Ini Mobil Imut Banget, Pasti Cocok Buat Kamu (YouTube Video)
Halo teman-teman, selamat datang lagi di channel GRD Auto. GWM Ora 03 merupakan mobil listrik pertama dari Great Wall Motors ya. yang jual tank ee yang jual hafal ya, tapi ee sekarang lebih dikenal sebagai brandnya tank. Ini punya mobil listrik yang menurut saya itu imut banget kelihatannya ya. Cocok buat daily, terus e tampilannya stylish ya. Dan sekarang kita mau kulik nih apa saja sih kelebihannya si Ora 03 yang membuat kamu pengen bawa dia jadi mobil daily. Ini dia ulasannya. [Musik] Dan alasan pertama kenapa teman-teman pengen bawa mobil ini daily adalah dari desainnya. Stylish, imut, dan memang seperti kucing kalau kita ya kasih benang merah dikit ya. Jadi ora 03 itu sebelumnya disebut sebagai ora Goodcat ya. Dan estetikanya itu kayak kucing gitu. Ngelihat dari silwenya, ngelihat dari mukanya dengan ee lampu bulat dua yang dengan mata besarnya itu ya. Kalau mau dibilang mirip Volkswagen bisa, mau dibilang mirip e Porsche bisa. Kenapa? Karena ya mobil ini didesain oleh mantan desainer Porsche ya, Teman-teman. Jadi ya apa ya lekukannya tuh banyak retronya banyak imutnya apalagi ngelihat emblemnya gitu ya emblem ora gitu dia kayak mata anime padahal itu t seru ya. Oke kita ke samping. Nah ini bisa kelihatan ya ee warnanya putih dicampur ee atap hitam jadi ee sudah e intune dengan tren sekarang dengan warna twoon ya. Dan peleknya lihat ini juga imut ya, kayak klasik gitu, kayak pel klasik gitu ya. Memang kesannya adalah retro dan memang apa ya keren gitu, stylish. Nah, kalau ngelihat ke belakang ini desainnya seperti hatchback biasa aja ya. Malah e saya ngelihatnya kayak Nissan Lift tapi dengan finishing yang lebih proper dan lebih imut gitu ya dengan eh light bar ketimbang yang turun ke bawah situ. Nanlift generasi pertama ya, bukan generasi kedua. Generasi pertama ini Ora 03 di bagian belakang itu mirip gitu. Jadi ya menurut saya sih dari samping ke depan gitu ya retronya kerasa tapi pas ngelihat ke belakang nih kayak hmm generik banget gitu. Oke, kita lihat di ee bagasinya. Dan btw, kalau misalnya si pintu bagasinya ini dibuka, lampu rem yang bawah sini yang nyala. Jadi, ee ini kalau misalnya ditutup ini nyala, tapi kalau dibuka yang bawah yang nyala gitu. Oke, ini bagasinya memang enggak terlalu besar ya, tapi dari segi space gitu ya, ini masih muat untuk koper yang lumayan besar dan dapat privacy juga jadi e ketutup. Plus dia dapat kayak ada gantungan juga di sampingnya dan ini bisa dilipat rata 6040. Jadi bisa lebih lega kalau ngelihat ke bawahnya. Ya, enggak ada ban sereap, adanya charger, terus ada ti eh apa namanya? Tay mobility kit, terus ada space bisa mau dimasukin apa kamera gitu. Ini contoh aja ya kameranya ya gitu. Sekarang kita masuk ke interior dari GWM Ora 03. Dan memang si Goodcat ini punya finishing yang menurut saya sih bagus ya. Kualitas plastiknya tuh juga bagus, terus presisi dan juga ini kulitnya juga ya ada bel di depan itu dari e instrumen dari sistemnya ya. Dan oke lanjut. Ini leathernya juga enak buat dipegang. Terus ada armpress juga di baris kedua. Dan dari space itu ini mewah banget. lebih dari 10 jari ya, kira-kira berapa nih? 2 apa 13 jari untuk posisi mengemudi saya. Jadi duduknya ini enak nih di sini nih ya. Memang enggak se enak atau sesempurna itu ya karena e lantainya tinggi jadi agak naik juga ininya apa namanya ee pahanya. Jadi mungkin beberapa agak kurang nyaman, tapi menurut saya nih ini jadi salah satu hatchback listrik ternyaman yang ada di e pasaran saat ini. Terus amenities-nya juga udah dapat charger, udah dapat tempat buat naruh barang di sini. Di balik ee jok penumpang juga ada, terus juga di pintu juga ada. Tadi udah kita e sebut arm rest, di sini udah ada cup holdernya juga. Jadi ya lumayanlah. Apalagi dengan atap ini nih udah dapat panoramic sunroof juga. Jadi kelihatannya lebih lega gitu. Sekarang kita lihat ke depan untuk ngecek apa aja fiturnya. Let's go. Oke, kita pindah ke depan dan di sini langsung kelihatan ada tempat buat HP ya. Oke, kita pindahin dulu satu. Oke, kita bahas sisain dulu dan ini menurut saya sih ee pas dengan apa ya tema retro feure-nya si Ora 03 ya. Retronya itu kerasnya dari setirnya. Ini setirnya itu mengingatkan saya dengan setir VW yang lama yang dual spoke itu. Jadi ee spoknya itu cuma di sini doang. Terus di tengahnya itu ya ya udah bulat gitu. Cuma kalau di sini kan pasti ada tombol-tombol setirnya. Nah, bawahnya itu lowong enggak ada tri spok yang di bawah sini. Jadi kerasanya tuh e bisa nyetir gini begini gini. Tapi jangan ya begini. Oke. Ee antar mukanya layar dua-duanya memang bukan yang paling canggih di kelasnya karena ee di rival-nya itu mungkin udah ngasih e layar yang lebih bagus. Kalau ini masih cenderung yang lebih simpel tapi sudah sangat informatif. Udah dapat ee konsumsi listrik, sudah dapat informasi ADAS, range, semuanya di sini. Terus juga head unitnya juga sudah e memiliki banyak fitur ya. Ada Apple CarPlay, Android Auto, terus vehicle settings, dan mode juga bisa di-setting di sini semuanya. Tapi yang perlu saya highlight dari fitur yang ada di dashboard ini dan juga di interior ini adalah bagaimana GWM itu memberikan kesan yang tidak intrusif di sini nih. Control AC semuanya masih bentukannya tuh imut ya kayak eh switch knop klasic gitu. Tapi yang begini nih yang dicari ini yang ee memberikan kita sense of apa ya ee manual analog gitu. Jadi ee kerasa gitu ketimbang kita harus mencet-mencet di layar, terus juga di ee setirnya, lalu di sampingnya ini ada ada beberapa tombol yang bisa langsung diakses, termasuk untuk mode berkendara dan untuk mematikan mobil itu masih kelihatan. Jadi, enggak ribet gitu untuk memiliki mobil ini, untuk menggunakan mobil ini. Itu enggak ribet pun juga fiturnya itu banyak yang membantu ya. Udah ada wireless charger, ada sport mode, eh ada tadi Apple CarPlay Android Auto, terus juga udah dapat ADAS Advance D Assistant Systems, ya. Ya, yang paling notably adalah e dia udah dapat adaptive cruise control dan juga dia udah dapat forward collision, warning dan breaking juga. Land keeping assist juga udah meskipun dia enggak ada blind spot monitoring ya. Jadi eh di satu sisi enggak ada blind spot, tapi di sisi lain itu sudah membuat kita nyaman berkendara gitu. Terus apaagi ya? Oh iya, ini kontrol untuk panoramicnya di sini ya. Dan bisa dibuka juga acaknya. Wah. So, overall ee dari segi fitur menurut saya di Ora 03 itu eh sudah intune dengan tren sekarang mobil listrik. Ee tapi di sisi lain memang ee masih ada beberapa yang kerasa outdated ya. Mungkin ee GWM bisa segera upgrade. Tapi untuk bagian yang ini nih, please jangan dihilangin ya. Sebelum kita lanjut, kayaknya enak nih kalau ngecas dulu ya. Soalnya baterainya ini udah tinggal dikit. Ya udah kita gas aja ya. Jadi orang 03 itu harganya Rp379 juta, tapi dengan e promoas kemarin itu harganya sempat di Rp369 juta. Dan dengan harga tersebut, mobil ini itu sudah dapat baterai yang cukup jauh jarak tumbuhnya 400 km tepatnya ee dengan baterai 47,8 kWh LFP. Dan kalau misalnya itu masih kurang, tenang aja. Ora 03 itu dambatkan eh charger CCS2. Jadi portnya udah kompatibel dengan jaringan eh charger yang sudah terbangun di Indonesia, entah itu PLN ataupun ee swasta. Dan kebetulan nih di dekat kantor dan juga di dekat rumah saya ada mesin charger CCS2 ini 60 kW dan dengan capacity yang sudah mencapai 69 kW untuk orang 03 dia sudah memakai sekitar 90%. Jadi harusnya pengecasan itu cepat ya. Klaimnya sih 30 sampai 80% itu di ee 30 menit. Kita langsung kees saja ya. Oke, sekarang sudah dicas berarti sudah aman. Dan ini kita akan lanjut membahas Ora 03. Tapi kira-kira dari mana ya? Dari kenyamanan dulu apa dari performa dulu gitu kan? Kayaknya dari kenyamanan dulu deh kayaknya. Dari kenyamanan dulu. Soalnya ee mobil ini memang didestin untuk daily yang stylish. Kenyamanannya itu menurut saya memuaskan banget. Joknya empuk gitu ya. Terus dari segi handlingnya itu tidak tergorbankan meskipun dengan bantingan yang empuk. Kenapa? Karena mobil listrik Tiongkok rata-rata punya suspensi itu yang empuk banget, empuk punyoy gitu. Jadi kalau ketika ketemu apa namanya? Ketemu speed bum atau speed trap gitu kan, itu rasanya tuh benar-benar kayak di ditrika gitu loh. Dan di sini juga sama e rasanya memang empuk-empuk nyoi. Tapi empukpuknya itu enggak terlalu nyoi gitu karena masih bisa memberikan handling yang stabil. Jadi balance gitu terasanya ya, kenyamanannya. Jadi enggak enggak terlalu enggak terlalu empuk, tapi masih bisa misalnya kalau kita menikung yang lebih cepat gitu ya, dia masih bisa stabil dan of course enggak bikin mual gitu. Itu dari handling kenyamanan dari suspensi. Kalau kenyamanan lainnya yang mesti kita sebut adalah dari segi ee kekedapan kabin ini bagus banget. Saya puas banget dengan kedapan kabin mobil ini karena ketika jendela ini ditutup, duh rasanya kayak benar-benar di ee ruangan yang private gitu ya, benar-benar kedap. Bahkan suara motor yang e biasanya seliweran di luar itu juga benar-benar ter ee terendam dengan baik gitu. Wow. Peredaman suspensinya oke, peredaman suaranya oke. Dari handling oke. Meskipun bukan yang paling tajam tapi oke tetap. Sekarang kita ke performa. Nah, dari performa kita harus ngomongin spesifikasinya dulu. Motor listriknya ada satu e dan itu ada di depan. penggerak roda depan ya. Tenaganya cuma 105 kW atau 141 dk dan torsinya di 210 Nm. Bukan yang paling kencang, bukan yang paling bertenaga karena ada dolphin. Dolphin itu ee bisa sampai 310 Nm torsinya dan sampai tenaganya sampai 150 kW tu DK ya. Jadi udah kalah sih kalau dari e tenaga sama dolphin. Tapi meskipun dengan motor listrik yang cuma 210 Nm tersebut, h akselerasinya masih wow masih laju. Masih laju, Guys. Ini masih bisa mencatatkan 0 ke 100 dalam waktu 8,7 detik. 8,7 detik itu kencang loh untuk sebuah mobil listrik yang e didesin untuk mobil daily gitu ya. Itu kencang loh. Apalagi dengan dibantu dengan pengereman yang sangat baik ya dari status ke nolnya sampai 39 m doang sekitar 39 m. Terus juga dia didukung oleh ban yang mpuni GT GT Comfort E 225 V1 dan bannya juga enggak terlalu bising. Ini yang oke gitu. Oke, dari segi performa dia akselerasinya mantap. Bagaimana dengan konsumsi BBM? Eh, BBM lagi konsumsi listrik, maaf. Konsumsi listrik ya. Jadi ee di Ora 03 ini saya agak kaget juga nih. Konsumsi listriknya tuh irit banget untuk di ee dalam kota maupun di ee rute luar kota. Di dalam kota dia mencatatkan ee 9,2 km/KWh. Sementara di luar kota itu di 10,8 km/KWh. Wow. Itu adalah angka yang cukup itu ya cukup mengagumkan gitu ya. Karena ee balik lagi ini mobil daily gitu ya. Jadi dengan angka 10 km/ kWH itu udah irit banget. Memang untuk di rute tol dia standar ya 6,8 km/ kWh ya karena di rute tol listriknya kepakai terus makanya jadi ee enggak sempat untuk regen juga. Jadi, ya hasil enggak seirit itu. Tapi dengan catatan konsumsi listrik tersebut dan juga baterai yang mampu memberikan jarak tempuh 400 km itu udah sangat oke dan sangat menenangkan untuk saya yang ee atau mungkin yang lainnya ee memakai ini untuk jadi daily gitu. Lanjut ke satu hal yang menurut saya bagus dan jeleknya ketika mengemudi Ora 03 itu adalah bagus ya dia dapat ADAS banyak udah dapat adaptive cruise control udah dapat kamera 360 lengkap dengan eh car was mode dengan carwash mode juga tapi yang jeleknya itu adalah rotary dial ini. Motard dial ini buat ganti mode gigi ya, RND kan fungsinya kayak volume button eh volume knop lah volume knob gitu. Jadi kayak kalau diputar-putar ya enggak ada rasanya gitu. Jadi kita enggak enggak tahu gitu apakah si gigi R atau gigi N atau gigi D itu udah masuk belum. Ya itu yang saya rasain ketika parkir gitu dia saya masukin ke R atau ke D. dia malah kayak ini masih di R loh padahal udah diputar-putar gitu. Mungkin GWM bisa update kali ya ini di rotary dial-nya ini. Moga aja bisa ada rasanya gitu, ada feedback-nya gitu kalau udah di R atau di N atau di D gitu. Overall mobil ini saya kasih dua jempol untuk akselerasi performa dan juga konsumsi listrik gitu. Oke, sebagai penutup saya mau recap eh kenapa 03 tuh cocok untuk dipakai daily ya. Pertama dari kenyamanannya dia oke, ee suspensinya empuk, buat e nikung juga masih tetap e bisa memberikan apa mengakomodir itu ya. Dia masih stabil, terus dari konsumsi listriknya juga irit. dan juga akselerasinya juga kencang. Jadi, Teman-teman enggak apa namanya enggak kehilangan banyak itu. Padahal ini mobil harganya Rp369 juta loh. Menurut saya itu sangat menarik harganya. Mungkin harganya bisa lebih lama dari eh September atau Oktober mungkin bisa sampai tahun depan gitu ya. Karena ee kalau ngelihat dari peta persaingan mobil listrik sekarang semakin menarik, harganya juga makin banyak yang ee bisa lebih murah gitu ya. Tapi menurut saya ee GWM itu ngasih harga itu pas gitu ya dan pasnya itu menarik gitu. Cuma di Eropa, di Tiongkok mobil ini udah dapat update dan update-nya lumayan banyak ya. Jadi saya berharap Mob apa namanya GWM itu mendatangkan versi update-nya ke Indonesia secara segera ya mungkin berbarengan dengan versi CKD nya di Indonesia gitu. Itu aja dari saya. Terima kasih sudah menonton video ini dan sampai ketemu di video berikutnya ya. Dadah.
