HP "MURAH" Google Ini Masuk Indonesia? (YouTube Video)
Pixel 10A ini cukup bikin gua galau ya. Di satu sisi peningkatan speknya gak terlalu banyak dibanding pendahulunya Pixel 9A. Tapi di sisi lain gua juga cukup excited karena dari berita yang beredar akhir-akhir ini ada kemungkinan HP Google Pixel bisa masuk resmi ke Indonesia. Nah, pertanyaannya apakah Pixel 10A ini bakal jadi salah satunya? Dan kalau beneran masuk masih bisa bersaing enggak sih sama kompetitor di kelas harganya? Yuk, kita bahas. Oke, buat unboxing kali ini ada yang spesial karena boksnya yang datang gede banget. Apa aja isinya? Ada topi, kepala charger 67 watt, ke, sama HP. Kenapa bisa banyak isinya? Karena gua beli pas PO di Google Store Singapore dan promonya emang dapat topi, kepala charger sama case. Buat boksnya sendiri masih sama kayak pendahulunya dengan gambar HP yang madap belakang. Terus cara bukanya tinggal tarik pil kecil di bawah sini aja. Di dalamnya langsung disambut sama HP-nya yang kita singkirin dulu. Terus di bawahnya ada kabel type C to type C, SIM ejector, sama kertas buat bungkus gorengan. Begitu dinyala langsung bertatapan sama logo Google dengan Pixel UI berbasis Android 16. Lanjut setup-setup awal kayak biasa, pilih bahasa sampai regis sidik jari. Dan wow, app bawaannya minimalis banget ya. Cuman kemakan 17 gig dari total 128 punya gua. Habis itu diminta update software juga sekitar 920 meg. Dan terakhir, mari kita lihat case-nya sejenak. Yang simpel doang sih, dibungkus kertas sama kayak HP-nya. Feels sentuh case-nya sih enak, lembut gitu pas diusap-susap gini dan cukup solid. Enggak yang lentur. Cuman karena lembut tadi jadi agak sedikit licin. Impresi gua sama HP ini udah pasti mirip banget sama 9A. Tapi yang bikin beda di sini itu kamera modulnya yang sama sekali gak ada bum. Kayak nyatu aja gitu sama back HP-nya. Kalau dibandingin sama 9A masih ada nongol keluar ya meskipun ya tipis banget juga. Udah hampir lupa gua gimana rasanya pakai HP dengan modul kamera rata di tengah gempuran pada berlomba-lomba gedein kamera modul. Ada yang bulat gede, ngotak, memanjang ke bawah dan lain sebagainya. Dan karena dia mendem, kalau ditidurin di meja jadinya rata aja. Enggak ada goyang sama sekali [musik] walaupun disentuh bagian ujung-ujungnya. Ini satisfying banget buat material frame-nya dari aluminium dan backnya plastik daur ulang yang matte finish, tapi feel back-nya enggak terlalu plastik banget sih. Di sebelah kanan HP ini ada tombol power dan volume yang selalu kegocek gua kalau udah lama enggak pakai HP Pixel. Karena kebanyakan HP lain tombol volumenya di atas baru volume. Tombol volumenya di atas baru power. Jadi butuh waktu buat biasain. Terus di atas ini ada mic, di bawah speaker sama port type C, dan di kiri ada slot SIM card yang cuman ada satu ya, bukan dual dan enggak bisa tambah memori juga. Lanjut kita ke bagian depan yang punya layar compact 6,3 inch dengan bezel yang tipis dong untuk standar HP 5 tahun lalu. Dan kalau dibandingin sama versi Pro-nya secara ukuran mirip karena sama-sama di 6,3 inch dengan basel yang tentu lebih tipisan di Pro. Tapi walaupun gitu bezel di Pro enggak bisa dibilang tipis sih. Lebih ke ya standar aja. Cuman yang gua kurang suka dari versi Pro-nya adalah frame-nya yang glossy ya. Jadi lebih gampang nempel sidik jari. Terus sudah digenggam enak karena komact. Beratnya juga termaksud enteng di 183 gr. Terpaut 24 gr dari Pixel 10 Pro di 207 gr. Oke, buat spesifikasi teman-teman bisa langsung lihat di layar aja. Kalau dibandingin sama pendahulunya Pixel 9A hampir sama persis. Malah kayaknya lebih cocok seri ini dibilang Pixel 9B kali ya. Dari sisi layar ada sedikit peningkatan brightness-nya yang terang mau peak ataupun HDR sekitar 200 sampai 300 nitz. Terus perlindungan layar juga naik. Sekarang Gorilla Glass 7i dari sebelumnya GG3. Kalau buat chipset masih sama tensor G4 yang enggak naik level. Padahal chipset terbaru Google udah ada yang tensor G5 loh di Pixel 10 dan 10 Pro yang kalau gua tes skor Antutu-nya dapat di 1,3 juta. Skor ini mendekati Snapdragon 7 Gen 4 Vivo V70 di R,4 juta yang baru aja gua review kemarin. Kapasitas baterainya masih sama di 5100 mAh, tapi secara charging lebih cepat. Ngchage kabel dari 23 ke 45 watess-nya dari 7,5 ke 10 wat. nambah secuil aja nih, tapi ya lumayan daripada gak ada sama sekali. Untuk kamera masih sama dan spek lainnya ini udah HP 5G, e SIM stero speaker dengan 7 tahun update software. Ya walaupun hitungannya ini HP budget tapi ada beberapa hal kecil yang gua apresiasi tetap Google kasih ke HP ini kayak support e SIIM USB 3.2 stereo speaker update software panjang dan frame-nya dari metal. terlihat sepele, tapi justru detail-detail kecil gini yang bikin pengalaman pakai hariannya makin nyaman. Beda sama HP budget lainnya yang sering dilupain. Ya walaupun kalau ngomongin harga, budgetnya HP Google ini enggak bisa dibilang murah juga. Oke, jadi gua sempat pakai HP ini buat macam-macam dan ada beberapa hal yang pengen gua share di sini. Pertama, dari sisi kualitas, terutama video. Dynamic range-nya sih gak usah diraguin lagi. Mau kamera depan ataupun kamera belakang. Yang kalian bisa lihat di sini transisi dari backlight ke normalnya cukup mulus. Dari muka gue yang agak gelap sampai normal. Terus ada dua hal yang gua baru nge di video selfie. Pertama, pas di-preview gambarnya cukup gempa ya. Bisa dilihat goncangannya. Tapi seperti yang kalian lihat saat udah jadi, stabil-stabil aja tuh. Sama satu lagi untuk kondisi backlight gini, gua berasa kayak ada pemrosesan di muka gua gitu yang lebih dicerahin. Oh ya, kalau buat resolusi video, HP ini bisa shoot 4K60 kamera belakang dan 4K 30 kamera depan. Ayo foto, Ma, buat YouTube. Masuk YouTube. Ayo foto. 1 2. Uh, malu-malu. Untuk fotonya enggak usah diraguin lagi lah ya. Walaupun enggak ada koab-kolab gitu, tapi hasilnya udah bagus banget. mau kamera belakang ataupun selfie-nya. [musik] Terus walaupun HP ini gak punya lensa khusus buat makro, tapi mereka punya fitur yang namanya makro focus dan hasilnya cukup bagus loh. Detailnya juga dapat, enggak cuman di foto, tapi di video juga. Kalau dari sisi fitur gak banyak berubah juga sempat cobain G mini Life. Gua suruh doi kasih rekomendasi ke adik gua yang galau pilih tas mana. Gua mini tolong bantuin adik gua buat tentuin tas mana yang paling cocok yang mana. Halo. Kedua tas itu kelihatannya sama-sama bagus tradisional sampai si Gemini ini bisa tahu lebih cocok buat adik gua yang lagi pakai kardigan. Mungkin cocok buat adik kamu yang lagi pakai kardigan itu. Nah, kira-kira adik kamu bakal pakai tasnya buat ambil dan lebih. Cuman gua jadi kasihan sih sama Gemini. Yaudah yang mana ya? Minta minta maaf sama Gemini dulu. Enggak ngikutin I enggak? Udahlah. [tertawa] By the way, Guys, kalau kalian suka tiap video review ada segmen keluar pakai HP-nya langsung kayak gini, jangan bosan-bosan kasih tahu gua dengan like video ini ya. Thank you. Dan lanjut ada Circle to Search yang kedapatan fungsi baru yaitu bisa mendeteksi beberapa macam objek namanya find the look. Jadi bakal dipecah nih bajunya apa, celana dan aksesoris lain. Cuma ini baru sebatas fashion aja. Kalau foto lain misalnya meja kerja gitu, dia cuman kasih tahu ada apa aja di fotonya. Bukan yang di-arch satu-satu kayak fashion tadi. Cuman selebihnya masih sama. Ada basake buat ubah muka kita yang lagi merem atau jelek jadi normal. Terus ada admi yang ngebantu banget kalau gak ada orang lain yang bisa dimintain foto dari foto ini, ini, dan digabung jadi gini dong. Enggak kelihatan editan tapi emang tangan gua terlalu lebar aja bukanya. Habis itu ada kamera coach yang bantuin arahin ambil foto yang menarik. Cocok buat emak bapak kita yang kurang update. Gua juga sampai cobain HP ini buat IG story ya dan langsung ngerekam dari aplikasi IG-nya. Dan hasilnya enggak bisa dibilang gempa tapi enggak bisa dibilang mulus juga. Cuman yang jelas gak sakit mata sih kalau ditonton story-nya. Terakhir oot dikit. Gua mau nanya tentang basel tebal ini ke kalian deh. Mana guys bezelnya wadidw ya. [tertawa] Jadi kalau kalian misalnya disuruh pilih HP dengan basel tebal kayak gini tapi simetris atau HP yang bezelnya lebih tipis tapi dagunya lebih tebal? Ayo kalian tim yang mana? HP ini punya empat warna ya. ada lavender, berry, fox, sama obsidian. Kalau dibandingin sama Pixel 9A, sekilas kelihatannya mirip, tapi sebenarnya beda juga. Misalnya di Pixel 10A ada warna berry yang merahnya lebih nyala. Sementara di Pixel 9A ada Peoni yang merahnya agak pudar dan lebih condong ke pink gitu. Dari list warna di website mereka juga kelihatan ya yang benar-benar sama itu cuman di obsidian aja. Cuma yang lebih menarik dari warna sebenarnya justru harganya. Karena buat ukuran HP budget, bandrol-nya itu udah gak bisa dibilang murah-murah amat. Di Google Store Singapore, Pixel 10A ini mulai dari Singaporea dolar 799 atau sekitar Rp10,5 juta. Dan fun fact, harga Pixel 9A-nya kok masih sama ya? Apa udah ditelantarin tuh? Oke, lanjut. Kebetulan buat unit gua ini belinya lewat Shopee. Setelah pakai voucher dan lain-lain jatuhnya jadi sekitar 630 Singaporea dolar atau kurang lebih 8,3 jutaan plus dapat bonus-bonus yang kalian lihat tadi di awal. Jadi kalau dapat harga promo kayak gini value-nya jelas lebih menarik. Tapi ya kalau dilihat dari angka segitu harganya emang udah setara mid range zaman now ya. Kak, Vivo V70 kemarin yang baru rilis rilis di harga Rp9 juta. Nah, terus pertanyaannya apakah HP ini bakal resmi masuk Indonesia, Bang? Kalau lihat kondisi beberapa tahun ke belakang jelas cukup mustahil karena Google Pixel tuh sering kepentok sama regulasi dan urusan TKDN. Jadi, walaupun peminatnya ada, jalur resminya enggak kebuka, kita mesti beli dari luar negeri. Tapi sekarang kondisinya mulai beda setelah ada kerja sama dagang baru antara Indonesia dan Amerika Serikat. yang garis besarnya bikin akses barang-barang AS ke Indonesia jadi lebih longgar. Ini sebenarnya bakal jadi pro kontra juga. Di satu sisi konsumen bisa senang karena pilihan produknya makin banyak. Tapi di sisi lain pasti ada juga yang ngerasa enggak adil buat brand-brand lain yang udah bangun pabrik dan investasi lebih dulu. Cuma gua enggak bakal bahas tentang ini ya, udah beda topik sendiri. Paling balik lagi ke pertanyaan awal. Jadi mungkin enggak Pixel 10A masuk resmi? Menurut gua mungkin. dan peluangnya sekarang lebih kebuka dibanding dulu. Cuman sekali lagi ingat ini masih kemungkinan karena sampai video ini dibuat belum ada pengumuman resmi dari Google Indonesia. Kalaupun enggak di Pixel 10A mungkin seri-seri Pixel selanjutnya. Dan kalau nanti beneran masuk dengan harga sekitar 8 sampai R jutaan, menurut gua HP ini masih bisa cukup menarik buat orang-orang yang pengen rasa Pixel, terutama software-nya, kamera, dan update panjang. Menurut teman-teman gimana? Kalau Pixel 10A ini beneran resmi masuk Indonesia, bakal kalian lirik enggak? Dan kira-kira saingan utama Pixel 10A ini siapa? Coba kasih tahu di komen. Bakal seru banget dengar pendapat teman-teman semua. Yeah.
