Jungkat

HYUNDAI NEW PALISADE HYBRID 2025 | Full Review (YouTube Video)

  • 02/07/2025

merupakan suatu SUV yang cukup terkenal. Karena begitu generasi pertamanya keluar, wah sekali dan sekarang sudah keluar yang baru. Ini adalah Hyundai Pisate yang baru. Halo YouTube. Selamat datang di channel Motomobi. Hm. He. Palisit. Suatu SUV yang menggebrak Indonesia. Pertama kalinya ada suatu SUV monocok front wheel drive yang besar yang bertampang lebih intimidatif daripada dua leather frame kebanggaan Indonesia yang kadang dibenci di jalan, tapi yang ini tidak. Ya, tampang Hindai Palis generasi pertama ini lebih berwibawa seakan-akan pangkatnya lebih tinggi daripada duo leather frame itu. Padahal Petite ini basicnya hanya sebuah SUV monocok yang front wheel drive. Walaupun sebenarnya ada versi all wheel drive-nya juga. Pisite generasi pertama ini lahir tahun 2018 dan ada facelift-nya di tahun 2022. Ah, Anda bisa tonton semua review-nya itu di channel Motomobi ini tinggal dicari. Dan jangan lupa untuk subscribe channel Motomobi dan tekan tombol loncengnya agar kami semua bahagia. Kemudian tidak lama setelah versi facelift generasi pertamanya tahun 2025 ini, Hend Palisate lahir generasi keduanya. Seperti yang Anda lihat pada layar monitor Anda ini, bentuknya berubah menjadi seperti naik pangkat lagi, naik kelas, dan masih tersedia versi front wheel drive dan all wheel drive sekalian. Kami sudah melakukan first impression mengenai Hend Palis ini. Sekarang kami akan melakukan full review-nya. Bagaimana menurut kami tentang Hende ini? Nonton video ini sampai habis. Yah, mobilnya sudah ada di markas kami dan ini adalah mobil unit sewa dari renet. Apabila Anda mau sewa Hy Palite baru ini, silakan langsung kontak ke renet. Dan ini adalah unit yang sangat-sangat baru. Sini, sini, sini, sini. Saking barunya dari dealer itu dikirim langsung ke markas Motomobi sehingga semua plastiknya masih nempel. Sekarang saatnya kita unboxing Hai Paliset yang baru. Nah, ini ada ada cara kayak buka bungkus kado gitu. Gampang tuh ya. Entar buka bungkus kado kan yang korek plek prekk plek gitu ya. Enggak cara buka bungkus kado yang kalau kadonya mau dipakai lagi. Tapi ini klasiknya udah pakai enggak akan dipakai lagi sih. Ah ini nih. Ini enak banget nih. Uhuh. Ini juga deh. Uh uh uh. Kalau keluarga Kia Hyunda itu kami senangnya tuh banyak plastik-plastik nempel. Tapi ini kok enggak ada ya? Oh karena dia kulit-kulit semua gini. Eh ada ada. I ya ya. Ah, setir ada lagi nih. Huh. Huh. Luar biasa sekali rasanya. Jok jok jok. Tapi dari semua bagian unrapping ini paling kami gak suka tuh bagian jok sih karena dia nempel debu-debu ya dari pabrik, dari storage. Apa rasanya ya orang beli mobil ngirimnya bukan ke rumahnya atau ke kantornya sendiri malah ngirim ke kantor orang lain untuk di-review dulu. Ini nih tonton video ini sampai habis ya. Ini video bukan video unboxing tapi adalah video review. Cuma ya karena ini mobil baru ya, kita pengen unrapping yang masuk di dalam video. Ah. Aw. Aduh, kejepret. Keren banget. Belakangnya juga ya. Kayaknya semua sisi dari mobil ini keren deh. Aw, kecepet lagi. Oh, dia ada ini loh. Jadi, ya mobil ya ini kan di delivery ya. Ini kan ini tuh ada ee pembatas cuma joknya dibuka belakangnya pembatasnya dipasang tetap. Berarti suka baret nih kalau ditutup-tutup begini nih. Kulitnya tuh bagus. Ini kulit beneran apa enggak ya? Kara zaman sekarang tuh kulitnya tuh kulit-kulit ini kulit-kulit vegan. Buat apa ya sebenarnya kulit vegan itu? Ya kan Hah gampang kejepret lagi. Hah selesai. Ah satu lagi nih. The best of the best. Uh enak nih. Uh ih. Enaknya best of the best. Oh. Wah, gila nih. Aduh, rasanya enggak bisa dideskripsikan dengan kata-kata. Oke, sekarang review-nya sudah di-unboxing dan sudah kami pakai beberapa hari termasuk weekend jalan-jalan keluarga naik ini rasanya wah luar biasa. Rasanya pengen punya. Tapi anyway ini sebenarnya bukan SUV. tipe kami. Kenapa? Karena walaupun bentuknya ini gagah perkasa macam mobil leather frame macam SUV besar Amerika, tapi di dalamnya itu soft karena ini adalah monocok ya dan ini basisnya front wheel drive bukan basis rear wheel drive ya. Mesinnya itu transversal bukan longitudinal. Jadi ini bukan SUV tipe kami yang e senang offroad-ofroad gitu ya. Ini lebih kalem sebenarnya tapi bentuknya gagah perkasa dan beda sama paliset yang lama ini sekarang sudah pakai mesin bensin ya. Tidak pakai mesin 2.200 cc diesel yang lama itu yang dipakai di sejuta Hyundai Kia ini sudah pakai mesin bensin dan bukan bensin biasa ini adalah mesin hybrid. Hm. Harganya juga yang bikin agak-agak pengen enggak pengin yaitu Rp1.359 juta karena ini adalah yang paling mahal. Ini adalah Pisate Kaligraphy all wheel drive yang berpenggerak empat roda. Jadi walaupun basisnya front wheel drive tapi ini versi all wheel drive-nya. Mobil ini begitu pertama kali kami ngelihat gambarnya di internet, wah keren sekali ya. Setelah ngelihat aslinya, wah memang keren sekali. Ini bagus bentuknya. Ini kotak mengotak sekali. Terus ini ya, lampu ini sekarang kalau mati gini ini warnanya silver aja gitu kayak mobil konsep. Tapi begitu nyala ini adalah daytime running light. Lampu utamanya adalah yang ini. Jadi em mobil itu kan seperti wajah ya. Nih jariaris. Jariaris itu mobil tuh mukanya tuh seperti mata eh seperti muka manusia. Ini matanya ini mulutnya. Oke, kalau ini yang jadi matanya itu justru bukan lampu utamanya, DRL-nya malah. Nah, grillnya besar sekali walaupun yang berlubang hanya bagian sini aja. Terus apabila perlu aliran udara lebih ini di bawah bisa buka tutup seperti di IX 5, Ix 6. Pelate ini sebenarnya ada versi KIAnya yaitu teluride namanya tapi di Pet sebelumnya. Kita tunggu teluride yang baru. Tapi telur sayangnya enggak ada versi setir kanan kayaknya. Jadi enggak masuk enggak masuk Indonesia. Ini cesinnya tinggi ya. Tapi sebenarnya tinggian double kabin duble kabin itu lebih tinggi lagi sih. Cuma ini udah kelihatan cukup tinggi. Tingginya hampir-hampir sama Fortuner Pajero Sport. Kita lihat apa di balika kap mesin. Yes. 4 silinder turbo. Jadi ini udah hybrid turbo pula. Mesinnya sendiri bisa menghasilkan tenaga 262 PS dengan torsi maksimal 353 Nm. Tapi setelah dibantu motor listrik menjadi 334 PS dan 460 Nm. Kuat sekali. Kemudian menyalurkan tenaganya ke empat roda melalui gearbox 6 speed automatic biasa converter. Agak aneh ya dengarnya ya. Biasanya mobil hybrid gini gearbox-nya tuh CVT tapi ini tor converter. Baterainya cuma 1,6an kWh gitu ya. Ini hybrid biasa. Jadi baterai enggak perlu besar-besar. Bukan plugin hybrid. Seberapa panjang mobil ini? 2 3 4 5.65 mm. Wheel base-nya 2.970 mm. Masih panjangan wheelbasic 5 ya kan? Heeh. Tapi e ini mobil cukup panjang ya sekarang 5 m tuh udah dianggap biasa aja sih karena banyak mobil-mobil yang sekarang 5 m. Di atas ada roof rel-nya, ada footstep. Enggak ada footstepnya cuma ini pintu kalau dibuka dia pintunya tuh sampai bawah. Jadi kalau misalnya mobilnya kotor, enggak ngotorin celana kita yang kalau nyenggol-nyenggol ini nih. Tarikan bukaan pintunya biasa bagus yang nongol-nongol gitu agak kurang asik nariknya enggak puas gitu loh. Oh iya kuncinya tuh seperti ini. Kunci Hyundai masa kini ya. Logo H miring dengan bentuk model telur. Nah ini ada sentuhan satin dari depan sampai belakang di pilar A B C D besar gini. Terus velegnya itu 21 inch. Secara bentuk kami tidak terlalu suka. Kami e lagi enggak suka desain veleg yang twoon begini ya. Kesannya veleg standar banget gitu. Memang veleg standar ya kan. Bannya itu 265 tebalnya 45 lebar 265 lumayan lebar ya. P rally pula gini ya. 21 inch keren. Veleg 20 inch keren. Tapi mengorbankan kenyamanan nih gini-gini nih. Ini kalau kami beli ya ini kami ganti 18 nih. Kami ganti 18 ban AT yang halus gitu ya, langsung berubah pasti jadi lebih nyaman. Oh iya ini bukan mobil CKD ya. Sini aja. Ini adalah mobil CBU made in Korea. Tuh belakangnya keren ya. Simpel-simpel keren gitu. Kamnya suka di lampu gede-gede begini nih. Ada tulisan hybridnya. Terus apa ini yang all wheel drive apa yang bukan? Enggak kelihatan bedanya di sini. Dari luar tuh sama sekali enggak ada bedanya. Ketika kita ngolong dan ada as roda belakangnya, ada e drive shaft belakangnya, baru tahu itu all wheel drive. Kamera. Oh, ini bukan kamera belakang nih, kamera cuan tengah nih. Kamera belakangnya pasti di bawah sini tuh kan di sini. Ini engak bisa buka kacanya doang nih. Keren. Padahal kalau bisa buka kacanya doang. Oke, ketika row ketiga itu dibuka ini masih bisa lebih nyender lagi sebenarnya ya. Itu leganya sampai seperti ini nih. Ini kayak stick. Oh, stick golf muat nih. Definitely muat kanan kiri. Dan mereka ini dapat emergency kit. Ini kalau misalnya jok ini dilipat. Cara lipatnya gampang loh. Elektrik ya kan. Ini ada beberapa tombol-tombol di sini. untuk ngelipat jok terus baru ini karpet bisa diaruh sana gitu. Nah, itu kan rapi ya. Hm. Nanya ada barang kita bisa lipat jok row kedua tanpa bantuan mamang biasanya kan nyuruh mamang dari sini juga Walaupun captain seat di belakang tapi bisa rata lantai tengahnya bolong gitu ya. Captain Seit ya kan? Rata-lantai. Ini mau bawa apa aja bisa nih. Lega sekali. Eh kita bisa bawa-bawaan le taruh kasur bisa lega gede gitu loh. Ini di bawah masih ada tempat apa enggak? Masih ada tempat lagi buat dongkrak dan naruh-naruh sesuatu lagi di situ. Tapi enggak terlalu lega. Yang sangat disayangkan sih emang ini nih, ini ada pembatas ini tuh gak tahu ditaruh mana. Harusnya tuh bisa ditaruh kalau misalnya lagi dibuka gitu row ketiganya bisa taruh mana kek ini enggak bisa enggak ada ya kan. Ini jadi mesti ditaruh di rumah dan akhirnya hilang. Begitu mau dijual mobilnya ininya ada enggak? Begitu yang ditanya sama pembelinya toruh mana ya? Lupa. Biasanya begitu tuh. tuh disenderin masih bisa dimundurin lagi. Row kedua eh ketiganya segini doang sih. Tapi lumayan ini udah paling mundur segini nih. Masih lega bagasinya. Enak sih dimundurin lagi ya. Terus ini ada tarikan buat dipaksa tutup gitu ya. Padahal kan power tailgate. Oh gantungan anduk. Ihak ada halus bunyinya enggak ngek gituak bunyinya halus. Sekarang giliran row ketiga. [Musik] [Tepuk tangan] Captain seat row kedua. Row ketiga dulu. Cuma sebenarnya masuknya tuh bisa dari tengah, bisa juga dari langsung dari joknya tinggal dipencet ada tombol ini nih. Dia akan maju seperti ini. Lihat ya. Cuma ya long time tuh keluar masuk yang proper sih sebenarnya begini ya karena di sini juga ada pegangan tarikan buat bantu naik. Eh ni kita tegakin dulu. Jadi di row ketiga itu bisa bertiga nih sempit-sempitan. Sebenarnya pengin nyoba gitu Om Gendut, Mamang sama siapa ya? E paman Didot gitu ya. Nah, ini ada tombol elektrik lagi tuh. Masih bisa tidurin lagi, disenderin lagi. Terus masih bisa dibandjum mundurin lagi buat barang di belakang. Dan ada pemanas kursinya dong di row ketiga. Enggak guna sih, coba pendingin. Nah, row ketiga ini bisa nge-charge juga karena kanan kiri ada colokan USB C yang menyala. Nah, ini kalau dilipat itu yang tadi pembatas tadi itu nempelnya ke sini nih kanan kiri. Nah, speaker dua buah cup holder. Dan kalau misalnya mau buat bawa barang juga ada anchernya di sini nih. Ini posisi paling maju tuh masih manusiawi nih. Buat pro kedua nyelipin seah gini. Ini juga bisa diselipin si beltnya. Kami tuh suka warna interior ini ya. Ini antara kemalomino ya. Ini ada AC juga di row ketiga ada lampu. Nah, ini di posisi row kedua. Di belakang posisi nyetir kami, tinggi kami 174. Posisi paling maju belakang row ketiga. Lega sekali. Nah, ini ya hampir nempel tapi masih bisa loh duduk begini. Masih oke loh duduk begini. Redengkul headroom bagus sekali ya. SUV ya kan. Tapi kalau ini dimundurkan habis tidak. Entar entar belakang masih tersisa enggak ya? Masih ada sisanya di belakang ya. Berarti masih utuh tuh dengkulnya itu leganya segini. Cukup lega ya kan. Terus ini ada tombol untuk relaksasi. Enggak ada enggak ada le rest-nya sih dia. Tapi dia posisinya tuh jadi bagian depan tuh jadi naik membuat posisi ah ini sih cukup bisa tidur nih. Ada ampres kiri, ampres kanannya enggak ada ikut pintu. Ah, terusnya juga empuk L. Jadi ini joknya itu napa leader. Untuk yang kaligrafi dapat napa leather. Untuk yang signature dapat yang biasa. Enak juga. Enak juga. Enggak usah pakai leash reak. Dan ini bisa diatur segala macam ya posisinya ya. Maju mundur senderan tapi headr masih manual. Ini tingginya bisa diatur. Seat belt nyambung ngambil dari pilar A B C. Kalau mau nge-charge ada colokan USB C seperti biasa di jok depan kanan dan kiri. Untuk ngatur AC dari belakang dari roof sini ada pemanas jok, pendingin jok ya. Sunya bisa diatur jadi tiga zone zona, dua zona di depan dan satu zona di belakang. Ini arahnya juga bisa diatur mau kaki mau muka. Ini ada dua ventilasi AC. Terus ada autonya juga. Oke. Yang kami heran ini tuh buat apa ya? Kosong begini. Kayak kayaknya harusnya ini tuh di sini gitu loh. Kayaknya lebih mewah di bawah sini daripada di atas itu ya. Tapi enggak apa-apa. Tetap aja. Ini sangat berfungsi sekali. Ada ini hampir panoramik sih. Gede banget ini. Sunroof belakang, moon rroof belakang. Dia tidak bisa dibuka tapi shade-nya bisa dibuka tutup secara elektronik dari depan doang ya. Depan doang tuh yang bisa kerjain. Nah, kemudian pintu. Pintunya juga lapis kulit-kulit juga ada tirai untuk privacy lebih. bisa macam-macam di belakang sini tanpa orang tahu di luar kita lagi ngapain. Tinggal pasang aja gelap sih. Tapi ya ini lumayan tambah ekstra penutupan. Untuk ngatur jok kiri depan bisa dari belakang sini dan bisa mengaktifkan rileks mode jok kiri depan dari sini ya. Jadi supirnya juga bisa ngaktifin ini. Kalau biasanya kan ibu-ibu duk situ enggak tahu oh pengin rileks mode. Enggak tahu caranya tombolnya ada. Padahal di pinggir sana ya. Tapi kita bisa ngaktifin dari sini. Enak di belakangnya. Jadi, Bos-bos buat ee pakai driver duduk belakang masih sangat uki sekali. Nah, di bawah ini ada tempat-tempat naruh-naruh lega besar. Kantong jok juga ada. Modelnya begitu ya, lucu. Di pintu ada cup holder dan tempat naruh handphone. Kantong pintunya ada dikit kecil lah, bisa naruh botol dikit. Ini bisa naruh-naruh juga. Nih, ada ambient light-nya di sini buat naik turun. Ada pegangan ini kayak ada pengennya gitu loh. Kalau dapat cahaya dari sana ini kelihatan enggak rata nih? Kelihatan enggak dari situ? Kayak ada bendul bendul bendul bendul gitu. Karena ini plastik nih bagian ini. Mungkin ada yang versi murahnya lagi di negara lain yang ini enggak dicat sewarna body kali ya. Ada kaca segitiga aja. Enggak bisa dibuka kayak mobil zaman dulu ya. Tapi ini ada kaca segitiga kecil. Ini biasanya kalau enggak dari tadi dibuka ini joknya akan mundur dulu. Begitu kita masuk baru dia akan mengembalikan posisi semula. Bisa diatur sih itu diaktifin apa enggak. Nah, kami nutup pintu ini nih kadang-kadang suka kurang kencang. Eh, kencang terus sekarang. Kadang-kadang suka kurang kencang karena apa? Karena ngerasa mobil ini tuh mobil super mewah yang pintunya tuh vakum, soft closing. Kadang ngerasa begitu. Terus kalau lagi nyetir juga kadang nge-send malah di kiri. Kira-kira ngerasa ini adalah mobil Eropa padahal bukan. Interiornya, dashboard-nya keren, bagus, mewah. Apalagi yang warna ini. Kami sangat menyarankan apabila Anda mau beli Pade warnanya yang ini ya. Interiornya bagus sekali ya. Enggak pakai nora, enggak pakai apa-apa. Kalau tapi kalau mau hitam terserah. Cuma memang masalahnya problemnya ini karena setirnya juga pakai warna yang sama. Jadi mungkin kalau sopir Anda suka main kotor-kotor gitu ya, itu akan kotor lingkar setirnya ya. Tinggal dipoles lagi sih, dibersihin lagi. Nah, bagus, empuk-empuk. Lapis kulit sih. Lapis kulit apa enggak sih ini? Apa cetakan ya? Enggak bisa bedain gitu jadinya. Bagus sekali. Ih, konsol tengahnya juga bagus sekali. Suka deh interiornya. Terus banyak masih banyak pemakai tombol-tombol. Oke, layar tengah. Layar tengah itu ada di balik topi ini, tapi layar tengahnya ngadap ke kita, ngadap ke drivernya. Ngadap ke driver. Jadi, pencet-menencet tombol tuh walaupun agak jauh mesti agak nunduk dikit tapi lebih nyaman. Apple CarPlay dan Android Auto. Apple CarPlay-nya wireless. Android Autonya. Enggak tahu wireless apa enggak karena kami enggak pakai Android. Sekali-sekali doang makainya. Ada kiblatnya ya kan. Kita bisa tahu arah kiblat kita ke mana ya. Terus ada seats. Nah, ini seats mengaktifkan pemanas atau pendingin jok belakang. Sampai row ketiga pun bisa diaktifin dari sini. Voice memo. Ada yang buru-buru masti direkam. Halo. Mobil ini sudah pernah di-review oleh Om Mobi di channel Motomobi. Nonton ya channel Motomobi. Nonton ya. Setting juga banyak sekali yang bisa di-setting. Kami enggak akan bahas satu-satu ya. Dikit yang bisa dibahas. Driving mode. Driving mode ini dia itu kan bisa my drive my drive mode ya. Dan my drive mode itu bisa kita custom mau seperti apa. Intinya menu-menu pada mobil ini tuh simpel, gampang dipakai seperti hende-hende lainnya yang selevel ini. Ee ada blue link-nya juga, tombol blue link ada di atas. Ada sos. Tombol SOS juga buat darurat. N nah begitu kita nyambung Apple CarPlay ini kan semua layar ketutup Apple CarPlay. Hah, gimana exitnya? Kadang-kadang kita kan mesti exit keluar pencet menu eh carnya atau Hyundai biasanya logo Hyundai di situ. Tapi kalau ini gampang tinggal pencet home. Dia akan kembali ke menu ini. Nah, ini sekarang dia punya peta sendiri dan bisa bikin rute sendiri juga. Tapi kami sudah nyoba dan ee ngacau jalannya disasar-sasarin dulu, muter-muter jauh. Mungkin karena ini bluing-nya tidak terhubung sehingga enggak ada data. Konon katanya map yang ini harusnya sudah bisa ada data trafficnya. Tapi ini cepat sekali ya responnya. Ada carwest mode juga kalau mau nyuci mobil. Valet mode tapi mesti ngidupin bluing dulu. Audionya ini audionya enak sekali. Enak sekali. Ini sistemnya pakai Bost dan ini merupakan Bus yang paling enak dari suatu mobil standar yang pernah kami dengar. Oke, bawah sini ventilasi AC tengah biasa. Nah, ini banyak tombol-tombol fisik bagian sini ya. Heal desain control walaupun tempatnya berjauhan ya. He desain control lebih praktis kalau e navigator yang ngidupin. Ada matin parking sensor dan kamera 360. Ini kamera 360 sayangnya ngaktifinnya dari sebelah kiri sini. navigator yang ngidupin ya. Volume fisik dan volumenya masih di kiri bukan di kanan. Biasanya kalau mobil versi Indonesia tuh di Oh, ini kan CBU Korea ya, dia enggak mau mindahin nih ke sini nih ya kan mungkin perlu R&D dan bayar mahal lagi teman-teman. Tombol home, map, search media, hazard dimuliakan ni. Hazard-nya tengah dia standby-nya dia warna eh merah meredup gini. Next previous track tombol favorite sama setup. setup tuh masuknya ke eh settings. Nah, ini ada tombol auto hold buat ngaktifin auto hold. Rem tangannya ada di mana? Di sebelah sini nanti ya. Ada driving mode. Nah, ini driving mode-nya ada dua macam untuk yang all wheel drive. Driving mode. Driving mode tuh ada dua macam. Ada yang drive biasa. Drive biasa tuh cuma ada Echo dan sport dan my drive. My Drive yang dietting tadi Echo dan sport aja. Jadi kalau kita biasa-biasa normal mod-nya itu adalah echo. Nah, kalau kita pencet ini train train train. Nah, ini ada snow, mud, dan sand. Tuh dia otomatis kalau yang mat otomatis heal des controlnya hidup. Kalau sand heal des controlnya mati. Kalau snow he desin control off juga. Ya, kita kembali ke drive mode biasa. Kemudian di bawah sini, bawah sini adalah untuk ngrol AC dual zone ya. Dia bisa pencet ini untuk auto, putar-putar untuk suhunya. Ini bisa dicopot sini buat yang punya mobil ini aja ya. Kasihan nih dicopotin semua. Masa enggak ada sisa buat dia. Satu deh ini. Ah, bersyukur ada tatakan ini nih. Kenapa? Karena ini adalah tombol sentuh. Ini sebenarnya adalah layar layar kecil di sini untuk mengaktifkan pendingin jok. Untuk driver only. Ini selalu ada ya driver only di Hyundai Kia ya. Untuk yang mahal-mahal ya. Driver only itu berarti AC-nya hanya driver only untuk menghemat bahan bakar. Ee blower juga di sini yang tombol sentuh. Pemanas ada pemanas setir enggak penting. Ini yang di e signature enggak ada pemanas setir. Terus kalau mau ngatur AC belakang, pencet front rear. Nah, ini untuk pengaturan AC belakang ya. Kadang-kadang kalau gini terlalu ribet gini ngajarin sopir sih agak repot tapi tetap lebih repot mobil yang full ngatur apa-apa di layar untuk ngajarin driver spion tengah nih layar kalau matiin tinggal gini nyalain gini ini untuk setting-settingan seperti biasa ini ada lampu LED untuk kabinnya ini buat buka tutup penutup yang belakang ini buat buka tutup kacanya yang depan Karena yang depan nih dia eh ngikut ini bisa buat kampanye enggak ya? Ini kayaknya Ridwan masih belum muat nih kalau dia mau kampanye pakai ini. Ini nutupnya tinggal ini paling enak deh. Cepat bukanya gini aja enggak usah pakai sini. Heeh. Nah ini tombol bluing sama sos. Setirnya? Setirnya lingkaran bukan flatem ya. Enggak ada setir kotak. Ada ya setir kotak ya? Mobil apa ya? Puuzo segi enam ya. Ya. Agak mengotaklah. Jempol kanan. Nah. Kami suka nih tombol-tombolnya tuh enak. Ini benar-benar memanusiakan banget. Kami tidak suka tombol sentuh pada setir, apalagi digeser-geser gitu. Kami enggak suka yang ada di IDB tuh. Kami enggak suka tuh sebenarnya. Nah, ini jempol kanan untuk urusan audio dan telepon. Jempol kiri untuk urusan cruise control, adaptif cruise control, dan untuk mengatur mid. Nah, ini adalah instrumen cluster full layar. Yang tengahnya bisa kita pencet-pencet untuk lihat macam-macam. Nah, kami suka banget nih Hyundai Kia tuh ada current trip selalu ada, since reviewing selalu ada, last research selalu ada, engine temp, tire pressure monitor drive power distribution, distribusi tenaganya bisa kita lihat di sini ya untuk empat roda. Jadi bedanya yang all wheel drive sama yang yang front wheel drive ini di layar dan tombol train ini. Udah itu aja. Kemudian kalau kita turunin lagi ada ini idle mode sekarang lagi idle ni ada posisi energinya lagi ngarah ke mana dan speedometer digital ini tampilan juga kita bisa ganti-ganti nih ini yang klasik kami lebih suka yang seperti ini. Emm cluster cluster team selection. Nah, ini klasik gini. Kalau yang modern tuh berubah jadi gitu. Kami enggak terlalu suka. Kalau yang simpel paling enggak suka cuma begitu doang. Ini ada pedle shift di belakangnya ya plus ya untuk pindah gigi seperti biasa se-nya ada di kanan lampu auto. Wiper auto juga simpel aja makainya. Hyundai Kia selalu deh kami suka ini. Kalau kita habis nyetekin sesuatu di combination switch selalu nongol keterangan kita habis nyetel apaan. Jadi lebih gampang. Shifter ada di sini. Nah, di sebelah kanan ada shifter dan tombol start stop engine button tuh. Nah, ini shifter sudah ya. Hyundai Kia Hyundai sih. Hyundai sudah seperti ini. Shifternya hampir semuanya seperti ini. Maju mundur park. Tuh, ada suara UFOnya tuh. Kalau kita T kedengaran enggak sih? Bukan tutung-tutungnya. Tutung-tutungnya itu apa? Minta shift to P karena pintunya kebuka. L. Nah, ini rem tangan jari. Terus buka bagasi. Ini ada dua tombol kosong. Dan ini untuk matiin traction control. Di pintu ada memory seat. Oh, pijet ya. Oh, iya pijet. Dia pijet halus di bagian bokong. Oke, jadi karena jok ini banyak yang bisa diatur nih. Wuh, ramai sekali kan dengan ini. Mewah lagah gitu tuh rasanya. Mewah satin gitu tuh bagus. Ini untuk le rest-nya. Oke, ini biasa untuk maju mundur. Ini untuk senderan biasa bisa naik turun bagian belakang atau keseluruhan bisa naik turun bagian depan doang. Suka? Nah, ini untuk rileks mode kalau kita masuk rileks mode. Jadi, kalau Anda adalah seorang driver yang lagi nunggu majikannya dan enggak peduli majikannya bakar bensin seberapa banyak, ee silakan rileks mode dan nunggu seperti ini ngidupin pijetnya sama ee ventilasi ataupun pendingin jok. Tidur deh gitu. Jadi istirahat Anda berkualitas bagi yang driver. Jangan ya. Ini lingkaran ini buat apa ini? Yang ini untuk menyempitlegakan bagian senderan ini. Jadi tergantung seberapa gemuk Anda mau memegang pinggang Anda seberapa kuat. Nah, ini lumbar support komplit kan. Jadi posisi nyetirnya tuh enak. Setirnya pun til teleskopik enak. Posisi nyetirnya kepraktisan. Kantong pintu lega. Masih naruh bisa naruh botol ini. Bisa naruh sesuatu lagi yang ada ambient light-nya. Bawah sini fuse box ini bawah masih bisa naruh-naruh. Terus ini masih bisa naruh gede banget. Di bawah sini ada 12 volt power outlet. Kemudian ini ada dua cup holder. Nah, ini menarik. Ini ada colokan USB C ada tiga. Ini yang buat data. Yang dua ini buat charger 100 watt chargernya luar biasa. Enggak terlalu banyak pengaruh di iPhone-nya. Terus ini ada wireless charging dan di wireless charging-nya ada tulisan it is normal for your phone to become warm while charging. Normal. Jadi kalau panas, using Android Auto or Apple CarPlay may cause your phone to heat up faster and charge more slowly. Jadi udah diklaim dikasih tahu dulu ya kalau lagi nyambung CarPlay sambil dicharge tuh nge-charge-nya lambat ya gitu. Nih konsol penuh barang-barang ada minuman. Lacinya enggak terlalu besar. Ini bawa buat naruh-naruh handphone juga rawan ketinggalannya karena ketutupan. Tempat kacamata enggak ada nih. Normal saja. Nah, sekarang saatnya kita jalan. Mohon maaf ya, sudah agak tua jadi suka pelupa. Ini ada tombol UVC. UVC itu ultraviolet ya, jadi ee bisa menghilangkan bakteri-bakteri. Ultraviolet itu kayaknya ya ada di dalam kontrol tengah ini. Kita masukin barang dalam tengah ini. Ngaktifin UC dan dia akan membunuh bakteri-bakteri di situ harusnya kalau mati bakterinya. Dan itu hanya 10 menit kalau enggak salah dan hanya aktif kalau misalnya itu dipencet dan ini ditutup. posisinya. Nah, terus di depan ini nih kami enggak tahu nih ada sensor sesuatu nih di depan eh tempat wireless charging. Anyway, naik ini nih nyetir ini itu apa ya? Ada rasa bangga yang wow deh. Karena udah tahu dari luar tuh mobil ini keren. Jadi ada rasa bangga yang agak berlebihan. ada rasa belagu-blagunya dikit begitu loh. Kayaknya suatu saat mobil ini bisa menggantikan perannya Pajero Sport dan Fortuner untuk kalangan para pejabat ya. Karena banyak yang ngasih jalan mobil ini tuh ya. Enggak tahu karena ngelihat oh mobil baru tuh pengin lihat atau karena ih serem serem. Kebayang kalau konvei mobil ginian nih piset baru warna hitam semua. Konve tiga aja tiga biji. Itu keren sekali pasti. Dan rasanya bawa mobil ini tuh rasanya rasa lebar gitu loh. Eh, karena kap mesinnya kita full kelihatan dari kanan ke kiri. R hampir rata ya kap mesinnya ada pinggirnya kejedokan gitu aja. Tapi hampir rata rasanya lebar gede mobilnya. Dan memang ini agak lebih lebar bahkan dari Denza pun agak sedikit lebih lebar. Ini kita sama penumpang kita sebelah sini tuh agak berjauhan. Jadi ee lebih cocok untuk yang sudah menikah ya. Enggak perlu dekat-dekat sama istri. Enggak, Kak. sama istri harus selalu dekat-dekat kalau kita ada maunya. Enggak sih, lebih banyak istri yang ada maunya sih. Nah, ketika kita di jalan-jalan sempit jangan khawatir karena ee ini kamera 360-nya bagus ya, bisa ngelihat dengan jelas dan berkat kamera 360 juga ketika kita sendai dan Kia itu selalu ada kamera menyorot untuk posisi blind spot-nya di instrumen cluster itu sangat bermanfaat sekali untuk nusa dan bangsa ya. Harusnya semua mobil itu pasang seperti itu. Hm. Banyak yang ee di keluarga Hyundai Kia itu yang harusnya semua mobil ada. Mobil ini cukup kedap. Yes. Karena mobil mahal. Masa mobil mahal enggak kedap? Jari sih enggak kedap. Tapi ini mobil mahal dan mewah. Harus kedap. Ini kacanya doble. Dan ketika ditutup langsung hilang suara dari luar. Ini ada road noise dikit nih. Kita lari di 70 ada sedikit road noise-nya. Hah. Car soal kenyamanan. Ini tol agak bergelombang ya. Ee gelombang gelombang-gelombang besar gitu ya. Seperti ini sambungan jembatan itu nyaman sekali mobil ini. Tapi ketika ketemu ee gelombangnya halus nih seperti beton beton yang agak kurang mulus itu mobil ini agak lumayan terasa ya. Eh, jadi sama seperti di Palis sebelumnya, mobil ini tuh terasa keras di gelombang-gelombang halus dan terasa lebih empuk di gelombang besar seperti ini nih. Sebentar lagi ada gelombang besar. Now, itu nyaman sekali rasanya. Nah, ini juga berkat veleg yang diameternya besar sehingga profil bannya tipis bikin mobil jadi lebih keras. Namun ya memang lebih keren tapi bikin jadi lebih keras. Benar ya. kami kasih velek kecil nih. Tuh. Dan karena kerasnya itu ee ban ya kena juglukan-juglukan halus misalnya gedeg-gedeg apa tuh garis kejut gitu di jalan itu suspensinya sampai bunyi gedeg gledeg gledegedek. Nah, ini suspensinya agak bunyi-bunyi dikit juga ada gedeg-geledeg. Padahal ini mobil baru. Bukan karena rusak, karena ee suspensinya itu sudah sampai level bunyi untuk menahan getaran dari ban yang tipis ini. Tuh, dedeg. Enggak kedengaran mungkin kalau di kamera ya. Ada bunyi gedeg-gedeg di gelombang-gelombang yang kecil tapi lancip. Tapi apakah stabil? Yes, ini cukup stabil untuk ukuran bukan mobil listrik dan mobil gede ya. Yang tadi kami bilang ini tampangnya sih sangar kayak leather frame offroader macho Amerika gitu tapi dalamnya halus. Ini mobil monocok basis front wheel drive. Jadi eh kestabilan juga pasti lebih stabil daripada yang berbasis leather frame. Dan rasa setirnya itu pun lumayan mahal. Ya, karena mobil mahal ya, rasa setirnya mahal. Ada mobil mahal yang rasa setirnya enggak terlalu mahal tuh ada. Tapi ini rasa setirnya mahal. Kita hidupin adaptive cruise control. Ah, santai deh. Nah, ini adaptive cruise control sudah seperti di yang ada di Santa Fe ini kan kita dia ngidupinnya dua kali mesti setirnya juga kita hidupin. Nah, ini udah nyetir sendiri. Pasti dia akan minta megang setir ya dalam beberapa detik. Nah, mobil pada umumnya enggak hanya dipegang, harus digoyangin. Kalau ini seperti ada pada Santafe dan BMW. Nah, ini udah minta pegang setir. Kita beneran tinggal pegang satu tangan pun udah hilang warning-nya. Jadi bukan digoyangin, dipegang aja cukup. Jadi kalau kadang-kadang menyebalkan tuh e kita megang tapi enggak ngasih input, dia malah minta pegang. Herempal dipegang dari tadi. Bagaimana dengan rasa remnya? Rasa remnya itu natural sekali ya, hampir seperti mobil non hybrid. Jadi enak remnya dan rasanya juga powerful enggak seperti nginjak rem mobil gede gitu. Very powerful rasanya. Bagaimana dengan gasnya? Gasnya itu ya e normal aja ya, enggak ada extraordinary kayak tenaganya besar. Karena mungkin ini di eco mode. Kalau kita over ke sport mode, gasnya lebih sensitif dan ini berubah jadi RPM yang kalau dilepas gas mati juga. Jadi sport tetap matiin mesin karena hybrid untuk kehematan. Mohon maaf friend Jenet yang punya mobil ini. Kami ingin tes no 100. Biasanya izin dulu, tapi biasanya diizinin. Jadi kami enggak izin lagi sekarang. Maaf ya. Harus tes 0100 untuk keperluan data. Responsif luar biasa. Di RPM 3.000 aja cukup. Karena torsi maksimal tuh dari RPM 1800 sampai 4.500 mesinnya. Sat du 1 2 3. Mesin langsung hidup nariknya. Oke, 100 ee dulu. Kasihan mesinnya high raving. Meter baru 134 perak. 7,06 detik tanpa nahan rem. Karena udah nahan rem di gas mesinnya enggak hidup. Oke sekali loh buat mobil segajah ini ya. Gajah loh ini mobil besar perkasa. Eh, gak besar tapi dalamnya enggak terlalu perkasa. Iya. Cuma gini loh mengenai kehematannya. Kami di rata-rata 20-an km/j tuh dapat 12,7 km/l. Terus agak jalan agak kencengan, lancar jalanan 13 sampai 14 km/l. Ee spesial sekali untuk mobil sebesar dan seberat ini. Tapi untuk ukuran mobil-mobil hybrid itu tidak spektakuler. Biasa-biasa saja. Ya, ini 2.500 sih mesinnya besar dan 0100 bisa 7 detik. Ya, jangan expecthemat itu juga enggak 120 ke atas gitu enggak. Tapi mungkin kalau kita jalan jarak jauh konstan 80 km/h kemungkinan besar kita dapat 20 km/l. Overall mengenai nyetirnya itu sebenarnya kami dibilang suka sih enggak ya. Kami tidak terlalu suka nyetirnya mobil ini karena ini mobil pertama suspensinya penginnya lebih empuk lagi. Dan bukan suspensinya sih, bannya lebih tebal lagi. Dan ini enggak ada rasa SUV monocok keker gitu loh rasa nyetirnya kalau ngelihat. Iya K mesinnya gede gitu tapi rasa nyetirnya enggak seperti SUV. Memang bukan SUV leather frame. Kami inginnya tuh ngayun-ngayun kayak leather frame gitu ya. Terus eh pengin CC besar begitu diinjak begitu diinjak gas ee raungan V8 atau minimal V6. Nah, ini sayangnya begitu diinjak gas kalau kita lepas gas mesinnya mati. Terus kalau begitu diinjek gas ada suara garing mesin 4 silinder yang masih sangat terdengar suara mesinnya dari dalam kabin itu agak agak ada rasa kesan kurang mahal sih di situ sih. Jadi memang untuk orang normal untuk bukan orang seperti Omobi pasti ini mobil enak Kalau kami, kami inginnya ketika bentuk luarnya segagah ini, harusnya rasa jetirnya langsung sekalian segagah ini. Tapi ya ini sebenarnya pas lah ya. Buat orang yang pengen gagah-gagahan aja penampilannya tapi nyetirnya enak ya ini tepat mobilnya. Yang penting punya 1,3 man itu loh. Overall mengenai Hyundai Palisate Kaligraphy All Wheel Drive. Untuk Anda yang mau upgrade palis lama Anda. Karena tukar tambahnya menurut kami worth it. Percayalah ini lebih enak daripada diesel. Dan tenang, cocok juga untuk Anda eksekutif yang baru kuat beli mobil masih di bawah 1,5 miliar. yang butuh kapasitas banyak, suka berada di jalan licin, dan ingin berpenampilan keren. Kalau Anda merasa ini kurang nyaman, ah gampang sekali. Tinggal ganti velegnya saja yang diameter lebih kecil. Korbankan kekerenan dikit demi kenyamanan. Semua ini adalah opini pribadi saya. Kami tidak dibayar oleh siapapun dan apapun yang terlihat pada video ini. Sayang sekali. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motom Mobi, Omobi dan Mas Meobi apabila belum beriku dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek motomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton.

Lihat di YouTube