Jungkat

Ini Penantang POCO F7‼️ iQOO Neo 10 (YouTube Video)

  • 04/06/2025

Ikiko bikin heboh lagi. Bayangin HP dengan skor R juta, baterai 7000 mAh, ada chip gaming flagship tapi harga mulai dari R jutaan. Icon Eu 10 ini beneran mau ngerusak pasar atau cuma gimmik doang? Kira-kira bagian mana yang dikorbanin? Yuk, kita bahas. Impresi gua sama HP ini lumayan mirip sama IQ 13 ya. Cuma enggak ada lampu ajep-ajepnya aja di kamera modul. Mungkin Ikik sadar kalau enggak semua gamer suka punya HP berkedok diskoti keliling. Buat material back sama frame-nya dari polikarbonat yang matte finish jadi lebih minim sidik jari. Dan lumayan demen sih gua lihat begnya karena kalau kena cahaya kayak ada shiny-shiny gitu. Untuk case-nya sendiri standar aja elastis warna hitem tapi di keempat sisinya ada tonjolan dikit. Jaga-jaga kalau HP-nya jatuh tengkurep ada penahan. Di sebelah kanan HP ini ada volume dan power button. Di sebelah kiri kosong. Di atas ada lubang speaker sama mic. Sedangkan di bawah ada lubang speaker lagi, port, mic, dan dual sim slot card yang gak bisa tambah memori. Lanjut kita ke bagian depan yang punya layar 6,78 inch dengan basel yang lumayan tipis lah ya. Tapi enggak gitu simetris di bagian dagu. Bt kalau kalian ngerasa bezelnya tebal, kemungkinan karena frame HP-nya yang warna hitam juga jadi nyaru. Kalau frame-nya warna terang harusnya kelihatan lebih tipis sih. Terakhir buat feel genggam agak sedikit lebar dari HP kebanyakan tapi dikit aja bedanya. Cuma cukup nyaman ya karena di bagian belakang ada sedikit lengkungan yang ketebalannya pun masih oke di 8,09 mili dengan berat 206 gr. Nah, lanjut kita ke spesifikasi. Mulai dari layarnya yang punya ukuran 6,78 inch, beda tipis dengan IQ 13 di 6,82 inch. Reverse rate 144 Hz dengan tingkat keceraan yang cukup tinggi, 5.00 HDR peak, dan 2000 HBM. Pas gua lihat di outdoor gini sih cukup jelas. Nah, selanjutnya mari kita ke poin salah satu bintang di HP ini, yaitu chipsetnya yang pakai Snapdragon 8S Jen4 penerus dari 8S Gen 3 yang mana secara skor Antutu meningkat cukup jauh tuh dari sekitar 1,2 juta loncat ke R juta. Wah, berasa kayak udah kenaikan gaji aja ya. Mungkin bisa dibilang setara atau mendekati Snapdragon 8 gen 3 atau kalau di MediaTek ada di Diamond City 9300 plus yang mana sama-sama di kisaran R juta tuh. Loh, Bang, kok ada Sragon Jen 4 sih? Bukannya jadi Snapdragon 8S Elite? Nah, kalau menurut ilmu sotoi gua, karena CPU di 8S4 ini enggak pakai Orion CPU ya, yang dipakai di 8 elite. Jadi buat yang enggak nyambung apa itu Orion beserta komplotan-komplotannya, gua udah sempat jelasin tentang Snapdragon 8 Elite di video ini. Cus ke sana. Tapi berita baiknya secara GPU 8S4 ini pakai arsitektur yang sama dengan GPU-nya 8 elite. Makanya kalau kita perhatiin, skor GPU-nya termakuk tinggi tuh. Dan kita mesti kasih jempol buat IKU yang lagi-lagi jadi yang pertama buat chipset baru dari Qualcom. Enggak salah sih, mereka cukup PD bikin hashag always the first. Terus dia juga udah pakai LPDDR 5X Ultra yang harusnya lebih jos dari LPDDR 5X biasa. UFS 4.1 dan ke tamambahan satu chip lagi yaitu super computing chip Q1. Chip sama yang dipakai flagship-nya IQ 12. Kalau IQ 13 terbaru udah pakai yang Q2 tuh yang gunanya buat bikin pengalaman gaming lebih mulus sampai bisa dipush ke 144 FPS dengan gambar yang lebih detail. Ini gua sempat cobain langsung dan terbukti ya pas saat kita nyalain game frame interpolation-nya on, keduanya gua slowo dan terlihat gambarnya lebih mulus dari yang gak dinyalain. Cuman kalau kelamaan aktif suhunya bakal meningkat sih dan harusnya lebih memakan daya juga. Untuk performance gaming lebih lanjutnya sabar ya nanti kita hajar Gchin Impact dan Wering Wave settingan mentok rata ke kanan. Terus satu lagi dari sisi cooling juga cukup tinggi. Punya luas area vaper chamber-nya 7.000 mm² sama luasnya kayak IQ 13. Gila sih banyak teknologi di flagship-nya yang dibawa ke HP ini. Lanjut kita ke baterai yang enggak tanggung-tanggung kasih 7000 mAh. Masih pakai teknologi Blue Fortery, tapi sekarang udah generasi ketiga. 120 wat flash charge yang diklaim bisa penuh ke 100% dalam 36 menit. Habis itu yang butuh dikasih jempol juga adalah support bypass charging ya. Benar-benar manjain gamer banget nih. Habis itu kalau ngomongin kamera enggak bisa dibilang spesial sih. 50 megapel lensa utama berois dengan 8 megapel ultrawide dan selfie-nya 32 megap. Untuk spek lainnya, HP ini udah HP 5G, dua stereo speaker IP68 NFC multifunction dengan heptic feedback yang cukup solid sih. Bukan getaran yang nyebar atau lemah gitu. Buat software-nya koreksi kalau salah ya. punya dukungan tiga kali Android dan 4 tahun security. Pakai Ftou OS1, Android 15. Yang enggak usah gua jelasin lagi bisa apa aja, bisa langsung cus nonton video ini. Paling gua nanti bakal senggol AI-nya dikit di bagian kamera. Terakhir, HP ini juga punya saudara yaitu IQ Z10 yang mana gua bakal mendedikasikan hidup gua seharian atau lebih dari sehari kali buat habisin baterai 7.300 mAh hanya dari 100 sampai 0. Jadi kalau kalian kepo apakah Z10 ini bisa jadi monster baterai di 2025, langsung subscribe biar enggak ketinggalan. Oke, paling sekilas aja buat teman-teman yang kepo apa aja perbedaannya di antara kedua HP ini. Gua jabarin secara spek nih. Mulai dari layar yang terpaut 0,01 inch, terus refresh rate-nya juga beda. Habis itu buat chipset beda level ya. Yang satu kepala dan satu lagi 7uh. Ngaruh juga di LPDDR dan UFS. Terus di Z10 ini gak ada tambahan chip Q1, tapi baterainya lebih gede dikit 300 mAh dengan charging beda 30 wat. Kalau dari sisi kamera bedanya Z10 ini enggak ada lensa ultrawide diganti sama 2 megapel boke dengan speaker mono. Terus untuk harga dari bocoran yang gua dapat yang satu itu di R jutaan dan satu lagi Rp3 jutaan. Nanti kita lanjut bahas harga di belakang ya. Hmm kayaknya udah sih itu aja buat lengkapnya. Sabar ya videonya lagi dimasak. kasih tahu gua dengan live video ini kalau emang tungguin. Thank you. Oke, sebelum kita tahu seberapa puas HP ini kalau buat nge-game berat, mari kita kepoin kameranya bentar yang punya resolusi sampai 4K60 kamera belakang. Dan buat kamera depannya juga bisa loh. Cuman sayangnya stabilisasi cukup bergejolak nih. Dan gue juga udah sempat coba yang 1080p30 sama guys. Kayaknya HP IQ kamera depannya gini semua deh. Mungkin mereka mikir gamer dan vlogger itu dua manusia beda yang enggak bisa disatukan. Terus gua lupa di IQ 13 bisa atau enggak, tapi di HP ini bisa pindah lensa depan belakang saat recordingnya. Mantap sih walaupun cuman terbatas di resolusi 1080p30 aja sama kayak video ultrawide-nya yang cuma bisa rekam di resolusi itu. Untuk kualitas videonya udah termakud oke, kecuali di lensa white-nya gua berasa tipis-tipis ada kedutan. Kalau buat fotonya sih udah termakud baik. Yang karakter warnanya kalian bisa tentuin sendiri ada vivit, texture atau natural. Cuman kalau buat ultrawide-nya emang secara detail berkurang dan cenderung lebih gelap. Overall buat kameranya oke aja sih. Enggak jelek tapi gak yang spesial. Paling yang bikin greget video stabilisasinya aja tadi. Habis itu kalau ngomongin AI untuk yang basic-basic ada ya kayak AI image expander yang bisa generate gambar di sekelilingnya. Terus AI EAS buat hilangin objek atau orang. Habis itu ini nih yang kayaknya baru di Fou Cos. bisa tahan objek di suatu foto terus kita gedein atau pindahin objeknya, habis itu bakal digenerate. Hasilnya cukup oke sih buat yang simpel-simpel. Kalau udah terlalu kompleks, kadang ada aja aneh-anehnya atau keluar tulisan feature unavailable gitu. Selain AI di galeri, HP ini juga ada Circle to search, Gemini. Terus kalau ke AI Notes bisa lakuin beberapa hal di sini. Untuk recording-nya juga bisa dianskript jadi teks plus diringkasin dan lain sebagainya. Oke, buat game langsung aja kita tes Git Impact high 60 fps yang hasilnya dapat FPS rata-rata hampir sempurna di 59 FPS ya. Suhunya pun sebenarnya tergolong aman di 43,4 derajat. Panas tapi masih wajar. Total gua main selama 20 menitan dan baterai berkurang cukup hemat sih di 8%. Oh ya, sebelum kita ke tes yang lebih berat lagi wood dring wave, mari kepoin dikit tentang gaming mod-nya yang ada di sini. di mana untuk menu pertama paling atas dia itu ada informasi performance kayak CPU, GPU, durasi, FPS sama baterai. Kalau mau ganti mode performance ada di sini nih. Terus ada refresh rate, jaringan dan sampling rate. Nah, yang menarik menu di bawahnya yang banyak banget dan gua rasa kalian udah familiar sih. Jadi, gua sebutin yang menarik-menarik aja kayak 4D Gaming Vibration yang mana getarannya bisa ngikutin gerakan si karakter game biasanya pas lagi keluarin jurus. Habis itu ada game Super resolution yang bisa ningkatin kualitas gambar. Ada motion control yang mana saat kita goyangin HP-nya nanti bisa tap ke layar yang udah kita set. Misalnya saat gua goyangin ke atas karakternya bakal loncat tuh. Habis itu ada game interpolation yang tadi gua sempat jelasin dan enggak kalah penting bypass charging. Paling udah sih itu aja mode-modenya. Nah, kalau mau nge-game sambil WhatsApp atau IG-nya bisa pilih icon di bawah sini buat jadi pop up window. Terakhir, lanjut kita ke tes game yang lebih berat lagi, yaitu Wooding Wave dengan settingan rata kanan. Dapat FPS yang bisa dibilang baik juga ya, di 49,4 FPS. Buat suhunya lebih tinggi dari sebelumnya sekitar 45 derajat dengan baterai berkurang 8% juga selama 20 menit main. Overall, performance game di HP ini sih enggak kaleng-kaleng. Dua game berat tadi bisa dilibas dengan baik. mungkin kebantu sama chipset gaming tambahan Q1 tadi. Terus cooling system yang luas 7000 mm² dan baterai 7000 mAh. Mantap. Dan buat yang masih awam sama IQ ini, dia itu brand dari Vivo yang berfokus sama performance, datang dari pabrik yang sama dan juga layanan after sales-nya. Oke, kalau buat varian dan harga, pas video ini gua bikin enggak ada informasi resminya. Tapi kalau mengacu kebocoran harga di sini, IQ 10 ini bakal punya dua warna, orange sama hitem dengan tiga varian. Harganya mulai dari 5,7 sampai 7,1 juta yang mana dengan harga segitu masih cukup bersaing dari spek dan kemampuan yang diberikan ya. Terutama buat yang 512 gig di harga R7 juta itu bakal saingan berat sama Poco F7 Pro. Kira-kira kalian ada di tim mana nih, Guys? Yuk, kasih tahu di komen ya. Sekalian pengen tahu fanboy mana yang lebih kuat? Peace

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Poco F7

POCO F7 adalah smartphone yang sudah dipasarkan resmi di Indonesia dan ditempatkan sebagai model yang menonjolkan performa tinggi. Perangkat ini memakai platform Snapdragon 8s Gen 4 dengan proses manufaktur TSMC 4 nm. Konfigurasi CPU-nya octa-core dengan kecepatan hingga 3.21 GHz, dan GPU yang digunakan adalah Adreno 825. Untuk kebutuhan AI,...