HP 2 JUTA yang bikin KAGUM SEPANJANG VIDEO 🤩 (YouTube Video)
Halo guys, David di sini, dan ada HP baru dari Tecno nih. Spark 30 Pro. Dari kotaknya aja, udah keliatan menarik ya. Hasil collab sama Transformer coy. Robot-robotan gini, Medy Renaldy masih seneng ya. Berasa HP special edition yang lumayan mahal, padahal dari harganya sendiri, ini Transsion banget. 2.1 juta buat varian 8/128, dan 2.4 juta buat varian 8/256. Speknya juga alat Transsion. Nanti kita lihat performa, kamera, dan lain-lain. Sekarang kita lihat desain kotaknya dulu, yang kelihatan berbeda sekali, dari kotak-kotak Infinix dan lain-lain yang biasanya Free Fire, MLBB. Kali ini Transformer yang udah di custom abis, dari tengahnya aja, udah langsung ada emblem Autobots. Dan di sini ada tulisan Spark 30 Pro Optimus Prime. Di sini ada Techno, di sini ada Transformer, jadi berasa imbang ya, semuanya kayak ada jatah sendiri-sendiri, 50-50, ada warna merah, biru, silver, ala-ala Transformer, tapi warna biru ini juga warnanya Techno, kayak kolaborasi yang sudah dijodohkan sekali. Di sini varian internalnya 256GB, dan RAMnya 8GB, plus Extended RAM 8GB. Mantep! Nggak ditulis 16GB yang lebay-lebay kayak... Transsion biasanya ya. Kali ini berkelas nih kotaknya, saya suka. Di sebelah kanan ada Spark 30 Pro, ada logo Autobots lagi, Optimus Prime, di sini ada spek kuncinya, layar 120Hz iCare AMOLED, udah AMOLED, terus ada kamera 108MP, dan chipsetnya Mediatek Helio G100, 4.5G, ya ini 4G Fast Network, terus di sebelah kirinya juga sama aja tulisannya, dan di belakang ada Symmetrical Stereo Sound, jadi ya suaranya simetris, ada 2 speaker, big volume, baterai 5000 mAh, bisa dicas 1000x+, chargingnya 33W, kameranya glowing selfie, 13MP, dan ada 3 mode lampu, ada infrared. Oke, di sini ada lengkap banget spek-speknya, tapi nanti aja itu sambil kita jalan, sambil unboxing, lihat HPnya. Di bawah sini juga ada logo yang tidak lumrah, ada di kotak-kotak HP, ada logonya Hasbro, ini pemegang lisensi dari Transformer, dan ada logo Authentic Transformer, asli, tentu saja, masa Transsion pake collab sama yang nggak jelas gitu. Di bawahnya ada variannya, ini memori internal 256GB, RAMnya 8GB, jadi ini yang harganya 2.4 juta. Kalau ini 128GB, berarti ini 2.1 juta varian Optimus Prime. Kalau misalnya anda ngerasa HP robot-robotan gini nggak asik, atau anda nggak suka yang warna-warni seperti ini, anda nggak suka robot-robotan, ada satu varian lagi sih yang lebih aman, itu varian warna hitam, harganya sama, isi HPnya sama, silahkan dipilih saja. Tapi saya nggak tahu isi kotaknya atau desain boxnya itu bakal sekeren Transformer ini nggak ya? Dari cara bukanya aja udah beda lho, bukan di slide doang, tapi... coba HP random apa Tecno Infinix yang 2 jutaan. Oke, thank you! Ini adalah Spark 20, ini yang generasi kemarin. Kotaknya ya HP biasa, kita angkat, ada isinya, dan putih-putih seperti ini, sangat standar, sangat generik, sangat membosankan. Kalau edisi special edition, nggak bisa diangkat saudara-saudara ini. Ada katuknya sendiri, ada 1 dan ada 2. Terus kalau kita buka, Transformer! Dan di sini ada poster ala-ala gitu ya, ini agak bolong jadi kalau ditempe l ke dinding mungkin bakal aneh, ada putih-putih atau warna dindingnya gitu. Di sini ada gambar Bumblebee dan ada gambar Optimus Prime sedang... ya sedang gaya aja sih, gaya keren-kerenanya sedang pose aja sih. Tapi detilnya itu lho, ini HP 2 juta lho. Bukan cuma sekedar tempel MLBB ceplek atau Free Fire cepret lah. Terus udah bilang itu collab, nggak. Ini collabnya bener-bener dipikirin sampai... Oh ini nih, cuma tempel gambar mbak- mbak kayak lagi SPG yang lagi jualan gitu, nggak. Terus di dalamnya putih doang gitu kan. Terus isinya juga ya standar-standarnya nggak. Ini mengejutkan sih, saya semangat banget karena HP 2 juta, tapi berasa dipikirin banget special editionnya. Bukan beli nama doang, tapi ikut mikir, itu jempol. Lanjut di sini ada emblemnya juga, ada Tecno Spark 30 Pro, ada Transformer, berasa imbang banget sih. Terus cara bukanya juga... Wahduh... Ini berasa kayak unboxing HP premium dari OPPO kayak Find N Flip atau HP apa yang belasan juta yang bukanya kayak gerbang. Wah kayak orang kaya gitu. Tecno! Terus bukanya gimana ya? Saking bedanya gitu sampe nggak familiar gitu. Di sini ada... Oh ada... Bisa digeser! Berasa lemari-lemari gitu ya, ada Tecno, oke. Terus ada... Apa ini? Kayak ada surat-suratnya. Suratnya... Oh waran... Garansi soalnya. Berasa standar sih. Terus ini... Oh! Ketunjuk pengguna, standar juga. Terus dari chargernya juga desainnya standar-standar saja, lumayan ringan ya, 33 Watt. Terus kabelnya... Ini ada USB A to USB C, ini juga standar saja. Oh iya, ini ada kabel mungkin anda perhatiin ini dibonusin orang Tecno sih pas kirimin HP ini. Cuma saya nggak terlalu tunjukin, walaupun keren banget, karena ini bukan kabel yang bakal didapetin kalau kita beli HP-nya. Ini sekedar pelengkap biar seru aja. Kalau kita beli HP-nya tetap dapet yang ada di paket kotak ini, yang warna putih ini, ini juga, TWS ini juga. Keren sih mereka sampai bikin begini, entah dijual terpisah atau nggak, kalau ada saya bakal kasih linknya di bawah. Kita lanjut ke bagian tengahnya, ini entah ada isinya, oh ini ada logo lagi, oh ini bisa dibuka lagi! Bayangkan HP 2 juta berasa banyak bonusnya, ini ada Tecno, oke mungkin tempat service center, benar sekali, ini kartu garansi, dan... Oh! Ini harus ditunjukin dengan jelas nih, ini ada casing lagi! Bayangkan, Samsung 20 juta tidak dapat aksesoris Tecno 2 juta, memberikan kita casing special edition. Warna biru, ada transparan, terus di sini ada Optimus Prime, nanti tentu aja bakal kita tes pasang ke HP-nya, kalau udah ketemu sama si HP-nya, cocok atau nggak si seragamnya itu? Harusnya cocok ya, karena niatnya ini 10 persepuluh sih, buat HP semurah ini. Sekarang kita coba lihat pembungkusnya aja, juga beda, Tecno Transformer logo dan Spark 30 Pro. Rasa HP-nya itu nggak terlalu dominan ya, Transformer-nya juga seimbang, dan itu kadang jarang, bahkan buat HP special edition yang lebih mahal. Buat HP-nya sendiri, waduh... Kita coba buka dulu, kita slide saja, di sini ada stiker yang terlihat sama-sama saja, karena kalau stiker IMEI itu udah regulasi kali ya, jadi harus mengikuti guideline-guideline yang ada. Sekarang kita coba lihat saja desain dari HP-nya, dengan ada sedikit cap stiker di sini, itu dihiraukan saja, di sini ada... Kelihatan seperti ada 4 kamera ya, tapi yang bisa dipakai beneran itu cuma yang warna biru ini, dia punya resolusi 108MP kamera utamanya, sementara kamera yang merah dan yang ada ring-ring kuning ini cuma gimmick aja, yang ini adalah LED Flash. Di sini ada ketulis 108MP. Ini tulisan kecil apa ini? Ini tulisannya Optimus Prime Altruistic Protective, yang warna biru, kalau yang merah juga Optimus Prime Altruistic Protective. Bagian tepian frame kameranya juga ada grigi-grigi gitu ya, jadi merasa lensa fisik kamera SLR yang sesungguhnya, cuma ini tentu saja hanya hiasan saudara-saudara. Ada motif garis-garis, biar lebih ada vibes robot-robotnya, terus ada Tecno Spark, Transformer, ada logo Autobot lagi, dan ada garis merah. Nah, ini mungkin sekalian nunjukin ada port di sini ya, sama ada titik-titik ala-ala seperti sekrup. Mirip ROG Phone, atau mirip HP gaming. Lebih robot-robot lagi. Semua HP gaming pengen jadi kayak robot-robotan. Ini saya bersihin dulu bagian belakangnya, karena masih ada cap-cap dari si label e-mail tadi ya. Ini aman buat kena cipratan air karena dia udah IP54, jadi rating yang... berarti kalau dia tahan cipratan air seperti air hujan. Itu berguna buat saat-saat seperti sekarang juga, kalau kita lagi di Indonesia. Biar kinclong! Wuh! Sip! Ini bahannya mengkilat, tapi dia tentu saja dari polikarbonat ya. Kalau ini kaca sih, 2 juta itu... belum pernah ada di sejarah sih. Nggak-nggak, ini polikarbonat kok. Kalau udah kinclong gini, kalau dipantul-pantulin ke cahaya lebih... apa tuh istilahnya? Cemerlang lagi ini. Di bagian framenya juga dibikin semengkilat mungkin ya. Ada tombol power, tombol volume, terus ada speaker yang dual speaker tadi yang ditulis di kotak, ada Dolby Atmos-nya, terus di kiri dia ada SIM tray, ini triple slot. Jadi bisa muat semua, 2 nano SIM dan microSD. Di bawah ada port Type-C, speaker, mikrofon, dan headphone jack. NFC dia ada, gyro hardware dia ada, IR blaster juga ada. Lagi-lagi... kayak gitu lah, Transsion 2 juta dapet kayak ginian. Kita masih mencari apa yang bisa dibilang sebagai kelemahannya ya. Dari paket udah 10 pers 10. Mari kita hidupkan. Sekarang coba kita hidupkan saja HP-nya, sambil kita pasangkan baju yang sudah disiapkan oleh emaknya, atau induknya, atau brandnya, oleh Transformer-nya, siapapun lah yang harusnya sangat cocok ya. Kalau dari depan... Ehm... Wii! Oke... Sampai startup screen-nya juga dicustom. Tecno Transformer, wohooo! Sampai ke lock screen juga di custom. Jangan-jangan bagian icon-nya juga... Icon-nya juga di custom loh, ala HP gaming loh. Ini warnanya, ini bukan icon HiOS punya Tecno yang biasa. Ini... tuh, customan loh. Walaupun icon pack gini sebenarnya... ya bisa dicari, tapi... tetap aja... sudah sering menemukan HP collab, tapi cuma collab di cover-nya doang, cuma collab di apanya doang, tapi nggak sampai ke bagian dalemnya. Sementara ini seniat itu. Bagian belakangnya... Eh... Tadi kayak suara kaleng jatuh ya? Kayak bukan suara... Zung-zung-zung kayak robot, nggak, kayak kaleng barangnya. Motifnya gitu. Kalau bagian belakangnya, saya nggak terlalu suka ya. Lebih butak jadinya. Warnanya jadi mati gitu, warnanya jadi puder, jadi kilauannya nggak sebagus tadi. Coba ya kita buka... Set! Tuh! Ini kalau dipantulin yang bersih, warnanya langsung mengkilat kinclong gitu, kalau kita pasangin ini kayak langsung ada kaca burem gitu. Ya oke sih, dia bisa proteksi, terus port-portnya juga udah dirancang, udah memang bagiannya lah, tapi kurang bening aja rasanya. Jadi pengen nyari lagi apa aja yang di custom dari si HP ini. Kalau wallpapernya jelas dapet bonus ya, sekarang coba kita lihat bagian wallpapernya. Wuh, disini ada nih. Wallpapernya ada Optimus Prime, ada foto gantengnya Optimus Prime, ada Bumblebee dan si ganteng Bumblebee. Terus ini... Ya ini wallpaper yang sangat standar sih, entah kenapa Oppo, terus Vivo, terus... Tecno, semuanya kayak pake wallpaper yang bulat-bulat saling lingkar gini ya, anda mungkin bisa perhatiin kalau... senang ngelihat HP baru, wallpapernya gini ya semua. Hahaha, Sunda gitu. Sunda-Sunda kayak lagi makan di Resto Ampera gitu. Nah, kalau Transformer gimana? Wuh... Cuma beda satu pilihan doang, tapi antara Sunda dan transformer lah. Kayak Power Rangers. Terus kalau ini... Oh, Notif Ringtone, ada juga nih. Battle, kalau Bell? Ya, ini Bell biasa kayak pukul tiang listrik sih. Kalau ini? Masa ini battle? Battle sih kayak suara kalung sapi itu. Kayak baru masuk toko yang ada Bell-nya, keriting-keriting. Effortnya bagus, ada custom-an, ada battle-battle, ada Transformer. Cuma kayaknya... kayak ini... Nih... Kurang aja. Sama satu lagi, ada custom-an di bagian Always On-nya. Display-nya. Always On Display-nya. Jadi ada exclusive series, ada logo Autobot 2 biji aja. Tapi ya lumayan, coba kalau kita hidupin. Oke, My AOD yang merah ini, kita matikan. Apakah 10 detik saja ya? Wih di... Ini sih... Lumayan, oh nggak. Oh iya, Always On-nya 10 detik saja, jadi begitu. Buat kualitas layarnya sendiri, kayaknya udah berakhir ya semua Transformer-nya, tapi lama banget, anda bisa lihat durasinya. Saya pun ngerasa, kok dari tadi Transformer mulu HP-nya gimana? Karena bener-bener seimbang dah mungkin pembahasan special edition sama HP-nya. Dari layarnya sendiri, nggak dikurangin sama sekali, ini tetep bagus. Dari warnanya, udah mantep ini pake AMOLED 120Hz. Terus brightness-nya juga tinggi. Kalau kita pentokin dia, langsung silau men. Peak brightness-nya di 1700 nits. Ah, apalagi ya? Ukurannya 6.78 inci, dan kalau ada satu yang mungkin... bisa dikritik ya, kalau masih berani ya, kalau nggak tau diri ya, itu di bezel-nya ini kali ya. Kalau misalnya kita ganti wallpaper mungkin lebih jelas. Wallpaper yang standarnya, mungkin kalau anda beli varian warna hitam, bakal dapet wallpaper kayak gini, yang ya sangat standar gini. Bezel-nya lumayan tebel, dibanding Infinix Note 40 yang layarnya bener-bener bagus, yang jadi juara di kelas 2 jutaan. Tapi ini sebenarnya masih mending-mending aja, kalau dibandingin sama Redmi Note 14 yang harganya 2.8 juta, ini sama kayak gitu. Bezel-nya tebel, tapi kelihatan lumayan simetris. Bawahnya aja yang agak sedikit tebel. Masih sangat bisa diterima, apalagi kalau ngeliat speknya yang tadi ya, 120Hz AMOLED, ada in-display fingerprint juga. Nggak berani kritik sih saya, ini udah bagus banget. Itu bukan kelemahan. Oh, Ekbal penasaran suara cekrek-cekreknya. Saya sih nggak ngarep sampe segitu ya, coba. Eeeh... Biasa sih. Ya, biasa sih. Kalau kalkulator, kalkulator... karena ikonnya terlalu custom jadi... Ya kalkulator kalau Transformer hebat sih. Kalkulator kayaknya semua brand kayak gini ya, mau Samsung, mau iPhone, mau apa, kayaknya desainnya kayak gini semua. Terus kalau kita tekan assistant, eh, sekali aja sih. Eh, tahannya harus pas. Wihdeh! Kayak Siri, kayak Siri di iPhone. Kalau misalnya anda nggak tahu Siri di iPhone itu kayak gimana, Siri yang udah Apple Intelligence, yang RAMnya harus gede, atau yang chipsetnya harus yang sudah paling tinggi kayak gini nih. Siri seperti ini. Ada se-se-se, oke. Tecno. 2 juta, oke. Tapi ini namanya Visha ya, kayak agak India gitu Visha. Kencangnya oke, nggak kencang-kencang banget, tapi sudah sangat oke. Kelihatan berisi. Harusnya nggak usah lepas casing ya, kalau lepas casing, nggak kok ini kebuka semua kok, full gitu. Ya, 7 lah, 7 lah. Sangat standar, nggak kedengeran bagus, tapi nggak kedengeran aneh juga sih. Justru pas barusan saya lihat bawah, bawahnya ini agak aneh. Ini kayak agak kelebihan gitu ya motongnya ya, sampai ke sudutnya gini, sama bagian headphone jacknya juga buletannya kayak kegedean gitu. Mungkin kalau buletan headphone jack saya oke lah, mungkin ada colokan earphone yang memang... apa, apa, kepalanya itu agak gede, cuma kalau ini juga ada yang gede sih, cuma nggak segini juga deh. Buat skor AnTuTu-nya sendiri di 440 ribu, ini standarnya Helio G99, Helio G100 yang cuma rebranding dari Helio G99, kita langsung cobain gamingnya saja. Buat settingnya sendiri, dia luar biasa di MLBB, bisa di ultra-ultra maksimalnya, tapi saya pasang grafiknya di high aja, biar nggak terlalu berat maksimal. Ini Helio G99 bisa unlock ultra 120 fps aja udah mantul. Oke, minimal kill, nah udah, oke. Woy deh, woy! Wah, wah, ada si Tigreal ya? Jadi kalau buat saya, setting yang realistis buat HP ini, di super high saja, sudah sangat bagus buat HP 2 juta. Sekali lagi ingat harganya. Kalau buat Genshin sendiri, ini seperti biasa, Helio G99 tidak ada yang mengejutkan sih, Helio G100 G99 sama aja, rebranding aja saya tekankan sekali lagi, karena G100 itu kedengeran baru banget ya, kedengeran terobosan Transsion banget, tapi sebenarnya ini Helio G99, jadi performanya juga mirip kayak HP Transsion yang lain di 2 jutaan, tetap oke. Buat frame rate Genshin, dia bisa dapet di 30an fps, sudah playable banget di settingan paling rendah, sudah cukup. Buat suhunya juga sama-sama saja, tidak ada yang mengejutkan. Mainnya di sekitar 42 derajat saja. Sama seperti Helio-Helio yang lain. Oh iya, buat yang penasaran sama cara kami mantau fps yang ada grafik-grafik tadi, nama softwarenya itu PerfDock ya, pakenya di konek ke PC. Di sini kita bisa lihat status frame rate per detiknya, rata-rata di berapa, 1% lownya berapa, frame drop di mana, stutter di mana, datanya itu lengkap banget buat diceritain. Kalau mau gali lebih dalam lagi, ada juga pemakaian baterai, suhu CPU, dan lain-lain. Elemen penting sih kalau pengen mantau status HP selengkap mungkin. Bisa dipakai di aplikasi lain juga, nggak cuma gaming. Kalau pengen cobain, saya udah taruh link downloadnya di bawah. Sekarang kita tes kamera 108MP-nya. Ada kabel, ada topeng, kayak topeng yang beli di pasar-pasar gitu ya. Ya ini, tuh ada ginian nih. Masa? Pasar banyak mah kayak ginian. Ada lampu itu. Ada lampu? Udah belum masanya beliin bocil topeng gini sih, tapi dulu pernah, tapi kualitasnya kayak lebih bagus gitu ya. Biasa kalau gua bisa dilipet-lipet gitu. Lampunya dimana? Oh ini? Nggak hidup. Oh, baterainya belum ada kali. Ya udah lah. Sama satu lagi yang langgangan. Kualitas fotonya buat HP 2 juta ya, bahkan buat HP 3 juta pun, ini bagus. Lumayan terkejut sih pas ngelihat hasil-hasilnya. Warnanya bener-bener hidup, nggak ada kerasa processing yang aneh-aneh jadi kehijauan, atau dia berasa butek, detailnya juga sangat-sangat enak ya liatnya ya. Nggak berasa ada proses sharpening yang berlebihan, tetap kelihatan tajemnya alami. Kalau kita foto malam juga luar biasa bagus. Ini nggak pake night mode bagus, pake night mode jadi tambah bagus. Mending kejutan yang paling gede sih dari HP ini. Padahal sisi lain, bagian-bagian lain juga udah bagus, tapi kameranya berasa hebat banget. Buat kualitas perekaman kamera depannya, dia bisa di 1080p 60 fps lho. Tadi 2 juta, bisa 2K juga. Sama 2K 30 fps. Buat depannya, bisa 2K coba. Nah bisa 2K, dia lebih tajam tapi di 30 fps aja ya, jadi kerakannya bakal nggak semulus yang tadi. Tapi kok bisa aneh? Oke 2K ya. Kesimpulan buat Tecno Spark 30 Pro, HP yang desainnya ini unik banget. Kalau anda milih varian Transformer, unik banget dari desain, dari kotaknya, dari aksesorisnya, sampai ke softwarenya. Cakep buat jadi pembeda dari HP Transsion lain yang speknya mirip-mirip. Di harga yang mirip-mirip juga, di 2 jutaan semua. Liat HP ini makin berasa juga kalau Transsion udah nyaman di puncak ya. HP 2 jutaan baru mereka, kalau ngeliat speknya nggak lebih lah dibanding setahun terakhir. Karena emang udah kerasa mentok, prosesor, rebranding, layar udah sebagus mungkin, baterai, kamera, udah kerasa mantep di kelasnya. Bisa pertahanin harga di 2 juta aja udah prestasi. Saya salut. Jadi tugas Transsion sekarang emang cukup pertahanin value aja sih, sambil ngopi nyantai, liat brand-brand lain makin ketar-ketir, karena nggak tau rahasianya apa bisa bikin HP di harga kayak gini, dengan kualitas kayak gini. Mungkin Transformer ini cuma proyek happy-happyan doang, buat karyawannya biar nggak berasa bosan kali. Cuma gitu-gitu aja udah menang. Jadi mereka bisa niat bikin edisi spesial ini. Like kalau suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yo! Closed Caption @subbox.id Niat sekali! Wallpaper lah.
Video Lainnya
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Persaingan ponsel sejutaan semakin sengit berkat kehadiran dua saudara kembar yang menawarkan spesifikasi menggoda. Meski sekilas tampak serupa dengan layar mulus...
Pasar ponsel pintar kelas entri kembali diguncang oleh kehadiran Tecno Spark Go 3, sebuah perangkat yang tampaknya siap mendefinisikan ulang ekspektasi pengguna di...
Pasar ponsel pintar kembali diguncang oleh kehadiran gawai ramah kantong yang secara mengejutkan tampil sangat identik dengan desain perangkat flagship termewah...
Kenaikan harga smartphone di kelas entry-level sering kali membuat kita berekspektasi lebih terhadap peningkatan fitur yang dibawa. Namun, Tecno Spark Go 3 justru...
Pasar ponsel pintar kelas menengah kembali diguncang oleh kehadiran Tecno Camon 50 yang membawa kombinasi spesifikasi ekstrem, mulai dari baterai raksasa hingga...
Kondisi pasar teknologi global belakangan ini memang sedang bergejolak, memicu lonjakan harga yang cukup terasa pada berbagai perangkat elektronik modern, termasuk...
Berburu ponsel baru di rentang harga Rp3 hingga 5 jutaan menjelang momen Lebaran kini terasa jauh lebih menantang sekaligus memuaskan. Pasar mid-range tahun ini...
Pasar laptop premium super tipis kini kedatangan penantang baru yang siap mengusik dominasi nama-nama besar. TECNO Megabook S14 hadir mendobrak stigma dengan...
Pasar ponsel pintar kelas menengah kembali diguncang oleh inovasi radikal yang menantang batas desain konvensional. Melalui Tecno Pova Slim, industri disuguhkan...
Berburu ponsel baru di rentang harga Rp 1 hingga 5 jutaan kini terasa seperti menjelajahi medan perang spesifikasi yang sangat sengit. Menariknya, pergeseran tren...
Pasar ponsel pintar di penghujung tahun selalu menyajikan kompetisi sengit, di mana deretan perangkat baru saling sikut demi memikat hati konsumen yang bersiap...

















