Jungkat

HP SUPER Kencang… Tapi Apa Pantas Naik Harga? (YouTube Video)

  • 03/12/2025

Ini dia smartphone dengan Snapdragon 8 LED Gen 5 resmi pertama di Indonesia. Halo, apa kabar semuanya? Kembali dengan Butor Reza di Project Review. Kita ngebahas soal smartphone yang seru-seru lagi. Dan langsung aja di tangan saya sekarang udah ada satu produk yang ditunggu-tunggu. IQ 15 smartphone Android dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang pertama dijual resmi di Indonesia. Yang launching Indonesia duluan ada, tapi yang dijual pertama tetap IQ ternyata. Nah, ini juga sekaligus menjaga track record IQ yang selalu pertama rilis smartphone dengan chipset Snapdragon kelas flagship di Indonesia yang resmi ya. Jadi, semoga lanjut terus. Oke, jadi cerita utama dari IQ 15 tentu masih di soal specs-nya mulai dari layar, baterainya, dan juga tentunya chipsetnya. Kalau soal desain IQ enggak macam-macam di versi barunya karena memang mengadopsi tampilan yang sangat mirip dengan IQ 13. Towel power volume masih di tempat yang sama, fingure print in display dan dua slot nano SIM card tanpa micro SD. Ico 15 juga udah support isim ya bagi yang pengin pakai. Nah, beda yang paling jelas kalau dari desain itu bisa dilihat dari motif di samping tulisan Monster Inside di bagian back cover. Kalau sebelumnya itu kan garis tiga warna. Nah, sekarang jadi kotak-kotak kecil kayak gini. Untuk modul kameranya di sini masih sama ya, masih kotak. Terus masih ada lampunya juga yang bisa bikin tampilan smartphone itu jadi makin seru. Untuk F di tangan ini enak ya dengan bagian frame yang rata di sisi-sisinya itu jadi nyaman dipegang. Build quality perangkatnya juga solid. serta ini masih dengan IP rating yang sangat bagus yaitu IP68, IP69. Jadi air sama debu udah aman banget. Nah, sekarang kita lihat sedikit ke soal layar dulu nih. IQ 15 ngebawa sesuatu yang benar-benar baru. Jadi ada 2K Samsung Lead OLED ya. Jadi IQ15 ini jadi smartphone pertama yang pakai teknologi material OLED yang kayak gini. Jadi belum ada smartphone lain di dunia yang pakai teknologi layar ini termasuk Samsung ya. IQ ini kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan teknologi layar terbarunya. Jadi bukan cuma sekedar produsen, tapi rancangan juga kerja sama dengan timnya IQ sendiri. Lebih tajam dan lebih efisier itu adalah dua highlight yang bagus banget dari layar barunya. Habis itu dari segi brightness ini juga dia lebih ramah mata karena bisa sampai 1 nits. Ini bakal berguna banget. Misalnya kita pakai smartphone-nya di tempat gelap. Contoh kamar ya malam udah matiin lampu masih pengin scrolling-scrolling dikit. Nah itu bisa banget. Jadi enggak silau matanya. Di sini layarnya juga udah dapat sertifikasi dari TUV Rineland. Jadi udah oke banget lah secara spesifikasi. Habis itu buat yang nanya color gamut juga luas banget. Udah 118% P3 ya. Jadi warnanya kaya banget. Nah, untuk sehari-hari saya pakai profile warna yang profesional. Kita bisa atur di setting dan ini menurut saya udah sangat cukup. Warnanya tetap keluar tapi saturasinya enggak ketinggian. Kontrasnya pun menurut saya udah cukup banget. Jadi, ya udah nyaman banget untuk dipakai baca untuk gaming dan tentunya buat nonton. Pokoknya untuk urusan multimedia udah cakep banget dan selain itu speaker juga pastinya penting ya. Namanya juga multimedia dan di sini sama sekali gak bisa dibilang jelek. Suaranya kencang dan detailnya cukup banget untuk pemakaian sehari-hari. Next untuk kapasitas baterai yang di bawah IQ15 di sini dia ada 7000 mAh dengan teknologi yang diperbarui. Jadi dia lebih padat dan lebih resisten terhadap suhu tinggi. Daya tahan secara umum udah bagus ya untuk pemakaian. Sekalipun dipakai main sampai 3 jam sehari itu udah cukup banget ya sebenarnya. Kalau misal pengin main game terus-terusan gitu, paling enak sebenarnya menurut saya pakai bypass charging aja biar baterainya lebih awet. Dan by the way, buat yang mungkin tanya screen on time dapat berapa, saya di sini jujur gak bisa dapat nih. Soalnya aplikasi tracking yang biasa saya pakai itu entah kenapa selalu dikill, selalu dimatiin sama sistemnya IQ pas jalan di background. Padahal settingan supaya dia enggak dioptimize, enggak dimatiin di background itu udah saya nyalain semua, tapi tetap aja gitu dimatiin sama sistemnya IQ. Jadi saya emang enggak bisa dapetin tracking yang maksimal untuk baterainya. Cuma kalau untuk pemakaian seharian menurut saya masih cukup banget. Dan kalau yang penasaran daya tahannya dalam gaming, entar di belakang bakal saya omongin sambil kita bahas game-nya. Sekarang langsung aja kita bahas soal chipsetnya si Snapdragon 8LGEN 5 yang sungguh powerful. Terus bukan IQ namanya kalau enggak ada chipset pendamping. Dan sekarang ada yang namanya Q3 Super Computing chip yang bakal ngebantu banget untuk ngasih experience gaming yang lebih total. Semua itu masih ditambah lagi dengan RAM 16 gig LDDR 5X Ultra di unit yang saya pakai sekarang dan storage-nya itu adalah 512 gig UFS 4.1. Ini udah bagus banget. Ini kombinasi yang bagus. Dan oh ya sedikit info juga kalau IQ15 ini kan ada tiga varian. Jadi ada yang RAM-nya 12 gig storage-nya 256. Terus ada RAM 16 gig dan 512 kayak yang saya pakai sekarang. Sama satu lagi atau yang paling tinggi itu adalah RAM 16 dengan storage 1 TB. Nah, 1 TB ini ada sedikit kelebihan juga di mana dia pakai RAMnya adalah LPDDR 5X Ultra Pro ya. Jadi adalah varian yang paling tinggi, yang paling ngebuat saya penasaran juga tuh bakal sekencang apa. Tapi yang sekarang saya pakai adalah yang varian tengahnya. Untuk warna dia ada dua yaitu Alpha yang keabu-abuan dan varian legend putih yang ada di video kali ini. Nah, soal performa saya tahu banyak yang penasaran berapa sih, Bang, angka Antutunya. Jadi kalau dari pengujian saya di studio Braac dengan suhu itu sekitar 2324 derajat kita enggak pakai kipas di HP-nya. IQ 15 itu bisa dapat angka 3,8 juta di AnTutup versi 11. Ini masih angka tertinggi yang pernah saya cobain dari sebuah smartphone sampai saat ini. Dan udah bisa jadi gambaran kalau ini adalah smartphone yang kencang banget. Kalau dari segi performa udah pasti ini aman banget ya dalam artian kalau misal HP dipakai untuk komunikasi multitasking atau yang intensitasnya sedang-sedang aja kayak edit video gitu udah sangat baik pastinya kayak di sini saya cobain untuk capc 1 menit resolusi 4K dan 1080p itu ngeditnya lancar rendernya pun cepat banget habis itu sekarang baru kita ngomongin soal gamingnya mana ini bakal jadi titik beratnya IQ15 karena dengan bekal dua chipsetnya tadi ini ada fitur-fitur yang bisa dimaksimalin. Jadi buat yang mungkin baru pertama kali tahu IQ, baru ngikutin segala macam dan mungkin agak rancu kok HP-nya pakai dua chipset. Jadi gini, tenaga utamanya itu tetap ada di Snapdragon 8 Elite Gen 5. Sedangkan untuk Q3 Super Computing chip ini hadir untuk memungkinkan fitur-fitur ekstra. Jadi ada kayak super resolution, ada super frame algorithms, dan juga ray tracing. Super resolution ini berguna banget untuk naikin resolusi supaya gambar dari game itu bisa kelihatan lebih tajam. Terus untuk super frame, dia bakal naikin angka FPS dan rate racing untuk visual yang lebih realistis. Nah, salah satu game yang udah support pakai Racing di sini tuh ada Diablo Immortal dan saya cobain di IQ 15 dengan settingan mentok kanan ini bisa berjalan dengan sangat baik di FPS yang stabil 60 fps. Yang seru juga di IQ15 ini ada fitur namanya 4D vibration atau kayak heptic feedback gitulah pas kita main. Game yang saya cobain bisa tuh ada MLBB, Mobile Legends, dan juga Zenle Zone Zero. Ini bisa diatur getarnya pas kapan. seperti misalnya lagi ulti atau ngeluarin skill. Seru sih feelnya tuh jadi kayak getar-getar tipis gitu dan bikin experience jadi beda banget. Oke cukup untuk soal fiturnya dan langsung aja kita sekarang ngebahas soal performa gaming benerannya. Untuk muujian kali ini IQ15-nya saya nyalain di mode monster yang bisa diakses lewat samping kayak sekarang dan ini tujuannya buat dapetin gambaran seberapa kencang sih Snapdragon 8 Elite Gen 5 di IQ 15. Game pertama ada Mobile Legends. Ini unik nih, soalnya udah bisa 144 FPS native gak pakai fitur super frame rate. Bisa dilihat langsung di settingan tuh ada tulisan 144. Hasil dari pengujian ini bagus banget, mulus dan cuma naik turun pas kita lagi ke lobi atau lagi matching. Sisanya lancar. Terus baterai juga oke karena setengah jam lain itu butuh sekitar 7 sampai 8% aja. Game berikutnya saya cobain di Hongkai Star Rail. Yang satu ini dia udah bisa pakai fitur super frame rate, jadi bisa naik sampai 90 fps. Pakai setting grafik yang paling mentok alias very high dengan atau tanpa super frame rate, hasilnya bagus dengan average di 57 dan 87 FPS. Baterainya sendiri berkurang sekitar 10% dalam 30 menit, yang menurut saya oke ya, karena settingan game-nya tinggi dan HP-nya ada di mode monster yang mana ini adalah mode performance yang lebih butuh baterai. Next untuk di Zen Zone Zero. Nah, di sini dia emang gak ada super frame rate dan gak ada super resolution, tapi dia bisa pakai 4D vibration. Settingan mentok kanan dan dipakai untuk battle yang intens secara grafik masih dapat average yang sangat baik di 56 fps. Baterai juga sama kayak Hokai Starel tadi 30 menitan pakai itu sekitar 10 sampai 11%. Satu lagi untuk watering waves ini juga sama kayak Zelozone Zero tadi karena belum support fitur tambahan termasuk 4D vibration ini belum bisa tapi kita tes aja buat performa dan sama sekali enggak mengecewakan dengan average FPS yang sangat baik. Jadi kalau dari segi performa HP kuat untuk tugas diending ya ini sama sekali tidak mengecewakan. Enggak cuma buat gaming sebenarnya tapi bisa juga untuk produktivitas pastinya ya. Kombinasi Snapdragon 8 Legen 5 yang terbaru sama Q3 Super Computing chip itu memang benar-benar ngasih experience yang menarik sekali di IQ 15. Emang belum semua game bisa memaksimalkan itu semua, tapi paling tidak judul yang banyak dimainkan itu udah bisa ngerasain fitur barunya. By the way, ini juga enggak cuma soal kencang ya, tapi dari segi cooling ini juga bagus banget karena suhu perangkatnya tergolong sangat terkontrol. Ini bagus karena artinya 8K Vaper Chamber yang dipakai sama IQ 15 di sini bekerja dengan baik. Anget-anget tinggit menurut saya sih wajar ya. Tapi kalau kita mempertimbangkan dengan tenaga sebesar ini yang ada di IQ 15, suhunya bisa cuma ada di 43 44 derajat itu udah bagus banget ya untuk pemakaian di indoor. Sedangkan kalau pakai di outdoor ya itu emang tergantung sih apakah kita main di trik matahari yang panas banget atau mungkin cuman outdoor tapi masih ada atapnya itu kan akan sangat berpengaruh. Tapi yang penting kalau dalam kondisi yang terkontrol, kalau dalam ruangan hasilnya bagus banget. Habis itu saya juga pengin nambahin soal software dari IQ 15. Jadi dia tuh mengikuti saudaranya si Vivo X300 series yang baru rilis. IQ 15 juga ngebawa origin OS6 lengkap dengan semua fiturnya. Poin positif lagi nih karena secara tampilan UI jadi lebih cakep, lebih simpel, lebih enak dilihat. Fiturnya juga makin lengkap karena bahkan sekarang kita bisa akses ke Office kit-nya. Jadi, andai aja dengan power sekencang ini ditambahin kayak fitur mirror atau extend ke monitor lebih gede, ala-ala mode PC gitu, wah pasti bakal makin keren lagi. Enggak cuma kita bisa main game yang kencang dengan layar lebih gede, tapi bisa juga untuk produktivitas. Terakhir baru deh kita ngebahas soal kameranya. Nah, di sini ada tiga kamera di bagian belakang yang menarik sekali. Lensa utama dan periscopnya pakai sensor Sony. Ada juga lensa ultrawide yang semuanya itu udah 50 megapel. Fitur fotonya juga udah cukup lengkap nih untuk sebuah handphone performa, termasuk di sini ada fitur AI4 season yang sebelumnya udah sempat saya cobain di smartphone-nya Vivo. Untuk hasil foto IQ15 menurut saya udah sukses sekali membuang stigma bahwa HP performa kameranya enggak oke. Sama sekali enggak bisa dibilang jelek, detailnya oke, warnanya juga eye pleasing, dan punya dynamic range yang cukup luas. Tipe-tipe kamera yang menurut saya bisa diekplore buat mereka yang suka foto-foto. Dari terang sampai low light ini masih bisa selama kondisinya tidak ekstrem yang gelap. Untuk periscope ini juga oke kok buat zoom-zoom casual yang gak terlalu jauh-jauh amat. 10X menurut saya masih oke walaupun kalau optical kan dia jarak sebenarnya hanya di 3X saja. Paling catatan yang senotisnya saya AI di kamera HP ini cukup kencang ya untuk nambal hasil foto-foto telenya. Jadi kalau misalnya kita enggak pixel pipping sebenarnya aman banget. Cuma kalau udah kita lihat detailnya kita zoom-zoom gitu di HP bakal kelihatan AI akinya. Kemudian untuk lensa ultrawide ini menurut saya cukup aja sih dan sayangnya masih cukup timpang secara hasil kalau kita compare sama lensa utama. Perbedaan dari hasil foto di tempat dan waktu yang sama itu masih kelihatan ya. Namun kalau kita enggak membandingkan sebenarnya hasilnya masih oke. Pindah ke kamera depan hasilnya juga menurut saya cukup aja belum ada autofokus buat yang mungkin peduli. Terus untuk selfie casual ya menurut saya mengabadikan momen oke-oke aja sebenarnya tapi tidak spesial. Next buat video resolusi maksimalnya di sini udah bisa sampai 8K. ya, tapi hanya di lensa utamanya aja. Sedangkan kalau kita ngerekam di 4K itu bisa sampai 60 fps di semua lensa, termasuk kamera depan. Bahkan di sini kita bisa pindah-pindah lensa sambil ngerekam tanpa mengganggu ya. Jadi mau pindah ultra wide, tau bahkan pindah kamera depan semua bisa. Tambahan lainnya di sini kalau ada yang nanya apakah ada lock di sini tidak ada tapi menurut saya wajar banget karena ini bukan smartphone yang kamera centris ya. Jadi sekarang kita lagi ngelihat sampel video dari IQ 15 di resolusi Vergi 30 fps. Kondisinya siang-siang mendung ya. Jadi emang ya enggak terlalu terang dari Mage mungkin enggak terlalu kalau nyari langit yang biru enggak dapat di sini karena emang kita lagi mendung banget. Tapi kita bisa pindah ke sebelah sini. Ini kan porsi langitnya lebih banyak ya. Porsi langitnya lebih banyak. Kita bisa cobain ultrawide juga kalau mau dapat view yang lebih lebar. Atau kita bisa juga cobain telefotonya. Nah, itu kan udah gedung tuh. Mana? Nah, ini kan masih di 0,6. Kita ke satu dulu lah. Kita balik satu dulu. Nah, kita langsung ketiga aja. Habis itu kita ke 10. Nah, 10 tuh detailnya masih segitu kelihatan tuh ya di bawah tulisan-tulisan gedungnya di bawah tuh. Nah, kalau mau dizoom lebih jauh lagi sih bisa. Tuh sampai 15. E 15 masih kelihatan lah ya. Masih kebaca at tulisannya. Oke, kita balik lagi ke satu dan seperti yang tadi saya bilang di pas ngomongin modul video bahwa di sini kameranya IQ 15 itu udah bisa pindah-pindah secara simless. Jadi enggak cuma untuk pindahin lensa doang, tapi bisa eh enggak cuma pindahin lensa yang di belakang, tapi bisa juga pindah ke kamera depannya. Nah, kayak gini contohnya. Kita udah pindah ke kamera depan dari IQ 15 masih di tempat yang sama seperti tadi ya. Solusnya sama di 4K 30. kayak gini untuk audio bisa dengar stabilisasi dan segala macamnya. Oke atau enggak silakan dikomentarin aja dan habis ini kita pindah kondisi malam hari ya untuk cek kemampuan low light-nya. Oke, jadi ini kita sampel buat malam sambil jalan dari si IQ 15 ini memang di tempat parkiran ya, lampu-lampu jalan kita bisa lihat ada noise-noise memang ya detailnya memang kelihatan menurun jiter-jiter mungkin bisa kelihatan juga ini di 1x tadi ya kita juga udah sempat pindah-pindah lensa tadi di sana hasilnya seperti ini. Langsung aja ini untuk kamera depannya. Kalau dipakai sambil jalan skin tone-nya, lampu-lampu di belakang. Audio bisa didengar sambil ngomong. Kurang lebih seperti inilah dari videonya IQ15. Oke. Atau enggak menurut kalian silakan dikomenin aja di kolom komentar yang ada di bawah. Oke. Jadi kalau yang dicari adalah sebuah smartphone dengan tenaga yang sangat ya saya bilang sangat bisa diandelin. Mau ngerasain Snapdragon flagship terbaru pertama yang resmi di Indonesia? IQ 15. jelas pilihan yang sangat solid, recommended banget ya karena dari segi performa ini udah kencang banget dan bagian lain kayak layar baru yang bagus satu-satunya cuma ada IQ doang yang punya saat ini software-nya lebih matang serta baterai besar dengan charging 100 wat itu adalah poin-poin menarik yang bikin IQ 15 itu makin oke. Untuk kamera juga tetap oke kalau menurut saya meskipun memang belum sampai atau selevel dengan saudaranya cuma wajar banget kok ya sebenarnya karena ya ini diferensiasi produk gitu untuk mencapai target market yang berbeda. Sebenarnya tantangan terbesar dari ICO 15 menurut saya sekarang itu adalah harga ya. Jadi imbas kenaikan harga komponen itu sangat terasa seperti dari chipset yang memang makin mahal. Terus di sini juga IQ ngebawa layar baru yang memang belum pernah dipakai sebelum ya oleh smartphone manapun yang bikin ICO 15 ini berasa lebih flagship secara experience gitu. Alhasil memang IQ 15 cukup banyak ya naiknya dibandingkan versi sebelumnya. Tapi kalau menurut kalian gimana? Apakah dengan harga tersebut dan kelebihan-kelebihan ditawarkan masih worthed? Coba tulis pendapat kalian di kolom komentar yang ada di bawah. Untuk sekarang case itu dulu buat review IQ 15 yang enggak sekat-sekat amat. Semoga bisa menjadi referensi. Dan buat kalian yang pengin tahu lebih detail atau mungkin mau cek promonya kayak ada cashback up to R1,9 juta, ada free IQ TWS ya, terus ada extended warranty dan segala macamnya, langsung aja cek link yang ada pada kolom deskripsi di bawah. Puta pamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya dan seperti biasa have a nice day.

Lihat di YouTube