HP OmniBook 5! Laptop Snapdragon X Series Processor! (YouTube Video)
Di depan saya ini udah ada HP Omnibook 5 laptop AI terbaru yang cocok buat kamu para mahasiswa, pelajar atau bahkan para pekerja kantoran. Karena bodinya itu tipis tapi baterainya gede banget. Dia pakai Snapdragon X prosesor yang memang dari awal diranjang supaya bisa punya performa ngebut tapi juga efisien tentunya. Ditambah lagi udah termasuk kategori Cilot Plus PC. Nah, searik apa ya? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Kesan saya sewaktu pertama kali lihat bersih. Punya warna silver. Bagian atas dan bawahnya udah pakai metal. Jadi waktu dipegang berasa kokoh dan kelihatan premium. Meskipun enggak bisa dibuka 180 derajat, tapi angselnya kerasa solid. Dibuka satu tangan masih bisa. Layarnya bisa dibuka sampai sekitar 165 derajat. Flex di layar maupun keyboard-nya juga minim. Jadi kesannya memang kayak laptop premium. Pas dipakai ngetik, keyboard-nya masih nyaman dipakai yang lama. Tombolnya empuk, ada backlit juga, dan trackpad-nya luas. Area keyboard-nya menggunakan material polikarbonat supaya bobotnya tetap berasa enteng. Beratnya sendiri cuman sekitar 1,3 kg. Jadi buat mahasiswa pekerja kantoran atau content creator yang sering bawa laptop ke mana-mana ini masih enak banget dimasukin tas. Yang saya suka lagi walaupun bodinya tipis sekitar 12,6 mm, HP tetap kasih ventilasi udara yang proper di bagian bawah dan di belakang layar. Jadi bukan [musik] asal tipis doang, urusan port juga terbilang cukup lengkap ya. Sebelah kanan ada USBA dan audio jack. Sebelah kiri ada dual USBC dan juga udah support charging. Bisa transfer data ngebut sekaligus output display bisa sampai 4K 120 Hz. Satu hal yang saya suka, laptop ini udah ngasih panel OLED 14 inch dengan resolusi 1920 * 1200 dan rasio 16 b. Jadi kerasa lebih lega dibandingin sama layar yang 16 bing 9 biasa. Saya ukur juga color gamutnya dan hasilnya mentok. 100% sRGB dan 100% DCIP3. Buat edit foto, edit video sampai sekedar nonton Netflix atau YouTube HDR juga enak banget. Warnanya hidup, hitamnya pekat, khas olet deh. Urusan performa HP Omnibook 5 ini pakai Snapdragon X processor dengan CPU 8 core. Dipadukan juga barengan sama RAM 16 GB LPDD R5X berkecepatan 8.448 48 mt/s [musik] dan SSD PCI gen4 512 GB. Wireless-nya udah W5 6e dan Bluetooth 5.3. Nah, yang bikin laptop ini menarik sebenarnya di dalam ini juga ada hexagon NPU sampai 45 tops. Makanya laptop ini udah lolos sebagai copilot plus PC. Jadi fitur-fitur AI terbaru kayak Recall, Click to do, Cocreator, Live Caption sampai Pen AI semuanya bisa jalan langsung di perangkat tanpa perlu tergantung ke cloud. Sekali lagi bisa jalan langsung tanpa perlu internet loh. Kalau ngomongin Snapdragon sendiri memang sekarang arah pengembangannya tuh udah beda dibanding laptop Windows beberapa tahun lalu. Snapdragon X series memang dirancang supaya performanya tinggi tapi konsumsi daya tetap irit. di seri paling tinggi yaitu Snapdragon X2 Elite processor misalnya. GPU sampai 2,3 kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Bandwid memory lebih besar serta NPU yang memang disiapkan untuk AI generatif danic AI. Philosofi efisiency inilah yang juga dibawa ke Snapdragon X [musik] prosesor yang ada di laptop ini. Jadi walaupun bukan varian elite, karakter utamanya itu tetap sama yaitu responsif, dingin, dan hemat baterai. Kita lanjut ke benchmark-nya. Geek Benzkan skor single core 2.142 dan multior-nya 10.473. Disneband 2026 hasilnya 400 poin untuk single core dan [musik] 2.438 poin untuk multiore. Kalau Cine Benz R23 memperoleh 969 [musik] poin single core dan 6.440 poin multicore, SSD-nya juga lumayan ngebut. Crystal dismark menunjukkan kecepatan baca sampai 6.000 1321 MB/s dan tulis mencapai 4.417 MB/s. Jadi [musik] buka aplikasi, copy file yang gede ataupun loading aplikasi kerasa cepat. Nah, yang paling banyak orang penasaran bisa [musik] nge-game enggak nih? Jawabannya ya jelas bisa dong. Saya coba Delta 2 ya dengan settingan fastest [musik] dan render scale 50%. Hasilnya rata-rata masih di kisaran 80 sampai [musik] 90 FPS. Bahkan FPS rendahnya masih ada di angka 70-an. Jadi buat main santai ya masih nyaman. Lanjut tes Gensin Impact settingan low dengan target 60 [musik] fps. Rata-ratanya ada di sekitar 45 sampai 50 fps. Sedangkan [musik] FPS terendah masih bertahan di angka 40-an. Memang bukan laptop gaming, tapi kalau [musik] sesekali mau buat main sih di sini masih bisa. Tapi yang bikin makin hebring nih ya HP Omnibook ini ngebawa baterai 59 watt hour. Klaimnya sendiri bisa bertahan hingga 34 jam penggunaan loh. Yang jelas karakter Snapdragon memang terkenal irit. Bahkan saat laptop ditutup dalam kondisi slip, baterainya nyaris enggak berkurang. Ditambah lagi suhu kerjanya juga cenderung lebih adem dibanding laptop Windows konvensional. Untuk urusan kamera, webcam-nya juga udah full HD lengkap dengan Windows Hello dan privacy Ster. Jadi meeting online bisa lebih nyaman. Oke, Guys. Ini aku lagi cobain laptop dari HP Omnibook 5. Ini kalau untuk videonya dan audio aku nih. Kalau kalian bisa dengar dengan jelas ini udah cocok banget buat teman-teman yang nyari buat video call sama teman, meeting, ataupun buat Zoom sekolah ya. Ini jadi udah kualitasnya udah oke pakai banget. Jadi kalau kalian suka boleh komen di bawah juga nih. Kalau menurut saya pribadi HP Omnibook 5 ini memang bukan laptop yang dibuat ngejar benchmark apalagi yang paling tinggi atau gaming triple A yang dijual justru pengalaman pakainya. Ringan tipis, baterai awet, layar OLED yang bagus, performanya juga responsif. Ditambah sekarang udah siap menyambut era AI lewat Copilot Plus PC dan Snapdragon [musik] X proscessor. Jadi, buat mahasiswa, pekerja kantoran ataupun content creator yang lebih banyak bekerja mobile, saya rasa laptop ini menarik banget untuk dipertimbangkan. Kalau kamu lagi cari laptop tipis yang nyaman dipakai kerja seharian, baterai awet, layarnya bagus, buat editing, sekaligus juga siap buat fitur-fitur AI terbaru Windows, HP Omnibook 5 ini layak banget masuk daftar incaran. Tinggal sesuaiin aja dengan kebutuhan kamu. Kalau kebanyakan kerja di kantor buat meeting, coding, editing ringan sampai ngedit konten kamu, laptop ini udah lebih dari cukup. Nah, kalau menurut kamu sendiri gimana? Cocok enggak buat kamu? Siapin aja ya budgetnya sekitar yang ada tertera di sini. Gimana kemahalan kemurahan atau udah pas? Oke guys, terima kasih telah melihat video ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
