Jungkat

HUAWEI WATCH FIT 4 Series: Fitur Olahraga & Kesehatan Makin Lengkap! (YouTube Video)

  • 27/05/2025

Huawei Watch Fit 3 bisa dibilang adalah salah satu smartwatch berdesain ngotak dengan harga di bawah R jutaan yang paling laku di tahun 2024. Dan akhirnya penerus dari smartwatch itu muncul juga. Kali ini dalam dua varian. Ini dia Huawei Watch Fit 4 dan WatchFit 4 Pro. Buat yang udah familiar sama wirable-nya Huawei pasti udah tahulah ya kalau keunggulan dari smartband dan smartwatch mereka dibanding smartwatch lain kayak Apple Watch dan Samsung Galaxy Watch itu ada di battery life-nya yang tergolong impresif. Jadi biasanya wirable mereka tuh emang jadi pilihan yang cocok buat yang ngutamain pengin punya health and fitness tracking yang relatif lengkap dan enggak perlu sering-sering nge-charge. Huawei ngeklaim kalau WatchFit 4 series ini punya daya tahan baterai up to 10 hari. Dan dalam pemakaian gua yang always on display-nya selalu nyala kecuali pas tidur. Terus settingan-settingan yang bikin baterai makin boros kayak hard rate dan SPO2 trackingnya tuh dibikin continuous itu baterainya berkurang sekitar 10% tiap 11 jam dan slip tracking 7 jam itu baterainya berkurang 4%. Jadi kira-kira dalam kondisi pemakaian gua itu baterainya tahan sekitar 5 hari. Nge-charge-nya dia pakai yang bentuknya magnetik kayak gini ya, yang nyambung ke USB type A dan pengetesan gua itu 15 menit udah keisi 36% dan full charge itu dalam 1 jam aja. Anyway, kita mulai dulu yang paling menarik di Watch Fit 4 series kali ini nih, yaitu kemunculan varian Pro-nya ya, Guys. Sekilas udah kelihatan ya, dia itu karakternya jadi kayak smartwatch yang lebih raget gara-gara layarnya yang dibikin rata dan garis bodinya yang lebih tegas. Di sini buat gua ada dua upgrade yang paling signifikan dari versi regulernya. Yang pertama layarnya itu yang desainnya udah flat itu pakai Safire Glass jadi lebih tough dan gak gampang gores. Terus di pinggiran layarnya itu ada bagian body yang dibikin sedikit lebih tinggi dari layar. Kalau ngomongin jam analog mungkin ini sebutannya kayak basel ya. Tapi ini bukan basel layar yang hitam-hitam itu ya, Guys. Ini tuh yang pinggirannya warnanya agak beda nih. Ini pakai bahan titanium alloy. Kalau bodinya sih tetap pakai space gr aluminium seperti varian regulernya. Beda sama versi regulernya ya. yang kacanya tuh curve kayak 2.5 glass gitu. Yang kalau depannya kepentok itu udah pasti yang kena adalah kaca dari layarnya. Oke, terus upgrade yang kedua, sensor health tracking-nya ini udah pakai Huawei True Sense, which is ini sensor yang sama ya yang dipakai di Huawei GT5 Series ini. Kalian bisa lihat nih perbandingannya side by side sama sensor yang ada di versi regularnya. Dia tuh kayak ada kumpulan sensor-sensor yang ngebentuk orbit gitu. Sedangkan kalau regulernya itu masih belum pakai yang True Sense ini. Dan karena itu, WatchFit 4 Pro ini jadi ada health tracking tambahannya yang enggak ada di versi regular kayak ECG tracking, terus arterial stiffness detection, dan juga skin temperature. Di WatchFit 4 Pro ini juga ada beberapa fitur sport tracking tambahan yang enggak ada di versi reguler. Kira-kira segmentasinya ini dibikin sama kayak Huawei Watch GT5 Pro ya, di mana dia itu ada fitur golf yang bisa nailin peta, golf course dan individual hall yang lagi kita mainin. Dan di WatchFit 4 Pro ini juga ada fitur free diving yang bisa sampai ke dalaman 40 m. Oh, sama ada satu lagi nih upgrade-nya. Layarnya itu punya peak brightness yang lebih tinggi lagi di 3000 nits yang berarti ini tuh udah sama sama pick brightness yang ada di Apple Watch Ultra 2 yang makin berguna buat yang suka pakai jam tangan ini di bawah outdoor adventure. Huawei Watch Fit 4 Pro ini juga udah ada fitur NFC jadi dia ada fitur wallet tapi pas kita cobain ini baru bisa buat copy access card aja. WatchFF 4 yang regular itu juga sebenarnya ada varian yang ada NFC tapi kita tuh enggak tahu apakah varian ini bakal dimasukin juga sama Huawei ke Indonesia. So, ya itu aja upgrade yang ada di versi Pro dibanding versi regularnya. Layarnya yang lebih cerah terus pakai safire glass dan basel titanium. Terus health and fitness sensornya itu udah pakai Huawei True Sense dan juga ada beberapa exercise tracking tambahan kayak golf dan free diving. Dan kalau kalian mau yang lebih affordable yang regularnya ini WatchF 4 itu juga ada beberapa update ya, Guys. Sekilas desainnya masih mirip sama Watch Fit 3, cuma dia tuh sekarang ada semacam jendolan gitu di body bagian kanan dan sekarang bodinya itu jadi sedikit lebih tipis di 9,5 mm. Layarnya juga masih sama, AMOLED 1,82 inch, tapi kali ini peck brightness-nya lebih terang di 2000 nit. Sebagai konteks, kira-kira layarnya itu sekarang jadi punya pick brightness yang setara sama Apple Watch Ultra generasi pertama yang saat ini lagi jadi daily driver gua. Upgrade berikutnya ada di GPS. Sekarang itu udah pakai dual band dengan konfigurasinya Huawei yang five star dual frequency sunflower positioning yang secara teori itu bisa ngasilin GPS positioning yang lebih akurat lagi dibanding di Watch Fit 3 yang masih pakai single band. Sensor health tracking-nya yang ada di belakang ini enggak ditulis sih apakah ada pembaruan, tapi yang pasti belum di-support sensor True Sense yang lebih advance seperti yang udah dipakai di varian Pro-nya dan Huawei Watch GT5 Series. Tapi sekarang dia udah punya sensor barometer. Jadi ini tambahan feature yang welcome banget buat yang suka tracking exercise kayak trail run ataupun hiking. Karena sekarang di WatchF 4 ini bisa nangkap data elevation dan monitor air pressure. Contohnya waktu gua tracking outdoor walk, dia tuh bisa nampilin graf elevation kayak gini dan juga di details ada total elevation gain dan juga descent atau bahasa Indonesianya itu ya seberapa banyak kita melangkah naik dan juga turun. Huawei Watch Fit 4 ini juga sekarang bisa track stairs climb. Selain itu, Huawei Watch Fit 4 ini juga udah bisa nge-track Kurute Water Sports. Dan satu lagi yang baru, Watch Fit 4 ini sekarang juga udah ada fitur emotional well being. Dan ini tuh juga mereka bikin watch face khusus buat Watch Fit 4 ini yang kali ini tuh direpresent sama animasi bertema kucing. Jadi, watch face kucingnya ini bakalan transform sepanjang hari sesuai tracking dari mood kita. Selain itu, health and fitness tracking yang standar udah pasti ada kayak heart rate, blood oxygen sensor atau kandungan oksigen dalam darah, terus slip tracking bahkan yang belum terlalu umum kayak slip breeding awareness dan pulse wave arytmia itu juga ada di sini. So, ya itu dia, Guys, apa aja yang baru dari Watch Fit kali ini, yaitu refresh dari segi desain, terus ada upgrade keceraan layar, dual band GPS yang lebih akurat, terus ada sensor barometer dan emotional wellbeing. Ini incremental upgrade yang overall itu bikin dia jadi opsi yang makin solid buat smartwatch di bawah 2 jutaan. Di luar itu WatchF dan juga WatchFit 4 Pro itu dua-duanya punya fitur dan spesifikasi yang sama ya. Bodinya tuh sama-sama, dua-duanya pakai space grade aluminium, terus ada rotating crown. Yang di varian Pro itu punya aksen warna yang beda-beda, tergantung varian warna yang dipilih. Ini ada yang black dan blue yang pakai strap rubber. Terus yang kita coba yang green ini itu yang pakai strap nylon. Kalau di versi reguler dia tuh crownnya sewarna body ya, di mana ada varian black, purple, dan juga white. Baterainya sama-sama 400 mAh yang diklaim bisa tahan sampai 10 hari. Layarnya sama-sama ukuran 1,82 inch. Strap-nya sama-sama pakai mekanisme quick release, sama-sama proprietory dan ini size-nya sama jadi bisa saling tuker strap. Dan kalau mau pakai strap terpati juga bisa tinggal beli aja adaptornya yang kompatible sama strap berukuran 20 mm. Dan pastinya sepertiable-warable Huawei lainnya, kedua smartwatch ini tuh bisa connect sama iPhone ataupun Android. Tinggal download aja aplikasi Huawei Health di mana kalau di App Store-nya iPhone itu kita bisa download Huawei Health versi baru yang namanya Huawei Health titik2 Global. Kalau di Android itu waktu pairing tinggal scan aja nanti bakal diarahin buat download aplikasi Huawei Health dan udah tinggal pairing aja dari aplikasinya semuanya very straight forward nantinya seluruh data health and fitness tracking kita tuh bakal disynize ke aplikasi Huawei Health-nya. Oh iya, gua juga sempat nyobain kalau Huawei Health ini tuh bisa connect dan data sharing ke aplikasi Strava. Bahkan waktu gua tracking exercise di WatchFit 4 Pro ini, waktu gua selesai tracking itu strafanya otomatis nge-post activity gua yang di-share dari aplikasi Huawei Health. Dan kita akan coba fitur offline maps-nya. Kita bisa lihat swipe down to view. Oke, kelihatan ya trackingnya. Oke, jadi ini udah jalan 12eng kilo lah ya dari kantor. Dan ini pakai tracking offline map-nya. Kita bisa lihat juga ini e tahu juga kita lagi ngadap ke mana. Jadi ini kita lagi ngarah ke utara dan kalau misalnya kita putar dia bisa ngikutin juga tuh ya tanda panahnya. J sesuai tuh jalan lurus sana dan kalau kita putar balik baliknya ke sana. Jadi ya seperti ini penampakannya pakai offline map-nya jadi enggak perlu bawa. HP dan ini petanya harus di-download dulu ya. Di aplikasi Huawe-nya dia ada pilihannya gitu. Kota atau mungkin kabupaten apa yang petanya mau di-download buat ditransfer ke Huawei Watchfit 4 Pro [Musik] ini. Oke, buat yang nanya notif WA bisa balas atau enggak di sini gua cek bisa. Jadi, kita bisa pencet tombol keyboard ini buat reply. Di bawahnya juga ada template buat quick reply. Nah, keyboard-nya tuh tampilannya kayak gini. Dan sebenarnya tuh dia juga bisa speitch tox, tapi pas kita pencet tombolnya dia muncul kayak gini nih. Yang artinya fiturnya cuma bisa dipakai kalau misalnya pairing-nya tuh ke HP Huawei. Sayang juga ya, padahal ini udah ada settingan bahasa Indonesianya. Anyway, buat panggilan telepon ini juga bisa ya. Mau telepon pakai Pulsa ataupun WA call itu juga udah bisa dijawab di sini. Dan ini nama konak yang nelepon tuh juga muncul. Kedua smartwatch ini juga udah bisa ngatur music playback di HP terus bisa connect ke TWS Bluetooth juga nih buat dengerin lagu. Tapi lagu yang dimainin langsung dari smartwatch ini itu cuma bisa offline music yang kita masukin dari aplikasinya. Jadi di sini tuh dia gak bisa streaming apalagi download track dari Spotify. So, itu dia guys Huawei WatchFit 4 series terakhir gua sih mungkin ada satu masukan aja nih buat Huawei ya. Kita bisa lihat ya, ini tuh di boknya WatchFit 4 Pro. Base aslinya tuh gak setipis yang ada di gambarnya. Tapi di luar itu menurut gua Huawei Watch Fit 4 ini tetap jadi pilihan solid di kelas harganya ya. Di mana Huawei Watch Fit 4 itu dijual di harga 1,9 kembali 1000. Dan kalau di Huawei Watch Fit 4 Pro itu harganya di Rp3,5 juta kembali R000. Yang bisa dibilang jadi kayak pelengkap lineup-nya Huawei kalau misalnya kalian pengen punya fitur kayak Watch GT5 Pro dengan bentuk yang ngotak. Dan untuk setiap pembelian Huawei Watch Fit 4 series, kalian juga bakalan dapat gratis TWS Huawei Freebuds 2 dan 3 bulan gratis membership Huawei Health Plus. So, itu dia guys review gua buat Huawei Watch Fit 4 series kali ini. Kira-kira bentuk ngotak kayak gini dan dengan segala fiturnya tuh bisa enggak sih jadi Apple Watch killer? Coba kalian share di komen dan kalau misalnya kalian suka video ini, boleh dong di-like videonya dan juga subscribe ke Binotch kalau misalnya belum. Biar kalian enggak ketinggalan update soal video-video pergitan kayak gini. Thank you guys for watching.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.

Huawei

Hubungkan inspirasi, sinergikan produktivitas dengan ekosistem digital HUAWEI Indonesia. Temukan smartphone premium, tablet, laptop, dan wearable canggih di sini.