Jungkat

HONOR 400 Pro Ini Terlalu CANGGIH‼️ (YouTube Video)

  • 20/06/2025

Eh, guys, lihat deh foto gua bareng si Nyonya ini bisa disulap jadi bergerak dong dan hasilnya lumayan real sih. Terus gak sampai situ-foto lucu kucing ini juga bisa digenerate videonya sama fitur di HP ini. Sesuatu yang keren atau malah menyeramkan? Nanti kita kepoin sesaat lagi beserta limitasinya juga. Tapi selain fitur tadi, apa aja yang menarik dari Under 400 Pro ini? Kameranya gimana? Fitur-fitur AI, performance. Yuk, kita bahas. Oke, boksnya masih sama ya kayak seri-seri sebelumnya dengan background putih dan tulisan warna emasnya yang sederhana dan membumi banget nih boksnya. Selain HP, di dalamnya ada kotak lagi dengan SIM ejector yang nempel di luar tuh, terus kertas-kertas yang jarang dibaca beserta case benih yang elastis. Habis itu di bawahnya lagi ada kabel charger USB A ke C dan kepala charger 100 wat. pastinya langsung disambit sama Magic OS 9 berbasis Android 15 ya. Lanjut setup-setup kayak biasa dan setelah kelar storage-nya udah kemakan 26 gig dari total 512 punya gua. Impresi gua sama HP ini, wah desainernya her cukup aktif ya, Bun. Yang 200 Pro kemarin lonjong gitu tapi sekarang ganti lagi jadi bentuk apa ya ini bagus atau enggak sih? Netral aja gua. Tapi kamera modulnya sedikit lebih gede sih menurut gua. Untuk warnanya cukup suka, kesannya lebih premium. Enggak cuman di body, tapi di kamera modul. Untuk materialnya sendiri gua kurang yakin ya. Ada yang bilang gelas, ada yang bilang plastik. Tapi feel-nya sih mirip kaca. Kalau finishing-nya dari matte gitu jadi minim sidik jari. Sedangkan frame-nya karena enggak ada garis antena bisa dipastiin dari plastik. Terus kalau dilihat di sebelah kanan HP ini ada volume dan power button. Di kiri kosong. Terus di atas ada mic, AR blaster, lubang speaker, dan di bawahnya ada lubang speaker lagi. Ford type C, mic, dan dual scene slot card yang enggak bisa tambah memori. Terus lanjut kita ke bagian depan yang punya layar dengan ukuran 6,7 inch dengan basel yang tipis ya. Untuk dagunya hampir mirip sih dengan bagian samping. Paling di sudut-sudutnya baru kelihatan lebih tebalan dikit. Habis itu layarnya ada sedikit melengkung tapi tipis aja menurut gua. Jadi para gamers pecinta layar flat masih bisa mentolelir ment tolelir kan untuk feel genggam termaksud nyaman ya karena banyak lengkungannya enggak cuman di layar tapi di bagian belakang plus frame-nya juga ada sedikit lengkungan sih yang punya tebal di 8,1 mili dengan berat 205 gr. Kalau dibandingin sama pendahulunya H 200 Pro yang sempat gua review kemarin, HP ini berasa lebih premium. Tapi gua masih gak bisa lupain kesaktian kamera AR 200 Pro pasret si bocil. Kalian bisa cek videonya deh. Terus gimana dengan kamera HP ini? Sabar ya, sekarang kita lanjut ke spesifikasi. Nah, kita mulai dari layar yang punya ukuran 6,7 inch AMOLED yang pakai chipset flagship tahun lalu Snapdragon 8 Gen 3 dengan skor antutu enggak terlalu gede sih di R1,8 juta, tapi kalau dipakai buat nge-game hasilnya tetap maksimal loh. Gua sempat tes kayak biasa Gin Impact HS 60 FPS selama 15 menitan main dapat FPS rata-rata hampir sempurna di 59,7. Untuk baterainya berukuran 7% yang tergolong wajar nih dengan suhu yang aman juga di sekitar 42an derajat. Lanjut buat baterai yang kayaknya bakal dijadiin standar HP Android zaman now nih yaitu 6000 mAh yang pakai silicon batery terus dikasih kepala charger 100 wat dan bisa wireless charging 50. Buat kamera utamanya 200 megapel terus ada lensa telefoto di 50 megap, ultrawide 12 megap dan terakhir kamera depan 50 megap. Dan kalau kalian lihat di depannya kayak ada dua lensa ya. Satu lagi itu korek sih kalau salah lensa dep 2 megapel. Terus yang menarik di sini fitur-fitur AI-nya yang pas gua cobain hasilnya sih enggak main-main. Nanti kita bawa keluar HP ini buat tunjukin ya. Buat spek lainnya HP ini udah HP 5G, support e SIM stereo speaker IP68 dan IP69 dan lain sebagainya dengan heptic feedback yang udah level flagship lah ya getarannya solid gitu. Terakhir, under 400 Pro ini juga punya versi regulernya yang kalau gua bandingin cukup berasa sih bedanya. Untuk layar yang versi reguler lebih imut di 6,5 inch, terus pakai chipset Snapdragon 7 gen 3. Untuk baterainya punya kapasitas sama 6000 mAh, cuma charging lebih cepat di Pro dan versi regular enggak ada wireless charging tuh. Habis itu buat kamera hampir mirip kecuali tambahan di lensa telefoto tadi di Pro version-nya. Lensa utama 200 megapelnya juga ada kok di 400 reguler. Terakhir buat IP rating lebih rendah ya di IP6. Kayaknya udah sih itu aja. Kalau ada yang kelewat boleh tolong tambahin di komen. Oke guys, sekarang kita mau bawa HP ini keluar yang mana untuk resolusi kamera depannya dia bisa mentok sampai 4K 30 fps ya. Dan kamera belakangnya 4K60 dan saat recording gini bisa langsung pindah lensa loh. Lihat nih. Tada. Terus HP ini punya fitur AI zoom di mana kalau kita zoom di atas 15 kali bakal aktif dan ada icon kecil AI di sana. Pas gua bandingin hasilnya lumayan ngefek sih, terutama buat zoom mentok 50 kali tadi. Cuman perlu diingat ini butuh koneksi internet ya kalau enggak keluar warning. Lanjut. Salah satu fitur favorit gua di Under 200 Pro kemarin yaitu hardcore. Ada di sini juga. Ada vibrant color sama terakhir favorit gua klasiknya si juara. Terus ini dia untuk video ultrawide yang hasilnya cukup baik ya di kondisi daylight gini. Saturasinya agak sedikit tinggi, tapi masih aman sih, enggak terlalu menor. Kalau untuk videonya dia bisa zoom sampai 10 kali, ya, Guys. Ternyata ya, hasilnya masih bagus bukan tipe yang dipaksain bisa zoom sampai jauh banget. Dan buat fotonya gua suka sih. Selfie 50 megapelnya punya detail yang lumayan tajam. Dynamic range juga oke, sedangkan kamera belakangnya juga mantap. Dan inilah untuk lensa selfie-nya yang mana dnamic range-nya agak kurang ya, Guys. Lampunya over expos semua. Tapi kalau enggak enggak over expose yah oke aja. Buat kamera belakangnya masih baik ya untuk lensa utama. Cuma gua berasa ada sedikit cheater deh. Terus kalau pindah ke ultrawide sama kayak HP kebanyakan, bakal lebih soft dan gelap. Noise-nya juga cukup berasa. Gua rasa video LOL sesuatu yang mesti ditingkatin lagi sih dari HP ini. Tapi kalau dari sisi foto, gua suka ya sama hasilnya. Foto-foto gedung dengan lampu-lampunya bisa ditangkap dengan bagus. Buat foto objek orang juga cakep dengan selfie yang masih tajam juga. Betul guys, kalau kalian suka sama video-video di channel ini, jangan lupa bantuin gua buat like video ini ya. Bakal berhati banget. Thank you. Oke, kalau ngomongin AI bisa dibilang cukup lengkap nih. Yang standar di HP lainnya tentu ada kayak G mini, circle to search, translation, writing tool, sama AI yang ada di galeri juga banyak. Misalnya di sini ada AI eraser yang mana di dalamnya ada beberapa fitur lagi kayak erace spacer buy yang otomatis hilangin semua orang yang ada di belakang. Terus ada remove reflection bakal hilangin pantulan dari kaca. Habis itu ada AI upscale buat ningkatin resolusi foto, AI cut out buat pisahin objek dengan background, sama AI out painting kalau mau punya foto yang dibikin lebih luas lagi. Nah, cuman yang luar biasa itu yang sempat gua bahas di awal tadi, yaitu image to video yang cara pakainya gampang dari galeri tinggal ke tab yang paling kanan aja terus pilih image to video. Dari sini kita tinggal pilih aja ya fotonya, tentuin aspek rasio dan start generation deh. Setelah tunggu 1 sampai 2 menitan, bakal jadi video sekitar 5 detik. Hasilnya seru-seru sih. Bisa bikin foto kembang api ini jadi hidup atau foto sok-sokan gua yang lagi tendang bisa jadi salto dan lain sebagainya. Tapi ya kadang ada juga ngaconya sih. Misalnya foto gua sama si Nyonya ini tiba-tiba bisa nongol foto orang lain dong. Ingetin kayak film Harry Potter yang foto di dalam bingkainya bisa gerak-gerak gitu enggak sih? Oh ya, fitur ini juga berbasis Google VO 2 ya, yang kalau kalian perhatiin di sini untuk generate-nya dibatasin gitu, ada tulisannya. Cuman sampai kapan gua kurang tahu sih. Sepertinya tergantung kesepakatan her sama Google. Ini hampir mirip sih kayak Samsung dengan Galaxy AI-nya. Terus karena ini berbasis Google, jadi kita butuh koneksi internet buat jalanin fitur tadi. Dan setelah gua kepoin fitur-fitur AI ini ternyata ada di varian regulernya HER 400 loh. Nanti kalau ada kesempatan gua bakal cobain juga ya. Cukup penasaran kalau dibikin sehari bersama bakal menarik atau enggak dengan segudang fitur AI tadi. Kasih tahu di komen ya kalau pada tertarik dan apa aja mesti gua tes. Oh ya, satu lagi fitur yang sebenarnya bisa dibilang baru yaitu AI deep fake detection. Intinya kalau kita lagi video call sama orang yang diduga AI biasanya buat penipuan. Nanti HP-nya bisa kasih warning. Jujur gua gak tahu gimana cara cobainnya sih, jadi belum sempat buktiin. HP ini punya tiga warna ya, ada lunar grey yang gua pakai ini tidle blue sama midnight black. Untuk variannya cuman ada satu 12 plus 512 seharga 99 Singaporea dolar atau kalau dirupahin 11,4 juta yang bisa dibilang cukup tinggi ya walaupun dapat gift-gift gitu yang katanya senilai Rp3,6 juta mungkin ini kali ya yang bikin herer Indonesia belum PD buat keluarin 400 Pro karena pasti dimendang-mendingin nih apalagi brandnya terbilang baru juga. Dan sebagai info, kalau kalian kepoin IG HER Indonesia, mereka udah mulai spill tuh HP baru yang mau di launching, yaitu HER 400 regular dan 400 L. Enggak ada pro version. Btw, 400 slide-nya gua udah sempat bikin videonya sih yang ada di sini. Kalian bisa chose ke sana. Dan kalau kayak poin harga AR 400 reguler di Singapura bisa dibilang termasuk tinggi juga di 600 Singaporea Dolar atau kalau di rupin 7,6 juta dengan berbagai hadiah juga senilai 2,6 jutaan. Yah, semoga masuk Indonesia bisa lebih murah dari itu ya. Mungkin di 6 jutaan biar bisa saingan sama midrage-nya Samsung atau Vivo. Setuju enggak? Yeah.

Lihat di YouTube