Jungkat

HYUNDAI STARGAZER X CARTENZ: LSUV TERBAIK DAN TERMAHAL! (YouTube Video)

  • 30/10/2025

Jadi udah seharian kita pakai Hyundai Stargazer X Car ST yang terbaru yang kemarin baru launching di GIAs 2025. Ya, ini mobil harganya sekarang jadi paling mahal di kelasnya. Untuk kelasnya ya LMPv tapi gak SUV lah. L SUV atau apalah. Nah, mobil ini sekarang yang kita tes itu yang tia paling tinggi harganya Rp391,9 juta atau Rp392 juta dengan tampilan baru yang kalau kalian udah lihat video gua yang kemarin, jujur gua enggak suka sama tampangnya ya. Emang kelihatan beda banget sama yang lama ya, tapi kurang futuristik dan enggak nyambung sama desain dari body shape-nya. Ini kayak agak sedikit maksa tapi secara overall ya. features, rasa, dan kawan-kawan ya. Stargazer itu menurut gua masih yang terbaik. Kita bahas dari depan dulu. Sekarang logonya udah pakai logo yang flat warna hitam juga. Dan di bawah sini ada radar yang besar karena sekarang sudah dilengkapi dengan adaptive cruise control. Dia enggak cuma lhipping assist doang, tapi ada cruise control juga ada dan bawaan Hyundai itu biasanya bagus. Nanti kita coba ya. Kamera 360 juga ada. Dan ini juga kamera 360-nya Hyundai. Jadi kalau misalkan kita lampu sein kiri kanan, dia akan muncul di speedometer. Plus kameranya juga bagus bukan abal-abal ya. Jadi yang gua senang dari sargzer itu apa yang menempel di mobil itu banyak yang bagus. Lampunya sekarang jadi naik ke atas belum projecttor tapi sudah LED semuanya dia pakai pantulan dari bawah ya. Oke, enggak banyak yang bisa kita bahas soal depannya. Samping velegnya baru dan sekarang bannya jadi lebih tipis ya. Jadi kalau misalkan gua rasain sebenarnya bantingan itu rasanya sama. Cuman karena bannya lebih tipis dibandingkan dengan model sebelumnya, eh itu rasanya jadi lebih keras sih waktu gua coba ya. Dan pelegnya ini menggunakan ukuran 20550 R17. Cakramnya sekarang juga sudah depan belakang karena belakangnya sudah pakai electronic parking brake ya seperti Stargazer yang kemarin tuh ada improvement di 2023 apa 2024 something. roof rack-nya sekarang desainnya beda. Dan gua suka warna silver mate-nya ini bagus. Yang belakang dibandingkan dengan model sebelumnya jadi lebih cakep meskipun ya rame ya kan. Sama gua suka udah flat juga logo Hyundai sama emblem stargazer-nya itu dia warnanya hitam bagus. Di sebelah kiri ada tulisan kartens. Di sebelah kanan ada tulisan yang prime karena ini tipe tertinggi. Ada wiper, spoiler, terus juga lengkap dengan shelf antena. Dan kalau kita buka dia belum power back door ya. Wah, ini agak berantakan sorry. Untuk space yang gua suka dari Stargazer dia itu lega dan luas ya. Jadi bagasinya bisa dibilang di kelasnya salah satu yang paling besar. Ada under storage ya. Kursi belakangnya juga lega dibandingkan dengan LMPv lainnya. Kursi tengahnya ada capon seat, sudah kulit. Dan untuk varian yang Stargazer X dia sudah dilengkapi dengan subwoover karena sound systemnya sudah pakai Bose dari sananya. Sekarang kita masuk ke dalam. Masuk ke dalam interior. Door trim tuh sebenarnya masih sama ya. Ini plastik semua, ada jajatan palsu sama kulitnya di bagian sini. Tapi untuk interior depannya ini yang paling banyak perbedaannya. Karena jujur ngomong ini jadi bagus ya. Bahkan bagusnya tuh maksudnya gini loh, Hyundai bisa bikin interior yang seperti ini, tapi kenapa di Stargazer versi sebelumnya bentuknya kureng. Yang ini bagus, udah bagus fungsional lagi. Kan sekarang banyak yang interior bagus-bagus, tapi enggak fungsional. Tombol-tombolnya dikit enggak. Ini tombolnya banyak. Lihat di AC sini tombolnya banyak banget. Dan ini buat audio juga dikasih banyak seperti ini. AC belum dual zone memang, tapi ini tombolnya ya boleh diaduah. Terus colokan-colokan juga lengkap. Ada 12 volt di sini. Nah, bagian konsol tengahnya ini dibikin floating. Eh, dia agak sedikit goyang ya, tapi fungsional banget. Ada USB charging di sini ya, tombolnya juga lengkap ya. Ini buat parking sensor, kamera 360, drive mode, sama ada electronic parking brake, auto hold, sama ada pendingin buat jok tapi sebelah kanan doang. Sebelah kirinya enggak ada pendingin jok. Terus untuk storage, storage-nya pun juga tawa. Di sini kita bisa naruh-naruh barang, ya. Kemudian ini ada tempat storage lagi ya. Meskipun storage-nya ini enggak selega yang model sebelumnya ya, sama masih pakai plastik juga. Dan kalau dibuka kita masih dapat storage tapi enggak begitu gede ya glove box-nya. Di tengah juga ada center consol yang sebenarnya enggak begitu gede juga. Sama kalau kita lihat sekarang plafonnya warna hitam, dashboard-nya lebih rendah. Layarnya itu jadi panjang tapi agak sedikit kecil dibandingkan dengan kayak misalkan Ionic 5 atau palis ya. meskipun secara interface sama. Udah gitu yang gua suka nih tuh kalau kita lampu sein itu jadi seperti ini. Itu bagus sekali. Ada pedal shifter, ada pce control, l keeping assis-nya lengkap, ada auto lamp juga sama buat mati stability control di sini ada audio Bose paling yang agak kurang dibandingkan dengan model sebelumnya dia ini punya font projection atau Android Auto sama Apple CarPlay masih pakai wire. yang sebelumnya sudah wireless, sekarang wireless-nya hilang jadi pakai kabel. Pas kita pencet situ tulisannya please connect a phone that supports Android Auto and Apple CarPlay via unapproved USB cable. Jadi harus pakai kabel baru bisa buat connect. Sisanya kurang lebih sama seperti Hyundai-Hundai lainnya ya. Dia ada kiblatnya. Buat climate-nya juga ada di sini. Ada valet mode sama ada map-nya ya. Di mana map-nya ini gua suka bagus karena map-nya ini dia terhubung sama Bluink. Jadi kalau dulu blue linknya itu gak masuk dengan map-nya, sekarang map-nya bisa kita pakaiin ke blueing. Jadi sebelum kita berangkat, kita bisa set di smartphone dulu, habis itu dikirim ke sini. Dan kalau misalkan kita pakai navigasi bukan pakai Apple CarPlay atau Android Auto bawaan dari Maps ini. Nah, nanti di head unitnya ini juga ada ini ya. Kita bisa ngelihat arahnya ke mana jalannya. Dan untuk material yang dipakai juga lebih baik. Di sini ada bagian yang empuk ya. Meskipun kalau misalkan kita pakai lama, AC-nya tuh dia akan basah. Stitching-nya asli ada warna biru di sini. Ambiance light-nya sampai ke door trim. Dan di atas sini kita juga dapat speaker tengahnya. Jadi audio bosennya itu sampai ke speaker tengah dan subwoover. Terus yang gua suka dari Stargazer, dia itu tilt dan telescopiknya. Teleskopnya itu panjang ya. Sama yang sekarang itu shifternya pindah ke bagian sebelah kanan ya. Jadi udah enggak di sini lagi gitu. Nah, di sini juga kita dapat storage yang gede sama ini bisa diambil nih bawahnya, traynya. Jadi kalau misalkan kotor ya bisa diangkat langsung. Itu bagus. Kursi sebelah driver ya dia sudah elektrik dan enggak cuma naik turun tapi depannya juga bisa tilting. Jok kulitnya masih sama bahannya cuma bedanya ini ada tulisan X untuk bagian yang Stargazer X. Udah mau gelap ya. Jadi kita lanjut di hari berikutnya kita mau nyetir gas. Sekarang kita ada di balik kemudi stargazer. Dan seperti yang kalian tahu ya, kalau kalian lihat nonton video Stargazer, Stargazer sebelumnya, salah satu yang paling gua suka dari Stargazer itu adalah mesinnya, engine ya. Biasanya mobil 1500 cc dengan body besar, interior lega, itu pasti lemot kan ya. Tapi di Stargazer tuh enggak. Paduan mesin 1500 cc 115 PS dan transmisi IVT-nya itu menyenangkan loh. Jadi putaran bawahnya tuh bertenaga kita agak sedikit gitu ya dia nyautnya cepat dan putaran bawahnya tuh nendang gitu loh. Jadi enggak ada gua nemuin orang ee next stargnya bilang, "Oh, mobilnya underper." Enggak. Ini masih 1500 cc tapi rasanya kayak di atasnya kayak 1800 apa di atas 2000 mungkin ya. Karena bukan masalah ininya sih, bukan masalah CC-nya sih, tapi respon engine-nya tuh cepat gitu. Kayak mesin yang mesin balap yang udah pakai lightweight gitu, komponen di dalamnya gitu. Jadi buat ngot weng dia RPMnya naiknya cepat gitu. Itu menyenangkan. Dan yang kedua sudah mesinnya bertenaga, bagus, dia juga irit. Artinya kalau kita pakai ini mobil luar kota, dalam kota, dibandingkan dengan 1500 cc di kelasnya, ini iritnya boleh diadu. Memang kalau diisi penuh gitu ya, kita bawa kencang di tol 120 ke atas gitu ya, emang enggak irit-irit banget. Tapi ya untuk mobil sebertenaga ini ya tanpa turbo, tanpa hybrid ya, ini mesin 15 NA-nya menurut gua top lah. Even dibandingkan sama Honda yang 120 PS, dia kan 120 PS-nya tuh dapat karena pakai Vtech kan. Jadi di RPM tinggi dia cap-nya naik asupan udara yang masuk lebih banyak, tenaganya bisa besar tapi di puncak gitu. Nah, ini dari bawah sampai ke atas itu tenaganya ngisi terus. mesinnya bagus gitu. Jadi yang gua suka dari mobil ini itu mesinnya ya memuaskan gitu untuk sebuah mesin 15 NA segede gini ya. Dan ketika kalian pakai yang lainnya juga misalkan Hyundai Kereta atau semacamnya itu juga mesinnya enggak kerasa under power. Enak-enak aja gitu buat digas. Itu yang pertama. Nah, yang kedua rasa berkendaranya masih sama seperti Stargazer yang kita kenal. Itu artinya bagus. Kenapa? Karena menurut gua Stargazer enak sih ya. Suspensinya pas ya. Dia e empuknya enggak terlalu empuk ya, kerasnya juga enggak terlalu keras. Jadi dia tuh balance-nya bagus gitu. Kalau misalkan kita bawanya pelan kena posur emang kerasanya agak keras ya. Terutama yang eh kartens ini yang tipe X. Dia profil bannya lebih tipis dibandingkan dengan yang versi biasa. Jadi, pas gua ngerasain mobil tuh pas kena polis tidur itu kerasa nih ban yang profilnya lebih keras, lebih tipis. Tapi kalau misalkan kalian beli yang biasa ya, yang pelegnya 16 inci mungkin sama kayak Stargazer yang sebelumnya, gua rasa bantingannya rasanya akan sama dengan model yang sebelumnya dibandingkan dengan yang tipe X ini. Karena dari kaki-kaki menurut gua nih overall masih sama, cuma bantingannya lebih keras karena e penggunaan bannya aja. Begitu pua dengan handling. Oke, kita e fastest root tapi tetap macet ya. Lanjut lagi. Terus juga handlingnya juga gua suka bagus ya kan. Eh, pokoknya untuk mobil LMPv di kelas ini eh kayak dia kan keluarnya terakhir ya, jadi development-nya tuh paling matang dibandingkan dengan yang lain. Terutama ketika kita bawa di tol luar kota, sambungan MBZ gitu ya. Ini menurut gua suspensinya mantap sih ya. Cuma kalau kena polis tidur di kecepatan rendah, nah itu baru agak kerasa kerasnya di situ. Nah, posisi duduknya mobilnya itu enggak kayak LMPv lain gitu. Justru ee dia tuh rasanya kayak bawa Innova tapi yang barong gitu. Jadi posisi duduknya tinggi, kakinya tuh lurus ke bawah. Nah, pas dia punya desain dashboard yang seperti ini yang baru itu tuh rasanya dashboard itu lebih ke bawah. Dan yang gua suka kalau kita pakai lampu se set, nah nanti RPM-nya nih berubah jadi spion. Termasuk yang kiri kecepatannya berubah jadi kamera. biasanya kalau udah ketergantungan sama Hyundai gitu ya, ketika lu pakai mobil lain yang bukan Stargazer, bukan Ionic gitu ya, bukan Palis itu jadi malas lihat spion. Yah, enakan Hyundai ini ada kameranya di sini. Itu jauh lebih berguna dibandingkan dengan eh kamera 360 yang kalau kita lampu se dia berubah jadi tampilan sebelah kiri bukan tampilan belakang kayak Honda Land Watch ya. Tapi dibandingkan dengan Hyundai-Huda yang lain ya menurut gua ini layarnya ini agak kecil ya. Jadi kalau biasa naik Ionic, naik PSET ini tuh interface-nya literally sama gitu. Speedometernya sama, eh head unitnya juga sama, tampilan sama persis cuma resolusinya lebih rendah sama emang layarnya lebih kecil aja. Jadi kelihatan tuh pixel-pixelnya lebih kasar dibandingkan dengan Piset atau Ionic ya. Ya jelas beda harga sih. Tapi secara desain dan kawan-kawan ini rasanya mahal sih. Dan gua suka banget sama desain interior barunya. Pas kita pakai itu emang kelihatan lebih mewah sih. Karena gua enggak ngerti ya. Hyundai itu bisa bikin desain interior bagus ya. Gua suka interiornya paliset yang baru. Eh, Santa Fe. Even dari yang lama pun gua suka gitu. Tapi kenapa waktu mereka bikin Stargazer kenapa bentuk interiornya seperti itu? Itu agak sedikit sulit dimengerti gitu. kayak beda desainer gitu loh. Yang ini gua enggak ada komplain, bagus interiornya ya. Pas kita nyetir itu eh mood berkendaranya juga jadi berubah gitu. Jadi lebih happy ngelihat interior yang lebih bagus dibandingkan dengan model sebelumnya ya. Sisanya ergonominya masih enak buat naruh tangan sebelah kanan sebelah kiri semuanya enak. Tombol-tombolnya juga mudah dijangkau. Ya pokoknya enggak ada komplain lah. Yang baru ini inter jadi lebih baik ya. Bisa gua bilang ya, ini mobil kalau harganya bisa lebih murah lagi ya, ini adalah LMPv terbaik di kelasnya. Cuma dengan harga yang hampir mepet 400 menurut gua ini lumayan mahal. Seandainya mobil ini bisa dijual dengan harga 349 gitu ya, wah clearly the best LMPv. Eh, ini versi K SUV ya. Terus juga sekarang dia punya pedle shifter ya. Pedle shift-nya juga enak dipakainya. Letaknya tuh pas. dan digegam dengan tangan tuh juga enak gitu cepat. Tapi tap aja dia pakai IVT. Jadi walaupun kita ganti ke mode manual teraksanya tetap halus ya. Terus dia adasnya juga sudah lengkap. Jadi kalau dulu dia itu cuma ada lan keping assis aja sekarang sudah lengkap dengan adaptive cruise control. Jadi kalau misalkan kita di tol nyalain keeping assist terus nyalain adaptif trolnya dia sudah bisa nyetir sendiri secara otomatis. Jadi, y itulah enaknya Hyundai. Dan Hyundai itu salah satu ADAS yang paling bagus yang bisa gua percaya. Gua biasa pakai Ionic 5 naik paret itu kalau udah dinyalain dah gua percaya aja gitu sama tuh mobilnya. Beda sama mobil lain yang kita tuh masih mereka-reka ini tuh udah enggak perlu gitu, udah bisa dipercaya lah. Jadi Stargazer Carens ini ya karena dia keluar yang paling terakhir secara platform ya bisa dibilang dibandingkan dengan LMPv yang lain dia unggul terutama dari segi mesinnya ya meskipun dia enggak hybrid tapi mesinnya tuh enggak under power, kencang dan cukup irit untuk kategori bukan hybrid. Udah gitu juga gede dan kawan-kawan sama yang gua suka semua fitur-fitur yang ada di Hida-Hida lainnya itu masuk ke sini. Mulai dari kamera 360-nya sampai buat spal itu ada di speedometer, audio Bose, terus ada cruise control dan kawan-kawan. Jadi paling lengkaplah cuman dengan kelengkapan yang segitu banyak, kalian harus menebus mobil ini dengan harga yang lebih mahal. Dengan OTR Jakarta Rp391,9 juta, menurut gua ini mobil yang secara features dan kawan-kawan itu layak, tapi membuat dia tuh jadi semakin jauh sama kompetitornya dari segi pricing. Gimana menurut kalian? Kalau kalian sudah pakai Stargazer yang lama atau Stargazer yang cartens ini bisa komen di bawah seperti apa rasanya dan bagaimana memeliharanya. Seranif, sampai jumpa di video berikutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube