung rapi dengan satu sentuhan saja, satu tarikan saja. Kemudian untuk membukanya lagi juga gampang banget. Tuh yang ini butuh berapa sentuhan lah untuk membuka bambu baris ke 3M. Tapi overall ini eh ruang bagasi yang paling fleksibel jika dibandingkan dengan Toyota Foxy maupun Nissan Serena. Dan ini dia ruang baris kedua dari Honda Stepwagon. Lantas apakah dia sur flexible ruang bagasinya? Oke ya. Yang pertama dia punya meja lipat. Oke ini di Nissan Serena juga ada sebenarnya tuh meja lipat seperti ini. Ini sebenarnya fitur wajib di sebuah MPV sekarang ya. Banyak banget yang punya fitur kayak gini. Terus juga slot USB ada type C di sini ya, ada dua buah. Jadi enggak perlu rebutan. Kemudian, nah ternyata mobil ini sangat fleksibel karena dia punya ampres dua buah di bagian kiri dan di bagian kanan seperti ini. Enggak cuman itu, dia juga bisa dier bangkunya. Jadi bisa eh model captain seat atau menjadi model seperti ini, model konvensional seperti ini. Tuh, ini tuh sebenarnya fitur ini pertama kali ada di Toyota Foxy generasi lama ya. Yang baru malah enggak ada, malah dihilangkan. Itu sayang banget sebenarnya. Sunroof tuh ya masih enggak terlalu penting lah, cuman apa ya, nice to have aja. Tapi fitur ini sebenarnya sangat berguna dan tidak dimiliki di Serena dan Foxy generasi terbaru. Padahal ini jadi cheg banget. Kemudian dia juga dilengkapi dengan satu fitur lagi penunjang kenyamanan yaitu otoma ya seperti ini tuh jadi nyaman banget kan tinggal di tinggal di rumahkan saja amnya du wah nyaman sekali ini. Siap untuk perjalan jauh mobil ini nih. W oke kita kembalikan. Kemudian juga untuk fiturnya. Nah AC dia triple zone di mobil ini ya. Jadi di bagian depan ada dua zone, di bagian belakang itu individual. Jadi bisa diatur suhu maupun ee anginnya. Kemudian modelnya juga bisa diatur juga ini mau angin arah ee atas atau arah kaki gitu. Dan juga dia ada ini nih ada ti seperti ini untuk menambah ee privasi di bagian belakang. Kemudian untuk light room dan headro jangan ditanya deh MPV shaor gini pastinya ya kayak gini. Ini udah posisi berkendara saya tingginya 177 mm dan bisa dilihat ini sangat leluasa sekali juga karena dia bentuk kotak ya bukan bentuk yang ee dibikin untuk streamline gitu ya. Dan kita lihat bangku baris ketiganya. Dan di baris ketiganya Anda juga bisa melihat bahwa Honda Stepaget ini memiliki tiket fleksibilitas yang tinggi. Dari mana nih ini bangkunya kurang maju ya enggak perlu lagi ngerogok ke sini. Jadi ada tuasnya di bagian sini gak dimajuin aja deh tuh gampang banget dan fleksibel banget. Memang Honda tuh selalu konsisten masalah perbangkuan ya. Jadi eh kalau dulu tuh di Honda Jazz dan sekarang ada di Honda HRV itu sebenarnya fitur yang simpel tapi satu-satunya cuma dia yang punya yaitu Ultrasat. Jadi bangku itu bisa dilipat ee atas bawah gitu ya. Jadi lebih bisa ee membawa barang banyak gitu. Itu selalu ee menang Honda di situ. Kemudian apa saja yang ada di bangku bas ketiga? Oke, joknya memang dia posisi lebih tinggi dibandingkan ee bangku baris kedua. Kemudian material jok sedikit lebih keras dibandingkan captain seat di baris keduanya. Tapi rasanya masih cukup nyaman karena ini fleksibel juga ya, bisa Anda just untuk like room-nya ee mau paling mundur sih masih enggak masalah juga. Kemudian headro juga ee masih lapang dan ada USB slot di sini ada dua buah dan di sini ada soket 12 volt. Tuh ada cup holder. Oh ya, cupolder di mobil ini total itu ada 15 buah. Jadi, ada di bagian door trim, ada di bagian meja lipat, dan ada juga di bagian dashboard. Nanti kita akan lihat. Dan ini dia eh baris pertama dari Honda Stepwagon. Stepwagon. Eh, Stepwagon. Bacanya sebenarnya gimana ya? Honda Stepwagon. Oke. Eh, yang pertama kita highlight adalah soal materialnya. Oke, standar lah mobil Jepangnya. E, apaksi keras sini. Nah, ini agak empuk nih material bagian sini nih. Lumayan empuk ini. Lumayan ini jahitan asli. Dan nah kalau soal kisi-kisi AC-nya tuh dia honeyom seperti ini. Jadi ini bahasa desain yang Honda terbaru gitu. Banyak ditemukan seperti ini. Seperti Civic, di CRV juga seperti ini. Honda Accord juga. Kemudian juga. Nah, yang saya ingin tunjukkan adalah cup holder. Mobil ini banyak banget ya. Jadi ada di sini di dashboard dan dashboard di bagian door tim masing-masing satu. Kemudian bagian tengah ada lagi dan di bagian kanan ada lagi nih cup holder. Kemudian tempat penyimpanan memang di bagian tengah tidak ada tempat penyimpanan tertutup ya. Jadi seperti ini saja kemudian tidak bisa diadjust ya maju mundur ya seperti di HIX 5 itu sebenarnya menarik tuh Hicat penyimpanan juga tapi memang tidak tertutup. Satu-satunya tempat penyimpanan tertutup di mobil ini adalah ini nih di paci eh Golf Box-nya ya. Dan ada gantungan juga nih maksimal 3 kilo untuk menggantung plastik belanjaan ya maksimal 3 kilo doang. Dan untuk head unit ya seperti ini memang ee tampilannya sederhana enggak gitu gede tapi dia ada fitur wajib yaitu Bluetooth audio dan juga Apple CarPlay dan Android Auto. Tapi memang semuanya masih by wired belum wireless dan instrumen custernya digital. Eh, ini juga instrumen custer yang ditemukan di mobil Honda modern. Desainnya sama semuanya di Civic, di eh CRV dan juga di accord seperti ini. Tampilannya cukup banyak. Bisa dicustom juga mau yang model dial atau yang model eh bar bisa dicustom di sini sesuai mood Anda. Dan juga di bagian itu informasinya juga cukup banyak gitu. ada average eh consumption, average speed, range, navigasi. Navigasi tapi berupa kompas aja. Kemudian juga ada safety support adas. Nah, ada pengaturan di sini vehicle settings, CS, meter setup, kill. Oh, bisa ngatur banyak nih. Power tailgate setup itu bisa diatur di sini nih. Nah, di sini dijabarkan apa yang sedang bekerja. Apakah motor listrik, apakah mesin bensin, mesin bensin lagi penggerakkan roda atau mengisi baterai, ada semuanya di bagian sini. Dan bagian tengah juga ini ada pengaturan AC-nya. Semuanya masih tombol fisik ya, tidak diletakkan di sistem entertainment dan dia dual zone untuk bagian depannya. Kemudian dia juga ada nih electric parking biknya di sini dilengkapi dengan auto hold dan adaon. Nah, mode berkedar mobil ini jadi ada dua total ya, ada dan normal. Tidak ada sporty, tidak ada sport mode di model ini. Terus juga untuk pengisian daya cukup lengkap. Jadi ada 12 volt, ada USB type A dan type C. Nah, sayangnya adalah ee untuk mengoneksikan handphone Anda ke Apple CarPlay atau Android Auto itu masih menggunakan USB type A. Type C-nya ini hanya untuk eh mengisi daya gadget Anda. Kemudian mobil ini juga belum dilengkapi dengan wireless charging. Enggak ada di mobil ini. Kemudian untuk menambah kenyamanan berkendara, setiap mobil MPV sliding door tuh hampir semuanya punya ini nih senter eh AMRES. Jadi memang dia tidak ada center konsol yang tertutup. Nah, digantikan dengan am seperti ini. Ini unamid hampir semua MVP sliding door ada seperti di Flit, kemudian Serena dari generasi ke generasi, di Snapwagen, di Foxy, semuanya seperti ini modelnya karena dia tidak memiliki center konsol yang tinggi gitu ya. Kemudian ee mobil ini juga belum dilengkapi dengan sunroof atau panoramic, tapi enggak jadi masalah karena Serena Foxy juga enggak punya fitur tersebut. Dan yang menjadi highlight dari mobil ini adalah ini nih yang paling seden gitu rasanya. Jadi sedan itu kan nyaman. Sedan itu lebih rileks gitu ya. Nah, Tag seperti ini jika dibandingkan dengan Nissan Serena maupun Teta Foxy. Kemudian pengaturan setirnya bisa diatur secara tilt dan teleskopik yang cukup leluasa. Ini kalau setirnya bisa turun dikit itu lebih sedan lagi rasanya luar biasa. Kemudian untuk jok belum dilengkapi dengan electric seat tapi bisa diatur ketinggian dan ee maju mundur ya. Jadi overall sih enak posisi berkendara dan ini posisi berkendara yang terbaik di kelasnya. dan dia ada ped shift juga. Nah, pad shift-nya ini sama dengan mobil hybrid Honda lainnya ya. Dia untuk mengatur eh regenerative breaking-nya. Jadi ada empat step nanti kita akan simulasikan eh saat berkendara. Oke, rasanya sudah kami bahas semuanya karena waktu tahun 2024 setahun yang lalu itu saya sudah bahas sebenarnya TEG Spada, tapi ini spek yang benar-benar fix untuk pasar Indonesia ya. Oke, let's go. Yes. Dari e GIAs 2024 saya sudah mengetahui bahwa posisi berkendara mobil ini tuh yang paling apa ya, paling menyerupai sedan gitu. Sedan itu notab kan e brak mobil yang diciptakan untuk fu drive dan di stepwagen ini rasanya itu benar-benar kayak sedan gitu. Jadi secara kesimpulan dia sangat fun to drive dengan posisi berkendara yang eh menyenangkan gitu ya. Ergonomis kemudian rileks. Dan I di antara Foxy dan juga Serena ini yang paling funful breve dari segi posisi kendaraannya. Selain posisi berkendara yang terbaik di kelasnya, karakter bandingan suspensi Steapwagon terasa no issue. Kemudian suspensinya, menurut kami Stepwagon ini jika dipertemukan dengan Foxy dan juga Serena, ini yang paling sweet spot. fit spot dalam artian dia tuh enggak keras, enggak empuk, nyaman, dan ketika melalui jalan tol seperti ini, sambungan tuh ketika di kecepatan ini tuh benar-benar pas gitu loh bandingannya. Enggak ada gejala keras dan benar-benar nyaman. Kemudian di jalanan misalkan jalan rusak atau barus tidur ya itu juga terasa ini yang paling firm gitu. Kemudian handling. Nah, handlingnya juga menarik karena untuk sebuah MPV box seperti ini tuh. Wah, ini body rollnya hitungannya dikit loh. Jadi benar-benar iya ini kalau karakter sih menurut kami ini yang terbaik di antara para rival. Jadi posisi berkendaranya menyenangkan, kemudian settingan suspensinya juga sangat firm. Ya memang Honda itu enggak pernah bohong ya kalau bikin mobil tuh benar-benar ee fun to drive banget gitu. Benar-benar dia tuh rasanya kayak BMW-nya Jepang gitu. Benar-benar yang dia mengutamakan si f drive-nya luar biasa. Kental dengan DNA Hondaanya, ada satu hal yang masih terbawa di mobil ini, yakni soal road noise-nya, Guys. Mobil ini memang Honda sekali, fun to drive banget, tapi juga root noise-nya terasa ke dalam kabin. Jadi memang penyakit Honda tuh dari model ke model ya. selalu rotois-nya memang bukan yang terbaik di plaset ini. Saat ini saya berada di jalan tol dengan kecepatan 85 km/h dan road noise-nya cukup kedengaran ke dalam kabin. Memang eh forse itu juga rotation-nya enggak terlalu baik, tapi ini eh agak sedikit kurang baik jika dibandingkan dengan Foxy. Serena yang terbaik di kelasnya. Instalasi kabin sebenarnya bagus. Kalau kendaraan apa ada suara-suara di sekitar mobil gitu ya, tidak terlalu kedengaran ke dalam kabin cukup baik. Tapi memang juga dia bukan yang terbaik di kelas MPV sliding door. Jadi ya kalau Anda tahu Honda ya ini karakternya Honda sekali. Meski sama-sama mengusung teknologi elektrifikasi namun nyatanya sistem penggerak Stepwagon dan Serena jelas berbeda. Oke, pertanyaan paling mendasar ya. Jika dipertemukan sebenarnya mobil ini benar-benar yang apple to Apple adalah E CGN dengan Nissan Serena. Kalau Foxy ya sebenarnya Apple to Apple tapi secara penggerak e dia hanya mesin bensin saja yang hadir di Indonesia. Apa sih perbedaan paling mendasar antara Serena dan juga Snapwagon? Oke, jadi kalau di Nissan itu mereka terkenal dengan teknologi e-power. Jadi mesin bensin itu tidak bertugas untuk menggerakkan roda. Mesin bensin benar-benar untuk mengisi daya baterai. baterai ke motor listrik dan motor listrik satu-satunya adalah penggerak utama dari mobil itu. Nah, di stepwagen ini dia berbeda. Jadi, ada mesin bensin, ada motor listrik sama, tapi mesin bensinnya dia bisa mengisi daya baterai juga dia bisa menggerakkan roda. Jadi ee motor listrik dan mesin bensin itu bekerja bergantian gitu ee untuk menggerakkan roda. Nah, di mobil ini sistem hybridnya sangat dewasa Honda ya. Apakah udah udah terkenal lah di HRV, di CRV, di anord itu sistem hybridnya sangat bekerja dengan baik, sangat dewasa. Sudah sudah udah matang lah istilahnya. Kemudian yang saya suka dari setiap model Honda adalah yang di hybrid ya, itu benar-benar simpless sekali ketika mesinnya menyala. Jadi misalkan seperti ini mode EV kemudian kita bocek sedikit dan itu enggak kedengaran ada e pergantian ke mesin bensin ya. Itu yang saya suka selalu dari mobil hybrid-nya Honda atau di Honda itu mereka menyebutnya dengan teknologi EF. Kemudian mobil ini juga dilengkapi dengan empat step regulative breaking yang bisa diatur melalui pedle shift ya. Jadi e ini pek-pekan C RV ya di paling paling strong itu di e level 4. Tapi memang dia tidak seadvance eh mode penggeraknya ya mode hybrid-nya di Honda Accord. Kalau di Honda Accord itu dia ada EV mode, ada charge mode. Nah, kalau di sini ini mirip dengan CRV dan juga HRV. Jadi enggak bisa diapain seperti ini saja di voltage enggak bisa. Kalau di Accord tuh yang keren dia bisa charge mode. Jadi Anda bisa menyalakan mesin terus untuk mengisi daya baterai ID. Namun yang jelas menjadi pertanyaan terbesar, seberapa hemat konsumsi bahan bakar Stepwagon ini? ya. Mau teknologi e-power, mau teknologinya fully hybrid, memang semua itu kembali lagi ke matematika ya. Jadi konsumsi bahan bakar yang paling penting. Nah, berapa konsumsi bahan bakar dari stepen eh IHV ini? Oke, kami sudah melakukan pengetesan ada eh rute tol, rute dalam kota dan juga eh route teririt ya. Jadi outer ini di mobil hybrid itu kita biasa ambil sampel di 35 km/h di mana dia lebih ideal untuk sebuah mobil hybrid gitu kecepatannya ya. Oke dengan rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/h Stepwagon ini berhasil meraih angka 16,2 km/l. Sedangkan untuk rotol dengan kecepatan rata-rata 90 km/h, Stepwagen ini berhasil meraih angka 18,2 km/l ya. Ee sedangkan untuk ee yang terbaiknya gitu ya di 35 km/h, mobil ini masih sanggup meraih angka 20,1 km/l. Well, memang kalau dipertemukan dengan Nissan Serena itu angkanya mirip sekali gitu 16 18 dengan 0 keluaran apalagi dengan Kijang Innova Zenix ya angkanya sama. Tapi mungkin ada yang bertanya juga kok sama CRV beda eh angka konsumsi bahan bakarnya. Yang pertama bobot. Bobot mobil ini eh pastinya lebih berat dibandingkan Honda CRV. Kemudian juga coefisien drag mobil ini, tingkat aerodinamis dari mobil ini tidak sebaik CRV dan juga Accord. di mana dia lebih menabrak angin ya dengan desain ee boksi seperti ini. Tapi overall dengan angka tersebut ini adalah figur yang cukup irit. Bahkan ya tergolong irit sih karena di level MPV Boxi dan juga MPV sekelas kejang Innova Zenix itu angkanya masih sama lah setara dengan ketiga model tersebut. Lantas bagaimana dengan performanya? Oke, dengan konsumsi bahan bakar yang bisa dikatakan setara lah dengan lawan sekelasnya ya. Tapi ternyata stepway game EHF ini menyimpan performa yang paling baik. 180 pps, 315 Nm yang merupakan tenaga dan torsi gabungan dari mesin bensin dan juga motor listriknya. Kami sudah mengetes akselerasi 0 sampai 100 km/h itu tuntas dalam waktu 8,75 detik. Wow. Padahal tuh mobil ini dia tuh kalau secara desain ya, dia paling boksy di antara Foxy dan juga eh Serena gitu. Tapi ternyata ya tenaga mesin dan torsi motor listriknya juga enggak bohong sih. Emang di atas kertas yang paling gede dan memang terasa gitu tuh ketika kita ee menekan pedal gas penuh ya memang respon torsinya tuh berasa sekali gitu. Kuat kuat banget. Jadi bukan hanya sekedar feeling by data juga mobil ini yang paling berperforma gitu dibandingkan eh Serena bahkan Kijang Innova Zenx dengan harga jual yang terbilang sangat kompetitif di kelasnya apakah ada sunat fitur terutama di fitur radar adasnya Twagon varian SPA ya hanya jat aja sih di Indonesia ya yang hadir Indonesia ini memang dia dilengkapi Tapi dengan fitur radar ADAS e Honda Sensing ya namanya yaitu mau Honda Sens, mau Toyota Safety Sense, mau Nissan Proilot itu adalah bahasa masing-masing brand gitu. Sebenarnya pada intinya sama aja semuanya itu fitur ADAS gitu ya, radar ADAS. Nah, di Stepagen ini dia sampai ke tahap ada adaptive cruise control dengan land keepeping assist. Tapi memang dia tidak ada satu fitur yang dimiliki oleh Pak Rifani yaitu blind spot monitoring. Ya, semua mobil Honda di Indonesia itu tidak ada veik tersebut. Jadi kalau biasanya di mobil Honda tuh digantikan dengan Honda Landw namanya. Jadi biasanya itu ada kamera di bagian kiri e ketika Anda menges atau mengaktifkan di biasanya di stok wiper ya. itu dia akan menampilkan citra kamera belakang yang muncul di layar sistem entertainment. Nah, sedangkan di Snapwagen ini dia enggak ada. Jadi, eh tidak ada BFT monitoring juga tidak ada Honda Linewatch di mobil ini. Tapi so far untuk adaptif CS controlnya dia bekerja dengan baik. Bahkan kalau kami rasakan gitu ya, adaptif cruise control milik Honda Sensing itu dia tuh eh mampu menjaga jarak dengan mobil depan tuh yang paling dekat jika dibandingkan dengan Pariva asa Jepang gitu. Saya pertama kali coba di Civic itu rasanya yang paling firm gitu untuk eh sistem rader ADASnya. Cuman ya kembali lagi memang dia tidak ada fitur berupa BL spot monitoring. Tapi ya semua mobil Honda di Indonesia hingga Honda Accord tuh enggak ada fitur B monitoring tapi memang tidak ada Honda L-nya. Sudah puas membahas bagian depan. Sekarang kami pun melompat ke baris belakang untuk mengetahui bagaimana rasanya duduk di baris belakang. Yes, sudah duduk di belakang di baris keduanya. Dan ya memang di stepwaken ini kalau Anda membeli stepwaken bukan berarti Anda pasti duduk sini ya. Karena dengan e dimensi yang lebih kompak dibandingkan misalkan Alfarda, mobil ini masih masuk akal gitu. Anda gunakan sehari-hari atau menggunakan jasa pengemudi alias sopir gitu ya. Jadi mungkin persentasenya 50-50 lah. Anda menyetir atau Anda duduk di belakang gitu ya. Oke, untuk bangku baris keduanya memang sudah saya jelaskan nyaman, eh fleksibel bisa digeser kanan kiri, kemudian ada otomannya. Coba kita gunakan otomannya ya. Jadi rileks banget. Terus kita omb. Wah, ini bisa dijas juga untuk amr-nya. Wah, ini siap tidur nih. Dua nyaman banget. Kalau dibandingkan Serena memang e material joknya ya lebih keras dikit tapi dia menang soal fleksibilitasnya. Dan juga mobil ini highlight-nya adalah suspensinya ya. Suspensinya ini approve banget. Depan belakang nyaman. Nyamannya di atas rival-rivalnya menurut kami lebih empet. tapi dikendarai juga tidak yang ee lemah gitu ya. Jadi benar-benar pas proporsi untuk suspensi. Apalagi dia dibekali dengan veleg bedometer ring 16 inci gitu ya. Ee jadi mungkin lebih empuk dibandingkan jika dia menggunakan veleg 17 inci ya. Sebenarnya enggak masalah 16 inci karena Nissan Serena pun dia menggunakan veleg 16 inci. Kemudian masalah ee insulasi kabin ya memang di bagian belakang nih agak kerasa ya tidak sebaik bagian depan kalau ada ner motor sepeda motor nih ada di samping kemudian misalkan tr ya itu instolasi kabinnya ya lebih tidak baik jika dibandingkan R depan dan pastinya tidak lebih baik dibandingkan rival rivalnya tapi so far so good mobil ini ee dengan harga termurah di kelasnya memberikan apa yang dimau oleh konsumennya dan ini Dia bangku bar ketiganya kalau kurang maju tinggal di itu aja aja enggak usah ngeroboh lagi tuas yang ada di sana ya. Oke, bu baris ketiga memang dia marelnya yang paling keras di antara jok baris pertama dan baris kedua. Kemudian layaknya MPV-MV lain juga bangku baris ketiga ini entah kenapa memang tidak apa ya secara kekedapan kabin itu yang paling ee tidak nyaman, tidak tidak baik gitu ya. Ini mobil ini juga terjadi. Ini benar-benar isolasi kabinnya kedengaran banget. Angin suara angin, suara mobil melintas. Tapi untungnya suspensi mobil ini nyaman. Jadi rasanya tetap ya fine-fnya dibanggu baris ketiganya. Apalagi mobil ini e dimensinya mengotak gitu ya. Anda banggu baris ketiga itu terasanya tetap ya terpaksa sih duduk baris ketiga tapi masih terasa nyaman. Akan tetapi tentu mobil ini tidak luput dari beberapa kekurangan. Oke, yang pertama adalah kamera 360. Jadi, dia enggak ada Honda Lch dan juga tidak ada kamera 360. Ya, gimana ya sebenarnya kamera 360 toh kalau di mobil seperti ini ya, mobil yang dimensinya besar kemudian step pagi ini perlu diakui dia memiliki B spot yang cukup besar di bagian pilar A-nya. Rasanya itu menjadi penting untuk sebuah ee mobil dilengkapi dengan kamera 36. Apalagi sekarang kamera 360 itu sudah hadir di mobil-mobil yang harganya tuh notabnya murah gitu ya. Sayang sekali tidak ada di eh Honda Snapwagen ini. Kemudian yang kedua adalah sistem entertainment-nya gitu. Memang fiturnya lengkap ada Apple CarP, Android Auto, tapi rasanya tuh ee kurang apa ya, kurang up to date aja gitu. Kesannya tuh benar-benar biasa, layarnya kecil, kemudian ketika dimasuk menu gitu ya tampilannya biasa banget itu ya. Ini sih sebenarnya karena ada mobil asal Tiongkok ya, jadi setiap entertainment kayak gini tuh kurang menarik gitu rasanya kayak. Dan yang ketiga adalah fitur landeping assist. Jadi mobil ini dilengkapi dengan fitur lan keeping assist tapi dia tidak bisa di bawah 60 km/j. Jadi perlu Anda ingat misalkan Anda menggunakan mobil ini eh menggunakan adap control kemudian berada jantel gitu ya misalkan ya di set 80 km/h dan kemudian mobil depan tuh memelan hingga 50 km/h. Nah itu perlu diingat L kiping assisnya dia tidak lagi aktif dan sayangnya dia tidak dilengkapi dengan e warning gitu ya. Jadi misalkan harusnya biasanya tuh mobil kalau radar ada set lagi berfungsi itu muncul tulisan. Nah, di mobil ini hanya muncul bunyi aja jika L KPS-nya sebenarnya tidak lagi bekerja. Lantas yang keempat adalah ini sayang banget sebenarnya karena di setiap mobil Honda sudah saya apresiasi ya. Dan di Stapagon ini terjadi lagi yaitu klaksonnya. Mobilnya gede, dimensinya besar, harganya juga enggak murah tapi kasonnya kayak gini. Aduh. Oh, sayang banget. Terus klakson keong dan single tone gitu. Aduh, sayang. banget ya. Padahal di HRV itu udah yang dual ton gitu ya, udah berwibawa gitu di mobil ini. Aduh, lagi-lagi kayak gini. Aduh, sayang Kemudian ada satu detail yang sebenarnya itu bisa ditambahkan yaitu karpet yang dilengkapi dengan kancing. Jadi, lihat seperti ini ya. Ini ketika sudah mengadjust bangku sedemikian rupa atau kita coba lagi deh kita adjust bangku ke kiri ke kanan maju mundur. Tuh, tuh karpetnya itu akan berantakan seperti ini dan Anda harus mata ulang. mesti bisa ditambahin kancing. Jadi benar-benar fix gitu untuk si karpetnya. Di samping itu, Honda Stepwagon juga menyimpan beberapa detail-detail menarik. Eh, yang pertama adalah ini selalu saya komenin di mobil Honda sebenarnya dari CRV hingga Accord itu sebenarnya desain interiornya udah cukup mewah nih, Get. Tapi saya yang tuas transmisinya kurang apa ya, kurang mahal gitu pesannya. Nah, untungnya di stepen ini dia menggunakan tuas transmisi tipe tombol seperti ini. Jadi, rasanya tuh dengan ee desain interior yang seperti ini yang keren, yang berkelas. Nah, dengan tombol seperti ini tu rasanya seirama gitu loh, tidak menimbulkan kesan murahan gitu ya. Lantas yang kedua adalah di mobil ini banyak sekali tempat penyimpanan. Di bagian dashboard, tempat penyimpanan terbuka. Di bagian kanan ada lagi. Memang tidak ada tempat penyimpanan tertut di bagian tengah. Tapi di bagian pantol tengah di bagian dashboard ini ada lagi. Kemudian cup holder mobil ini sangat banyak ke bagian belakang tuh bagian baris ketiga titul semua cupolder banyak. Terus di meja lipat juga ada. Ya memang itu sebuah karakter NPC eh sliding door boxing seperti ini ya. harus bimanan karena mobil ini tuh biasanya digunakan oleh warga yang e lebih dari 4 sampai 5 orang yang bawaan itu banyak. Nice. Ini merupakan detail yang sangat menarik dari Honda Stepwagon. Dan inilah kesimpulan kami terhadap Honda Stepwagon versi Indonesia ini. Yes. Menyimpulkan mobil ini cukup mudah sebenarnya ya. Jadi pembeli dari e segmen Stepwagen ini pasti bertanya-tanya gitu, mending Serena, mending Foxy atau mending Stepwagon. Nah, kalau Stepwagon itu ada beberapa e unic point tersendiri ya dari segi posisi berkendara dia paling fun to drive. Kemudian kenyamanan suspensi dia paling baik, kemudian juga fleksibilitas jadi kursi baris kedua itu bisa digeser-geser. Kemudian ruang bagasi yang sangat luas ketika baris ketiga dibuka. Anda langsung bisa memilih stepen ni. Tapi kalau Anda mengincar yang e rock-nya baik, kemudian juga material yang bagus, yang terkesan premium gitu ya, mungkin Anda bisa memilih Desan Cerema. Dan kalau yang memiliki piece of line yang sangat baik, dealer di mana-mana mungkin harga purna jual yang terbaik ya Anda bisa pilih Toyota Foxy meski dia bukan yang hybrid. Tapi hm rasanya menarik. Saya belum tahu sih Toyota akan memasukkan Foxy hybrid atau enggak karena perlu diingat Foxy itu punya versi hybrid di Jepang. Jadi sebenarnya tinggal tunggu tanggal mainnya aja. Tinggal tunggu tinggal tunggu tanggal mainnya apakah Toyota akan membawa Foxy Hybrid ke Indonesia. Well, jadi begitulah review lengkap kami terhadap Honda Stepwagon Spada EHF. Klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila ada belum dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Main-main juga ke website kami di www.otodriver.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye.
