Jungkat

ini Tablet pertama yang bikin saya kepikiran jual laptop | Huawei Matepad Pro 12.2 2025 (YouTube Video)

  • 15/07/2025

Tablet ini punya setengah harga dibanding iPad Pro. 11. Ringan di tangan, ringan juga di kerjaan. Bahkan dia juga siap buat gantiin laptop kawan-kawan sekalian. Performanya kencang, software-nya pun juga matang. Aksesorisnya enak buat kerja, lempeng. Layar tandem OLED bikin mata enggak sakit canteng dan udah ngasih pengalaman lebih dari laptop. Apa enggak percaya? Beh. Ya udah, langsung aja kita buktiin. Jadi, kenalin ini adalah Medad Pro 12.2 2025. Dari aksesoris aja ya, kita udah dapat keyboard yang kayak laptop yang ada trackpad-nya. Plus kita juga dapat Huawei M Pensil generasi ketiga yang koneksinya udah pakai nearling, enggak pakai Bluetooth. Dan keyboard-nya enggak kaleng-kaleng loh ya. Dia juga udah support sama smart gester. Enggak cuman gester satu jari aja. Kualitasnya premium. Desainnya cakep. Bahannya anti noda. Jadi kena saus lipstik tinggal lap kinclong lagi. Asal kalian jangan terlalu jorok ya karena warna keyboard-nya ini putih. Bobotnya 28% lebih ringan dari magic keyboard-nya iPad Pro generasi 11. Dimensinya malah lebih lebar. Buka tutupnya gak ribet, tinggal prak beres. Angl-nya dia bisa tiduran atau tegak atau tiduran tapi tegak. Fel ngetiknya empuk. Travel distance 1,5 mm, touchpad-nya lebar dan permukanya udah pakai glass ya. Jadi smooth, siap buat produktivitas. Yang bikin beda di tempat keyboard-nya ini juga udah disediain tempat stylusnya. Dan enggak cuma nyimpan, stylus-nya juga bakalan ngecas. Jadinya enggak hilang dan enggak lobet. Pintar banget sih Huawei dibanding iPad Pro 11. Keyboard Huawei MP Pro 12.2 ini lebih ringan dan ada slot buat stylus jadi lebih praktis dan rapi dibawa ke mana-mana. Si keyboard-nya ini kalau dikombinasikan sama PC levels Office di MP Pro 12.2, beh, tabletnya langsung naik kasta jadi combo laptop killer. Bukan VPS mobile yang ecek-ecek ya. Ini full fitur kayak di PC beneran. UI-nya plek ketiplek kayak PC. Jadi kita enggak bingung, enggak perlu belajar ulang, tinggal gas. Mau bikin PowerPoint kompleks, masukin video, gambar, shape, slide shorter biar presentasi rapi. Bisa. Word sama XL juga powerful. Mau pivot table, charge sampai dokumen formal kayak CV atau makalah, semua beres. Shortcut ala PC juga lengkap kayak Ctrl C, Ctrl P, Ctrl istri. Wah, kalau itu mah susah ya. Kerennya lagi dia support multi Windows 3 aplikasi sekaligus. bisa unzip file dan bisa connect wireless ke monitor Huawei. Multitasking beh, Bos. Dan ingat ya, ini WBS Office versi PC di tablet gratis. Kalau di Apple, kita harus bayar lagi office-nya itu Rp1,6 juta dan enggak selengkap WPS Office. Selain WPS dan juga keyboard-nya, layarnya ini bikin produktivitas kita itu makin nyaman. Enggak cuma buat kerja, buat kreatif, nonton drama sampai gambar-gambar juga asik banget. Layarnya ini pakai panel tandem OLED 12,2 inch. Resolusinya 2800 * 1840, refresh range up to 144 Hz dan pick brightness-nya sampai 2000 nit. Singkatnya, ya warnanya ini keluar, detailnya tajam, outdoor tetap mantap, enggak malu-maluin. Buat kejahatan mata juga aman. ada SGS Lowage 2.0 terus tiga sertifikasi Covidland jadi natap layar lama enggak bikin mata jadi kayak habis nonton dror yang sampai 16 episode gitu perih. Ciri khas dari papermid display-nya juga masih ada yang bikin layarnya ini anti reflectif terus feel nulis dan gambar udah kayak di kertas beneran color gambutnya pas kita tes sih hasilnya cakep, warnanya akurat, siap buat kerja serius. Apalagi pensilnya. Pensilnya ini enggak cuma sekedar ada kayak di tablet lain ya. Ini dah dikasih bonus stylus. Ini enggak. Ini juga dibikin benar-benar serius. Apalagi kalau kita kombinasikan dengan aplikasi dari Huawei, Huawei Notes dan juga Huawei GoPint. Beh, idaman sih. Karena saya belum nemu laptop yang layar plus pensilnya seakurat tabletnya Huawei. Namanya Huawei M Pencil generasi ketiga yang koneksinya pakai nearling. Jadi, koneksinya lebih stabil dan lebih kencang daripada Apple Pencil yang masih pakai Bluetooth. Dan dia punya tingkat pressure sensing yang tinggi di 16.000-an ribuan lebih yang kalau kita pakai buat gambar tebal tipisnya bisa kita sesuaiin berdasarkan tekanan kita di layar. Dan karena 16.000 lebih pressure-nya, jadi misalkan kita kasih beberapa lembar kertas di atas layarnya, dia masih bisa input dengan akurat. Dan buat yang belum terbiasa ngegambar di tablet, tinggal taruh aja kertas di atas layarnya terus ngegambar deh. Jadi feel-nya biar tetap kayak di kertas. Tapi sebenarnya enggak usah sih karena feel nulis atau ngegambar pun udah berasa kayak di kertas. ada feel nge-grip plus hptik feedback dan bahkan ada suara waktu pergesekan antara tip dari pen ke layar dan bahkan suara waktu pergesekan antara tip dari pen ke layar paper mid-nya ini juga mirip kayak di kertas tapi dengan catatan ya kalau kita pakai tip yang putih bukan yang bening tapi tip yang putihnya dapat enggak Bang? Tenak dapat juga di dalam paket pembelian. Kenapa tadi saya bilang M Pencil Gen 3-nya dipadukan dengan Huawei Notes ini niat banget? Pertama ada AI handwriting enhancements. Jadi tulisan kalian yang kayak resep dokter bisa diubah biar orang lain gak perlu tebak-tebakan tulisannya apa. Terus ada resource center. Isinya itu stiker, cover, macam-macam jenis kertas. Jadi catatan kalian enggak polos doang, ada seninya dikit lah ya. Tools-nya juga lengkap. Magnifier buat nge-zoom, Lesu tool yang bisa ganti warna, pilihan brush berjibun. Sekarang ada tiga brush baru. Ditambahin lagi tuh ada pensil 2B, Velt pen, sama kaligraffy brush. Mau catatan rapi atau gaya tinggal pilih aja. Fitur basic jelas ada. Import PDF, masukin gambar, pokoknya siaplah buat note taking serius. Bukan cuman coret-coret iseng doang kayak di sebelah. Kalau buat GoPin ini aplikasi gambar yang isi banget dipakai. Buat pemula ada template dan tutorial biar enggak langsung puyeng. Buat yang expert fiturnya lengkap. Brush ada 150 lebih, bisa dikumbu dual effect. Support multiayer sampai resolusi 8K biar detailnya enggak setengah-setengah. Ada juga fitur keren kayak frame animation. Jadi gambar kalian bisa dibikin seolah hidup. Tapi ya sabar ya, harus gambar frame per frame dulu. Fiturnya emang kebanyakan Huawei ini ya, software dan juga hardware-nya itu sinkron gitu, enggak asal bikin sampai saya lupa nih ngomongin desainnya. Padahal desainnya juga first impresi saya ketika lihat cakep. Desainnya ini mirip sama kakaknya MPAD Pro 13.2. Back covernya ala-ala kain sutra gitu tapi warnanya beda. Yang 13.2 kemarin kan gold ya. Kalau yang ini hijau. Jujur aja saya lebih suka yang hijau sih. Lebih kalem tapi elegannya tetap dapat. Kalau bawa tablet ini keluar dijamin banyak yang ngelirik karena dia tipis bahkan lebih tipis dari iPhone 15 Pro Max saya. Bobotnya di bawah 1 kg kalau tanpa case ya. Basel layarnya juga udah tipis. Screen to body rasio 92%. Singkatnya tabletnya ini terlihat cakep, elegan, dan mahal. Dan sebenarnya kalau kamera buat tablet itu ya formalitas aja ya. Tapi ini buat ngelihat kualitasnya kayak gimana. seperti ini nih kira-kira nih ya. Kalau kamera depan dia agak soft skin tun-nya jadi detailnya kurang. Tapi sekali lagi siapa yang mau nge-vlog pakai tablet? Tapi kira-kira kalau digunain untuk meeting online tanpa webcam eksternal itu kayak gini nih. Kalau pencayannya bagus, wumayan lah. Nah, sekarang kita masuk ke bagian performa nih. Untuk spesifikasi lengkapnya kalian bisa langsung baca aja di sini. RAM-nya 12, storage 512 gede. Dan dengan spesifikasi ini kita tes Anutu skornya tembus di juta lebih. 3D max stability-nya skornya di atas 90% semua. Dan untuk gaming test biar durasinya enggak terlalu panjang, lihat aja nih Gensin Impact kita screenshotin pakai FPS meter kita. Wuring wave skornya dapat segini. Mobile Legends-nya bisa kebuka 120 FPS aman. Dan PUBG kebukanya segini. Untuk suhu kalau digunain untuk game Gensin Impact dengan settingan highest suhunya dia dapat bagian belakang itu di 48,2 derajat celcius depan 45,4 derajat celcius. Nah, itu kalau untuk performanya ya. Gimana kalau untuk baterainya? Tenang aja, baterai dari tablet ini udah gede. Kapasitasnya itu di 10.100 mAz. Ini udah lebih gede ya ketimbang iPad Pro yang masih 7.538. Ditambah lagi kapasitas chargernya dia udah dapat 100 watt. Yang diklaim yang ngecas 0 ke 100% itu butuh waktu sekitar 58 menit. 10.000 mampu ya. Kencang. Kalau untuk ketahanan baterainya, ketika kita coba untuk main game Gensin Impact 30 menit dia berkurang 12%. Tapi kalau digunakan untuk YouTube-an aja 30 menit berkurangnya sekitar 5%. TikTok Netflix juga berkurang 5%. Lumayan awet. [Musik] Okelah. Jadi itu tadi adalah review dari Huawei Mate Pad 12.2 keluaran 2025 yang bisalah kalau kita senggolin tipis-tipis sama iPad Pro 11. Bahkan di beberapa sektor, Huawei juga ngebabat si iPad Pro 11. Apalagi dari sisi harga, karena harga dari Pro ini setengah dari harga iPad Pro 11. Harganya ada di 1299. Ini udah free keyboard dan kalau kalian beli di periode promonya mulai tanggal 25 Juli sampai 31 Agustus, kalian bakal dapat bonus TWS, Huawei Free Bud 5, Huawei M Pencil G 3, mouse Bluetooth, dan Huawei Superchger. Jadi kayak beli tinggal pakai aja. Semua lengkap, aksesorisnya enggak perlu beli lagi. Sementara kalau sebelah ya tahu sendirilah ya, aksesorisnya dijual terpisah dan mahal. Kelebihan dari MP Pro 12.2 ini jelas ya, pertama dari segi aksesoris, terutama keyboard, dia udah gratis dan dapatnya pun keyboard yang inovatif. Terus ada PC level WBS Office-nya yang juga udah full fiture. Desainnya cakep, tipis, layarnya tandom oled yang bagus. Spesifikasi dan performance-nya juga udah lumayan mantap. Mau buat multitasking juga hayu, baterainya juga gede dan awet. Ngecasnya juga cepat. Kalau untuk kekurangannya mungkin beberapa aplikasi masih harus download via Gbox ya dan keyboard-nya ini padahal udah bagus feel-nya udah nyaman ke depan mungkin saran saya buat Huawei dikasih backl lah ya biar bisa lebih mengalahkan iPad Pro lagi. Dan yang perlu diingat stylus-nya ini harus beli pas promo ya. Kalau keyboard-nya sih kalian beli kapanp dapat sih stylus-nya yang kekurangannya sayangnya pas promo aja. Tapi gimana menurut kalian dengan harga R jutaan? Apakah dia bisa ngebabat iPad Pro? Dan kalau buat saya sih udah bisa gantiin laptop ya, karena saya kerjaan saya sekarang cuman ngetik script dan juga gambar-gambar buat storyboard. Itu aja sih. Tapi kalau menurut kalian gimana? Coba tulis di kolom komentar ya. Saya Kudi and see you on the next video.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Huawei

Hubungkan inspirasi, sinergikan produktivitas dengan ekosistem digital HUAWEI Indonesia. Temukan smartphone premium, tablet, laptop, dan wearable canggih di sini.

iPad

iPad adalah tablet premium dengan performa cepat dan layar Retina yang tajam untuk kerja serta hiburan. iPad menghadirkan dukungan Apple Pencil, aplikasi produktivitas, dan ekosistem Apple yang terintegrasi.