Ini rasanya pake Samsung Galaxy S26 Ultra (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wasalatu wasalam ala rasulillah. Barengan sama Nobu di sini. E harus saya state di depan. Ini bukan video review, ini kayak video sharing-sharing aja experience menggunakan Samsung Galaxy S26 Ultra selama kurang lebih 1 pekan atau 7 hari. Dan ada tiga hal yang saya rasa itu membuat handphone ini masih menarik untuk dijajal dan bahkan mungkin untuk dibeli. Ya, ada tanda bintang sih untuk masalah dibelinya. Jadi, yuk mari kita obrolin. Yang pertama adalah masalah harga. Loh, harganya kan lumayan FK. Iya, tapi kan itu harga rilis resmi atau SRP. Kalau kita coba ngelihat ke harga marketplace, misalkan saya nemu nih di marketplace orange Shopee, harganya 21,5. Ini untuk yang varian 512. Saya sambil screen record. Oke, ini udah keluar keyword-nya Samsung Galaxy S26 Ultra. Terus ee kita tinggal cek aja di dua top atas yang saya bisa temuin itu ada dari satu buah toko. Lokasinya di mana nih? Ee mana sih? Di Jakarta Pusat. Dia harganya 21 R8.000. Pakai voucher yang saya pegang ini. Violet 512 dari harga asli Rp23 juta. Di itu pun dia sudah ngejual di bawah SRP sebenarnya. pakai voucher lebih murah lagi. Kalau mau yang 1 TB kita coba lihat harganya ada di 24688. Ini bahkan harganya jauh di bawah varian 512-nya yang 27499 ya. Ini menarik. Nah, kalau misalnya lagi mau browsing atau kita cari-cari lagi ketemu nih ada yang 2099. [tertawa] ini enggak tahu deh barangnya banyak apa enggak, tapi dia punya barangnya dan ee ini 512. Jadi, ya sebenarnya kalau misalnya mau nyari masih bisa ketemu ee Samsung Galaxy S26 Ultra dengan harga yang lebih di bawah SRP, promonya pun masih dapat double storage-nya. There we go. Mungkin benefit lain kayak voucher atau yang lain-lainnya enggak ada, tapi setidaknya double storage-nya masih bisa diraih. Nah, alasan kedua setelah saya pakai hari-hari itu adalah masalah privacy display-nya. Ngerti untuk beberapa orang ini gimik dan ngerti e kalau misalnya ada konscern-konsern tersendiri. Kalau untuk masalah ketajaman saya enggak ngerasa gimana-gimana. Em kayaknya masih oke-oke aja. Tapi itu mata saya agak kicap juga. Kalau untuk masalah apa namanya? Terangnya dari layar. Iya. Emang dia jadi lebih redup ya. Yang pasti kalau menggunakan antigores yang kayak saya pakai sekarang yang mat itu emang akan sangat mengorbankan masalah yang pertama kontras. Terus juga masalah kecerahan emang akan sedikit berkurang. Jadi catatannya kalau ingin ee aktif menggunakan privacy display roman-romannya gunakan antigores yang clear. Kalau enggak mau keganggu dengan refleksi gunakan antigores yang clear tapi anti reflektif. Samsung punya. Terus juga beberapa brand lain itu punya walaupun refleksinya masih hadir tapi tidak secerah eh apa anti gores clear yang lain atau temper glass clear yang lain. Nah, untuk masalah penggunaannya sendiri saya biasanya tidak menggunakan privacy display selalu nyala. Hanya dalam kondisi-kondisi tertentu aja. Kayak kemarin saya sempat diajak datang ke pengajian. Enggak pengin-pengin ngaji banget sebenarnya cuman karena enggak enak kiri kanan banyak orang. Jadi instead of eh saya ikutan ngaji, saya nyalain privacy display terus fleking social media. Tinggal ya sesuaikan tangan aja enggak melulu [tertawa] dari ya. Setidaknya dari kiri kanan itu enggak kelihatan ya dan juga enggak ketahuan kalau saya emang lagi e menggunakan atau lagi lihat sosmara yang lain lagi pada serius baca Quran gitu ya. So there you go. Nah, hal ketiga yang menurut saya menarik itu adalah masalah kameranya. E sabar [tertawa] pas sudah mengetik sabar. ngerti mungkin kalau dibandingin dengan si X9 Pro, si X300 Pro dengan 17 Ultra ya, Samsung Galaxy S26 ini ee bukan yang punya spesifikasi luar biasa zoom-nya itu 200 megap dengan ketajaman AI yang gimana-gimana gitu. Samsung Galaxy S26 Ultra ini eh just giving us enough terutama konteks untuk kita-kita yang datang dari varian non ultra sebelumnya. Saya ini datang dari pengguna S24 model, S23 base model, S25 base model. Begitu sekarang menggunakan varian Ultra, wah happy-nya masyaallah. Dan benar mungkin untuk masalah warna bukan AOF cam yang udah jadi layaknya iPhone itu dia punya warna arf cam netral dan enak untuk diolah-olah. Nah, di Android kejadian seperti itu hadirnya di Samsung. Dengan adanya perubahan bukaan untuk main kamera jadi F1.4, 4. Terus juga untuk telekameranya jadi F2.9. Ini untuk tingkat kejernihan gambar dan juga kalority jadi lebih cakep baik itu di siang hari ataupun juga di malam hari. Terus juga rasa-rasanya lebih pronouns kalau misalkan saya datang dari pengguna seri sebelumnya. Nah, ini juga ada yang nanyain nih kemarin di eh IG di IG dia nanya kalau datang dari pengguna S25 Ultra apakah wajib upgrade? Menurut saya sih enggak ya gitu. ee masih aman kok, tetap dipakai aja S25 Ultanya karena banyak facility-fasility yang akan hadir juga dari S26 turun ke Galaxy S25 karena konsepnya itu banyak di software update. Kecuali mungkin privacy display itu perlu memang bantuan hardware juga makanya tidak akan terjadi di E S25 ke bawah. Terus kalaupun misalnya kalian ini masih menggunakan S24 Ultra saya juga tidak merekomen upgrade karena harusnya masih aman. Tapi kalau datang dari S23 atau mungkin bahkan S22 Ultra Sok monggo silakan. Kalau kalian ini adalah pengguna Samsung sebelumnya, tapi varian selain ultra S25 Plus, S25, S24, S24 Plus, sok monggo silakan upgrade aja. Kalian akan berasa menikmati eh daily usage-nya kalau kalian adalah pengguna handphone. Tadinya dari brand lain yang udah punya pendekatan kamera S semisal kayak Vivo, Oppo, dan juga eh Xiaomi dengan Leik-nya. I don't know if you're gna be happy dengan hasil kameranya handphone ini, tapi secara UIU I do think youl be happy. Jadi ya silakan dipertimbangkan aja apakah kalian rela mengorbankan eh SOCall kamera settingan kalian yang emang sudah membuat kalian happy itu dengan daily usage ala Samsung. Dan ya praktically e video ini cuman pengin cerita itu aja sih. Sedikit temuan-temuan dalam waktu ee 7 hari terakhir menggunakan S26 Ultra. belum video review yang emang serius-serius ngebahas performa dan semua segala macam ee karena emang di akhir Ramadan ya kepentok banyak urusan yang harus dilakukan juga. Jadi yang bisa dikeluarin saat ini segini dulu. Nah, kalau pertanyaan mungkin adalah masalah worth it atau enggak, jujur agak terlalu prematur untuk saya menjawab. Tapi kalau emang teman-teman kepikiran sampai saat ini pengen beli S26 Ultra, lihat link di bawah aja ditaruh ee link-link S26 Ultra paling murah yang bisa saya temuin di marketplace saat ini. Siapa tahu pengen check out, ya kan. That was the video for today. Asalamualaikum. by
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...


















