Hyundai Palisade 2025: Begini Kehebatannya (YouTube Video)
SUV 1,3 miliaran dapat apa? Anda akan merasakan bahwa mobil ini besar banget. Ini dia bagian mesinnya dan sudah pegas ya. Premium SUV premium ya pasti beginilah. Itu hampir setara dengan BMW X5 yang 3000 cc. Desainnya ini jujur mewah banget. Benar-benar senyap sekali. Apalagi ketika di mode hybrid seperti ini. All Hyundai Palisate sudah meluncur Indonesia. Harganya Rp1,3 miliaran. Tidak ada lagi mesin diesel dan berubah secara drastis dibandingkan versi terdahulunya. Nah, lantas seperti apa rasa berkendara dari SUV flagship asal Korea Selatan 1 ini? Ayo kita cari tahu. Yes, mobil ini memang harganya meningkat cukup jauh jika dibandingkan sebelum eh generasi ini yang mesin diesel. Dan varian yang sebelah saya ini adalah varian kaligraphy front wheeel drive yang dijual dengan harga Rp1.274 juta. Dan ada tipe bawahnya lagi sebenarnya itu tipe signature front wheeel drive yang dijual dengan harga Rp1.105 juta dan tipe tertingginya yaitu kalligraphy Allwheel Drive yang dijual dengan harga Rp1.350 band juta yang artinya ya jauh sih dia dibandingkan Gas terdahulunya. Tapi tentunya dia memang menawarkan beberapa eh keistimewaan dari mobil ini. Yang pertama adalah desainnya. Oke, desainnya ini jujur mewah banget. Kemudian benar-benar yang premium sekali dan memang ya kalau dari belakang memang banyak mengkritik sih. Memang kayaknya terinspirasi dari Range Rover deh. Enggak salah sih emang, tapi ya enggak apa-apa. Meniru SUV premium dan diimplementasikan di mobil ini juga jadinya keren dan berkelas. Nah, juga yang kami suka dari mobil ini desainnya adalah kalau di Santafe itu memang kadang-kadang pro and cons banget gitu soal desainnya. Antara desain bagian depannya yang semua orang suka dan bagian belakangnya tidak semua orang suka. Nah, kalau di Pali set ini eh bagian muka depan dan bagian samping dan bagian belakang itu semuanya sink gitu. benar-benar semuanya seirama, desainnya eh benar-benar sama dan rasanya tuh tidak menimbulkan kontroversi di desain dari Palisate generasi terbaru ini. Oke, eh sebenarnya semuanya sudah saya bahas waktu itu pada saat first impression-nya, fiturnya, desainnya, e kemudian mesinnya. Tapi saya akan sedikit membahas highlight dari mobil ini. Nah, highlight yang pertama adalah soal mesinnya. beginilah. Oke, mesinnya ada dua ya. Jadi mesin bensin dan juga motor listrik. Mesin bensinnya itu berkapasitas 2.500 cc lebih besar dibandingkan Santafe yang hanya 3 silinder 1600 cc. Di mesin di mobil ini dia mesinnya 2.500 cc 4 silinder dan turbo. Wow. Nah, tenaganya dipadukan dengan motor listrik itu mencapai 334 PS serta torsi 460 Nm berpadu dengan transmisi otomatis 6 percepatan. Dan di varian ini dia mengalirkan semua tenaganya ke roda depan, bukan yang versi World drive. Nah, yang bikin penasaran adalah bagaimana soal konsumsi bahan bakarnya dan dengan tenaga sebesar itu dan front wheel drive kayak gimana rasanya ya. Nah, nanti kita akan tes saat saat e impresi berkendaranya. Oke, sekarang kita lihat bagian dalamnya. [Musik] [Tepuk tangan] Dan ini highlight kedua dari mobil ini yaitu soal jok baris keduanya. Nah, jadi memang Pak Seit sejak dulu memang kalau tipe tertingginya itu selalu captain seat ya dan juga di mobil ini captain seat sama dengan generasi terdahulu sudah saya bahas sebenarnya sebelumnya pada saat first impression tapi yang waktu itu belum saya bisa nikmati adalah ya sepenuhnya fitur dari jok ini yaitu soal amres-nya. Nah, amrnya seperti ini ya. Cukup rileks ya. Di bagian kanan amresnya yang mengandalkan amres door trim ya, bukan amres yang kayak gini juga. Dan memang dia tidak bisa digeser ke kanan kiri gitu. Jadi benar-benar fix. Jadi totalnya mobil ini 1 2 3 4 5 6 seater. 6 seater ya, bukan seven seater. Kemudian semua pengaturan bangku mau baris depan, mau bangku baris kedua, baris ketiga itu semuanya fully electrical. Jadi enggak capek lagi ngatur-ngatur bangku secara manual ya. SUV premium harus kayak gitu. Nah, kemudian dia juga ada mode rileks seperti ini. Nah, tu dengan satu sentuhan tangan. Nah, Anda akan lihat seperti ini. Dan memang untuk captain seat-nya dia bukan captain seit yang eh kayak MPVMPV boxi sliding door gitu ya. Seperti di Foxy, di Alfard, di Serena yang ada light extender-nya. Jadi dia hanya seperti ini saja tapi ini cukup rileks ya. Cukup nyamanlah ketika Anda menggunakan jasa pengemudi Anda duduk di baris kedua ya, Anda akan enjoy dengan ini. Kemudian juga highlight-nya highlight dari mobil ini adalah ini power outletnya semuanya 100 watt fast charging semua. Panorama sandovnya juga besar sama sebenarnya dengan P G terdahulu dan juga jok baris ketiga yang kalau didudukin oleh orang dewasa itu masih sangat mumpuni. Dan untuk versi Indonesia dia tidak ada versi n seater semuanya seven seater. Oke sekarang kita lihat apa yang dibalik gar kemudinya. SUV 1,3 miliaran dapat apa? Nah, highlight ketiga adalah ini ruang interiornya yang benar-benar mewah, keren dan juga dia ada beberapa opsi ya. Kalau kemarin di first impression tuh ee dia ada yang warna konyek untuk interiornya dan ada juga warna hitam seperti ini. Nice. Jadi benar-benar fully black dari atapnya yang menggunakan bahan alcantara seperti ini. Kemudian e dashbnya kulit semua soft touch warnanya hitam. Nah, ini adalah favorit saya nih interw warna hitam karena saya enggak terlalu bersih gitu untuk pakai mobil. Kadang-kadang kalau misalkan joknya kotor itu sering ya di mobil-mobil warna terang gitu. Dan di mobil ini rasanya lebih apa ya? lebih lebih premium juga karena warnanya hitam ya. Tapi kalau misalkan Anda suka mobil interwna, ada pilihan yang warna konyek juga. Kemudian juga fiturnya sudah saya jelaskan semua di first impression tapi yang menjadi higi adalah speaker B yang suaranya cukup premium. Kemudian ada head up display, curving display seperti ini. Menunya juga banyak. Ada berbagai pengaturan juga, ada profil berkendara dan Anda bisa sambungkan profil berkendara tersebut dengan fingerprint. Jadi Anda tidak perlu lagi membawa kunci. Anda tinggal membawa handphone yang sudah terkoneksi dengan Blu dan e ini fingerprint di sini. Jadi, Anda mengaktifkan mobil hanya perlu fingerprint seperti ini dan menyalakan mobil asal HP Anda sudah terkoneksi dengan Bluing. Kemudian juga yang saya suka dari mobil ini adalah meski dia mobil modern, tombol fisiknya masih banyak. Nah, ini yang saya suka. Jadi, di sini touch screen bisa banyak menu, banyak fitur, tapi di sini juga ada combo fisik yang terpisah gitu. shortcut ya, home map, search media, six track dan lain-lainnya. Volume juga masih terpisah. AC juga masih tombol fisik sendiri dan AC itu di sini ada tiga climate zone ya. Jadi ada di sini ada dua, di bagian depan, di belakang satu. Kemudian setirnya seperti ini. Sebenarnya desainnya mirip Santa Fe, tapi ini lebih premium gitu kulitnya. Lebih enak digenggam. Kemudian juga transmisi kalau di paris dulu itu dia tombol di bagian tengah sini sekarang dia seperti Ionic 5 di Santafe di bagian sini ya. Jadi menggunakan stok seperti ini model stok yang diputar sebenarnya dan USB C yang 100 watt juga ada di bagian depan tentunya UVC seperti SAV dan tempat penyimpanan di bagian tengah konsol tengah ini sangat besar karena mobil ini dimensi besar ya jadi harus banyak tempat penyimpanan utilitas-utilitas gitu ya. Kemudian juga ada massage chair untuk pengemudi. Tapi kenapa di belakang enggak ada ya? Harusnya sih ada kan kalau bos gitu ya harusnya bisa pijet di belakang lebih mantap gitu seperti di Kia IV9 ya. Dan juga posisi berkendara juga sangat ergonomis tentunya bisa diatur secara tilt dan teleskopik yang cukup leluasa. Jok elektrik di bagian depan ini ada dua memory seat juga. Oke, langsung saja kita jalankan mobil ini karena udah saya bahas semuanya itu di first impression ya. Jadi enggak perlu berlama-lama lagi karena nah yang menjadi pertanyaan tuh mobil ini performa, kemudian juga tingkat keekonomisan bahan bakarnya karena dia hybrid, kemudian bagaimana apakah mobil ini liar gitu ya karena tenaganya besar, torsi besar hanya front wheel drive dan juga dimensinya bertambah cukup signifikan jika dibandingkan generasi terdahulu. Nah, apakah membawa mobil ini sulit? Karena besar sekali mobil ini. Ya udah kita cari tahu aja. Let's go. Sebelum kami menyampaikan tentang impresi berkendaranya, kami lajukan terlebih dahulu mobil ini ke SPBU Shell untuk diisikan bahan bakar berkualitas yaitu Shelfie Power Nitro Plus. Selfie Power Nitro Plus adalah bahan bakar oktan 98 dengan standar Euro 4 yang bisa menjadikan mesin lebih bertenaga dan akselerasi lebih cepat. Performa kendaraan pun tetap maksimal baik dalam kondisi jalan yang lancar maupun saat terjadi kemacetan. Selfie Power Nitro Plus dirancang untuk membersihkan 100% endapan di bagian vital mesin dan 100% melindungi bagian vital mesin dari penumpukan endapan di masa mendatang. Serta memberikan perlindungan tak terkalahkan dari korosi. Shelfie Power Netro Plus mesin lebih bertenaga, akselerasi lebih cepat. Semakin sering mengisi bahan bakar di Shell, Anda juga bisa mengumpulkan poin program Loyalas Shell Go Plus yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan diskon bahan bakar pada pengisian berikutnya. Jadi, jangan lupa download aplikasi Shell Asia dan lakukan registrasi member Shell Go Plus untuk bisa rasakan manfaatnya. Y ketika mengendarai mobil ini pertama kalinya Anda akan merasakan bahwa mobil ini besar banget. Karena kalau dibandingkan dengan sebelum All New ya memang enggak terlalu banyak gitu selisih dimensi ee panjang dan juga lebarnya. Tapi karena mungkin bentuk bodinya yang boksy gitu ya, kemudian kap mesin tuh panjang. Panjang banget ini rasa itu. Benar-benar ya. Anda perlu e penyesuaian beberapa kaliah, beberapa hari gitu ya e ketika mendarai mobil ini. Sekarang saya sudah hari keenam bawa mobil ini jadi udah biasa banget. E udah enggak kerasa besar lagi. Tapi untungnya mobil ini dilengkapi dengan beberapa ee bukan bukan fitur supportif ya, tapi beberapa komponen yang mendukung mobil ini tuh lincah gitu ya. Seperti yang pertama adalah radius seputarnya cukup kecil untuk sebuah SUV dengan panjang 5 m lebih. Itu yang pertama. Kemudian yang kedua adalah kamera 360-nya. Jadi kamera 360-nya sigap, clear dan juga dia ada kamera HC Hyundai. Kalau ketika Anda menges muncul di ee insternya di bagian RPM atau di bagian speedometernya tuh. Itu yang membuat mobil ini mudah dikendarai dan ya tapi perlu diakui ketika Anda parkir, ketika Anda melalui jalan sempit itu mungkin butuh penyesuaian sekitar ya 1 sampai 3 hari lah agar Anda tidak merasa bahwa mobil ini gede banget. Kekedapan kabin mobil ini luar biasa memang benar-benar senyap sekali. ini ya. benar-benar enggak ada rawungan mesin. Kemudian ketika ada melalui jalan yang ramai, yang banyak motor berisik, truk berisik gitu ya, itu benar-benar hening sekali dalam kabinnya. sangat bagus untuk e kesunyian kabinnya dan juga dia dilengkapi dengan kaca double glass. Jadi itu yang mendukung bahwa ketika Anda berada di dalam mobil ini, Anda merasa sangat nyaman, kedap, dan sunyi. Paliit terkenal dengan kenyamanan suspensinya yang luar biasa dan terjadi lagi memang di all new Paris ini lebih nyaman dibandingkan generasi terdahulu, lebih membuai, lebih smooth, lebih soft gitu ya. Tapi memang ada satu catatan penting karena mungkin penggunaan peleg berdiameter ring 21 ya yang dibawa dengan ban yang tipis dan mungkin karakter dari bannya yang agak keras gitu ya. Jadi kalau untuk melewati jalan yang bergelombang, jalan yang ya jalan yang mengayun gitu ya, ini ayunannya baik sebenarnya. Tapi ketika Anda melalui jalan yang cornblok atau jalanan rusak itu peredaman suspensinya enak. Tapi dari ban dan juga pelk yang begitu besar jadinya tuh ada gejala sedikit keras gitu, sedikit kaku gitu ya. Nanti akan ketika Anda mencoba mobil ini, Anda akan mengetahui ketika Anda melalui jan corbok tuh agak dekdeg dek dek gitu loh. Tapi kalau di jalanan peluruh seperti ini, di jalanan yang ya ada gelombang-gelombang gitu, itu rasanya nyaman banget. Mobil ini handling ya. Apa sih yang diharapin dari handling SUV sebesar ini? Kita tes aja nih. Memang ya body roll-nya cukup besar gitu ya. Memang kalau body roll, bicara body roll memang ini rasanya lebih terasa gitu. Lebih lebih gejab berdol lebih berat dibandingkan sebelum All New ini. Tapi ya siapa sih yang mau bermanuver dengan MUV sebesar ini gitu loh. Yang penting kan nomor satunya adalah faktor kenyamanan. Kenyamanannya sih ini luar biasa. Masih Sou-nya PALST masih ada di mobil ini. Oke, kita bahas soal hybrid dari All New Pis ini karena ini merupakan bagian cukup penting karena tidak ada lagi mesin diesel, dia semuanya hybrid. Nah, jadi apa ya cara kerja hybridnya itu sebenarnya sangat sama dengan mobil-mobil Hyundai yang sudah kami tes sebelumnya, yaitu di Santafe dan juga di Tusan ya. Jadi ya mekanisme hybrid-nya sama persis. Motor listrik menggerakkan roda, mesin bensin bisa menggerakkan roda dan juga bisa mengisi daya baterai. Pengisian daya baterai pun bisa dilakukan oleh regenerative breaking-nya. Tapi memang eh kalau di Hyundai memang cukup menarik karena motor listrik itu bekerja itu benar-benar dari ininya saja dari persenan throttle gitu ya. Jadi ketika Anda nih sekarang ini sedang bekerja mesin bensinnya. Coba kita tunggu mati. Nah ini di EV mode. Nah, ketika Anda menekan pedal gas berapa ini? Nah, di atas 20% itu otomatis mesin bensinnya akan menyala gitu ya. Jadi tidak seperti hybrid di misalkan di mobil Jepang gitu ya, di Honda atau di Toyota itu ketika baterainya full. Nah, dia bisa menggerakkan roda itu mungkin ketika throttle 30 sampai 35% 40% gitu ya di mobilnya itu mau baterai setengah mau baterai 3/4 itu tetap ketika menekan gas banyakan dikit gitu ya itu langsung mesin bensinnya bekerja padahal ini di Eco mode itu yang pertama. Yang kedua dia memang sayangnya ya tidak dilengkapi dengan eh regenerative baking yang bisa diadjust gitu. Jadi ini hanya benar-benar gini aja gitu regenerative baking-nya. enggak bisa diadjust levelnya. Padahal di Honda tuh ya, di HRV pun yang enter level hybrid itu bisa di-adjust gitu. Mau regen rakingnya berapa di mobil ini enggak bisa sayangnya itu ya. Kemudian mungkin ada yang bertanya ya, apakah mekanisme hybridnya tuh sama dengan di GWM tank yang dikit-dikit mesin bensin nyala, dikit-dikit mesin bensin nyala, di kecepatan tinggi dikit gitu nyala enggak? Kalau di Paliet ini dia nih di 60 km/h aja tuh masih bisa motor listriknya saja yang bekerja asalkan tergantung throttelnya. totalnya di bawah 20% itu masih bisa motor listrik ketika Anda, nah ketika Anda e menekan pedal gas dalam dikit langsung motor langsung mesin bensinnya nyala. Ya udah enggak usah panjang lebar bahas hybridnya. Lantas seberapa irit dari mobil ini? Well, memang dia bukan yang seirit Honda Accord gitu ya, yang sampai 27 km/l. Enggak, karena ya kita udah tes juga di Santafe di Tusan tuh ya. ee memang angkanya tuh enggak sebagus hybrid Jepang, tapi kalau dibandingkan yang versi diesel atau ya mobil-mobil selevel inilah ya, itu rasanya masih sangat irit. Karena untuk rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/h, PART ini berhasil meraih angka 15,3 km/l. Bandingin aja sama yang diesel itu rasanya lebih irit. Kemudian untuk rute tol dan kecepatan rata-rata 90 km/h, Palisate generasi terbaru ini masih sanggup meraih angka 16,2 km/l. Ya memang enggak seirit hybrid Jepang, tapi dia lebih irit dari paliet lama ataupun yang SUV SUV yang membawa ee gimmik hybrid ya, seperti GWM Mank 500 dan juga di GM Tank 300. Sebenarnya mobil itu beneran hybrid, tapi entah kenapa konsumsi bahan bakarnya enggak irit gitu ya. Di mobil ini masih irit hitungannya. Selain irit dia juga memiliki performa yang buas sebenarnya ya. 334 PS torsi 460 Nm itu hampir setara dengan BMW X5 yang 3000 cc eh 6 silinder turbo 340 HP dia ya hampir itu figurnya. Nah, kami sudah melakukan pengetesan untuk akselerasi 0 sampai 100 km/h all new Pit ini untuk versi front wheel drive ya dia tuntas dalam waktu 7,7 detik. Ya, sebagai catatan memang membawa mobil ini untuk berakselerasi tuh agak susah gitu ya. Karena ketika di kecepatan rendah dari nol gitu ketika ada matikan ttion control itu wheel spin-nya wah lumayan gitu ya. Bukan lumayan banyak itu whe spin-nya. Jadi benar-benar susah bawanya. Kemudian ketika di kecepatan tanggung kemudian Anda melakukan akselerasi gitu ya di mode sport seperti ini Jadi rasanya tuh ee kalau Anda suka SUV yang kencang gitu ya, suka ya ingin merasakan full gitu performa dari mobil ini, rasanya harus pilih yang allwheel drive gitu. Karena di mobil ini mungkin bagi Anda yang sukanya biasa-biasa aja gitu ya. Suka mobil nyaman, suka yang irit. Tapi ya kadang-kadang kencang ya bisa cuman ya kurang tersalurkan sempurna gitu tenaganya karena tor steering yang begitu gila dan juga USB ini banyak ketika Anda menekan pedal gas penuh. Kemudian fitur ADASnya yang luar biasa komplit ini. Jadi ya ada ckus control, LPing assist, selain di departter warning itu sudah biasa lah. Tapi dia juga ada ini nih driving safety, forward safety, clean safety, blind spot view monitor. Nah, ada blind spot spot safety. Nah, bandpot safety ini adalah ketika ada objek yang mendekat di mobil ini, misalkan kita gini ya, di tengah jalur gitu ya, terus Anda misalkan mau overtake gitu, set overtake. Nah, ketika ada objek yang mendekat atau objek yang dekat aja, nah dia akan melakukan koreksi setir gitu secara eh computerize gitu ya. Itu cukup menarik dan dia bukan seperti di Mercy ya. Kalau di Mercy tuh ketika ada objeknya mendekat gitu ya, itu dia akan m pengereman dengan sendiri. itu agak bahaya sebenarnya untuk ee situasi lalu lintas di Jakarta yang kurang cocok rasanya dengan fitur tersebut. Sebenarnya fiturnya sama tapi cara kerjanya beda. Kalau di Merc itu pengereman, kalau di mobil ini koreksi setir secara sendiri gitu. Kemudian dia juga ada land warning dan land warning itu canggih karena ketika Anda berpindah jalur itu dia akan mengkoreksi setir dan juga ee setir akan ada vibrasinya gitu ya. Itu cukup menarik. Jadi secara overall fitur ADAS dari Hyundai ini ya bekerja dengan semestinya yang dimiliki Hyundai ya. Kami sudah mengetes dari model eh Kona kemudian kereta dan di tipe flagshipnya pun itu bekerja dengan optimal dan rasanya paling sesuai dengan kondisi traffic di Indonesia. Tapi sesempurnanya Hyundai Paliset ini tetap menyimpan beberapa kekurangan. Wah, yang pertama adalah partisi bagasinya. Jadi, ketika Anda membuka bangku baris ketiganya kemudian masih ada partisi dalam mobil itu rasanya tuh bingung gitu taruh mana partisinya. Karena sudah ada petunjuk ya, sudah kita usahakan masukin ke bagian bawah bagasi tetap enggak bisa gitu. Agak sulit gitu loh meletakkan partisi bagasi. Jadi rasanya lebih gampang partisi itu anda taruh rumah aja kalau Anda buka bangku baris ketiganya. Kemudian yang kedua yang dirasa kami kurang adalah fitur di baris keduanya. Okelah, dia ada e charger 100 watt, tapi rasanya untuk SUV yang bisa dinikmati oleh penumpang di bangku baris kedua dan bos gitu ya, itu rasanya kurang gitu. Karena ya lagi-lagi e di masa kini itu mobil-mobil fiturnya gila-gila banget ya. Di Denza itu ada ee kulkas dan juga pemanas di bagian belakangnya. Kemudian di Alvard itu dia ada eh RSE atau reset entertainment. Mesti bisalah ditambahkan satu opsi atau ya Anda sebagai e konsumen bisa menambah opsi misalkan rear set entertainment ya di bagian belakang. Rasanya tuh SUV dengan harga 1,3 miliar yang bisa dinikmati oleh bosnya. Di belakang tuh harusnya punya fitur lebih dari sekedar fast charging saja. Namun di balik kelemahannya juga tersimpan beberapa detail menarik. Yang pertama adalah lampu mundurnya. Jadi ini cukup menarik karena untuk memarkirkan sebuah SUV besar itu memang butuh banyak ee panduan gitu ya. Nah, di Paliset generasi terbaru sebenarnya di palet lama juga udah gini sih yang VS lifft itu lampu mundurnya enggak sekedar menerangkan belakang saya, tapi dia punya proyeksi gitu. Jadi rasanya tuh bisa ee menaker mobil ini ketika parkir. Itu detail yang sangat menarik untuk sebuah SUV besar seperti ini. Kemudian yang kedua adalah spion tengahnya ini dia tidak hanya kaca saja tapi dia juga berfungsi sebagai kamera. Jadi ketika orangnya full gitu ya sampai baris ketiga kehalangan oleh kepala. Nah tinggal ditarik aja gini nih. Nah dia akan berfungsi sebagai kamera dan memunculkan citra belakang dari mobil ini. Nice. Kemudian yang ketiga adalah speaker Bose-nya. Ini bukan speaker Bose biasa. Kualitasnya sangat jernih, sangat bagus. Suara e kualitas audionya luar biasa. Kemudian instrumen clusternya ini bisa banyak banget display yang Anda pilih. Mau mode klasik, mau mode modern, kemudian takometer seperti ini. Ini seperti mobil konvensional biasa atau yang model hybrid, desain hybrid bisa Anda sesuaikan semuanya di layar head unitnya. Kemudian head up displaynya itu banyak banget informasi yang bisa Anda tampilkan. Turn by turn info. Jadi misalkan Anda e mengkonekkan Apple CarPlay, nah itu bisa muncul di ee belok-beloknya gitu ya. Entar 100 m belok kiri, 1 km belok kanan gitu ya. Kemudian traffic science, media information, call information, driving assess info, dan juga blind spot safety info. Jadi sangat informatif untuk headup display. Dan yang terakhir adalah ini sebenarnya gimmik sih, tapi cukup menarik. Jadi ketika Anda membuka mobil ini di malam hari atau di tempat gelap gitu ya, nah dia lampunya lampu depan dan lampu belakang itu akan ada animasi ketika Anda memencet tombol buka dari mobil ini. Menarik ya. Sebagai kesimpulan, apakah Pet dengan harga hampir Rp1,4 miliar ini worth untuk dimiliki? Jawabannya yes. Karena ya mobil ini sangat nyaman, desainnya juga mahal, premium, berkelas sekali. Kemudian jika dibandingkan sebelum generasi yang ini ya, itu lompatan teknologi sebenarnya lumayan gitu ya dari sisi mesinnya. Jadi kalau di Pet terdahulu cuma ada satu pilihan yaitu diesel aja yang emang halus dieselnya Pet itu tapi rasanya kalau hybrid itu lebih canggih, lebih efisien, lebih go green, e emisi lebih bagus gitu ya dan juga ya kualitas berkendara mobil ini luar biasa. Jadi rasanya jika Anda punya budget gitu ya R,4 miliar, Anda memilikan sebuah SUV yang besar, yang nyaman, yang premium, ya Pak Aliset ini sangat layak untuk dimiliki. Lantas bagaimana dengan pesaingnya? Pesaingnya sebenarnya mobil ini ada GWM Tank 500 dan juga Mazda CX80 ya saat ini di Indonesia. Nah, rasanya mobil ini sih menanglah dibanding kedua rival-nya itu. Tapi sekali lagi memang harganya lebih mahal. Tapi ya jika Anda memilkan palis terbaru, sudah punya budgetnya, go ahead. Mobil ini worth untuk Anda miliki. Oke, jadi begitulah hasil review lengkap kami terhadap Hyundai Palisate generasi terbaru. Klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila Anda belum, dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Main-main juga ke website kami di triplew.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye.
