Huawei Watch Fit 3, Apple Watch Killer!? (YouTube Video)
Melihat namanya, kayaknya jam tangan ini bisa bikin banyak orang jatuh cinta. Soalnya namanya kayak sinetron. Cinta Fitri. Ya nama dari smartwatch ini adalah Huawei Watch Fit 3. Kini punya desain yang berbeda daripada Watch Fit sebelumnya. Sekarang lebih mirip kayak Apple watch. Layarnya sekarang kotak ya. Watch Fit sebelumnya lebih memanjang soalnya. Kalian bisa melihat kemiripannya. Sama-sama mengotak, sama-sama punya crown di samping kanan, bahkan tampilan menunya juga hampir sama. Bedanya ada di lekukan tepi yang sedikit lebih tegas dan ukuran yang lebih tipis sedikit. [Irwan]: Kalau di-scroll... Iya, putar jadi kecil nih... Wih, wih... [Irwan]: Apple Watch low budget gais!! Mirip kayak Apple watch apakah sesuatu yang buruk? Jujur, menurut saya ngga. Bahkan untuk sebagian orang, lebih mirip sama Apple watch malah lebih baik. Cuman tentu Huawei ngga bikin smartwatch ini cuman jadi smartwatch versi ripoffnya Apple Watch. Huawei Watch Fit 3 justru lebih baik menurut saya di beberapa hal. Pertama dia bekerja dengan baik di iOS ataupun Android. Seperti yang sobat lihat, Semua fitur berjalan dengan lancar. Perbedaannya hanya satu. Kalau konek ke Android, kamu bisa memilih notifikasi dari app apa aja yang mau nongol di smartwatch. Sementara kalau di iPhone, semua notifikasi yang masuk ke iPhone mu otomatis akan muncul juga di Huawei Watch Fit 3. Ngga bisa milih kayak di Android. Itu aja bedanya. Itulah kelebihan pertama dari Huawei Watch Fit 3 ketimbang Apple Watch. Bisa bekerja ke OS manapun. Cobain dh pake Apple Watch, konekin ke Android bisa ga? [Irwan]: Yah bang, beli lagi bang, buset dah! Mahalan jamnya! Kelebihan kedua adalah battery life nya. Apple Watch battery lifenya hanya sehari lebih dikit. Jadi harus dicas tiap hari. Kalau Huawei Watch Fit 3 ini bisa sampai 10 hari. Yang namanya gadget kalo semakin sering cycle ngecasnya, semakin cepat berkurang usia baterainya. Semakin berkurang juga tuh kapasitasnya. Lama lama baterainya akan lebih cepat habis. Makanya, adalah suatu keuntungan kalau punya gadget yang bisa tahan berhari-hari, karena semakin jarang ngecasnya, berarti semakin lama masa pakainya. Kelebihan ketiga adalah walau punya bandrol harga yang lebih terjangkau daripada Apple Watch, secara looks dia tuh ngga terlihat murahan. Layarnya pake panel Hybrid AMOLED. Bentangnya 1.82 inch dengan kerapatan piksel di 347 ppi. Karena pake AMOLED, selain hemat daya, kamu tuh bisa pake watch face yang item kayak saya, kamu ngga akan bisa lihat bezelnya. Jadi si jam tuh kelihatan super ganteng. Selanjutnya, watch face. Watch face-watch face bawaan tuh cakep-cakep dan lebih dinamis karena watch facenya udah animated bukan watch face dengan bentuk image still aja. Dan sebagian tuh punya AOD atau always on display yang keren. Sehingga si jam tuh bisa selalu nyala. Ngga cuman nunjukin layar item dan klo mau liat jam harus dipencet dulu. Cuman karena dia punya rasio layar yang berbeda sendiri, ngga kayak seri Watch Fit terdahulu dan ngga kayak seri GT, pilihan watch facenya masih lebih sedikit daripada wearables Huawei lainnya. Ya ini hanya masalah waktu sih, selama ini untuk urusan watch face Huawei ngga pernah ngecewain. Awal-awal Huawei Band sama Watch GT juga ngga banyak pilihannya. Tinggal kasih setahun dua tahun langsung seabrek pilihan watch facenya. Tapi yang paling penting adalah fiturnya. Karena fitur adalah yang membedakan satu smartwatch dengan smartwatch yang lainnya. Hal paling penting yang harus ada di smartwatch tentu ada di Huawei Watch Fit 3 ini. Nampilin notifikasi? Bisa. Quick reply? Bisa. api pake template aja ya, ngga bisa ngetik langsung di watchnya. Angkat telpon dan jawab via smartwatch aja kayak power ranger juga bisa. Heart rate monitor, saturasi oksigen, sleep tracker jelas masih tersedia. Presentasi data di aplikasi Huawei Health juga masih jadi yang terbaik diantara aplikasi companion yang ada. Sports tracker lengkap, ada 102 mode olahraga yang bisa dipilih. GPS nya udah build in, ngga nebeng sama GPS hape jadi klo mau olahraga dan dapet data tracking posisi tuh ngga harus bawa hape ke mana-mana. Seperti biasa, hasil tracking olahraga bisa dishare ke sosmed dalam bentuk video dynamic tracking kayak gini. Jauh lebih keren dari smartwatch- smartwatch yang ada di pasaran. Biasanya gambar doang soalnya. Dipake berenang juga aman karena dia bisa dipake berenang sampai kedalaman 50m alias bisa menahan pressure sampai 5ATM. Baru mau rutinin olah raga? Ngga harus membership Gym atau sewa personal trainer dulu. Kamu bisa mulai aja tipis-tipis menggunakan personal workout coach yang bisa kamu akses dari aplikasi Huawei Health. Ada lebih dari 200 training mode yang bisa kamu pilih. Ada videonya jadi kamu ngga akan salah gerakan. Olahraga dari rumah jadi semakin mudah. Ada mode baru yang cocok buat kamu yang suka lari di track. Namanya Track run. Jadi dia bisa ngetrack lari kita sesuai line dari jogging track yang kita pake. Kamu bisa set dulu lari di track berapa. Fitur ini juga berfungsi untuk pelacakan rute yang sesuai, sharing rute, bahkan sampai eksplorasi jalur baru dengan fitur keselamatan. Harus diakui bahwa wearables Huawei selalu ngasih lebih. Pulse Wave Arrhythmia Analysis adalah fitur yang belum saya temukan di smartwatch lain. Baru Huawei aja yang punya fitur ini. Buat yang belum tahu, fungsi dari Pulse Wave Arrhythmia Analysis adalah untuk mendeteksi adanya potensi detak jantung yang tidak teratur. Sobat bisa lihat klo di saya, kadang terdeteksi hal tersebut. Tentu ini bukan alat deteksi medis, jika ada potensi Arrhythmia, baiknya konsultasi ke dokter. Kebetulan aja sebelum fitur ini ada si smartwatch Huawei, saya memang udah ke dokter spesialis jantung untuk mengkonsultasikan hal ini. Karena memang beberapa kali jantung saya tuh antara keskip satu ketukan atau malah nambah satu ketukan. Jadi jantung tuh kayak progressive metal. Ketukannya ganti ganti. Maklum, jantung dream theater... [Irwan]: Saya pernah bang dulu bang... [Mouldie]: Gimana? [Irwan]: Kerasa kayak punya itu loh, punya gangguan jantung... Deg-degan terus kan, terus saya ke dokter spesialis... Ternyata kata dokter... Anda banyak hutang! *ketawa* Mau bercanda tapi panjang banget bang! [Irwan]: Memang ngebangun buat pas landing tuh! Saya sampai nungguin... Selain Pulse Wave Arrhythmia Analysis, ada juga fitur sleep breathing awareness. Fitur ini buat mendeteksi adanya sleep apnea atau adanya gangguan pernapasan ketika kamu sedang tidur. Saya cuman pernah terdeteksi sekali aja ya, selanjutnya ngga ada lagi. Sekali lagi, ini bukan alat medis. Tapi kalau ternyata ada, baiknya langsung konsultasi ke dokter. Kini di Huawei Watch 3 ada fitur baru lagi namanya stay fit. Jadi ada aplikasi baru buat memonitor kalori intake. Ini berguna banget buat yang ingin mengontrol berat badan. Tinggal masukin data aja, berat badan, trus maunya gimana, apakah jaga berat badan, ngurangin atau nambahin, target berat badannya berapa, dan mau seberapa cepat progressnya. Nanti akan ada rekomendasinya. Perkiraan kebutuhan kalori intake, seberapa banyak olahraganya dan lain-lain. Jujur app kayak gini ada juga dari aplikasi pihak ketiga, cuman karena fitur ini ada langsung di smartwatch dia tuh sinkron sama activity kita, jadi bisa keitung apakah kalori kita itu defisit apa ngga. Di setiap harinya kita akan diingetin buat masukin data kita makan apa aja. Tinggal search aja nama makan yang kita makan dan beratnya berapa. Cukup memudahkan. Terakhir adalah kenyamanan. Huawei Watch Fit 3 ini positioningnya ada di antara Huawei Band dan Huawei GT. Tidak seberat Huawei GT tapi lebih kayak fitur daripada Huawei Band. Saya sendiri sebagai pengguna Huawei Watch GT 3 Pro mulai kepikiran untuk pindah ke Huawei Watch Fit 3 ini. Apalagi yang saya pake ini adalah Huawei Watch Fit 3 dengan strap nylon. Nyaman di tangan dan sistem penguncinya juga pake apa kresekan. [Irwan]: Velcro! Kresekan mah buat belanja di indomaret bang! Itu kresek, nih... Namanya apa? Nah itu... [Irwan]: Velcro! Pelcro! - Nylon apa nilon bang? Harusnya apa? Kalau Indonesia nilon? Ini kan biar agak mahal dikit, nylon... Karena pakai sistem velcro kayak begini, jadi pas banget di tangan. Mau dipake olahraga tetep enak dan dipake harian juga ngga ganggu. Ada beberapa pilihan warna lain dari Huawei Watch Fit 3. Ada black, green, white, pink, dan yang white dan moon white tapi pake strap kulit dia. Hanya yang warna moon white dan grey aja yang crownnya punya aksen merah. Yang lain warnanya sewarna sama bodi seperti yang kalian lihat yang satu ini. So sekarang sobat bisa lihat. Mungkin ini adalah smartwatch yang menceklist paling banyak hal. Tampilannya cakep, fiturnya lengkap, harganya cukup terjangkau, bocorannya kisaran 2 jutaan aja dan bakal dapet gratis TWS HUAWEI FreeBuds SE 2, jauh lebih murah daripada apple watch, baterainya lebih tahan lama, dan bisa bekerja dengan baik di Android ataupun iOS. Huawei Watch Fit 3 akan secara resmi dijual tanggal 21 Mei nanti Huawei juga bakal ngerilis Huawei free clips warna beach dengan bonus Huawei Band 8. Dan Huawei watch GT 4 41 mm green colour dengan bonus TWS Huawei Free Buds itu di hari yang sama. Saya melihat Huawei Watch Fit 3 ini itu bisa jadi alternatif buat para pengguna iPhone yang masih belum punya uang cukup buat beli Apple Watch. Looks like an apple watch tapi baterai jauh lebih tahan lama daripada Apple Watch. Mau beli? Silahkan. Saya masih melihat kalau urusan wearables, Huawei masih yang terbaik. Saya mau sombong lagi, saya pakai punya Huawei Watch itu tuh berapa biji... Tapi jangan lah, ujub, ga boleh... [Irwan]: Kan abang udah ngomong bang, iya, nggak diedit lagi... Ya udah lah pokoknya kalian tahu lah, saya sendiri pakainya Huawei Wearables. Oke... [Irwan]: Nanti saya tampilin koleksi dia... Jangan ah... Ujub! Kalau ujub mah jangan setengah-setengah bang! Udah ya... Ya udah dadah!
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...


















