Jungkat

HP Entry Level Paling Gila ?! 7000mah + 120Hz | realme P4 Lite (YouTube Video)

  • 03/07/2026

HP entry level ini baterainya 7000 mamp dan kita coba pakai main Mobile Legends selama 30 menit cuma berkurang 4% yang artinya kalau situasinya sama terus dia bisa tahan 750 menit atau sekitar 12 jam lebih. Kenalin ini adalah Realme P4 Lite P series. Jadi, ini adalah seri yang eksklusif cuma dijual online sama Realme. Karena dijual online, makanya harganya itu bisa lebih terjangkau dibandingkan Realme yang enggak dijual offline karena kan harus ada logistik dan lain-lain. Pertanyaannya, apakah si Realme P4 Led ini jualannya cuma di baterai aja? Terus apa aja yang dipangkas biar baterainya gede dan worth itak kalau dia dibeli? Hai Andika, Guys. Di sini ini adalah Realme P4L HP baru yang ada di kelas harga entry level. Dan P series ini agak beda dengan seri Realme yang lain karena penjualannya itu cuma eksklusif online. Kenapa online? Karena Realme pengen mangkas distribusinya biar harganya itu tetap terjangkau di kondisi sekarang yang HP itu lagi mahal-mahalnya. Jualan utamanya jelas Realme bilang ini 7000 mamp gaming partner. Baterainya 7.000 1000 mamp besar tahan lama bisa dipakai buat powerbank dan diklaim kesehatan baterainya itu tetap terjaga sampai 6 tahun ya intryinya kalau saya terjemahin apa kim Realme sih ini adalah HP yang baterainya itu enggak habis-habis kita mulai dari alasan terbesar kenapa harus Realme P4 Lite. Apakah baterainya ini beneran awet buat di kelas harga 1 sampai R jutaan? [musik] Baterainya ini beneran awet. Pas kita tes di PCM Max dari 100% sampai 20% butuh waktu 17 jam 46 menit. Itu kalau pakai tes sintetis aja ya. Terus kalau kita pakai buat main game Mobile Legends 30% itu cuma berkurang 4%. Nah, kalau kita sampling dengan ya disclaimer ya, misalkan sinyalnya tetap stabil segitu, suhu ruangnya tetap segitu, enggak ada godaan lain lah. Berarti dia dapat 750 menit atau sekitar 12 jam. Kecuali kalau misalkan godaan lainnya itu kayak teman kalian kalahan terus kalian emosi, HP-nya kalian banting, mungkin baterainya bisa lebih boros dari itu. Realme juga ngasih fitur yang menarik, namanya itu Bionic Repair Technologi yang Realme claim bisa jaga kesehatan baterainya atau baterai health-nya ya tetap bisa diandalkan sampai melewati 1600 siklus pengisian daya atau setara dengan penggunaan konsan itu selama sekitar 6 tahun, satu periode lebih 1 tahun. Kalau klaim ini benar ya, berarti Realme P4L ini bisa dibilang HP yang paling tahan baterainya untuk kelas harganya di kelas entry level. Tapi di balik tangki truk Hino Dutro ini ya yang 7.000 m, sayangnya dia itu pengisian daynya cuma 15 watt. Ibaratnya kita harus ngisi tangki tadi pakai sedotan S teh gitu. Jadi lama kayak sayang aja gitu ya. Kapasitasnya udah gede tapi charging rate-nya masih kecil. Tapi sih ini harusnya karena dia HP-nya awet ya, kalian harus bikin habit baru di mana ngecas itu ya pas tidur aja bangun-bangun udah penuh. Harusnya sih kalau kalian tipikal orang yang kayak gitu aman aja sih. Dan menurut saya dia ini juga cocok banget buat HP secondary. HP kedua karena HP ini juga support 6 watt reverse charging. Jadi lumayan daripada beli power bank yang cuman bisa ngecas doang. Kalian bisa pakai HP ini untuk ngecas device primary kalian atau pakai secondary ini buat HP admin lah. Pokoknya HP yang kira-kira kalian itu enggak anxiety lah kalau misalkan baterai utama HP kalian itu habis. Kalau kita bedah jero Onean dari spesifikasi Realme P4 Lite ini dia pakai Uni SOC T7250 [musik] yang skor anutunya pas kita tes itu di Rp378.000-an ya. Kalau main game Mobile Legends masih bisa dimainkan dengan lancar selama pengaturannya masuk akal ya. Saat war pun masih cukup stabil. PUBG Mobile juga bisa dimainkan tapi keterbatasan chipsetnya mulai kerasa untuk game berat. Jadi kalau booting wave jangan dipaksa ya. Bukan kasihan HP-nya sih, kasihan emosional kalian. Nanti kalian jadi depresi kalau main terus-terusan pakai ini di booting Wave. Pas kita coba main game Mobile Legends, suhu bagian depan berada di sekitar 36 derajat, belakang 35,7 derajat. Jadi panasnya itu masih terkendali. Hanget pun enggak. ini ya. Bahkan Realme juga menambahkan fitur yang namanya AI gaming partner di dalam GameSpace-nya. Jadi AI ini perlu diingat dulu dia enggak langsung jadiin Uni SOC itu jadi chipset flagship enggak. Fungsinya tuh lebih mirip kayak petugas ketertiban gitu loh ya selama kalian main game. Jadi ada game manager yang dia itu ngumpulin game dalam satu tempat. Ada ultra boost buat ngatur sumber daya biar dapat game-nya itu dapat priority gitu. Terus ada clean up. Ini bisa nutup aplikasi yang jalan di background yang makan RAM. Terus ada dode dist juga buat blokir notifikasi pas kalian ng-rank Mobile Legends karena itu biasanya ganggu banget. Terus ada network optimization juga untuk memprioritaskan lalu lintas data untuk game. Jadi saya udah mulai ngerti sih ya kenapa ada EI gaming partner-nya. Karena Realme kan punya tagline 7000 mamp gaming partner tadi. Karena bukan cuma baterai aja yang awet, tapi fitur gaming-nya juga cukup lengkap untuk kelas entry level. Dari sisi desain, Realme P4 Led ini tersedia dalam warna titan greple. Unit yang kita bahas ini yang namanya pulse purple. Warnanya itu cukup menarik dan masih terlihat modern untuk kelas entry level. Modul kameranya kayak seolah-olah punya dua kamera ya, tapi sebenarnya kamera yang bakalan kita pakai terus itu ya single kamera aja. Area modulnya diberi finishing yang beda dan membentuk garis kotak yang dinamakan Realme sebagai future tech design. Tapi kalau desainnya kayak gini kayak ngingetin kita sama brand sebelah ya. Coba kalian tahu enggak ini brand yang saya maksud apa? Coba tulis di kolom komentar ya. Ketebalannya sekitar 8,3 mm. Untuk HP dengan baterai segede ini bodinya masih cukup nyaman digenggam. Sudutnya juga rounded jadi enggak terlalu menusuk telapak tangan saat dipakai lama. Si Realme P4Leite juga membawa rating IP64 yang artinya bodinya ini terlindungi dari debu dan juga ciparatan air. Tapi bukan untuk diajak renang atau nyelem demi konten ya. Jangan ya, Dek ya. Ada juga Armor Shell Protection yang udah lolos pengujian ketahanan military standar 810H. Fitur ini cocok untuk pengguna yang aktivitasnya itu banyak di luar ruangan kayak pekerja lapangan, driver online, pelajar. Pokoknya buat orang yang enggak peduli HP-nya itu kenapa-kenapa, lah pakai aja lah. Enggak usah dirawat karena udah tahan dia. Layarnya berukuran 6,8 inch, gede, lega, dan refresh-nya udah 120 Hz. Kalau dipakai sos metan atau pindah-pindah aplikasi dan baca WhatsApp aja, dia lebih mulus ketimbang layar yang 60 Hz. Smooth. Tapi ada satu hal yang perlu dicatat. Ini bisa jadi kekurangan tapi juga bisa jadi kelebihan. resolusi layarnya itu belum full HD, masih di XD Plus. Kekurangannya di layar segede ini ketajamannya jadi berkurang, terutama saat baca tulisan kecil, lihat detail foto, dan nonton video dari jarak dekat. Tapi keuntungannya karena layar XD Plus itu enggak membebani kerja chipset, jadi baterainya bisa lebih awet. Dan emang awet sih kalau untuk color akurasinya di pengujian kita, mode natural menghasilkan cakupan sRGB sekitar 91,8%, mode Vivit 97,6%. Sementara cakupan DCI IP3-nya di mode Vivit itu sekitar 82,1%. Untuk HP entry level warnanya sebenarnya jauh dari lumayan. Ini udah oke banget, enggak pucet gitu. Jadi kalau kalian foto orang, orangnya tuh terlihat udah makan, bukan orang yang difoto sebelum makan. Lapar gitu, enggak. Brightness-nya ada di 425 Nit di mode natural dan 520 di mode fit. Sekali lagi untuk HP class entry level nyampai 520 Nit atau 400 nit aja lah itu udah ugal-ugalan. Dari sisi software sih, Realme mencoba menghibur kita ya dengan memberikan fitur kecerdasan buatan atau AI dengan visual cosmetic. Salah satunya adalah Mini Capsule. Fitur yang animasi status barnya melebar alat dynamic Allen punya tetangga sebelah. Fungsinya lumayan oke buat ngelihat status pengisian daya, kontrol musik sampai jumlah langkah kaki. Terus enggak ketinggalan HP ini juga masih ada AI kayak AI standar, AI Easer, clear face, dan AI image mating juga ada. Jadi hasil foto kalian bisa makin keren. Tapi ngomomong soal foto, gimana soal kameranya? Kamera belakangnya 8 megap, kamera depan 5 megap, enggak ada ultrawide kalau untuk dokumentasi [mendengus] siang hari, foto tugas, terus scanning dokumen atau video call masih bisa dipakai. Tapi jangan berharap kualitasnya itu kayak Realme 16 atau Realme GT itu beda ya. Sekarang kita masuk ke bagian yang menurut saya Realme P4L ini bisa jadi kontroversial. Harganya ini di 9 ada potongan Rp250.000 kalau beli pas flash seal hampir R juta lah ya. Tapi memang masih kelas entry dan HP kelas entry level sekarang enggak bisa kita bandingin dengan HP kelas entry tahun lalu. Beda banget kondisinya udah beda. Biaya memori komponen N flash kayak storage itu biayanya ningkat banget. Sementara margin di kelas HP entry level itu udah tipis banget. Bahkan kalau kalian ngeh ya banyak brand-brand lain itu yang udah enggak mau main di kelas entry level. mereka malah milih kayak ngasih embel-embel pro lah, Max lah, atau ultra lah biar enggak ada pembandingnya dengan tahun lalu gitu. Kalau di HP flagship kan enak ya naik R juta atau R juta atau bahkan sampai Rp3 juta orang yang udah bisa kuat beli HP flagship dengan selisih [musik] 2 atau Rp3 juta itu kayak enggak kerasa. Tapi di HP entry level naik Rp200.000 aja itu berarti naiknya berapa? 10% kalau harganya R2 jutaan. Itu udah gede banget dan bikin customer itu bisa pindah ke brand lain yang lebih murah. Akhirnya ya brand harus milih kalau enggak naikin harga ya downpack atau bikin seri baru biar enggak ada pembandingnya dengan sebelumnya. Biasanya kayak gitu ya. Jadi HP entry level sekarang memang bukan HP entry level yang kita kenal. Kalau saya bayangin tim Realme itu kayak pas meeting ya. Jadi ada tim baterai kita minta 7.000 mamp terus tim layar oke kita minta 120 Hz terus apa? Tim sertifikasi kita minta IP rating. Nah bagian tim kamera. Tim kamera berarti kita anggarannya berapa ya? 8 hah berapa? R juta enggak? 8 megapel. Nah, akhirnya jadilah si Realme P4 Lite ini ya. Ya, tapi gimana lagi ya, kondisi pasarnya emang kayak gitu, tapi bukan berarti kita harus memaklumi, tapi kita tetap harus memahami. Jadi kita tetap bisa kritis sebagai customer. Jangan asal-asal FOMO aja terus panik check out. Enggak, tetap kalian harus kritis juga. Dan di sinilah identitas P4L-nya bisa terlihat jelas, ya. Jadi, Realme ini enggak nyoba jadi HP entry level yang paling lengkap. Mereka milih fokus ke baterai, terus sesi gaming panjang, ketahanan fisik, dan penyimpanannya itu up to 256 GB. Tapi kamera 8 megapel serta charging yang jadi dipangkas. Sekarang kita balik ke pertanyaan apakah si Realme P4Leite ini udah bisa jadi HP best entry level di kelas harganya walaupun dia udah mensiasati dengan jualan online aja. Kalau kita lihat beberapa HP baru ya yang launching di tahun 2026, ingat di 2026 ya, polanya itu memang mirip kayak Poco C81 Pro pakai Uni SOC sama juga RAM juga 4 GB layar XD Plus juga baterai 6000 mamp charging 15 watt dan kamera 13 megap. Sementara Redmi A7 Pro juga punya RAM 4 gig storage UF-nya 2.2, baterainya 6000 mamp, Techno Sparo juga kayak gitu. Jadi si Realme P4 Lite ini bukan satu-satunya HP yang strateginya itu pakai chipset, Uni SOC, RAM 4 GB XD Plus dengan storage 128 itu bukan satu-satunya. Brand lain pun juga kayak gitu. Bedanya paling ya di konfigurasi atau prioritas brand lah ya. Kayak brand lain yang saya sebutin tadi. Mungkin dia fokusnya enggak di baterai, tapi Realme mencoba nge-push dengan baterai yang lebih tinggi. Bisa dibilang ini salah satu HP entry level paling tinggi untuk baterainya. karena fokus dia memang jelas dia mau baterainya itu awet. Terus ketahanan body juga bisa reverse charging serta pilihan storage-nya bisa sampai 256 GB. Nah, si Realme V4 ini cocok buat orang yang jarang berada dekat colokan. Sering pakai HP untuk navigasi, komunikasi, live chat, nonton, atau main Mobile Legends dalam waktu yang lama. Mungkin kalau misalkan kalian joki Mobile Legends, kalian juga cocok pakai HP ini. Karena intinya HP entry level sekarang itu bukan HP entry level yang dulu kita kenal. Dan bahkan si Realme sampai menyiasati ya biar dijual online aja biar harganya itu ke customer lebih terjangkau. Untuk harganya berapa atau link pembeliannya di mana kalian bisa cek di pojok kiri atau di bawah deskripsi daripada kalian ngecek di e-commerce kan ya butuh waktu mending kalian langsung klik aja di bawah. Tapi kalau kalian sendiri bakal pilih yang mana? Baterai gede 7000 mamps dengan charging 15 watt atau kalian oke deh saya pengin kameranya lebih bagus atau oke. Tapi sebagus-bagusnya HP entry level tuh kameranya ya gitu-gitu aja sebenarnya. Jadi, pemilihan Realme untuk baterai walaupun fast charging-nya segitu menurut saya sih masih bisa kita toleransi sih. Tapi menurut kalian gimana? Coba tulis di kolom komentar ya. Kalau kalian disuruh milih, kira-kira fitur mana yang mau kalian pertahankan? Baterai, kamera, storage? Coba kalian tulis di kolom komentar

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Realme

Realme adalah brand teknologi dengan lini smartphone, tablet, wearable, dan AIoT berperforma tinggi. Realme menghadirkan perangkat stylish dengan harga terjangkau, baterai besar, dan fitur modern untuk gaming, hiburan, serta produktivitas harian.