Ini Alasan Suzuki Carry Pikap Sering Jadi Andalan (YouTube Video)
[Musik] Suzuki Carry, Teman-teman pick up. Jadi ini adalah salah satu mobil yang menurut saya menarik juga untuk diulas karena dia adalah apa ya? Dia menempati posisi yang selalu bagus gitu ya dalam penjualan pickup 1500 cc di Indonesia bersaing secara ketat dengan Dehatsu Grand Max dan dia eh datang dengan beberapa kelebihan misalnya e kapasitas angkutnya oke dan konsumsi bahan bakarnya pun juga pantaslah dibilang irit. Saya ingin mengulas, kira-kira ini bisa e menjadi insight buat teman-teman e pemilik usaha misalnya yang e sedang tertarik pengin beli pickup nih. Kalau dibandingin sama yang lain, e kira-kira e plus dan minusnya Suzuki Carry itu apa aja sih? Ini di sana. Perlu saya infoin dulu, Teman-teman, bahwa Suzuki Carry ini disediakan eh beberapa varian. Ada terutama bug gitu ya, ada yang flat deck, ada yang white deck. Nah, ini yang flat deck. Di antara semua Suzuki Care yang dijual di Indonesia per 2024 kemarin ini yang paling laku nih, flat deck. Lalu kemudian dengan fitur ada AC dan e power steering. Jadi ya lebih ee ramah lah. Jadi enggak terlalu anget kalau pas lagi berjalan di ee daerah yang panas gitu ya atau pas lagi last mile delivery masuk ke jalan-jalan yang sempit, AC dan power steeringnya itu benar-benar ngebantu pengemudi untuk enggak cepat capek. Bukan soal kenyamanan ya, tapi enggak cepat capek lah gitu. Ee kelebihan pertama adalah soal kapasitas, Teman-teman. Jadi ini dimensi bugnya itu gede teman-teman. Panjangnya lebih dari 2,5 m. Sementara daya hatsu Grand Max yang 15 itu hampir 2,4 m. Lalu kemudian lebarnya itu hampir 1,7 m. Sementara di hatsu Grand Max hampir 1,6 m. Jadi dia bisa menampung ee beban lebih besar eh sori bukan beban ee barang lebih besar. Karena kalau beban terkait dengan tonase gitu ya, ternyata ini 1 ton yang mana itu sebenarnya udah cukup berat gitu. Tapi kalau dibanding sama Grand Max dia kalah tonasinya kalah. E cuma kalau pengusaha enggak selalu bawa barang yang berat-berat melainkan bawa benda yang besar-besar ini lebih menguntungkan. Kalau rasa berkendara, Teman-teman, nih guncangannya lumayan ya. Nah, buat teman-teman yang terbiasa sama mobil penumpang atau mungkin para pemilik bisnis mandornya gitu misalnya, mungkin akan me nilai Suzuki Carry ini adalah mobil yang enggak nyaman, enggak enak, bantingannya keras, berisik juga nih. Kalau saya injak kopling gas, raungan mesin yang dari bawah ini tidak diredam dengan baik sehingga berisik. Termasuk kaca dibuka pun juga bukan power window, tapi window by power. Ya, sekali lagi impresi berkendaranya, rasa berkendaranya itu eh sesuatu yang menurut saya perlu dimaklumi. Karena kenyataannya itu enggak bisa masuk dalam nilai plus atau minusnya, Teman-teman. Bagi saya itu ulasan netral karena ini mobil esensinya adalah mobil komersial. dia enggak diciptakan untuk memberi kesenangan bagi pengemudi. Dan mau pengemudi senang apa enggak dalam mengemudikan ini, itu enggak penting. Karena yang penting kan bagaimana dia efektif memanggul beban dan efisien me apa ya mengkonsumsi bahan bakar agar costnya pun juga bisa ditekan. Jadi rasa berkendara sekali lagi enggak bisa plus dan enggak bisa minus. Tapi ketika masuk ke performa menurut saya ini oke. Performa adalah kelebihan. pertama ini rasio gear-nya enggak perlu sekasar yang ada di rival beratnya TH Grand Max yang 15 ya, bukan yang 13. Grand Max itu lebih kasar e rasio gearnya terutama di gigi 1 dan di final gear dan itu sebenarnya potensial untuk memanggul beban yang lebih berat. Tapi kalau sudah dipikirkan ee dengan e tonase yang ee sudah sesuai dengan peruntukannya, lalu kemudian mesinnya udah bisa, sebenarnya rasio yang lebih halus itu memberikan beberapa keuntungan, Teman-teman. Pertama ini ketika kami tes e konsumsi bahan bakar di rute dalam kota 12 e km/l 12,5 km/l dengan kecepatan rata-rata 22 km/h. Lalu di route tol, Teman-teman, kecepatan tinggi yang konstan mungkin Teman-teman bisa menebak betul 11,9 km/l alias lebih boros. Dan itu masuk akal karena di kecepatan tinggi yang konstan kalau di prosedur kami rute tol itu 90 km/h gitu ya PR speed itu mesin meraung terus kan dan dengan meraung konstan gitu ya ya konsumsi BBM jadi lebih boros tapi pas kami tes di rute kombinasi di 50 km/h average speed-nya dia dapat 15,5 km/l teman-teman artinya di habitatnya dia nih ya rute dalam kota yang padat yang sering kena macet gitu ya e 22 km/h average speed itu drop tuh kecepatannya rendah gitu kan itu dia dapat 12an km/l kalau misalnya kombinasi yang ada lancarnya gitu malah lebih irit di 15an km/l artinya ya selama dia udah enggak masalah untuk memanggul beban efisiensi kan hal penting berikutnya karena kan ini terkait dengan costro kan jadi ya buat Buat saya itu oke. Performa dalam hal ini efisiensi adalah e nilai plus dari Suzuki Carry. Lalu kemudian pas kita tes nih di akselerasi mungkin ini enggak penting bagi mobil e di kelas ini, tapi eh pas dites akselerasi 0 sampai 100 km/h dia dapat 13,1 detik, Teman-teman. Kenyataannya itu lebih kencang bahkan dari Suzuki Jimny 5 Doors dan lebih kencang juga dari mobil penumpang Suzuki yang lain espresso eh yang mana menurut saya eh akselerasi Suzuki Carry ini menggambarkan apa ya performa akselerasi dan efisiensinya itu ngasih tahu kita kalau eh rasio gear dengan mesin yang seperti ini itu oke. Oke, itu oke. Yang juga perlu saya highlight adalah output dari mesinnya, Teman-teman. Ini sama-sama 15 4 silinder. Tapi dengan tenaga puncak yang sama, mesin Suzuki Carry ini itu dicapai di putaran eh yang lebih rendah, Teman-teman, dari Grand Max 15. Dari putarannya itu udah mendukung untuk bagaimana dia mengangkut beban. Lalu kemudian torsinya momen puntirnya 1 Nm lebih besar. Jadi, ya rasio gear itu juga didukung oleh mesin yang e fleksibel kan sehingga ya mengangkut fine. Cospro untuk budget bahan bakar pun juga fine. Mantaplah. Dan di luar soal efisiensinya yang menurut saya udah oke, Teman-teman ya. Eh, kelebihan berikutnya adalah nih soal ownershipnya, Teman-teman. E, kepemilikannya itu oke. Jadi, di setahun pertama biaya servisnya itu bahkan e hanya R500.000-an menurut saya itu murah ya untuk mobil yang ee tanda kutip mencari cuan gitu. Lalu kemudian ada beberapa e komponen yang diberikan secara cuma-cuma misalnya oli atau filter oli ya ee dalam perawatan berkala termasuk juga jasanya. tapi dengan catatan mesti melakukan ee perawatan rutin secara tertib gitu. Nah, di luar dari soal itu, ini mobil mesinnya tuh tangguh banget, Teman-teman. Dia pakai mesin suksesnya Suzuki K15B tapi ini dengan tambahan C karena terkait dengan komersial. C-nya itu komersial. Nah, ini mesinnya sama dengan yang ada E di R3, di XL7, bahkan di Jimny, Teman-teman. Eh, tapi ya dengan settingan yang khusus untuk ee peruntukannya mobil pengangkut. Ee tenaganya lumayan untuk mesin 15, torsinya juga lumayan untuk 15. Yang pasti grafiknya itu yang lebih dibutuhkan seperti yang tadi saya jelasin gitu ya. Ee untuk keperluannya itu sudah pas termasuk Evi CNC-nya. Nah, ini mesinnya teman-teman tahu ee ini bukan yang pakai bonet, bukan mesin yang di depan. sesuai dengan plus minusnya. Kalau mesin depan kan katanya kan lebih aman gitu ya buat kalau misalnya tabrakan frontal kayak Hux Rangga atau Bowling Vmo. Tapi mesin di bawah e ini juga bukannya tanpa kelebihan teman-teman. Teman-teman bayangin mobil dengan dimensi full-nya itu semuanya jadi berguna. Yang di depan buat kabin sementara yang belakang buat bug. Enggak ada tuh yang depan kepotong buat e ruang mesin gitu. Mesinnya ada di bawah, Teman-teman. E ini masih model yang kayak dulu gitu, ya. Aduh, buka dulu. Nah, ini K15B tapi yang plus C untuk komersial. Mesin sukses pun dengan kemampuannya menenggak BBM dengan oktan yang rendah. Itu enggak bisa dipungkiri ya. ya ee mungkin ee kalau di situasi yang kep pepet gitu ya ee lalu kemudian pilihannya BBM oktan rendah ini mesin yang siap menangani itu gitu. Kelebihan lainnya teman-teman ini tinggi kabinnya 1 m jadi lumayan lega. Ee headro jelas enggak ada masalah ya. Cuma memang masalahnya bagi saya adalah ee ini ini la-nya mungkin sekitar 30-an cm ya. E buat saya yang rata-rata orang Indonesia mungkin enggak masalah. Tapi kalau misalnya si pengemudi atau kru yang lain itu bisa lebih tinggi dari saya, kakinya itu akan jadi terbatas sekali lagi. Bukan soal headroom, tapi soal ruang kakinya. Karena eh sliding-nya itu jaraknya dikit banget tuh, cuma segini, Teman-teman, gitu. Dan semua yang ada di sini benar-benar mengedepankan asas fungsional. Estetika ya biasa aja. Lalu kemudian material menurut saya pun juga biasa aja. Ini teman-teman bisa lihat di sini ini sandarannya tipis banget tuh. Tipis banget ini. Lalu kemudian alasnya ya lebih tebal dari sandarannya. Tapi buat ukuran mobil penumpang yang mungkin teman-teman sudah familiar yang biasa kami ulas gitu ya. Ini sangat amat tipis pun enggak ada bentuknya yang menyesuaikan dengan ergonomi tubuh. Jadi benar-benar soal fungsi aja gitu. Dan ini bagusnya sudah dilengkapi dengan tiga buah seat belt. Meskipun yang yang tengah itu two point seat belt dua titik. Sayangnya adalah sayangnya ini teman-teman ini enggak ada head rest nih. Padahal kita tahu headr itu penting ya untuk bukan soal nyaman-nyaman tapi soal ee menahan kepala ketika ada insid. Sayangnya enggak ada. Terus selebihnya material di sini enggak ada yang fancy, enggak ada yang mewah gitu ya. Bahkan enggak ada tuh privasi-privasian, enggak ada yang ditutup. Ini semua kompartemennya kebuka, Teman-teman. Enggak ada penutup laci. Eh, ini kelihatan di sini ada tiga bilik gitu, ya. Yang ini speedometer, yang ini head unit dan kompartemen kebuka. Lalu kemudian ini kompartemen kebuka yang enggak ada penutup gitu. Tapi untungnya udah dapat AP. Jadi udah ya mestinya sesuai dengan standar ya. Lalu ini sunfiser cuma satu. Silakan yang keknya mungkin ya silo-siloan gitu. Tapi yang ini lumayan e ada penutup. Cuma sekali lagi teman-teman ini soal AC-nya AC-nya dingin teman-teman. Mantap asli nih. Mantap nih. Mungkin karena ruangnya kecil kali ya. E saya lumayan sering ngetes mobil bug ya, mobil pickup tapi double cabin kan kayak misalnya Hilux atau Triton gitu atau eh Navara eh AC-nya itu dibagi buat dua ruang kan, baris kesatu sama baris kedua. Sementara kalau ini hanya satu baris kan jadi AC-nya itu dingin banget. Hah. buat pengemudi, AC-nya ini ngebantu even di unit tas kami nih yang bening, yang enggak pakai window yang menolak panas, AC-nya mantap gitu. So, itu kelebihan berikutnya selain ownership ya, ee perawatan yang mudah, mesinnya tangguh ee dia yang fitur dengan AC ini ee varian yang dengan fitur AC itu AC-nya dingin. Buat yang ber apa ya, berpeluh-peluh keringat gitu. ini sangat ngebantu kelebihan berikutnya adalah soal ini, Teman-teman. Saya enggak nyangka kalau fitur bisa menjadi sebuah kelebihan berikutnya selain AC dan power steering ya. Dia sudah dengan immobilizer ya. Apa ya penting sih buat saya karena lebih tenang gitu mobil yang dengan immobilizer itu mestinya mestinya lebih susah untuk dicuri karena membutuhkan enskripsi tersendiri kan yang spesifik gitu. Jadi fitur immobilizer saya bisa bilang adalah kelebihan Suzuki Carry. Ee sebelum saya sampaiin kekurangannya apalagi teman-teman selain tadi beberapa saya sudah sebutin kayak misalnya enggak ada headr gitu ya. Ee ini pajaknya teman-teman ini adalah mobil produksi 2024 dan di sini tertulis PKB-nya 2,278 plus SWD KLLJ gitu ya. Rp143.000 gitu. Nah, kekurangan yang menurut saya lumayan esensial buat Carry dibanding sama Grand Max adalah soal pilihan varian, Teman-teman. Ini hanya 15 sebenarnya itu oke. Itu rentangnya lebar, bisa e irit, bertenaga, dan torsinya pun juga lebih besar tadi saya sudah sebutkan. Tapi kalau di Grand Max, Teman-teman, itu bahkan punya pilihan yang 1,3 1300 cc. itu berdampak sama harga yang eh lumayan jauh selisihnya dibanding sama carry termurah ini. Jadi, Grand Max punya pilihan mesin yang 13 yang mana itu bisa lebih murah. Kemudian eh secara rentang yang sama pun harga Grand Max sedikit lebih murah. Tapi sekali lagi ini harga yang normal ya, belum ditambah diskon-diskon dealer yang spesifik gitu ya. Eh, jadi eh Carry enggak memberi banyak pilihan. Meskipun kita tahu bahwa carie seperti Grand Max itu bisa menjadi apa aja, bisa jadi ee angkot bahkan bisa menjadi mobil box bahkan eh pick up dengan flat deck atau white deck gitu ya. Eh tapi kalau dibanding varian dasarnya eh enggak sebanyak Grand Max. Itu kekurangannya. Teman-teman, sebelum sampai pada akhir ulasannya, saya perlu mention dulu itu sebenarnya ada head unit. Saya lupa tadi mau ngasih tahu ada head unit. Jadi ya enggak garing-garing banget kalau misalnya e topik pembicaraan ee udah ee selesai nih antara si pengemudi sama kneknya gitu ya. Lalu kemudian bannya. bannya itu kecil ternyata 16580 R13 ya. Selama dia sudah memenuhi requirement untuk speed dan load-nya gitu ee okelah ya. Dan dengan ban yang kecil kan sebenarnya me apa ya meringankan ketika mesti ganti ban lebih murah gitu ya. Dan kalau teman-teman masih pengin meng-upgrade dengan roda veleg maupun ban yang lebih besar maksudnya ya akan lebih gampang karena kan ee ini bukan komponen elektronis ya, jadi e mudah melakukannya gitu. Oke. Ee kita bisa simpulkan bahwa kekurangannya mungkin tadi teman-teman ee sudah saya sampaikan bahwa yang paling penting variasi variannya enggak sevariatif dehatsu Grand Max. Bahkan Grand Max ada pilihan mesin yang lain. Sementara ini enggak. Lalu kemudian e tonenya dia juga enggak lebih berat beban yang diangkut gitu ya. Dia ee enggak lebih mampu untuk membawa beban yang lebih berat. Tapi kalau untuk dimensi yang lebih besar ini lebih jago, ini lebih oke. Lalu efisiensi mesinnya pun juga mantap. meskipun itu tergantung sama beban yang diangkut dan apa ya jalan yang dilalui. Kalau banyak tanjakan tentu akan lebih boros. Beban lebih banyak tentu akan lebih boros. Atau kalau banyak ngebut gitu misalnya kayak di tol mulu gitu antar kota yang ngebut mulu ya tentu akan lebih boros gitu. Tapi secara keseluruhan saya lebih ee terkesan sama e kelebihannya lebih banyak teman-teman ya. Dia irit kan kapasitasnya besar terus kemudian ngerautnya gampang ya. Semua hal yang secara prinsip itu dibutuhkan sama pemilik usaha dan mungkin itu juga yang ngebuat penjualannya sampai sekarang ee masih sangat bagus gitu, Teman-teman, Suzuki Carie pickup. Oke, mungkin itu dulu dari saya. Terima kasih teman-teman sudah menonton dan sampai ketemu di video GRD auto berikutnya. Terima kasih.
