INI DIA YANG DITUNGGU! Nintendo Switch 2 Unboxing Indonesia (Mario Kart World Bundle) 2025 (YouTube Video)
Halo, selamat datang kembali di IT Live gua Indra. Di video kali ini gua mau ngajakin kalian semua untuk ngerasain unboxing, experience, dan first impression the new Nintendo Switch 2. Ini adalah portable console generasi terbaru dari Nintendo sebagai penerus dari generasi Nintendo Switch sebelumnya. sebelumnya tuh ada Nintendo Switch OLED, ada Switch Lite, ada juga Switch yang originalnya. Dan menurut gua ya, banyaknya komunitas game Nintendo di luar sana yang bikin barang ini tuh benar-benar dinantikan bangetlah. So, ya sekarang udah di studio cek live barangnya gua excited banget. Jadi, langsung saja yuk kita mulai videonya. Saya Indra. Let's get [Musik] started. So, jadi hari ini tuh tanggal 6 bulan Juni ya gua syuting video ini dan FY aja Nintendo Switch 2 ini baru rilis secara global di tanggal 5 kemarin. Jadi baru selang sehari. Syukur alhamdulillah nih ya kancl udah bisa bikin hands on dan video unboxing-nya untuk kalian dan ini tuh gua syuting jam 12. malam. Jadi itu alasannya kenapa gua syuting sendiri kali ini. Karena biasanya kalau kita bahas pergame-gamean atau Nintendo Switch khususnya itu gua sama yang punya barang biasanya yaitu anak gua si Exel. Halo teman-teman, aku ada fit. Heeh. Aku aku ini yang tasang ini yang itu. Oh gitu yang ini putih. Heeh. Nah, ini yang ini mukin yang ini kotak. Heeh. Nah, ini ini yang ini. Yang ini bisa nyala. Hm. Ya, gitu ya. Baik. Ini yang itu putih-putihnya ini. Yang ini itu bentuk apa? Hah? Ini bentuk TV. Heeh. Iya. Ini ini bentuk colok. Oke. Oke. Cuman ya berhubung ini udah tengah malam, enggak mungkin gua bangunin dia juga. Maybe di video berikutnya gua ajakin deh nanti. Nah, jadi gua pre-order Nintendo Switch 2 ini tuh sebelumnya sama si Studio Ponsel. Thank you so much. Udah grecep langsung tanggal 6-nya di-deliver ke studio i. Buat teman-teman yang mau PO juga di studio ponsel, gua udah sertain linknya di description. Nah, seperti yang kita lihat ini dintendo Switch 2 kayaknya lebih kecil ya. Bentuk dus-nya ini kayak square gitu aja. Di depannya ada tampilan Nintendo Switch 2-nya. Dan ini yang regional Hongkong ya, Guys. Nih di sini juga diprint Hongkong. official product dan Nintendo Switch 2 ini yang bandling dengan Mario Kart World ya kan game yang gua penasaran banget. Mario Kart open world pula ya kan di sebelah kanan kirinya ada tampilan Nintendo Switch-nya docking mode sama handheld mode. Di belakangnya juga ada Nintendo Switch 2 dengan doc terbarunya dia ya. Dan ya sebelum kita buka, gua mau ngomongin dulu soal rilase price si Nintendo Switch 2 ini yang kemarin sempat menjadi kontroversi ya karena semakin ke sini semakin mahal aja gitu rasanya ya kan. Nintendo Switch 2 ini kemarin rilis price-nya itu di 449 US dar. Sebagai perbandingan Nintendo Switch 1 yang OLED version yang dirilis tahun 2021 itu harganya 349 US. Jadi Switch 2 ini 100 lebih mahal dari generasi sebelumnya. Dan kalau kalian perhatiin ya dari generasi sebelumnya lagi yang Switch Lite sama Switch yang original version ini sudah jelas semakin murah gitu. Padahal kalau Switch 2 ini harganya disamain aja kayak Nintendo Switch OLED. Harusnya bakalan lebih diterima lah. Makanya sekarang kita lihat apakah 449 ini worth it ini. Oke, langsung saja kita buka. By the way, sorry ini gua pai satu kamera karena hari ini Satria lagi libur. Ini dadakan banget. Gua juga gak expect kalau datangnya secepat ini. Jadi, ya sudahlah kita unboxing dengan gaya old school saja. Oke, Nintendo Switch 2. Here we go. Ah. Ah. Oh. Oke, penempatannya kayak gini dia sekarang ya. Dan oke, ini tabletnya gede banget sih. Uh, wow. Ini untuk layarnya kita simpan dulu. Lalu di sini ada joycon-nya. Dan ini finishingnya tuh warna hitam gitu ya, Guys. Tetap ada identical switch-nya. Yang joycon sebelah kanannya ada kayak warna koral atau semi orange gitu, sebelah kirinya biru. Itu udah identik Nintendo Switch banget sih. Terus di dalamnya sini ada Oh, oke. Ada semacam kode gitu. Jadi gameennya digital ya. Ini ada kayak kode redeem gitu, ada kodenya. Terus berikutnya ada perkabelan. Oke, ini ada dudukan untuk joycon-nya ya. Yang mana supaya yang enggak tahu di Nintendo Switch 2 Joycon-nya tuh dia bisa kayak mode mouse gitu. Mirip-mirip kayak si Legend Go gitu. Kita dapetin kabel HDMI itu HDMI. Alright, lanjut kita lihat di bagian bawahnya ini kita dapetin. Oke, ini untuk controllernya. Kalau kita pengin dapetin film yang controller. Cuman desainnya nih aneh gitu deh. Karena ini pertama kali Nintendo Switch menggunakan magnet ya, Guys. Jadi tidak ada slot untuk nge-slide si Joycon-nya ini menarik-menarik. Terus kita dapetin adapter sama kabelnya. Karena ini yang region Hongkong, jadi ini yang kakinya tiga ya. Kayak gini ya, Guys. Cukup bulky juga sih untuk sebuah wall charger. Very nice. Terus kita dapat kabel USB C2C-nya. Dan terakhir ini yang gua penasaran juga sih, yaitu adalah docnya, Guys. Kayaknya lebih gede deh dognya. Oke. Wow. Iya, ini gede sih, doknya, ya. Karena switch-nya juga tambah besar sekarang, Guys. Dan di bagian belakangnya dia kayak agak ng-rounded gitu ya. Di depannya juga ada tulisannya Nintendo Switch 2. Terus juga sekarang nih ada dua port USB di bagian belakangnya. Nah, ini kalau dibuka harusnya kita bisa langsung lihat ada ya. Betul. satu HDMI full size sama satu USBC untuk power cable-nya dan ada satu Ethernet atau LAN port nih di sini. Dan desainnya ini unik ya, di bagian bawahnya kayak ada bolong-bolong gitu. Mungkin untuk sirkulasi udara juga. Dan di depan ini ada indikator LED. Ini untuk status nyala matinya Nintendo Switch kita saat kita lagi docking mode. Dan yang gua suka nih full matte ya. Jadi enggak bakal cemong, enggak bakal dekil. Hitem pula warnanya. Sekarang kita lihat dulu nih kayak apa si Joycon-nya ini. Oh, oke. Oke. Dari build quality-nya menurut gua sih ya ini jauh lebih solid feel-nya dibanding Joycon-nya Nintendo Switch sebelumnya. Mau yang versi 1 atau yang OLED version juga. Ini kayak lebih apa ya? Kayak lebih mantap aja gitu untuk analognya. Di sini ukurannya juga lebih besar dan positioning untuk dipad sama Xayb-nya ini menurut gua jauh lebih enak ya posisinya dan feel clicknya tuh enak banget deh. Gua dekatin ke mic bentar ya. Terus kalau gua goyang-goyangin gini tuh enggak terlalu wobel-wobel gitu. Solid banget seriously. Ini analognya. Ini triggernya. Hm. Dan ini dia nih menu utamanya Nintendo Switch 2 mesine-nya ya. Kita buka aja. Ah. Wow. Oke. Gua gak expect segede ini ya. Ini adalah diagonal size baru Nintendo Switch 2 7,9 inch display. Masih LCD belum OLED. Tapi ini udah 120 Hz, udah HDR10. Sekarang coba ya kita pasangin dulu. Nih ada warnanya jadi gampang biru sama biru, orange sama orange. Karena ini adalah kali pertama Nintendo Switch yang menggunakan magnetic untuk Joycon-nya. A. Oke, untuk bukanya ada tombol di sini yang tinggal kita pencet aja. Tuh, dia udah langsung kayak semi ngebuka gitu. Tinggal kita tarik aja. Oh, oke. Dan gua tahu, gua tahu, gua tahu karena Joycon-nya ini sistemnya magnetik, terus di tengahnya ini kayak ada pin konektor kayak gini. Kalian pasti takut dibengkek begini aja patah gitu kan. Ini sekarang kita coba ya. Enggak sih, enggak seberani itu. Dia umurnya baru belum sejam masa langsung gua bengkek. Tapi di sini yang gua rasain dia enggak yang wobel-wobel gitu ya. Dia benar-benar fit perfectly banget. Dan di belakangnya bisa kita lihat nih standnya juga baru ya. Untungnya dia stand-nya nge-fak gini kayak switch yang OLED sebelumnya jadi enggak pincang kanan kiri. Di bagian atasnya ini ada airflow, ada USBC, audio jack 3,5 mm, volume up, volume down, power, dan ada slot game card-nya juga. Di atas sini ada LED indikatornya dan di bawahnya ini ada kayak jaring-jaring untuk airflow, ada USB C lagi, dan lubang yang di sebelah kanan kiri ini adalah speakernya, Guys. Wow. Oke, ini kita udah masuk untuk halaman aktivasinya. Dan buat kalian yang bertanya, karena ini kan region Hongkong ya, apakah bisa pakai bahasa Inggris? Jawabannya ya bisa. Di pengaturan awal ini kita disuruh ngatur bahasa, region, terus lu juga kalau mau transfer dari Switch sebelumnya migrasi gitu ya ke Switch yang baru ini. Jadi ya kayak biasa aja gitu karena kan memang Nintendo Switch itu enggak ada yang official Indonesianya gitu. Ini udah komplit setup-nya. Wah seru banget ini. Ada menu-menu barunya ya. Dan sebagai perbandingan ya, ini Switch 2 2025 dan ini adalah generasi terakhir Nintendo Switch yang OLED version. Dan kalau kita lihat ya untuk layarnya Nintendo Switch yang OLED dia emang lebih tipis gitu ya bezelnya. Sedangkan di Switch 2 layarnya ini masih lumayan agak tebal sih. Cuman harusnya nanti kalau misalnya emang Switch 2 ini ada yang OLED version pasti akan ditipisin untuk baselnya. Oke, di sini udah gua instalin beberapa game-game yang ada di Nintendo Switch anak gua sebelumnya, ya. Dan first impression gua saat gua aktivasi tadi atau dalam beberapa jam terakhir yaitu untuk gripnya. Ini benar-benar feel yang beda banget. Kalau lu saat ini pengguna Nintendo Switch 1 Lite atau OLED version, lu benar-benar kayak lagi megang sebuah konsol baru dari ukuran layar, positioning dipad, joycon, segala macamnya. Dan ya so far menurut gua ini adalah Nintendo Switch paling nyaman ya di tangan gua. Tinggal gua jajanin aksesories casing aja nih. Jadi biar lebih mantap lagi gripnya. Dan pada saat lu masuk ke UI home, si Nintendo Switch-nya ini ya, lu akan ngerasa I mean dari speed-nya ini tuh benar-benar responsif banget gitu. Kayak lebih ngebut jauh dibanding yang generasi OLED terakhir. Dan Switch 2 ini internal storage-nya dia udah dapat yang 256 GB ya. Dan teman-teman bisa nambahin micr SD tapi harus yang Express atau yang ada logo EX-nya itu bisa up to 2 TB. Tapi sumpah dari tadi tuh gua benar-benar salfok banget sama first experience gua dari UI-nya ini aja ya kan? Padahal gua baru ngetes dari tampilan UI home-nya aja. Dan di sini Mario Kart World-nya udah gua redem ya, udah gua download dan ini masih downloading sekitar 1 jaman lagi. Jadi kita tes game lain aja nih. Gua udah pasangin kaset Mario Odyssey. Jadi buat kalian yang nanya bisa enggak Bang Nintendo Switch sebelumnya? Ya bisa. Kalau enggak bisa ya diamuk Nintendo yang ada, ya kan. Dan untuk perbedaan layarnya apakah jauh dibanding OLED? Menurut gua layarnya ini rapat ya, udah serapat-rapatnya dan HDR-nya ini berasa banget. So, buat lu yang sebelumnya pakai Switch OLED, menurut gua enggak akan terlalu ngerasain perubahan yang benar-benar beda banget gitu antara bumi dan langit. Enggak kok, ini tetap bening dan vivit aja gitu untuk warna-warnanya. Untuk perbedaan speknya di Nintendo Switch 2 ini juga RAM-nya udah 12 GB ya, tapi 3 GB-nya itu reserve untuk sistem OS-nya. Lalu untuk CPU-nya juga pakai custom Nvidia processor. Detail spek-nya ini pakai IRM Cortex A78C 8 core CPU. Dan untuk GPU-nya sama nih pakai custom Nvidia ampere prosesor 1536 kuda core, 561 MHz saat lagi kondisi handhal dan 1007 MHz untuk kondisi docking ya. Dan ya, perbedaannya emang benar-benar signifikan banget sih karena di versi sebelumnya di OLED atau yang original switch-nya dia kan CPU dan GPU-nya pakai custom Nvidia juga tapi yang tegra processor dan 256 kuda core kalau yang di Switch 2 ini pakai 1536 kuda core. Jadi untuk game-game yang mungkin sebelumnya lu rasain di Switch OLED atau Switch Light atau Switch yang OG version-nya itu ng-lag-ngelag, gua bisa jamin sih kalau di Switch 2 ini bakalan bisa kelibas habis karena emang target dari Nintendonya juga mereka mau semua game itu bisa jalan minimal di 60 fps. Bahkan kemarin Fortnite juga baru announce kalau sudah masuk ke Nintendo Switch 2 ini juga gitu. dan masih ada banyak game-game triple A lainnya yang coming soon bakal hadir di Nintendo Switch 2 ini. Jadi, dalam arti lain Switch 2 ini benar-benar udah siap banget bertarung sama portable gaming handheld console di luar sana, Legion Go atau MS i Clow, ROG Ali dan lain-lainnya. Dan tentunya menurut gua ya, power dari Nintendo Switch ini sendiri adalah eksklusivitas game-gameennya kayak franchise Mario, terus ya game-game lainnya yang memang mostly lebih asik atau lebih enak dimainin tuh di Nintendo Switch gitu. Walaupun lu bisa mainin dengan cara-cara tertentu itu yang enggak bisa gua sebut, tapi tetap aja lu benar-benar dapetin experience yang beda ketika lu mainin langsung di Nintendo Switch. Apalagi game-game party yang bisa dimainin dua player, 3 player, 4 player atau game eksklusif kayak Zelda dan lain-lainnya lah. Oke, ini kita close dulu dan gua mau ngetes yang Mario Kart World. Oke, ini masih downloading ya. Kayaknya untuk Mario Kart World ini akan gua bikin video beda ya. Gua kayaknya enggak tega juga kalau main sendirian tanpa anak gua. Karena si Excel pasti bakalan senang banget mainin Mario Kart terbaru di Nintendo Switch 2 ini. Jadi, ya ditunggu aja untuk video berikutnya. Sekalian nanti gua jajanin beberapa aksesoris-aksesoris. Dan ada satu hal yang gua pengen coba nih sebenarnya yaitu untuk di controllernya nih. How to use mouse controller. Kita tes dulu aja di sini. Disuruh pasang Joycon strap-nya dulu. Oke, ini gua akan copot dulu sebelah kanan sama sebelah kirinya. Habis itu strapnya tinggal kita pasang aja nih kayak gini, Guys. Dia udah ada lock mechanism-nya gitu di atas. Nah, kayak gitu. Terus satu lagi yang sebelah kiri atau yang warna birunya. Nah, udah deh. Yeay. Sekarang ada kursornya tuh, Guys. Untuk kliknya bisa pakai trigger yang ini ya, Guys. Sebelah kiri juga bisa. Dan kalau kalian lihat untuk joycon-nya nih, bisa buat scroll-scroll juga ya. Jadi, ya gua penasaran juga sih mainin game-game FPS kalau pakai mouse control di Nintendo Switch 2 ini kayak gimana. So, ya banyak hal yang harus kita kulik-kulik lagi untuk Nintendo Switch 2 ini. Dan untuk kesimpulan sementara ini ya sejauh ini walaupun gua enggak pengen nyimpulin earlier sebenarnya tapi menurut gua i kalau lu saat ini pengguna Nintendo Switch dari generasi 1 ya apalagi gua jamin sih gua yakin lu bakal ngerasain benar-benar perubahan yang begitu signifikan baik dari performa maupun design fill grip experience positioning depad joycon dan sebagainya kayak benar-benar megang sebuah konsol baru lah gua kenapa bilang kayak gini karena gua udah ngikut ikutin Nintendo Switch itu dari yang generasi pertama 2017 lalu yang light, lalu yang terakhir itu yang OLED dan gua enggak ngerasain perubahan yang sesignifikan kayak di Nintendo Switch 2 ini. Dan menurut gua kekurangannya cuma satu sih ya soal harganya itu aja sih. Menurut gua 449 tuh ah bukan Nintendo Switch banget gitu harganya. Nanti ada Nintendo Switch 2 OLED atau Nintendo Switch 3 harganya udah bisa nyaingin atau 111 kayak Legion Go atau ROG Ali PS5 nanti ujung-ujungnya mendingan rakit PC Bang gitu. Itu aja sih sebenarnya selebihnya menurut gua udah oke banget kalau lu ada budgetnya di 449 untuk yang polosan dan 499 untuk yang bundling Mario Kart World. Silakan disesuaikan aja sama budget kalian. So, ya mungkin segitu dulu aja untuk first impression kali ya. quick review dan unboxing Nintendo Switch 2 ini di tahun 2025. Ya, gua senang banget karena ya bisa dibilang ini hampir sesuai ekspektasi gua lah. Dan ya sekali lagi untuk yang mau pre-order silakan ke Studio Ponsel tuh gua kemarin soalnya preorder sama dia. Gua sertain juga linknya di description. Like and share this video. Semoga video ini membantu kalian yang maybe saat ini lagi nyari-nyari informasi soal Nintendo Switch 2 di tahun 2025 ini. Subscribe untuk menantikan video-video lain dari Eck Live. Thank you guys for watching. Saya Indra. Until next time, goodbye.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...

















