HyperOS 3 Bikin HP Xiaomi Beda Rasa…! (YouTube Video)
Xiaomi ini akhirnya dapat racikan yang pas. Hyper jadi menyenangkan. Xiaomi ini semakin digali semakin menjadi ya. Kalau sebelumnya kita itu udah ngebahas OS dari Samsung One UI terus kita beralih ke Oppo Color OS dan kita versus juga dengan Vivo di original OS-nya. Di video ini kita akan ngebahas soal Hyper OS3. Bukan cuma di HP-nya aja, tapi di tabletnya yang mana itu banyak improvement yang gua tuh sebelumnya memandang sebelah mata, tapi setelah gua tes, gua cek-cekin tipis-tipis itu kok makin menarik gitu ya. Dan di sini kita akan ngetesin pakai dua device. Yang sebelah kanan gua ini adalah Xiaomi 17 dan yang di sebelah kiri gua ini Xiaomi Pad. Ya, kita akan gali fitur apa aja yang menarik mulai dari interface-nya, fitur-fitur AI-nya dan fitur yang menurut gua tidak pernah gua temukan di HP atau di UI lainnya. Jadi, kita langsung masuk aja ke videonya. Let's go. Oke, sebelum kita bahas lebih lanjut soal Hyper OS3, kita cek dulu device apa aja yang kompatibel nih dengan UI barunya Xiaomi. Karena enggak cuma HP aja ya, tapi Xiaomi juga ngerancang Hyper OS3 untuk ekosistem mereka kayak tablet dan wearable. Itu kenapa namanya itu bukan user interface aja, tapi bisa dibilang juga operating system gitu ya. Nah, kalian bisa pause untuk ngecek list kompatibilitas yang ada di layar sini. Untuk seri Xiaomi 12T Pro, Redmi 15C, dan Poco C85 ke atas itu kalian seharusnya udah kebagian software update. Nah, buat tabletnya sendiri mulai dari Redmi Pad 8.7 dan Poco Pad itu juga bisa cek software update-nya ya. Sedangkan weable Xiaomi Watch S4 dan Smart Band 10 itu juga udah kebagian update-nya. Itu bisa kalian cek via aplikasi Mi Fitness. Nah, untuk ngetesin Hyper OS3 di kedua device ini, gua pakai versi yang terbaru. Jadi, udah updated per 1 April ya 2026 yang kita explore bukan cuma mobile-nya aja tapi juga tabletnya. Dan disclaimer, ada kemungkinan fitur yang kita bahas di video ini itu tidak muncul di HP Xiaomi kalian, gitu ya. Jadi boleh banget untuk kalian bantu berkabar di kolom komentar kalau misalkan fiturnya itu tidak muncul dan kalian bisa spill juga itu pakai HP Xiaomi, Redmi atau Poco ataupun tablet Xiaomi lainnya di kolom komentar. Nah, Hyper OS3 sendiri ini ngambil storage yang enggak begitu besar ya. Kalau misalkan kita lihat di settingan untuk Xiaomi 17 sendiri itu makan 11,8 GB untuk sistem datanya. Sedangkan Xiaomi Padik lebih gede makan datanya di 12,3 GB untuk sistemnya. Nah, sekarang kita cekin lebih dalam soal Hyper OS3 dari segi interface-nya dulu ya, dari segi home screen dan lock screen. Nah, fitur pertama yang menarik yang ada di lock screen dan home screen adalah AI Dynamic wallpaper di mana kalau misalkan kita double tap di bagian AOD, nah ini dia wallpaper-nya bisa bergerak dan bisa mengalir sampai ke home screen yang mana ini custom dan digenerate sama AI. Padahal gambarnya itu gua ambil dari static. ini gua ambil dari internet gitu ya. Dan dia tuh enggak ada gerakan tapi bisa dibuat bergerak seakan bergerak sama Xiaomi. Nah, caranya itu kalian tinggal masuk ke setting terus turun ke bawah pilih yang personalization turun lagi ke bawah AI Dynamic wallpaper di sini kita bisa pencet aja ya. Nah, di sini kita ada tanda plus itu bisa pencet lagi dan di sini kita pilih aja gambar apa yang pengen kita generate gitu. Kalau misalkan tadi gua generate yang gambar cewek itu gua tinggal pencet aja di analying foto, tunggu sebentar dan tinggal generate gitu ya. Nah, di sini butuh proses yang cukup lama, butuh internet juga. Jadi kita finish in background aja kita tinggalin. Tapi kalau misalkan udah beres dia bentuknya akan seperti ini yang ada di atas ini ya. Nah, gitu dia. Dia bergerak-bergerak gitu. Bahkan gua sempat masukin foto foto gua dan di sini dia juga bisa generate walaupun muka gua jadi berubah. Ada juga animasi yang gua download dari internet juga sama dan dia bisa paham konteksnya gitu ya. Kalau si animasi ini lagi senyum atau dia lagi ada di tempat-tempat tertentu ini misalkan yang balapan nih. Nah, dia bisa kasih lihat kalau motornya itu belok kiri belok kanan dan ada ngebul-ngebulnya di bagian belakangnya juga. Jadi ini bisa dibilang generate AI dari Xiaomi yang next level. Karena sebelumnya tuh gua baru lihat yang di Oppo atau Vivo gitu ya, dia bisa ngalir untuk videonya dari AOD sampai ke lock screen eh sampai ke home screen. Nah, di sini itu bisa digenerate dari yang gambarnya static jadi moving. Dan di sini juga kita bisa atur untuk dep-nya ya. Nah, ini bisa gua matiin dan bisa gua nyalain juga. Jadi, dia kayak ada efek 3D-nya gitu. diaelep ke dalam dan bisa kita custom juga kalau diap si bagian clocknya itu. Ini ada banyak banget jenis clock yang bisa kita atur. Misalkan ini doodle-nya juga ada. Tapi kalau misalkan tadi gua lebih cocok untuk masukin yang big clock ini ya. Tuh kalian tinggal customize aja sesuai dengan keinginan kalian. Nah kita juga ada pilihan untuk font. Efeknya itu gua lebih suka yang gradient ya. Jadi dia agak ngeblur di bagian sampingnya. Tapi kalian bisa ganti juga ke blend nyesuaiin warna. ataupun yang solid yang biasa gitu ya. Tapi sayang ya fitur AI Dynamic wallpaper ini tidak tersedia untuk tablet ya. Gua berharap nanti ada update-nya lagi biar bisa masuk ke tablet itu akan menjadi lebih mantap gitu ya karena ini udah sama-sama Hyper OS3 tapi belum begitu menyebar gitu fiturnya. Nah, sekarang kita fokus ke bagian home screen. Di mana di sini Xiaomi itu ngubah sedikit demi sedikit untuk iconnya di mana bentuknya itu lebih apa ya interaktif atau tidak ngebosenin kalau menurut gua ya. Di sini kayak galerinya, terus ada Xiaomi home-nya, Mi Browser-nya, semua itu jadi lebih apa ya, eye catching gitu ya di mata. Bahkan kalau misalkan kalian lihat Weather Apps itu sekarang dia ada animasi untuk ngegambarin situasi sekarang. Kalau misalkan hujan nanti dia ada gambar hujannya. Terus kalau misalkan sekarang lagi apa nih? Lagi cerah dia itu kasih gambar yang cerah tuh ada animasi-animasinya dan transisinya segala macam. Dan kalau kalian perhatiin di bagian bawah sini itu ada kolom atau pil kecil yang tulisannya adalah search. Kalau kita pencet di sini kita bisa cari apapun yang ada di HP ini, data-data ataupun kalian pengen cari gambar dan dia kontekstual ya. Misalkan gua cari di sini motor. Nah, tuh dia ada banyak macam yang ditampilin ya. Dari pertama itu install app. Ada tema juga dia bisa cariin yang berhubungan dengan motor. Ada suggested-nya juga ke Google. Dan di sini juga bisa cari langsung ke aplikasi. Dan di bagian atas sebelah kanan kita juga bisa akses namanya Hyper AI. di mana masih kontekstual juga sama yang tadi kita cari ya, motor dia langsung kasih tahu motor itu apa. Dan di sini itu ngingetin gua sama satu HP Android juga yang punya apa pil di bagian tengah home screen-nya yaitu Oppo ya color OS. Jadi di sini kita bisa pencet untuk search gitu. Dan kalau misalkan kita lihat dari control center ataupun notification bar di sini animasinya yang jadi highlight gua pribadi. Lihat nih ya pelan-pelan. Hyper OS jadi menyenangkan. Animasinya itu seru gitu dan smooth gitu ya kalau misalkan kita geser-geser. Dan di sini juga ada beberapa perubahan dari segi style-nya ya yang mana itu mengingatkan gua juga sama iOS bentuk-bentukannya tapi ya tetap ada sentuhan-sentuhan dari Hyper OS-nya yang mana bisa kita custom juga di bagian bawah sini bisa edit. Ada banyak banget shortcut yang bisa kita atur. Animasi-animasi yang ada di button-buttonnya ini juga semua interaktif ya. Dan enggak cuma animasi buat si notification bar ataupun control center, tapi kalau buka aplikasi ini juga. Look at that. Dan terakhir di bagian home screen itu kalau kita swipe atas masuk ke apa namanya? App drawer. Nah, di sini ada yang unik menurut gua karena kita bisa cari app icon atau aplikasi itu dari warna. Misalkan kita mau cari apa, Ris? Shopee. Iya, Shopee. Warna oren ya. Nih kita tinggal pencet warna oren tuh. Terus kita mau cari apa lagi ya? Misalkan ya topet topet topet hijau. Nah itu dia belum download topetnya. belum download. Menurut gua fitur yang gimik tapi gua enggak pernah ngelihat sebelumnya dan ini sangat-sangat menarik ada di eh app drawer-nya Hyper OS dan di sini kita juga bisa custom untuk kerapihan si app drawer-nya mulai dari manage appor di sini kita bisa ganti-ganti ya atau bisa kita delete juga bisa kita custom dan scroll bar-nya ini juga bisa kita atur entah itu original layout atau A2Z. Kalau A2Z itu bentuknya bakal jadi kayak gini kayak biasa sih ya. Nah, sekarang kita masuk ke bagian lock screen-nya. Di mana di sini ada fitur baru, yaitu kalau misalkan kita holdize lock screen. Kita bisa pencet aja masukin password-nya atau fingerprint. Nah, di sini ada my sets di mana ini kita udah pernah temuin juga di iOS di mana kita bisa masukin beberapa template-template. Kalau misalkan di sini gua masukin yang si AI Dynamic wallpaper tadi ada banyak tuh ya. Dan di sini kita bisa pilih aja sesuai dengan mood. Nah, bisa pilih yang ini. Atau kalau kita mau yang lebih keren gitu, mau ketemu teman, kita bisa berwibu-wibu, riia. Ah, tinggal pilih yang ini gitu ya. Jadi, asiklah kita dapat e templetan yang bisa langsung kita pilih tanpa harus kita custom satu persatu lagi. Nah, khusus untuk foto-foto atau wallpaper yang static di sini kita bisa pencet yang namanya efek dan efek di sini tuh ada banyak pilihannya. yang baru adalah lens di mana di sini kita dikasih semacam kaca gitu yang dia itu menyelimuti si layarnya. Ada blur juga dan segala macam efek-efek yang bisa kalian pilih di sini. Nah, kalau kita tadi ngebahas soal interface dari home screen dan lock screen HyperOS3, sekarang kita masuk ke fiturnya yang mana paling menarik adalah Hyper Island. Nah, kalau kita pencet di bagian atas ini, nah, dia muncul semacam floating window yang mana ini ngegambarin aplikasi-aplikasi bawaan dari Xiaomi ataupun di sini gua nyalahin lagu gitu ya, music playback yang berjalan gitu di background dan di sini itu kompatibel-nya sama beberapa aplikasi ataupun beberapa fitur gitu ya yang berjalan kayak misalkan kita lagi charging terus ada connect weables Xiaomi share, kita lagi kirim-kirim data, ada reminder sampai timer gitu default app. Tapi di sini gua buka gitu ya lock-nya menggunakan aplikasi yang namanya adalah Hyper Bridge. Jadi Hyper Briddge ini adalah eh aplikasi pihak ketiga yang dia ngebuka semua aplikasi biar bisa masuk ke dalam si Hyper Island ini. Misalkan gua buka YouTube ya, YouTube. You YouTube. Nah, seharusnya YouTube ini enggak masuk ke Hyper island Island. Tapi kalau misalkan di sini gua buka nih video apapun ya masuk. Nah, dia langsung muncul di bagian atas ini dan kita bisa tap untuk kita nyalahin atau matiin. Ini bisa dibilang hack kalau misalkan kita mau dengerin podcast atau kalau kita mau dengerin sesuatu gitu ya dari si YouTube tanpa nonton gitu. Biar kita enggak habis-habis kuota itu bisa pakai fitur ini gitu. Tinggal kayak pause, play, pause play. Tapi memang enggak semuanya kayak gini ya, karena dia itu tergantung optimalisasi aplikasinya dengan software-software-nya gitu. Jadi ee mudah-mudahan nanti ada update-nya supaya jadi lebih maksimal gitu ya. Karena ini pertama kalinya juga gua ngelihat fitur Hyper Island yang dimaksimalin gitu. Tapi bukan sama resmi Xiaomi sama third thirp party app. Nah, sekarang kita masuk ke bagian galeri di mana lagi-lagi mengingatkan gua sama iOS 26 di mana kita bisa geser untuk masuk ke kategori-kategori dari foto tersebut gitu ya. Dan di sini ada banyak banget yang bisa kita cek-cekin, bisa kita customize segala. Misalkan creativity-nya kita naikin ke atas ini bisa gitu ya, kita ceklis aja nanti dia naik ke atas. Dan di bagian atas ini juga kita bisa pilih beberapa fitur-fitur unik atau gimmik kali ya dari si galerinya. Kayak pertama ini colage. Kita tinggal pilih aja. Misalkan gua pilih beberapa. Nah, nanti save aja dan dia muncul colage. Video editor juga ada di sini kita bisa masuk sama ada AI film. Nah, ini kita bisa custom juga tinggal pilih aja. Nanti dia bisa nge-create kita punya video gitu melalui si gambar-gambar atau video yang kita taruh. Save aja tuh masuk semuanya menarik. Nah, soal fotonya sendiri di sini kita bisa custom beberapa sortiran gitu ya dari yang date atau date edit gitu. capture date atau date edit dan view mode-nya ini juga bisa diganti dari per hari gitu bisa kita pisah-pisahin. Ini kayak HyperOS OS sebelumnya tapi gua lebih cocok untuk masuk ke yang compact aja. Jadi dia disatuin dan ada juga filter di mana di sini kita bisa masukin kamera album juga gitu. Nah, di sini cuma kamera doang yang difoto pakai si HP-nya atau kita bisa filternya all item aja gitu ya. Nah, sekarang kita masuk lagi ke lebih dalam soal galerinya yaitu AI Photos di mana kalau misalkan kita masuk ke foto subjek ini kita masuk ke AI edit. Nah, di sini ada beberapa fitur-fitur AI yang bisa kita explore. Pertama adalah ultra HD. Nah, di sini dia ngejernihin atau ee naikin resolusi dari si fotonya ya. Tapi kalau misalkan fotonya udah jernih dari sananya memang enggak terlalu kelihatan. Dia kayak nge-sharpening fotonya. Terus ada AI beauty juga. Sama kita harus tunggu sebentar ya. Before after-nya kita bisa naikin beautify, turunin juga bisa. Nah, di sini kita juga bisa expand foto ataupun gambar ya. Jadi lebih luas gitu dengan nge-generate melalui AI. Start aja lah ya. Nah, itu dia kakinya muncul tuh. Jadi, jadi pakai jeans. Dan di samping-samping juga dia nge-generate sesuai dengan situasi si fotonya. Dan ada juga erase buat ngghapusin subjek ataupun objek yang ada di foto. Misalkan di sini gua pengen remove people, dia bisa ngedeteksi sendiri tuh ya. Kalau kita start, tu w bolehlah. Dan terakhir itu adalah cut out. Kita bisa tap and hold aja objectek atau subject yang ada di foto. Nah, di sini kita bisa copy, save atau send. Nah, fitur seru lainnya dari Hyper OS3 yaitu adalah Xiaomi Interconnectivity di mana kita bisa ngegabungin atau koneekin berbagai device lainnya selain si Android e Xiaomi ya ke Apple device gitu. Di mana di sini kita pakai MacBook yang udah dikonneekin ke HP ke Xiaomi 17 dan ke Xiaomi Pad. Nah, ini gua kasih contoh aja udah gua extend si layar MacBook-nya ini ke Xiaomi Pad dan ini tanpa kabel sama sekali ya. Ini salah satu contohnya aja kalian bisa ngecekin lensinya tuh ya menurut gua masih ada latensi yang berasa gak sama kayak kalau misalkan dari MacBook ke iPad tapi ini okelah gitu ya buat kalian pakai sehari-hari kalau misalkan butuh layar kedua untuk research kiri kanan itu udah lebih dari cukup gitu. Enggak cuma itu, yang menarik adalah di sini kan kita bisa koneekin HP ke si MacBook-nya juga ya. kita itu bisa unlock HP-nya lewat si fingerprint unlock dari MacBook. Gua coba ya. Wow. Jadi bisa dibilang HP tinggal ditaruh aja di samping. Kalian bisa unlock cuma lewat si fingerprint-nya aja. Ini fitur yang menurut gua sangat membantu gitu ya. Kalau udah punya device Xiaomi kayaknya asik deh buat digabungin aja gitu sama kalian yang punya Apple device. Nah, selain kekin untuk dari layar dan pengaturan gitu ya, entah di Xiaomi Padupun Xiaomi 17, kita juga bisa oper-operan data lewat si Xiaomi share. Entah itu foto, file yang gede-gede sekalipun itu lewat si Xiaomi share-nya. Selain di MacBook ataupun iOS dan MacOS, kita juga bisa keekin ke Windows gitu ya. Jadi buat kalian yang pakai Windows itu juga aman untuk conekin langsung dari Xiaomi Interconnectivity-nya. Nah, ngomongin soal Xiaomi share tadi pindah-pindahan data di Xiaomi itu dia pakai protokol yang bisa dibilang klaim dari Xiaomi itu aman. Yang mereka namain itu MITI Security Protocol di mana mereka itu ngamanin data-data lewat antar device melalui enkripsi. Jadi intinya tidak bocor begitu ya. Oke, sekarang kita masuk ke fitur-fitur AI yang ada di Hyper OS3, yaitu Xiaomi Hyper AI. Ini settingannya ada di dalam e menu setting ya. Kita tinggal masuk aja dan pilih yang AI app boost. Nah, di sini tuh ada banyak AI yang bisa kalian coba. Tapi menurut gua yang paling menarik itu ada tiga, yaitu pertama AI writing, terus ada AI dynamic wallpaper yang tadi pertama udah kita coba, dan terakhir adalah AI translate conversation. Kalau misalkan kita mau ke luar negeri, itu dia bisa pakai secara offline. Jadi, enggak usah pakai internet. Nah, kita cobain dulu yang AI writing. Nah, AI writing ini itu muncul di bagian notes ya. Di sini kita bisa pencet yang icon bentuknya pensil dan ada bintang-bintang ya. Nah, di sini kalian bisa pilih aja AI writing apa yang kalian butuhin. Kalau misalkan untuk kebutuhan sehari-hari misalkan kalian pengin nulis email yang profesional itu kalian bisa pencet yang profesional ini. Jadi, kalian sudah tulis email-nya. Nah, dia bisa ngebantuin untuk jadi landasan kalian nulis email selanjutnya. Atau kalian juga bisa summary kalau misalkan rapat gitu ya sama tim sama anak-anak kantor itu kalian bisa summaryin si rapatnya tersebut dan ada banyak juga hal-hal yang bisa kalian coba di sini proof reading extension dan bentuk-bentuk dari si karakter penulisannya tersebut itu AI writing. Nah, yang kedua adalah AI dan Micpaper di mana kita bisa akses juga di sini kita tinggal pencet start aja dan ya kayak tadi di awal kalian bisa generate gambar dari yang static ke bergerak gitu ya dan hasilnya juga cakep-cakep. Tapi yang menarik terakhir yaitu adalah AI translate conversation. Tapi sebelum itu gua mau undang salah satu bule dari China. Enggak sih dari Indonesia tapi dia bisa berbahasa Mandarin. Jadi kita contohin bareng sama doi. Oke ini dia doinya. Namanya Fen. Faren sebagai apa sih di sini? Sebagai sosmate manager. Oke. Tapi Fen di sini jago dia bahasa Mandarinnya. Jadi jadi kita ngetesin enggak jago? Jadi kita ngetesin fitur translate dari Xiaomi dan ini pakai OS baru. Hyper OS3 gitu, Fir. Jadi kita pengen cobain dia punya translate yang mana ini kita bisa pakai secara offline kalau misalkan kita lagi ke luar negeri. Jadi di sini gua udah setting lu nanti pakai eh Chinese, simplified Chinese dan gua pakai Indonesia. Halo, apa kabar? Wen house. Yes. Nina. Saya baik-baik saja. Terima kasih. Saya punya satu pertanyaan. Apakah Anda suka dengan smartphone Xiaomi? Xiaomi很 saya pikir ponsel ini sangat bagus. Bisa, bis bisa bisa. Tapi kalau misalkan bisa digambarkan, gua kan enggak enggak enggak ngerti bahasa Mandarin. Apakah yang sudah gua ucapkan itu at least benarlah atau konteksnya itu sesuai gitu? Benar kok. Benar. Cuma tadi ada sedikit yang entah suara gua kurang kencang atau apa dia ada enggak nangkap kan di sini gua ngomong nih e Wen house ya Nine. Nah ninenya di sini tuh dia kayak enggak kerekam gitu enggak ke Nina itu apa Nina tuh kayak gua nanya balik ke luh gimana gitu tapi di sini enggak apa suara gua yang kurang kencang ya bagian Ninonya ya jadi enggak keam aja sama dia. Tapi overall translate tuh benar sih enggak melenceng jadi emang message-nya tersampaikan gitu ya. At least konteksnya masih aman lah kalau misalkan kita sama orang yang kita enggak kenal gitu ya. Aman, aman, aman, aman. Okelah kalau gitu berarti approved. Oke, jadi pertanyaannya adalah apakah Hyper OS3 ini menarik? Jawabannya adalah so far yang udah kita explore atau kita ulik-ulik dengan maksimalin kapabilitas dari Hyper OS3, Xiaomi ini akhirnya dapat racikan yang pas buat Hyper OS ya. Ini OS yang fun dengan interface yang smooth juga dan gak ngebosenin gitu ya. Banyak kostomisasi yang bisa kita lakuin di sini. Banyak fitur juga yang seru-seru kayak tadi misalkan AI dan MAC wallpaper, koneksi antar device dengan fitur yang extend ke layar Mac dan pindah-pindahan data antar Xiaomi 17 ke iPhone yang super mudah gitu. Sama ada AI features yang bisa kita explore-explore lagi di dalam AI App Boost-nya. Memang tadi ada beberapa ee apa ya namanya? kekurangan yang mungkin bisa kita cek-cekin misalkan X10-nya itu agak nge-lag tergantung dengan koneksi dan di notifikasi yang ada di bawah HP Xiaomi itu agak mengganggu gitu karena kalau misalkan gua buka sesuatu dia munculnya di bagian bawah gua mau search jadi enggak kelihatan dan fitur-fiturnya juga tidak tersebar dengan merata ya dari si HP-nya ke tabletnya. Misalkan tadi AI dan Micpaper yang paling gua suka tidak muncul ternyata di tabletnya dan itu gua berharap untuk disebarkanlah dengan merata gitu ya supaya fitur-fitur dari e Hyper OS ini itu yang keren-keren ada gitu di semuanya. Sip. Kalau gitu kalau kalian punya eh pertanyaan atau kalian mau request lebih lanjut soal pembahasan Hyper OS3 ataupun OS lainnya, UI lainnya, kalian boleh banget buat ditulisin aja di kolom komentar. Kalau ada salah penyampaian, salah data, kalian juga boleh tulisin aja di sana, "Bang, kayaknya enggak kayak gini deh." Atau, "Bang, kayaknya ini lebih dari ini deh fiturnya." Kalian juga bisa spill aja di sana dan kita saling berbagi, kita saling belajar bersama-sama. Kita ketemu lagi di video selanjutnya. Thank you, guys. C.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Membuat konten video berkualitas tinggi sering kali terbentur oleh rumitnya proses produksi dan beratnya peralatan yang harus dibawa. Lewat ulasan terbaru dari...
Menghadirkan layar raksasa 98 inci di ruang keluarga kini bukan lagi sekadar mimpi mahal kaum sultan yang menguras kantong hingga ratusan juta rupiah. Lewat...
Penasaran apakah Xiaomi 17T Pro benar-benar layak disebut sebagai perangkat flagship dengan harga belasan juta? Kreator akan mengajak penonton membongkar langsung...
Xiaomi 17T Pro hadir sebagai upaya Xiaomi untuk mempertahankan tahta "flagship killer" di tengah pasar tahun 2026 yang kian kompetitif. Kreator mengulas tuntas...
Pasar tablet murah kembali bergeliat dengan hadirnya sebuah perangkat metal yang mendefinisikan ulang standar gadget ramah kantong. Di harga dua jutaan, perangkat...
Ingin tahu apakah Xiaomi 17T masih pantas menyandang predikat "HP menang banyak" di tengah tren harga yang makin meroket sepanjang tahun 2026? Kreator mengajak kita...
DHIARCOM mengupas tuntas kehadiran Xiaomi 17T Pro yang mendobrak pasar lewat kombinasi performa kelas wahid dan baterai jumbo 7000 mAh. Penonton akan diajak melihat...
Siapakah rajanya midrange tahun ini? DKID Media mengupas tuntas Xiaomi 17T yang hadir dengan kemampuan zoom optik 5x, baterai jumbo 6.500 mAh, serta desain compact...
Pasar smartphone kelas premium midrange kembali memanas lewat kehadiran Xiaomi 17T yang membawa kejutan besar di angka Rp 7.999.000. Dengan harga seseksi itu,...
Xiaomi kembali menggebrak pasar lewat lini 17T yang membawa lompatan besar pada sektor fotografi mobile. Di tengah fluktuasi harga yang memicu perdebatan, perangkat...
Redmi Pad 2 9.7 hadir di tengah ketatnya persaingan pasar tablet terjangkau dengan membawa sejumlah perubahan desain dan spesifikasi yang cukup berani. Namun, di...
Xiaomi kembali menggebrak pasar smartphone lewat lini terbarunya yang kali ini mencoba mendobrak batasan kelas menengah demi mendekati standar flagship sejati....


















